Penanaman Modal Asing Adalah : Tujuan, Fungsi dan Faktor

Apakah yang muncul di benak Anda ketika mendengar istilah “penanaman modal asing?”. Jika Anda menjawab penanaman modal asing adalah bentuk investasi yang dilakukan oleh pihak luar negara Indonesia, maka jawaban Anda benar.

Aktivitas penanaman modal asing dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan kewarganegaraan sang investor, yakni penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing. Ulasan kali ini akan membahas perihal penanaman modal asing mulai dari definisi, tujuan, fungsi dan faktor-faktor yang memengaruhi investasi ini.

Apa itu Penanaman Modal Asing

pma

Penanaman modal asing adalah bentuk investasi yang mana pelakunya merupakan Warga Negara Asing (WNA). Investor asing ini dapat berupa perseorangan, badan usaha, atau pemerintah asing. Para investor ini melakukan penanaman modal di wilayah Indonesia. Bentuk-bentuk penanaman modal asing ini dapat berupa membangun, membeli, atau mengakuisi suatu perusahaan di Indonesia. Definisi lain penanaman modal asing adalah kegiatan transfer modal dari suatu negara ke negara lainnya dengan tujuan mendapatkan keuntungan dalam monitoring sang pemodal.

Di Indonesia, terdapat aturan hukum yang mengatur aktivitas penanaman modal asing. Hal ini bertujuan agar para pemodal lokal atau dalam negeri tidak mengalami kerugian diakibatkan dominasi dari pemodal asing. Aturan hukum yang mengatur penanaman modal asing di Indonesia yakni Undang-Undang Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Tujuan Penanaman Modal Asing di Indonesia

pma  1

Semua aktivitas yang kita lakukan memiliki tujuan masing-masing, termasuk penanaman modal asing di Indonesia. Sejumlah tujuan dari penanaman modal asing adalah sebagai berikut.

  • Memperoleh laba berupa biaya produksi yang rendah dan manfaat pajak lokal.
  • Mendapatkan arus modal yang besar dan secara signifikan ke suatu negara.
  • Memberikan hambatan perdagangan bagi perusahaan lain.
  • Memberi nilai tukaran yang lebih tinggi melalui infrastruktur yang lebih baik, sistem perpajakan yang lebih menguntungkan, dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan tinggi.

5 Fungsi Penanaman Modal Asing di Indonesia

pma 2

Penanaman modal asing di Indonesia juga memiliki sejumlah fungsi yang bermanfaat bagi negara. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan mengapa penanaman modal asing mendapatkan izin untuk dijalankan. 5 fungsi dari penanaman modal asing adalah sebagai berikut.

Mengurangi Pengangguran

Adanya penanaman modal asing mendorong bertambahnya jumlah perusahaan di Indonesia. Meningkatnya jumlah lapangan kerja baru akan otomatis menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat. Dengan demikian, angka pengangguran pun akan berkurang.

Memberikan Tambahan Devisa Negara

Tambahan dana devisa negara dapat bertambah dengan adanya penanam modal asing di Indonesia. Setiap penanam modal asing di Indonesia diwajibkan untuk membayar pajak perusahaan. Uang pajak inilah yang nantinya menambah tambahan devisa negara sekaligus memberikan dana tambahan untuk perkembangan industrialisasi di Indonesia.

Mempercepat Investasi

Fungsi lainnya dari penanaman modal asing adalah mempercepat investasi. Sumber dana dari pemodal asing dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi serta investasi dalam negeri.

Meningkatkan Kesejahteraan

Poin fungsi ini masih berkaitan dengan fungsi nomor satu. Penanaman modal asing di Indonesia dapat mendorong pertumbuhan perekonomian serta penambahan lapangan kerja. Semakin banyak masyarakat yang terserap dalam lapangan kerja baru, maka taraf kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat.

Memperbaiki Kondisi Struktural serta Menjadi Acuan Ekonomi

Fungsi lain dari penanaman modal asing di Indonesia yakni untuk memperbaiki kondisi struktural dalam negeri. Uang modal yang ditanamkan oleh investor asing dapat dimanfaatkan untuk proses perbaikan kondisi struktural di tanah air. Selain itu, investasi modal asing dapat digunakan sebagai acuan agar perekonomian Indonesia dapat berbenah sehingga menjadi lebih baik.

Faktor Pendorong dan Penghambat Penanaman Modal Asing di Indonesia

Pemerintah Indonesia melakukan segenap upaya untuk mendorong investor asing untuk mengembangkan bisnis mereka di tanah air. Hal ini dilakukan dengan tujuan mempertahankan aliran modal asing yang masuk ke Indonesia. Modal-modal asing tersebut berguna untuk mendukung perkembangan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera.

Akan tetapi, ada banyak faktor yang memengaruhi para pemodal asing untuk melakukan investasi di Indonesia. Meskipun pemerintah telah melakukan beragam upaya agar para pemodal asing mau berinvestasi di Indonesia, kehadiran faktor-faktor berikut ini tetap menjadi bahan pertimbangan utama dari para investor. Sejumlah faktor utama yang mendorong terjadinya penanaman modal asing adalah sebagai berikut.

Faktor Sumber Daya Alam (SDA)

Prospek sumber daya alam yang tersedia di suatu negara menjadi pertimbangan utama dari para investor asing. Negara dengan sumber daya alam yang kaya atau melimpah biasanya lebih menarik minat investor. Sumber daya alam seperti gas, minyak, hasil hutan, dan bahan tambang dinilai sebagai komoditi yang menjanjikan untuk bisnis.

Faktor Sumber Daya Manusia (SDM)

Setelah SDA, kemudian faktor sumber daya manusia (SDM) yang menjadi pertimbangan dari para investor asing. Investor harus mengetahui terlebih dahulu ada berapa banyak tenaga kerja berkualitas yang bisa bekerja untuk mengembangkan bisnisnya di negara tersebut. Semakin banyak tenaga kerja berkualitas di suatu negara, maka semakin besar kemungkinan investor memilih menjalankan bisnisnya di sana.

Faktor Kestabilitasan Politik dan Perekonomian

Faktor ini tak kalah penting dibandingkan dua faktor sebelumnya. Negara dengan kestabilitasan politik dan ekonomi yang baik akan memberikan rasa aman kepada investor untuk mengembangkan bisnisnya. Selain itu, kestabilitasan politik serta ekonomi suatu negara dapat memberikan jaminan kepastian usaha yang bisa dibuat. Negara dengan polemik politik serta ekonomi akan langsung dihindari oleh investor sebab tak memiliki prospek yang baik untuk usaha.

Faktor Kebijakan Pemerintah

Faktor kebijakan pemerintah melingkupi kebijakan, aturan hukum dan tata cara yang berlaku di suatu negara terkait penanaman modal asing. Aturan-aturan tersebut juga biasanya memuat langkah-langkah deregulasi serta debirokratisasi yang akan diambil pemerintah sebagai bentuk upaya menumbuhkan iklim investasi serta gairah usaha yang kondusif. Investor akan menanamkan modalnya pada negara dengan kebijakan yang baik serta sejalan dengan visi misi perusahaan.

Sayangnya, selain faktor pendorong di atas, terdapat pula faktor penghambat terjadinya penanaman modal di tanah air. Penjelasan mengenai faktor penghambat penanaman modal asing di Indonesia adalah sebagai berikut.

Faktor Penghambat Penanaman Modal Asing di Tanah Air

Banyaknya Praktek Korupsi

Indonesia adalah salah satu dari sekian negara yang memiliki kasus korupsi. Hingga saat ini, Indonesia masih belum bersih sepenuhnya dari praktek pemanfaatan uang negara untuk kepentingan pribadi tersebut. Tingginya angka kasus korupsi yang terjadi di Indonesia menjadi ancaman tersendiri bagi kegiatan investasi modal asing. Para investor asing tentunya akan merasa tidak aman untuk melakukan penanaman modal di negara yang kerap terjadi praktek korupsi.

Sumber Daya Manusia Berkualitas Rendah

Kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu pertimbangan utama bagi para investor saat menentukan negara tempatnya menjalankan bisnis. Buruknya kualitas sumber daya manusia dapat membuat investor enggan untuk mendirikan bisnis di negara tersebut. Ini dikarenakan terbatasnya sumber tenaga kerja berkualitas yang dapat dimanfaatkan oleh sang investor untuk menjalankan perusahaannya kelak. Investor jelas akan kerepotan apabila harus mendatangkan sumber daya berkualitas dari negara lain.

Kurangnya Jaminan Perlindungan terhadap Investasi

Rasa aman dan nyaman menjadi kunci utama agar seseorang mau menjalankan investasi. Kurangnya jaminan perlindungan terhadap investasi menjadi faktor yang menghambat masuknya modal asing di Indonesia. Investor tak ragu-ragu untuk membatalkan niatnya berinvestasi di suatu negara jika mengetahui bisnisnya tidak dijamin oleh aturan perlindungan yang baik. Ketiadaan perlindungan terhadap investasi tentunya dapat sangat membahayakan bisnis yang tengah dibangun.

Itulah ulasan lengkap mengenai definisi, tujuan, fungsi dan faktor yang memengaruhi penanaman modal asing. Semoga dapat menambah pengetahuan Anda terkait penanaman modal asing.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan Website? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website, kami juga memiliki kemampuan dalam mengelola website dan meningkatkan strategi SEO serta konten pemasaran sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan setiap permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol