Media Bisnis Online | by APPKEY

Home Blog Page 3

Ingin Memulai Bisnis Kuliner Rumahan? Intip Tips Sederhana ini Yuk!

0
bisnis-kuliner-rumahan

Memulai usaha menjadi suatu tantangan tersendiri, terutama bagi orang yang baru terjun ke dalam dunia bisnis. Ada bermacam-macam bidang yang bisa ditekuni, seperti bidang kuliner, koperasi, hingga toko kelontong. Anda dapat menekuni bisnis kecil dan memulainya sendiri- meski tidak mudah, tetapi dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, semua bisa terwujud sesuai dengan keinginan.

Salah satu bisnis kecil paling populer yang digandrungi masyarakat adalah bisnis kuliner rumahan. Hal ini dikarenakan ada banyak akses dan kemudahan yang membuat orang yakin untuk memulainya. Adanya pandemi juga membuat banyak orang memutar otak untuk menghasilkan uang dari kegiatan sehari-hari. Hal inilah yang membuat bisnis kuliner rumahan menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk memulai bisnis.

5 Tips Sederhana untuk Memulai Bisner Kuliner Rumahan

Namun, memulai bisnis kuliner rumahan juga mengharuskan Anda untuk mengikuti langkah-langkah yang benar. Hal ini ditujukan agar Anda tidak mengambil langkah yang salah dan menjadi rugi.

Terdapat banyak langkah yang bisa dilakukan untuk menghindarinya. Berikut ini adalah beberapa tips sederhana bagi Anda yang ingin memulai bisnis kuliner rumahan. Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Menentukan Bisnis Kuliner

bisnis-kuliner-rumahan-3

Ada banyak macam bisnis kuliner, di mana Anda perlu memperhitungkan makanan jenis apa yang ingin Anda fokuskan untuk dijadikan fondasi bisnis. Menentukan bisnis kuliner juga akan membuat bisnis yang ingin Anda mulai menjadi lebih mudah, mulai dari memilih jenis bahan, peralatan masak seperti oven listrik dan mesin tambahan, serta menghitung jumlah modal yang harus disiapkan.

Menentukan bisnis kuliner juga akan memudahkan Anda dalam melihat pesaing. Anda bisa membedakan jenis makanan atau bahan apa yang akan digunakan saat membandingkan kualitas produk yang dijual dengan pesaing bisnis kuliner rumahan lainnya. Untuk itu, tentukan bisnis kuliner apa yang ingin Anda geluti sebelum menentukan hal pokok lainnya.

2. Tentukan Target Pasar

Salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam bisnis adalah target pasar. Ada banyak bisnis yang gagal karena target yang ditunjukkan tidak sesuai dengan produk yang dipasarkan. Hal ini bisa menjadi krusial dan malah akan membuat Anda rugi jika tidak diperhitungkan dengan baik. Menentukan target pasar juga akan membuat Anda lebih mengenal konsumen dan menentukan pendekatan yang tepat.

Menentukan target pasar yang sesuai dengan produk makanan yang Anda luncurkan juga akan membuat bisnis Anda laku dan menarik. Hal ini tidaklah sulit, Anda hanya perlu melakukan riset terhadap jenis konsumen pada produk bisnis makanan. Pastikan untuk menentukan target pasar yang sesuai agar Anda memiliki konsumen yang setia dan keuntungan yang terjamin.

3. Kreasikan Menu Makanan

bisnis-kuliner-rumahan-2

Cara menarik perhatian konsumen pada bisnis kuliner yang kita jalani salah satunya dengan menu yang disediakan. Beberapa bisnis kuliner makanan rumahan memiliki menu yang disediakan di banyak tempat, hal ini cenderung membuat konsumen bosan. Perlu diingat, meskipun Anda merasa bisnis kuliner rumahan yang Anda jalani berbeda dengan yang lain, Anda tetap perlu mengkreasikan menu agar lebih menarik perhatian.

Buatlah nama yang kreatif pada daftar menu, tetapi jangan lupa untuk memberikan keterangan makanan di bawahnya agar pelanggan tidak kebingungan. Selain itu, Anda juga bisa mengkreasikan makanan menjadi lebih menarik sehingga alih-alih hanya ditaruh di piring putih biasa, Anda bisa menaruhnya di piring yang memiliki motif dan bentuk menarik. Namun, perhatikan juga makanan apa yang Anda sajikan agar tetap matching dan enak dilihat.

4. Lokasi Bisnis Kuliner

Salah satu cara agar bisnis yang Anda jalani ramai dan terkenal adalah dengan membuatnya mudah ditemukan. Meskipun saat ini orang-orang cenderung tertarik dan penasaran dengan konsep lokasi hidden gems saat mencari tempat makan, lokasi yang lebih terlihat dan mudah dijangkau akan lebih menarik banyak pelanggan jika dibandingkan dengan lokasi yang tersembunyi.

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan lebih banyak keuntungan dengan menempatkan lokasi bisnis di area ramai. Akan tetapi, Anda juga bisa menempatkan lokasi bisnis yang sesuai dengan target pasar. Hal ini juga bisa membuat bisnis Anda menjadi lebih laku dan tentunya memiliki banyak pelanggan setia yang berkunjung.

5. Tempat yang Menarik

Saat ini, anak-anak muda gemar mencari tempat makan yang memiliki nilai seni dan desain yang bagus. Mereka kerap kali membuat banyak kafe atau restoran menjadi lebih ramai dan terkenal lewat media sosial. Hal ini dikarenakan banyak sekali tempat makan yang memiliki desain yang menyegarkan mata serta unik untuk dilihat. Hal ini mungkin dapat menjadi inspirasi Anda untuk memulai bisnis kuliner rumahan.

Jika ingin memulai bisnis kuliner rumahan di rumah, Anda mungkin perlu untuk membangun ruangan baru untuk membuat lebih banyak ruang pada bangku atau kursi pelanggan. Namun, jika Anda tidak menginginkan hal tersebut, Anda dapat menyusun ruangan menjadi lebih menarik.

Anda dapat menghias ruangan dengan dekorasi yang sesuai dengan tema makanan atau gunakan konsep open kitchen dengan menampilkan proses memasak yang transparan agar terlihat lebih menarik.

Memiliki bisnis kuliner rumahan memang tidak mudah, kita memiliki banyak pesaing dan pendapatan yang tidak selalu sama di setiap harinya. Akan tetapi, memulai sesuatu dengan usaha dan kerja keras akan membuahkan hasil yang manis. Untuk itu, mulailah bisnis kuliner rumahan dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat seperti yang telah kami rangkum di atas. Semoga bermanfaat!

Yuk ikuti terus MARKEY di https://markey.id/ supaya tidak ketinggalan info, tips dan inovasi menarik untuk mengembangkan bisnis online Anda.


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

12 Online Shop Contoh Bio IG untuk Jualan [Gratis Copas!]

0
online-shop-contoh-bio-ig-untuk-jualan

Kabar gembira, sekarang Anda tidak perlu pusing mencari online shop contoh bio IG untuk jualan! Berikut ini kami telah rangkum 12 bio profil Instagram terbaik yang bisa Anda modifikasi untuk akun sendiri.

Menulis bio Instagram yang ringkas dan menarik tidak selalu mudah. Apalagi, Instagram hanya menyediakan 150 karakter saja untuk kolom bio.

Lalu bagaimana caranya mencantumkan seluruh informasi penting bisnis dalam ruang yang terbatas ini?

Tidak perlu pusing, yuk langsung petik inspirasi menarik dari 12 online shop contoh bio IG untuk jualan di bawah ini.

12 Online Shop Contoh Bio IG untuk Jualan dari Berbagai Kategori

online-shop-contoh-bio-ig-untuk-jualan

Setiap akun online shop di Instagram wajib melengkapi profilnya dengan sebuah bio yang memikat. Bio adalah tulisan deskripsi singkat yang mencerminkan identitas atau nilai bisnis Anda.

Bio juga membantu menambah kepercayaan dan ketertarikan konsumen pada brand. Otomatis, peluang mereka menjadi followers atau mencoba produk/jasa Anda dapat semakin bertambah.

Buat Anda yang masih bingung menyusun kalimat bio bisnis yang bagus, yuk coba gali inspirasi dari 12 bio IG unik terbaik dari berbagai kategori bisnis berikut ini:

1. Menonjolkan Nilai Unik Brand – Contoh Bio Instagram Bisnis Smartphone

  • “Menyediakan aneka smartphone menakjubkan dengan harga terbaik. Pelopor no 1 merek dan lifestyle modern abad ini.”

Anda bisa menonjolkan nilai unik dari yang dimiliki brand dalam bio Instagram. Pada contoh di atas, nilai unik brand adalah ‘pelopor no 1 merek dan lifestyle modern abad ini’.

2. Keterangan Official Page – Contoh Bio Instagram Bisnis Skincare

  • Official Page Nature Beauty ID | Inspirasi kecantikan hanya dari alam.

Facebook/Twitter/YouTube Official : Nature Beauty ID

Cantumkan keterangan “Official Page” atau “Official Store” untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus mencegah penipuan dari oknum yang meniru brand Anda.

Anda juga bisa menambahkan sisipan jargon khas milik brand di bio disertai laman sosial media resmi lainnya.

3. Mencantumkan Instruksi/Petunjuk Tertentu – Contoh Bio Instagram Bisnis Hunian

  • Media pemasaran rumah, villa, dan apartemen termurah se-Indonesia.

Business inquiries klik di sini [www.bisnishunian.com]

Tidak melayani DM

Setiap toko punya syarat dan ketentuan pemesanannya sendiri. Maka dari itu, penting untuk mencantumkan instruksi tersebut di bio untuk menghindari miskomunikasi dengan pelanggan.

4. Memakai Bahasa Asing – Contoh Bio Instagram Brand Makanan

  • The World’s No 1 Home-Made Fried Chicken.

Available for dine in or online delivery.

Get special promo EVERYDAY!

Anda juga bisa menarik pelanggan dengan menggunakan online shop contoh bio ig untuk jualan dalam bahasa asing. Tapi tetap pastikan bahasa yang dipakai sesuai dengan target market Anda.

Misalnya jika bisnis Anda menyasar konsumen luar negeri, maka tidak ada salahnya langsung menulis bio dalam bahasa asli mereka (Korea, Jepang, Mandarin, Inggris, dan seterusnya).

Namun untuk konsumen lokal, lebih baik gunakan bahasa Indonesia atau Inggris yang baik.

5. Penawaran Jasa dan Portofolio – Contoh Bio Instagram Freelancer

  • OPEN COMISSION ILLUSTRATION START FROM 30K

Desainer Graphic Freelance 📍  Bali

📲  Order: DM/WA

Porto: www.balidesainfreelancer.com

Online shop contoh bio ig untuk jualan kali ini ditujukan untuk freelancer penyedia jasa. Jika ingin menawarkan jasa, sebaiknya cantumkan servis, info kontak dan portofolio secara ringkas pada kolom bio.

6. Keterangan Jam Pelayanan – Contoh Bio Instagram Bisnis Restoran

  • Resto Ramen Terbaik di Kuta 📍

⏱  Open Daily: 9 am – 9 pm [dine in & delivery].

Khusus delivery online order di: www.ramendelivery.com

Menambahkan keterangan jam pelayanan pada bio juga merupakan hal yang baik. Informasi ini akan membantu konsumen mengetahui kapan mereka bisa berkunjung, memesan produk/jasa, atau menghubungi customer service.

7. Menyebutkan Link Ecommerce – Contoh Bio Instagram Olshop Produk

  • [SLIM AND HEALTHY DISTRIBUTOR]

#DietTea solusi enak buat yang mau cantik, langsing dan sehat. Available on Shopee/Tokopedia: slimandhealthy.id

Anda dapat menjelaskan produk dalam 1 kalimat pendek seperti contoh #DietTea di atas. Alhasil konsumen bisa tahu sekaligus penasaran dengan produk yang Anda jual.

8. Menawarkan Promo Menggiurkan – Contoh Bio Instagram Toko Elektronik

  • MANDIRI LAPTOP “Laptop Baru Harga Second” 💻

50% diskon ALL ITEM!!!

Gratis Ongkir se-Indonesia, order di sini [www.mandirilaptop.co]

Semua orang pasti suka diskon. Cantumkan diskon terbaik yang sedang berlangsung di gerai Anda pada bio Instagram untuk mencuri perhatian.

9. Menawarkan Gratis Ongkir – Contoh Bio Instagram Olshop Produk

  • GRATIS ONGKIR XTRA SETIAP HARI 🎁

Ecommerce, COD, transfer bank ☑

Order via DM atau klik ➡ www.olshopkita.com

Tidak cuma diskon, promo gratis ongkir juga ampuh menarik konsumen untuk datang berbelanja.

10. Menyebut Cabang Toko – Bio Instagram Bisnis Mebel

  • MEBEL KITA – produsen KAYU CUSTOM terbaik untuk segala kebutuhan (meja, kursi, lemari, souvenir, bingkai, alat makan, dekor, dll)

@cabang_mebelkita

@katalog_mebelkita

Order free ongkir ➡ DM/Shopee: Mebel Kita

Toko Anda punya beberapa cabang atau akun-akun pendukung lainnya (seperti akun katalog)? Mention username mereka ke bio Instagram akun utama supaya pembeli tahu kalau brand Anda punya cabang khusus.

Tapi jangan menyebut terlalu banyak sub-akun demi menjaga kerapihan bio. Cukup mention sebanyak 2-3 akun saja, atau rapikan seluruhnya ke link bio IG (linktree).

11. Bio Simpel dengan Link Web – Bio Instagram Jasa Konsultasi

  • Jasa konsultasi psikologi dengan psikiater/psikolog terbaik #CurhatYuk

Mulai curhat di sini 👇

linktr.ee/jasacurhatmurah

Online shop contoh bio IG untuk jualan di atas memanfaatkan linktree untuk menyederhanakan transaksi. Pelanggan yang tertarik mencoba jasa hanya perlu mengklik tautan tersebut dan diarahkan ke step berikutnya.

12. Keterangan Open Reseller dan Dropshipper – Bio Instagram Bisnis Merchandise

  • 🎁 Pelopor Merchandise Daur Ulang di Jatim 🎁

OPEN RESELLER & DROPSHIPPER

Join ➡ wa.me/0812345678

Order 👇

www.merchcustomdaurulang.com

Terakhir, Anda bisa mencantumkan keterangan “Open Reseller dan Dropshipper” kalau toko Anda membuka program marketing tersebut.

Dengan begini toko Anda dapat menarik lebih banyak followers, baik yang ingin membeli atau bergabung sebagai reseller.

6 Tips Mudah Menulis Bio Instagram Khusus Online Shop

Nah, Anda sudah mengetahui contoh-contoh bio Instagram yang bagus dari berbagai kategori bisnis. Kini waktunya mulai menulis bio IG terbaik sesuai ciri khas brand Anda!

Menulis bio Instagram juga semakin mudah dengan 6 tips khusus berikut ini, ayo langsung dicoba!

1. Menulis dengan Singkat, Padat, Jelas

Pastikan bio Instagram online shop Anda tertuang dengan singkat, padat dan jelas.

Anda tidak perlu langsung menjelaskan seluruh keunggulan produk/jasa pada konsumen. Yang penting, bio Anda telah memuat manfaat utama sesuai kebutuhan konsumen.

Apabila bio sudah menarik dan “pas” sesuai kebutuhan, pasti pengunjung akan mencari tahu lebih banyak terkait produk/jasa di postingan IG Anda.

2. Buat Bio yang Informatif dan Relevan

Selanjutnya, pastikan bio Instagram bisnis Anda memuat informasi yang relevan. Misalnya seperti info kontak, cara pemesanan, nama produk/jasa/bisnis, slogan, dan link-link website bisnis.

3. Ganti Kata dengan Emoji

Hampir semua bio Instagram bisnis kekinian menggunakan emoji di dalamnya. Emoji dapat meringkas kata-kata yang panjang dan menyampaikan informasi lebih baik ke konsumen.

Selain itu, tampilan warna-warni emoji juga menambah nuansa “ceria” pada bio Instagram Anda di mata konsumen.

4. Cantumkan Link Web atau Linkree

Mengingat keterbatasan informasi di bio, maka sebagai gantinya, Anda bisa menambah link website toko pada kolom URL bio IG.

Link website akan mengarahkan konsumen ke situs lengkap toko Anda. Di sini lah mereka dapat bertransaksi, mengecek katalog, atau membaca visi-misi dan info perusahaan secara lebih lengkap.

Khusus untuk toko yang beroperasi di banyak platform (website, ecommerce, YouTube, dan sosial media selain IG), Anda bisa merangkum semua link ke tool Linktree.

Tapi, jangan lupa tambahkan juga deskripsi CTA (call to action) supaya pelanggan tahu apa yang harus mereka lakukan terhadap link di bio Anda.

5. Gunakan Username IG yang Mudah Dicari

Username Instagram Anda juga harus singkat dan mudah dicari konsumen.

Nama pengguna yang pendek dan jelas menggambarkan nama brand (contoh: @rumahdonat), jauh lebih menarik daripada yang rumit dan banyak karakter (misal: @bisnis_rumah_donat_Indo_123).

Semenarik apapun isi bio Instagram Anda, ia akan tetap “kurang” kalau username olshop masih bertele-tele.

6. Belajar dari Bio Brand Lain

Tips terakhir, jangan ragu untuk belajar atau mengambil inspirasi dari bio brand lain yang sejenis. Cara ini sering digunakan ketika kehabisan inspirasi contoh bio Instagram yang bagus.

Pun kalau Anda perhatikan baik-baik, komposisi bio Instagram setiap brand kurang lebih sama saja: keterangan identitas brand, link web, info kontak, dan seterusnya.

Tapi jangan asal meniru mentah-mentah bio olshop orang lain sehingga sama persis 100%. Tindakan ini hanya akan memperburuk citra bisnis di mata konsumen.

Sebisa mungkin lakukanlah modifikasi dan tonjolkan nilai-nilai unik yang hanya ada di brand Anda. Selamat mencoba!

Demikianlah aneka online shop contoh bio IG untuk jualan beserta kiat-kiat simpel menulis deskripsi bio yang menarik. Semoga ulasan kali ini mampu menambah inspirasi serta wawasan Anda, ya!

Ingin dapat lebih banyak tips bisnis online yang bermanfaat seperti ini? Ikuti terus MARKEY di https://markey.id/ atau MARKEY APP karena ada ratusan kiat sukses digital marketing gratis khusus untuk Anda. Sampai bertemu lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Agile Marketing : 10 Cara Cepat Memikat Pembeli Setiap Hari

0
agile-marketing

Agile marketing adalah upaya pemasaran yang sudah terbukti bisa mendatangkan banyak konsumen dengan cepat. Sudahkah Anda mencoba trik marketing satu ini? Jika belum, yuk coba aneka tips pemasaran agile di bawah ini agar produk lebih mudah terjual!

Tidak cuma ampuh untuk menarik konsumen saja, pemasaran agile juga bermanfaat meningkatkan efektivitas dan hasil kerja tim. Di sini terdapat banyak skill yang wajib dikuasai marketer agar usaha senantiasa sukses.

Tanpa basa-basi lagi, mari langsung simak definisi, manfaat, dan 10 cara penerapan agile marketing bagi bisnis online selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Agile Marketing

Agile Marketing adalah trik pemasaran kolektif yang ampuh mendatangkan konsumen dengan cepat. Kata ‘agile’ dalam bahasa Indonesia memiliki arti ‘berpikir cerdas dan cepat’.

Oleh sebab itulah trik marketing satu ini menuntut kecepatan kerja sekaligus kecerdasan penyusunan strategi dari pelakunya. Anda akan bertemu dengan banyak strategi promosi yang harus dinilai, dirancang, dan diuji.

Pemasaran cepat agile dikenal penuh tantangan. Sebab pada prakteknya, tim pemasaran Anda harus berjuang mengidentifikasi dan menilai kualitas proyek penjualan demi mencapai target.

Agile membantu Anda mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan promosi, hal-hal apa saja yang boleh diulang atau dihindari, serta menemukan inovasi kuat untuk pemasaran di masa depan.

Meski terkesan lumayan kompleks, nyatanya, upaya pemasaran agile terbukti ampuh banyak konsumen dalam kurun waktu lebih cepat dibandingkan trik pemasaran lainnya. Ini karena hasil evaluasi Anda dan tim berhasil menemukan metode pemasaran terbaik.

Pengertian Agile Marketing menurut Ahli

  • Fryrear, Andrea: Marketing agile adalah suatu pendekatan bisnis yang bersifat teknis, di mana seluruh upaya tim marketing difokuskan pada proyek bernilai tinggi. Seluruh tim bekerja sama untuk mengidentifikasi, mengukur hasil, dan menyelesaikan masalah dalam kampanye promosi secara terus-menerus demi meningkatkan hasilnya seiring waktu berjalan.
  • Guerrero, Anna : Tujuan dan kekuatan utama pemasaran agile adalah menguji seluruh taktik dan asumsi marketer dalam periklanan, hingga nantinya menemukan satu jalur terbaik yang layak diikuti demi mencapai target.
  • Group Marketing Insider : Marketing agile adalah metode pemasaran yang cepat dan terkoordinasi dalam sebuah tim dengan tujuan menyempurnakan metode pemasaran dari sebuah brand. Metode ini mencakup beberapa kompenen penting seperti target jangka pendek, menengah, panjang, serta visi strategis bisnis.

Asal Usul Strategi Pemasaran “Agile”

Konsep marketing agile muncul seiring dengan perkembangan dunia marketing modern. Istilah ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012 di momen “Sprint Zero”.

Acara tersebut dihadiri oleh para ahli marketing dan menghasilkan “Agile Marketing Manifesto” – sebuah pedoman taktis untuk menjalankan marketing modern yang bersifat serba cepat.

Agile Manifesto memuat aneka cara, nilai dan prinsip utama yang ada dalam kehidupan marketing kekinian. Maka dari itu, isi manifesto tersebut menjadi landasan dasar serta standar pelaksanaan semua bentuk marketing agile.

Beberapa contoh poin penting yang ada di Agile Manifesto adalah:

  • Pemakaian prediksi statistik untuk menemukan target konsumen yang tepat.
  • Lebih mengedepankan rencana marketing yang fleksibel.
  • Memperbanyak percobaan kecil-kecilan untuk memperoleh hasil utama yang besar.
  • Berani berinovasi untuk menanggapi perubahan di lapangan, namun tetap disesuaikan mengikuti rencana.
  • Mengadakan kolaborasi dengan fokus utama pada konsumen melalui sistem hierarki dan grup.
  • Memetik pembelajaran disertai kesepakatan kolektif dan validasi pendapat satu sama lain.
  • Mengganti kampanye iklan besar-besaran dengan pemasaran yang bersifat pengulangan dan lebih adaptif di lingkungan.

Contoh Agile Marketing : Story Points

agile-marketing

Salah satu contoh pemanfaatan pemasaran agile adalah dengan metode Story Points. Taktik ini mulai populer dan banyak digunakan oleh bisnis-bisnis di luar negeri. Seperti apa cara kerjanya?

Contoh marketing agile sering kali berkaitan dengan pemanfaatan teknologi. Begitu pula halnya dengan Story Points.

Story Points adalah software penghitung estimasi tugas yang bisa diselesikan oleh tim marketing untuk satu putaran kegiatan. Sistem Story Points merupakan modifikasi sekaligus pengembangan lanjut dari konsep matematika Fibonacci.

Perhitungan ini menggandakan nilai sebuah tugas dari bagian ujung bawah. Tugas akan dinilai kurang relevan/sulit apabila mendapat skor tinggi – begitu juga sebaliknya.

Contohnya Anda menggunakan metode Story Points dengan skala: 1, 2, 3, 5, 8, 13. Nomor-nomor ini digunakan untuk membantu tim membandingkan sebuah ide marketing dengan yang opsi lain.

Misalnya, Anda mengusulkan ide promosi Instagram dengan bantuan influencer. Beberapa anggota tim Anda berpikir bahwa hal tersebut sangat mudah dilakukan saat ini, sehingga mereka memberi nilai yang kecil: “2”.

Namun ada juga yang meyakini sebaliknya karena mereka mungkin punya pengalaman kerjasama dengan influencer yang cukup merepotkan. Otomatis, mereka akan memberi nilai yang lebih besar (mungkin juga disertai opini dan hal-hal lain yang sepatutnya dipertimbangkan oleh tim).

Angka-angka yang diperoleh selama diskusi lalu dimasukkan ke tools untuk dihitung. Jika nilai rata-rata akhir cukup besar, itu berarti tugas atau ide marketing dinilai kurang baik untuk dicoba.

Cara seperti ini membantu menyiasati banyak permasalahan umum yang dihadapi marketer setiap hari, seperti kesulitan memilih metode pemasaran, kelimpungan akibat mengambil terlalu banyak tugas, dan ketidakefektifan kinerja lainnya.

Akan tetapi Story Points bukanlah satu-satunya contoh pemasaran agile. Masih ada lebih banyak implementasi yang lebih sederhana marketing agile untuk dicoba.

10 Tips Mengoptimalkan Bisnis dengan Agile Marketing

Kunci utama dari pemasaran agile adalah cepat, adaptif, dan repetitif. Materi promosi wajib dibuat seadaptif mungkin dengan perubahan kondisi masyarakat, supaya Anda bisa terus mendapatkan feedback dengan cepat.

Selain itu, metode pemasaran yang fleksibel bisa menghemat budget. Anda tidak perlu repot merancang pemasaran dari nol karena strategi saat ini dapat mendatangkan konsumen dalam jangka waktu yang panjang.

Tertarik mencoba? Berikut 10 tips mengoptimalkan nilai promosi bisnis Anda dengan strategi marketing agile

1. Gunakan Software Tools Khusus Marketing Agile

Tips pertama, gunakanlah software-software khusus marketing agile. Pemakaian software sangat disarankan untuk mempermudah implementasi strategi pemasaran ini.

Apalagi ada banyak data hitungan yang harus ditinjau dalam teknik agile. Lebih baik gunakan tools demi menghindari kesalahan analisis maupun koordinasi antar tim.

2. Membuat atau Memodifikasi Pemasaran yang Fleksibel

Anda bisa membuat materi-materi pemasaran yang sifatnya fleksibel. Maksudnya, isi iklan bisa selalu relevan di masyarakat untuk jangka panjang.

Selain membuat konten baru, Anda juga bisa memodifikasi strategi dan bahan promosi lama untuk menghemat modal. Namun pastikan material tersebut punya potensi mendatangkan return atau bisa disesuaikan dengan tren.

3. Terbuka dengan Inovasi

Inovasi adalah tuntutan sekaligus tantangan bagi semua bisnis masa kini. Selalu tanamkan inovasi pada strategi pemasaran Anda, kemudian bandingkan hasilnya.

Cara ini akan sangat membantu terutama jika anggota tim Anda punya banyak ide segar dan menarik untuk diterapkan.

4. Lakukan Analisis Real Time

Sebisa mungkin lakukan analisis hasil pemasaran secara real time untuk mengetahui dampak promosi di masyarakat. Hasil kalkulasi real time akan memperlihatkan seberapa feedback yang bisa diraih konten marketing.

5. Verifikasi dengan Data

Semua aktivitas marketing agile dilakukan berdasarkan data, termasuk keputusan langkah marketing yang diambil. Rutin mengukur dan memverifikasi data dapat menjadikan promosi jadi lebih tepat sasaran dan sukses.

6. Cepat Melakukan Eksperimen

Bisnis harus bereksperimen demi mencapai titik pertumbuhan maksimal. Tapi bukan hanya sekadar percobaan saja. Dalam strategi marketing agile, Anda harus mengupayakan eksperimen yang cepat.

Maksudnya, produk atau jasa tidak harus “tampil sempurna” saat dirilis. Anda boleh meluncurkannya setelah dirasa siap, lalu kemudian menguji dan menambahkan inovasi seiring berjalannya waktu.

Membuat produk yang super sempurna akan menghabiskan lebih banyak biaya sekaligus memperlama perputaran modal.

7. Menguji Ide-Ide Baru

Tidak cuma produk saja yang diuji, tapi juga ide-ide yang digagas oleh tim Anda. Pengujian ini dapat memverifikasi seluruh hipotesis pemasaran yang dibuat, menyempurnakan produk, serta menghapus kesalahpahaman yang mungkin terjadi selama proses marketing.

Proses uji ide baru dapat dilakukan dengan mudah memakai A/B testing.

8. Mempersempit Fokus Tim

Meski marketing agile bekerja dengan tim, Anda tetap harus menyempitkan fokus tugas untuk mempermudah kerja. Alangkah baiknya memecah tim marketing yang besar menjadi beberapa sub divisi dengan tanggung jawab masing-masing sesuai skill.

9. Tanamkan Prinsip Kerja Selaras

Seluruh divisi marketing wajib bekerja sama dan dalam tempo yang selaras. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah anggota tim bekerja terlalu cepat mendahului persiapan, atau sebaliknya – terlalu lamban dan ketinggalan di belakang.

Menanamkan prinsip keharmonisan dan kepentingan bersama juga penting. Tim akan lebih mudah bergerak apabila semua orang di dalamnya punya visi misi yang sama.

10. Evaluasi Secara Rutin

Tips terakhir namun tak kalah penting adalah mengevaluasi hasil kinerja Anda secara rutin. Penilaian yang teratur akan memberitahu sudah sejauh mana dampak pemasaran beserta hal-hal yang perlu dimaksimalkan.

Anda juga dapat merancang strategi baru setelah berkaca dari hasil eksperimen sebelumnya. Misalnya menurut evaluasi, iklan A kurang menghasilkan dibanding iklan B. Jadi untuk ke depannya, lebih baik berfokus pada pemasaran B.

4 Manfaat Agile Marketing untuk Bisnis Kekinian

Anda bisa langsung memperoleh 4 manfaat utama ini kalau mencoba taktik marketing agile dari sekarang:

1. Menambah Daya Saing Bisnis di Pasaran

Tim marketing yang bekerja dengan strategi agile cenderung punya daya saing dan kualitas lebih tinggi dibandingkan kompetitornya. Ini dikarenakan mereka sudah terbiasa bekerja dengan cepat dan kritis.

Mereka tidak pernah ragu bereksperimen dan berinovasi secara cepat demi mendapat hasil terbaik. Jika promosi dirasa kurang fleksibel dan “lama” mendatangkan hasil, tim akan langsung mengganti strategi. Hasilnya, kampanye bisnis akan terus selangkah lebih maju.

2. Meningkatkan Kecepatan dan Produktivitas Usaha

Bisnis-bisnis yang ingin meningkatkan kecepatan dan produktivitas usahanya pasti menggunakan strategi agile. Sistem ini dapat merombak struktur dan cara kerja perusahaan Anda secara drastis sehingga menjadi lebih efisien.

Tim agile yang baik selalu dibentuk oleh anggota yang gesit, kreatif dan lincah dalam menyelesaikan masalah. Hal inilah yang lantas meningkatkan kecepatan kinerja usaha.

3. Menambah Fleksibilitas Marketing

Manfaat menarik lainnya dari marketing agile adalah tingkat fleksibilitas yang tinggi. Pasalnya, tim berfokus pada target jangka panjang alih-alih sekadar mengikuti rencana yang sudah ada.

Demi hal itu juga, mereka selalu mencari cara menyusun pemasaran yang tahan lama dan mudah beradaptasi dengan perubahan trend.

4.  Sistem dan Hasil yang Transparan

Semua orang menyukai sistem kerja yang transparan. Anda bisa mencoba taktik agile untuk meningkatkan transparansi perusahaan di mata karyawan atau klien.

Para penganut sistem agile mengolah data mereka dengan mudah dan terbuka memakai tools dan strategi kolaborasi. Alhasil kinerja bisnis Anda terlihat lebih rapi, terstruktur, serta jujur arahnya.

Dari sisi konsumen, mereka dapat merasa lebih diperhatikan dan loyal karena marketer kerap meminta saran (feedback) secara terbuka.

Demikianlah pembahasan seputar agile marketing. Bagaimana, sudah siap untuk membuat perubahan besar pada bisnis dengan mencoba trik marketing ini?

Yuk ikuti terus MARKEY di https://markey.id/ supaya tidak ketinggalan info, tips dan inovasi menarik untuk mengembangkan bisnis online. Baca gratis langsung dari web atau via app MARKEY (Playstore dan AppStore). Sampai bertemu lagi!

3 Cara Membuat Iklan Digital yang Efektif dan Minim Modal

0
iklan-digital

Membuat iklan digital yang bagus tidak harus mahal, lho. Cukup ikuti tiga langkah berikut ini untuk membuat iklan digital yang efektif, menarik, tapi tetap low budget!

Pemasaran digital menjadi kebiasaan baru dewasa ini. Aktivitas promosi online terbukti ampuh menarik lebih banyak konsumen, namun di sisi lain, hal ini juga cukup banyak menguras budget modal.

Riset digital marketing oleh Statista menemukan 76% bisnis menambah budget iklan video mereka; 70% olshop memfokuskan modal untuk iklan Stories; dan 68% lainnya berinvestasi untuk memaksimalkan iklan feeds.

Meningkatnya level persaingan online juga ikut memperbesar resiko penghabisan budget iklan digital secara berlebihan. Di sinilah Anda perlu waspada.

Namun jangan khawatir, sebab kami punya 3 langkah jitu untuk membuat iklan digital yang efektif sekaligus hemat anggaran. Yuk langsung kita simak tips-tipsnya di bawah ini!

3 Cara Mudah Membuat Iklan Digital yang Menarik dan Low Budget

iklan-digital-2

Sampai hari ini masih banyak orang percaya kalau iklan yang bagus harus menelan banyak modal. Padahal ada cara agar iklan promosi bisnis Anda tetap menarik tanpa mengalokasikan modal berlebih.

Salah satunya adalah dengan mengarahkan iklan online Anda ke sasaran dan channel promosi yang tepat. Promosi yang tepat otomatis memperbesar peluang konsumen potensial menemukan jasa dan produk Anda.

Selengkapnya, Anda bisa mencoba 3 cara sederhana pembuatan iklan digital yang efektif di bawah ini:

1. Evaluasi dan Pahami Masalah Promosi Anda

Sudahkah Anda mengevaluasi strategi dan performa iklan bisnis secara berkala? Jika belum, jangan buang-buang waktu lagi dan segeralah meninjau sistem promosi Anda!

Memantau dan mengevaluasi kinerja iklan adalah hal yang penting. Menurut survei marketing global oleh eMarketer, ada rata-rata 26% anggaran modal bisnis yang terbuang sia-sia akibat pemasaran iklan yang tidak efektif.

Persentase tersebut dapat semakin membesar jika pebisnis tidak cepat menyadari permasalahan dalam strategi promosi mereka. Nah, salah satu langkah simpel untuk mencegahnya adalah dengan rutin melakukan penilaian usaha.

Hasil evaluasi iklan dapat memberi tahu Anda jenis strategi dan konten yang berhasil maupun tidak, serta hal-hal yang sebaiknya dihindari atau dimaksimalkan. Aktivitas ini mungkin terdengar sepele, namun sangat efektif untuk menjaga budget iklan agar tidak membengkak.

Mari ambil contoh kerugian lain akibat jarang mengevaluasi kinerja iklan :

Hasil studi dari ROI Hunter menemukan bahwa bisnis kekinian hanya memperoleh 1% keuntungan (return) dari 50% jumlah penayangan iklan mereka di sosial media. Itupun mereka sudah mengeluarkan budget hingga miliaran dolar untuk membuat materi promosi saja.

Selain itu, perusahaan cenderung tidak pernah tahu asal-usul kedatangan untung 1% tersebut. Pebisnis tidak yakin iklan produk mana yang benar-benar mendatangkan konsumen ke lapak mereka.

Akibatnya, mereka memilih untuk terus fokus memposting promosi dan menambah lebih banyak budget. Padahal aksi pemborosan tersebut masih bisa dihindari jika marketer mau rutin memantau laju pengeluaran dan pemasukan iklan mereka.

2. Manfaatkan Data-Data Kinerja Produk

Tips kedua untuk membuat iklan digital yang efektif adalah selalu menggunakan data-data kinerja produk sebagai landasan konten.

Salah satu kesalahan umum pebisnis online adalah mengandalkan asumsi mereka untuk banyak hal – termasuk saat beriklan. Anda hanya menebak-nebak jenis konten yang disukai audiens, trend populer, maupun kebutuhan konsumen.

Akibatnya, iklan sering tidak tepat sasaran dan berujung menghabiskan modal sia-sia. Untuk menghindari kegagalan ini, ada baiknya bagi Anda mulai mengubah kebiasaan “tebak-tebakan” tersebut dengan melakukan riset data yang valid mencakup:

  • Mengidentifikasi produk atau jasa terlaris (best seller) di toko Anda.
  • Menilai jumlah pendapatan dan transaksi setiap produk atau jasa.
  • Mengetahui keunggulan, spesifikasi, dan inovasi yang terdapat pada produk atau jasa.
  • Memperdalam pengenalan manfaat produk atau jasa bagi konsumen.
  • Meriset target konsumen yang tepat, bisa dengan cara menggali kebutuhan, minat, maupun permasalahan mereka saat ini.
  • Membandingkan produk atau jasa milik kompetitor dari segi fitur, manfaat, kandungan, kelebihan, kekurangan, harga dan lain-lain.

Kemudian data-data tersebut dapat Anda olah untuk nantinya gunakan sebagai dasar penyusunan materi iklan. Dengan begini isi iklan Anda pasti terasa lebih meyakinkan dan pas sesuai kebutuhan konsumen.

Jangan ragu juga untuk memakai alat-alat riset marketing gratis supaya proses analisis data jadi lebih gampang. Beberapa tool riset produk gratis yang direkomendasikan misalnya AutoBoost, Markin, Stats, dan Dimia.

3. Maju Selangkah di Depan dengan Inovasi

Terakhir, jadilah selangkah lebih maju dengan berinovasi pada iklan produk atau jasa Anda.

Berinovasi kini bukanlah hal yang sulit dengan bantuan teknologi. Dengan catatan Anda harus bisa senantiasa menemukan inspirasi pembaharuan dari produk atau jasa yang ditawarkan.

Ide-ide inovatif juga bisa Anda gali dari data-data yang sudah dianalisis pada poin sebelumnya. Ruang kosong (gap) antara masalah konsumen dengan solusi saat ini (dari produk atau jasa lain) bisa menjadi sumber inovasi yang bagus untuk iklan Anda.

Semisal, Anda mengiklankan produk skincare dan masalah utama konsumen target Anda adalah jerawat. Setelah melakukan riset, Anda tahu bahwa produk kompetitor belum mengandung kandungan aktif pembasmi jerawat.

Di sinilah Anda bisa membuat inovasi iklan dengan menekankan kandungan produk yang lebih efektif dan cepat mengusir jerawat konsumen.

Demikianlah serangkaian tips dan trik membuat iklan digital yang murah tapi tetap ampuh untuk menarik pembeli. Bagaimana, sangat mudah bukan cara-caranya?

Menjaga pemakaian modal adalah salah satu hal penting untuk melestarikan kestabilan usaha. Jangan sampai bisnis Anda terancam bangkrut hanya karena terlalu over budget di iklan pemasaran.

Setelah mengefisiensikan dana promosi, kini Anda bisa mengalihkan biaya yang tersisa untuk aspek-aspek penting lainnya di toko Anda. Selamat mencoba!

Jangan lupa untuk ikuti terus MARKEY di https://markey.id/ karena ada banyak tips dan trik bermanfaat bagi bisnis online. Sampai bertemu lagi di artikel lainnya, ya.

 

5 Tren Relationship Marketing Paling Ampuh Datangkan Pembeli

0
relationship-marketing

Relationship marketing adalah cara mudah mendapatkan pelanggan setia bagi toko Anda. Pasalnya, taktik ini mempunyai kiat-kiat khusus membangun hubungan emosional yang kuat dengan pembeli.

Selain itu, ada 5 tren relationship marketing yang bisa mendongkrak kualitas hubungan dan pelayanan bisnis di masyarakat. Jadi Anda wajib mencoba taktik pemasaran ini karena sudah terbukti ampuh pula mendatangkan konsumen.

Lantas seperti apa 5 tren relationship marketing terbaik ini? Yuk langsung saja kita simak penjelasan selengkapnya di sini.

Apa Itu Relationship Marketing?

relationship-marketing

Relationship marketing adalah salah satu jenis metode pemasaran yang berorientasi pada hubungan brand dan konsumen.

Strategi marketing ini berfungsi untuk meningkatkan kepuasan konsumen, memperdalam loyalitas, dan menjaga hubungan bermakna antara toko dan masyarakat untuk jangka panjang.

Hubungan antara pembeli dan toko selalu dipercaya sebagai salah satu kunci sukses berbisnis. Semakin erat kepercayaan beserta loyalitas masyarakat pada produk/jasa Anda, maka tentu saja semakin besar pula peluang transaksi yang bisa digapai.

Teori tersebut juga telah dibuktikan dalam laporan perusahaan eConsultancy bersama Cheetah Digital. Menurut mereka, terdapat 5 tren kunci yang bisa menyukseskan kampanye marketing relationship.

5 Tren Relationship Marketing untuk Bisnis Online : Lebih Mudah Gaet Konsumen!

Pernahkah Anda mencoba taktik pemasaran berbasis relationship? Jika iya, maka ada baiknya Anda turut mencoba 5 tren baru relationship marketing berikut ini untuk memperlancar promosi.

Adapun kelima tren tersebut mencakup: personalisasi ROI, modifikasi sistem web cookies, apresiasi konsumen, pendekatan email, dan trial-error.

1. Personalisasi ROI (Return of Investment)

Siasat pertama, cobalah untuk sebisa mungkin mempersonalisasi sasaran ROI (return of investment) Anda. Pendekatan yang personal terbukti menghasilkan ROI sekaligus kepuasan pembeli yang lebih besar serta dalam jangka waktu lebih panjang.

Peningkatan omset dan loyalitas konsumen terbukti mencapai 110% ketika bisnis mampu memoles trik marketing mereka dengan pendekatan individu. Hal ini terjadi karena perubahan cara pandang masyarakat itu sendiri.

Kebutuhan akan pengakuan dan apresiasi melonjak tajam pasca pandemi dan perkembangan bisnis online. Masyarakat ingin lebih diakui, yang dalam hal ini, mereka mau diapresiasi atas kesetiaan dan loyalitasnya terhadap brand.

Pendekatan personal juga menghapus “sekat kaku” antara brand dan konsumen. Alhasil, mereka akan merasa lebih nyaman dan tergerak memberi tahu data-data diri pada perusahaan.

Namun hubungan ini sebaiknya bersifat dua arah dan menguntungkan. Anda juga wajib memenuhi ekspektasi konsumen dengan memberikan penawaran sesuai kebutuhan mereka.

2. Modifikasi Sistem Web Cookies

Hampir semua website bisnis online menggunakan cookies untuk mengenali asal-muasal para pengunjungnya. Teknologi ini juga membantu mencatat data-data konsumen online yang mampir.

Sayangnya, metode penjelajahan samaran (incognito) melonjak drastis hingga 50% akhir-akhir ini. Peningkatan tersebut adalah angin buruk, mengingat cookies tidak bisa mencatat data konsumen yang datang via incognito.

Namun di sisi lain, metode browsing rahasia ini dipandang sebagai “penyelamat” oleh konsumen. Mereka memilih melakukannya karena tidak mau data-datanya dipakai sebagai materi marketing.

Maka dari itu, Anda harus mengubah gaya pemasaran dengan cara yang lebih humanis. Akan lebih baik untuk membangun rasa percaya konsumen kepada Anda terlebih dahulu, supaya mereka suka rela membagi data-data diri masing-masing.

Penyimpanan data oleh cookies sesungguhnya telah menjadi permasalahan selama bertahun-tahun. Bahkan pihak Google sendiri turut memperbaiki sistemnya dan mengedepankan proteksi data pengguna dari cookies.

Saat ini sebagian besar website olshop mulai turut bergerak ke arah yang sama. Mereka kini menawarkan pilihan pada konsumen untuk bersedia menerima cookies atau tidak.

Tak lupa, informasi terkait pemanfaatan data juga turut dilampirkan pada audiens untuk meningkatkan kesepahaman bersama.

3. Apresiasi Konsumen

Tren marketing relationship selanjutnya adalah pemberian apresiasi konsumen dari brand.

Melansir dari laporan Cheetah Digital, keinginan masyarakat untuk menjadi bagian sebuah komunitas sangatlah tinggi. 54% orang memilih berlangganan pada brand yang aktif mengapresiasi konsumennya.

Kelompok tersebut juga mempercayai data-data mereka untuk dikelola oleh perusahaan pilihan. Dengan kata lain, mereka dengan senang hati menerima penawaran yang sesuai dengan karakter maupun kebutuhan masing-masing.

Untungnya, kini juga ada banyak cara kreatif untuk memberi apresiasi lebih pada konsumen, seperti:

  • Menciptakan forum online bagi pelanggan setia brand. Di sini mereka dapat aktif berkomunitas, mengenal satu sama lain, hingga saling memberikan testimoni.
  • Aktif berinteraksi dengan konsumen, seperti membalas pesan, komentar, hingga me-repost konten UGC.
  • Mengucapkan terima kasih atas kesetiaan konsumen. Apabila memungkinkan, Anda bisa memberikan hadiah tambahan, bonus spesial, atau mengadakan program membership.
  • Senantiasa mengedepankan kebutuhan konsumen dalam pelayanan.
  • Berikan pelayanan yang humanis, bukan hanya sekadar untuk meraup keuntungan monetisasi saja. Tempatkan diri di posisi yang setara dengan konsumen agar Anda dapat lebih mudah memahami mereka.

4. Gunakan Pendekatan Email Marketing

Trik email marketing juga sangat membantu dalam aktivitas promosi ini. Penjualan dengan email marketing mampu meningkatkan omset hingga 128% sehingga dinilai sangat efektif oleh para pengamat bisnis.

Ini karena email marketing memuat unsur-unsur dasar dalam marketing relationship, yakni “personalisasi”, “kedekatan” dan “relevansi”.

Pertama, Anda bisa mengustomisasi isi email agar tampak personal sesuai karakter konsumen. Misalnya seperti menyebut nama panggilan konsumen, menyesuaikan gaya bahasa dengan usia dan status target, dan lain-lain.

Kedua, pesan email biasanya dikirim satu per satu sehingga menimbulkan perasaan “dekat”, “eksklusif” dan “spesial” di hati pembaca. Lalu terakhir, Anda bisa menawarkan produk, jasa atau diskon yang relevan sesuai kebutuhan dan kesukaan audiens.

5. Uji Coba Trial and Error

Setiap praktek marketing relationship pasti mempunyai serangkaian uji coba trial and error.

Berani mencoba dan gagal adalah kunci utama yang dapat menumbuhkan bisnis Anda di masyarakat. Kembali lagi, setiap bisnis memiliki nilai, visi dan misi yang unik sehingga metode pendekatannya ke konsumen tidak mungkin 100% sama.

Jadi tidak perlu khawatir kalau sampai sekarang Anda belum menemukan implementasi relationship marketing dengan hasil terbaik. Yang penting, selalu kedepankan kejujuran, keramah-tamahan, dan originalitas karya supaya konsumen mempercayai bisnis Anda.

5 Manfaat Relationship Marketing bagi Bisnis

Selain menarik dan fresh, strategi marketing relationship ini juga menawarkan 5 manfaat khusus bagi bisnis Anda, lho.

Berikut 5 manfaat penerapan taktik promosi berbasis relationship bagi usaha Anda:

  • Bisnis lebih banyak direkomendasikan di masyarakat. Pelanggan yang puas atau sudah setia berbelanja di toko Anda akan cenderung merekomendasikan layanan/produk Anda pada rekan-rekan mereka.
  • Bisnis lebih eksis dalam jangka waktu panjang. Toko-toko yang punya tempat spesial di hati masyarakat akan selalu diminati. Otomatis, usaha Anda akan eksis dalam jangka waktu lama.
  • Mudah dapat banyak feedback dari pembeli. Feedback ini bisa berupa testimoni, opini, maupun data-data dari pelanggan yang bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan. Konsumen merasa “peduli” pada brand sehingga mereka bersedia membantu meningkatkan bisnis Anda lewat berbagai masukan dan saran.
  • Lebih gampang mengubah harga produk atau jasa. Banyak pebisnis “terpaksa” mempertahankan harga layanan karena takut kehilangan pembeli. Namun, konsumen setia tidak akan gampang berpaling meski ada perubahan harga sebab mereka lebih mengedepankan nilai positif dari brand.
  • Mengungguli kompetitor. Faktanya, tidak semua bisnis menyadari kegunaan dari trik marketing relationship. Inilah peluang emas Anda untuk mempererat hubungan dengan konsumen dan mengungguli persaingan.

Bagaimana, jadi semakin tertarik untuk mencoba trik marketing hubungan (relationship) ini, bukan? Jadi jangan buang-buang waktu lagi. Langsung coba terapkan 6 tren dan strategi marketing relationship untuk memaksimalkan keuntungan usaha jangka panjang, selamat mencoba!

Ikuti terus MARKEY di https://markey.id/ atau download MARKEY APP karena ada banyak tips sukses bisnis online serta berita terbaru dari dunia digital marketing. Sampai bertemu lagi di artikel menarik lainnya!

Fungsi User Experience di Bisnis Online yang Anda Belum Tahu

0
bisnis online

User experience adalah komponen penting dalam bisnis online yang tidak bisa dipisahkan dari produk maupun pelayanan konsumen. Kami akan mengajak Anda melihat peranan penting UX dalam digital marketing yang masih jarang disadari pebisnis masa kini.

Pemanfaatan teknologi canggih untuk bisnis online justru membuat banyak orang mengabaikan kunci penting kesuksesan yakni User Experience (UX). Padahal, tanpa UX, bisnis Anda tidak mungkin bisa mempertahankan pembeli.

Untuk itu, mari simak apa itu User Experience dalam digital marketing beserta cara mengoptimalkannya di bawah ini.

Pengertian User Experience Adalah

user-experience-2

User Experience adalah aneka pengalaman konsumen ketika menggunakan produk, jasa, dan layanan bisnis Anda secara keseluruhan. Setiap bisnis wajib menciptakan pengalaman konsumen yang baik agar brand tetap eksis di masyarakat.

Istilah UX juga sering muncul dalam proses desain website dan aplikasi. Ia sering disandingkan dengan UI (User Interface), karena keduanya saling berhubungan erat.

Semisal tampilan website bisnis online Anda (sisi UI) tampak baik, mudah dimengerti, dan bisa memproses permintaan pengunjung dengan cepat. Otomatis, konsumen akan mendapat pengalaman belanja yang cepat, nyaman, dan memuaskan (sisi UX). Begitu juga sebaliknya.

Implementasi UX di dunia marketing pun tak jauh berbeda. Anda harus dapat menilai apakah konsumen sudah memperoleh pengalaman terbaik sesuai ekspektasi ataupun tujuan mereka datang ke toko.

Seluruh sisi UX akan memengaruhi keberlangsungan usaha Anda di masa depan nantinya.

5 Manfaat User Experience Adalah

Sangat mudah bagi siapa saja untuk mengabaikan kehadiran UX dan fokus pada sistem transaksi jika mereka tidak tahu manfaat utama dari User Experience di digital marketing.

Tidak seperti UI atau fitur-fitur canggih online shop yang biasa Anda gunakan sehari-hari, User Experience adalah skill digital marketing yang wajib untuk terus diasah.

Sebab, User Experience mempunyai 5 manfaat unggulan yang bisa mempercepat pertumbuhan brand Anda di masyarakat luas:

1. Membangun Image Baik Brand

Semua orang pastinya ingin mempunyai bisnis dengan citra positif. Produk dan jasa yang dikenal berkualitas baik, asli, dan terpercaya terbukti selalu lebih cepat laku terjual.

Mengembangkan User Experience bisa menjadi salah satu cara yang tepat untuk membangun image toko Anda. Konsumen yang puas dengan pelayanan bisnis Anda pasti akan merekomendasikan produk atau jasa ke lebih banyak orang lain.

Hasilnya, nama baik bisnis Anda akan cepat tumbuh dan terkenal.

2. Mempertahankan Loyalitas Konsumen

Sebuah studi pernah menemukan bahwa konsumen online saat ini cenderung “tidak loyal” pada satu brand. Alasannya karena banyak platform belanja online bermunculan dengan aneka diskon menggiurkan.

Akibatnya, konsumen memilih untuk selalu berbelanja di brand-brand yang menyediakan diskon.

Meski begitu, Anda tetap bisa mempertahankan loyalitas konsumen dengan cara menawarkan User Experience terbaik. Misalnya memastikan seluruh kebutuhan konsumen terpenuhi, rajin memberi bonus/diskon, mendesain toko online dengan simpel, dan seterusnya.

Pembeli yang sudah nyaman belanja di toko Anda pasti akan “malas” untuk pindah ke tempat baru.

3. Membantu Konsumen Mencapai Tujuan Mereka

Manfaat lain dari UX adalah membantu konsumen mencapai tujuan mereka.

Setiap orang yang datang ke toko Anda memiliki tujuan, motivasi dan ekspektasi masing-masing. Namun satu hal yang pasti : konsumen ingin bisa menggapai keinginan tersebut.

Transaksi tidak akan terjadi apabila konsumen gagal mendapatkan yang mereka harapkan entah itu produk, layanan, harga, dan promo tertentu. Jadi, pastikan Anda selalu membantu konsumen menuntaskan masalah atau kebutuhan mereka lewat servis UX yang baik.

4. Lebih Cepat Berinovasi

Masyarakat menyukai brand yang inovatif dan terus meningkatkan kualitasnya. Anda juga bisa mengembangkan perusahaan ke arah ini melalui servis UX.

Caranya cukup simpel. Anda hanya perlu menilai seluruh keluh-kesah dan keinginan konsumen terhadap brand. Jika masih ada hal yang dapat ditingkatkan, maka jangan ragu untuk segera melakukannya.

5. Memaksimalkan Profit Bisnis

Manfaat UX di digital marketing yang terakhir adalah memaksimalkan profit bisnis Anda. Seluruh rasa puas dan bahagia konsumen tidak hanya akan menumbuhkan loyalitas atau mendatangkan pembeli baru, tetapi juga menghasilkan lebih banyak penjualan.

Anda pun tidak akan perlu lagi bersusah payah berpromosi, karena image UX yang baik akan mendatangkan konsumen dengan sendirinya.

Contoh Pemanfaatan User Experience Adalah

user-experience-1

Seperti apa contoh pemanfaatan User Experience di ranah digital marketing?

Salah seorang pakar UX Marketing, Jared Spool, pernah mengatakan bahwa Anda harus mengedepankan “konsep keseluruhan” saat memaksimalkan UX pada bisnis.

Ini karena pengalaman konsumen terhadap brand sering kali bersifat kompleks dan tidak bisa dipecah-belah. Mari ambil contoh sebuah perusahaan asuransi dengan produk-produk khas mereka.

Perusahaan ini sejatinya agak sulit berkembang saat ini, mengingat hampir semua orang sudah memiliki asuransi masing-masing. Tapi, Anda dapat menarik konsumen baru dengan cara menawarkan UX yang lebih menjanjikan.

Konsumen asuransi akan tertarik mengganti premi lama mereka jika perusahaan Anda bisa memberi UX yang lebih memuaskan. Layanan ini juga biasanya dilihat secara keseluruhan, mencakup harga asuransi, syarat dan ketentuan, prosedur, testimoni, dan sebagainya.

Jadi kalau bisnis Anda sanggup memberi layanan yang bagus, terjamin plus murah, pasti konsumen akan  segera berdatangan mencoba jasa Anda.

Perlu diingat bahwa konsep keseluruhan dalam UX ini benar-benar vital. Jika ada satu saja hal yang tak sesuai ekspektasi konsumen, mereka dapat segera mempertimbangkan untuk berhenti/mengganti layanan dengan yang lebih sesuai.

Harga murah dan promo sudah bukan lagi faktor mutlak seseorang membeli sesuatu. Di cukup banyak kasus, User Experience adalah poin nomor 1 yang diutamakan konsumen kekinian.

3 Kesalahan Pebisnis dalam Mengelola User Experience Adalah

Spool juga menjelaskan ada tiga jenis kesalahan yang selalu diulang pebisnis terkait dengan User Experience. Kekeliruan tersebut parahnya dilakukan tanpa disadari.

Mungkin Anda sendiri juga pernah membuat salah satu dari tiga kesalahan pengelolaan UX berikut ini:

Tidak Menghadapi Konsumen secara Langsung

Banyak toko online masa kini sengaja mengganti tenaga kerja SDM dengan aplikasi. Di satu sisi, strategi ini bisa menguntungkan bisnis terutama dari segi efektivitas kinerja.

Namun di sisi lain, terjadi penurunan User Experience di sebagian olshop yang pelayanannya terlalu fokus mengandalkan mesin.

Mesin tidak memiliki sisi emosional sebagaimana manusia. Jadi, mereka tidak dapat memahami konsumen sepenuhnya.

Belum lagi jika terdapat masalah pada fitur online shop Anda yang berujung mempersulit transaksi. Di situasi seperti ini, konsumen yang sudah kesal bisa semakin naik pitam lantaran tidak mendapat pelayanan langsung sesuai harapan.

Tidak Berbicara dari Hati ke Hati dengan Pelanggan

Sebagian besar toko online juga mengganti cara komunikasi dengan pelanggan memakai chatbot. Chatbot sangat praktis karena bisa menjawab pertanyaan ribuan konsumen secara bersamaan selama 24 jam.

Sayangnya, kehadiran chatbot membuat banyak pebisnis jadi “lalai”. Mereka terlalu mengandalkan chatbot, padahal, alat bantu ini hanya bisa membalas pertanyaan umum dengan template tertentu.

Oleh karena itu pembeli tidak akan mendapat solusi untuk komplain atau pertanyaan yang lebih serius. Akibatnya, tingkat UX bisnis Anda dapat menurun.

Tidak Mempelajari Kebutuhan Konsumen

Kesalahan pebisnis yang ketiga terkait UX adalah tidak pernah mempelajari kebutuhan konsumen.

Tool-tool digital marketing sangat bermanfaat dalam membantu mengumpulkan data konsumen. Namun, data tersebut akan jadi sia-sia kalau Anda tidak pernah mendalami dan memanfaatkannya secara nyata.

Masih banyak pebisnis online yang sekadar “menebak” kebutuhan konsumennya. Mereka hanya mengumpulkan dan memasarkan item-item yang sedang trending tanpa benar-benar memahami apakah produk tersebut sungguh-sungguh diperlukan calon pembeli.

4 Cara Simpel Mengoptimalkan User Experience Adalah

Sudahkah toko online Anda menyediakan User Experience yang baik? Tidak perlu khawatir apabila masih terdapat kekurangan yang perlu ditingkatkan. Anda dapat segera memperbaiki pelayanan toko dengan 4 cara simpel berikut ini:

1. Pahami Kebutuhan dan Minat Konsumen

Langkah awal memaksimalkan User Experience adalah dengan memahami kebutuhan dan minat konsumen. Anda harus bisa membedakan mana saja yang merupakan kebutuhan dan keinginan, karena keduanya masih sering disamakan.

Kebutuhan adalah hal-hal yang memang diperlukan konsumen dan sering kali bersifat penting. Sementara keinginan hanyalah item tambahan yang disukai konsumen (mereka tidak terlalu membutuhkannya).

Strategi menawarkan produk yang bersifat kebutuhan dan keinginan juga berbeda. Konsumen cenderung tidak berpikir dua kali untuk membeli kebutuhan, namun mereka memerlukan keyakinan lebih supaya mau membeli keinginan.

Ada juga faktor-faktor lain yang membedakan jenis-jenis kebutuhan dan keinginan, seperti  karakteristik pembeli, demografi, dan trend masyarakat. Semuanya harus ditelaah dengan baik melalui riset konsumen yang cermat.

Tips tambahan:

  • Gunakan tool-tool riset konsumen untuk mempermudah mengetahui kebutuhan, minat, dan karakter pembeli.
  • Hindari penggunaan asumsi untuk memutuskan produk jenis apa yang sedang dicari pembeli.
  • Mengadakan survei pada pelanggan untuk memperoleh saran dan feedback dari mereka terkait kebutuhan dan keinginan masing-masing.
  • Melakukan analisis SWOT pada produk/jasa untuk mencocokkan layanan dengan kebutuhan di lapangan.

2. Buat Toko Online yang Simpel dan Mudah Digunakan

Banyak kepuasan pelanggan tercipta dari kemudahan mereka mengakes toko online Anda. Konsumen akan jauh lebih puas berbelanja kalau situs atau aplikasi olshop mudah digunakan.

Ingat, tidak semua pembeli Anda melek teknologi. Bahkan faktanya, lebih banyak orang awam yang mencoba berbelanja di situs-situs online. Oleh karena itu, alangkah baiknya untuk mendesain olshop dengan tampilan yang simpel dan responsif.

Tips tambahan:

  • Buatlah website atau aplikasi yang mobile friendly, alias bisa diakses dengan lancar dari smartphone. Hampir 90% masyarakat saat ini mengakses toko online dari smartphone alih-alih laptop/komputer.
  • Cukup cantumkan fitur dan menu yang penting dalam transaksi saja. Misalnya tombol keranjang belanja, halaman katalog, halaman klaim voucher dan check out.
  • Gunakan perpaduan warna yang tidak terlalu kontras dan ‘lembut’ agar enak dilihat meski berjam-jam.
  • Pastikan fitur, menu, dan halaman olshop mudah ditemukan dan dipahami fungsinya oleh konsumen.
  • Cek selalu fitur di toko online Anda. Jangan sampai ada tombol yang rusak/tidak merespon ketika diklik.

3. Tonjolkan Hal-Hal yang Penting dan Relevan

Tips berikutnya, selalu tonjolkan hal-hal yang penting dan relevan sesuai penelusuran konsumen.

Hal ini sama seperti ketika Anda mencari sebuah kata kunci di Google. Anda pasti ingin hasil penelusuran yang muncul tepat sasaran dengan keyword, bukan?

Jadi, pastikan toko online Anda memiliki kapasitas tersebut. Misalnya konsumen menelusuri keyword “frozen food”, maka hasil pencarian haruslah menampilkan list produk yang sesuai.

Kalau yang terjadi justru sebaliknya, konsumen pasti akan langsung merasa “tidak terbantu” dan meninggalkan toko online Anda.

Tips tambahan:

  • Gunakan sistem algoritma yang tepat pada website maupun aplikasi bisnis Anda.
  • Posisikan informasi terpenting di bagian yang paling menonjol. Misalnya judul/nama produk, pengumuman, hasil penelusuran, dan lain-lain.
  • Beri nama pada halaman web atau app supaya konsumen tahu posisi mereka saat ini.
  • Gunakan call to action yang jelas dan memikat.

4. Jangan Terlalu Sering Mengubah Tampilan

Terakhir, jangan terlalu sering mengubah tampilan toko online Anda. Apalagi kalau desainnya dibuat sangat kontras dari versi awal.

Mengapa? Konsumen lama Anda sudah familiar dengan struktur dan cara penggunaan web/app olshop Anda. Mengubah desainnya secara drastis tentu akan membingungkan mereka dan berujung pada penurunan UX.

Kebanyakan orang tidak suka dengan perubahan yang terlalu sering. Jadi, lakukanlah perubahan kecil hanya jika dirasa itu memang diperlukan.

Tips tambahan:

  • Anda boleh menyesuaikan icon aplikasi untuk tema tertentu, misalnya pada hari kemerdekaan, Natal, Idul Adha, dan sejenisnya.
  • Jangan mengubah logo atau warna brand.
  • Umumkan perubahan pada konsumen disertai tujuannya, seperti menyempurnakan layanan atau mengatasi error pada versi sebelumnya.

Itulah serba-serbi manfaat UX dalam digital marketing. Yuk terus ikuti MARKEY dan temukan lebih banyak insight menarik seputar bisnis online lainnya hanya di sini. Sampai bertemu lagi!

 

5 Elemen Wajib Marketing Website : 100% Buat Konsumen Betah

0
marketing-website

Bagaimana cara supaya konsumen betah berbelanja di toko online Anda? Kuncinya ternyata sederhana,  pastikan trik marketing website Anda sudah memuat 5 komponen berikut ini.

Banyak penelitian terkait digital marketing membuktikan bahwa emosi dan perasaan konsumen lah yang mendorong mereka berbelanja online. Semakin dalam kedekatan emosional atau kenyamanan pembeli dengan brand Anda, otomatis semakin besar peluang transaksi terjadi.

Kabar baiknya, menjalin keakraban dengan calon konsumen cukup mudah dilakukan memakai trik website marketing. Yuk langsung ikuti 5 cara marketing website sederhana untuk menggaet pelanggan di bawah ini, dijamin bikin mereka ketagihan check out produk Anda!

5 Trik Marketing Website untuk Mendorong Penjualan

marketing-website

Studi tahunan dari agensi MBLM di Amerika Serikat menemukan fakta yang menarik. Menurut mereka, koneksi emosional masyarakat dengan layanan perusahaan menjadi penyebab utama pesatnya pertumbuhan brand-brand online kekinian.

Maka dari itu, website kini dijadikan sarana untuk memaksimalkan kedekatan dengan audiens. Trik website marketing dipilih lantaran kebiasaan masyarakat mengakses banyak informasi dari web (Google).

Pertanyaan utamanya sekarang adalah: sudahkah situs toko online Anda dinilai bagus oleh konsumen? Nah, Anda bisa menjawabnya sendiri dengan mengecek kehadiran 5 komponen penting dalam trik marketing website di bawah ini:

1. Tampilkan Sisi Humanis Brand

Pertama-tama, sering-seringlah menampilkan sisi humanis brand Anda dalam kampanye marketing website.

Menurut studi psikologi, manusia (konsumen) selalu lebih mudah membangun hubungan emosional dengan sesamanya ketimbang hal lain. Jadi, ubahlah visi misi perusahaan yang “abstrak” dengan sisi humanis yang lebih konkret dan mudah dimengerti.

Strategi marketing ini dapat diaplikasikan pada semua jenis usaha, tanpa terkecuali. Salah satu perusahaan yang sukses berkat penonjolan sisi humanisnya adalah Apple.

Selama bertahun-tahun, Steve Jobs selalu memastikan produk-produk Apple mampu memenuhi kebutuhan penggunanya baik dari segi fungsi, finansial, maupun emosional.

Menampilkan sisi humanis brand pada marketing website juga cukup mudah. Cukup cantumkan info-info dasar sederhana seperti pendiri perusahaan, anggota tim, kisah latar belakang, dan testimoni yang dimiliki.

Tapi, jangan terlalu fokus memaparkan kualifikasi tim perusahaan Anda. Lebih baik kemas info dengan cara yang “membumi tanpa sekat”, seperti turut menampilkan minat dan visi dari orang-orang di balik layar perusahaan Anda.

2. Tumbuhkan Kepercayaan dengan Originalitas

Strategi marketing website Anda harus mampu menumbuhkan kepercayaan konsumen. Ini karena kepercayaan adalah unsur vital mendasar dari semua hubungan emosional, termasuk antara konsumen dan brand.

Kepercayaan dapat tumbuh ketika pelanggan tahu dan yakin bahwa produk atau layanan Anda bersifat original, jujur dan asli. Menumbuhkan kepercayaan mungkin agak sedikit sulit, mengingat saat ini banyak produk dan servis palsu yang dipasarkan persis seperti aslinya.

Tapi jangan cemas, karena ada sejumlah cara mudah untuk menanamkan keyakinan pada konsumen, seperti:

  • Memasang testimoni asli dari pembeli sebelumnya. Testimoni bisa berupa artikel ulasan, kolom review khusus, kolase foto (galeri) atau video pendek.
  • Info “Behind The Screen”. Banyak konten‘di balik layar’ produksi sengaja diposting untuk memperkenalkan proses pembuatan produk atau persiapan layanan ke calon konsumen.
  • Fitur “Tour”. Minta bantuan pada tim IT Anda untuk melengkapi website dengan menu tour virtual ke perusahaan. Konsepnya mirip dengan behind the screen, tetapi lebih eksklusif dan rinci.
  • Selalu aktif merespon pertanyaan atau komentar konsumen secara terbuka, kecuali untuk permasalahan yang bersifat privasi. Cara ini akan memperlihatkan betapa brand Anda jujur, kompeten, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
  • Mencantumkan watermark logo pada konten sebagai bukti bahwa konten asli buatan sendiri dan tak bisa diplagiat orang lain.

Terakhir, pastikan juga bahwa Anda selalu konsisten memenuhi hal-hal yang dijanjikan sebelumnya ke pembeli. Misalnya Anda mengklaim menjual produk yang “ramah lingkungan”, jadi, komposisinya harus tidak mengandung zat-zat penyebab polusi.

Untuk itu hindarilah sikap hiperbola saat menjelaskan khasiat produk/jasa ke audiens. Promosi yang cenderung melebih-lebihkan kini sering dipandang sebagai omong kosong palsu.

3. Gunakan Pemantik Perasaan atau Emosi

Memanfaatkan kata-kata, objek, atau hal-hal lain yang bisa memicu perasaan konsumen. Unsur pembangkit emosi ini wajib ada dalam pesan atau konten-konten website Anda!

Para psikolog meyakini bahwa objek pemantik emosi sangat ampuh untuk mengembangkan ikatan emosional calon pembeli dan mendorong penjualan produk atau jasa. Semakin kuat pemicunya, maka semakin besar pula usaha konsumen untuk mendapatkan keinginan mereka.

Inilah sejumlah pemicu emosional yang sering dipakai dalam konten promosi:

  • Rasa takut. Contoh terbaik dari pemanfaatan rasa takut calon buyer adalah ketika memasarkan produk asuransi. Atau yang lebih sering dilakukan, pemberian bayang-bayang menakutkan kelewatan diskon atau promo fantastis. Namun rasa takut tergolong sebagai salah satu emosi negatif, sehingga Anda harus hati-hati memanfaatkannya.
  • Rasa bersalah. Pemanfaatan emosi ini banyak dilakukan oleh badan amal. Nyatanya, banyak orang sadar dan merasa bersalah tentang dampak dari gaya hidup mereka terhadap lingkungan sekitar. Anda juga bisa mencari “celah” dari perasaan ini dan menyelipkannya dalam promosi.
  • Rasa ingin memiliki. Perasaan ingin memiliki, atau menjadi bagian dari sesuatu bisa memotivasi kuat seseorang untuk membeli produk Anda. Misalnya orang-orang ingin beli iPhone, tas Gucci, dan mobil Tesla karena prestise “kelas atas” dari produk-produk tersebut.
  • Rasa aspirasi. Hal ini sering berkaitan dengan cita-cita seseorang untuk hidup dalam lifestyle Banyak brand memelintir kebutuhan pujian dengan kalimat senada, “Jadi yang paling update di tongkrongan dengan pakai produk terbaru A sekarang!”
  • Kepuasan yang instan. Siapa yang tidak ingin mendapat kesuksesan instan? Emosi ini banyak dimanfaatkan oleh produk atau jasa yang sifatnya menghibur, seperti permainan lotere, alkohol, bahkan makanan manis.
  • Rasa kesejahteraan dan pembebasan diri. Dua emosi ini sangat positif dan mulai sering dijajal para marketer. Mereka akan menggunakan kata-kata seperti “Bebaskan dirimu dari masalah bersama layanan X” untuk meyakinkan para konsumennya.

Anda tentu bebas memilih unsur pemicu perasaan mana untuk melengkapi kampanye marketing website. Namun ingat, sesuaikan perasaan yang ingin dibangkitkan dengan motivasi belanja sasaran supaya hasilnya efektif.

Semisal pembeli Anda selalu termotivasi belanja saat ada promo. Otomatis, bangkitkan rasa takut ketinggalan dengan cara menawarkan promo khusus di waktu tertentu.

4. Kembangkan Rasa Empati Dua Arah

Komponen penting dalam jurus marketing di website berikutnya adalah empati dua arah. Empati dua arah adalah aspek penting dari setiap hubungan emosional, sekaligus merupakan tanggung jawab setiap brand untuk mengembangkannya.

Bagaimana cara mengembangkan rasa kepedulian dua arah ini? Pertama, mulailah dengan memahami karakteristik, kebutuhan, dan masalah dari calon konsumen Anda. Cari tahu lalu pahami seluk-beluk diri mereka dengan baik.

Lalu berbekalkan pemahaman inilah nantinya Anda bisa berkomunikasi mereka dengan cara terbaik. Anda akan tahu dengan sendirinya bagaimana bentuk simpati yang perlu diberikan atas masalah konsumen; juga cara komunikasi dan gaya bahasa yang tepat.

Hasilnya, konsumen merasa bahwa Anda memahami mereka dengan baik. Cara ini akan menempatkan konsumen dan brand dalam satu sisi yang sama.

Eits tapi belum berakhir sampai di sana saja. Sekarang lanjutkan hubungan Anda dan konsumen dengan menyediakan layanan atau produk sesuai kebutuhan mereka. Dari sini Anda dapat menyesuaikan bentuk servis dengan cara unik masing-masing.

Contohnya, web streaming film dengan algoritma khusus yang mampu merekomendasikan tontonan sesuai preferensi audiens. Atau, website ecommerce yang otomatis menyarankan produk berdasar riwayat transaksi pembeli.

5. Jelaskan Brand Lewat Cerita (Storytelling)

Mendongeng (storytelling) telah berhasil membentuk ikatan batin antar sesama manusia sejak dahulu kala. Maka dari itu, menceritakan kisah dengan aspek emosional dapat memperbesar peluang perusahaan menarik konsumen dan menciptakan hubungan yang hangat dengan pembeli.

Ada banyak bentuk storytelling brand yang bisa Anda gagas; seperti misalnya menceritakan kisah pendirian perusahaan, sepak terjang jatuh bangun founder dan anggota tim, termasuk kisah keberhasilan pelanggan setia brand Anda dari sebelum dan sesudah memakai produk atau jasa.

Cerita pun dapat dikemas dengan artikel (tulisan), atau video berdurasi singkat dengan gaya sesuai persona brand masing-masing. Konten dapat diposting pada laman About Us di website.

Yang penting, konten storytelling memuat unsur-unsur pembangkit perasaan, sehingga audiens dapat termotivasi mengenal bisnis Anda lebih jauh.

Demikianlah 5 komponen pendukung marketing website yang wajib dioptimalkan.

Kini Anda sudah tahu apa saja kunci rahasia brand online yang laris-manis. Yuk lanjutkan dengan mengecek dan mengoptimalisasi kelima poin di atas pada situs olshop sendiri! Selamat mencoba!

Ikuti terus MARKEY untuk mendapat lebih banyak insight mendalam seputar dunia bisnis online. Follow dan baca artikel-artikelnya gratis hanya di https://markey.id/ atau via MARKEY APP. Sampai bertemu lagi!

 

Catat! Ini 20 Rahasia agar Tim Marketing Selalu Produktif

0
team-marketing

Apakah Anda merasa bahwa tim marketing bisnis saat ini sedang lesu? Butuh tips meningkatkan produktivitas tim marketing? Selamat, Anda sudah berada di laman yang tepat.

Menjaga produktivitas tim marketing adalah hal yang sangat penting bagi setiap bisnis. Pasalnya, tim yang produktif terbukti lebih mampu memuaskan pelanggan dan mendatangkan keuntungan tinggi.

Sayangnya, ada cukup banyak hambatan produktivitas yang perlu diwaspadai oleh para pemilik bisnis ataupun manajer marketing. Contohnya, seperti kebiasaan melatih tim dengan cara-cara “kuno”, termasuk membebani anggota dengan terlalu banyak jobdesc.

Ada pula pegawai yang kewalahan karena sulit fokus berkonsentrasi di jam kerja. Akibatnya, mereka tidak bisa menghasilkan output sesuai harapan. Jika hal ini tidak segera ditangani, maka bisnis Anda dapat terancam bangkrut.

Pastinya Anda tidak ingin mengalami kerugian tersebut, ‘kan? Tenang saja, masih belum terlambat untuk memperbaiki keadaan. Yuk coba ubah suasana kantor Anda dengan 20 kiat memelihara semangat kerja tim marketing berikut ini.

20 Cara Agar Tim Marketing Selalu Produktif & Anti Burn Out

marketing-team

Burn out dan penurunan produktivitas adalah dua masalah utama yang dihadapi bisnis-bisnis online kekinian. “Penyakit” tersebut dapat menimbulkan depresi dan menurunkan kinerja karyawan jika tidak cepat-cepat diatasi.

Kalau saat ini Anda merasa team marketing bisnis mulai “loyo”, janganlah berpikir dua kali lagi untuk melakukan perubahan! Segera selamatkan usaha Anda dengan 20 strategi sederhana meningkatkan produktivitas di bawah ini :

1. Pahami Posisi dan Jobdesc Divisi Marketing

Pertama, buat batasan yang jelas bagi para karyawan Anda. Salah satu penyebab timbulnya masalah di kantor adalah kurangnya pemahaman pegawai dan manajer terkait posisi, batasan, serta tugas (jobdesc) mereka.

Peran dan tanggung jawab yang tidak ditentukan menyebabkan banyak hal terjadi di luar batas seharusnya; seperti penambahan beban kerja yang tak perlu, kesalahan alur koordinasi, kebingungan atas penanggung jawab masalah, dan lain-lain.

Kesalahan ini juga “dipelihara” oleh kebiasaan manajer yang memberikan lebih banyak tugas kepada staf terbaik mereka.

Anda mungkin mengira tugas-tugas kantor bisa terselesaikan dengan baik oleh karyawan yang produktif. Nyatanya, membebani mereka terus-terusan bisa membuat pegawai Anda berbalik membenci pekerjaan mereka dan tak produktif lagi.

Itulah mengapa sangat penting untuk menentukan proses kerja, batasan peran, tanggung jawab dan jobdesc dengan jelas. Mulailah percaya pada kemampuan seluruh anggota tim Anda, dan bebankan tugas seadil mungkin.

2. Mafaatkan Kelebihan dan Kekuatan Tim Marketing

Setelah menentukan jobdesc dan posisi yang tepat, kini Anda harus memahami keahlian dari setiap anggota divisi marketing. Meski tergabung dalam satu tim yang sama, nyatanya setiap staf tetap memilki tingkat keahlian dan jenis skill yang berbeda.

Semisal di tim Anda ada A yang jago SEO. Sedangkan B pintar bernegosiasi dengan klien. Berikan mereka tugas sesuai skill dan passion masing-masing, jangan sampai tertukar.

Ingat, sangat jarang bagi sebuah divisi memiliki semua jenis keterampilan. Cari tahu skill apa saja yang belum dimiliki oleh tim Anda, dan pikirkan solusi terbaik untuk menyiasatinya. Dengan begini, Anda dapat memaksimalkan kinerja tanpa membebani siapapun.

3.  Memberikan Tambahan Insentif

Beberapa kantor sengaja menambah insentif atau upah pada karyawan mereka demi menjaga kualitas kinerja. Mengapa demikian?

Anda tidak akan pernah tahu apa yang dipikirkan oleh pegawai Anda. meskipun bobot pekerjaan sudah dirasa “adil merata”, nyatanya pasti masih ada yang merasa bayaran mereka “belum sepadan”.

Oleh sebab itu, pemberian bonus gaji amat diperlukan guna mencegah penurunan kinerja karyawan. Jika pegawai merasa sejahtera bekerja di tempat Anda, mereka tidak akan berpikir untuk mengambil pekerjaan tambahan (yang berpotensi menurunkan fokus mereka), atau resign.

4. Adakan Pertemuan Secukupnya

Sebelum mengadakan sebuah pertemuan atau rapat dengan anggota, coba pikirkan kembali apakah meeting ini benar-benar dibutuhkan?

Walau penting bagi setiap bisnis, kegiatan rapat sejatinya memakan banyak waktu, tenaga, dan berpotensi mengganggu “momentum” kerja seseorang. Itulah kuncinya di sini: Anda harus memastikan rapat yang digelar benar-benar diperlukan oleh perusahaan.

Pastikan bahwa meeting hanya dihadiri oleh orang-orang yang dibutuhkan saja. Jangan “boros” seperti mengadakan pertemuan terlalu lama dan bertele-tele, atau mengundang seluruh orang yang ada di kantor.

Selain itu, manfaatkanlah teknologi untuk mengefektifkan proses diskusi. Misalnya membagi tugas kepada tim dan melaporkan hasilnya secara berkala via aplikasi online. Dengan begini Anda tidak perlu rutin melakukan rapat.

Tips tambahan terkait mengadakan rapat bisnis yang efisien:

  • Buat materi yang ringkas dan to the point.
  • Atur waktu pertemuan dengan ketat, lalu mulai meeting sesuai time schedule
  • Bagikan materi rapat sebelum pertemuan pada anggota, supaya mereka bisa mempelajari dan menyiapkan opini/pertanyaan.
  • Lakukan evaluasi meeting secara berkala untuk mengetahui hal-hal mana saja yang perlu ditingkatkan kembali.

5. Atur Jadwal Harian Anda dengan Strategi Khusus

Apakah Anda cenderung lebih produktif di pagi hari, bahkan tanpa minum kopi terlebih dahulu? Sebagian orang memiliki tingkat energi besar secara alami di pagi hari berkat kadar kortisol dan peredaran darah mereka.

Namun ada juga yang justru lebih produktif di sore atau malam hari. Kelompok ini merasa lebih kreatif dan “segar” ketika grup pertama mungkin sudah kelelahan dan siap untuk istirahat.

Sejatinya tidak ada yang “benar” dan “salah” dalam hal ini – ini hanyalah mekanisme kerja dan fokus bawaan dari tubuh Anda. Untuk itu, Anda perlu mengenali karakter diri sendiri beserta tim dengan baik.

Sebisa mungkin, tempatkan tugas-tugas berat di jam-jam tubuh Anda masih sangat fokus dan energik. Begitu juga sebaliknya, kerjakanlah tugas ringan ketika Anda sudah merasa agak lelah menjalani hari.

6. Terapkan Jam Offline dan Memprioritaskan Tugas

Mengerjakan tugas secara silih-berganti dan terus-menerus dapat membuat pikiran Anda jenuh dan berakhir pada burn out. Tetapi Anda kini bisa menghindarinya dengan menerapkan “jam offline” serta memprioritaskan tugas.

Contoh “jam offline” misalnya Anda tidak mengecek email terkait pekerjaan pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu). Anda bisa membuat batasan sendiri untuk mengatur kapan waktu kembali bekerja (misalnya mengecek email pada hari kerja Senin sampai Jumat di jam 10 pagi sampai 3 sore).

Kemudian, cobalah menyusun tugas di kantor dengan skala prioritas. Tugas yang deadline-nya lebih dekat diusahakan diselesaikan lebih awal. Sedangkan tugas berat dapat dicicil per hari supaya terasa lebih ringan.

7. Adakan Jeda Istirahat

Jeda waktu istirahat juga sangat penting untuk menjaga kualitas kerja team marketing Anda.

Berhentilah meyakini bahwa jam istirahat itu “mengurangi produktivitas” atau “tidak sebaiknya dilakukan”. Banyak penelitian sudah membuktikan yang sebaliknya: memberi rehat dalam pekerjaan sangat baik untuk kesejahteraan pegawai dan perusahaan.

Istirahat yang cukup dapat mengurangi jenuh dan mengembalikan kreativitas karyawan. Semangat dan tenaga yang dipulihkan lewat jeda rehat dapat membuat anggota tim lebih cermat saat menghadapi tugasnya.

Bagi para manajer, sebaiknya berhenti “mengganggu” karyawan seperti memberikan tugas via telepon/chat di luar jam kerja.

8. Utamakan Kesejahteraan Bersama

Menjaga fokus kerja tim sesungguhnya cukup gampang. Anda hanya perlu mengutamakan kesejahteraan serta kesehatan bersama.

Anda tidak perlu mengajak seluruh rekan kerja mengikuti kelas yoga atau pijat refleksi yang mahal. Cukup lakukan hal-hal sederhana setiap hari di kantor seperti:

  • Menyediakan camilan yang sehat.
  • Memberikan jeda rehat yang cukup, termasuk jam makan siang.
  • Menyediakan opsi jam kerja yang fleksibel, atau opsi kerja remote (WFA; Work From Anywhere).
  • Memfasilitasi ruangan kerja yang nyaman, seperti meja tinggi, akses WiFi, laptop, dan ruang diskusi.
  • Membangun lingkungan yang tenang, supportif, dan positif.
  • Menjaga kerukunan dan toleransi antar pegawai.

9. Kurangi Gangguan Saat Bekerja

Tips berikutnya, minimalisir adanya gangguan saat bekerja. Seperti jangan menyetel musik terlalu keras, berdiskusi yang terlalu berisik, hingga menerapkan aturan larangan mengecek sosial media di jam kerja. Banyak orang gagal produktif akibat distraksi tinggi dari lingkungan.

10. Hindari Multitasking

Kebiasaan multitasking (mengerjakan banyak hal secaara bersamaan) wajib dihindari. Masih banyak masyarakat keliru memandang kemampuan multitasking sebagai sesuatu yang hebat.

Kenyataannya, tidak ada manusia yang lahir dengan bakat ini. Kita hanya merasa “bisa” mengerjakan 2-3 pekerjaan sekaligus. Namun ketika diperhatikan kembali, output pekerjaan “sambilan” biasanya tidak ada yang maksimal atau bagus.

Ingat, manusia bukan komputer yang jago menjalankan banyak perintah sekaligus. Teknologi komputer memiliki sistem tersendiri, sehingga mereka bisa memproses tugas berbeda dengan sempurna.

Sementara konsep “multitasking” manusia lebih mengarah kepada mengerjakan tugas secara silih berganti. Sering kali kita justru merasa 2x lipat lebih pusing, stres dan bingung mau menuntaskan yang mana saking banyaknya.

11. Gunakan Sheets untuk Mengelola Proyek

Bantu anggota divisi marketing Anda dengan menyediakan pelatihan dan tools produktivitas yang mereka butuhkan. Tidak perlu memakai aplikasi atau layanan premium, Anda bisa membuat spreadsheets kolaboratif untuk mengelola proyek.

Spreadsheets, Trello, dan Slack adalah beberapa contoh aplikasi kerja kelompok yang gratis dan mudah digunakan. Dengan alat-alat ini, Anda bisa membagi pekerjaan ke seluruh tim. Member juga dapat saling melaporkan, memantau serta mereview progres secara mandiri dan transparan.

12. Menjelaskan Proyek secara Menyeluruh

Menjelaskan proyek secara menyeluruh dan rinci di awal pertemuan akan menghemat tenaga dan waktu seluruh tim. Pasalnya, semua orang dapat langsung paham dan bekerja dengan baik.

Bandingkan jika Anda tidak menjelaskan tugas secara jelas. Otomatis, para karyawan masih akan bertanya-tanya dan membuat lebih banyak kesalahan. Pekerjaan jadi membutuhkan lebih banyak revisi, waktu dan tenaga ekstra.

13. Tanamkan Kepercayaan pada Tim

Sebuah artikel penelitian dari Harvard Business menyebut bahwa kantor yang menanamkan kepercayaan tinggi pada anggotanya jauh lebih sukses.

Para karyawan dapat bekerja lebih baik jika mereka saling dipercaya, baik oleh kolega, atasan, maupun bawahan. Mereka pun lebih betah, bahagia dan mau mengerahkan kemampuan terbaiknya selama bekerja di tempat tersebut.

Pada akhirnya, sikap jujur dan saling percaya ini akan melahirkan lingkungan dan budaya kerja yang sehat. Pegawai Anda akan datang ke kantor dengan senang hati.

14. Tanamkan Toleransi Keberagaman

Produktivitas kantor juga bisa ditunjang lewat penanaman sikap toleransi terhadap keberagaman. Grup bisnis Anda dapat bergerak lebih lincah jika memuat sekelompok orang dari berbagai latar belakang, wawasan dan cara pandang.

Perbedaan tidak akan memecah-belah tim. Ia justru akan “membuka mata” bisnis terhadap lebih banyak kesempatan, perubahan, dan trend di luar sana. Otomatis, perusahaan dapat lebih cepat berinovasi dan sukses.

15. Rasa Terima Kasih untuk Semua

Sudahkah Anda dan tim saling mengungkapkan rasa terima kasih hari ini? Kebiasaan mengutarakan rasa syukur adalah jalan yang baik untuk memperkuat produktivitas, solidaritas dan perasaan dihargai dalam tim.

16. Beri Umpan Balik yang Membangun

Jangan lupa untuk memberi umpan balik yang membangun pada partner kerja Anda. Feedback positif terkait pekerjaan akan memotivasi pegawai untuk mengubah kebiasaan atau meningkatkan cara kerja mereka.

Anda juga bisa saling sharing ilmu untuk memperkaya wawasan. Siapa tahu, dari sini Anda dan tim bisa menemukan solusi yang lebih efektif untuk memajukan bisnis.

17. Keaslian dan Kejujuran Kerja

Masih bingung bagaimana caranya membangun lingkungan kerja dengan rasa kepercayaan dan apresiasi tinggi? Mulailah dengan bersikap jujur, terbuka, dan mengedepankan keaslian pada sesama di kantor.

Jangan takut mengakui kesalahan serta memaafkan diri sendiri dan orang lain. Alih-alih memupuk amarah secara berlarut-larut, Anda dapat memetik pelajaran dari kesalahan terdahulu supaya tidak mengulanginya di kemudian hari.

Biasakan juga untuk bersikap tulus ikhlas, transparan dan memberi penghargaan pada rekan kerja. Lambat laun mereka pun akan terbiasa untuk bersikap jujur dan positif saat bekerja.

18. Perkukuh Visi Misi Tim

Kekompakan tim dapat dilatih juga dengan cara menyamakan persepsi (satu visi dan misi). Pastikan setiap member divisi marketing Anda memahami goals, visi dan misi perusahaan supaya semua orang dapat bekerja dalam harmoni.

19. Pasang Tujuan yang Realistis

Setiap tim marketing wajib memiliki tujuan kerja. Namun, goals yang diterapkan harus realistis dengan daya kemampuan tim.

Menurut penelitian di bidang marketing, memasang goals untuk pekerjaan dapat meningkatkan produktivitas hingga 11% – 25%. Tapi jika target yang dibebankan dirasa melebihi kapasitas, maka hal yang akan terjadi justru sebaliknya.

20. Tantang Tim dengan “Stretch Goals

Stretch goals” adalah tujuan jangka panjang dengan konsep high-risk and high-return (tinggi hasil dan resikonya). Meski goals ini bersifat menantang dan membutuhkan banyak kreativitas, faktanya, cara ini dapat mengasah kinerja tim dengan sangat baik.

Pemeliharaan kesehatan dan bimbingan karyawan adalah dua komponen penting untuk meningkatkan produktivitas kerja. Namun, ada kalanya kita harus memberi sedikit tekanan demi mengetahui daya tahan dan bakat terpendam dari setiap staf.

Jadi, jangan ragu untuk mendorong karyawan Anda keluar dari zona nyaman mereka dengan beberapa tugas-tugas baru dan tricky. Team marketing Anda pasti akan belajar banyak hal baru melalui project, termasuk menggagas ide-ide segar untuk merampungkan tugas secara efisien.

Demikianlah 20 kiat sederhana untuk meningkatkan performa dan produktivitas team marketing bisnis Anda. Cukup mudah, bukan?

Jadi tunggu apa lagi, segera praktekkan tips-tips di atas dan mulai rasakan perubahan kinerja bisnis Anda. Seluruh tim marketing Anda di masa depan pasti akan “berterima kasih” jika Anda mulai membuat perubahan hari ini.

Ikuti terus MARKEY untuk mendapat lebih banyak update berita, tips dan trik sukses digital marketing gratis. Baca sekarang hanya di https://markey.id/ atau via MARKEY APP (Playstore dan AppStore). Sampai bertemu lagi!