Marketplace Adalah? Pengertian, Jenis dan Contohnya

Amazon adalah salah satu toko online terbesar dan terpopuler di dunia. Pada bulan April 2018, publik dikejutkan oleh keputusan Amazon.com Inc yang memilih untuk meninggalkan pasar marketplace China.

Berdasarkan laporan dari Financial Times dan dikutip oleh CNBC International, Amazon.com Inc mengumumkan mereka telah memberikan pemberitahuan pada para seller mereka di China bahwa mereka tidak akan mengoperasikan marketplace milik mereka lagi dan layanan penjual Amazon.cn tidak akan diaktifkan lagi mulai 18 Juli.

Amazon mengambil keputusan ini karena faktor regulasi pemerintah China yang melarang penjualan barang palsu. Selain itu, perusahaan ini juga tidak memberikan diskon dengan agresif layaknya perusahaan lain seperti Alibaba dan JD.Com.

Perusahaan sekelas Amazon juga disebut sebagai marketplace. Marketplace yang mereka bangun merupakan marketplace dengan produk-produk luar negeri yang berkualitas yang tentunya diperdagangkan melintasi batas negara. Lalu, apa itu marketplace?

Apa itu Marketplace?

marketplace-8

Berdasarkan pemaparan sebelumnya, pertanyaan apa itu marketplace tentunya bersarang di benak setiap orang yang membaca mengenai kisah bisnis Amazon.com Inc, sebab melibatkan perdagangan lintas negara, produk-produk asli buatan negara lain, dan juga persaingan bisnis kelas dunia. Dan Amazon.com Inc sendiri memang sudah menunjukkan kiprahnya di bidang bisnis internasional.

Marketplace adalah suatu aplikasi atau website yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli di dunia maya, sekaligus bertindak sebagai pihak ketiga yang tidak hanya menyediakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli tetapi juga transaksi pembayaran. Sehingga secara sederhana dapat dikatakan marketplace adalah sebuah department store online.

Meskipun bertanggung jawab sebagai tempat pertemuan antara penjual dan pembeli secara online, tetapi marketplace tidak bertanggung jawab terhadap produk-produk yang diperjual belikan di marketplace tersebut. Marketplace adalah media yang bertanggung jawab atas transaksi online antara penjual dan pembeli dalam hal mengatur keamanan, kenyamanan serta kemudahan transaksi online antar pelanggan.

Konsep dari marketplace adalah seperti pasar tradisional tetapi dalam dunia maya, dimana marketplace menampilkan produk-produk yang dijual ketika calon pembeli melakukan pencarian terhadap produk tersebut, kemudian diikuti dengan pembayaran ke rekening marketplace.

Marketplace adalah pilihan yang tepat ketika Anda ingin melakukan promosi produk-produk   yang Anda milki, sebab penjual atau produsen produk tidak perlu melakukan pembayaran uang sewa untuk mempromosikan produk mereka di marketplace, cukup mendaftarkan diri dan sudah bisa menjual produk-produk yang dimiliki.

Sejarah Keberadaan Marketplace

marketplace-4

Marketplace pertama di dunia adalah eBay dan Amazon pada tahun 1995, dan menjadi marketplace yang memunculkan perusahaan e-commerce lain yang dikenal hingga saat ini. Meskipun begitu, teknologi internet dengan tujuan transfer data, informasi dan uang sudah ditemukan pada awal tahun 1970-an.

Kombinasi dari penemuan itulah yang menjadi awal dari terbentuknya e-commerce, sehingga marketplace identik dengan transaksi e-commerce, tetapi tetap memiliki sedikit perbedaan.

The Boston Computer Exhange, sebuah marketplace untuk peralatan dan komputer bekas merupakan contoh e-commerce pertama di dunia yang didirikan pada tahun 1982. Marketplace adalah suatu sistem bisnis yang dapat dipilih juga sebagai alternatif lain untuk menjalankan bisnis, sehingga memiliki jenis atau kriteria.

Jenis-Jenis Marketplace

Adapun jenis marketplace dibedakan menjadi dua, yaitu marketplace berdasarkan produk yang diperjual belikan dan marketplace berdasarkan sistem kerja.

Marketplace berdasarkan produk yang diperjual belikan dibedakan menjadi tiga, yaitu marketplace vertical, marketplace horizontal, marketplace global. Sementara marketplace berdasarkan sistem kerja terdiri dari marketplace murni dan marketplace konsinyasi.

Marketplace Vertical

Marketplace vertical adalah jenis marketplace yang menjadi media bagi penjual atau produsen yang menyediakan produk yang sejenis, contohnya seperti Wakuliner adalah marketplace khusus penggila kuliner, RajaMobil marketplace khusus pecinta dunia otomotif dan AirBnb marketplace khusus penyewaan kamar dan hotel untuk menginap. Secara sederhana, marketplace jenis ini bersifat spesialisasi sehingga seorang penjual dapat berfokus untuk menginformasikan keunggulan produk tersebut dibandingkan produk-produk lain yang sejenis.

