Media Bisnis Online | by APPKEY

Blog Skala Prioritas | Definisi, Contoh dan Cara Membuat

Skala Prioritas | Definisi, Contoh dan Cara Membuat

-

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya seseorang atau bahkan Anda memiliki berbagai macam kebutuhan yang sifatnya tidak terbatas. Bahkan mungkin Anda pernah mengalami kesulitan untuk memusatkan pikiran, mana yang disebut kebutuhan dan mana yang disebut dengan keinginan.

Tentunya antara kebutuhan dan keinginan berbeda satu sama lain. Anda membutuhkan pikiran yang logis untuk dapat memfokuskan pikiran Anda, untuk membedakan mana yang tergolong kebutuhan dan keinginan. Berkaitan dengan hal ini, tentunya Anda membutuhkan skala prioritas.

Kemudian, apa contoh sederhana dari skala prioritas dalam kehidupan sehari-hari? Yaitu membuat daftar yang disusun sesuai dengan ukuran tingkat kebutuhan Anda, dimulai dari tingkat kebutuhan yang paling mendesak hingga tingkat kebutuhan yang tidak terlalu mendesak. Semua yang tercantum dalam daftar skala prioritas Anda sesuai dengan kebutuhan yang paling dapat Anda penuhi sekaligus sesuai dengan budget yang Anda miliki.

Definisi Skala Prioritas

skala-prioritas-1

Definisi skala prioritas secara sederhana adalah sebuah daftar yang disusun sesuai dengan tingkat kebutuhan Anda dan daftar tersebut tercatat dengan baik dan sistematis. Kebutuhan yang paling dapat ditunda tingkat pemenuhannya ini disebut juga dengan kebutuhan pendukung, dan sifatnya tergantung dari budget yang Anda miliki.

Merriam Webster berpendapat skala prioritas adalah rangkaian aktivitas yang terbilang penting, yang pengerjannya dimulai paling pertama kali. Begitu selesai mengerjakan aktivitas yang paling penting, Anda dapat melakukan aktivitas penting lainnya yang sesuai dengan daftar skala prioritas Anda. Dengan membuat dan melakukan aktivitas sesuai dengan prioritas-prioritas,  Anda akan menjadi lebih produktif.

Artikel terkait  Tutorial Cara Menggunakan Photoshop CS3 dan CS6 Bagi Pemula

 

Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan

skala-prioritas-2

Kemampuan menyusun prioritas-prioritas, juga dapat sangat membantu Anda dalam hal pengelolaan keuangan. Pengelolaan keuangan secara bijak dengan memperhatikan prioritas-prioritas, dapat membuat Anda atau seseorang memenuhi kebutuhan yang bersifat urgent sekaligus penting secara maksimal.

Pengelolaan keuangan yang memperhatikan prioritas-prioritas dapat membuat hidup Anda teratur dan hemat, sekaligus mengeluarkan uang sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat membantu dalam hal perencanaan masa depan dengan lebih baik.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Skala Prioritas

Tingkat Pendapatan

Perbedaan jumlah pendapatan milik Anda dengan orang lain menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi Anda. Apa hal yang dipengaruhi? Tentu saja alternatif-alternatif pilihan berkaitan dengan kebutuhan atau keinginan yang harus dipenuhi yang erat sekali kaitannya dengan pengelolaan keuangan. Semakin besar tingkat pendapatan Anda atau seseorang, Anda ataupun orang tersebut dapat memenuhi kebutuhan atau keinginan dengan standar yang lebih tinggi. Begitu juga sebaliknya, jika tingkat pendapatan Anda atau seseorang rendah, tentunya kebutuhan atau keinginannya dalam hidup juga berada dalam tingkatan yang rendah.

Status Sosial atau Peran dalam Masyarakat

Status sosial juga dapat mempengaruhi prioritas-prioritas Anda. Semakin tinggi status sosial Anda atau seseorang, maka tingkat kebutuhan atau keinginan Anda akan meningkat juga. Selain itu, perbedaan peran dalam masyarakat juga mempengaruhi alternatif yang menjadi prioritas.

Contoh kasusnya adalah : seorang kepala desa tentunya memiliki prioritas alternatif yang berbeda jika dibandingkan dengan seorang penjahit. Tidak hanya memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan dirinya dan keluarganya, tetapi juga harus mempersiapkan pemenuhan kebutuhan desa dan warganya.

Hal ini tentunya berbeda dengan penjahit yang tentunya memprioritaskan untuk membeli alat-alat sekaligus perlengkapan menjahit terlebih dahulu, disamping memenuhi kepentingan keluarganya. Berbeda dengan kepala desa yang harus memenuhi kepentingan warganya, disamping kepentingan keluarganya.

Status atau Peran dalam Keluarga

Perbedaan peran dalam keluarga membuat seseorang memiliki prioritas alternatif yang berbeda. Sebagai contoh, yaitu, seorang kepala keluarga memiliki prioritas-prioritas alternatif yang berbeda dengan Anda yang memiliki posisi atau peran sebagai anak dalam keluarga.

Lingkungan Sosial atau Lingkungan Masyarakat

Lingkungan sosial atau lingkungan masyarakat membuat seseorang dapat mengatur prioritas-prioritas dalam hidupnya. Lingkungan masyarakat dengan tingkat perekonomian yang lebih tinggi tentunya akan memiliki prioritas alternatif yang berbeda dengan lingkungan masyarakat yang tingkat ekonominya rendah.

Seseorang yang tinggal di lingkungan keluarga yang kaya dan mewah, tentunya kebutuhan atau keinginan yang dikejar berbeda dengan seseorang yang tinggal di lingkungan yang miskin. Pada umumnya, seseorang yang tinggal di lingkungan masyarakat yang kaya akan mengejar hal-hal seperti mobil mewah, tas branded, sepatu mahal dari luar negeri, dan sebagainya.

Lingkungan sosial atau masyarakat adalah alasan yang membuat masyarakat mengatur prioritas-prioritasnya. Karena lingkungan juga merupakan salah satu faktor yang membuat individu menjadi berperilaku konsumtif.

Berdasarkan pemaparan sebelumnya, faktor-faktor tersebut membuat seseorang dipengaruhi dalam hal membuat prioritas-prioritas yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, dalam hal membuat prioritas-prioritas yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan, Anda harus berhati-hati dalam menentukan antara kebutuhan yang menjadi prioritas ataupun keinginan Anda.

Pada umumnya, seseorang akan memusatkan kebutuhannya, hanya pada kebutuhan primer, penting atau yang paling mendesak terlebih dahulu. Apabila semua sudah dipenuhi, maka disusul dengan kebutuhan yang bersifat sekunder dan tersier. Keputusan ini membuat Anda memiliki kepuasan hingga pada tingkatan yang paling tinggi.

Artikel terkait  Etika Adalah : Pengertian, Manfaat dan Contoh Etika Bisnis

 

Cara Membuat Skala Prioritas

Setiap orang tentunya harus memahami cara membuat skala prioritas. Tujuan utama dari penyusunannya adalah agar Anda dapat lebih berhati-hati dalam mengelola pendapatannya. Sebab, banyak sekali orang di dunia ini yang memenuhi kebutuhan sekundernya dibandingkan kebutuhan primernya. Adapun langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menyusun skala prioritas adalah sebagai berikut.

1. Memahami Tingkat Urgensi

Apa yang dimaksud dengan urgensi? Urgensi adalah sebuah keharusan yang sifatnya mendesak, mementingkan sesuatu yang harus segera ditindak lanjuti. Tingkat urgensi sangat mempengaruhi seseorang sehingga dalam menyusun prioritas-prioritas Anda ataupun seseorang harus memahami tingkat urgensi yang dimilikinya.

Apabila Anda memiliki rencana untuk liburan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari, apabila tiba-tiba sanak keluarga Anda jatuh sakit, tentunya Anda akan lebih memprioritaskan sanak keluarga Anda yang jatuh sakit. Berkaitan dengan tingkat urgensi, dimulai dari kebutuhan yang paling urgen, yaitu diletakkan di posisi pertama.

2. Mempertimbangkan Sesuatu dalam Membeli Produk atau Jasa

Saat berbelanja, seharusnya Anda mengetahui produk apa yang menjadi prioritas terlebih dahulu. Produk atau jasa yang mana yang menjadi kebutuhan yang benar-benar harus dipenuhi atau yang sifatnya hanya keinginan sesaat.

Hal ini ditujukan agar tidak terjadi salah dalam hal memilih sekaligus terjadi penghematan dalam hal keuangan. Misalnya, saat Anda sedang melakukan browsing, tiba-tiba Anda dihadapkan terhadap sebuah produk atau jasa yang murah, Anda tentunya dihadapkan pada pilihan-pilihan. Jika membeli maka orang tersebut dapat memanfaatkan produk atau jasa tersebut. Jika tidak membeli, tentunya tidak dapat mendapatkan manfaatnya dan tidak mengeluarkan uang sebagai hasilnya. Tetapi jika benar-benar dibutuhkan, tentunya orang tersebut akan membeli.

3. Mengetahui Kemampuan Diri Sendiri

Selain mempertimbangkan sesuatu saat membeli produk atau jasa, Anda atau pun seseorang harus mengetahui kemampuan diri. Jika tidak, maka daftar-daftar prioritas tersebut menjadi berantakan. Yang dimaksud dengan kemampuan diri sendiri adalah tidak hanya mampu secara finansial tetapi juga mampu dalam hal keahlian atas produk atau jasa yang dibeli.

Misalnya, saat Anda atau seseorang membeli laptop canggih yang berharga hingga jutaan rupiah. Apabila Anda mampu membelinya tetapi tidak dapat menggunakannya, tentunya hal ini sangat disayangkan. Sama sekali tidak efektif.

4. Kesempatan yang Dimiliki

Semua orang di dunia ini tentunya memahami bahwa terkadang kesempatan hanya dimiliki satu kali dalam hidup dan tidak ada kesempatan ke dua. Bahkan kesempatan ini bisa dimiliki diluar dugaan dari orang tersebut, ketika ia memiliki satu kesempatan tertentu. Apabila Anda merasakan bahwa kesempatan itu sulit untuk datang kembali dalam hidup Anda, maka tidak menutup kemungkinan Anda harus mendahulukan kebutuhan tersebut dibandingkan kebutuhan lainnya. Tetapi jika kesempatan itu dirasakan akan datang berulangkali, Anda dapat meninjau pilihan tersebut demi mementingkan pilihan lain yang lebih dibutuhkan.

5. Pertimbangan Kebutuhan di Masa Depan

Dalam hal menentukan prioritas-prioritas, pertimbangan mengenai masa depan tentunya bersifat jangka panjang. Seluruh wawasan, pengetahuan dan informasi dipusatkan pada kebutuhan jangka panjang. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang mengutamakan hal-hal yang bersifat jangka pendek, padahal banyak sekali kebutuhan masa depan yang harus dipersiapkan, seperti biaya kuliah, asuransi kesehatan dan pendidikan anak, dan hal-hal penting lainnya yang berguna untuk masa depan.

6.Pertimbangan Tempat dan Waktu yang Tepat

Saat memilih untuk berbelanja, Anda dapat memilih berbelanja di tempat yang situasi sekaligus kondisinya sudah dikenali. Misalnya, tempat yang dapat menawarkan Anda harga yang rendah atau murah. Anda pun dapat memanfaatkan hal lainnya, yaitu mengusahakan belanja saat harga-harga di pasaran sedang turun atau murah. Sebagai contoh, saat weekend atau menjelang hari kebesaran agama tertentu dikarenakan pada waktu-waktu tersebut sering terjadi diskon besar-besaran.

7. Pertimbangan Mutu dan Jumlah yang Tepat

Dalam berbelanja, Anda harus dapat memilih kualitas barang dan jasa yang tepat, jangan sampai membeli barang dengan harga yang mahal tetapi kualitasnya rendah. Selain itu, Anda juga harus berbelanja sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan Anda. Belanjalah dengan jumlah yang tepat, jangan melebihi jumlah yang diperlukan. Pertimbangan lainnya yang dapat Anda aplikasikan adalah apakah produk tersebut sulit untuk didapatkan atau tidak. Apabila sulit didapatkan, tentunya dapat diprioritaskan menjadi kebutuhan di daftar teratas. Sedangkan apabila produk itu banyak dijual, Anda bisa menundanya.

8. Pertimbangan Harga yang Tepat

Dalam berbelanja, sebaiknya lakukan survei terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli sebuah barang atau jasa. Jangan pernah berbelanja sesuatu, baik itu barang atau jasa, yang belum pernah dilihat sebelumnya, bahkan belum diketahui harga pasarannya.

Menurut Steven R Covey, terdapat empat kuadran dalam tabel skala prioritas yang sangat bermanfaat untuk menentukan kebutuhan mana yang harus didahulukan. Kemudian didukung langkah-langkah dalam menyusun skala prioritas yang berfungsi untuk mendukung empat kuadran dalam tabel milik Steven R Covey. Langkah-langkah menurut Steven R Covey adalah sebagai berikut:

  1. Tulis semua kebutuhan Anda sekaligus hilangkan hal-hal yang benar-benar tidak begitu penting
  2. Susun urutan kebutuhan Anda berdasarkan tingkat kepentingannya
  3. Buat catatan mengenai kebutuhan pendanaan yang ada
  4. Berdasarkan catatan yang dibuat, pilihlah kebutuhan yang paling dapat memberikan manfaat secara maksimal
  5. Penuhi semua kebutuhan Anda sesuai dengan daftar yang telah ditentukan sebelumnya.

Artikel terkait  Mengenal Tugas dan Tanggung Jawab Profesi Seorang Business Analyst

Contoh Skala Prioritas

Contoh skala prioritas adalah berbentuk tabel dan pertama kali dibuat oleh Steven R Covey. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam hal menentukan prioritas yang berguna untuk memenuhi kebutuhan. Stevel R Covey membuat tabel untuk memudahkan perancangan skala dengan cara membaginya menjadi empat bagian atau empat kuadran, yaitu kuadran I, kuadran II, kuadran III dan yang terakhir yaitu kuadran IV.

Kuadran I adalah kebutuhan yang sifatnya penting dan sangat mendesak untuk segera dipenuhi. Kuadran II adalah kebutuhan yang bersifat penting tetapi sebenarnya kurang mendesak untuk dipenuhi. Kemudian, kuadran III adalah kebutuhan yang sebenarnya kurang penting tetapi sangat mendesak untuk dipenuhi. Sementara kuadran IV untuk kebutuhan yang sifatnya kurang penting sekaligus kurang mendesak untuk dipenuhi.

Kemudian, untuk penyusunan prioritas, dengan memanfaatkan langkah-langkah penyusunan prioritas oleh Steven R Covey, seperti yang telah dipaparkan sebelumnya.

[marketing-about]

Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Jenis-Jenis Perusahaan Jasa di Indonesia

Perusahaan dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan komoditi yang dipromosikan ke masyarakat, yaitu barang dan jasa. Perusahaan produk sudah jelas...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Teknologi Jaringan Tanpa Kabel Disebut ? | Pengertian & Ulasannya

Belakangan ini kita sering mendengar perusahaan-perusahaan gadget yang menawarkan aneka produk nirkabel untuk lebih memudahkan aneka pekerjaan masyarakat. Biasanya, kita...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya