Pelaku Ekonomi : Pengertian, Contoh dan Perannya

Apakah Anda pernah mendengar istilah pelaku ekonomi? Hal ini tentu tidak asing lagi untuk Anda para penggerak ekonomi rakyat baik itu swasta maupun pemerintah. Ekonomi dari sebuah negara tidak akan berjalan apabila tanpa adanya seorang penggerak.

Maka, penggerak inilah yang disebut sebagai para pelaku ekonomi, berkat peran yang mereka berikan, roda ekonomi dari sebuah negara mampu berjalan dengan baik.

Peran pelaku ekonomi ini sangat penting untuk kemajuan ekonomi dari sebuah negara. Mulai dari membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas, hingga harus mampu bersaing dengan negara-negara lain, serta mampu mengikuti bagaimana perkembangan zaman yang sedang terjadi agar mampu bersaing dengan negara-negara lainnya.

Lantas, apa yang dimaksud dengan pelaku ekonomi? Serta apa contoh dan perannya? Berikut ini kami akan hadirkan secara lengkap tentang pengertian, contoh, dan peran pelaku ekonomi untuk Anda!

Pengertian Pelaku Ekonomi

pelaku-ekonomi

Pelaku ekonomi adalah beberapa pihak yang terlibat dalam proses kegiatan ekonomi, mulai dari kegiatan produksi, distribusi, maupun konsumsi. Ada banyak pihak yang berperan sebagai pelaku ekonomi, berikut ini kami akan memberikan contohnya untuk Anda.

Contoh Pelaku Ekonomi

Bila secara umum, palaku ekonomi ini dapat dibedakan menjadi empat yaitu:

  1. Rumah tangga keluarga
  2. Perusahaan
  3. Negara/pemerintah
  4. Masyarakat luar negeri

Lalu, apa saja masing-masing peran dari contoh pelaku ekonomi tersebut? Berikut penjelasannya.

Rumah Tangga Keluarga

Di dalam rumah tangga akan dibagi menjadi dua peran, yakni sebagai konsumen dan juga sebagai produsen yaitu:

Rumah Tangga Keluarga Berfungsi Sebagai Konsumen

Rumah tangga keluarga paling sering menggunakan jasa dari para pelaku ekonomi tersebut, rumah tangga keluarga biasanya menggunakan produk atau barang tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari.

Kegiatan konsumsi dari pihak keluarga ini biasanya dipengaruhi oleh pendapatan mereka, banyaknya jumlah anggota keluarga, status sosial dari keluarga tersebut, serta mahal atau murahnya harga barang atau jasa yang akan digunakan tersebut.

Contohnya adalah: Siswa-Siswi di sekolah membeli makanan di kantin sekolah, keluarga bisa membeli makanan pokok di toko atau swalayan.

Rumah Tangga Keluarga Berfungsi Sebagai Produsen

Rumah Tangga Keluarga juga dapat berperan sebagai produsen, disini rumah tangga keluarga berperan penting untuk menyediakan jasa pekerjaan, tanah untuk membuka lapak atau toko, membantu modal bagi para penyedia barang atau produk, serta berperan juga sebagai penyedia bahan baku bagi para penyedia barang atau produk tersebut.

Contohnya adalah: Menawarkan teman Anda untuk bekerja di perusahaan yang sedang mencari tenaga kerja, membeli barang atau produk untuk membantu modal bagi pelaku ekonomi, menawarkan produk atau barang milik Anda untuk dibeli dan digunakan sebagai stok untuk mereka.

Perusahaan

perusahaan-ekonomi

Disini perusahaan memiliki tiga peranan yakni, sebagai produsen, konsumen, serta sebagai distributor. Berikut ini penjelasannya:

Perusahaan Sebagai Produsen

Peran utama dari sebuah perusahaan yaitu melakukan kegiatan produksi. Sesuai dengan fungsinya, sebuah perusahaan harus selalu menghasilkan barang atau jasa yang memiliki kualitas bagus untuk memuasakan para konsumennya agar, perusahaan tidak mengalami penurunan pembeli yang dikarenakan oleh barang atau jasa yang diberikan kepada konsumen memiliki kualitas yang buruk. Sebuah perusahaan juga harus menyiapkan barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak.

Contohnya adalah: Sebuah perusahaan bisa menjual produk-produk alat rumah tangga yang memiliki banyak fungsi bagi kalangan masyarakat luas, namun perusahaan tersebut harus menguji kualitas barangnya terlebih dahulu sebelum dibeli dan digunakan oleh para konsumen.

Perusahaan Sebagai Konsumen

Perusahaan juga memiliki peranan sebagai konsumen yang ada kaitannya dengan produksi tersebut. Berkaitan dengan hal ini, perusahaan dapat melakukan pembelian bahan baku sebagai stok, serta pembayaran untuk gaji karyawan.

Contohnya adalah: Pihak perusahaan bisa membeli stok dari para konsumennya itu sendiri, pihak perusahaan juga bisa mendapatkan hasil dari pihak konsumen, karena konsumen sudah membeli barang atau jasa yang telah dijual oleh pihak perusahaan.

Perusahaan Sebagai Distributor

Perusahaan juga memiliki peranan sebagai distributor, dalam kegiatan ini perusahaan akan mengadakan kegiatan promosi, kegiatan perdagangan, membuka cabang-cabang baru.

Contohnya adalah: Perusahaan melakukan promosi dengan cara membuat brosur atau membuat diskon.

Negara

negara-ekonomi

Dalam hal ini, Negara memiliki tiga peranan, yakni sebagai produsen, konsumen, serta pengatur ekonomi. Berikut ini penjelasannya:

Negara Sebagai Produsen

Negara memiliki peranan untuk melakukan kegiatan produksi. Kegiatan produksi yang dilakukan oleh negara ini dijalankan oleh pemerintah yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi rakyatnya, antara lain adalah membangun sarana transportasi, membangun perusahaan air minum, membuat layanan kesehatan dan masih banyak lagi lainnya.

Biasanya kegiatan ini dilaksanakan oleh perusahaan milik negara seperti di Indonesia perusahaan milik negara tersebut adalah BUMN, seperti pertamina, PLN, Bank BNI, Bank Mandiri, PT Jasa Marga dan masih banyak lagi lainnya.

Contohnya adalah: Pemerintah membangun pertamina baru, maka hal inilah yang akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang sedang pengangguran.

Negara Sebagai Konsumen

Negara juga memiliki peranan sebagai konsumen. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk menjalankan roda pemerintahan, seperti membayar gaji karyawan atau pegawai, menggunakan tenaga ahli di dalam usaha milik negara, dan memanfaatkan energi listrik.

Negara Sebagai Pengatur Ekonomi

Disini, negara berperan untuk mengatur ekonomi. Dalam hal ini pemerintah membuat berbagai macam peraturan yang ada kaitannya dengan hal kegiatan ekonomi, seperti membuat kebijakan fiksal, membuat kebijakan moneter, mengatur ekspor dan impor, menentukan pajak dan masih banyak lagi lainnya.

Contohnya adalah: Mengekspor rempah-rempahan ke negara lain untuk menambah pemasukan negara yang dilakukan oleh pelaku ekonomi negara, penarikan pajak oleh pihak pemerintah.

Masyarakat Luar Negeri

Peran pelaku ekonomi yang terakhir adalah masyarakat luar negeri, disini masyarakat luar negeri dibagi menjadi 2 peran yaitu konsumen dan produsen. Berikut penjelasannya:

Masyarakat Luar Negeri Sebagai Konsumen

Masyarakat luar negeri mampu berperan sebagai konsumen. Dalam kegiatannya sebagai konsumen, akan terjadi kegiatan ekspor sebuah barang menuju luar negeri.

Contohnya adalah: Mengekspor rempah-rempahan untuk negara lain.

Masyarakat Luar Negeri Sebagai Produsen

Masyarakat luar negeri juga bisa berperan sebagai produsen. Dalam tugasnya sebagai produsen, akan terjadi kegiatan impor barang dari luar negeri.

Contohnya adalah: Menerima barang imporan dari luar negeri seperti impor smartphone dari china, motor honda dari jepang dan lain-lainnya.

Kesimpulan

Roda ekonomi dari sebuah negara digerakan oleh banyak orang dan juga banyak pihak. Dari masing-masing pelaku ini memiliki perannya masing-masing, saat para pelaku ini mengalami ketidakstabilan maka hal itulah yang akan mempengaruhi roda ekonomi dari sebuah negara secara keseluruhan. Sebagai contoh saja, saat daya penjualan produk yang sangat penting bagi rumah tangga seperti prabot menurun daya minat pembelinya, maka hal ini akan berimbas kepada perusahaan yang menjalankan usaha di bidang alat rumah tangga tersebut. Akibat terimbasnya perusahaan tersebut, maka akan terjadi yang namanya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Oleh karena itu, para pelaku ekonomi perlu bekerjasama untuk meningkatkan kualitas dan mutu agar kedua belah pihak tersebut sama-sama mendapatkan keuntungannya. Disinilah seharusnya peran penting dari pemerintah yang berperan sebagai regulator harus mampu mengendalikan iklim dari ekonomi agar tetap stabil dan terus meningkat. Bila perlu, bagi Anda yang berperan sebagai pelaku ekonomi, bisa membuat pembukuan serta pencatatan transaksi secara baik dan benar bagi bisnis Anda.

Dengan adanya pembukuan yang baik dan benar, Anda selaku pemilik usaha atau sebagai pelaku dapat menjalankan rencana bisnis yang jauh lebih optimal melalui data keuangan yang fakta atau real. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu bagi Anda semuanya!

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol