Pentingnya Slip Gaji Bagi Karyawan

Mendapatkan upah atau gaji merupakan momen favorit dari semua karyawan. Setiap sekali dalam sebulan, para karyawan biasa mendapatkan gaji sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka terhadap perusahaan. Besaran gaji yang diterima oleh karyawan berbeda-beda, tergantung pada posisi karyawan tersebut di perusahaan, job desk, hingga jumlah jam kerja per harinya. Agar tidak salah menghitung jumlah pendapatan, biasanya saat menerima gaji, karyawan juga akan menerima sebuah catatan kecil bernama slip gaji karyawan.

Slip gaji memuat perhitungan rinci dari jumlah uang yang diterima oleh seorang karyawan saat menerima upah. Catatan kecil ini merupakan hal penting yang tidak bisa lepas dari sistem keuangan perusahaan. Tanpa adanya catatan rincian gaji, sistem pengelolaan keuangan perusahaan dapat menjadi kacau dan perhitungan upah karyawan dapat diragukan kebenarannya. Tentunya Anda tidak ingin menerima gaji yang tidak sesuai dengan kinerja Anda, bukan?

Ingin tahu lebih banyak perihal kegunaan slip pendapatan karyawan ini? Yuk simak ulasan di bawah ini tentang pengertian, contoh slip gaji karyawan, hingga informasi pinjaman online tanpa slip gaji yang dapat Anda manfaatkan untuk bantuan dana darurat.

Apa itu Slip Gaji?

slip-gaji-1

Gaji merupakan imbalan serta bentuk penghargaan yang diterima karyawan atas kerja kerasnya kepada perusahaan. Sistem gaji yang dimiliki setiap perusahaan berbeda-beda. Ada perusahaan yang memberikan gaji secara bulanan, mingguan, bahkan harian. Selain itu, besaran gaji yang diterima oleh setiap karyawan pun berbeda-beda, tergantung pada posisi karyawan tersebut di perusahaan, tingkat kesulitan job desk yang ia kerjakan, hingga jumlah total jam kerja karyawan tersebut.

Saat menerima gaji, para karyawan umumnya turut serta menerima rincian gaji masing-masing. Slip gaji atau slip upah merupakan catatan kecil dan ringkas yang memuat jumlah upah kerja dalam periode tertentu serta besar pemotongan upah seperti pajak. Catatan ini berguna agar baik karyawan maupun perusahaan bisa sama-sama memantau proses distribusi gaji. Karyawan dapat mencocokkan jumlah uang yang didapat dengan perhitungan upah dalam lembaran slip.

Bentuk slip upah tradisional biasanya berupa selembar kertas biasa yang isinya diketik lalu print, atau ditulis oleh tangan. Namun berkat kecanggihan teknologi, Anda sekarang bisa menerima slip gaji online. Banyak perusahaan sudah mulai beralih ke metode slip gaji online sebab dapat dibuat dengan cepat, praktis dan efisien. Selain itu, slip gaji online lebih ramah lingkungan sebab tidak menggunakan kertas.

Komponen Penting Slip Upah

slip-gaji-2

Sebuah catatan upah tidak bisa dibuat secara sembarangan. Terdapat 4 komponen penting yang wajib tercantum dalam slip upah. Apakah slip upah Anda sudah memuat 4 komponen tersebut? Yuk cari tahu dalam penjelasan berikut ini!

Identitas Perusahaan

Sebuah slip upah yang sah harus mencantumkan identitas perusahaan yang jelas di dalamnya. Identitas perusahaan dalam slip akan memperjelas siapa pemberi upah yang sah, sehingga jika kelak terjadi kesalahan dalam pemberian upah, karyawan tahu harus melapor dan meminta pertanggung jawaban kepada siapa. Identitas perusahaan yang setidaknya harus ada dalam slip upah adalah nama, logo dan cap stempel perusahaan yang menunjukkan legalitas dari slip.

Identitas Karyawan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, besaran gaji setiap karyawan berbeda-beda. Untuk menghindari kekeliruan dalam pemberian upah, maka setiap slip wajib mencantumkan identitas karyawan seperti nama dan jabatan. Perusahaan juga bisa menambahkan keterangan lainnya seperti nomor pegawai atau nomor pokok wajib pajak dari karyawan jika perusahaan memiliki informasi tersebut.

Periode Gaji

Komponen berikutnya adalah keterangan periode gaji dan tanggal pembayaran. Keterangan ini tidak boleh luput dalam slip upah, sebab tanggal serta periode gaji dapat menjadi bukti sah jika kelak terjadi permasalahan di luar perkiraan terkait gaji. Selain itu, keterangan tanggal dan periode gaji juga akan dicatat oleh bagian keuangan perusahaan ke dalam laporan tahunan perusahaan.

Rincian Pembayaran

Rincian pembayaran merupakan poin penting dari suatu slip upah. Terdapat beberapa rincian yang harus ada dalam slip upah karyawan. Apakah slip upah Anda sudah memuat rincian berikut? Yuk, simak bersama-sama rincian pembayaran dalam slip upah!

Gaji Pokok

Besaran gaji pokok seorang karyawan biasanya ditetapkan menurut jabatan sang karyawan itu sendiri. Biasanya, semakin besar posisi atau jabatannya di suatu perusahaan, maka akan semakit besar pula gaji pokoknya. Namun menurut Undang-Undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, seorang karyawan harus menerima gaji pokok minimal 75% dari jumlah total upah yang ia dapatkan. Jumlah total upah tersebut melingkupi gaji pokok ditambah tunjangan tetap.

Tunjangan Karyawan

Selain gaji pokok, karyawan juga biasa mendapat tunjangan karyawan. Ada beragam jenis tunjangan yang umum diterima oleh karyawan, seperti tunjangan tetap, tunjangan karir, tunjangan makan, dan tunjangan transportasi. Tunjangan karyawan biasanya bersifat intensif.

Rincian Potongan dan Pajak

Selain memuat upah yang menjadi hak karyawan, slip juga memuat rincian potongan dana yang ditanggung oleh masing-masing pegawai. Potongan dana ini dilakukan oleh perusahaan untuk membayarkan hal-hal tertentu yang masih berkaitan dengan si karyawan. Contoh potongan yang umum dikenakan pada karyawan seperti potongan pajak, BPJS, dan asuransi hari tua.

Rincian potongan dana ini harus dicantumkan dengan rinci dalam slip upah agar tidak memunculkan kesalahpahaman dalam benak karyawan. Karyawan dapat membaca dan mencocokkan sendiri besaran upah yang dapat mereka kantongi setelah dipotong untuk kebutuhan tersebut.

Upah Lembur dan Komisi

Rincian terakhir yang biasa ada dalam sebuah slip upah adalah keterangan upah lembur dan komisi karyawan. Kadangkala, karyawan harus bekerja melebihi jam kerja asli alias lembur. Sebagai gantinya, perusahaan akan memberikan tambahan lebih berupa uang lembur sebagai bentuk apresiasi.

Sedangkan komisi merupakan bonus yang didapat oleh karyawan, seperti misalnya bonus target penjualan, komisi tunjangan hari raya, dan prestasi-prestasi lainnya. Pemberian komisi dapat mendorong karyawan agar lebih semangat dan baik dalam bekerja.

Contoh Slip Gaji Karyawan

slip-gaji-3

Untuk lebih memperjelas pemahaman Anda tentang slip pembayaran upah, berikut kami berikan contoh slip gaji karyawan sederhana.

KAFE KOPI SUSU POJOKAN

Jl. Hayam Wuruk No 55 Denpasar | Telp 0361-222456

SLIP GAJI KARYAWAN
Periode/Bulan: Mei 2020

NAMA: Ardito Purnama N.

JABATAN: Supervisor Cabang “KAFE KOPI SUSU POJOKAN” Hayam Wuruk

STATUS: Karyawan Full-Time (Penuh Waktu)

RINCIAN GAJI

PENGHASILAN POTONGAN
Gaji pokok (7 jam kerja @ 31 hari) = 2.000.000 PPh 21 = 180.000
Tunjangan jabatan (Supervisor) = 500.000 Asuransi = 100.000
Tunjangan konsumsi = 500.000    
Bonus target = 350.000    
TOTAL (A) = 3.350.000 TOTAL (B) = 280.000
GAJI BERSIH (A-B) = 3.350.000 – 280.000 = 3.070.000

Terbilang: Tiga juta tujuh puluh ribu rupiah

 Denpasar, 1 Juni 2020

Manajer Keuangan

“KAFE KOPI SUSU POJOKAN”

 

Diana Widyanti, S.E.

Pinjaman Online tanpa Slip Gaji

Telah kita ketahui bahwa slip upah memiliki fungsi utama agar karyawan bisa mencocokkan jumlah uang yang didapat dengan rincian perhitungan kerjanya. Akan tetapi selain itu, tahukah Anda bahwa slip upah dapat digunakan untuk hal lain? Slip upah biasa digunakan untuk mengajukan pinjaman dana seperti kartu kredit, ajuan kredit elektronik dan KPR. Oleh karena itu, banyak karyawan yang suka menyimpan slip upah mereka untuk digunakan kelak di saat genting.

Namun saat ini, Anda sudah bisa mengajukan pinjaman online tanpa slip gaji. Ada sejumlah perusahaan fintech yang bersedia memberikan pinjaman online tanpa melampirkan slip pendapatan dalam syarat pengajuannya. Anda dapat menjadikan perusahaan fintech berikut ini sebagai solusi untuk mendapatkan pinjaman di saat genting.

Tunaiku

Tunaiku merupakan fasilitator pinjaman KTA dari PT Bank Amar Indonesia dan telah terdaftar OJK. Tunaiku menyediakan pinjaman kredit tanpa harus melampirkan slip upah. Batas pinjaman maksimal yang disediakan Tunaiku mencapai 20 juta rupiah. Proses pengajuan pinjaman cukup mudah melalui aplikasi atau situs resminya. Selain itu, Anda dapat melunasi pinjaman lebih awal tanpa dibebankan bunga.

Dana Rupiah

Fintech berikutnya adalah Dana Rupiah yang berada dalam naungan PT Layanan Keuangan Berbagi. Dana Rupiah bergerak dengan basis P2P online. Sama seperti Tunaiku, proses kerja Dana rupiah dapat dilakukan lewat aplikasi di ponsel. Dana Rupiah memberikan pinjaman mulai dari 400 ribu rupiah hingga maksimal 8 juta rupiah.

Dana Bijak

Alternatif pinjaman terakhir yang tidak memerlukan slip upah yakni Dana Bijak. Dana Bijak memberikan pinjaman uang tanpa agunan, namun masih terbatas di sejumlah daerah saja yakni Jabodetabek. Rentangan pinjaman Dana Bijak mulai dari 350 ribu hingga 3 juta rupiah.

Itu dia pembahasan terkait slip upah, contoh hingga beberapa pinjaman online yang dapat Anda manfaatkan untuk meminjam dana darurat tanpa menggunakan slip upah. Semoga artikel ini bermanfaat!

Apakah Anda memiliki masalah dalam menjalankan bisnis online? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol