Media Bisnis Online | by APPKEY

Home Blog Page 103

Perdagangan Internasional | Definisi, Manfaat dan Faktornya

0
perdagangan internasional

Dalam menjalankan suatu bisnis, tentunya setiap orang memiliki rencana dan mengharapkan usaha yang dijalankan dapat berkembang pesat. Tidak hanya di dalam negeri, tapi juga sampai ditingkat mancanegara. International trade atau perdagangan internasional memang menjadi incaran pebisnis agar usahanya dapat terkenal dan diakui dunia.

Tetapi, sebenarnya apa pengertian perdagangan internasional? Apa saja manfaat perdagangan berskala internasional ini? Serta apa saja faktor pendorong perdagangan berskala internasional? Temukan jawabannya di artikel ini!

Pengertian Perdagangan Internasional

Pada dasarnya, perdagangan internasional adalah aktivitas perdagangan atau jual beli yang dilakukan oleh dua pihak yang berbeda negara. Tidak hanya melibatkan antar negara, perdagangan yang dilakukan antar individu atau perusahaan dengan pihak yang berada di luar negeri juga disebut sebagai perdagangan berskala internasional.

Jadi, perdagangan berskala internasional tidak hanya dapat dilakukan antar pemerintah, namun perusahaan bahkan individu sendiripun dapat melakukan perdagangan berskala internasional ini. Produk yang diperjualbelikan pun dapat berupa barang maupun jasa.

Perdagangan berskala internasional yang terjadi didasarkan pada kebutuhan, jadi orang atau pihak yang melakukan perdagangan ini melakukan transaksi atas dasar kebutuhannya. Apalagi memang tidak semua negara dapat memenuhi kebutuhannya sendiri.

Contohnya saja negara kita, Indonesia yang membutuhkan produk mesin, disediakan oleh Jepang. Maka, Indonesia melakukan kerja sama dengan Jepang untuk melakukan perdagangan berskala internasional. Dua negara atau pihak yang melakukan perdagangan ini akan mendapatkan keuntungan tersendiri.

Negara yang mengekspor (negara yang menjual) barang akan mendapat keuntungan berupa uang, sementara negara pengimpor (negara yang membeli) akan diuntungkan karena terpenuhi kebutuhannya.

Bentuk Perdagangan Internasional

pengertian perdagangan internasional, perdagangan internasional

Bentuk perdagangan internasional yang dilakukan negara di dunia ada 3, yaitu:

  1. Perdagangan Bilateral, merupakan bentuk perdagangan berskala internasional yang dilakukan oleh dua negara berbeda
  2. Perdagangan Regional, merupakan bentuk perdagangan yang dilakukan oleh negara-negara yang berada pada lingkup Kawasan tertentu. Misalnya Uni Eropa dan ASEAN.
  3. Perdagangan Multilateral, adalah bentuk perdagangan yang dilakukan antar negara tanpa dibatasan Kawasan tertentu.

Teori Perdagangan Internasional

1. Teori Keunggulan Mutlak

Teori keunggulan mutlak menyatakan bahwa perdagangan berskala internasional akan memberi keuntungan kepada negara yang bisa memproduksi barang dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan negara yang memproduksi barang serupa namun dengan harga yang lebih tinggi.

Contohnya ada dua negara, yaitu negara X dan Y yang sama-sama memproduksi daging dan susu sapi. Negara X mampu memproduksi daging sapi sebanyak 100 ton perhari dan susu sapi sebanyak 1000 liter perhari. Sementara itu, negara Y mampu melakukan produksi daging sapi sebanyak 300 ton perhari dan susu sebanyak 700 liter setiap harinya.

Berdasarkan teori keunggulan mutlak, maka negara X yang memiliki efesiensi dalam memproduksi susu sapi. Sementara, negara Y memiliki efisiensi dalam memproduksi daging sapi. Maka, perdagangan antara negara A dan B akan efektik dan memberikan keuntungan apabila negara X menjual susu sapi dan negara Y menjual daging sapi.

2. Teori Keunggulan Komparatif

Menurut teori keunggulan komparatif, meskipun suatu negara tidak mempunyai keunggulan mutlak dalam melakukan produksi barang, negara tersebut tetap dapat melakukan perdagangan berskala internasional pada barang yang paling produktif dan efisien untuk diproduksi.

Contohnya kita ambil pada negara P dan Q yang sama-sama memproduksi tas dan sepatu. Negara P dapat memproduksi 100 tas dan 50 sepatu perjammya. Sementara itu, negara Q dapat memproduksi 45 tas dan 45 sepatu setiap jamnya.

Jika diperhatikan, maka pada dasarnya negara P mempunyai keunggulan dalam melakukan produksi, baik produksi tas maupun sepatu. Kendati demikian, ternyata biaya relative yang dikeluarkan untuk memproduksi sepatu pada negara P lebih tinggi dibandingkan negara Q.

Hal ini diketahui dari jumlah produksi perjamnya untuk kedua produk tersebut. Pada negara P, 1 produksi sepatu sama dengan 2 produksi tas. Sementara di negara Q, 1 produksi sepatu sama dengan 1 produksi tasnya. Oleh karena itu, negara P dan Q dapat melakukan perdagangan berskala internasional dengan skenario negara P memproduksi tas, sementara sepatu diproduksi negara Q.

Manfaat Perdagangan Internasional

manfaat perdagangan internasional, perdagangan internasional

1. Produk Kebutuhan Terpenuhi

Manfaat pertama perdagangan internasional yang akan didapatkan ialah terpenuhinya berbagai bentuk kebutuhan dalam negeri, baik kebutuhan publik maupun kebutuhan akan produk-produk pribadi. Dengan adanya perdagangan berskala internasional, jenis produk yang beredar di pasaran juga akan menjadi lebih bervariasi.

Selain terpenuhinnya kebutuhan, konsumen juga memiliki berbagai macam pilihan untuk menentukan dan mendapatkan barang yang paling sesuai dengan kualitas terbaik untuk memenuhi kebutuhan mereka.

2. Membuka Lapangan Kerja

Selanjutnya, manfaat perdagangan berskala internasional yang tidak kalah penting adalah adanya kesempatan untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Lapangan kerja baru terbuka sebagai akibat adanya pembangunan industri-industri baru guna memenuhi permintaan produk dari berbagai negara yang menjalin kerjasama.

Industri-industri yang dibangun ini tentunya membutuhkan tenaga kerja untuk kegiatan operasional. Ini secara langsung membantu negara tempat industri itu dibangun menurunkan tingkat pengangguran.

3. Menjalin Hubungan Baik Antar Negara

Hubungan yang terjalin baik antar negara yang terlibat dalam perdagangan merupakan manfaat melakukan perdagangan berskala internasional selanjutnya. Jadi, hubungan tersebut tidak hanya perihal perdagangan atau bisnis saja. Kerjasama perdagangan yang terjalin antar negara yang berpartisipasi, akan membuat hubungan baik sehingga kerjasama-kerjasama lain dapat dilakukan dan berkelanjutan.

4. Menciptakan Efisiensi Produksi

Menciptakan efisiensi dalam proses produksi merupakan manfaat perdagangan internasional terakhir dalam penjelasan kali ini. Efisiensi produksi dapat tercipta karena berbagai negara akan berusaha meniru metode produksi dari negara lain yang teknologinya lebih baik.

Dengan begitu, produk yang dihasilkan semakin berkualitas serta dapat menekan biaya sehingga tetap kompetitif. Negara yang mampu menghasilkan produk dengan kualitas baik dan biaya rendah akan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh pangsa pasar yang tinggi dan keuntungan yang lebih besar.

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

faktor perdagangan internasional, perdagangan internasional

1. Perbedaan Sumber Daya dan Faktor Produksi

Perbedaan sumber daya alam antar negara adalah hal pertama yang menjadi faktor pendorong perdagangan berskala internasional yang dilakukan oleh hampir seluruh negara di dunia. Dengan kondisi sumber daya alam yang berbeda dan memiliki keterbatasan, menyebabkan mau tidak mau negara-negara di dunia melakukan kerjasama.

Kerjasama tersebut dalam bentuk perdagangan berskala internasional untuk memenuhi kebutuhan. Negara penghasil rempah-rempah hanya ada beberapa, begitu juga negara penghasil bahan tambang. Sehingga barter selalu terjadi untuk memenuhi kebutuhan.

Selain perbedaan sumber daya alam, perbedaan faktor produksi juga menjadi faktor pendorong perdagangan berskala internasional. Meskipun sumber daya alam tersedia di suatu negara, belum tentu negara tersebut memiliki modal dan pengetahuan serta teknologi untuk mengola sumber daya tersebut.

Sehingga, hal ini mendorong perdagangan berskala internasional terjadi untuk menjual bahan mentah ke negara lain. Tujuannya adalah agar bahan tersebut bisa diolah menjadi produk jadi.

2. Keinginan Memperluas Pasar

Setiap pengusaha tentu mengharapkan pangsa pasar yang besar, tidak dalam negeri namun juga keinginan untuk menguasai pangsa pasar luar negeri bahkan dunia. Hal ini merupakan salah satu faktor pendorong perdagangan internasional yang utama.

Dengan memperluas pangsa pasar, maka eksportir akan mencapai skala ekonomis dalam produksi. Dengan begitu, maka keuntungan yang diperoleh juga akan meningkat seiring besarnya pangsa pasar yang diperoleh.

3. Ilmu dan Teknologi yang Dikuasai

Hal selanjutnya yang menjadi faktor pendorong perdagangan berskala internasional adalah ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang dikuasai suatu negara. Negara dengan kualitas IPTEK yang tinggi mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan kualitas baik.

Sedangkan, hal sebaliknya terjadi pada negara dengan IPTEK dengan kemajuan yang lambat. Hal ini terjadi disebabkan oleh pemanfaatan teknologi akan sangat menghemat biaya produksi, namun tetap mampu menghasilkan barang dengan jumlah banyak dan kualitas baik.

Negara dengan kemajuan teknologi yang baik biasanya akan melakukan spesialisasi produksi, sehingga ada produk yang menjadi keunggulan negara tersebut yang tidak dimiliki negara lain. Untuk barang yang tidak diproduksi di negaranya, maka mereka akan mengimpor produk tersebut dari negara lain yang memproduksinya.

4. Kelebihan atau Kekurangan Produk Suatu Negara

Sumber daya alam yang berbeda serta tingkat kemajuan suatu negara terkadang menyebabkan terjadinya kelebihan produk (surplus) dan kekurangan produk (defisit) dalam suatu negara. Hal ini menyebabkan negara dengan keadaan surplus tersebut melakukan kegiatan ekspor ke negara lain.

Sementara, negara yang mengalami kekurangan produk akan menjadi negara pengimpor produk tersebut. Sehingga, baik kekurangan maupun kelebihan produk ini menjadi faktor pendorong perdagangan berskala internasional yang dilakukan suatu negara.

5. Perbedaan Selera

Saat ini kita hidup di masyarakat yang sangat majemuk dengan kebutuhan dan selera yang beragam. Hal ini menjadi faktor pendorong perdagangan berskala internasional dilakukan oleh individu maupun organisasi di berbagai negara untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dan selera tersebut.

Apalagi ditambah dengan kenyataan setiap negara memiliki perbedaan kebudayaan, sistem politik, tatanan sosial, serta pandangan hidup. Pada akhirnya, terjadi pembentukan berbagai komoditas dengan selera yang berbeda yang harus dipenuhi.

6. Perbedaan Iklim

Terbatasnya sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu negara disebabkan oleh kondisi alam yang berbeda di setiap negara. Hal ini berujung pada ketidaktersediaan semua jenis barang yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Maka, untuk menanggulangi hal tersebut negara akan melakukan kegiatan mengimpor barang dari negara lain untuk memastikan ketersediaan produk yang menjadi kebutuhan tersebut.

Sampai di sini penjelasan terkait perdagangan berskala internasional kali ini. Perdagangan internasional adalah hal yang sudah umum saat ini. Terkadang, secara sadar maupun tidak sadar kita turut terlibat di dalamnya dalam bentuk menggunakan produk impor yang banyak dijual dipasaran, atau bahkan membeli secara langsung barang yang berasal dari luar negeri.

Tentunya perdagangan berskala internasional ini sangat penting bagi setiap negara, namun alangkah lebih baiknya jika Anda dapat menjadi seorang eksportir yang menjual produk ke negara luar sehingga dapat membantu negara menurunkan tingkat inflasi. Terima kasih telah mengikuti hingga akhir dan sampai jumpa di artikel berikutnya. Semoga membantu!

Perusahaan Manufaktur : Definisi, Contoh dan Sistemnya

0
perusahaan manufaktur

Perusahaan manufaktur adalah mereka yang terlibat dalam transformasi barang, bahan atau zat menjadi produk baru. Proses transformasi dapat berupa fisik, kimia atau mekanis. Perusahaan manufaktur memiliki pabrik yang menghasilkan barang untuk konsumsi publik. Mesin dan peralatan biasanya digunakan dalam proses pembuatan.

Meskipun, dalam beberapa kasus, barang dapat diproduksi dengan tangan. Contohnya adalah barang yang dipanggang, perhiasan buatan tangan, kerajinan tangan dan seni lainnya. Perusahaan manufaktur adalah sebuah perusahaan atau badan usaha yang mengelola bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi. Ini dia beberapa contoh perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia, lengkap dengan sistem yang mereka gunakan.

Pengertian Perusahaan Manufaktur

manufaktur-1

Produsen membuat barang fisik. Bagaimana barang-barang ini dibuat, itu bervariasi tergantung pada perusahaan dan industri tertentu. Namun, sebagian besar menggunakan mesin dan peralatan industri untuk menghasilkan barang untuk konsumsi publik. Proses pembuatan menciptakan nilai. Artinya perusahaan dapat membebankan premi untuk apa yang mereka buat. Sebagai contoh, karet tidak terlalu berharga dengan sendirinya. Tetapi ketika dibentuk menjadi ban mobil, ia memiliki nilai yang jauh lebih tinggi. Jadi, dalam hal ini, proses pembuatan yang memungkinkan karet ditransformasikan menjadi bagian mobil yang diperlukan menambah nilai.

Ada beberapa perusahaan manufaktur besar, termasuk makanan, minuman, tembakau, tekstil, pakaian jadi, kulit, kertas, minyak dan batubara, plastik dan karet, logam, mesin, komputer,  elektronik, transportasi, furnitur, dan lainnya.

Banyak pekerja dipekerjakan di berbagai perusahaan manufaktur. Selanjutnya, jutaan lainnya dipekerjakan secara tidak langsung. Manufaktur sangat penting bagi ekonomi, yang merupakan persentase besar dari produk domestik bruto (PDB) negara itu. Perusahaan manufaktur adalah industri yang bertanggung jawab atas barang dalam perekonomian kita, atau produk fisik yang kita beli dan gunakan setiap hari.

Sebelum Revolusi Industri, sebagian besar barang dibuat dengan tangan. Sejak Revolusi Industri, manufaktur telah tumbuh semakin penting, dengan banyak barang diproduksi secara massal. Produksi massal berarti bahwa barang dapat diproduksi jauh lebih cepat dan dengan lebih presisi. Ini menurunkan harga dan membuat banyak barang konsumen lebih murah, harganya terjangkau oleh masyarakat umum. Ketika jalur perakitan diperkenalkan ke manufaktur, produksi terus melejit.

Kemajuan teknologi komputer saat ini memungkinkan perusahaan manufaktur untuk berbuat lebih banyak dengan waktu lebih sedikit. Sekarang, ribuan barang dapat diproduksi dalam waktu beberapa menit. Teknologi komputer dapat digunakan untuk merakit, menguji dan melacak produksi. Setiap tahun, teknologi terus membuat manufaktur semakin efisien, lebih cepat, dan lebih hemat biaya. Namun, otomatisasi juga menghilangkan banyak pekerjaan manufaktur, meninggalkan karyawan yang terampil tanpa pekerjaan.

Dengan mengetahui tentang pengertian perusahaan manufaktur, kita ikuti juga contoh dan sistem beberapa perusahaan manufaktur di Indonesia.

Contoh Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

manufaktur-2

Ada banyak perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mencatatkan saham di BEI. Ini biasa juga disebut dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ). Diklasifikasikan ke dalam sembilan sektor di BEI.

Pertanian (Agriculture)

Mencakup usaha di bidang pertanian dan tanaman pangan, seperti peternakan, perkebunan, perikanan, serta kehutanan. Juga, semua yang berkaitan langsung dengan bidang ini. Contoh perusahaan manufaktur di bidang ini adalah Sampoerna Agro Tbk.

Pertambangan (Mining)

Mencakup pertambangan batu bara, minyak dan gas bumi, biji logam, penggalian batu-batuan, tanah liat, pasir, penambangan dan penggalian garam. Juga pertambangan mineral, bahan kimia, dan bahan pupuk, serta penambangan gips, aspal dan gamping. Daftar perusahaan manufaktur di bidang ini seperti Tambang Batubara Bukit Asam Tbk.

Industri dasar dan kimia (Basic industry & chemicals)

Perusahaan manufaktur ini mencakup usaha pengubahan material dasar menjadi barang setengah jadi. Bisa juga menjadi barang jadi yang masih akan diproses di sektor perekonomian selanjutnya. Mencakup usaha pengolahan bahan-bahan yang terkait dengan kimia dasar. Salah satu perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia adalah Semen Gresik (Persero) Tbk.

Aneka industri ( Miscellaneous industry)

Perusahaan manufaktur untuk pembuatan mesin-mesin berat dan juga ringan. Ini juga termasuk dengan komponen penunjangnya dari mesin-mesin tersebut. Astra International Tbk sebagai salah satu contoh perusahaan manufaktur untuk sektor ini.

Industri barang konsumsi (Consumer goods industry)

Usaha ini mengubah bahan dasar maupun setengah jadi menjadi barang jadi. Biasanya barang tersebut bisa dikonsumsi untuk sektor pribadi atau rumah tangga. Garudafood Putra Putri Jaya Tbk dan Gudang Garam Tbk masuk ke dalam daftar perusahaan manufaktur untuk sektor ini.

Properti, real estate, dan konsutruksi bangunan (Property, real estate, and building construction)

Agung Podomoro Land Tbk merupakan salah satu contoh perusahaan manufaktur untuk sektor ini. Sektor ini meliputi usaha pembuatan, perbaikan, pembongkaran rumah dan berbagai jenis gedung. Pembelian, penjualan, persewaan, dan pengoperasian berbagai macam bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal, termasuk dalam sub sektor real estate.

Infrastruktur, utilitas dan transportasi (Infrastructure, utility, and transportation)

Mencakup tentang penyediaan energi, sarana transportasi dan telekomunikasi. Jasa Marga (Persero) Tbk juga Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk termasuk dalam perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ini juga melingkupi bangunan infrasruktur dan jasa-jasa penunjangnya, dengan bangunan non gedung dan rumah.

Finansial (Finance)

Bank, lembaga keuangan, asuransi, investasi, hingga pembiayaan dan sekuritas termasuk dalam daftar perusahaan manufaktur untuk sektor ini. Lippo General Insurance Tbk maupun Bank Central Asia Tbk adalah contoh perusahaan manufaktur yang terdaftar di sektor ini.

Perdagangan, jasa dan investasi (Trade, service, and investment )

Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk sektor ini adalah Ace Hardware Indonesia Tbk dan juga Dua Putra Utama Makmur Tbk. Ini meliputi perdagangan partai besar maupun kecil dan eceran. Terkait sektor jasa, Panorama Sentrawisata Tbk masuk ke dalam daftar perusahaan manukfaktur sketor ini. Contoh perusahaan manufaktur lainnya adalah hotel, restoran, komputer dan perangkatnya. Juga termasuk bidang periklanan dan media serta industri percetakan.

Pentingnya Perusahaan Manufaktur

manufaktur-3

Ada beberapa alasan yang membuar perusahaan manufaktur penting. Manufaktur adalah salah satu dari sedikit industri di mana seorang pekerja tanpa gelar yang lebih tinggi dapat memperoleh upah layak. Karena ini adalah salah satu sektor pekerjaan terbesar di negara ini, banyak keluarga bergantung pada perusahaan manufaktur. Sektor industri juga mendukung banyak industri sekunder.

Perusahaan jenis ini juga memacu investasi dan mendorong pembangunan infrastruktur. Ada beberapa bidang ekonomi yang tidak disentuh industri manufaktur. Banyak industri lain berkontribusi secara langsung dan tidak langsung ke manufaktur.

Banyak perusahaan akan berhenti tanpa manufaktur, karena mereka tidak akan memiliki produk untuk dijual. Pada akhirnya, industri manufaktur sangat terjerat dalam ekonomi dunia. Sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi. Namun, yang tetap jelas adalah bahwa untuk saat ini, manufaktur memiliki peran penting dalam ekonomi dan tenaga kerja.

[business-about]

Remunerasi Adalah : Definisi, Faktor dan Tujuan

0
remunerasi adalah

Kata remunerasi terdengar asing di telinga masyarakat awam. Padahal, kata ini merujuk pada aktivitas yang sering dialami masyarakat. Setiap bulannya, para pekerja kantoran baik negeri atau swasta akan menerima remunerasi. Selain itu, remunerasi adalah hal yang juga diberikan kepada pekerja berprestasi guna mempertahankan semangat dan motivasi kerja.

Berdasarkan gambaran di atas, apakah Anda memiliki bayangan tentang arti remunerasi? Jika belum, yuk baca ulasan lengkap tentang remunerasi berikut ini.

Remunerasi Adalah

remunerasi, remunerasi adalah

Istilah remunerasi memang kurang akrab di telinga masyarakat umum. Meskipun, aktivitas yang satu ini merupakan hal favorit bagi hampir semua golongan pekerja. Kira-kira, apa itu istilah remunerasi?

Sistem remunerasi adalah tunjangan kinerja dan tambahan imbalan yang diberikan kepada para karyawan selaku bentuk penghargaan atas kontribusi, dedikasi, dan jerih payah mereka selama bekerja memajukan organisasi atau perusahaan tertentu.

Remunerasi merupakan tunjangan kinerja yang diberikan oleh perusahaan atau negeri (seperti instansi pemerintah) ataupun swasta untuk masyarakat yang berstatus sebagai pegawai di perusahaan tersebut.

Dengan kata lain, sistem remunerasi adalah proses pemberian gaji atau upah kerja. Tidak hanya itu, sistem remunerasi merupakan tunjangan kinerja tambahan yang bisa diberikan dalam bentuk hadiah selain uang. Meski begitu, umumnya remunerasi biasa diberikan dalam bentuk uang.

Banyak jumlah remunerasi yang diberikan perusahaan bergantung pada kinerja dan jabatan dari setiap tenaga kerja itu sendiri, serta pencapaian atau prestasi kerja yang dimilikinya. Semakin baik kinerja, jabatan dan prestasi Anda, maka remunerasi yang didapat bisa jadi semakin besar.

Remunerasi Menurut Para Ahli

Menurut para ahli definisi istilah remunerasi, terdapat beberapa pendapat ahli terkait definisi remunerasi yang telah kami rangkum untuk Anda. Apa saja? Let’s check this out!

Mochammad Surya (2004)

Definisi remunerasi yang pertama dirumuskan oleh Mochammad Surya. Menurutnya, remunerasi adalah suatu hadiah yang diterima oleh para tenaga kerja atas kontribusinya kepada suatu perusahaan atau organisasi dimana ia bekerja.

Rosenberg (1983)

Kemudian, remunerasi menurut Rosenberg diartikan sebagai manfaat finansial yang berasal dari organisasi dan diberikan kepada karyawan untuk pekerjaan dan atau pencapaiannya selama bekerja. Manfaat ini bisa dalam bentuk upah maupun bentuk lainnya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Tahukah Anda bahwa pengertian remunerasi juga tertuang di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia? Jika Anda memiliki buku KBBI atau aplikasi KBBI online, Anda juga bisa mengecek arti kata ini sendiri. Menurut KBBI, kata remunerasi merujuk pada aktivitas pemberian imbalan, atau hadiah untuk seseorang atas kontribusi dan pelayanannya terhadap suatu organisasi.

Peraturan-Peraturan Negara Tentang Remunerasi Adalah

remunerasi adalah

Telah Anda simak bahwa remunerasi adalah pemberian gaji atau tambahan upah kepada karyawan atas kontribusi dan prestasinya selama bekerja. Namun pada prakteknya, istilah remunerasi lebih sering digunakan untuk merujuk pemberian upah dikalangan instansi pemerintahan.

Oleh sebab itu, jangan heran jika Anda mendengar kata remunerasi lebih sering ditujukan pada pemberian gaji untuk pegawai negeri sipil (PNS), kepolisian republik Indonesia (Polri), dan tentara nasional Indonesia (TNI).

Kejadian ini tentunya muncul bukan tanpa sebab. Tujuan pemberian remunerasi diruang lingkup instansi pemerintah tak lain untuk menata ulang sistem pemberian gaji PNS. Jika sistem pemberian gajinya sudah baik, maka diharapkan kinerja serta rasa tanggung jawab para tenaga kerja sipil ini meningkat sekaligus tidak mudah tergiur melakukan korupsi.

Berangkat dari tujuan itu, kemudian pemerintah menetapkan sejumlah peraturan hukum yang mengatur kebijakan remunerasi. Aturan-aturan tersebut adalah:

  • Konvensi ILO No. 100 yang diratifikasi pada th 1999
  • Peraturan Presiden (PP) No 7 th. 2005 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional.
  • UU No 17 th. 2007 tentang rencana pembangunan nasional jangka panjang tahun 2005 – 2025
  • UU No 28 th. 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dan bersih dari KKN (korupsi, kolusi, nepotisme).
  • UU No 43 th. 1999 tentang perubahan UU No 8 th. 1974 tentang pokok-pokok kepegawaian.

5 Tujuan Remunerasi Untuk Memajukan Perusahaan

Secara umum, tujuan remunerasi adalah menunjukkan apresiasi kepada karyawan berprestasi atau yang memiliki kinerja baik diperusahaan. Namun, ada sejumlah alasan khusus mengapa perusahaan memberikan remunerasi. Bagi Anda yang memiliki perusahaan dan belum tahu tujuan renumerasi untuk kemajuan perusahaan, mari simak ulasan berikut ini.

Meningkatkan Kesejahteraan SDM Perusahaan

Tujuan pertama pemberian remunerasi adalah meningkatkan kesejahteraan SDM alias para tenaga kerjanya. Pemberian remunerasi akan membantu tenaga kerja untuk memperbaiki taraf hidupnya sehingga ia mampu menjadi tenaga kerja yang lebih baik dan berkualitas. Adanya peningkatan sumber daya manusia ini otomatis akan memberi dampak balik baik pada peningkatan produktivitas usaha.

Menambah Kualitas SDM Perusahaan

Tujuan pemberian remunerasi selanjutnya yakni untuk menambah kualitas SDM perusahaan. Pemberian remunerasi yang sesuai dengan tenaga, waktu dan usaha para pekerja menyelesaikan tanggung jawabnya diharapkan akan mendorong mereka untuk terus bekerja maksimal.

Selain itu, para pekerja yang masih merasa belum bekerja maksimal akan ikut termotivasi meningkatkan kualitas dirinya agar mendapat remunerasi. Kualitas perusahaan pun akan ikut meningkat seiring naiknya kualitas para karyawan.

Memelihara SDM yang Produktif

Karyawan merupakan salah satu aset perusahaan yang harus senantiasa dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya. Salah satu cara terbaik untuk menjaga tingkat produktivitas karyawan perusahaan adalah melalui pemberian remunerasi.

Perusahaan yang selalu memberikan remunerasi akan memiliki karyawan yang lebih setia dan tidak mudah berpindah keperusahaan lain. Selain itu, pemberian remunerasi berguna untuk mencegah timbulnya niat dan praktik KKN di perusahaan.

Menumbuhkan Sikap Persaingan Positif Antar Karyawan

Persaingan diantara para karyawan menjadi hal yang lumrah. Di sini, sistem remunerasi berperan untuk menumbuhkan sikap persaingan positif diantara karyawan. Adanya remunerasi membuat pekerja lebih termotivasi untuk memperbaiki kualitas diri. Ini karena pemberian hadiah ini bergantung kembali pada baik-buruknya kinerja karyawan. Sistem ini juga otomatis memperlihatkan mana pekerja yang ulet serta yang tidak.

Mewujudkan Pengelolaan Perusahaan yang Baik

Remunerasi sekilas tampak membebani kas perusahaan. Namun sebenarnya, hal ini tidak merugikan bisnis sama sekali! Jika Anda rela mengeluarkan uang lebih untuk mempertahankan karyawan yang berkualitas, maka sebagai imbalannya, perusahaan akan mendapatkan keuntungan lebih tinggi.

Remunerasi ibarat modal untuk mewujudkan tata pengelolaan perusahaan yang lebih baik dan menguntungkan. Hal ini karena perusahaan tidak akan sering menggonta ganti karyawan lantaran kinerja yang buruk dan merugikan perusahaan.

Faktor-Faktor Pertimbangan Pemberian Remunerasi Adalah

Bonus karyawan, remunerasi adalah

Terdapat beberapa faktor penting yang mendasari pertimbangan pemberian remunerasi. Banyak karyawan masih belum mengetahui hal-hal yang menjadi pertimbangan suatu perusahaan saat memberikan remunerasi. Apakah Anda juga salah satunya? Berikut ini kami telah menyiapkan faktor-faktor yang memengaruhi pertimbangan pemberian remunerasi.

Gaji Karyawan Berdasarkan Performa Kerja

Besar kecilnya gaji karyawan sering kali berbeda. Hal ini disebabkan adanya perbedaan tanggung jawab, serta resiko pekerjaan yang karyawan harus lakukan selama bekerja. Semakin besar dan berat pekerjaan dan resikonya, maka otomatis gajinya akan semakin besar. Namun, jika sang karyawan berhasil mengemban pekerjaannya dengan baik dan juga berprestasi, bukan hal yang mustahil Anda akan mendapatkan upah remunerasi.

Bonus Kepada Karyawan Berprestasi

Remunerasi umum diberikan kepada karyawan yang berprestasi diperusahaan tersebut. Setiap karyawan yang mampu bekerja dengan baik, apalagi bisa membawa kemajuan terhadap perusahaan umumnya mendapat remunerasi.

Pemberian remunerasi berdasarkan prestasipun dilakukan oleh banyak perusahaan, baik dalam negeri ataupun luar negeri. Pemberian bonus ini diharapkan akan membuat setiap karyawan termotivasi untuk meningkatkan dan menjaga kualitas kerjanya. Selain itu, perusahaan dapat menanamkan rasa loyal para karyawan keperusahaan.

Menaikkan Upah Karyawan

Tak sedikit perusahaan memberi kenaikan gaji kepada karyawannya sebagai bentuk memelihara kinerja dan rasa loyalitas mereka. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa pemberian kenaikan gaji bisa memberi dampak signifikan pada tingkat kinerja karyawan. Selain itu, besaran gaji merupakan salah satu pengukur kualitas para karyawan diperusahaan tersebut.

Perusahaan yang tidak pernah memberikan remunerasi memang rentan mengalami penurunan kualitas pekerja hingga hilangnya pekerja potensial karena merasa kurang diapresiasi.

Agar pemberian remunerasi dapat berlangsung seimbang, Anda harus selalu mempertimbangkan dan menghitung dengan cermat agar bonus tambahan ini tidak berakhir sebagai bumerang yang membuat kas perusahaan membengkak. Sebaiknya, buatlah sistem remunerasi yang menyesuaikan dengan kemampuan bisnis Anda.

Demikianlah ulasan lengkap tentang remunerisasi mulai dari definisi, tujuan, fungsi, hingga indikatornya. Semoga bermanfaat menambah pengetahuan Anda. Terima kasih sudah membaca, jangan lupa simak pula artikel-artikel kami yang lain.

Manajemen Operasional | Definisi, Fungsi dan Tujuan

0
manajemen operasional

Salah satu kunci kesuksesan dari perusahaan terletak pada sistem manajemen operasional yang dimilikinya. Tanpa sistem manajemen pengoperasian yang baik, mustahil bagi suatu perusahaan dapat melakukan kerja yang efisien dan maksimal.

Malah, bukan tak mungkin, perusahaan justru akan menjadi carut-marut dan berantakan karena manajemen pengoperasiannya kacau balau. Tentunya Anda tidak ingin perusahaan Anda mengalami hal tersebut, bukan?

Oleh sebab itu, sebelum mendirikan perusahaan, ada baiknya Anda mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan manajemen pengoperasian produksi. Apa sajakah yang harus dipelajari? Tenang, berikut ini kami akan mengajak Anda menelisik lebih dalam dari definisi, fungsi, contoh, hingga rekomendasi buku manajemen operasi perusahaan.

Pengertian Manajemen Operasional

manajemen operasional

Secara umum, manajemen operasional adalah suatu usaha yang maksimal untuk mengelola semua faktor produksi. Faktor tersebut mulai dari bahan baku, sumber daya manusia, peralatan dan mesin produksi dan lainnya. Tujuannya tentu saja untuk menghasilkan produk atau jasa.

Manajemen secara operasional merupakan salah satu unsur penting dalam perusahaan. Ini karena manajemen pengoperasian yang baik akan memberi pengaruh baik pada kinerja perusahaan. Skala manajemen pengoperasian selalu menyesuaikan dengan ukuran perusahaan. Semakin besar dan kompleks perusahaan Anda, maka akan semakin kompleks juga sistem pengoperasian yang harus dibuat.

Ada beberapa hal yang menjadi fokus dari manajemen pengoperasian perusahaan, seperti mengatur skala inventaris, mengontrol kualitas, handling material usaha, mengatur setiap proses pengerjaan, memanajemen bahan baku, hingga menjaga kebijakan perusahaan yang berlaku. Dengan tugas yang banyak, maka sistem operasi perusahaan biasa diketuai oleh seorang manajer operasi.

Manajer operasi bertugas sebagai kepala komando sistem. Ia harus memiliki sejumlah kemampuan mendasar untuk mengatur teknis operasional perusahaan berjalan dengan baik. Contohnya seperti menjaga agar tidak ada kelebihan produksi yang sia-sia, menghitung formula pemesanan bahan baku, dan lainnya.

Pengertian Manajemen Operasional Menurut Para Ahli

Ada serangkaian definisi terkait manajemen operasi perusahaan dari kacamata para ahli. Berikut kami sajikan untuk Anda:

James Evans dan David Collier (2007)

Menurut James Evans dan David Collier, suatu ilmu yang berguna untuk memastikan produk atau jasa berhasil dibuat dan dikirim ke tangan pelanggan disebut sebagai manajemen operasi perusahaan.

Eddy Herjanto (2003)

Manajemen operasional adalah suatu proses yang efektif sekaligus berkesinambungan dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen untuk mengolah sumber daya guna mencapai tujuan perusahaan.

William J. Stevenson (2009)

Menurut William J. Stevenson, sistem manajemen operasi bisnis mengacu pada sistem yang memuat serangkaian proses pembuatan produk atau penyediaan jasa.

Ruang Lingkup Manajemen Operasional

manajemen operasional

Manajemen operasi perusahaan mempunyai ruang lingkupnya sendiri agar bisa beroperasi dengan maksimal. Ada 4 ruang lingkup manajemen operasional yang harus ada di suatu perusahaan. Apa sajakah? Berikut jawabannya:

Ruang Lingkup Perencanaan Sistem Produksi

Ruang lingkup yang pertama adalah perencanaan sistem produksi perusahaan. Aspek ini memegang peranan agar hasil produksi perusahaan bisa memenuhi ekspektasi konsumen, mulai dari harga, kualitas, hingga manfaat. Ruang lingkup sistem produksi mencakup 4 aspek yang harus turut diperhatikan:

  • Lokasi pabrik atau perusahaan
  • Standar permasalahan
  • Tata letak fasilitas pabrik
  • Perencanaan lingkungan kerja perusahaan

Ruang Lingkup Pengendalian Produksi

Ruang lingkup pengendalian produksi berhubungan dengan sistem pengendalian rencana produksi guna mencapai hasil kerja yang optimal dan tepat sasaran. Biasanya, rencana produksi perusahaan menjadi dasar dari proses pengendalian produksi. Pengendalian produksi dimanfaatkan untuk meminimalisir kerugian dan kesalahan produksi. Alhasil, keuntungan perusahaan dapat dimaksimalkan.

Terdapat 5 aspek yang harus senantiasa diawasi dalam ruang lingkup pengendalian produksi yakni:

  • Bahan baku: Mengawasi dan mengatur penyimpanan, pengemasan, hingga pemindahan bahan baku.
  • Biaya produksi produk: Mengatur, menganalisa dan mengawasi jumlah total biaya yang dibutuhkan agar mencukupi kebutuhan produksi dengan efisien.
  • Sumber daya manusia atau tenaga kerja: Mengelola kualitas serta kuantitas tenaga kerja perusahaan guna melancarkan sistem produksi.
  • Kualitas produksi: Senantiasa meningkatkan serta memperbaiki kualitas produksi perusahaan untuk mengurangi jumlah produk yang gagal atau rusak.
  • Alat Produksi: Mengecek, memeriksa, dan memelihara alat-alat produksi secara berkala supaya tidak menghambat proses kerja. Apabila ada alat yang rusak, sebaiknya segera diganti.

Ruang Lingkup Sistem Informasi

Selanjutnya adalah ruang lingkup sistem informasi. Ruang lingkup yang satu ini mencakup segala penerimaan dan pengolahan informasi guna mendukung kelancaran proses produksi. Terdapat 3 lingkup sistem informasi produksi, yakni:

  • Informasi internal perusahaan: Mencakup semua bentuk komunikasi dan informasi yang ada di bagian internal perusahaan. Contohnya seperti struktur organisasi, serta pembagian tugas dan jabatan karyawan.
  • Informasi konsumen: Mencakup semua informasi yang berupa permintaan konsumen.
  • Informasi pasar: Ditentukan berdasarkan permintaan seluruh pelanggan (baik pelanggan baru ataupun yang sudah lama) di pasar target perusahaan.

Ruang Lingkup Lingkungan

Terakhir adalah ruang lingkup lingkungan produksi. Aspek ini juga penting sebab di sinilah Anda memerhatikan semua perkembangan di suatu lingkungan yang sekiranya akan memengaruhi sistem produksi. Dengan sering memerhatikan lingkungan sekitar, Anda dapat menentukan tindakan paling tepat untuk meningkatkan produksi.

5 Tujuan Manajemen Operasional

Mengapa perusahaan harus memanajemen sistem operasional mereka? Tentunya karena ada sejumlah tujuan manajemen operasional yang bisa menguntungkan perusahaan. Jika Anda belum tahu, yuk simak 5 tujuan dari manajemen secara operasional berikut ini:

  1. Productivity: Meningkatkan efektivitas produksi.
  2. Economy: Menekan biaya produksi.
  3. Efficiency: Menaikkan efisiensi kerja perusahaan.
  4. Quality: Menambah kualitas perusahaan.
  5. Reduced Processing Time: Memproduksi produk dalam waktu singkat.

4 Fungsi Manajemen Operasional

manajemen operasional

Setelah mengetahui tujuan, lalu apa saja fungsi dari manajemen secara operasional perusahaan? Nah, ada 4 jenis fungsi manajemen operasional yang harus ada di perusahaan Anda. Fungsi tersebut antara lain:

Fungsi Proses

Mencakup hal-hal di ranah teknis produksi, seperti metode dan teknik mengolah bahan baku.

Fungsi Organisasi

Melingkupi metode dan teknik kerja sehingga proses produksi berjalan lancar sekaligus efisien.

Fungsi Rencana Bahan

Ini berperan untuk menetapkan jenis, kualitas serta kuantitas bahan baku.

Fungsi Pengawasan

Terakhir adalah fungsi pengawasan bahan yang digunakan untuk produksi agar tidak ada bahan terbuang sia-sia.

Contoh Manajemen Operasional

Ada cukup banyak contoh manajemen operasional yang bisa Anda perhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya, contoh dari manajemen secara operasional dapat dibedakan menjadi 2 kategori yakni di bidang jasa dan produk.

Di bidang jasa, contoh-contoh kegiatan manajemen operasi dapat Anda temukan di bidang pendidikan (seperti sekolah dan bimbingan belajar), bank (sistem perbankan dan administrasi), serta kesehatan (seperti manajemen rumah sakit dan puskesmas).

Sedangkan di bidang produksi barang, Anda dapat melihat contoh kegiatan manajemen di sektor industri pabrik, manufaktur, hingga otomotif. Kebanyakan pabrik memiliki sistem manajemen operasi yang terstruktur agar bisa menghasilkan produk sesuai target.

Rekomendasi Buku Manajemen Operasional

Untuk lebih memperluas wawasan Anda di bidang manajemen operasi, tak ada salahnya Anda mulai membaca sejumlah buku manajemen operasional. Berikut ini kami telah sajikan sejumlah rekomendasi bukunya yang bisa Anda baca. Setelah membaca buku-buku ini, dijamin Anda akan semakin lihai dalam menyusun sistem manajemen operasi perusahaan!

The Practice of Management oleh Peter F. Drucker

Buku ini ditulis oleh Peter F. Drucker dan diterbitkan pertama kali pada tahun 1954. Meskipun terbitan lama, isi dari buku ini masih relevan dengan sistem manajemen operasi perusahaan saat ini. Di buku ini, Anda akan mempelajari secara mendalam soal sistem manajemen bisnis, sistem manajemen manajer hingga cara-cara memanajemen para pekerja. Lengkap sekali bukan?

Good to Great oleh Jim Collins

Selanjutnya adalah buku Good to Great oleh Jim Collins. Buku ini telah mendapatkan peringkat best-seller sebab isinya yang mengupas tuntas kunci-kunci kesuksesan selama membangun perusahaan.

Dengan membaca buku ini, Anda akan semakin cerdas di bidang manajemen perusahaan termasuk mengetahui semua rahasia mendasar agar perusahaan bisa tumbuh dengan baik. Sebagai bonus, Anda juga akan diajari cara-cara terbaik untuk melakukan riset perusahaan.

Juran’s Quality Handbook oleh Joseph Juran

Buku rekomendasi terakhir adalah Juran’s Quality Handbook yang ditulis oleh Joseph Juran. Di buku ini, Anda akan mengenal terkait teori manajemen mutu hingga sistem pengaplikasiannya untuk mendukung strategi bisnis. Sudah banyak perusahaan ternama yang diketahui belajar dari buku ini, seperti Nokia, Samsung, dan Toyota. Dijamin, buku ini akan memberikan Anda segudang ilmu terkait manajemen perusahaan yang bermanfaat!

Terima kasih sudah selesai membaca sampai di sini! Semoga artikel ini bermanfaat menambah wawasan Anda, ya! Jangan lupa juga untuk membagikan informasi baru ini ke teman-teman serta keluarga, ya. Have a nice day.

PO Adalah : Definisi, Fungsi dan Contohnya dalam Online Shop

0
pre order

Apa itu PO? Mungkin untuk Anda yang sering berbelanja lewat online sudah tidak asing mendengar kata ini. Seiring juga dengan meningkatnya permintaan sebuah produk, proses bisnis pun kini semakin menjadi kompleks.

Jika dulunya Anda memesan sebuah barang dengan menghubungi supplier melalui telepon atau email. Kini penyuplaian sebuah barang sudah mulai semakin sulit untuk dikelola dikarenakan meningkatnya tingkat peminat dalam perbelanjaan secara online.

Disinilah peran penting dari adanya sitem PO dalam dunia bisnis online adalah istilah yang memiliki banyak arti. Apa saja pengertian PO dalam dunia bisnis online? Berikut akan kami jelaskan secara lengkap mulai dari definisi, pengertian sampai contoh dalam online shop, yuk simak selengkapnya!

Definisi Purchase Order

Purchase-Order

Apakah Anda pernah mendengar istilah Purchase Order atau PO? Apakah Anda mengetahui artinya? Istilah PO sering kali kita dengar apalagi dalam dunia berbisnis online. Walaupun tidak asing lagi jika mendengar istilah PO, namun pada nyatanya masih banyak masyarakat diluar sana yang belum mengerti arti dari PO tersebut.

Nah, agar Anda mengerti dan memahami lebih dalam mengenai istilah PO adalah, alangkah baiknya jika Anda mempelajari sembari memahaminya dari awal terlebih dahulu, sampai Anda mengerti dan tidak bingung lagi jika Anda ingin membeli barang dengan menggunakan sistem PO.

Hal pertama yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu tentang PO adalah pengertiannya. Sebelum Anda melangkah lebih jauh untuk mengerti tentang sistemnya. PO adalah sebuah dokumen yang dibuat oleh pihak penjual dengan bertujuan untuk memesan barang apa yang diinginkan oleh pihak pembeli. Selain itu, PO adalah sebuah kontrak kesepakatan sebelum pengiriman barang, yang telah disetujui oleh kedua belah pihak.

Namun, dalam bisnis online pengertian PO ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu pay out, pre order, dan purchase order. Berikut pengertian lebih lengkapnya.

Pay Out

Pay out atau PO adalah sebuah istilah yang ada di dalam dunia bisnis online. Pay out ini berfokus kepada program periklanan, dan bisnis afiliasi. Sederhananya pay out merupakan sebuah pembayaran komisi yang di dapatkan oleh para member melalui hasil pemasaran yang di dapatkan.

Pre Order

pre-order

Selanjutnya pre order adalah dalam usaha online merupakan transaksi online dengan cara kerja, si pembeli harus melakukan sebuah pemesanan, lalu langsung melakukan pembayaran. Biasanya pembeli hanya membayar biaya uang muka (DP) saja oleh pihak produsen, setelah barang sampai barulah pembayaran full dilakukan.

Biasanya pre order dilakukan karena jumlah stok barang yang tidak banyak tersedia. Produk yang menggunakan sistem pre order ini adalah produk yang memiliki banyak permintaan dari para pembeli.

Kelebihan Pre Order

  • Harga barang yang jauh lebih murah daripada harga pasaran.
  • Tidak memerlukan namanya stok, serta para pembeli juga bisa bebas memilih produk, model yang sesuai dengan keinginan tanpa harus takut dengan masalah kehabisan stok barang.

Kekurangan Pre Order

  • Pembeli harus bersabar untuk menunggu dengan waktu yang cukup lama karena barang harus dipesan terlebih dahulu.
  • Kemungkinan juga jika Anda tidak akan mendapatkan barang yang Anda inginkan secara cepat karena barang sudah habis dan harus di pesan lagi.

Purchase Order

purchase-order

Terakhir purchase order yang disingkat juga PO adalah sebuah dokumen yang dibuat oleh pihak pembeli dengan tujuan untuk menunjukan barang yang ingin dibeli kepada pihak penjual. Atau dengan kata lainnya, yaitu puchase order adalah sebuah kontrak kesepakatan sebelum pengiriman barang terjadi yang telah disetujui oleh kedua belah pihak.

Biasanya sistem purchase order ini akan terdapat identitas perusahaan yang terlibat dalam pemesanan, tanggal pemesanan, dan juga berisikan rincian soal barang seperti merk, nama brand, harga dan juga informasinya lainnya.

Ketika PO telah dikirimkan oleh pihak pembeli kepada pihak penjual maka dari pihak penjual akan menghubungi pembeli apakah barang tersebut diterima atau tidak. Jika barang sudah diterima maka si penjual pun akan mengeluarkan yang namanya invoice bagi pihak pembeli berdasarkan dengan pesanan yang sudah dibuat oleh pembeli.

PO dalam online shop yang satu ini memang sangat rumit jika dibayangkan. Tapi proses jual beli dengan menggunakan sistem PO memiliki nilai lebih, terutama masalah keamanan terhadap tindakan penipuan.

Fungsi PO

Sebenarnya fungsi dari ketiga PO adalah hanya mempunyai satu arti saja, yaitu “metode atau proses pengiriman” namun metode atau prosesnya ini dibagi menjadi 3 bagian. Yaitu pay out, pre order, dan purchase order akan tetapi 3 jenis PO tersebut memiliki pengertiannya masing-masing, jika kita fokus kepada fungsi utama dari 3 bagian tersebut fungsinya tetaplah menjadi satu yaitu “metode atau proses pengiriman”.

Contoh Pay Out

Jika Anda mengikuti sebuah program afiliasi dengan perusahaan A lalu Anda menjalankan pemasaran lewat link afiliasi melalui websitenya. Kemudian, beberapa hari terjadi sebuah pembelian lewat link afiliasi milik Anda dan komisinya sudah mencapai target dari pay out. Maka Anda akan diberikan pay out oleh perusahaan tempat Anda bekerja. Jadi kesimpulannya, pay out tersebut adalah pembayaran komisi.

Contoh Pre Order

Jika Anda membeli sebuah baju branded di sebuah toko olshop, namun toko tersebut sudah kehabisan barang yang sesuai dengan keinginan Anda. Jika Anda ingin mendapatkan baju branded ditoko tersebut, maka Anda harus melakukan proses yang namanya pre-order.

Anda harus melakukan pembayaran uang muka (DP) kepada pihak produsen terlebih dahulu, lalu setelah Anda selesai melakukan transaksi tersebut Anda harus menunggu sampai tanggal yang telah ditentukan oleh pihak produsen.

Contoh Purchase Order

Contoh yang terakhir adalah purchase order. Kita ambil contoh saja si A pembeli yang ingin memasok barang kepada pihak penjual, melalui sebuah dokumen yang berisikan secara detail tentang nama produk yang dipesan, harga setiap produk, tanggal serta nomor purchase order.

Semoga artikel ini bermanfaat dan mampu membantu Anda untuk menambah wawasan ilmu Anda mengenai bisnis, terimakasih!

[online-about]

Return Adalah : Keuntungan, Resiko dan Contohnya

0
return adalah

Belakangan ini investasi menjadi sebuah bisnis yang patut untuk diperhitungkan. Investasi mudah untuk dilakukan dan memberikan keuntungan besar bagi para Investor. Dalam investasi dikenal yang namanya return adalah tingkat pengembalian dari suatu investasi.

Memaksimalkan return adalah hal paling utama yang dilakukan oleh para investor. Dapat dikatakan hal yang paling dinantikan investor dalam berinvestasi adalah return. Untuk lebih memahami return simak ulasan di bawah ini!

Definisi Return

definisi-return

Return adalah tingkat pengembalian yang dapat berupa keuntungan atau kerugian dari investasi yang telah dilakukan oleh investor, hal ini disebabkan adanya kenaikan atau penurunan dari nilai investasi yang telah mereka setorkan.

Return adalah salah satu faktor yang memberikan motivasi bagi para investor untuk melakukan investasi, hal ini juga sebagai imbalan atas keberanian mereka dalam berinvestasi.

Dalam dunia investasi ada sebuah ungkapan yang umum mengenai return adalah “High Risk, High Return”. Dapat diartikan bahwa dalam berinvestasi semakin tinggi resiko yang dihadapi maka semakin tinggi pula potensi pengembalian kepada investor.

Untuk investasi reksa dana, return adalah pencapaian kinerja yang telah dikelola oleh manajer investasi dengan berdasarkan nilai modal yang diinvestasikan dan akan selalu diperbaharui setiap hari kerja.

Keuntungan (Capital Gain)

Return memiliki dua komponen yang selalu menjadi hasil akhir dari setiap akhir investasi yaitu capital gain atau biasa dikenal dengan keuntungan dan capital loss yaitu kerugian.

Capital gain adalah keuntungan yang didapat dari hasil selisih nilai investasi saat ini dengan nilai investasi pada harga periode lama, dan hasilnya merupakan nilai investasi yang meningkat.

Keuntungan tentu saja sangat bergantung dengan harga pasar yang merupakan instrument investasi yang telah diperdagangkan di pasar bursa. Adanya aktivitas penjualan dan pembelian tentunya akan mempengaruhi harga dari asset yang diinvestasikan dan memiliki potensi mengubah nilai investasi.

Contoh investasi yang dapat memberikan keuntungan return adalah investasi saham dan obligasi.

Risiko Return

risiko-return

Risiko adalah hal yang tak akan bisa terpisahkan dari setiap keputusan yang dibuat oleh manusia. Seperti kata pepatah tak akan ada hidup yang tanpa adanya risiko. Sehingga risiko bisa ditafsirkan sebagai hal yang tidak pasti mengenai suatu keadaan yang akan terjadi nanti (future) sesuai dengan keputusan yang diambil berdasarkan pertimbangan yang dilakukan pada saat ini.

Pada dasarnya risiko tidak bisa dihindari dari aktivitas bisnis sebuah perusahaan, sehingga dalam mengatasi masalah yang timbul dari risiko tentunya diperlukan manajemen begitupun dalam berinvestasi. Investor pasti akan selalu dihadapkan dengan yang namanya risiko, namun dengan adanya manajemen risiko akan meminimalisir kerugian bahkan akan meningkatkan return yang didapat.

Dengan adanya risiko, investor diharapkan dapat membuat keputusan tepat dalam berinvestasi. Sumber – sumber resiko adalah :

Risiko yang Berasal dari Pasar

Risiko ini ada dikarenakan adanya fluktuatif harga saham, yang memberikan pengaruh pada naik turunnya nilai investasi yang akan ditanamkan. Adapun penyebab risiko pasar adalah faktor ekonomi, kerusuhan, dan perubahan arus politik.

Risiko dari Adanya Inflasi

Risiko yang berhubungan dengan daya beli. Biasanya ketika inflasi meningkat terlalu tajam investor akan lebih menahan diri untuk tidak berinvestasi, karena dengan adanya inflasi yang sangat tinggi akan menyebabkan kelesuan ekonomi

Risiko dari Finansial

Risiko yang dihadapi oleh perusahaan saat akan membuat keputusan yang berkaitan dengan penggunaan utang dalam struktur modal perusahaan. Tentunya semakin besar utang yang dimiliki perusahaan semakin besar risiko finansial yang dihadapi perusahaan.

Risiko Adanya Nilai Tukar Mata Uang

Risiko ini ada kaitannya dengan fluktuasi mata uang domestic dengan mata uang dari negara lain. Contoh fluktuasi mata uang rupiah dengan US Dollar, Euro ataupun Yen.

Risiko yang Datang dari Tatanan Negara karena Adanya Arus Politik

Risiko ini datang dari adanya kondisi politik yang terjadi pada suatu negara. Terutama yang harus diperhatikan apabila perusahaan tersebut beroperasi di luar negeri, hal utama yang harus diperhatikan adalah kondisi politik pada negara tersebut.

Jenis-Jenis Return

Return on Investment (ROI)

Return on investment adalah suatu cara yang digunakan untuk mengukur tingkat penghasilan bersih yang diperoleh dari total aktiva perusahaan dalam bentuk persentase

Return on Equity

Return on equity adalah cara penghitungan untuk mengukur berapa persen tingkat penghasilan bersih yang diperoleh oleh pemilik perusahaan atas modal yang diinvestasikan.

Return on Common Stock

Return on common stock adalah suatu cara untuk mengukur persentase tingkatan suatu penghasilan bagi para pemegang saham biasa

Internal Rate of Return

Internal rate of return adalah metode penilaian investasi yang digunakan untuk mencari tingkat bunga, yang menyematkan nilai investasi saat ini yang berasal dari aliran kas netto dan investasi.

Contoh Penghitungan Return

contoh-return

Pak Heri sedang mempertimbangkan proyek yang akan membutuhkan pengeluaran awal $63.200. umur harapan proyek ini lima tahun dan akan menghasilkan arus kas setelah pajak ke perusahaan secara keseluruhan sebesar $30.500 pada akhir tiap tahun selama lima tahun. Maka arus kas bebas yang terkait dengan proyek ini akan seperti berikut ini :

Tahun Arus Kas bebas Tahun Arus kas bebas
0 -$63.200 3 $30.500
1 $30.500 4 $30.500
2 $30.500 5 $30.500

Dengan tingkat pengembalian yang diharapkan 15 persen, hitunglah :

  1. Periode pengembalian
  2. NPV
  3. Profitabilitas Indeks
  4. IRR

Pembahasan :

periode pengembalian

npv

PI IO

Maka IRR persis dibawah 40 persen. Proyek itu harus diterima karena NPV-nya positif, PI lebih besar dari 1,0 dan IRR lebih besar dari tingkat pengembalian yang diharapkan 15 persen.

Itulah penjelasan mengenai return, keuntungan, risiko dan contoh penghitungannya. Dalam berinvestasi return adalah hal pasti yang akan didapatkan oleh para investor namun terkait keuntungan maupun kerugian yang didapat pada saat return adalah tergantung keputusan para investor dalam melihat potensi dan kondisi perusahaan maupun produk investasi.
[business-about]

Passion Adalah | Definisi Passion dan Cara Mengembangkannya

0
passion adalah

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya Anda memiliki segudang aktivitas yang harus dilakukan atau aktivitas-aktivitas lain demi mewujudkan cita-cita Anda. Tak jarang, dikarenakan hal tersebut, Anda harus mengalami kebosanan atau mungkin rasa lelah dan penat dalam pikiran Anda. Tetapi, bagaimana jika Anda memiliki passion?

Apakah Anda akan tetap mengalami kebosanan, rasa lelah atau penat? Tentu saja tidak. Oleh karena itu setiap orang sebaiknya diwajibkan untuk memiliki passion di dalam dirinya, agar terhindar dari hal-hal merugikan yang membuat ia tidak bisa mencapai cita-citanya.

Lalu, apakah yang dimaksud dengan passion? Berikut ini akan dibahas hal-hal seputar passion yang diawali dengan pengertian dari passion, kemudian dilanjutkan dengan cara mengembangkan passion. Tentunya informasi ini akan sangat bermanfaat untuk Anda.

Definisi Passion

Definisi-Passion

Secara sederhana, passion adalah suatu perasaan yang kuat yang terbentuk dalam diri seseorang. Dalam kehidupan seseorang, terdapat fase-fase yang harus dihadapi dan seringkali seseorang membutuhkan passion dalam menjalani fase-fase tersebut. Oleh karena itu, passion adalah hal yang sangat sederhana tetapi juga sangat penting. Akan tetapi, passion berbeda sekali dengan hobi, meskipun seringkali passion adalah hal yang berakar dari hobi.

Dengan adanya passion, Anda akan berani menginvestasikan waktu, tenaga, pikiran, bahkan secara finansial untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan. Passion adalah sesuatu yang terjadi secara perlahan, tidak secara tiba-tiba. Melalui berbagai tahap yang tentunya rumit dan berliku. Jalan-jalan berliku yang Anda hadapi itulah yang membentuk passion Anda.

Seseorang tidak bisa mengandalkan passion untuk tumbuh dengan sendirinya. Agar lebih aktif, Anda sebaiknya menemukan passion yang cocok untuk diri Anda sekaligus menumbuhkannya sesuai dengan perkembangan diri Anda. Oleh karena itu, passion adalah sesuatu yang ditumbuhkan, bukan tumbuh dengan sendirinya.

Jenis-Jenis Passion

Passion-for-Knowledge

Secara umum, terdapat empat jenis passion, yaitu passion for knowledge, passion for business, passion for service dan yang terakhir adalah passion for people. Berikut ini akan dibahas empat jenis passion tersebut!

Passion for Knowledge

Passion jenis ini adalah jenis passion yang perlu dimiliki seseorang agar memiliki keinginan untuk mempelajari suatu keahlian atau pengetahuan. Seperti yang telah dipahami, knowledge atau pengetahuan adalah pilar pertama yang perlu dikuasai seseorang sebelum memulai untuk melakukan sesuatu. Anda baru dapat mengembangkan diri secara optimal atau membantu orang lain jika sudah memiliki kapabilitas yang cukup.

Passion for Business

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, passion adalah kunci utama yang harus dimiliki seseorang untuk membentuk kapabilitas. Lalu untuk passion jenis ini, difokuskan kepada seseorang dengan tujuan orang tersebut dapat menjadi mandiri dan tidak menjadi beban bagi orang lain secara finansial.

Bahkan, seseorang dapat terdorong lagi untuk memberikan kontribusi secara langsung atau pun tidak langsung. Jika Anda menjadi pemilik sebuah usaha, Anda dapat memberikan lapangan pekerjaan. Tetapi jika Anda memutuskan untuk menjadi pekerja saja, Anda juga tetap dapat berkontribusi, yaitu dengan memberikan manfaat kepada rekan sesama pekerja.

Passion for Service

Untuk kategori ini, passion adalah dorongan untuk tetap terhubung satu sama lain dan hal ini terjadi secara naluriah. Oleh karena itu, manusia disebut makhluk sosial. Terkait dengan hal ini, contoh passion adalah memberikan pelayanan kepada orang lain, sesama umat manusia. Seperti terdapat dorongan untuk saling memberikan perhatian kepada kondisi yang sedang dihadapkan kepada masing-masing rekannya.

Passion for People

Selanjutnya, untuk kategori ini, passion adalah sesuatu yang berhubungan dengan karakter alami manusia yaitu sebagai makhluk sosial. Untuk kategori ini, contoh passion adalah pengaruh yang diberikan atau diterima untuk membentuk, menjaga, dan mengembangkan hubungan dengan orang lain. Semakin besar passion ini, semakin terdorong seseorang untuk menjadi bagian dari suatu komunitas, bukan hanya sekedar hadir sebagai bagian dari komunitas. Tentunya orang tersebut akan memberikan kontribusi yang berharga.

Berdasarkan pemaparan diatas, pengertian passion adalah sesuatu yang dapat berbeda satu sama lain, tetapi pada akhirnya passion artinya suatu dorongan yang membuat orang dapat lebih berkembang. Dalam kaitannya dengan bisnis, passion entrepreneur adalah seseorang yang sangat bisa merasakan passion untuk berbagai hal. Entrepreneur dapat merasa sangat bergairah atau bersemangat untuk menciptakan produknya atau servis demi bisnisnya, oleh karena itu disebut dengan passion entrepreneur.

Lalu, bagaimana cara mengembangkan passion di dalam diri Anda? Berikut ini akan dibahas sebelas cara untuk mengembangkan passion di dalam diri Anda!

Sebelas Cara Mengembangkan Passion di Dalam Diri

Berdasarkan pemaparan sebelumnya, passion adalah suatu dorongan, yang meskipun terlihat sepele tetapi memiliki dampak yang besar bagi semua orang. Terdapat beberapa cara untuk mengembangkan passion di dalam diri Anda dan tentunya ini akan sangat berguna. Berikut langkah-langkahnya.

1. Temukan Motivasi yang Mendasari Keputusan Anda

Beberapa orang di dunia ini membuat keputusan karena didasarkan oleh beberapa hal, misalnya kebutuhan untuk menyesuaikan diri yang erat kaitannya dengan tuntutan dalam bersosialisasi, keinginan untuk dinilai baik oleh orang lain atau dianggap tahu dengan aturan. Anda akan kehilangan tujuan hidup, bahkan passion hidup, jika selalu membuat keputusan hanya berdasarkan apa yang baik menurut Anda tetapi berdasarkan tuntutan orang lain. Oleh karena itu, menemukan motivasi yang baik yang mendasari keputusan Anda tentunya akan sangat membantu Anda dalam mengembangkan passion di dalam diri.

2. Temukan Nilai-Nilai Keutamaan Anda

Yang dimaksud dengan nilai keutamaan Anda adalah keyakinan dasar Anda dalam menjalani hidup. Keyakinan ini bisa dijalankan baik dalam kehidupan religious atau spiritual, ataupun melalui cerminan kepribadian Anda. Banyak hasil riset membuktikan bahwa Anda tidak akan bisa menjalankan kehidupan Anda jika Anda tidak menjalankannya sesuai dengan nilai-nilai keutamaan yang Anda yakini.

3. Lakukan Refleksi Diri

Bagaimana cara melakukan refleksi diri? Yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada diri Anda sendiri. Anda harus menyediakan waktu untuk bertanya kepada diri sendiri mengenai apa yang Anda anggap benar dan apa yang tidak sesuai dengan keinginan Anda. Meskipun hal ini adalah hal yang benar, kebanyakan orang tidak punya waktu untuk mencari tahu apa saja nilai-nilai keutamaannya.

4. Temukan Pola Sekaligus Tema dari Jawaban Anda

Setelah menemukan pola dari jawaban-jawaban atas pertanyaan yang Anda ajukan, mulailah untuk mengamati pola dari jawaban Anda. Misalnya, temukan pola dan tema dari pertanyaan, apa yang membuat Anda bahagia dan bermanfaat bagi kehidupan Anda? Apa yang membuat Anda puas? Pola dan tema yang menjadi jawaban dari pertanyaan Anda ini tentunya sangatlah penting demi menemukan pertanyaan dari “pengertian passion adalah”.

5. Coba Pikirkan Apa yang Ingin Anda Lakukan

Khusus langkah yang satu ini, ajukan pertanyaan kepada diri Anda sendiri, apakah selama Anda hidup ini Anda melakukan apa yang Anda sukai tetapi tidak terlalu sering? Cobalah untuk menggali dengan sangat dalam untuk mencari tahu kegiatan apa saja yang benar-benar Anda lakukan sekaligus menyalurkannya secara produktif sehingga Anda dapat merasa bersemangat dalam menjalani hidup.

6. Coba Pikirkan Kegiatan Apa yang Selalu ingin Anda Lakukan

Cobalah untuk menuliskan semua hal yang selalu Anda impikan, tetapi belum pernah terlaksana dikarenakan berbagai kendala, seperti tidak sempat, keterbatasan dana, tidak bisa, atau bahkan dikarenakan terlalu menakutkan. Selama menulis tersebut, cobalah ajukan beberapa pertanyaan kepada diri Anda sendiri, misalnya apa yang selama ini paling Anda impikan tetapi tidak pernah bisa terlaksana? Apa yang ingin Anda lakukan sewaktu masih kecil? Dan berbagai pertanyaan lainnya.

7. Tentukan Tujuan

Tujuan bisa jadi sangat besar, misalnya mencari bisnis baru, atau dalam versi lebih kecil, mengikuti kursus kecil-kecilan demi memenuhi tujuan mencari bisnis Anda. Anda bisa menentukan tujuan yang mungkin tercapai.

8. Buatlah Komitmen untuk Menghindari Perilaku “Siap-Tetapi”

Frasa “Siap-Tetapi” ini adalah jenis frasa yang menggambarkan ketakutan yang menghambat seseorang saat ingin mencoba hal-hal baru. “Siap” artinya ada keinginan atau terinspirasi sehingga membuat Anda menjadi terdorong agar dapat menggapai keinginan tersebut. Tetapi, kata “Tetapi” adalah munculnya ketakutan yang mencegah Anda sehingga tidak mau lagi berusaha mengejarnya.

9. Lakukan Latihan Menenangkan Pikiran

Hambatan terbesar seseorang yang bisa memadamkan semangat kehidupan Anda adalah ketakutan. Saat ketakutan mengendalikan Anda dalam membuat keputusan, Anda akan selalu menghindari resiko atau tidak mau mengalami kerentanan. Mengalami kerentanan dan kesediaan untuk membuka diri adalah cara Anda menjalin hubungan, baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. Rasa takut pada umumnya muncul saat Anda terlalu berfokus pada apa yang mungkin terjadi, sehingga tidak bisa menerima apa yang sedang terjadi sekarang ini. Anda bisa mengatasi hal ini dengan cara melatih diri untuk menenangkan pikiran.

10. Bersabarlah Menghadapi Diri Sendiri

Menemukan sumber semangat berarti melakukan eskperimen yang tentunya membutuhkan waktu. Mungkin Anda membutuhkan waktu untuk mencoba berbagai ide sebelum menemukan apa yang paling Anda sukai. Banyak orang gagal melalui fase ini sebab langsung menyerah saat keadaan terasa sulit.

11. Ambil Kesimpulan

Berkaitan dengan hal terakhir, terdapat beberapa fase yang dapat Anda lakukan. Misalnya cobalah untuk meliburkan diri selama beberapa hari tanpa melakukan apapun. Cobalah untuk membebaskan diri mengamati pikiran Anda dan apabila terdapat hobi yang tidak bisa Anda lakukan, cobalah untuk merelakannya. Buatlah buku harian dan tulislah pikiran atau keinginan yang muncul. Kemudian kejar salah satu yang paling mungkin untuk Anda kejar.

Demikian informasi mengenai passion yang tentunya dapat menjawab pertanyaan sekaligus memperdalam pengetahuan Anda mengenai passion. Semoga informasi yang terkandung di dalamnya dapat bermanfaat untuk Anda maupun rekan-rekan Anda yang terkasih.

Konsinyasi Adalah : Keuntungan dan Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

0
konsinyasi adalah

Dalam memasarkan produk ada berbagai cara yang dapat dilakukan oleh seorang pengusaha. Baik memasarkannya secara langsung maupun tidak langsung dengan perantara orang atau pihak lain. Secara tidak sadar, mungkin saja Anda pernah menggunakan cara yang satu ini, yaitu konsinyasi. Memang konsinyasi adalah salah satu cara yang juga banyak digunakan oleh para pengusaha untuk memasarkan produknya.

Namun banyak orang yang belum mengenal istilah konsinyasi, mungkin Anda salah satunya. Apa itu konsinyasi? Apa saja keuntungan dan bagaimana cara melakukannya? Nah, untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut, berikut ulasannya.

Pengertian Konsinyasi

konsinyasi-1

Sistem pemasaran konsinyasi adalah bentuk kerjasama berupa penitipan barang yang dilakukan pemilik produk dengan penyalurnya. Sistem pemasaran konsinyasi adalah cara yang umumnya digunakan oleh pedagang besar ke pedagang kecil, ini merupakan salah satu bagian dari strategi marketing yang dilakukan pengusaha atau perusahaan besar tersebut.

Perusahaan besar ini kemudian disebut konsinyor, dan pedagang kecil disebut konsinyi, sedangkan barang yang dititipkan dan diperdagangkan disebut barang konsinyasi. Sebelum melakukan konsinyasi, kedua pihak yang melakukannya biasanya akan membuat sebuah kesepakatan dan perjanjian terlebih dahulu. Hal ini sangat penting dilakukan agar kedua belah pihak saling menguntungan satu sama lain.

Keuntungan Pemasaran Konsinyasi

konsinyasi-2

Tujuan utama yang diharapkan dalam menjalankan sebuah bisnis adalah mencapai keuntungan. Bagi para pemula dalam dunia usaha, relasi merupakan hal yang sangat penting dalam upaya memasarkan produknya. Apalagi produk yang dipasarkan merupakan produk baru yang belum di kenal di pasaran. Dengan begitu, maka sistem pemasaran konsinyasi adalah solusi tepat yang dapat dilakukan. Nah, untuk lebih lengkap dan jelas, berikut keuntungan konsinyasi yang baik bagi konsinyor maupun konsinyi.

Keuntungan Bagi Pemilik Produk atau Konsinyor

Lebih Hemat

Perusahaan biasanya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk merekrut karyawan baru atau sales untuk memberikan pelayanan, memasarkan, dan menjual produknya. Namun, dengan sistem konsinyasi, perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk penambahan karyawan juga untuk berbagai layanannya karena telah dilakukan pihak konsinyi. Dengan begitu, tentu akan menekan dan menghemat biaya.

Fokus pada Produk

Kelebihan yang akan diperoleh selanjutnya dengan melakukan sistem pemasaran konsinyasi adalah dapat membuat konsinyor lebih fokus melakukan produksi sehingga ketersediaan produk tetap terjaga. Sebab dengan melakukan konsinyasi, maka berbagai aktivitas seperti pemasaran, penjualan, dan pelayanan telah ditangani oleh konsinyi atau penyalur. Dengan begitu konsinyor tidak perlu melayani konsumen secara langsung. Inovasi-inovasi baru terhadap produk juga dapat dilakukan dengan maksimal sehingga produk yang diproduksi lebih unggul dari segi kualitas.

Memperluas Pasar

Dengan melakukan konsinyasi, pihak konsinyor akan mendapatkan keuntungan berupa semakin luasnya pasar yang dapat dijangkau karena konsinyi-konsinyi yang bekerja sama dengannya pasti lah telah memiliki pasar yang potensial. Dengan begitu, maka secara tidak langsung, konsinyor telah melakukan promosi tanpa biaya.

Keuntungan Bagi Penjual atau Konsinyi

Mendapat Profit Tanpa Modal

Sistem pemasaran konsinyasi adalah pemasaran yang dilakukan dengan menitipkan produk untuk dijual oleh konsinyi, dengan begitu, tugas konsinyi yaitu hanya menjual produk saja. Dengan begitu, maka konsinyi akan mendapatkan keuntungan tanpa mengeluarkan modal sedikitpun. Ada juga beberapa konsinyi yang menaikkan harga produk yang telah ditetapkan konsinyor. Dengan begitu, maka tambahan harga pada produk tersebut menjadi keuntungan yang akan didapatkan konsinyi. Selain keuntungan dari penambahan harga, biasanya pihak konsinyor juga akan memberikan fee kepada konsinyi.

Risiko Kecil

keuntungan selanjutnya yang akan didapatkan konsinyi dari sistem konsinyasi adalah resiko kerugian yang sangat kecil. Kemungkinan resiko terburuk yang akan dihadapi oleh konsinyi adalah pendapatan yang akan berkurang jika barang yang dijual tidak laku. Hal ini disebabkan karena konsinyi hanya akan mendapat fee atau komisi jika produk laku terjual. Namun, selama produk laku terjual, maka konsinyi akan terus mendapatkan keuntungan.

Display Produk Bertambah

Dengan adanya penitipan produk akan membuat jumlah produk yang dijual konsinyi semakin banyak dalam display toko. Apalagi penambahan produk tersebut tanpa menambah atau mengeluarkan modal sehingga sangat membantu penjual untuk meningkatkan keuntungan.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Konsinyasi

Keuntungan yang ditawarkan apabila melakukan konsinyasi tentunya menarik banyak pengusaha untuk melakukannya, mungkin Anda salah satunya. Agar saat mempraktikkanyya tidak mengalami kegagalan dan mendatangkan kerugian, berikut hal yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan konsinyasi.

Lokasi harus Strategis

lokasi-strategis

Sebelum Anda memilih toko untuk menitipkan barang konsinyasi, wajib untuk melakukan riset sebelum memilih toko yang tepat. Penting untuk melakukan riset terkait lokasi toko. Pastikan lokasi toko konsinyi berada di tempat yang strategis. Hal ini merupakan faktor penting untuk meningkatkan penjualan produk perusahaan Anda.

Lokasi yang strategis umumnya berada di pusat kota dengan pemukiman penduduk yang padat dan mobilitas tinggi dibandingkan dengan daerah lain. Tempat yang strategis juga menjadi tempat yang ramai dikunjungi karena memiliki akses mudah untuk dijangkau transportasi publik maupun pribadi. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah tempat yang memiliki keamanan tinggi yang menyediakan satpam. Kebersihan dan area parkir yang luas juga merupakan indikator strategis tidaknya sebuah tempat.

Target Market yang Sesuai

Sebelum memasarkan produk dengan sistem konsinyasi, pilihlah target pasar yang tepat untuk produk Anda agar sesuai dengan kebutuhan. Buatlah perusahaan Anda sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, produk Anda akan selalu menjadi pilihan dan dicari konsumen.

Sistem Pencatatan Harus Rapi

Periksa seluruh catatan penjulan yang dicatat oleh konsinyi, apakah telah sesuai standar yang Anda tetapkan atau tidak. Bagus juga untuk membuat dan memberikan format khusus terkait apa saja yang perlu dicatat oleh konsinyi. Dengan begitu maka laporannya akan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Selektif Memilih Konsinyi

konsinyasi-3

Pilihlah konsinyi dengan kriteria yang baik dan dapat dipercaya untuk menitipkan produk Anda. Jangan sampai kejadian buruk seperti konsinyi membawa kabur produk, atau tidak membayar uang setoran dari hasil penjualan terjadi pada Anda. Hal ini tentunya akan sangat merugikan Anda.

Lakukan Evaluasi

Lakukanlah pengecekan rutin kepada setiap toko yang menjalin kerjasama konsinyasi dengan Anda. Buatlah jadwal setidaknya sebulan sekali untuk melakukan kunjungan evaluasi. Perhatikan berapa jumlah produk yang mampu dijual setiap bulannya. Tanyakan juga apakah penyebab barang yang tidak laku adalah karena kualitas produk atau hal lainnya. Dengan begitu Anda dapat memperbaiki kualitas produk agar lebih baik.

Berikan Apresiasi

Hal terakhir yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan sistem pemasaran konsinyasi adalah memberikan penghargaan kepada konsinyi. Penghargaan yang diterima oleh konsinyi atas keberhasilan yang mereka lakukan akan membuat konsinyi semakin royal kepada Anda dan mengeratkan hubungan kerjasama. Berikan apresiasi dengan menambah komisi atau memberikan produk secara gratis.

Itulah artikel terkait konsinyasi yang sangat penting untuk Anda. Sistem pemasaran konsinyasi adalah cara terbaik yang dapat Anda lakukan sebagai seorang pengusaha dalam upaya mengenalkan dan menjual produk Anda. Lakukan cara ini dengan tepat agar Anda memperoleh keuntungan sesuai harapan. Terima kasih telah mengikuti hingga akhir, semoga membantu!

[business-about]