Marketplace Horizontal

Marketplace horizontal adalah jenis marketplace yang menjadi media bagi penjual atau produsen yang menyediakan produk-produk yang berbeda tetapi masih berkaitan. Contoh untuk jenis marketplace ini adalah zalora.co.id marketplace khusus produk-produk fashion mulai dari tas, aksesoris, celana, baju, dan sebagainya. VIP Plaza, BerryBenka dan Maskoolin, juga bisa menjadi contoh untuk marketplace jenis ini.

Marketplace Global

Marketplace global adalah jenis marketplace yang menjadi media bagi penjual atau produsen untuk produk-produk tidak sejenis dan tidak berkaitan satu sama lain. Contoh dari marketplace ini adalah Tokopedia, Bukalapak dan Shopee.

Marketplace Murni

Marketplace murni adalah marketplace yang hanya berfungsi sebagai penyedia tempat bagi penjual untuk mempromosikan produknya sekaligus memberikan fasilitas pembayaran. Dalam hal keleluasaan untuk mengatur aktivitasnya, penjual dapat mengatur deskripsi produk beserta foto produknya sendiri.

Dan bukan hanya itu saja, sebelum terjadi transaksi pembayaran, dapat dilakukan proses tawar menawar antara penjual dan pembeli. Setelah harga disetujui bersama, seorang pembeli dapat langsung membayar melalui rekening yang disediakan marketplace. Contoh nyata dari marketplace ini adalah Elevenia, BliBli, Blanja, Amazon dan Rakuten.

Marketplace Konsinyasi

Marketplace konsinyasi adalah jenis marketplace dimana penjual hanya menyerahkan hal-hal penting kepada marketplace seperti detail produk dan informasi lainnya kepada pihak marketplace. Kemudian pihak marketplace akan mengurus detail-detail tersebut, dimulai dari pengiriman barang, foto produk, gudang, hingga fasilitas pembayaran.

Namun, karena semua diatur oleh marketplace maka tidak terdapat proses tawar menawar antara penjual dan pembeli. Contoh dari marketplace jenis ini adalah Zalora dan BerryBenka. Jadi, perbedaan dasar antara marketplace murni dan marketplace konsinyasi, terletak pada tanggung jawab penjual dan pihak yang mengurus transaksi penjualan.

Pada marketplace murni, seorang penjual akan mengurus sendiri seluruh transaksi dan dapat terjadi proses tawar menawar harga, sementara pada marketplace konsinyasi, seorang penjual dan calon pembeli tidak dapat melakukan proses tawar menawar harga dan seluruh transaksi penjualan akan diatur langsung oleh pihak marketplace.

Marketplace adalah pilihan yang semakin digemari sebagai media untuk membangun bisnis secara online dikarenakan marketplace merupakan media yang bersifat gratis sehingga memperkecil biaya promosi dan sekaligus biaya operasional, seperti tidak perlu mengeluarkan biaya sewa untuk menyewa tempat seperti pada pasar tradisional umumnya.

Selain itu, memberikan potensi keuntungan yang besar karena dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat melalui internet dan teknis penjualannya tidak rumit, sehingga dapat digunakan untuk membangun bisnis dengan cepat dan efisien.

Atas semua keuntungan yang diberikan oleh marketplace, lalu darimana marketplace mendapatkan keuntungan? Marketplace mendapatkan keuntungan dari jasa iklan premium yang dimilikinya.

Sebagai contoh, saat seseorang mencari barang di Tokopedia, terdapat pilihan barang dengan tanda megaphone. Ini adalah jenis produk-produk yang menggunakan layanan TopAds dari Tokopedia dengan tujuan produknya muncul dalam pencarian teratas.

Selain itu terdapat jasa iklan pay-per-click (PPC) yang digunakan oleh setiap marketplace, artinya penjual hanya akan membayar biaya iklan jika terdapat calon pembeli yang meng-klik produk yang diiklankan tersebut. Jadi, meskipun banyak memberikan manfaat pada masyarakat luas, marketplace adalah sebuah bisnis yang tentu saja berorientasi pada keuntungan.

Contoh-Contoh Marketplace

marketplace-1

Sekarang ini sudah banyak sekali contoh marketplace, baik yang didirikan di luar negeri seperti Amazon, eBay, Alibaba maupun yang didirikan di Indonesia seperti Tokopedia, BliBli, Shopee Indonesia, dan masih banyak lagi contoh marketplace lainnya. Dan konsep antara satu marketplace dengan marketplace yang lain bisa jadi berbeda, menyesuaikan dengan kebutuhan transaksi.

Dalam dunia bisnis dan keuangan, terdapat istilah unicorn. Istilah unicorn ini bukanlah dipandang sebagai hewan mitos yang terkenal seperti dalam Harry Potter. Pertama kali digunakan oleh Aileen Lee, seorang pemodal bisnis, pada tahun 2013.

Unicorn artinya adalah sebuah perusahaan rintisan atau startup di bidang swasta dengan nilai kapitalisasi yang sangat besar yaitu lebih dari $1 miliar. Karena bisnis yang sukses hingga mencapai nilai sebesar ini sangatlah langka, istilah unicorn inilah yang digunakan untuk melambangkan kesuksesan sebuah perusahaan startup.

Tokopedia berhasil menyandang sebagai salah satu startup unicorn di bidang marketplace dan tergolong sebagai marketplace murni dengan jumlah kunjungan per bulan lebih dari 130 juta kunjungan. Didirikan oleh William Tanuwijaya pada Februari 2009. Sementara Bukalapak yang didirikan oleh Ahmad Zaky pada 2010 di Bandung juga mendapat julukan sebagai startup unicorn. Jumlah kunjungan yang berhasil dikumpulkan adalah lebih dari 110 juta kunjungan.

Bagaimana sebuah bisnis marketplace dapat menghasilkan valuasi atau nilai perusahaan hingga mencapai milliaran dollar? Syarat sebuah bisnis dapat memiliki nilai valuasi yang besar hingga milliaran dollar adalah dengan memiliki revenue yang besar. Sebagai contoh, Alibaba.com, sebuah bisnis marketplace yang mengambil spesialisasi di bidang penjualan produk-produk China ke luar negeri secara wholesale. Hingga kini, nilai valuasi milik Alibaba.com semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, marketplace adalah wadah berkumpulnya penjual atau produsen produk-produk dari berbagai wilayah dan bersifat gratis dan jarang dikenakan biaya member. Lalu darimana sebuah marketplace dapat menghasilkan revenue?

Penghasilan-Penghasilan Bisnis Marketplace

marketplace-3

Adapun penghasilan-penghasilan dari bisnis marketplace adalah iklan premium, iklan pay-per-click (PPC) dan payment gateway.

Iklan Premium

Bisnis marketplace menghasilkan revenue dari iklan premium yang ditawarkan, yang dapat membuat sebuah produk ditemukan sebagai peringkat nomor satu pencarian. Dan juga terdapat konsep iklan pay-per-click (PPC), dimana seorang penjual baru akan dikenakan biaya oleh pihak marketplace saat terdapat calon pembeli yang meng-klik iklan yang ditampilkan.

Fitur Banner

Fitur banner, yaitu fitur yang mengijinkan produk dari seorang penjual atau produsen dimunculkan dalam bentuk banner dan berada di halaman depan atau home sebuah marketplace. Konsepnya sama seperti iklan pada umumnya, semakin besar ukuran banner maka akan semakin besar biaya yang dikeluarkan.

Terdapat jangka waktu yang ditetapkan sesuai dengan jumlah biaya yang dibayarkan, yaitu tiga hari, tujuh hari dan tidak menutup kemungkinan satu bulan. Jika jangka waktu yang ditetapkan sudah habis, maka penjual atau produsen harus mengeluarkan biaya lagi untuk menayangkan banner tersebut. Fitur ini memungkinkan sebuah produk juga berada dalam peringkat nomor satu pencarian dan tidak mudah digeser oleh produk-produk lain yang baru di-upload oleh penjual lain.

Payment Gateway

Revenue jenis lainnya adalah payment gateway. Dalam marketplace pada umumnya dikenal rekening bersama, yaitu rekening yang akan digunakan oleh calon pembeli untuk mentransferkan uang mereka ke pihak marketplace. Kemudian pihak marketplace akan meneruskan pembayaran dari pembeli kepada pihak penjual setelah barang diterima oleh pembeli. Dalam proses ini, terdapat jeda dimana dana tersebut mengendap dan tidak semua penjual langsung mengambil dananya.

Semakin banyak dana yang terkumpul dan semakin lama jeda waktu penarikan dari penjual, maka semakin leluasa sebuah marketplace memutar uang tersebut untuk keperluan operasional juga pengembangan bisnis marketplace itu sendiri. Saat dana milik penjual itu sudah ditransfer, pada saat itu marketplace sudah banyak mendapatkan banyak keuntungan dan pengembangan sehingga bisnisnya bisa terus berjalan dan semakin berkembang.

Demikian informasi-informasi menarik seputar marketplace dan apa saja keuntungan yang dapat dihasilkan dari sebuah marketplace. Berdasarkan informasi-informasi tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa marketplace dapat memberikan keuntungan bagi beberapa pihak sekaligus, terutama penjual sebagai pemain utama dalam bisnis marketplace.

Meskipun memberikan media promosi secara gratis, marketplace tetap dapat mengembangkan bisnisnya, sehingga pada dasarnya hubungan antara marketplace dengan penjual adalah hubungan yang bersifat saling menguntungkan satu sama lain.

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol