Contoh Analisis Swot : Pengertian dan Manfaat Analisis Swot

Istilah “swot” cukup akrab kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan tak sedikit juga orang-orang menggunakan sistem swot untuk memecahkan masalah yang mereka temui dalam binsis. Jadi, apa itu analisis swot? Mengapa ia bermanfaat dalam kehidupan ekonomi dan bisnis?

Analisis swot adalah istilah yang sering kita jumpai saat membahas bidang ekonomi. Tak hanya saat di bangku sekolah, analisis swot pun mudah kita jumpai di kehidupan perekonomian secara langsung. Dalam artikel kali ini, Anda dapat menelisik lebih lanjut terkait analisis swot, mulai dari apa itu analisis swot hingga manfaat dan contoh-contoh analisis swot.

Memahami Pengertian Analisis Swot

analisis

Apa itu analisis swot? Sesungguhnya, analisis swot adalah suatu singkatan. Setiap huruf dalam kata “SWOT” memiliki kepanjangannya masing-masing yaitu:

S = Strength;

W = Weakness;

O = Opportunities; dan

T = Threats.

Dalam Bahasa Indonesia, strength berarti kekuatan; weakness adalah kelemahan; opportunity adalah peluang; dan threats merupakan ancaman. Dengan demikian, pengertian analisis swot adalah sebuah strategi dan metode untuk mengevaluasi suatu bisnis, produk, atau proyek dari empat aspek yakni strength, weakness, opportunities, dan threats.

Sistem swot biasanya terfokus ke dua faktor mendasar analisis, yaitu faktor internal dan eksternal. Analisis strength dan weakness biasanya berfokus pada faktor internal dari suatu perusahaan, produk, dan lainnya. Aspek kekuatan dan kelemahan tergolong ke dalam hal internal sebab sifatnya yang pribadi dan bisa Anda kendalikan, ubah, serta manfaatkan. Contoh faktor-faktor internal yang dianalisis oleh strength dan weakness adalah sumber daya yang dimiliki, kekayaan intelektual, komposisi produk, dan lainnya.

Sementara aspek opportunities dan threats berfokus pada faktor eksternal dalam analisis. Faktor eksternal melingkupi semua hal yang berlangsung di luar perusahaan dan terletak pada pasar dengan cakupan yang lebih besar. Aspek eksternal memiliki karakteristik tidak bisa diubah, namun masih bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha atau protektor diri dari ancaman. Contoh faktor eksternal yang dianalisis oleh swot seperti kompetitor, tren belanja pasar, harga bahan baku produk, dan lainnya.

Swot merupakan teknik analisis yang paling terkenal hingga saat ini. Teknik ini dicetuskan pertama kali oleh Albert Humphrey di sekitar tahun 1960-1970. Kala itu, Humphrey tengah memimpin proyek riset dan penelitian di Universitas Stanford. Teknik swot pun ia cetuskan dan gunakan sebagai alat bantunya untuk menganalisis data-data dari perusahaan Fortune 500.

Sampai saat ini, teknik analisis swot masih eksis dan banyak diterapkan oleh para pebisnis untuk mengevaluasi usahanya sendiri. Ini dapat dibuktikan dengan melihat begitu banyaknya contoh analisis swot dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh analisis swot adalah analisis swot kondisi pasar, analisis swot produk, dan analisis swot usaha bisnis.

Manfaat Analisis Swot untuk Pebisnis

metode-analisis-swot

Setelah memahami pengertian analisis swot, berikutnya Anda harus mengetahui manfaat analisis swot itu sendiri. Hal ini penting agar Anda dapat memaksimalkan analisis swot untuk bisnis dengan maksimal. Dua manfaat analisis swot utama yang bisa Anda rasakan adalah sebagai berikut.

Menentukan Masa Depan Bisnis

Mayoritas pebisnis memanfaatkan analisis swot untuk mencapai tujuan ini. Sebagai seorang pebisnis, penting bagi Anda untuk “memprediksi” kondisi bisnis di masa depan. Tidak perlu repot-repot mendatangi peramal atau dukun, Anda bisa melakukannya sendiri dengan menggunakan analisis swot.

Analisis swot yang dilakukan dengan tepat dapat memberitahukan Anda rincian dari faktor internal dan eksternal bisnis. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan gambaran cara terbaik bagi perusahaan untuk meraih tujuan di masa depan.

Membantu Menentukan Prioritas

Tak sedikit orang yang kebingungan kala harus menentukan skala prioritas dari perusahaannya sendiri. Jika Anda mengalami hal serupa, cobalah manfaatkan analisis swot! Analisis swot mampu memberikan informasi terkait situasi perusahaan secara mendetail dari segi kekuatan, peluang, kelemahan hingga ancaman yang dihadapi. Berbekal informasi tersebut, Anda pun dapat mempelajari besar kecilnya potensi pasar, minat konsumen terhadap produk, hingga besaran skala persaingan.

Sebaiknya jangan terburu-buru untuk segera berbinis dan menawarkan produk. Pahami terlebih dahulu situasi terkait bisnis dan produk Anda agar mendapat hasil yang optimal. Selain itu, skala prioritas kebutuhan perusahaan juga dapat disusun berdasarkan poin yang terpenting untuk dibenahi menurut hasil analisis.

Contoh Analisis Swot dalam Kehidupan

Ada begitu banyak contoh analisis swot dalam kehidupan sehari-hari. Dari ranah ekonomi dan bisnis sendiri, ada beragam contoh analisis swot yang telah diterapkan oleh para pebisnis, seperti:

  1. Analisis swot produk yang dijual;
  2. Analisis swot lingkungan internal dan eksternal perusahaan;
  3. Analisis swot dari minat dan permintaan pasar; dan masih banyak lainnya.

Sebenarnya, analisis swot juga bersifat super fleksibel. Yang dimaksud dengan fleksibel di sini, yaitu sistem analisis ini dapat diterapkan pada hal-hal di luar aspek ekonomi. Contoh analisis swot di luar aspek ekonomi dan bisnis seperti:

  1. Analisis swot terhadap kualitas diri;
  2. Analisis swot sistem pendidikan;
  3. Analisis swot struktur organisasi dan sistem kepemimpinan; dan lainnya.

Template Contoh Analisis Swot Produk

swot-analisis

Agar lebih memahami analisis swot, berikut ini kami sajikan template contoh analisis swot produk yang bisa Anda coba.

ANALISIS SWOT PRODUK “BEARBUCKS COFFEE”

Deskripsi Usaha:

Bearbucks Coffee adalah produk minuman kopi kekinian yang tengah meroket di pasaran. Coffee berarti kopi, sedangkan nama Bearbucks diambil dari maskot kafe yaitu seekor gambar beruang kartun. Bearbucks Coffee menjual beragam varian minuman kopi baik dingin maupun panas dengan sistem kedai dine in yang memiliki nama sama dengan produk.

Analisis S = Strength

  1. Kopi adalah minuman dengan manfaat baik untuk kesehatan. Terdapat kandungan baik dalam produk.
  2. Produk dapat dinikmati dalam situasi apapun seperti saat bekerja atau hang out.
  3. Produk dapat dinikmati bersamaan dengan camilan aneka rasa.
  4. Harga terjangkau di semua kalangan termasuk di kantong pelajar.

Analisis W = Weakness

  1. Kandungan gula yang tinggi pada sejumlah varian kopi dapat menimbulkan masalah kesehatan. Pembeli dengan kepekaan tinggi terhadap kesehatan akan menghindari minuman tersebut.
  2. Jumlah pegawai yang terbatas di masa awal kedai berdiri.
  3. Bahan baku biji kopi yang digunakan masih dipesan dari luar daerah, sebab masih belum ada pihak lokal yang memproduksi biji kopi berkualitas.

Analisis O = Opportunity

  1. Minuman kopi sedang naik daun di masyarakat.
  2. Mayoritas masyarakat Indonesia menggemari kopi, khususnya kaum milenial.
  3. Bahan baku memiliki harga murah dan mudah diolah.
  4. Gaya hidup masyarakat kekinian dan sosialita yang gemar nongkrong di kedai untuk dipamerkan ke media sosial.
  5. Lokasi kedai yang strategis di pusat kota.

Analisis T = Threat

  1. Banyaknya pesaing kedai kopi karena bisnis kopi sedang menjamur.
  2. Tantangan mencari barista dengan skill meracik minuman.
  3. Tantangan membuat konsep usaha dan desain kedai yang unik serta berbeda dari yang lain.

Itulah contoh analisis swot produk dari “Bearbucks Coffee”. Semoga dapat memberikan gambaran terkait cara membuat analisis swot produk sekaligus binsis. Selamat mencoba!

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol