Media Bisnis Online | by APPKEY

Pemasaran Marketing strategy 5 Cara Membentuk Brand Character untuk Perkuat Awareness

5 Cara Membentuk Brand Character untuk Perkuat Awareness

-

Brand character mempunyai pengaruh yang besar dalam kampanye kesadaran merek. Perusahaan Anda juga tidak mungkin dikenal baik oleh masyarakat luas tanpa karakter bisnis yang tepat.

Kira-kira seperti apa contoh persona merek yang disukai konsumen kekinian? Anda beruntung karena kami telah merangkum seluk-beluk karakter brand secara tuntas dan mendalam di sini. Yuk langsung kita simak penjelasan selengkapnya!

Apa Itu Brand Character (Karakter Brand)?

brand character

Pernahkah Anda mendengar istilah brand character sebelumnya? Brand character adalah wujud, sifat atau karakter selayaknya manusia yang dimiliki oleh sebuah merek perusahaan.

Istilah ini juga mempunyai beragam julukan lain, seperti karakter brand, karakter merek, persona merek dan brand personality. Namun tujuan karakter brand hanya satu, yakni mempermudah konsumen mengenali brand favorit mereka.

Seseorang terbukti lebih mudah mengenali orang lain lewat sifat-sifat unik yang dimilikinya. Oleh sebab itu, banyak perusahaan mengadaptasi berbagai karakter manusiawi demi mempererat hubungan mereka dengan konsumen.

Perbedaan Brand Character VS Brand Identity

Selain character brand, ada juga istilah lain yang tak kalah penting di dunia marketing yakni brand identity. Lalu apa bedanya brand identity dengan character?

Kedua istilah tersebut memang sepintas tampak mirip. Karakter brand adalah image bisnis yang mengandung persona manusia di dalamnya. Sedangkan brand identity adalah kumpulan elemen buatan perusahaan untuk membangun image tertentu.

Dari sisi character brand, konsumen akan melihat perusahaan Anda selayaknya manusia dengan beragam sifat unik. Misalnya Gucci yang sangat menonjolkan aura elegan (sophistication), atau Nike yang identik dengan nuansa atletiknya.

Sementara brand identity tidak hanya berfokus pada satu watak kuat saja, melainkan kombinasi beberapa hal sekaligus yang menjadi ciri-ciri perusahaan. Contohnya seperti nama brand, visi misi, bentuk logo, warna dan jargon bisnis.

Tujuan brand identity tetap menguntungkan perusahaan seperti mempermudah konsumen mengenali produk dan mendorong terjadinya transaksi. Jadi sangat disarankan bagi bisnis untuk memiliki brand identity dan character sekaligus.

Apa Saja Karakteristik Brand Character?

Karakter brand yang baik dan efektif dalam pemasaran hendaknya memuat empat karakteristik, yaitu kesadaran, targetabilitas, loyalitas dan konsistensi.

Berikut penjelasan lengkap dari masing-masing karakteristik brand personality:

1. Kesadaran Brand

Kesadaran (awareness) adalah sifat penting dalam pembangunan brand personality. Adapun pengertian kesadaran brand adalah jumlah orang yang menyadari kehadiran merek/bisnis Anda.

Kesuksesan sebuah perusahaan pun bisa diukur dengan persentase kesadaran brand-nya. Semakin besar angka awareness maka itu berarti makin tenar juga bisnis Anda di masyarakat.

Perusahaan dengan awareness yang tinggi juga cenderung lebih mudah bertahan dalam persaingan pasar. Ini karena mereka berhasil mempunyai konsumen yang tetap sekaligus loyal.

2. Targetabilitas Brand

Karakter berikutnya dari persona merek adalah targetabilitas. Anda tidak bisa membuat karakter brand tanpa mempertimbangkan target audiensnya. Sebab masyarakatlah yang akan mengingat persona brand Anda.

Ketepatan character brand dengan sifat audiens akan menghasilkan hubungan timbal balik yang menguntungkan. Kebanyakan orang lebih tertarik berbelanja di toko yang image-nya sesuai dengan karakter mereka.

Misalnya, seorang konglomerat yang menjunjung nilai ekslusivitas tinggi akan lebih memilih berbelanja di toko-toko dengan nilai yang sama. Lain halnya dengan masyarakat kelas menengah ke bawah yang lebih mengutamakan sisi ekonomis.

3. Loyalitas Brand

Loyalitas brand mengacu pada orang-orang yang setia berbelanja dari sebuah merek. Unsur ini juga menjadi salah satu sifat penting dalam perwujudan image perusahaan.

Tingginya angka loyalitas perusahaan menandai banyaknya masyarakat yang memilih produk atau jasa Anda. Maksimalkan poin ini dengan membangun customer relationship yang baik setiap hari.

4. Konsistensi Brand

Perhatikan cara branding bisnis-bisnis besar di sekitar tempat tinggal Anda. Salah satu kunci rahasia di balik keberhasilan mereka adalah konsistensi. Poin ini terdiri atas beberapa sikap, yakni kejujuran, keterbukan dan siap memprioritaskan kebutuhan publik.

Anda harus mampu memenuhi seluruh janji yang ditawarkan kepada konsumen. Jangan sampai Anda mengklaim sesuatu namun tidak bisa mewujudkannya. Hal ini dapat mencoreng image brand di kemudian hari.

Contohnya, katakanlah perusahaan Anda menawarkan garansi bagi produk yang tidak sesuai dengan katalog. Garansi tersebut hendaknya diberikan tanpa prosedur yang bertele-tele di kemudian hari.

Artikel terkait  Tingkatkan Penjualan Dengan Merchandise Unik Ini!

Apa Manfaat Karakter Brand bagi Perusahaan?

Mengapa perusahaan Anda sebaiknya memiliki sebuah karakter tertentu? Posisi produk Anda tentu bisa menjadi lebih kuat di pasaran kalau memiliki image branding yang tepat.

Selain itu masih ada sejumlah manfaat lain dari brand personality terhadap bisnis, di antaranya:

  • Menumbuhkan kedekatan di masyarakat. Konsumen akan merasa bahwa produk/jasa Anda lebih bisa memahami diri dan kebutuhannya.
  • Membantu konsumen mengenali produk. Pembeli akan selalu mengingat nama perusahaan Anda di antara jutaan produk/jasa lainnya.
  • Menambah kepercayaan pembeli. Imagepositif yang kuat akan membuat konsumen lebih betah sekaligus percaya untuk terus bertransaksi di toko Anda.
  • Mengungguli persaingan. Kompetitor akan lebih susah menguasai pasar karena nama brand Anda sudah lebih dikenal dan dicintai.
  • Menambah jumlah transaksi. Semakin populer bisnis Anda, otomatis makin besar peluang transaksi baru tercipta setiap harinya.

Artikel terkait  UMOOD : Teknologi Neuroscience Stylist dari UNIQLO Bantu Pilih Baju Sesuai Mood Kamu

5 Contoh Brand Character yang Disukai Konsumen Saat Ini

brand character

Seperti apa contoh karakter perusahaan yang disukai konsumen kekinian? Setiap perusahaan tentunya memiliki image dan nilai jual yang berbeda-beda. Maka dari itu ada banyak sekali contoh brand personality yang bisa kita petik, seperti:

1. Competence (Kompetitif)

Persona kompetitif kini banyak digunakan oleh brand-brand di bidang teknologi. Sebut saja seperti Apple, Samsung dan Redmi. Karakter ini dipilih karena sukses menggambarkan kecanggihan, kecerdasan, serta rasa inovatif dan dapat diandalkan banyak orang.

Brand Apple secara konsisten menampilkan image kompetitif yang kuat untuk mengungguli persaingan pasar gadget. Melalui produk-produknya yang visioner dan eksklusif, ia pun sukses menjadi pentolan industri IT seluruh dunia.

2. Excitement (Kegembiraan)

Apa yang melintas di benak Anda ketika memikirkan kata “excitement (kegembiraan)”? Betul. Kebanyakan orang pasti akan langsung menjawab “tempat hiburan”.

Bisnis-bisnis di bidang entertainment selalu menggunakan persona kegembiraan, mengingat salah satu tujuan layanan mereka adalah melepas penat masyarakat. Contohnya seperti brand Netflix, Disney, dan game-game online kekinian.

Namun Anda juga mungkin menemukan karakter-karakter pendukung lain yang masih relevan seperti “relaksasi”, “kebebasan” dan “semangat muda”.

3. Sophistication (Kemewahan)

Ada juga brand-brand yang memiliki image mahal, eksklusif dan bergengsi. Perusahaan dengan nilai kemewahan tinggi biasanya menyasar konsumen kelas atas dan menghadirkan produk nomor satu baik dari segi harga, material, maupun kualitas.

Contoh terbaik dari kelompok ini adalah brand Gucci, Louis Vuitton, Michael Kors dan Corkcicle. Tak tanggung-tanggung, nilai eksklusivitas brand yang kuat turut menjadikan konsumen setianya dipandang berkelas di masyarakat.

4. Sincerity (Ketulusan dan Kasih Sayang)

Image bisnis tidak melulu harus terkesan “wah” dan mahal. Sifat-sifat sederhana, jujur, tulus dan penuh kasih sayang juga ampuh untuk menarik konsumen.

Semua orang menginginkan pelayanan bisnis yang jujur, baik dan penuh empati terhadap kebutuhan pelanggan. Oleh sebab itu, sifat-sifat ini berpotensi mendatangkan pembeli dari berbagai kalangan.

Jadi tak heran kalau karakter sincerity sangat sering ditemukan di beragam niche bisnis. Contohnya seperti perusahaan produk kebutuhan sehari-hari, bisnis kesehatan, skincare, hingga komunitas dan organisasi kemanusiaan.

5. Ruggedness (Ketangguhan)

Belum menemukan persona yang tepat menggambarkan bisnis Anda? Bisa jadi sifat ruggedness atau ketangguhan adalah jawabannya!

Image brand ini identik dengan sifat-sifat yang kuat, atletis serta penuh semangat dalam menghadapi berbagai rintangan. Contoh merek yang menggunakannya adalah Jeep dan Nike.

Semua orang tahu bahwa Jeep adalah mobil off road yang tangguh untuk rute-rute petualangan seperti hutan dan tanjakan. Sedangkan Nike adalah brand alat-alat olahraga yang menjadi favorit para atlet.

Artikel terkait  SEO adalah : Google Maps vs Google Local Finder, Mana yang Terbaik untuk SEO Lokal?

5 Cara Mudah Membuat Brand Character Sendiri

Sudahkah bisnis Anda mempunyai karakter unik tersendiri? Jangan risau kalau belum! Membangun persona bisnis yang kuat ternyata cukup mudah, lho.

Ada lima strategi sederhana yang bisa Anda pakai untuk menciptakan persona bisnis yang baik di mata konsumen:

1. Menentukan Nilai Unik Brand

Langkah pertama, cari dan tentukan dulu nilai-nilai unik yang dimiliki bisnis Anda. Sebab salah satu fungsi dari character brand adalah memperkuat nilai bisnis di mata konsumen.

Nilai unik ini juga bisa membantu pelanggan membedakan bisnis Anda dari pesaing. Untuk itu, sebisa mungkin pilihlah poin karakter yang belum digunakan perusahaan lain, namun tetap relevan dengan niche/jenis usaha Anda.

Bagaimana caranya? Anda bisa mulai dengan membuat daftar kata sifat yang mampu menggambarkan usaha Anda di mata konsumen.

Semisal Anda memiliki bisnis kedai kopi rumahan. Lalu buatlah list kata-kata sifat yang dapat mewakili karakter brand, seperti “menenangkan”, “kenyamanan”, “kehangatan”, “penuh nostalgia”, “keakraban” dan lain-lain.

Kemudian pilihlah satu atau dua kata dirasa paling dekat dengan keunggulan brand Anda. Kata-kata inilah yang nantinya bisa Anda tonjolkan sebagai karakter bisnis.

2. Meriset Target Audiens Brand

Jangan lupa menyesuaikan persona bisnis dengan target audiens. Tujuannya supaya kehadiran brand Anda lebih mudah diterima masyarakat.

Cari tahu seperti apa sifat, minat dan kebutuhan target konsumen melalui riset customer persona. Riset tersebut umumnya mencakup identitas pelanggan, latar belakang, profesi, gender, kelas ekonomi, perilaku belanja dan lain-lain.

Data-data tersebut kemudian bisa digunakan untuk membangun brand personality yang memikat. Lalu orang-orang pun akan tertarik mendatangi toko Anda sebab mempunyai image sesuai preferensi mereka!

Misalnya bisnis kedai kopi Anda mempunyai karakter berupa “kenyamanan” dan “keakraban” yang kuat. Image tersebut cocok dengan target konsumen yang suka mengobrol atau nongkrong menghabiskan waktu bersama rekan-rekannya.

Alhasil promosi bisnis Anda akan lebih banyak menyasar target konsumen sesuai karakter di atas.

3. Menentukan Brand Voice

Langkah ketiga adalah menentukan brand voice (suara merek). Brand voice adalah pesan-pesan yang ingin disampaikan perusahaan kepada audiensnya.

Contohnya dari kasus bisnis kopi sebelumnya, pesan yang ingin disampaikan bisa berupa layanan tempat berkumpul yang nyaman dengan harga murah. Anda bisa menawarkan ruang bercengkrama yang estetik namun tak menguras isi dompet anak muda.

Di samping itu, Anda juga harus menentukan cara terbaik mengomunikasikan pesan tersebut. Semisal Anda menggunakan media sosial Instagram untuk menjangkau target konsumen anak-anak muda yang hobi nongkrong di kedai kopi.

4. Menyesuaikan Karakter Brand dengan Layanan

Tidak cuma tepat sasaran audiens saja, karakter brand juga wajib menyesuaikan dengan layanan atau produk utama bisnis. Jangan sampai image bisnis tidak cocok dengan servis toko Anda.

Brand produk olahraga Nike adalah contoh yang baik dalam kasus ini. Karakter atletis dan energik perusahaan ini sangat cocok dengan produk olahraga yang dihadirkan serta target konsumennya, yakni para atlet dan masyarakat umum.

Selain itu, slogan Nike “Just Do It” juga serasa memotivasi konsumen setia mereka untuk senantiasa aktif berolahraga menggapai kebugaran yang diimpikan.

5. Menerapkan Image Brand secara Konsisten

Usai merancang karakter brand, kini waktunya menerapkan persona tersebut dalam kehidupan berbisnis secara konsisten.

Pastikan image unik brand tercermin di berbagai aspek bisnis Anda, mulai dari logo, slogan, hingga aktivitas pelayanan konsumen sehari-hari. Proses ini juga bisa dijalankan bersamaan dengan kampanye brand awareness.

Tahapan ini bisa memakan waktu yang lumayan lama mengingat penumbuhan kesadaran merek cenderung berlangsung setahap demi setahap. Jadi ada baiknya untuk selalu bersabar dan menikmati prosesnya.

Memang tidak ada proses bisnis yang instan, namun tekun bekerja keras tentu akan membuahkan hasil yang manis. Selamat mencoba!

Demikianlah pembahasan kali ini terkait brand character yang bermanfaat untuk mempertajam branding. Jadi karakter brand seperti apakah yang kira-kira cocok mewakili bisnis Anda?

Ikuti terus MARKEY di https://markey.id/ atau via MARKEY APP (tersedia di Playstore dan AppStore) ya, karena ada ratusan tips sukses bisnis online menanti Anda. Sampai bertemu lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing


- Advertisement -

Mau posting artikel iklan?

Yuk klik dan ikuti ketentuan layanan dari kami, dapatkan penawaran paket dengan harga terbaik!

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

Startup Repair Adalah? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Startup repair adalah salah satu jenis problem yang sering ditemukan pada PC, hal ini menyebabkan PC sering gagal booting. Saat...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Seperti apa contoh-contoh iklan penawaran yang menarik konsumen? Buat Anda yang sering bingung menyusun kata-kata iklan penawaran, jangan lewatkan...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

11 Aplikasi Desain Jersey Android Terbaik yang bisa Anda coba!

Anda sedang mencari inspirasi bisnis? Mengapa tidak mencoba merintis bisnis jersey tim sepak bola kenamaan saja? Bisnis fashion atau baju...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Standar Biaya Pembuatan Aplikasi Android dan IOS

Hal yang membedakan standar biaya pembuatan aplikasi Appkey adalah perangkat yang dibutuhkan dan support aplikasi untuk keperluan development. Seperti...

Pemasaran Internasional Adalah ? | Fungsi, Tujuan & Contoh

Salah satu topik bahasan wajib dalam dunia bisnis dan ekonomi adalah pemasaran. Kita memang tidak akan pernah terlepas dari...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya