Media Bisnis Online | by APPKEY

PemasaranMarketing strategyBrand Voice adalah: Arti, Fungsi dan 7 Cara Mengembangkannya

Brand Voice adalah: Arti, Fungsi dan 7 Cara Mengembangkannya

-

Last Updated on February 2, 2023 by

Brand voice adalah cara komunikasi yang unik dari brand kepada para pembeli untuk menonjolkan kelebihan diri. Strategi ini wajib Anda praktekkan demi menjaga loyalitas konsumen serta memaksimalkan omset.

Kepuasan dan loyalitas konsumen merupakan dua hal penting agar toko kita selalu laris-manis. Apalagi di era bisnis online saat ini, banyak brand berlomba-lomba menawarkan diskon dan promo yang cukup sering menggoyahkan hati konsumen kesayangan kita.

Nah, sekaranglah waktu yang tepat untuk memperkuat image dan kesetiaan konsumen pada brand kita memakai strategi brand voice. Jangan sampai Anda baru menyesal ketika toko mulai sepi ditinggal pembeli. Ayo lanjutkan membaca guna mengetahui apa itu brand voice selengkapnya di sini!

Arti Brand Voice Adalah

brand voice adalah

Apa itu brand voice? Dalam ilmu marketing disebutkan bahwa brand voice adalah cara komunikasi yang unik dari setiap brand kepada para konsumennya.

Jika Anda perhatikan, saat ini setiap brand memiliki gaya komunikasi yang berbeda-beda tergantung pada target, karakter, dan visi misi masing-masing. Ada brand yang bergaya elit, mahal dan profesional; namun ada juga bisnis yang hangat, santai dan kental nuansa kekeluargaannya.

Namun brand voice tidak sama dengan brand character, sebab brand character adalah penilaian atau anggapan publik terkait bisnis kita. Bisa dikatakan bahwa brand voice merupakan alat untuk membangun brand character yang kuat.

Fungsi utama brand voice yakni mempertahankan para konsumen setia melalui hubungan yang erat, akrab dan kian hangat. Dengan begini, Anda bisa terus mendulang transaksi setiap hari, mengefektifkan budget promosi, serta tidak perlu takut kehilangan konsumen akibat masalah sejenis brand switching.

Artikel terkait  #SuksesDenganHashtag: Maksimalkan Potensi Media Sosial dengan Hashtag!

Manfaat Brand Voice Adalah

Tujuan utama brand voice adalah menambah peluang transaksi dan pemasukan bisnis. Hal ini tentunya bisa terwujud akibat keampuhan brand voice dalam mempererat hubungan antara bisnis Anda dan konsumen.

Brand voice mengubah cara pandang konsumen terhadap suatu bisnis. Alih-alih melihat perusahaan sebagai pihak komersial, strategi brand voice justru “menunjukkan” sisi humanis sebuah bisnis. Alhasil kini banyak masyarakat berinteraksi dengan brand dengan cara dan gaya bahasa yang santai, selayaknya mengobrol dengan teman sepermainan.

Masyarakat pun cenderung lebih mudah mempercayai sebuah brand dengan tone of voice yang  menarik. Seperti yang Anda sudah ketahui, rasa kepercayaan (trust) adalah fondasi awal sebuah transaksi. Berbekalkan trust inilah para konsumen akan termotivasi sekaligus teryakinkan untuk berbelanja di toko Anda.

Manfaat lain brand voice adalah menonjolkan karakter bisnis Anda dari pesaing. Toko-toko lain boleh jadi menghadirkan produk atau jasa yang mirip dengan milik Anda, namun mereka tidak akan pernah bisa meniru image bisnis yang Anda bangun. Jadi masyarakat akan selalu mudah membedakan brand Anda dari toko pesaing di pasaran.

Artikel terkait  Personalized Marketing Adalah: Arti, Contoh & Cara Kerjanya

5 Strategi Brand Voice untuk Memaksimalkan Loyalitas Konsumen

brand voice adalah

Setelah memahami apa itu brand voice, mungkin sekarang Anda bertanya-tanya, “Bagaimana cara mempraktekkan brand voice untuk memaksimalkan loyalitas konsumen?”.

Tidak perlu khawatir. Anda bisa langsung mencoba strategi brand voice dengan mengikuti 5 tips simpel berikut ini saja:

1. Menjelaskan Brand Anda dengan Rinci

Langkah paling pertama untuk bisa menumbuhkan brand voice adalah dengan menjelaskan siapa sesungguhnya brand Anda. Bagaimana Anda bisa mewujudkan image khas di benak orang lain, kalau mereka tidak pernah tahu siapa Anda?

Terdapat sejumlah cara untuk menjelaskan brand kita secara rinci. Pertama, Anda bisa mulai dari mendeskripsikan brand sejelas-jelasnya. Cari tahu sifat-sifat atau kepribadian apa saja yang dirasa paling mewakili “jiwa” perusahaan Anda. Cara ini mirip seperti ketika kita mencoba mengenal diri sendiri atau orang lain berdasarkan wataknya.

Pun akan lebih bagus lagi jika bisnis Anda mempunyai visi misi dan cerita latar belakang tertentu. Sebab kebanyakan orang lebih mudah menangkap image brand usai membaca kisah pendirian, motivasi serta visi misinya.

Selain itu, brand voice juga juga mencakup poin-poin penting berupa gaya bahasa yang dipakai brand. Jadi Anda dapat mengidentifikasi karakter brand lewat pilihan-pilihan kata yang sering Anda pakai di sosmed.

2. Menentukan Suara dan Citra Brand

Selanjutnya, tentukanlah suara (voice) dan citra (image) brand yang ingin Anda tonjolkan. Dua komponen ini terbukti saling berkaitan dalam membentuk suatu karakter yang kuat. Nada komunikasi bisa menunjukkan terkait karakter lawan bicara kita, yang akhirnya membentuk  suatu image khas di benak kita.

Hal tersebut pun tidak jauh berbeda dalam dunia marketing. Misalnya brand A sering berkomunikasi menggunakan nada suara yang ramah namun disisipi gaya bahasa gaul khas anak muda kekinian. Dari sini kita sudah bisa membayangkan image brand A sebagai perusahaan berjiwa muda, dinamis, dan disukai para millennial.

Kini tugas Anda adalah memilih sebuah tone of voice (nada suara) yang sekiranya tepat mewakili tujuan, visi dan misi perusahaan. Sertakan juga pedoman hal-hal yang harus dilakukan dan yang tidak (do and don’t list) ketika mengaplikasikan karakter pilihan ke rencana marketing.

3. Menggunakan Gaya Bahasa yang Konsisten

Poin ini juga sangat penting untuk diperhatikan: jangan sampai gaya bahasa dan nada komunikasi brand Anda tidak konsisten. Misalnya di sosmed Anda memakai gaya bahasa gaul-hangat-ramah, akan tetapi di website menjadi kaku-baku-dingin.

Sayangnya ketidakkonsistenan sikap ini bisa saja terjadi tanpa sengaja. Apalagi jika ada banyak orang yang mengurus channel marketing Anda. Untuk menyiasatinya, Anda bisa mencoba membuat pedoman khusus brand voice berisikan ciri-ciri gaya bahasa, deskripsi karakter dan visi misi brand. Pedoman ini akan menjadi patokan bagi setiap pegawai ketika membuat konten marketing.

4. Mengaudit Strategi Brand Voice

Entah disadari atau tidak, semua bisnis sudah menerapkan gaya bahasa tertentu ketika berpromosi ke konsumen. Tapi tidak perlu cemas, karena brand voice yang sudah Anda jalankan selama ini masih bisa diperbaharui kalau dirasa kurang relevan.

Proses memperbaharui strategi brand voice tersebut dikenal dengan nama audit. Aktivitasnya mencakup penyesuaian voice dengan nilai brand dan karakter target pasar Anda.

Caranya pun cukup mudah: lihat-lihat kembali interaksi (engagement) di setiap konten marketing Anda. Kemudian lakukan evaluasi mandiri untuk menilai jika bahasa dan isi konten sudah efektif membantu pencapaian target marketing atau belum.

Cara konsumen menanggapi konten juga patut mendapat perhatian khusus. Seperti misalnya apakah mereka menggunakan gaya bahasa yang formal atau tidak. Atau justru konsumen Anda lebih suka menanggapi dengan humor, pertanyaan, atau komentar serius.

5. Melakukan Evaluasi dan Revisi secara Berkala

Tips terakhir dari strategi brand voice adalah rajin melakukan evaluasi dan revisi. Proyek marketing ini adalah proses jangka panjang, sehingga Anda perlu memantau perkembangannya secara berkala.

Bukan hal yang tidak mungkin bahwa brand voice Anda saat ini ternyata kurang relevan dengan situasi target market ke depannya. Oleh sebab itu, evaluasi dan revisi amat diperlukan demi menjaga hubungan emosional antara bisnis Anda dengan para konsumen.

Implementasi brand voice pun merupakan eksperimen trial and error. Tidak semua perusahaan bisa langsung menemukan voice terbaiknya dalam satu kali percobaan. Jadi jangan ragu untuk memperbaiki atau mengubah strategi brand voice jika hasil akhirnya ternyata kurang memuaskan di masyarakat.

Artikel terkait  Greenwashing: Klaim Ramah Lingkungan Namun Merusak

Contoh Perusahaan yang Berhasil Menerapkan Brand Voice Adalah

Strategi brand voice tentunya sudah pernah diterapkan oleh sejumlah perusahaan di dunia. Tak sedikit brand yang berhasil mempererat hubungan dengan para konsumen melalui taktik marketing ini.

Siapa sajakah mereka? Berikut adalah beberapa contoh perusahaan terkenal yang sukses mengaplikasikan brand voice:

Gojek Indonesia

Hampir semua masyarakat Indonesia tentu mengenal nama layanan ojek online “Gojek”. Nah, kepopuleran tersebut bisa diraih Gojek dengan mulus berkat strategi brand voice.

Gojek memakai pendekatan brand voice berupa pesan-pesan yang personal, semisal dengan menyapa langsung nama konsumen di push notification atau pesan-pesan penawaran. Contohnya:

  • Budi, lagi ada promo menarik buatmu nih!
  • Selamat sore, Ani. Mau makan apa?
  • Tawaran spesial untuk Ayu di Gojek.

Strategi seperti ini berhasil membuat konsumen merasa lebih spesial, dekat dan disambut hangat oleh brand.

Starbucks

Salah satu alasan Starbucks begitu digemari oleh masyarakat berbagai negara adalah akibat kekuatan brand voicenya. Agak berbeda dari Gojek, brand voice Starbucks mayoritas dilakukan pada platform media sosial.

Mereka mengemas penawaran dengan kata-kata santai, lugas, namun tetap kaya akan emosi. Misalnya pada kalimat, “Minuman favoritmu hadir lagi!”, yang lebih terasa seperti memberitahukan informasi dengan akrab alih-alih menawarkan produk.

Coca Cola

Contoh terakhir adalah Coca Cola. Brand minuman bersoda ini pun sukses bertahan di pasar internasional selama puluhan tahun berkat implementasi brand voice yang tepat.

Setiap konten marketing Coca Cola selalu dibawakan memakai bahasa yang ramah, rendah hati, dan bernada positif. Mereka pun gencar mengkampanyekan serunya menikmati Coca Cola dalam kebersamaan. Alhasil, kita selalu melihat minuman Coca Cola di tengah-tengah momen penting seperti kumpul keluarga dan event.

Itulah dia pembahasan lengkap terkait brand voice, mulai dari arti, contoh, hingga strategi aplikasinya untuk bisnis.

Sekarang Anda sudah bisa mencoba mengembangkan brand voice bisnis sendiri mengikuti tips-tips di atas. Tapi jangan lupa, proses ini membutuhkan konsistensi upaya dan kesabaran sebelum menuai hasil yang diinginkan. Selamat mencoba!

Dapatkan lebih banyak info, berita dan wawasan terkini seputar dunia digital marketing gratis hanya di MARKEY. Cukup klik https://markey.id/ atau download MARKEY APP di Play Store dan App Store sekarang juga, ya. Sampai bertemu lagi.


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Paket Aplikasi Android dan iOS

Pasang iklan

- Advertisement -

Mau posting artikel iklan?

Yuk klik dan ikuti ketentuan layanan dari kami, dapatkan penawaran paket dengan harga terbaik!

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

11 Aplikasi Desain Jersey Android Terbaik yang bisa Anda coba!

Anda sedang mencari inspirasi bisnis? Mengapa tidak mencoba merintis bisnis jersey tim sepak bola kenamaan saja? Mari mencobanya dengan...

Startup Repair Adalah? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Startup repair adalah salah satu jenis problem yang sering ditemukan pada PC, hal ini menyebabkan PC sering gagal booting. Saat...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Seperti apa contoh-contoh iklan penawaran yang menarik konsumen? Buat Anda yang sering bingung menyusun kata-kata iklan penawaran, jangan lewatkan...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Standar Biaya Pembuatan Aplikasi Android dan IOS

Hal yang membedakan standar biaya pembuatan aplikasi Appkey adalah perangkat yang dibutuhkan dan support aplikasi untuk keperluan development. Seperti...

HOST ID dan NETWORK ID | Pengertian dan Contohnya

Perangkat komputer yang biasa kita gunakan sehari-hari, ternyata memiliki jaringan yang rumit dan juga kompleks. Sebab, hingga saat ini...

Cara Cepat Belajar IT Secara Otodidak untuk Pemula

Belajar IT atau coding bisa dibilang hal yang tidak mudah apalagi bagi pemula. Karenanya memang butuh beberapa tahun untuk...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya