51 Perintah Dasar Linux Untuk Pemula yang Wajib Diketahui

Siapa sih yang tidak kenal dengan Linux? Pasalnya, saat ini linux sudah menjadi idola tersendiri di kalangan orang-orang yang berkecimpung di dunia teknologi informasi atau IT. Saat ini, memang sudah banyak para ahli IT yang sudah menggunakan dan menerapkan sistem operasi Linux.

Bagaimana dengan Anda? Pasalnya, sudah banyak juga para pengguna baru yang tertarik menggunakan Linux sebagai sistem operasi untuk digunakan sehari-hari. Hal ini disebabkan karena, perintah dasar Linux cukup mudah digunakan. Terlebih lagi, sistem Linux tidak memerlukan biaya dalam pemakaiannya, karena memang bersifat open source.

Bukan hanya itu saja, karena sistem pengoprasian Linux juga hanya memerlukan sumber daya yang kecil, dibandingkan dengan Windows. Mungkin itulah yang menjadi alasan, mengapa sistem pengoperasian Linux lebih banyak dipilih. Namun, sejauh ini, apakah Anda sudah mengenal sistem pengoperasian linux dengan baik? Sebelum Anda beralih untuk menggunakan sistem operasi Linux, ada baiknya jika Anda memahami tentang bagaimana perintah dasar linux.

Mengenal Perintah Dasar Linux

Linux-1

Pada dasarnya kumpulan perintah-perintah yang ada pada sistem pengoperasian Linux akan memudahkan pengguna dalam melakukan beberapa hal, mulai dari cara memindahkan folder, cara melihat isi folder, cara mengganti nama dan lain sebagainya. Namun, perlu juga untuk diketahui bahwa tidak semua dasar-dasar perintah pada pengoperasian Linux sama. Pasalnya, Linux sendiri terbagi menjadi beberapa varian dengan perintah dasar yang berbeda-beda.

Contohnya seperti, ketika hendak menangani permasalahan package manager Ubuntu akan lebih tepat jika menggunakan perintah “apt”, menangani permasalahan Fedora dengan menggunakan “yum”, sedangkan menangani permasalahan Arch dengan menggunakan “pacman”.

Walaupun demikian, secara keseluruhan perintah-perintah dasar tersebut memiliki kegunaan yang hampir sama, yakni untuk mengelola paket yang ada di dalam program Linux. Oleh karena itu, di sini akan kami informasikan tentang perintah dasar linux dan fungsinya secara umum. Untuk lebih jelasnya, simak informasi berikut ini.

50 Perintah Dasar Linux Untuk Pemula yang Wajib Diketahui

Terhitung, kurang lebih terdapat sekitar 50 perintah mendasar yang dimiliki oleh Linux. Yang mana, perintah-perintah dasar tersebut, wajib diketahui oleh pemula. Adapun diantaranya, meliputi.

Man <perintah>

Pertama adalah man, yakni digunakan untuk melihat panduan, seperti melihat kegunaan dari sebuah perintah (melihat / membaca buku manual dari sebuah program panduan). Contohnya seperti, | $ man apt | yang fungsinya untuk memberikan tampilan manual penggunaan dari program apt pada sistem Linux.

Help <Perintah>

Hampir sama kegunaannya dengan Man. Namun, perintah Help digunakan untuk memunculkan panduan yang lebih ringkas dibandingkan dengan perintah man.

Sudo

Perintah sudo digunakan sebagai super user, karena memang kegunaannya untuk menjalankan program user root.

ls

Walaupun memiliki nama yang sederhana, namun perintah Is digunakan untuk melihat direktori, seperti melihat daftar file/folder yang ada pada direktori. Contohnya seperti, | $ ls /var/lib | yang digunakan untuk melihat atau memeriksa apa saja yang ada di dalam folder lib.

Cd

Cd merupakan bagian dari perintah dasar Linux, yang digunakan untuk masuk ke dalam direktori.  Tepatnya, difungsikan untuk masuk ke dalam bagian direktori yang diinginkan. Contohnya seperti perintah | $ cd /home/ | yang difungsikan untuk menjadikan folder home sebagai direktori.

Mkdir <nama folder>

Mkdir atau perintah nama folder, memiliki fungsi yang dapat digunakan untuk membuat folder pada bagian direktori kerja.

Pwd

Dengan menggunakan perintah Pwd, Anda bisa menggunakannya untuk melihat direktori yang sedang aktif. Contoh seperti, untuk hasil “/home/niagahoster”.

Vim

Kegunaan perintah, Vim adalah untuk membuka text editor dan juga dapat digunakan untuk mengedit teks sesuai dengan keinginan.

CP <asal> <tujuan>

Gunanya CP, yakni untuk menyalin file dan folder menuju tempat penyimpan yang dikehendaki.

MV <asal> <tujuan>

Gunanya MV, yakni untuk memindahkan folder maupun file ke tempat penyimpanan yang diinginkan.

Rm <file>

Fungsi dari Rm, yakni untuk menghapus file dan bisa juga digunakan untuk menghapus folder pada bagian direktori tertentu.

Find <nama file>

Dari nama perintah yang satu ini, tentunya Anda sudah bisa mengetahui bahwa fungsi perintah Find adalah untuk mencari file di dalam dalam direktori hirarki. Contoh penggunaannya, yakni dalam | $ find -name niagahoster.txt.

History

Perintah dasar Linux yang satu ini digunakan untuk melihat riwayat perintah yang sudah pernah digunakan atau yang pernah dilakukan sebelumnya. Apabila hendak mencari perintah tertentu, maka Anda bisa menggunakan $ history | grep apt.

Cat

Jika ingin melihat isi dari sebuah file, maka Anda bisa menggunakan perintah Cat. Selain itu, perintah cat juga bisa digunakan untuk menggabungkan isi dari dua buah file.

Echo

Perintah echo difungsikan untuk menampilkan satu baris teks. Selain itu, bisa juga dipergunakan untuk menuliskan sebuah teks ke bagian dalam file.

Grep

Fungsi perintah Grep digunakan untuk menampilkan baris yang mengandung kata yang sama atau yang sesuai dengan pattern. Contohnya seperti, | $ grep -i source markey.txt | maka akan memunculkan baris teks yang mengandung kata “source” pada bagian “markey.txt”.

Wc

Yang dimaksudkan dengan Wc pada pemrograman Linux adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan baris baru, untuk menampilkan kata, dan menampilkan bite pada sebuah file.

Sort

Perintah Sort digunakan untuk mengurutkan hasil dari pembacaan isi file yang sebelumnya telah diminta.

Chmod

Jika hendak mengganti hak akses pada sebuah file dalam pemrograman Linux, maka Anda bisa menggunakan perintah Chmod.

Chown

Jika hendak mengganti hak akses pada sebuah file dalam pemrograman Linux, maka Anda bisa menggunakan perintah Chown.

Su

Perintah Su digunakan untuk mengganti user ID.

Passwd

Sesuai dengan namanya, perintah ini digunakan untuk mengganti password atau kata sandi dari user.

Who

Who juga merupakan bagian dari perintah Linux secara mendasar, yang fungsinya adalah untuk menampilkan user yang digunakan.

Ps

Kegunaan perintah Ps, yakni untuk menampilkan snapshot process yang tengah berjalan.

Kill

Kegunaan perintah Kill, yakni untuk menghentikan program yang tengah berjalan dengan menggunakan signal.

Tar

Tar adalah sebuah program pengarsipan, yang difungsikan untuk mengumpulkan beberapa file menjadi satu file.

Zip

Zip merupakan alat kompresi file menjadi “,zip”, yang penggunaanya hampir sama dengan tar.

Unzip

Berbanding terbalik dengan Zip, fungsi perintah Unzip digunakan untuk mengekstrak atau membongkar file “.zip”.

Ssh

Perintah yang satu ini digunakan untuk mengakses komputer maupun sistem server dari jarak jauh.

Scp

Perintah Scp ini digunakan untuk menyalin file dari host lain yang sudah terhubung ke dalam satu jaringan yang sama.

Fdisk

Perintah Fdisk ini difungsikan untuk menyalin file dari host lain yang sudah terhubung pada satu jaringan yang sama.

Mount

Untuk melampirkan sebuah file system ke dalam satu folder besar, Anda bisa menggunakan perintah mount, sehingga sudah tidak perlu lagi untuk melakukan akses langsung ke bagian filesystem.

Umount

Perintah unmount difungsikan untuk meng unlock atau membatalkan perintah mount.

Du

Perintah dasar Du pada pemrograman Linux digunakan untuk menampilkan ukuran file secara rekursif.

Df

Perintah dasar Df pada pemrograman Linux digunakan untuk menampilkan penggunaan ruang disk yang ada pada file system.

Quota

Perintah dasar Quota pada pemrograman Linux digunakan untuk menampilkan ruang disk dan beberapa batasannya.

Reboot

Fungsi Reboot, tentu saja untuk menjalankan perintah restart atau untuk memulai ulang.

Power off

Fungsi power off, tentu saja untuk menjalankan perintah mematikan atau untuk menjalankan perintah shutdown.

Gedit

Gedit merupakan perintah yang digunakan untuk membuka editor teks dan bisa juga digunakan untuk mengedit teks file sesuai dengan keinginan.

Kate

Kate merupakan program yang digunakan sebagai file editor pada KDE. Namun, untuk menggunakannya, beberapa sistem operasi harus melakukan proses instalasi terlebih dahulu.

Bg

Bg merupakan perintah yang digunakan untuk membuat proses foreground untuk berjalan pada sebuah background.

Fg <id program>

Tak jauh berbeda dengan perintah program Bg, Fg juga digunakan untuk membuat background. Namun bedanya, Fg digunakan untuk menciptakan background menjadi foreground proses.

Jobs <id program>

Perintah Jobs difungsikan untuk menampilkan nama dan ID atau identitas proses dari background jobs.

Sed

Sed digunakan untuk memfilter teks pada sebuah file dan menggantinya menjadi teks baru.

Awk

Perintah Awk ini digunakan untuk memindah teks dan dapat pula digunakan untuk melakukan memproses bahasa.

Locate

Hampir mirip dengan Find, karena perintah locate juga digunakan untuk menemukan atau mencari file yang diinginkan.

Ifconfig

Ifconfig adalah perintah yang biasa digunakan untuk melihat IP yang sedang terkoneksi pada network atau pada device apa saja yang tersedia.

Date

Date adalah program perintah yang digunakan untuk menampilkan informasi tanggal hari ini.

Nano

Nano merupakan program perintah yang digunakan sebagai text editor yang bisa diakses tanpa perlu membuka jendela baru, sehingga akan jauh lebih praktis.

Top

Top merupakan perintah yang dapat digunakan untuk melihat semua proses yang sedang berjalan, yakni dari urutan proses yang paling besar.

Clear

Clear merupakan perintah yang digunakan untuk membersihkan jendela terminal.

Semua perintah dasar Linux tersebut bisa digunakan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan eksekusi. Namun, tidak perlu menghafalkannya. Cukup dengan memahami fungsi-fungsinya, maka Anda sudah bisa menjalankan program Linux dengan baik. Sebab pengoperasinya perintah pada sistem Linux tidak jauh berbeda dengan Windows, sehingga pemula pun tetap mampu untuk menggunakannya.

 

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol