Media Bisnis Online | by APPKEY

Home Blog

5 Elemen Wajib Marketing Website : 100% Buat Konsumen Betah

0
marketing-website

Bagaimana cara supaya konsumen betah berbelanja di toko online Anda? Kuncinya ternyata sederhana,  pastikan trik marketing website Anda sudah memuat 5 komponen berikut ini.

Banyak penelitian terkait digital marketing membuktikan bahwa emosi dan perasaan konsumen lah yang mendorong mereka berbelanja online. Semakin dalam kedekatan emosional atau kenyamanan pembeli dengan brand Anda, otomatis semakin besar peluang transaksi terjadi.

Kabar baiknya, menjalin keakraban dengan calon konsumen cukup mudah dilakukan memakai trik website marketing. Yuk langsung ikuti 5 cara marketing website sederhana untuk menggaet pelanggan di bawah ini, dijamin bikin mereka ketagihan check out produk Anda!

5 Trik Marketing Website untuk Mendorong Penjualan

marketing-website

Studi tahunan dari agensi MBLM di Amerika Serikat menemukan fakta yang menarik. Menurut mereka, koneksi emosional masyarakat dengan layanan perusahaan menjadi penyebab utama pesatnya pertumbuhan brand-brand online kekinian.

Maka dari itu, website kini dijadikan sarana untuk memaksimalkan kedekatan dengan audiens. Trik website marketing dipilih lantaran kebiasaan masyarakat mengakses banyak informasi dari web (Google).

Pertanyaan utamanya sekarang adalah: sudahkah situs toko online Anda dinilai bagus oleh konsumen? Nah, Anda bisa menjawabnya sendiri dengan mengecek kehadiran 5 komponen penting dalam trik marketing website di bawah ini:

1. Tampilkan Sisi Humanis Brand

Pertama-tama, sering-seringlah menampilkan sisi humanis brand Anda dalam kampanye marketing website.

Menurut studi psikologi, manusia (konsumen) selalu lebih mudah membangun hubungan emosional dengan sesamanya ketimbang hal lain. Jadi, ubahlah visi misi perusahaan yang “abstrak” dengan sisi humanis yang lebih konkret dan mudah dimengerti.

Strategi marketing ini dapat diaplikasikan pada semua jenis usaha, tanpa terkecuali. Salah satu perusahaan yang sukses berkat penonjolan sisi humanisnya adalah Apple.

Selama bertahun-tahun, Steve Jobs selalu memastikan produk-produk Apple mampu memenuhi kebutuhan penggunanya baik dari segi fungsi, finansial, maupun emosional.

Menampilkan sisi humanis brand pada marketing website juga cukup mudah. Cukup cantumkan info-info dasar sederhana seperti pendiri perusahaan, anggota tim, kisah latar belakang, dan testimoni yang dimiliki.

Tapi, jangan terlalu fokus memaparkan kualifikasi tim perusahaan Anda. Lebih baik kemas info dengan cara yang “membumi tanpa sekat”, seperti turut menampilkan minat dan visi dari orang-orang di balik layar perusahaan Anda.

2. Tumbuhkan Kepercayaan dengan Originalitas

Strategi marketing website Anda harus mampu menumbuhkan kepercayaan konsumen. Ini karena kepercayaan adalah unsur vital mendasar dari semua hubungan emosional, termasuk antara konsumen dan brand.

Kepercayaan dapat tumbuh ketika pelanggan tahu dan yakin bahwa produk atau layanan Anda bersifat original, jujur dan asli. Menumbuhkan kepercayaan mungkin agak sedikit sulit, mengingat saat ini banyak produk dan servis palsu yang dipasarkan persis seperti aslinya.

Tapi jangan cemas, karena ada sejumlah cara mudah untuk menanamkan keyakinan pada konsumen, seperti:

  • Memasang testimoni asli dari pembeli sebelumnya. Testimoni bisa berupa artikel ulasan, kolom review khusus, kolase foto (galeri) atau video pendek.
  • Info “Behind The Screen”. Banyak konten‘di balik layar’ produksi sengaja diposting untuk memperkenalkan proses pembuatan produk atau persiapan layanan ke calon konsumen.
  • Fitur “Tour”. Minta bantuan pada tim IT Anda untuk melengkapi website dengan menu tour virtual ke perusahaan. Konsepnya mirip dengan behind the screen, tetapi lebih eksklusif dan rinci.
  • Selalu aktif merespon pertanyaan atau komentar konsumen secara terbuka, kecuali untuk permasalahan yang bersifat privasi. Cara ini akan memperlihatkan betapa brand Anda jujur, kompeten, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
  • Mencantumkan watermark logo pada konten sebagai bukti bahwa konten asli buatan sendiri dan tak bisa diplagiat orang lain.

Terakhir, pastikan juga bahwa Anda selalu konsisten memenuhi hal-hal yang dijanjikan sebelumnya ke pembeli. Misalnya Anda mengklaim menjual produk yang “ramah lingkungan”, jadi, komposisinya harus tidak mengandung zat-zat penyebab polusi.

Untuk itu hindarilah sikap hiperbola saat menjelaskan khasiat produk/jasa ke audiens. Promosi yang cenderung melebih-lebihkan kini sering dipandang sebagai omong kosong palsu.

3. Gunakan Pemantik Perasaan atau Emosi

Memanfaatkan kata-kata, objek, atau hal-hal lain yang bisa memicu perasaan konsumen. Unsur pembangkit emosi ini wajib ada dalam pesan atau konten-konten website Anda!

Para psikolog meyakini bahwa objek pemantik emosi sangat ampuh untuk mengembangkan ikatan emosional calon pembeli dan mendorong penjualan produk atau jasa. Semakin kuat pemicunya, maka semakin besar pula usaha konsumen untuk mendapatkan keinginan mereka.

Inilah sejumlah pemicu emosional yang sering dipakai dalam konten promosi:

  • Rasa takut. Contoh terbaik dari pemanfaatan rasa takut calon buyer adalah ketika memasarkan produk asuransi. Atau yang lebih sering dilakukan, pemberian bayang-bayang menakutkan kelewatan diskon atau promo fantastis. Namun rasa takut tergolong sebagai salah satu emosi negatif, sehingga Anda harus hati-hati memanfaatkannya.
  • Rasa bersalah. Pemanfaatan emosi ini banyak dilakukan oleh badan amal. Nyatanya, banyak orang sadar dan merasa bersalah tentang dampak dari gaya hidup mereka terhadap lingkungan sekitar. Anda juga bisa mencari “celah” dari perasaan ini dan menyelipkannya dalam promosi.
  • Rasa ingin memiliki. Perasaan ingin memiliki, atau menjadi bagian dari sesuatu bisa memotivasi kuat seseorang untuk membeli produk Anda. Misalnya orang-orang ingin beli iPhone, tas Gucci, dan mobil Tesla karena prestise “kelas atas” dari produk-produk tersebut.
  • Rasa aspirasi. Hal ini sering berkaitan dengan cita-cita seseorang untuk hidup dalam lifestyle Banyak brand memelintir kebutuhan pujian dengan kalimat senada, “Jadi yang paling update di tongkrongan dengan pakai produk terbaru A sekarang!”
  • Kepuasan yang instan. Siapa yang tidak ingin mendapat kesuksesan instan? Emosi ini banyak dimanfaatkan oleh produk atau jasa yang sifatnya menghibur, seperti permainan lotere, alkohol, bahkan makanan manis.
  • Rasa kesejahteraan dan pembebasan diri. Dua emosi ini sangat positif dan mulai sering dijajal para marketer. Mereka akan menggunakan kata-kata seperti “Bebaskan dirimu dari masalah bersama layanan X” untuk meyakinkan para konsumennya.

Anda tentu bebas memilih unsur pemicu perasaan mana untuk melengkapi kampanye marketing website. Namun ingat, sesuaikan perasaan yang ingin dibangkitkan dengan motivasi belanja sasaran supaya hasilnya efektif.

Semisal pembeli Anda selalu termotivasi belanja saat ada promo. Otomatis, bangkitkan rasa takut ketinggalan dengan cara menawarkan promo khusus di waktu tertentu.

4. Kembangkan Rasa Empati Dua Arah

Komponen penting dalam jurus marketing di website berikutnya adalah empati dua arah. Empati dua arah adalah aspek penting dari setiap hubungan emosional, sekaligus merupakan tanggung jawab setiap brand untuk mengembangkannya.

Bagaimana cara mengembangkan rasa kepedulian dua arah ini? Pertama, mulailah dengan memahami karakteristik, kebutuhan, dan masalah dari calon konsumen Anda. Cari tahu lalu pahami seluk-beluk diri mereka dengan baik.

Lalu berbekalkan pemahaman inilah nantinya Anda bisa berkomunikasi mereka dengan cara terbaik. Anda akan tahu dengan sendirinya bagaimana bentuk simpati yang perlu diberikan atas masalah konsumen; juga cara komunikasi dan gaya bahasa yang tepat.

Hasilnya, konsumen merasa bahwa Anda memahami mereka dengan baik. Cara ini akan menempatkan konsumen dan brand dalam satu sisi yang sama.

Eits tapi belum berakhir sampai di sana saja. Sekarang lanjutkan hubungan Anda dan konsumen dengan menyediakan layanan atau produk sesuai kebutuhan mereka. Dari sini Anda dapat menyesuaikan bentuk servis dengan cara unik masing-masing.

Contohnya, web streaming film dengan algoritma khusus yang mampu merekomendasikan tontonan sesuai preferensi audiens. Atau, website ecommerce yang otomatis menyarankan produk berdasar riwayat transaksi pembeli.

5. Jelaskan Brand Lewat Cerita (Storytelling)

Mendongeng (storytelling) telah berhasil membentuk ikatan batin antar sesama manusia sejak dahulu kala. Maka dari itu, menceritakan kisah dengan aspek emosional dapat memperbesar peluang perusahaan menarik konsumen dan menciptakan hubungan yang hangat dengan pembeli.

Ada banyak bentuk storytelling brand yang bisa Anda gagas; seperti misalnya menceritakan kisah pendirian perusahaan, sepak terjang jatuh bangun founder dan anggota tim, termasuk kisah keberhasilan pelanggan setia brand Anda dari sebelum dan sesudah memakai produk atau jasa.

Cerita pun dapat dikemas dengan artikel (tulisan), atau video berdurasi singkat dengan gaya sesuai persona brand masing-masing. Konten dapat diposting pada laman About Us di website.

Yang penting, konten storytelling memuat unsur-unsur pembangkit perasaan, sehingga audiens dapat termotivasi mengenal bisnis Anda lebih jauh.

Demikianlah 5 komponen pendukung marketing website yang wajib dioptimalkan.

Kini Anda sudah tahu apa saja kunci rahasia brand online yang laris-manis. Yuk lanjutkan dengan mengecek dan mengoptimalisasi kelima poin di atas pada situs olshop sendiri! Selamat mencoba!

Ikuti terus MARKEY untuk mendapat lebih banyak insight mendalam seputar dunia bisnis online. Follow dan baca artikel-artikelnya gratis hanya di https://markey.id/ atau via MARKEY APP. Sampai bertemu lagi!

 


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Catat! Ini 20 Rahasia agar Tim Marketing Selalu Produktif

0
team-marketing

Apakah Anda merasa bahwa tim marketing bisnis saat ini sedang lesu? Butuh tips meningkatkan produktivitas tim marketing? Selamat, Anda sudah berada di laman yang tepat.

Menjaga produktivitas tim marketing adalah hal yang sangat penting bagi setiap bisnis. Pasalnya, tim yang produktif terbukti lebih mampu memuaskan pelanggan dan mendatangkan keuntungan tinggi.

Sayangnya, ada cukup banyak hambatan produktivitas yang perlu diwaspadai oleh para pemilik bisnis ataupun manajer marketing. Contohnya, seperti kebiasaan melatih tim dengan cara-cara “kuno”, termasuk membebani anggota dengan terlalu banyak jobdesc.

Ada pula pegawai yang kewalahan karena sulit fokus berkonsentrasi di jam kerja. Akibatnya, mereka tidak bisa menghasilkan output sesuai harapan. Jika hal ini tidak segera ditangani, maka bisnis Anda dapat terancam bangkrut.

Pastinya Anda tidak ingin mengalami kerugian tersebut, ‘kan? Tenang saja, masih belum terlambat untuk memperbaiki keadaan. Yuk coba ubah suasana kantor Anda dengan 20 kiat memelihara semangat kerja tim marketing berikut ini.

20 Cara Agar Tim Marketing Selalu Produktif & Anti Burn Out

marketing-team

Burn out dan penurunan produktivitas adalah dua masalah utama yang dihadapi bisnis-bisnis online kekinian. “Penyakit” tersebut dapat menimbulkan depresi dan menurunkan kinerja karyawan jika tidak cepat-cepat diatasi.

Kalau saat ini Anda merasa team marketing bisnis mulai “loyo”, janganlah berpikir dua kali lagi untuk melakukan perubahan! Segera selamatkan usaha Anda dengan 20 strategi sederhana meningkatkan produktivitas di bawah ini :

1. Pahami Posisi dan Jobdesc Divisi Marketing

Pertama, buat batasan yang jelas bagi para karyawan Anda. Salah satu penyebab timbulnya masalah di kantor adalah kurangnya pemahaman pegawai dan manajer terkait posisi, batasan, serta tugas (jobdesc) mereka.

Peran dan tanggung jawab yang tidak ditentukan menyebabkan banyak hal terjadi di luar batas seharusnya; seperti penambahan beban kerja yang tak perlu, kesalahan alur koordinasi, kebingungan atas penanggung jawab masalah, dan lain-lain.

Kesalahan ini juga “dipelihara” oleh kebiasaan manajer yang memberikan lebih banyak tugas kepada staf terbaik mereka.

Anda mungkin mengira tugas-tugas kantor bisa terselesaikan dengan baik oleh karyawan yang produktif. Nyatanya, membebani mereka terus-terusan bisa membuat pegawai Anda berbalik membenci pekerjaan mereka dan tak produktif lagi.

Itulah mengapa sangat penting untuk menentukan proses kerja, batasan peran, tanggung jawab dan jobdesc dengan jelas. Mulailah percaya pada kemampuan seluruh anggota tim Anda, dan bebankan tugas seadil mungkin.

2. Mafaatkan Kelebihan dan Kekuatan Tim Marketing

Setelah menentukan jobdesc dan posisi yang tepat, kini Anda harus memahami keahlian dari setiap anggota divisi marketing. Meski tergabung dalam satu tim yang sama, nyatanya setiap staf tetap memilki tingkat keahlian dan jenis skill yang berbeda.

Semisal di tim Anda ada A yang jago SEO. Sedangkan B pintar bernegosiasi dengan klien. Berikan mereka tugas sesuai skill dan passion masing-masing, jangan sampai tertukar.

Ingat, sangat jarang bagi sebuah divisi memiliki semua jenis keterampilan. Cari tahu skill apa saja yang belum dimiliki oleh tim Anda, dan pikirkan solusi terbaik untuk menyiasatinya. Dengan begini, Anda dapat memaksimalkan kinerja tanpa membebani siapapun.

3.  Memberikan Tambahan Insentif

Beberapa kantor sengaja menambah insentif atau upah pada karyawan mereka demi menjaga kualitas kinerja. Mengapa demikian?

Anda tidak akan pernah tahu apa yang dipikirkan oleh pegawai Anda. meskipun bobot pekerjaan sudah dirasa “adil merata”, nyatanya pasti masih ada yang merasa bayaran mereka “belum sepadan”.

Oleh sebab itu, pemberian bonus gaji amat diperlukan guna mencegah penurunan kinerja karyawan. Jika pegawai merasa sejahtera bekerja di tempat Anda, mereka tidak akan berpikir untuk mengambil pekerjaan tambahan (yang berpotensi menurunkan fokus mereka), atau resign.

4. Adakan Pertemuan Secukupnya

Sebelum mengadakan sebuah pertemuan atau rapat dengan anggota, coba pikirkan kembali apakah meeting ini benar-benar dibutuhkan?

Walau penting bagi setiap bisnis, kegiatan rapat sejatinya memakan banyak waktu, tenaga, dan berpotensi mengganggu “momentum” kerja seseorang. Itulah kuncinya di sini: Anda harus memastikan rapat yang digelar benar-benar diperlukan oleh perusahaan.

Pastikan bahwa meeting hanya dihadiri oleh orang-orang yang dibutuhkan saja. Jangan “boros” seperti mengadakan pertemuan terlalu lama dan bertele-tele, atau mengundang seluruh orang yang ada di kantor.

Selain itu, manfaatkanlah teknologi untuk mengefektifkan proses diskusi. Misalnya membagi tugas kepada tim dan melaporkan hasilnya secara berkala via aplikasi online. Dengan begini Anda tidak perlu rutin melakukan rapat.

Tips tambahan terkait mengadakan rapat bisnis yang efisien:

  • Buat materi yang ringkas dan to the point.
  • Atur waktu pertemuan dengan ketat, lalu mulai meeting sesuai time schedule
  • Bagikan materi rapat sebelum pertemuan pada anggota, supaya mereka bisa mempelajari dan menyiapkan opini/pertanyaan.
  • Lakukan evaluasi meeting secara berkala untuk mengetahui hal-hal mana saja yang perlu ditingkatkan kembali.

5. Atur Jadwal Harian Anda dengan Strategi Khusus

Apakah Anda cenderung lebih produktif di pagi hari, bahkan tanpa minum kopi terlebih dahulu? Sebagian orang memiliki tingkat energi besar secara alami di pagi hari berkat kadar kortisol dan peredaran darah mereka.

Namun ada juga yang justru lebih produktif di sore atau malam hari. Kelompok ini merasa lebih kreatif dan “segar” ketika grup pertama mungkin sudah kelelahan dan siap untuk istirahat.

Sejatinya tidak ada yang “benar” dan “salah” dalam hal ini – ini hanyalah mekanisme kerja dan fokus bawaan dari tubuh Anda. Untuk itu, Anda perlu mengenali karakter diri sendiri beserta tim dengan baik.

Sebisa mungkin, tempatkan tugas-tugas berat di jam-jam tubuh Anda masih sangat fokus dan energik. Begitu juga sebaliknya, kerjakanlah tugas ringan ketika Anda sudah merasa agak lelah menjalani hari.

6. Terapkan Jam Offline dan Memprioritaskan Tugas

Mengerjakan tugas secara silih-berganti dan terus-menerus dapat membuat pikiran Anda jenuh dan berakhir pada burn out. Tetapi Anda kini bisa menghindarinya dengan menerapkan “jam offline” serta memprioritaskan tugas.

Contoh “jam offline” misalnya Anda tidak mengecek email terkait pekerjaan pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu). Anda bisa membuat batasan sendiri untuk mengatur kapan waktu kembali bekerja (misalnya mengecek email pada hari kerja Senin sampai Jumat di jam 10 pagi sampai 3 sore).

Kemudian, cobalah menyusun tugas di kantor dengan skala prioritas. Tugas yang deadline-nya lebih dekat diusahakan diselesaikan lebih awal. Sedangkan tugas berat dapat dicicil per hari supaya terasa lebih ringan.

7. Adakan Jeda Istirahat

Jeda waktu istirahat juga sangat penting untuk menjaga kualitas kerja team marketing Anda.

Berhentilah meyakini bahwa jam istirahat itu “mengurangi produktivitas” atau “tidak sebaiknya dilakukan”. Banyak penelitian sudah membuktikan yang sebaliknya: memberi rehat dalam pekerjaan sangat baik untuk kesejahteraan pegawai dan perusahaan.

Istirahat yang cukup dapat mengurangi jenuh dan mengembalikan kreativitas karyawan. Semangat dan tenaga yang dipulihkan lewat jeda rehat dapat membuat anggota tim lebih cermat saat menghadapi tugasnya.

Bagi para manajer, sebaiknya berhenti “mengganggu” karyawan seperti memberikan tugas via telepon/chat di luar jam kerja.

8. Utamakan Kesejahteraan Bersama

Menjaga fokus kerja tim sesungguhnya cukup gampang. Anda hanya perlu mengutamakan kesejahteraan serta kesehatan bersama.

Anda tidak perlu mengajak seluruh rekan kerja mengikuti kelas yoga atau pijat refleksi yang mahal. Cukup lakukan hal-hal sederhana setiap hari di kantor seperti:

  • Menyediakan camilan yang sehat.
  • Memberikan jeda rehat yang cukup, termasuk jam makan siang.
  • Menyediakan opsi jam kerja yang fleksibel, atau opsi kerja remote (WFA; Work From Anywhere).
  • Memfasilitasi ruangan kerja yang nyaman, seperti meja tinggi, akses WiFi, laptop, dan ruang diskusi.
  • Membangun lingkungan yang tenang, supportif, dan positif.
  • Menjaga kerukunan dan toleransi antar pegawai.

9. Kurangi Gangguan Saat Bekerja

Tips berikutnya, minimalisir adanya gangguan saat bekerja. Seperti jangan menyetel musik terlalu keras, berdiskusi yang terlalu berisik, hingga menerapkan aturan larangan mengecek sosial media di jam kerja. Banyak orang gagal produktif akibat distraksi tinggi dari lingkungan.

10. Hindari Multitasking

Kebiasaan multitasking (mengerjakan banyak hal secaara bersamaan) wajib dihindari. Masih banyak masyarakat keliru memandang kemampuan multitasking sebagai sesuatu yang hebat.

Kenyataannya, tidak ada manusia yang lahir dengan bakat ini. Kita hanya merasa “bisa” mengerjakan 2-3 pekerjaan sekaligus. Namun ketika diperhatikan kembali, output pekerjaan “sambilan” biasanya tidak ada yang maksimal atau bagus.

Ingat, manusia bukan komputer yang jago menjalankan banyak perintah sekaligus. Teknologi komputer memiliki sistem tersendiri, sehingga mereka bisa memproses tugas berbeda dengan sempurna.

Sementara konsep “multitasking” manusia lebih mengarah kepada mengerjakan tugas secara silih berganti. Sering kali kita justru merasa 2x lipat lebih pusing, stres dan bingung mau menuntaskan yang mana saking banyaknya.

11. Gunakan Sheets untuk Mengelola Proyek

Bantu anggota divisi marketing Anda dengan menyediakan pelatihan dan tools produktivitas yang mereka butuhkan. Tidak perlu memakai aplikasi atau layanan premium, Anda bisa membuat spreadsheets kolaboratif untuk mengelola proyek.

Spreadsheets, Trello, dan Slack adalah beberapa contoh aplikasi kerja kelompok yang gratis dan mudah digunakan. Dengan alat-alat ini, Anda bisa membagi pekerjaan ke seluruh tim. Member juga dapat saling melaporkan, memantau serta mereview progres secara mandiri dan transparan.

12. Menjelaskan Proyek secara Menyeluruh

Menjelaskan proyek secara menyeluruh dan rinci di awal pertemuan akan menghemat tenaga dan waktu seluruh tim. Pasalnya, semua orang dapat langsung paham dan bekerja dengan baik.

Bandingkan jika Anda tidak menjelaskan tugas secara jelas. Otomatis, para karyawan masih akan bertanya-tanya dan membuat lebih banyak kesalahan. Pekerjaan jadi membutuhkan lebih banyak revisi, waktu dan tenaga ekstra.

13. Tanamkan Kepercayaan pada Tim

Sebuah artikel penelitian dari Harvard Business menyebut bahwa kantor yang menanamkan kepercayaan tinggi pada anggotanya jauh lebih sukses.

Para karyawan dapat bekerja lebih baik jika mereka saling dipercaya, baik oleh kolega, atasan, maupun bawahan. Mereka pun lebih betah, bahagia dan mau mengerahkan kemampuan terbaiknya selama bekerja di tempat tersebut.

Pada akhirnya, sikap jujur dan saling percaya ini akan melahirkan lingkungan dan budaya kerja yang sehat. Pegawai Anda akan datang ke kantor dengan senang hati.

14. Tanamkan Toleransi Keberagaman

Produktivitas kantor juga bisa ditunjang lewat penanaman sikap toleransi terhadap keberagaman. Grup bisnis Anda dapat bergerak lebih lincah jika memuat sekelompok orang dari berbagai latar belakang, wawasan dan cara pandang.

Perbedaan tidak akan memecah-belah tim. Ia justru akan “membuka mata” bisnis terhadap lebih banyak kesempatan, perubahan, dan trend di luar sana. Otomatis, perusahaan dapat lebih cepat berinovasi dan sukses.

15. Rasa Terima Kasih untuk Semua

Sudahkah Anda dan tim saling mengungkapkan rasa terima kasih hari ini? Kebiasaan mengutarakan rasa syukur adalah jalan yang baik untuk memperkuat produktivitas, solidaritas dan perasaan dihargai dalam tim.

16. Beri Umpan Balik yang Membangun

Jangan lupa untuk memberi umpan balik yang membangun pada partner kerja Anda. Feedback positif terkait pekerjaan akan memotivasi pegawai untuk mengubah kebiasaan atau meningkatkan cara kerja mereka.

Anda juga bisa saling sharing ilmu untuk memperkaya wawasan. Siapa tahu, dari sini Anda dan tim bisa menemukan solusi yang lebih efektif untuk memajukan bisnis.

17. Keaslian dan Kejujuran Kerja

Masih bingung bagaimana caranya membangun lingkungan kerja dengan rasa kepercayaan dan apresiasi tinggi? Mulailah dengan bersikap jujur, terbuka, dan mengedepankan keaslian pada sesama di kantor.

Jangan takut mengakui kesalahan serta memaafkan diri sendiri dan orang lain. Alih-alih memupuk amarah secara berlarut-larut, Anda dapat memetik pelajaran dari kesalahan terdahulu supaya tidak mengulanginya di kemudian hari.

Biasakan juga untuk bersikap tulus ikhlas, transparan dan memberi penghargaan pada rekan kerja. Lambat laun mereka pun akan terbiasa untuk bersikap jujur dan positif saat bekerja.

18. Perkukuh Visi Misi Tim

Kekompakan tim dapat dilatih juga dengan cara menyamakan persepsi (satu visi dan misi). Pastikan setiap member divisi marketing Anda memahami goals, visi dan misi perusahaan supaya semua orang dapat bekerja dalam harmoni.

19. Pasang Tujuan yang Realistis

Setiap tim marketing wajib memiliki tujuan kerja. Namun, goals yang diterapkan harus realistis dengan daya kemampuan tim.

Menurut penelitian di bidang marketing, memasang goals untuk pekerjaan dapat meningkatkan produktivitas hingga 11% – 25%. Tapi jika target yang dibebankan dirasa melebihi kapasitas, maka hal yang akan terjadi justru sebaliknya.

20. Tantang Tim dengan “Stretch Goals

Stretch goals” adalah tujuan jangka panjang dengan konsep high-risk and high-return (tinggi hasil dan resikonya). Meski goals ini bersifat menantang dan membutuhkan banyak kreativitas, faktanya, cara ini dapat mengasah kinerja tim dengan sangat baik.

Pemeliharaan kesehatan dan bimbingan karyawan adalah dua komponen penting untuk meningkatkan produktivitas kerja. Namun, ada kalanya kita harus memberi sedikit tekanan demi mengetahui daya tahan dan bakat terpendam dari setiap staf.

Jadi, jangan ragu untuk mendorong karyawan Anda keluar dari zona nyaman mereka dengan beberapa tugas-tugas baru dan tricky. Team marketing Anda pasti akan belajar banyak hal baru melalui project, termasuk menggagas ide-ide segar untuk merampungkan tugas secara efisien.

Demikianlah 20 kiat sederhana untuk meningkatkan performa dan produktivitas team marketing bisnis Anda. Cukup mudah, bukan?

Jadi tunggu apa lagi, segera praktekkan tips-tips di atas dan mulai rasakan perubahan kinerja bisnis Anda. Seluruh tim marketing Anda di masa depan pasti akan “berterima kasih” jika Anda mulai membuat perubahan hari ini.

Ikuti terus MARKEY untuk mendapat lebih banyak update berita, tips dan trik sukses digital marketing gratis. Baca sekarang hanya di https://markey.id/ atau via MARKEY APP (Playstore dan AppStore). Sampai bertemu lagi!

 


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Terungkap! Ini Strategi Digital Marketing yang Disukai Gen Z

0
strategi-digital-marketing

Strategi digital marketing harus selalu disesuaikan dengan target konsumen Anda. Inilah sejumlah kiat marketing yang terbukti disukai pembeli Gen Z.

Apa yang terlintas di benak Anda ketika membayangkan sosok pemuda usia produktif? Sebagian besar orang akan menjawab dengan menyebut “Milenial” yang sedang aktif dan lincah.

Asumsi tersebut salah besar. Faktanya, para pemuda usia produktif (kelahiran 1995-2010) tersebut adalah bagian dari Gen Z, bukan Milenial seperti yang sering disebut-sebut. Garis kelahiran Milenial justru sebelum Gen Z dari 1977-1994!

Oleh sebab itu, strategi pemasaran untuk calon konsumen Gen Z tidak bisa disamakan dengan Milenial. Namun tidak perlu cemas, karena masih belum terlambat untuk memperbaiki cara pendekatan ke konsumen Gen Z.

Berikut ini kami sudah siapkan 3 kunci utama dari strategi digital marketing khusus target konsumen Gen Z. Yuk langsung kita simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Strategi Digital Marketing : Karakteristik Gen Z

 

strategi-digital-marketing

Poin pertama yang wajib dipahami dari komunitas gen Z adalah karakteristik mereka.

Sejumlah penelitian terhadap pemuda di Amerika Serikat menunjukkan bahwa kelompok masyarakat ini memiliki gaya hidup yang lebih luas dan beragam. Poin tersebut berlaku untuk kelahiran Gen Z di berbagai belahan negara lainnya, termasuk Indonesia.

Keunikan gaya hidup Gen Z jauh lebih personal, individu, dan kompleks, bahkan melebihi ciri khas dari kelompok Milenial. Terdapat tiga cara umum bagi Gen Z untuk mengekspresikan diri mereka ke publik:

  • Gen Z tidak melabeli dirinya berdasarkan ras, suku, maupun warna kulit. Mereka lebih senang mengeksplorasi diri dan identitas mereka dengan cara unik masing-masing.
  • Secara individu, Gen Z lebih terbuka dan mampu menerima perubahan di sekitar mereka (open minded). 15% populasi Gen Z sengaja menggunakan lebih dari 1 suku dan ras untuk mendeskripsikan diri, asal keluarga, dan garis keturunan mereka.
  • Muda-mudi Gen Z lebih terbuka dengan identitas dan perubahan gender seseorang. Menurut hasil penelitian dari Pew Research, lebih dari 50% pemuda Gen Z memiliki kerabat transgender.

Contoh Pemanfaatan Strategi Digital Marketing

Lalu apa yang bisa kita petik dari penjelasan karakter Gen Z ini? Anda dapat menonjolkan “ekspresi diri yang lebih personal” dalam branding, nilai, serta cara pelayanan konsumen.

Keberagaman citra, tema dan karakter ekspresi diri ala Gen Z harus tercermin dalam strategi digital marketing Anda. Tujuannya supaya konsumen merasa ada persamaan antara sifat mereka dengan brand.

Pendekatan yang personal juga menambah nilai plus dalam penilaian pembeli. Mereka akan merasa lebih diperhatikan dan dipahami kebutuhannya. Lambat laun sikap ini bisa memupuk rasa loyalitas terhadap merek.

Pun tak dapat dipungkiri bahwa Gen Z adalah kelompok yang kritis. Mereka menjunjung tinggi nilai keberagaman, dan menolak mendukung brand yang diskriminatif.

Strategi Digital Marketing Gen Z : Pola Interaksi Konsumen

Gen Z memiliki pola interaksi yang unik. Mereka suka memerhatikan banyak merek di berbagai platform, tapi harus “didorong” agar mau berinteraksi dengan konten yang disuguhkan.

Sekitar satu dekade yang lalu, saat kelompok Milenial masih berusia 18-29 tahun, ada 57% orang yang menggunakan lebih dari 1 platform sosmed. Namun 96% Gen Z dalam rentang usia yang sama (18-29 tahun) menggunakan minimal 5 sosial media per orang.

Facebook adalah jejaring sosial media terpopuler untuk Milenial, tetapi platform ini tidak begitu diminati oleh Gen Z. Komunitas ini lebih mengutamakan YouTube (peringkat 1), TikTok dan Snapchat (peringkat 2), baru kemudian Facebook (peringkat 3).

Tidak hanya pola penggunaan media sosial yang berbeda, tetapi juga cara Gen Z berinteraksi dengan brand online. Baik Gen Z dan Milenial sama-sama memfollow beragam akun brand terkenal. Tetapi, hal ini cuma terjadi di platform sosmed mainstream saja.

Selain itu, user Gen Z lebih pasif, tidak mau berinteraksi pada konten dari akun brand yang difollow. Kita tidak akan tahu siapa saja Gen Z yang menyimak iklan, karena mereka bertindak selayaknya “silent reader”. Sedangkan Milenial lebih aktif meninggalkan engagement.

Fenomena ini sangat mudah diamati di Facebook. Meski terkenal, platform sosmed buatan Mark Zuckenberg dipandang “tidak keren” oleh para muda-mudi Gen Z. Instagram dan YouTube juga mulai dipandang sebagai sesuatu yang “biasa” dan “membosankan”.

Berbeda dengan TikTok, yang sengaja mendesain fitur-fiturnya seefektif mungkin untuk mendulang engagement penonton Gen Z. Akibatnya, konten-konten TikTok berhasil menerima lebih banyak interaksi dibandingkan 3 aplikasi sebelumnya.

Contoh Pemanfaatan Strategi Marketing Digital

Dari penjelasan di atas kita belajar bahwa mendekati Gen Z adalah hal yang susah-susah gampang. Dibutuhkan strategi marketing digital yang bersifat multi-platform untuk mencapai goals pemasaran di kalangan Gen Z.

Supaya iklan Anda tidak di-skip Gen Z, usahakan untuk menggabungkan inovasi dan trend konten dengan nilai unik khas sosial media. Cari tahu apa saja keunggulan dan nilai utama fitur sosmed pilihan, dan dari sana Anda akan mendapat inspirasi cara pemasaran terbaik.

Strategi Digital Marketing Gen Z : Ekspektasi dan Dukungan pada Brand

Poin penting yang terakhir, Gen Z punya banyak ekspektasi terhadap brand-brand di sekitar mereka.

Gen Z menginginkan dan menyukai brand yang tegas sekaligus solutif atas masalah. Mereka lebih bersedia mendukung perusahaan dengan nilai idealis tersendiri.

Jadi, brand tidak hanya “dituntut” untuk menyediakan produk/jasa sesuai kebutuhan, tetapi juga ikut andil memecahkan masalah sosial di masyarakat. Sikap ini dikenal juga dengan sebutan ‘aktivis brand’ (brand activism).

Ekspektasi tersebut sejalan dengan sistem penguatan hasil (reinforcement) yang dilakukan oleh brand. Studi dari peneliti bernama Gartner menjumpai hasil di mana konsumen Gen Z memberi dukungan dengan membeli produk/jasa dari brand yang peduli atas isu sosial.

Begitu juga sebaliknya. Mereka dapat menolak, menyetop, dan memboikot sebuah produk sebagai bentuk protes. Aksi massa seperti ini juga pernah terjadi beberapa kali di Indonesia, bukan hanya luar negeri saja.

Contoh Pemanfaatan Strategi Digital Marketing

Konten media sosial brand Anda harus fokus pada masalah, isu, dan nilai-nilai yang dianggap paling penting bagi Gen Z. Kisah aktivisme sosial brand Anda adalah cara ampuh untuk mengajak konsumen terlibat demi mencapai tujuan bersama.

Demikianlah pembahasan seputar aneka strategi digital marketing untuk konsumen Gen Z. Sekarang Anda sudah siap untuk menghadapi target konsumen dari kelompok Gen Z!

Meskipun Gen Z memiliki banyak keunikan tersendiri, tetap ingat bahwa mereka adalah kelompok masyarakat usia muda. Muda-mudi Gen Z masih dalam fase “transisi” dari anak-anak ke dewasa, sehingga mereka tetap mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Anda dapat memahami lebih dalam seputar karakter Gen Z dengan melakukan lebih banyak riset dan pengamatan. Jangan lupa untuk turut mempertimbangkan faktor lain seperti budaya, sosial, dan teknologi saat ini supaya strategi marketing Anda tetap relevan.

Yuk jadi lebih up to date dengan dunia digital marketing bersama MARKEY! Sekarang Anda bisa baca gratis ratusan artikel kaya wawasan di https://markey.id/ atau via MARKEY APP. Sampai bertemu lagi!

6 Manfaat Iklan Bagi Para Konsumen adalah : Yuk cari tahu disini!

0
manfaat iklan bagi para konsumen adalah

Apa manfaat iklan bagi para konsumen? Adakah keuntungan iklan bagi masyarakat? Ternyata ada 6 manfaat iklan bagi konsumen yang masih jarang diketahui, lho.

Kebanyakan orang hanya tahu bahwa iklan menguntungkan pebisnis saja. Ini karena fungsi iklan itu sendiri sebagai media pemasaran produk atau jasa ke masyarakat.

Tapi kali ini, kami akan mengajak Anda mengungkap manfaat-manfaat iklan dari sisi audiens. Semua poin tersebut dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan profit bisnis Anda.

Daripada penasaran, yuk simak aneka manfaat iklan bagi konsumen berikut ini. Pastikan membaca sampai habis, karena ada bocoran tips membuat iklan yang berbobot khusus untuk Anda!

6 Manfaat Iklan Bagi Para Konsumen Adalah

manfaat-iklan-bagi-para-konsumen-adalah

Salah satu manfaat iklan bagi para konsumen adalah memperkenalkan sebuah produk atau jasa. Berkat iklan, kita bisa tahu apa saja produk dan jasa yang bermanfaat sesuai kebutuhan.

Namun lebih jauh lagi, masih ada 6 kegunaan iklan yang sering tidak disadari oleh konsumen. Inilah manfaat-manfaat iklan bagi para konsumen selengkapnya:

1. Memperkenalkan Produk dan Mempercepat Transaksi

Pepatah “Tak kenal maka tak sayang” sangat berlaku dalam dunia marketing. Faktanya, masyarakat harus mengenal produk, jasa atau brand Anda terlebih dahulu sebelum berminat menjadi pelanggan tetap.

Iklan menjadi sarana terbaik untuk tugas ini. Konten-konten promosi dapat menambah wawasan konsumen terkait produk/jasa sesuai kebutuhan mereka baik dari segi fitur, komposisi, harga dan sebagainya.

Konsumen juga bisa lebih cepat mengambil keputusan berbelanja setelah memahami penawaran yang disampaikan. Mereka tidak perlu menelepon perusahaan untuk bertanya-tanya seputar produk.

2. Menjamin Kualitas dan Garansi Produk

Tidak cuma menjelaskan produk atau jasa, manfaat iklan bagi para konsumen adalah mengedukasi calon pembeli terkait jaminan garansi dan kualitas bisnis.

Mayoritas pembeli zaman sekarang sudah pintar-pintar. Mereka tidak cepat termakan bujuk rayu iklan, dan sangat jeli menelaah sisi baik dan buruk sebuah promosi.

Oleh karena itu, jaminan garansi wajib dicantumkan dalam iklan untuk membangun kepercayaan dan rasa aman dalam benak konsumen. Keterangan ini akan memberitahu mereka bahwa produk/jasa Anda asli, berkualitas, serta aman dipakai.

Dijamin, deh, pembeli pasti akan lebih berani mencoba produk atau jasa Anda. Tapi untuk berjaga-jaga, alangkah baiknya jika bisnis benar-benar menyediakan garansi demi menjaga kepercayaan konsumen.

3. Mengetahui Fitur Produk/Jasa Secara Cepat

Berikutnya, manfaat iklan bagi para konsumen adalah membantu mengetahui fitur produk atau jasa dalam sekali baca (cepat).

Tidak semua orang memiliki minat baca maupun banyak waktu luang untuk mencari tahu fitur produk/jasa Anda. Apalagi di era teknologi sekarang di mana banyak informasi mengalir secara cepat dalam hitungan detik.

Alhasil, banyak survey membuktikan iklan yang singkat, padat, dan jelas lebih disukai masyarakat. Ringkasan info penting dalam iklan sudah cukup membantu calon konsumen mengetahui fitur-fitur penting dari produk/jasa dalam sekali baca.

4. Membantu Meyakinkan Konsumen

Copywriting dalam iklan terbukti ampuh meyakinkan konsumen untuk berbelanja. Dorongan “keyakinan” seperti ini faktanya kerap diperlukan oleh calon pembeli. Mengapa?

Ada banyak faktor yang membuat konsumen enggan membeli produk Anda meski membutuhkannya, seperti:

  • Tidak merasakan adanya “urgensi” membeli produk saat ini.
  • Ingin membandingkan dengan produk lain terlebih dahulu.
  • Atau, sengaja menunggu waktu penawaran terbaik (diskon, cashback, turun harga, dan seterusnya).

Belum lagi, saat ini ada banyak produk dan jasa dengan spesifikasi dan fitur yang mirip satu sama lain. Hal ini bisa membingungkan konsumen saat hendak berbelanja. Alhasil mereka akan semakin ragu mau memesan yang mana.

Oleh karena itu, pastikan gaya penyampaian iklan Anda sudah tepat, lugas, dan persuasif dengan memakai teknik copywriting yang baik. Caption yang menggugah dapat membantu konsumen merasa yakin bahwa produk atau jasa Anda lah yang terbaik.

5. Mengetahui Batas Waktu Penjualan

Pernahkah Anda merasa kesal karena ketinggalan diskon? Sama, para konsumen di luar sana juga selalu merasa demikian.

Tidak ada seorangpun yang ingin melewatkan sebuah diskon. Maka dari itu, iklan sangat membantu konsumen mengetahui batas waktu penjualan sebuah produk atau jasa.

Banyak iklan memuat informasi batas waktu penawaran mereka dengan jelas. Semisal promo “Diskon 50% khusus di hari Senin”; “Buy 1 Get 1 Free di tanggal 1 – 3 bulan ini”; atau, “Flash sale ecommerce dalam 2 jam saja”.

Batasan waktu dalam iklan juga membantu konsumen memutuskan sebaiknya berbelanja atau tidak. Mereka akan langsung menyerbu promo sebelum berakhir demi mendapat harga terbaik.

6. Menghibur Target Konsumen

Terakhir, manfaat iklan bagi para konsumen adalah menghibur target audiens.

Siapa bilang iklan marketing selalu “kaku” dan “membosankan”? Saat ini banyak iklan hadir secara soft selling diselingi unsur entertainment. Penonton justru akan merasa terhibur dan “tidak sadar” sedang menyimak konten promosi.

Selain itu, iklan yang unik juga membangun citra baik brand di mata pembeli. Konsumen akan dengan suka rela memberi dukungan terhadap brand, atau mulai mencari tahu produk/jasa yang ditawarkan.

4 Cara Membuat Iklan yang Bermanfaat Bagi Konsumen

Setelah mengetahui manfaat iklan bagi para konsumen, kini tiba waktunya mencari tahu cara membuat konten promosi yang bermanfaat bagi penjual dan pembeli.

Iklan adalah jembatan penghubung perusahaan dan masyarakat. Jadi sudah sewajarnya bagi iklan untuk memberi manfaat bagi masing-masing pihak: brand dan konsumen.

Tapi Anda tidak perlu cemas, karena menyusun materi marketing yang bagus aslinya cukup mudah. Inilah 4 cara mudah membuat iklan berkualitas yang dapat Anda coba:

1. Sampaikan Isi Iklan yang Berbobot

Pertama, pastikan isi iklan Anda berbobot. Poin ini sangat penting mengingat manfaat iklan bagi para konsumen adalah mengedukasi mereka terkait produk atau jasa Anda.

Jadi, jangan asal-asalan menawarkan produk/jasa tanpa memikirkan nilai, fungsi dan dampaknya bagi calon pembeli. Sebisa mungkin posisikan diri Anda sebagai konsumen, lalu sampaikan info-info penawaran sesuai kebutuhan mereka.

Tips tambahan:

  • Cari tahu kebutuhan dan permasalahan konsumen melalui riset pasar dan trend.
  • Selalu pelajari nilai-nilai, fitur, dan deskripsi produk atau jasa Anda. Apa yang produk/jasa Anda bisa lakukan untuk mengatasi masalah konsumen? Tonjolkanlah nilai tersebut dalam penawaran.
  • Ringkas deskripsi iklan agar tidak terlalu panjang dan bertele-tele.
  • Pastikan kalimat caption iklan diedit dengan benar sesuai PUEBI, tidak ada salah ketik, dan memakai gaya bahasa sederhana.

2. Tonjolkan Manfaat Positif bagi Konsumen

Hampir semua konsumen pasti mencari manfaat dari suatu penawaran. Bentuk manfaat tersebut bisa beraneka jenis, seperti khasiat produk, harga, diskon, kepraktisan layanan, dan lain-lain.

Otomatis, pembeli tidak akan tertarik kalau iklan Anda tidak mengandung poin-poin tersebut. Jadi sebisa mungkin pertegas kembali manfaat positif yang dapat dipetik konsumen dari produk/jasa Anda.

Contohnya:

  • Hemat hingga 100 ribu dengan klaim voucher gratis ongkir di sini yuk!
  • Lapar tapi macet? Pesan makan siang kini sepraktis pencet tombol di bawah. Ratusan resto favorit menunggumu!
  • Beli 1 gratis 1 cup kopi susu untuk dine in di kafe ABC. Kuy segera mampir, promo terbatas!

Perhatikan ketiga kalimat iklan di atas. Bagian yang dicetak tebal adalah contoh manfaat penawaran bagi konsumen. Poin ini harus diperlihatkan supaya pembeli tertarik mengunjungi toko Anda.

Tips tambahan:

  • Gunakan bahasa yang sederhana, sopan dan mudah dimengerti semua kalangan.
  • Jangan bertele-tele.
  • Cukup pilih 1 keuntungan untuk ditonjolkan pada 1 iklan. Anda bisa membuat variasi manfaat yang berbeda pada konten penawaran lainnya.

3. Tujukan Iklan untuk Semua Kalangan (Netral)

Manfaat iklan harus merata bagi semua kalangan masyarakat, alias, bersifat netral. Jangan sampai ada iklan yang terkesan mendiskriminasi kelompok tertentu.

Semua konsumen idealnya memiliki posisi, kedudukan, dan kesempatan yang sama di mata brand. Mulai dari masyarakat kelas bawah, menengah, sampai atas sebaiknya dapat menikmati penawaran secara adil.

Pastikan materi iklan Anda tetap mengandung informasi yang lengkap, berbobot, dan bisa diterima semua orang tanpa terkecuali.

4. Gunakan Desain yang Menarik

Tips terakhir, gunakanlah desain iklan yang menarik. Permainan visual adalah kunci supaya iklan Anda dilirik audiens. Misalnya seperti menggunakan kombinasi warna-warni cerah dan font berukuran besar supaya audiens penasaran dengan pamflet iklan.

Tips tambahan:

  • Pilih platform promosi terbaik sesuai kebutuhan, dan buat konten yang sesuai. Misalnya berpromosi di Instagram dengan video stories; promosi Facebook dengan foto produk, dan lain-lain.
  • Gunakan aplikasi pengedit foto dan video gratis berkualitas.
  • Simpan foto dan video dalam resolusi tinggi supaya tampilannya tidak “pecah” saat ditonton konsumen.
  • Sisipkan jargon atau tulisan copywriting menarik agar pesan iklan Anda lebih mudah diingat konsumen.

Demikianlah ulasan 6 manfaat iklan bagi konsumen dilengkapi cara membuat materi promosi yang baik.

Setelah mengetahui keuntungan iklan bagi konsumen, kini Anda sudah bisa memaksimalkan kualitas penawaran produk/jasa saat ini. Selamat mencoba!

Ingin tahu lebih banyak strategi sukses bisnis online yang simpel? Semuanya terangkum lengkap di MARKEY. Yuk perkaya wawasan digital marketing Anda secara gratis sekarang di https://markey.id/ atau via MARKEY APP. Sampai bertemu lagi!

 

Inilah Trend Marketing yang disukai Konsumen saat ini

0
trend marketing

Masih bingung menemukan trend marketing terbaik saat ini? Tenang, Anda kini sudah berada di halaman jawaban yang tepat. Berikut ini ada kumpulan trend marketing yang sudah teruji keberhasilannya di pasaran  dijamin ampuh menggaet pembeli baru!

Banyak bisnis masih “beradaptasi” pasca hantaman besar pandemi yang melanda beberapa tahun terakhir. Mempertahankan usaha di masa krisis tentu bukan hal yang mudah.

Namun kenyataan dari sisi pembeli, sebagian besar dari mereka cenderung untuk “tidak peduli”. Terlepas dari apapun situasinya, para konsumen selalu ingin menikmati pengalaman belanja yang menyenangkan disertai aneka nilai personal di dalamnya.

Untungnya, kini hadir teknologi dan data digital yang ampuh membangun koneksi dengan konsumen. Beraneka tren marketing lahir dari pemanfaatan teknologi untuk operasi bisnis online kekinian. Fakta tersebut ditemukan dalam survey Oracle dan Ascend2 baru-baru ini.

Perusahaan Oracle melakukan penelitian pada setidaknya 853 toko online yang beroperasi di Inggris, Amerika, India dan Kanada. Hasilnya cukup menarik, di mana trend marketing adalah alat utama untuk terhubung dengan pelanggan, menciptakan konversi, dan mengendalikan arah bisnis.

Manfaat Trend Marketing untuk Olshop Kekinian

trend-marketing

Mengapa tren marketing perlu untuk kita perhatikan saat mengelola bisnis online? Jawabannya tak lain agar perusahaan kita bisa selalu eksis di masyarakat. Trend marketing akan membantu Anda untuk menjaga perhatian konsumen dan tetap dekat dengan hati mereka.

Semua pebisnis tentu paham betapa susahnya mempertahankan usaha di pasaran. Diperlukan banyak upaya agar brand atau produk kita selalu diminati. Aktivitas tersebut menjadi kian rumit akibat pengaruh perubahan trend yang dinamis.

Proses pemasaran online juga memiliki dampak negatif jika gagal dikelola dengan tepat. Hasil survei Oracle menemukan ada 38% bisnis online yang kesulitan memaksimalkan kinerja usaha di semua channel online.

Terlalu banyak media dan konten online dilansir menjadi masalah utama. Contohnya seperti  sosial media, website, aplikasi, layanan streaming, game online, e-book dan lain-lain. Pun nyatanya, konsumen target kini hadir mengisi hampir seluruh jaringan tersebut. Tentu saja tidak ada bisnis yang sanggup mengikuti jejak mereka di semua channel secara bersamaan.

Namun mau tidak mau,  para marketer tetap harus mengikuti posisi konsumen. Anda harus sigap dan konsisten memberi konten, pesan dan nilai penawaran yang relevan dengan kebutuhan target. Hanya dengan cara inilah konsumen mau membeli produk Anda.

Sisi baiknya, pelanggan meninggalkan “jejak digital” berupa data terkait diri mereka sendiri. Anda wajib mengumpulkannya demi menguak cara-cara terbaik mendekati setiap konsumen. Dari sini jugalah tren marketing itu lahir.

Manfaat utama dari tren marketing adalah menghubungkan brand dengan masyarakat. Trend selalu menjadi “sinyal” bahwa “hal ini sedang sangat disukai konsumen saat ini”. Maka dari itu, sangatlah disarankan untuk menyesuaikan strategi promosi dengan tren-tren marketing terbaru.

Rekomendasi Teknologi Pendukung Trend Marketing

Trend bisnis terbaru harus dimanfaatkan dengan bantuan teknologi pendukung yang tepat demi memperoleh hasil maksimal. Apa sajakah teknologi tersebut? Berikut jawabannya:

  • Customer Data Platform (CDP): Media pengumpul data-data pelanggan yang bermanfaat untuk mengantisipasi segala kebutuhan serta minat konsumen.
  • Content Management System (CMS): Alat untuk mengelola konten marketing, mulai dari merencanakan, membuat hingga mendistribusikan konten yang lebih inovatif sesuai trend.
  • Program Loyalitas Konsumen: Program loyalitas dapat mencatat, mengumpulkan, dan memberi penghargaan khusus bagi pelanggan yang aktif memakai brand Anda. Sistem ini melakukan rekap data secara otomatis sehingga sangat membantu memelihara hubungan dengan konsumen.

Program-program di atas sebaiknya segera ditambahkan ke platform bisnis Anda. Seluruh teknologi tersebut dapat membantu tim marketing Anda untuk mempertahankan pelanggan lama sekaligus menjaring konsumen baru.

Saat ini pun, hampir semua bisnis online memakai minimal 1 dari ketiga teknologi di atas. Tool-tool marketing terbukti ampuh menawarkan konten dan penawaran yang dipersonalisasi sesuai selera target.

Kombinasi Trend Marketing dengan AI

Bisnis Anda dapat memperbesar omset apabila memadukan trend marketing dengan teknologi AI (Artificial Intelligence).

59% bisnis online mengaku “tidak bisa bertahan” tanpa bantuan sistem komputer ini. Pasalnya, teknologi AI telah membantu memaksimalkan angka penjualan dari bisnis-bisnis tersebut.

Lalu sekitar 42% marketer memilih untuk memercayai kecanggihan AI dalam mempersonalisasi konten marketing mereka. Brand-brand ini sudah punya pengalaman dibantu oleh AI dalam menawarkan iklan sesuai selera audiens.

Sedangkan 30% dari hasil survei lainnya mengungkap ketakutan perusahaan yang “terlambat” melibatkan teknologi AI ke sistemnya. Mereka merasa tertinggal sehingga akhirnya bergegas menyesuaikan ulang strategi marketing dengan AI.

AI bukanlah barang baru di dunia IT. Produk teknologi ini sanggup mengefisiensikan dan memaksimalkan sumber daya bisnis, khususnya untuk tugas-tugas pemasaran yang bersifat manual serta pengulangan.

AI juga bisa langsung memprediksi dan merekomendasikan tren-tren yang lagi viral pada penggunanya, bahkan tanpa diminta. Anda dapat mewujudkan layanan ini dengan mengombinasikan algoritma AI dengan data trend bisnis. Sangat canggih, bukan?

Beberapa contoh pemanfaatan AI dalam dunia marketing adalah:

  • Mengatur alur kerja dan distribusi kampanye pemasaran di berbagai channel.
  • Menguji berbagai pola pemasaran, subjek marketing, hingga keampuhan copywriting.
  • Membantu proses kustomisasi konten iklan.

Kesimpulan

Berdasarkan ulasan di atas, maka dapat dikatakan bahwa tren marketing mempunyai peran yang sangat signifikan dalam pertumbuhan bisnis online.

Kombinasi tren marketing dengan teknologi digital dan AI menjadi populer dewasa ini. 94% bisnis setuju bahwa kolaborasi trend marketing dan AI teruji ampuh untuk mempertahankan konsumen maupun menarik pembeli baru.

Jadi bagaimana dengan Anda? Sudahkah strategi promosi Anda dilengkapi teknologi digital dan AI?

Demikianlah review MARKEY kali ini seputar tren marketing yang paling baik untuk pemasaran masa kini. Semoga ulasan ini bermanfaat dan dapat menambah insight Anda, ya!

Yuk selalu jadi yang paling up to date dengan perkembangan digital marketing bersama MARKEY. Baca gratis ratusan artikel terhangatnya hanya di https://markey.id/ atau via MARKEY APP (Playstore dan AppStore). Sampai bertemu lag!

 

Ingin Bisnis Kecil Lebih Berkembang? Ini Solusinya

0
bisnis-kecil

Ingin bisnis kecil Anda lebih berkembang dan sukses? Gunakanlah ecommerce. Banyak riset dan studi menemukan bahwa ecommerce terbukti ampuh mempertahankan bisnis kecil di era pandemi serta globalisasi.

Faktanya, masih banyak negara berkembang yang gonjang-ganjing bertempur melawan Covid-19 terlepas dari kemajuan berkat bantuan vaksin. Indonesia tidak luput dari permasalahan ini.

Pandemi menjadi situasi darurat bagi para pelaku bisnis kecil dan UMKM Indonesia. Oleh karena itu, usaha mikro memerlukan strategi baru agar bisa bertahan dari badai penyakit serta kelesuan ekonomi.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena sudah ada solusi ampuh bagi bisnis kecil lokal untuk bertahan saat pandemi. Apa itu? Yuk langsung gulir ke bawah untuk mengetahui jawaban selengkapnya!

Kunci Sukses Bisnis Kecil : Omset Melonjak Berkat Ecommerce

Pada Desember 2020, Bank Dunia bersama ecommerce Shopee melakukan survei pada lebih dari 15.000 bisnis kecil online di Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan.

Ecommerce terbukti menjadi kunci jawaban atas permasalahan yang dihadapi UMKM tradisional selama ini. Seluruh responden mengaku mengalami kenaikan omset setelah beralih memasarkan dagangannya secara online.

Mereka juga lebih tahan menghadapi persaingan dan kelesuan ekonomi di tengah pandemi, karena transaksi tetap lancar dan aman secara daring.

Lebih lanjut, seluruh responden dalam survei ini adalah pelaku UMKM (Usaha Micro, Kecil Dan Menengah) dengan pendapatan tahunan kurang dari 50 miliar rupiah.

Pertanyaan survey mencakup poin-poin krusial seperti dampak pandemi terhadap usaha, cara mengatasi penurunan penjualan, serta bentuk dukungan yang mereka harapkan versus kenyataannya.

4 Manfaat Utama Ecommerce Bagi Bisnis Kecil

bisnis-kecil

Berbagai manfaat utama ecommerce bagi pertumbuhan UMKM dapat dipetik langsung dari hasil survei di lapangan. Berikut penjabaran selengkapnya khusus untuk Anda.

1. Meningkatkan Daya Tahan Bisnis Hingga 80%

Pedagang kecil di ecommerce jauh lebih tangguh menghadapi pandemi Covid-19, dibandingkan perusahaan yang beroperasi offline (tradisional).

80% pedagang digital yang disurvei tetap menjalankan bisnis dengan baik selama pandemi di Indonesia tepatnya sedari gelombang pertama sampai hari ini.

Tingkat ketahanan mereka sangat tinggi melampaui bisnis offline. Hanya sekitar 1-3 dari 10 bisnis non-ecommerce yang tetap buka di masa badai Covid.

2. Mempercepat Pemulihan Dampak Usaha

Pedagang ecommerce tidak hanya lebih tangguh bertahan selama pandemi, tetapi juga bisa memulihkan dampak negatif dari luar lebih cepat.

Toko yang sedari awal sudah aktif menggunakan internet untuk transaksi terbukti lebih cepat pulih dari hantaman pandemi. Bukan hanya ecommerce saja, tetapi juga olshop yang berkembang di sosial media, website dan aplikasi sendiri.

Jumlah rata-rata penjualan ecommerce terpantau meningkat ke level pra-pandemi sekitar enam bulan setelah puncak kasus pertama di Indonesia. Dalam kurun waktu yang sama, mayoritas bisnis tradisional justru mengalami penurunan lebih dari 20% dari total pemasukan tahunan mereka.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari sejumlah faktor pendukung, seperti:

  • Sektor atau industri yang digeluti para pedagang online.
  • Kemudahan bekerja dengan minim pegawai berkat bantuan alat digital. Teknologi mengefisiensikan pekerjaan dan menekan pengeluaran.
  • Kemampuan menjangkau konsumen dari berbagai pelosok wilayah, termasuk luar negeri lewat internet.

3. Menambah Omset dan Ladang Pekerjaan Baru

Manfaat lain dari ecommerce adalah menambah omset sekaligus ladang pekerjaan baru di Indonesia hingga 25%. Orang-orang yang diberhentikan dari pekerjaan lama mereka akibat pandemi cenderung banting setir ke bisnis online kecil-kecilan di ecommerce.

Namun pengguna ecommerce kekinian sejatinya terbagi ke dalam dua kubu: Pendatang Baru dan Pemain Lama. Para pendatang baru adalah orang-orang yang terjun ke dunia bisnis ecommerce setelah terdampak pandemi.

Kelompok ini terdiri dari industri rumah tangga, mahasiswa, karyawan part time, ibu rumah tangga dan pemuda usia 15-24 tahun. Dari hasil studi, para pendatang baru lebih banyak menggunakan ecommerce sebagai sumber pemasukan tambahan (sekunder) alih-alih utama.

Ecommerce dinilai menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan, walaupun kelompok pendatang sejatinya sudah ada yang memiliki pekerjaan tetap. Mereka seolah memaksimalkan seluruh peluang yang ada demi menimbun pundi-pundi kekayaan.

Sementara para pemain lama adalah bisnis-bisnis yang sudah bergerak jauh sebelum pandemi. Kelompok yang ini memilih mengubah strategi bisnis mereka ke arah online, dengan menjadikan ecommerce sebagai media bisnis utama.

Setelah menggunakan ecommerce, bisnis-bisnis lama mampu “memperkukuh” channel distribusi pemasarannya serta meraih omset lebih tinggi lagi.

4. Dapat Dimulai Tanpa Modal

Ecommerce makin menguntungkan pengusaha lokal karena dapat dijalankan tanpa modal sepeserpun. Inilah bentuk terobosan paling bermanfaat dalam sejarah perkembangan marketing.

Pengguna dapat dengan cepat beradaptasi dengan kebutuhan konsumen memakai ecommerce. Anda hanya perlu menyesuaikan produk jualan dan memasarkannya tanpa perlu khawatir merogoh banyak modal.

Dari sekitar 15.000 pedagang yang disurvei, 40% mengaku pernah “banting setir” menyediakan produk kesehatan selama pandemi. Hal ini harus dilakukan demi memenuhi trend dan kebutuhan target konsumen. Hasilnya, terjadi peningkatan daya jangkau produk di masyarakat hingga 17%.

Anda wajib memanfaatkan fleksibilitas ecommerce agar bisa bersaing. Hanya pedagang yang luwes dengan perubahan trend dan kebutuhan sajalah yang akan meraih peningkatan penjualan, serta melalui masa kelam pandemi dengan lebih baik.

Namun tetap ada faktor-faktor lain yang harus turut diperhatikan juga, seperti skala bisnis, nilai pangsa usaha online, kategori produk, jumlah penjualan per tahun, dan total kompetitor yang bergabung.

Kesimpulan

E-commerce adalah salah satu cara bertahan pebisnis lokal dari kemerosotan ekonomi. Namun para pebisnis tetap mengaku membutuhkan bantuan dari sektor publik dan swasta untuk menggapai keberhasilan yang lebih maksimal.

Satu dari lima pedagang online yang disurvei menerima subsidi modal pemerintah selama pandemi dalam bentuk tunai. Bantuan ini terbukti sangat membantu mereka dalam berbagai keperluan, mulai dari bisnis, konsumsi rumah tangga, dan tabungan.

Akan tetapi, bantuan uang tunai saja tidaklah cukup. 23% responden lebih memilih bantuan berupa pelatihan skill digital marketing agar bisa mengoperasikan ecommerce.

Mereka meminta kelas belajar penjualan ecommerce, serta sistem logistik yang lebih murah sekaligus berkualitas. Oleh sebab itu, ke depannya akan diperlukan lebih banyak proyek pelatihan demi meningkatkan skill merchant digital.

Menciptakan pertumbuhan ekonomi digital yang baik dan menyeluruh di Indonesia tidak bisa hanya dengan mengandalkan ecommerce saja, tetapi juga pengembangan logistik, layanan keuangan online, dan solusi pembayaran digital.

Jadi bagaimana dengan Anda sendiri? Sudahkah Anda mengembangkan bisnis kecil Anda di ecommerce? Tunggu apa lagi, segera lebarkan sayap usaha Anda ke ecommerce bersama MARKEY!

Pelajari beragam skill, tips dan trik sukses bisnis online secara gratis hanya di https://markey.id/ atau via MARKEY APP (Playstore dan Appstore). Jangan sampai kelewatan insight-insight bisnis spesial dari kami untuk memaksimalkan usaha Anda. Sampai bertemu lagi!

10 Cara Monetize TikTok | Bisa Raih Jutaan Rupiah Sehari

0
cara-monetize-tiktok

Ada banyak cara monetize TikTok mudah yang bisa Anda coba untuk meraih penghasilan tambahan. Apa sajakah? Pas sekali, kami punya jawaban lengkapnya di bawah ini!

TikTok adalah salah satu sosial media dengan pertumbuhan “gila-gilaan” di abad ini. Platform video pendek ini sukses mempunyai lebih dari 23 juta pengguna aktif per bulan, dan nilai traffic di atas Google. Menakjubkan, bukan?

Kepopuleran TikTok di Indonesia pun tidak perlu dipertanyakan. Maka dari itu, yuk kita coba manfaatkan peluang emas ini dengan memonetisasi akun TikTok lewat 10 cara ini. Cus langsung disimak tips dan triknya!

10 Cara Monetize TikTok Terbaru, Mudah dan Tanpa Modal

cara-monetize-tiktok

Menurut kamus, kata monetize atau monetisasi adalah proses mengubah hal-hal di sekitar kita menjadi sumber penghasilan uang.

Jadi, TikTok monetize dapat diartikan sebagai upaya memperoleh uang dari sosmed TikTok. Cara monetisasi TikTok sendiri sudah sah diakui oleh hukum sehingga aman untuk dijalankan.

Anda sangat bisa memperoleh ratusan hingga jutaan rupiah melalui 10 cara monetize TikTok simpel berikut ini:

Baca juga : 10 Cara Monetize TikTok | Bisa Raih Jutaan Rupiah Sehari

1. Mengumpulkan Gift dari TikTok Live

Cara monetize TikTok tergampang yang banyak dilakukan saat ini adalah mengumpulkan gift dari sesi TikTok Live.

Fitur live streaming TikTok memang sedikit berbeda dibandingkan sosial media lainnya. Biasanya, penonton live streaming biasanya cuma bisa memberi komentar dan like.

Tetapi khusus di TikTok, Anda dapat menyumbangkan gift virtual pada kreator. Setiap gift TikTok tersebut mempunyai nilai dan dapat ditukar langsung sebagai saldo uang.

Otomatis, semakin banyak gift yang dikumpulkan maka semakin besar juga pemasukan yang bisa dikantongi. Cukup menarik, bukan? Jadi tunggu apa lagi, yuk segera mulai siaran Live TikTok Anda!

Tapi jangan lupa untuk mengikuti tips berikut supaya hasil TikTok Live lebih maksimal:

  • Pakai rekomendasi hastag TikTok FYP pada caption sesi live untuk mempermudah audiens menemukan siaran Anda.
  • Cek dan pastikan kekuatan koneksi dan gadget Anda. Usahakan memakai jaringan yang stabil supaya live streaming berjalan mulus.
  • Lakukan live di jam terbaik, yakni ketika mayoritas followers Anda sedang online.
  • Adakan live dengan pembahasan yang seru, menghibur dan berdurasi cukup lama.
  • Hidupkan filter block untuk auto menghapus komentar buruk dari penonton saat live.
  • Lakukan analisa calon penonton demi mengetahui minat, kebutuhan dan kesukaan mereka. Anda bisa memakai fitur TikTok Analytics.

2. Membuat Sponsored Content

Pernahkah Anda menonton video TikTok dan melihat label “sponsored” pada captionnya? Konten seperti ini dikenal dengan nama sponsored content.

Sponsored content bekerja dengan sistem kerjasama antara perusahaan dengan influencer. Anda akan dibayar untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa kepada para followers. Itulah mengapa konten ini sering diunggah oleh para kreator TikTok yang populer.

Anda harus memiliki daya pengaruh dan image positif supaya bisa diajak bekerjasama membuat sponsored content. Besar bayaran per sponsored content juga berbeda, tergantung dari kesepakatan bersama.

3. Menjalankan TikTok Shop

Kini, kreator TikTok bisa langsung menyediakan fitur check out produk yang dipromosikan lewat video memakai TikTok Shop. Apa itu?

TikTok Shop adalah lapak ecommerce khusus yang ada di TikTok. Ia ditandai dengan label keranjang kuning di bagian atas caption video. Cara kerjanya mirip dengan Instagram Shop.

Jika tombol ini diklik, Anda akan dibawa ke halaman toko berisi produk dan bisa langsung membelinya. Tak tanggung-tanggung, TikTok Shop juga menyediakan fitur gratis ongkir ke seluruh Indonesia. Jadi Anda tidak perlu lagi repot menyertakan link marketplace eksternal!

4. Memasang TikTok Ads

Anda juga dapat memonetisasi konten dengan mendaftarkannya sebagai TikTok Ads. Strategi ini sangat cocok bagi bisnis online yang ingin mempopulerkan namanya di TikTok.

Keunggulan utama TikTok Ads adalah mampu mempromosikan konten terbaik Anda ke seluruh pengguna TikTok. Iklan akan terselip secara natural di beranda FYP sehingga memperbesar peluangnya ditonton oleh masyarakat.

Sebagai catatan, TikTok Ads sedikit berbeda dari sponsored content. Konten Ads akan memiliki label “Iklan”, dan memiliki harga pemasangan (Anda membayar pada TikTok).

Sementara sponsored content berupa konten kerjasama antara brand dan influencer (Anda yang dibayar oleh brand).

Pro tips: Anda dapat mengombinasikan TikTok Shop dan Ads untuk memaksimalkan hasil penjualan online.

5. Menjadi Seleb TikTok

Saat ini banyak orang tertarik menjadi seleb atau influencer TikTok. Sebab faktanya, profesi ini turut menghasilkan pendapatan besar dari banyak adsense.

Kabar baiknya, menjadi seorang kreator TikTok yang ramai traffic tidaklah terlalu susah. Anda bisa langsung mulai dengan menerapkan beberapa poin berikut:

  • Melengkapi profil TikTok dan membangun personal branding.
  • Memilih tipe konten yang ingin dibuat dan dikembangkan. Anda dapat menyesuaikannya dengan trend dan karakteristik target audiens.
  • Rajin memposting konten dan mengoptimalkan distribusinya memakai tools-tools TikTok marketing.
  • Melakukan endorsement, affiliate marketing, hingga memposting sponsored content.

6. Mengikuti Program TikTok Creator Fund

TikTok Creator Fund adalah program monetisasi TikTok terbaru. Mungkin Anda baru pertama kali mendengar nama layanan ini, mengingat sifatnya yang masih eksklusif.

TikTok Creator Fund merupakan bantuan uang dari tim TikTok official untuk kreator terpilih. Uang tersebut dapat dipakai untuk memaksimalkan karya di TikTok maupun menunjang kehidupan Anda sehari-hari.

Namun tidak sembarang orang dapat bergabung ke program Creator Fund. Terdapat syarat dan proses seleksi ketat yang harus dilewati, misalnya:

  • Mempunyai followers minimal 10 ribu orang.
  • Berusia minimal 18 tahun.
  • Memiliki jumlah penonton video akumulatif minimal 100 ribu kali dalam 1 bulan terakhir.
  • Aktif dan rajin memposting konten.
  • Akun dinyatakan “bersih”, tidak pernah melanggar Pedoman Komunitas serta Persyaratan Layanan TikTok.
  • Sampai hari ini, program Creator Fund masih berlaku di beberapa negara seperti Amerika, Italia, Jerman, Spanyol, Inggris dan Perancis. Negara lain akan menyusul seiring berjalannya waktu.

7. Menjual Akun TikTok

Selain menjadi kreator, Anda bisa juga memperoleh uang dari menjual akun-akun TikTok milik pribadi. Strategi ini disering disebut sebagai “Beternak Akun”.

Para peternak akun TikTok akan mengembangkan akun-akun mereka agar mempunyai sebanyak mungkin followers dan engagement (like, view dan comment). Setelahnya, akun dapat dijual kepada orang lain yang membutuhkan, seperti toko online yang baru dirintis.

Memperjual-belikan akun TikTok dapat dilakukan oleh siapa saja, namun harus tetap memperhatikan aturan platform. Pastikan juga tidak ada informasi pribadi penting yang tertinggal sebelum menyerahkan akun pada pembeli.

8. Menjual Karya Merchandise

Punya kreativitas dalam membuat sesuatu? Atau, Anda punya brand sendiri yang disukai warganet? Inilah kesempatan Anda untuk memperluas channel monetisasi di TikTok dengan cara menjual merchandise buatan sendiri.

Kreator-kreator TikTok DIY (Do It Yourself) sering kebanjiran order karena mampu membuat aneka item unik bermanfaat. Anda juga dapat memposting karya merchandise buatan sendiri ke TikTok untuk menarik konsumen.

Beberapa contoh inspirasi penjualan merchandise di TikTok misalnya:

  • Menggambar fan art atau open commision ilustrasi lalu dijadikan sebagai gantungan kunci dan pajangan akrilik.
  • Membuat karya seni daur ulang bermanfaat, seperti totebag, kotak tisu, tempat pensil, bingkai foto, dan lain-lain.
  • Menciptakan merchandise dari show atau nama brand sendiri. Misalnya merchandise kaus “Nerror” khas kreator cerita horor Nessie Judge; atau merch “Mak Beti” dari komedian Arif Muhammad.

9. Mengadakan TikTok Crowdfunding

Cara monetize TikTok yang terakhir adalah mengadakan penggalangan dana atau TikTok Crowdfunding.

Fitur terbaru TikTok memungkinkan kreator untuk mengadakan kampanye crowdfunding dengan simpel. Informasi penggalangan dana pun dapat langsung tersebar cepat di komunitas.

Sebagai catatan, tips ini sebaiknya dilakukan untuk kepentingan sosial saja. Seperti menolong korban bencana, yatim piatu, dan membantu pembangunan fasilitas milik bersama.

Selain mudah mengumpulkan uang untuk kepentingan bersama, fitur crowdfunding juga ampuh mengoptimalkan citra positif kreatornya. Anda akan dikenal sebagai seleb TikTok dengan pengaruh baik bagi masyarakat.

Itulah 10 cara monetize TikTok sederhana yang bisa Anda coba lakukan. Semoga tips-tips di atas bermanfaat, ya. Selamat mencoba!

Temukan lebih banyak tips bisnis online menarik lainnya hanya di MARKEY. Langsung baca gratis ratusan artikel kaya wawasan dari https://markey.id/ atau via MARKEY APP (Playstore dan AppStore). Sayonara!

10 Contoh Pemasaran Produk Makanan Kekinian Tanpa Modal

0
promosi-produk-makanan

Siapa bilang pemasaran produk makanan tidak bisa dilakukan secara gratis? Berikut ini kami punya 10 contoh pemasaran produk makanan kekinian tanpa modal dan dijamin ampuh menarik konsumen!

Industri makanan masih menjadi bisnis paling menguntungkan abad ini. Apabila dipasarkan dengan tepat, produk makanan Anda sangat bisa meraup untung jutaan rupiah dalam waktu singkat.

Anda juga tidak perlu cemas memikirkan modal untuk mempromosikan usaha makanan. Yuk langsung intip 10 contoh pemasaran produk makanan kecil dan rumahan berikut ini, semuanya bisa dijalankan gratis!

Gratis! 10 Contoh Pemasaran Produk Makanan Kekinian untuk Bisnis Kecil

contoh-pemasaran-produk-makanan

Mempromosikan produk makanan ke konsumen bukan hal yang sulit. Pertama-tama, Anda perlu mencari dan memahami siapa target konsumen restoran Anda. Hal ini penting supaya promosi berjalan tepat sasaran.

Setelahnya, barulah Anda bisa memilih dan menerapkan contoh-contoh pemasaran produk makanan berikut:

Baca juga : 10 Contoh Pemasaran Produk Makanan Kekinian Tanpa Modal

1. Promosi di Sosmed

Manfaatkanlah teknologi online untuk memasarkan produk bisnis seluas-luasnya. Tidak perlu repot memakai website atau aplikasi yang rumit, Anda bisa mulai dari sosial media yang simpel.

Saat ini hampir semua brand memiliki akun sosial media sendiri. Platform sosmed bisa digunakan untuk beragam kebutuhan sekaligus, seperti mempromosikan produk, menumbuhkan awareness, memposting katalog, dan transaksi melayani konsumen.

Beberapa tips yang bisa dicoba untuk pemasaran makanan di sosmed:

  • Pilih sosial media yang paling ramai dikunjungi oleh target konsumen.
  • Rajin posting konten setiap hari di jam-jam terbaik (ketika mayoritas followers Anda sedang online).
  • Jangan posting terlalu banyak konten sekaligus.
  • Jangan gunakan terlalu banyak sosial media demi menjaga fokus dan mengoptimalkan promosi.
  • Optimasi profil akun Anda, seperti menggunakan foto profil, deskripsi bio, caption postingan, dan lain-lain.
  • Balas chat konsumen dengan cepat dan ramah.

2. Update Media Pembayaran Toko

Kolaborasi resto dengan media pembayaran digital juga merupakan contoh pemasaran produk makanan kekinian. Coba perhatikan bagaimana masyarakat kekinian tergerak memesan makanan karena ada promo eksklusif dari GoPay, OVO, ShopeePay dan lain-lain.

Jadi jangan sampai bisnis Anda ketinggalan kereta. Dengan mengupdate media pembayaran toko Anda dengan payment gateway, Anda tidak hanya memperoleh kesempatan promosi gratis tapi juga dimudahkan dari segi transaksi.

3. Open Reseller

Bisnis makanan juga bisa open reseller, lho. Membuka program reseller akan membantu proses pemasaran produk tanpa modal.

Para reseller lah yang akan memasarkan produk ke pembeli, sedangkan Anda hanya perlu menyediakan produk makanannya saja. Begitu ada pesanan masuk, Anda bisa langsung mengirimkan makanan ke konsumen langsung.

Semakin banyak dan luas jaringan reseller Anda maka hasilnya cenderung lebih baik. Bayangkan jika 1 reseller bisa mendatangkan keuntungan 100 ribu per hari. Kalau Anda punya 10 reseller, maka total pendapatan bisa menembus 100 ribu x 10 = 1 juta rupiah sehari!

4. Gunakan Katalog Foto Produk yang Bagus

Sudah rajin mempromosikan produk makanan di sosial media tapi masih sepi pembeli? Bisa jadi Anda belum mengoptimalkan tampilan foto produk saat ini.

Daya tarik bisnis makanan terletak pada tampilan visual dagangan Anda. Hampir semua konsumen terpancing oleh foto produk makanan yang jelas, proporsional dan menarik menggugah selera.

Misalnya Anda berbisnis jualan pisang cokelat lumer. Supaya dagangan lebih menarik, postinglah foto kue piscok berukuran besar dan padat berisi lelehan cokelat.

Atau perhatikan cara restoran cepat saji menampilkan menu ayam goreng dan hamburger mereka. Kebanyakan menu sengaja ditampilkan agak zoom dan dengan hightlight warna khusus. Cara ini ampuh untuk mempertegas bentuk, tekstur dan kesegaran makanan pada konsumen.

Tips penting lain ketika membuat katalog produk makanan:

  • Boleh sisipkan watermark atau logo kecil untuk menjaga orisinalitas foto.
  • Jangan terlalu banyak mengedit foto katalog, apalagi kalau tampilan akhirnya jadi “terlalu jauh” dibandingkan produk asli.
  • Ciptakan beragam variasi dan perspektif dengan memfoto produk dari berbagai sisi.
  • Buat set khusus atau gunakan latar belakang foto yang bagus.
  • Pelajari sebanyak mungkin contoh foto katalog makanan terbaru dari sosial media.

5. Buat Kemasan yang Menarik

Contoh pemasaran produk makanan lainnya adalah dengan memanfaatkan kemasan produk. Setiap makanan pasti akan dibungkus untuk menjaga kebersihan dan kandungannya. Namun akhir-akhir ini, tak jarang masyarakat membeli makanan karena tertarik dengan kemasannya.

Misalnya brand Chatime yang mengemas Purple Series Tea mereka dengan cup limited edition karakter BTS BT21. Produk tersebut sukses viral karena mayoritas pembeli ingin mengoleksi cup kemasannya.

Di lebih banyak kasus, konsumen sering “jatuh cinta” dengan sebuah produk makanan karena kemasannya yang menarik. Bungkus yang menjanjikan juga dapat meningkatkan kepercayaan pembeli pada produk Anda, lho.

Tips tambahan terkait pengemasan produk:

  • Buatlah kemasan yang paling sesuai dengan target konsumen Anda. Misalnya bungkus makanan yang ramah lingkungan dan aman bagi anak akan lebih disukai oleh ibu rumah tangga; sedangkan bungkus makanan lucu lebih mudah menarik perhatian gadis remaja.
  • Pelajari contoh-contoh kemasan yang digunakan oleh kompetitor.
  • Kombinasikan kemasan dengan trend saat ini agar produk lebih eye catching.
  • Pastikan kemasan memuat logo, label komposisi, dan warna yang identik dengan brand.
  • Buat kemasan yang efisien agar tidak terkesan boros atau mencoba ‘menipu’ publik.
  • Jangan takut untuk melakukan sejumlah trial and error demi menemukan bentuk kemasan produk terbaik.

6. Repost UGC (User Generated Content)

Pelanggan Anda pernah mereview atau memberi testimoni produk? Jangan sia-siakan dengan merepost konten tersebut di akun sosmed bisnis!

Konten review buatan konsumen sering disebut dengan nama UGC (User Generated Content). Postingan ini sering dijadikan bukti sosial oleh brand, dan sangat berpengaruh untuk meningkatkan kepercayaan massa.

Dengan kata lain, semakin banyak orang memberi testimoni positif pada brand Anda, maka kualitas produk makanan yang Anda jual tidak perlu lagi dipertanyakan.

Memposting ulang konten dari audiens juga bisa menjadi bentuk ‘terima kasih’ dan kepedulian Anda terhadap suara konsumen. Ini juga merupakan langkah awal yang baik untuk membangun loyalitas pembeli.

7. Daftarkan Bisnis di Google My Business

Contoh pemasaran produk makanan gratis lainnya adalah menggunakan Google My Business. Ini adalah fitur khusus dari Google untuk mempermudah pemasaran usaha-usaha offline di internet.

Banyak pemilik bisnis makanan mendaftarkan outlet mereka di platform ini, supaya konsumen bisa melihat seluruh informasi terkait resto, seperti:

  • Alamat dan rute ke lokasi dengan Google Maps.
  • Rating toko dan testimoni pengunjung sebelumnya.
  • Deskripsi toko.
  • Jam operasional.
  • Menu yang dijual.

Sangat lengkap, bukan? Bisnis yang terdaftar di Google My Business juga berkesempatan muncul di kolom teratas beranda konsumen saat ditelusuri.

Bagusnya lagi, seluruh proses pendaftaran ini gratis. Anda bisa langsung mulai dengan mengunjungi situs Google My Business dan mempelajari mekanisme pendaftarannya.

8. Lengkapi Deskripsi Produk dengan Copywriting

Lengkapi deskripsi atau caption produk dengan gaya penulisan persuasif (copywriting). Taktik copywriting sering dimanfaatkan di semua ranah bisnis karena ampuh meyakinkan konsumen untuk berbelanja.

Ada banyak contoh copywriting menarik untuk bisnis makanan yang bisa Anda modifikasi. Beberapa di antaranya seperti, “Diskon 50% off Khusus Senin”, “Beli 1 Gratis 1”, atau “Gratis Makanan untuk yang Ultah di Bulan Ini!”

9. Melakukan Giveaway Kecil-Kecilan

Promosi giveaway juga sangat menarik bagi banyak orang. Tidak hanya konsumen atau peserta giveaway saja yang akan diuntungkan, tapi juga bisnis Anda. Bagaimana caranya?

Giveaway selalu terbukti ampuh untuk menciptakan promosi yang viral di dunia maya. Misalnya Anda mengadakan giveaway dengan hadiah 1 set box makanan gratis dengan syarat merepost postingan tertentu.

Secara otomatis, masyarakat yang ingin mendapat hadiah akan mengikuti aturan giveaway tadi. Mereka akan memposting konten promosi Anda, alias, tanpa sadar membantu mengiklankan produk.

Tips mengadakan giveaway yang sukses:

  • Sesuaikan rules atau aturan giveaway dengan tujuan promosi Anda – seperti menambah followers, mempromosikan konten, mempopulerkan hashtag, dan lain-lain.
  • Anda bisa memberi hadiah yang sederhana saja, seperti produk makanan ke pemenang.
  • Sesuaikan kemampuan Anda, jangan memberi terlalu banyak hadiah saat giveaway.
  • Selalu umumkan pemenang giveaway secara terbuka untuk meningkatkan kredibilitas brand.

10. Menyediakan Layanan Delivery

Contoh pemasaran produk makanan yang terakhir adalah menyediakan layanan delivery. Poin ini masih sejalan dengan mengupdate media pembayaran yang telah dijelaskan sebelumnya.

Faktanya, masyarakat masa kini tertarik memesan makanan lewat platform delivery—seperti ShopeeFood, GoFood dan GrabFood. Layanan pesan antar online dirasa lebih praktis dan mempunyai banyak promo.

Anda bisa mencoba mendaftarkan bisnis resto saat ini ke layanan-layanan serupa demi memaksimalkan jumlah pembeli. Dengan bergabung, toko Anda akan berkesempatan dipromosikan secara gratis dan memiliki jasa delivery khusus dari platform. Menarik, bukan?

Beberapa layanan delivery ini tidak mengenakan biaya pendaftaran. Namun ada baiknya untuk tetap mengecek syarat dan ketentuan yang berlaku demi mencegah terjadinya miskomunikasi.

Itulah 10 contoh pemasaran produk makanan yang bisa Anda coba dari sekarang. Nah, supaya hasil promosinya lebih maksimal, kombinasikan juga cara-cara di atas dengan aneka tips lain di MARKEY.

Temukan lebih banyak rahasia sukses bisnis online hanya di https://markey.id/ atau baca gratis via MARKEY APP (Playstore dan AppStore). Selamat mencoba dan sampai bertemu lagi!