Perilaku Konsumen : Pengertian, Faktor dan Contohnya

Konsumen adalah instrumen penting dalam sebuah proses ekonomi. Konsumen didefinisikan sebagai orang yang membeli atau memakai produk, baik itu berupa barang maupun jasa yang dihasilkan produsen. Orang atau lembaga yang mendistribusikan ini disebut distributor. Menjadi seorang pebisnis atau pengusaha, dalam memasarkan produk , Anda dibutuhkan kemampuan untuk melihat pasar, apa yang diinginkan dan dibutuhkan konsumen, dan juga target pasar yang akan di tuju. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan untuk melihat perilaku konsumen.

Dengan kemampuan ini, Anda akan mengetahui berbagai informasi penting terkait konsumen demi perkembangan bisnis Anda. Yuk simak pembahasan lengkapnya!

Pengertian Perilaku Konsumen

prilaku-konsumen-1

Perilaku konsumen adalah perilaku yang ditampilkan oleh seseorang ketika mereka membeli, mengkonsumsi dan memakai produk atau layanan dari sebuah perusahaan. Dalam penjelasan lain, pengertian perilaku konsumen dapat juga diartikan sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen sehingga akhirnya memutuskan untuk membeli atau menggunakan baik barang maupun jasa.

Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen karena seorang konsumen pastinya memiliki alasan tersendiri yang tentunya berbeda dengan konsumen yang lainnya untuk mengambil keputusan apakah akan membeli barang atau tidak.

Jenis-Jenis Konsumen

jenis-jenis konsumen

Konsumen sendiri merupakan orang dengan kepribadian yang berbeda-beda. Jika setiap orang memiliki sifat dan kepribadian berbeda, maka berlaku juga hal yang sama dengan konsumen. Hal inilah yang menjadi sebab perilaku konsumen yang satu dengan lainnya berbeda. Perilaku ini dapat Anda lihat dari bagaimana cara konsumen dalam memutuskan untuk membeli atau memakai suatu produk. Adapun jenis-jenis konsumen di antaranya ialah konsumen yang:

Berpatokan pada Harga

Konsumen yang satu ini adalah konsumen paling umum dan sering kita jumpai, mungkin juga salah satunya adalah Anda. Konsumen ini ditandai dengan ciri, ia hanya akan merasa tertarik pada barang dengan harga yang relatif lebih murah.

Senang jadi Trend Setter

Trend selalu berubah-ubah dalam kehidupan. Baik dalam bidang fashion, teknologi, kesehatan, kecantikan, dan lainnya. Trend akan berubah seiring perkembangan zaman dan selera masyarakat. Ada konsumen yang memiliki kecendrungan ingin menjadi pusat perhatian dan menjadi trend setter.

Orang dengan kecendrungan seperti ini akan selalu berusaha untuk membeli produk keluaran terbaru yang membuatnya memiliki kebanggan tersendiri karena akan dijadikan sebagai role model untuk orang lain.

Konsumen yang Memilih Jadi Pengikut

Jika seorang trend setter membeli barang agar diikuti oleh orang lain, maka konsumen follower adalah pengikut konsumen trend setter. Konsumen yang satu ini adalah mereka yang telah terpengaruh dan mengikuti seorang trend setter atau produk yang memang sedang hits. Ini akan membuat mereka akhirnya memutuskan membeli produk tersebut.

Mementingkan Keuntungan

Konsumen berikutnya adalah mereka yang tidak terpengaruh trend setter. Konsumen jenis ini cukup perhitungan karena dalam membeli barang tidak berlebihan dan tidak mudah terpengaruh oleh faktor lain. Ia hanya akan membeli produk yang sesuai dengan kebutuhannya.

Mengutamakan Kualitas

Kualitas merupakan hal yang sangat penting karena percuma produk dengan harga murah jika kualitasnya murahan. Ini adalah prinsip yang dimiliki konsumen jenis ini, karena mereka tidak akan keberatan membeli produk dengan harga lumayan tinggi dengan syarat kualitas produk tersebut sebanding dengan harganya.

Konsumen Pemula

Konsumen jenis ini tidak memiliki banyak pertimbangan, ia akan membeli produk berdasarkan keinginannya saat itu. Saat membeli produk biasanya konsumen jenis ini tidak memberikan banyak pertanyaan, saat merasa cocok ia akan langsung membeli.

Konsumen Jeli

Berbanding terbalik dengan konsumen sebelumnya, konsumen ini memiliki banyak pertimbangan. Mulai dari mengamati kualitas produk smapai membandingkan harga produk di tempat satu dengan lainnya. Konsumen jenis ini tidak akan ragu melakukan penawaran produk agar mendapat harga termurah.

Pelanggan

Konsumen yang satu ini telah terbiasa membeli produk di tertentu dan akan terus menerus membeli produk itu di tempat atau penjual yang sama.

Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

faktor prilaku konsumen

Secara umum, factor yang mempengaruhi perilaku konsumen dibagi dalam dua kategori, yaitu perilaku internal dan eksternal. Berikut ulasannya.

1. Faktor Internal

Factor internal merupakan fak

tor yang berasal dari diri konsumen yang mempengaruhi keputusan pembelian. Berikut beberapa factor internal yang menjadi dasar pengambilan keputusan

Motivasi

Motivasi merupakan sesuatu yang ada dalam diri seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan suau aktifitas tertentu guna mencapai suatu tujuan. Motivasi sangat mempengaruhi pertimbangan perilaku seseorang sebab memberi suatu dorongan pemenuhan kebutuhan dan keinginan. Konsumen dengan kebutuhan yang mendesak cenderung akan lebih cepat dalam menentukan keputusan apakah akan membeli suatu produk dibandingkan dengan apabila konsumen hanya menginginkan produk tersebut.

Ekonomi

Kondisi ekonomi juga turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembelian produk. Jika orang tersebut berada dalam kondisi ekonomi yang baik atau dapat dikatakan memiliki uang lebih, maka secara otomatis ia akan memilih produk yang berkualitas meski harganya lebih mahal. Namun sebaliknya, apabila keadaan ekonomi sedang tidak baik, maka perilaku konsumen juga akan berkebalikan. Artinya, konsumen cenderung akan membeli produk yang lebih murah meski kualitasnya tidak terlalu bagus. Konsumen dalam kondisi ini juga akan cenderung menyukai produk yang memberi diskon.

Sikap

Sikap merupakan predisposisi atau keadaan mudah terpengaruh dalam memberikan respon terhadap rangsangan lingkungan yang dapat memulai atau membimbing tingkah laku orang yang bersangkutan. Sikap seseorang akan mempengaruhi tindakan terhadap produk tententu apakah akan melakukan pembelian produk tersebut atau tidak

Persepsi

Persepsi adalah hasil dari pemahaman seseorang terhadap stimulus atau suatu peristiwa yang dialami berdasarkan informasi dan pengalaman terhadap rangsangan tersebut. Ketika Anda sebagai pengusaha atau pebisnis memiliki karyawan di bidang pemasaran yang baik dan mampu menyampaikan informasi produk Anda dengan baik, maka ini akan membuat persepsi positif konsumen terhadap produk Anda. Dengan begitu, konsumen akan terpengaruh untuk membeli produk Anda. Ini juga berlaku sebaliknya, oleh karena itu, Anda sebagai pemilik bisnis harus mampu membentuk tim pemasaran yang baik.

Integrasi

Merupakan kesatuan yang tercipta atas dasar sikap dan tindakan, dengan maksud respon atas sikap yang telah diambil. Perasaan senang akan mendorong orang untuk membeli, sebaliknya, perasaan tidak senang atau tidak puas akan mengakibatkan seseorang tidak berkeinginan membeli produk yang Anda jual.

2. Faktor Eksternal

Merupakan faktor yang berasal dari luar kepribadian seseorang atau berasal dari lingkungan konsumen. Berikut beberapa hal yang mendasari:

Kebudayaan

Merupakan simbol da fakta kompleks yang diciptakan manusia dan diturunkan antar generasi. Dari generasi sebelumnya diwariskan ke generasi setelahnya sebagai penentu dan pengatur perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Seseorang memiliki kecenderungan mengikuti budaya dan daerah tempat tinggalnya. Hal ini juga berpengaruh luas dan mendalam terhadap factor yang mempengaruhi perilaku konsumen untuk menentukan pembelian, apa yang diinginkan dan apa yang dibutuhkannya.

Kelompok Sosial dan Kelompok Referensi

Kelompok sosial merupakan satu kesatuan sosial yang menjadi tempat individu untuk melakukan interaksi satu sama lain karena adanya suatu hubungan satu sama lain. Sementara kelompok referensi dapat diartikan sebagai kelompok sosial yang menjadi ukuran seseorang dalam membentuk kepribadian dan perilakunya. Mengapa dua hal ini menjadi factor yang mempengaruhi perilaku konsumen? Karena seseorang biasanya akan mencari referensi suatu produk dari produk yang dimiliki atau dibeli oleh anggota kelompoknya baik dalam kelompok sosial maupun kelompok referensi.

Keluarga

Kelompok paling kecil dalam masyarakat yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak ini merupakan kelompok yang memiliki peranan penting dalam pembentukan sikap serta perilaku seseorang terutama dalam pengambilan keputusan pembelian. Misalnya, antara orang tua satu dengan yang lainnya pasti berpikir berbeda dalam penentuan pembelian produk karena pada umumnya mereka akan membeli sesuatu berdasarkan apa yang diinginkan anak mereka. Di samping itu, setiap keluarga tentu memiliki keinginan dan kebutuhan yang berbeda sehingga perilaku konsumen dalam penentuan pembelian juga akan berbeda.

Sekian uraian terkait perilaku konsumen yang harus Anda pelajari untuk menyukseskan usaha yang sedang atau akan Anda gelut. Penting untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi perilaku konsumen karena konsumen merupakan instrumen penting dalam kegiatan ekonomi. Sebab konsumenlah yang akan membeli dan memakai produk Anda. Oleh karena itu Anda harus benar-benar memperhatikan keinginan serta kebutuhan konsumen. Semoga bermanfaat!

Apakah Anda memiliki masalah dalam pekerjaan Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada penyediaan konten-konten tentang SEO, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol