Apa Itu Endorsement : Pengertian dan Jenis – Jenisnya

Media sosial sudah menjadi kebutuhan bagi generasi millenial saat ini. Di zaman sekarang ini, setiap orang pasti memiliki akun media sosial entah itu Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan media sosial lainnya. Media sosial sendiri merupakan sebuah media sosialisasi satu sama lain yang dilakukan secara online. Setiap pengguna menggunakan media sosial untuk membagikan kegiatan sehari-hari. Hampir semua orang setiap hari menghabiskan waktu luang untuk memainkan media sosial. Untuk melihat update terbaru dari setiap postingan akun yang mereka ikuti. Terutama akun para public figure.

Nah, sebagai pengguna setia media sosial, Anda pastinya sudah tidak asing dengan apa itu endorsement. Anda tentu sering melihat seseorang yang memiliki banyak pengikut melakukan endorsement. Membagikan info produk, promo produk, dan mengajak Anda untuk turut menggunakan produk yang sama. Entah dengan menggunakan video ataupun foto. Apakah Anda mengetahui apa itu endorsement? Mengapa banyak sekali yang melakukan endorse ini? Temukan jawabannya dengan terus membaca artikel ini sampai akhir ya.

Apa itu Endorsement?

endorsement

Endorsement atau biasa juga disebut endorse, memiliki arti memberikan sebuah dukungan dari para public figure. Dalam dunia bisnis, endorsement menjadi sebuah teknik untuk melakukan promosi secara tepat dan efesien. Banyak sekali perusahaan yang menggunakan jasa seorang artis atau public figure untuk melakukan promosi endorse ini. Dengan melakukannya, maka produk tersebut akan lebih dikenal di masyarakat dan dengan sendirinya mampu meningkatkan penjualan. Biasanya, jumlah pengikut public figure di media sosial lah yang akan menentukan berapa bayaran untuk menggunakan jasanya melakukan endorse.

Dalam melakukan endorse, seorang artis biasanya akan menggunakan media video ataupun foto untuk memberikan informasi terkait produk tertentu mulai dari harga, keunggulan, promo yang sedang dilakukan, yang akhirnya mengajak pengikutnya untuk memakai atau membeli produk yang sama dengannya. Cara ini menjadi cukup efektif karena orang memang memiliki kecenderungan untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh idolanya. Bahkan merasa senang saat memiliki atau melakukan hal yang sama dengan idolanya.

Tidak hanya di posting oleh artis atau tokoh idola tersebut secara langsung, biasanya perusahaan atau pemilik usaha juga memposting video atau foto dari endorse yang dilakukan artis ini. Setelah memposting foto atau video tersebut, perusahaan akan menambahkan caption yang menggiring audience untuk membeli produk.

Apa Manfaat Endorsement?

publik-figur

Setelah mengetahui apa itu endorsement, tentunya kita harus mengetahui tujuan dari melakukan promosi dengan cara satu ini. Keuntungan melakukan endorse tidak hanya bermanfaat bagi pemilik usaha namun juga bagi public figure yang melakukan endorse ini. Oleh karena itulah, endorse ini sangat direkomendasikan dan banyak dilakukan oleh hampir semua produk.

Keuntungan melakukan endorsement bagi pemilik usaha adalah untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Selain memperkenalkan produk, endorse juga dapat meningkatkan penjualan mereka, terutama jika dilakukan oleh artis ternama yang memiliki pengrauh besar dan disukai masyarakat.

Keuntungan yang diperoleh bahkan bisa berlipat ganda. Sebab seperti telah dijelaskan sebelumnya, seseorang yang memiliki idola cenderung akan melakukan hal yang juga dilakukan oleh tokoh idola mereka. Terkadang, bukan karena membutuhkan produknya yang membuat mereka memutuskan membeli, tetapi kecenderungan untuk melakukan hal yang sama dengan idola lah yang membuat mereka memutuskan untuk membeli.

Bagi public figure yang digunakan jasanya untuk melakukan endorse, mereka akan dapat keuntungan berupa bayaran yang diberikan oleh perusahaan untuk mereka. Selain itu, biasanya barang yang diberikan untuk melakukan endorse menjadi hak milik mereka secara gratis.

Dalam pelaksanaannya, biasanya antara public figure dengan perusahaan membuat perjanjian yang disepakati bersama. Berupa jumlah bayaran atau kompensasi juga berapa lama artis ini melakukan endorse. Biasanya dalam rentang waktu tersebut, sang public figure maupun artis ini tidak boleh melakukan endorse di perusahaan lain yang produknya serupa.

Jenis-jenis Endorsement

Apa itu endorsement sudah Anda pahami, kegunaan atau manfaatnya juga sudah, maka saatnya mengetahui jenis-jenis endorsement. Ada banyak jenis endorsement yang dapat Anda coba, baik sebagai seorang endorse atau yang mengendorse produk. Berikut ulasannya.

Berdasarkan Fitur yang Digunakan

Berdasarkan fiturnya, endorsement dibagi berdasarkan postingan foto, video, dan insta story.

Foto

Endorse menggunakan foto merupakan jenis endorse yang paling sering digunakan. Biasanya artis akan memposting foto dirinya dengan produk yang di endorse. Foto ini juga akan disertai dengan caption sesuai dengan permintaan pemilik produk.

Video

Postingan endorse berupa video ini biasanya bayarannya lebih tinggi dibandingkan foto. Hal ini karena biaya dan waktu produksinya lebih besar dibandingkan foto. Biasanya, dalam video tersebut, artis akan membaca atau menyampaikan narasi tentang produk.

Insta Story atau Insta TV

selain foto dan video, endorse juga dapat dilakukan dengan menggunakan fitur insta story atau insta TV yang saat ini sudah dimiliki oleh hampir semua media sosial. Biasanya ini merupakan endorse dengan bayaran yang lebih rendah dibandingkan dua jenis sebelumnya karena hanya bertahan 24 jam.

Berdasarkan Bentuk Kerjasama

Apa itu endorsement berdasarkan bentuk kerjasama? Dari bentuk kerjasama, endorsement dibagi dalam dua jenis, yaitu Paid Promote dan Sponsorship.

Paid Promote

Paid Promote merupakan jenis endorse yang paling banyak dikenal dan digunakan. Dalam kategori ini, seperti pada umumnya public figure akan memposting foto atau video bersama produk yang diendorse dan mendapatkan bayaran sesuai kesepakatan bersama pemilik produk.

Paid Endorse atau Sponsorship

Sponsorship adalah jenis endorsement yang dimana pemilik produk memberikan fasilitas lebih kepada pengendorse. Biasanya, perusahaan yang melakukan endorsement jenis ini adalah perusahaan yang memiliki brand besar. Artis yang digunakan jasanya pun dikontrak secara eksklusif, artinya artis ini tidak boleh mengendorse produk sejenis selama periode yang telah disepakati.

Biasanya yang menggunakan ini adalah perusahaan penerbangan, artis yang mengendorse diberi fasilitas liburan ke luar negeri secara gratis. Bahkan ada beberapa rumah sakit yang juga melakukan endorsement jenis ini, contohnya Melanie Ricardo yang melakukan endorse sebuah rumah sakit untuk kelahiran anak keduanya.

Berdasarkan Jangka Waktu

Endorse biasanya dilakukan dengan jangka waktu yang beragam untuk seorang artis mempertahankan postingannya. Setiap durasi posting tentu saja memiliki harga yang berbeda. Umumnya, postingan sebuah endorse akan dipertahankan selama satu bulan.

Setelah satu bulan, postingan tersebut bisa dihapus. Namun, ada juga yang memposting dalam jangka waktu beragam, bisa satu minggu atau dua minggu, sesuai dengan kesepakatan antara public figure dan pemilik produk.

Namun berbeda dengan artis yang dikontrak secara eksklusif dengan suatu produk, biasanya postingan endorse akan bertahan selama satu tahun penuh. Contohnya Raffi Ahmad, biasanya ia hanya menerima endorse dari brand yang sudah besar dan menerima kontrak selama satu tahun penuh setiap periodenya.

5. Tips Memilih Endorser

endorsement-1

Jika Anda adalah pemilik sebuah usaha yang sedang berkembang, sangat disarankan untuk menggunakan endorsement sebagai salah satu cara promosi. Bagi Anda yang tidak pernah melakukan, berikut 5 tips memilih public figure untuk endorse produk Anda agar endorsement yang dilakukan membawa dampak positif.

1. Perhatikan Track Record Pengendorse

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu apakah public figure yang Anda targetkan memiliki pengalaman atau pernah melakukan endorse untuk sebuah produk atau tidak. Jika pernah, perhatikan apakah hasilnya memuaskan atau tidak dengan melihat respon pengikutnya di kolom komentar.

Lalu cari tahu juga apakah ia pernah mengendorse produk serupa dengan produk Anda, selanjutnya lihat hasilnya apakah baik atau tidak. Bagaimana jika belum pernah melakukan apa itu endorsement? Perhatikan poin di bawah ini.

2. Perhatikan Interaksi Pengendorse dengan Pengikutnya

Biasanya, jika seorang public figure atau disebut juga selebgram tidak memiliki interaksi yang baik dengan pengikutnya, maka hasilnya akan kurang bagus. Sebab biasanya orang akan cenderung lebih loyal kepada selebgram yang humble atau ramah dan membalas komentar pengikutnya. Nah, meski tidak memiliki pengalaman endorse sebelumnya, selebgram dengan tipe humble seperti ini boleh Anda gunakan jasanya karena memiliki cukup potensi.

3. Perhatikan Jenis Postingannya

Seorang selebgram umumnya memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Ada selebgram yang mengkhususkan diri untuk postingan khusus kuliner, fashion, kesehatan, olahraga atau traveling. Dengan sendirinya, maka pengikutnya juga adalah orang-orang yang menyukai hal yang sama dengannya untuk referensi.

Oleh karena itu, pastikan produk Anda sesuai dengan ciri khas dari selebgram tersebut. Misalnya, produk Anda adalah produk fashion, maka jangan menggunakan jasa selebgram yang memiliki hobi kuliner karena sangat besar kemungkinan kalau pengikutnya bukanlah orang yang menyukai atau selalu update dengan trend fashion terbaru. Pilihlah selebgram yang memang hobi atau memiliki passion dalam dunia fashion.

Keuntungan lainnya ketika Anda menyesuaikan produk dengan keunikan atau passion selebgram ialah, endorse produk Anda akan terlihat sangat alami sebab mereka memang hobi di bidang tersebut. Apalagi timeline mereka memang berisi postingan sejenis. Pernah mendengar atau melihat kalimat “Iklan yang baik adalah iklan yang tidak terlihat seperti iklan”? ya, iklan Anda akan terlihat seperti itu.

4. Endorse yang Bertolak Belakang dengan Produk Bisa jadi Alternatif

Yang satu ini memang cukup unik, karena terkadang sesuatu yang kontroversial lah yang akan menarik perhatian orang. Seperti misalnya seorang comedian yang tiba-tiba mengendorse produk penghilang  jerawat. Atau misalnya, seseorang yang tidak begitu rupawan mengendorse produk fashion. Ini juga akan membawa hasil yang baik.

Kok bisa? karena fokus pembaca akan tertuju pada produknya, bukan orangnya. Bandingkan dengan ketika seorang artis cantik atau tampan mengendorse produk kecantikan, orang akan lebih tertarik ke visual artisnya, bukan produknya. Komentarnya juga akan tertuju pada betapa kerennya artis, tidak pada produknya.

5. Utamakan Pengendorse yang Bersedia Posting Video

Konten video lebih berpotensi mendatangkan pembeli jika dibandingkan dengan postingan berupa foto. Orang akan lebih tertarik dan penasaran akan isi video dibandingkan foto yang langsung terlihat isinya. Video yang diposting tidak harus berisi info produk atau saat pengendorse menggunakan atau menikmati produk, dapat juga saat ia mengunjungi dan berkeliling toko Anda.

Nah, sekian pembahasan kali ini terkait apa itu endorsement dan informasi pendukung lainnya. Informasi ini tidak hanya ditujukan bagi pemilik usaha, tapi juga bagi Anda yang tertarik melakukan endorse produk, karena kegiatan yang satu ini dapat membawa Anda mendapat penghasilan yang sangat menjanjikan. Terima kasih telah mengikuti sampai akhir, semoga membantu!

Apakah Anda memiliki masalah dalam menjalankan bisnis online? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol