Media Bisnis Online | by APPKEY

PembuatanBahasa pemrogramanBahasa Pemograman Populer dan Banyak Digunakan

Bahasa Pemograman Populer dan Banyak Digunakan

-

Last Updated on November 15, 2023 by APPKEY-HERI

Bahasa pemograman sudah tidak asing lagi di dunia IT. Koding atau bahasa pemrograman sendiri merupakan perintah atau instruksi untuk memerintahkan komputer. Bahasa ini terdiri dari himpunan syntax yang biasanya terdiri dari baris bentuk biner agar mudah dimengerti oleh komputer.

Bagi Anda yang sudah terjun di dunia IT pasti sudah tidak asing lagi dengan sistem kerja bahasa pemograman. Memahami bahasa pemrograman sangatlah penting terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan komputer. Tanpa bahasa koding, komputer tidak akan berjalan karena komputer bisa mengolah informasi dari bahasa koding yang diinput. Lantas, sebenarnya apa fungsi bahasa koding sendiri? Yuk simak dibawah ini!

Fungsi Bahasa Pemograman

bahasa pemograman

Dari pengertian bahasa pemograman sebenarnya sudah sangat jelas bahwa fungsi bahasa koding adalah memerintahkan komputer untuk mengolah data yang kita kehendaki. Produk dari bahasa pemrograman meliputi program ataupun aplikasi.

Aplikasi dibentuk tidak dengan mudah melainkan berdasarkan pengetahuan dan kreativitas pengembang aplikasi yang berkomunikasi dengan mesin. Komunikasi antara pengembang dan mesin ini dilakukan dengan menggunakan bahasa koding. Bahasa yang diketikkan atau diinput pada mesin inilah yang akan diolah dan dapat menghasilkan suatu fungsi. Kegiatan ini disebut koding atau pemograman.

Bahasa koding tidak hanya berfungsi untuk mengolah computer, namun juga menghasilkan suatu produk (aplikasi atau web). Perkembangan bahasa koding di seluruh dunia sangat pesat, bahasa yang sering kita dengar seperti C, C++, Python, Cobol, PHP dan lainnya. Aplikasi yang dihasilkan dari pemanfaatan bahasa koding misalnya antivirus, aplikasi mobile, aplikasi game, hingga yang paling berbahaya seperti aplikasi hacking.

Artikel terkait  Pengertian Pemrograman : Sejarah, Jenis, Contoh & Fungsinya

 

Tingkatan Bahasa Pemograman

Bahasa koding atau pemrograman dibagi menjadi 3 tingkat yaitu rendah, menengah dan tinggi. Bahasa tingkat rendah biasanya berisi tentang instruksi dengan menggunakan bahasa biner. Kode ini akan diterjemahkan tanpa melalui kompilasi.

Sementara, tingkat menengah merupakan bahasa koding yang instruksinya berupa mnemonic code. Bahasa koding ini masih memiliki banyak kekurangan jika dibandingkan dengan bahasa koding tingkat tinggi. Perintah yang diberikan perlu diterjemahkan kedalam bahasa Assembler (bahasa mesin) terlebih dahulu untuk bisa diolah.

Tingkatan tertinggi bahasa koding adalah high level programming language atau bahasa tingkat tinggi. Bahasa ini jauh lebih modern daripada kedua bahasa di bawahnya karena instruksi yang disampaikan sangat mudah untuk dipahami manusia. Biasanya menggunakan bahasa Matematika atau bahasa Inggris.

Contoh bahasa koding tingkat tinggi adalah C, Java, PHP, Python, Swift dan JavaScript. Bahasa koding saat ini semakin banyak peminatnya, sehingga membuat beberapa diantaranya popular karena sangat diminati oleh para programmer. Beberapa di bawah ini adalah bahasa pemograman populer di Indonesia.

PHP

PHP yang merupakan singkatan dari Hypertext Pre-processor adalah bahasa koding yang sangat populer digunakan di Indonesia. Bahasa koding ini banyak digunakan karena selain gratis, bahasa koding ini dibuat memang untuk mengembangkan website agar lebih dinamis.

Bahasa koding ini pertama kali dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf. Selain itu, bahasa koding ini yang paling mudah dipelajari karena himpunan sintaks yang sederhana. Contoh pengaplikasian PHP dalam website-website terkenal yaitu Digg, WordPress, Facebook, Wikipedia, Joomla dan blogger.

Bahasa koding ini disebut sebagai server side yang membuat PHP bisa diproses dengan menggunakan komputer server. Jika dibandingkan dengan client side seperti Javascript, bahasa ini sungguh berbeda, karena JavaScript bisa diproses pada browser.

Fungsi bahasa koding ini yang digunakan untuk pengembangan web adalah untuk menyesuaikan tampilan konten dari web. Bahasa koding ini bersifat open source karena bisa dikembangkan oleh siapa saja dan juga gratis.

Artikel terkait  Cara Membuat Program Sederhana (Tutorial Lengkap)

C#

C Sharp atau biasa ditulis C# merupakan bahasa koding yang dikembangkan oleh Microsoft untuk kerangka NET Framework. Bahasa koding ini dipengaruhi oleh bahasa koding lain seperti Java, Delphi dan masih banyak lagi.

Bahasa koding ini terus dikembangkan untuk kepentingan pembuatan aplikasi, web maupun software untuk PC. C# dapat dijalankan di berbagai sistem operasi seperti Linux, Mac, Android, serta iOS. Selain itu, C# merupakan gabungan dari C dan C++ yang kebanyakan digunakan untuk mengembangkan aplikasi dengan menggunakan OS windows.

C

Bahasa C ini sering disebut sebagai induk dari berbagai bahasa koding. Bahasa ini termasuk bahasa koding tertua karena dikembangkan mulai dari tahun 1970 oleh Dennis Ritchie. Sebelum bahasa koding ini lahir, ada bahasa koding lain yang disebut bahasa B.

Bahasa koding B akhirnya tumbang karena tidak mampu untuk memanfaatkan fitur PDP seri terbaru dan akhirnya Dennis Ritchie berusaha keras untuk membuat bahasa koding baru yang dikenal sebagai bahasa C yang kepopuleranya bertahan hingga saat ini.

Bahasa C pertama kali dijalankan pada OS Unix dan memberikan pengaruh yang sangat besar. Sebagian besar kernel yang tersedia di OS Unix menggunakan bahasa C. Perkembangan bahasa C meningkat secara signifikan dan saat ini digunakan sebagai kurikulum di berbagai sekolahan.

Di Indonesia, bahasa C sangat populer terutama digunakan oleh sebagian perguruan tinggi khusus jurusan IT sebagai dasar bahasa koding sebelum mempelajari bahasa yang lain. Selain itu, banyak bahasa koding yang berhasil dikembangkan dari bahasa C, misalnya C++, C#, Java, Objective-C, dan lain sebagainya.

Namun saat ini, terkadang bahasa C masih sering digunakan untuk pembelajaran siswa untuk mengembangkan sebuah software untuk berbagai OS (Windows, Linux, Mac dll). Fungsi umum dari bahasa C adalah untuk pemrograman sistem dan jaringan.

Java

Bahasa koding ini sangat ramah untuk digunakan di berbagai platform yang ada di mobile maupun di PC. Nama ini diambil dari pengembang bahasa ini yang sangat menyukai kopi tubruk dari Pulau Jawa.

Bahasa koding ini bersifat client side dimana pemrosesan data bisa dilakukan oleh client yang dijalankan menggunakan web browser. Contohnya adalah Mozilla Firefox atau Google Chrome.

Java merupakan bahasa pemograman yang sangat populer hingga tahun saat ini, karena selain bisa dijalankan pada bermacam-macam OS, bahasa Java juga hampir sama dengan bahasa C++ yang termasuk bahasa yang berorientasi objek. Programmer juga merasakan kemudahan dalam mempelajari dan menggunakannya.

Library yang dimiliki Java sangat lengkap dan ini mempermudah programmer dalam mencari data-data yang dibutuhkan. Aplikasi yang banyak dikembangkan di Android juga menggunakan bahasa Java. Java banyak menggunakan kode yang ada pada bahasa C dan C++.

Artikel terkait  Dasar Pemrograman Komputer Untuk Pemula

Python

bahasa pemograman

Python merupakan bahasa koding yang dikembangkan oleh Guido van Rossum. Bahasa koding seperti Python merupakan bahasa pemograman yang mudah dipelajari, pasalnya bahasa koding ini menggunakan bahasa Inggris yang mudah untuk dimengerti.

Bahasa koding ini biasanya digunakan para programmer untuk mengembangkan aplikasi. Pengguna python sendiri adalah para developer aplikasi seperti Aplikasi Hacking, Command Line, Apbile Mobile dan masih banyak aplikasi lain yang dikembangkan dengan menggunakan Python ini.

Struktur syntax yang sangat rapi membuat Python mudah dan cepat dipahami. Untuk Anda yang pemula di bidang IT dan ingin belajar koding mungkin inilah bahasa pemograman yang cocok untuk Anda.

Jika Anda ingin mempelajari bahasa pemograman ini, cukup siapkan bahan yang diperlukan yaitu Python dan Teks Editor (program untuk menulis kode). Bahasa koding ini lebih m,udah digunakan pada OS Linux dan tidak perlu install karena Linux sudah memfasilitasi pengguna dengan bahasa koding ini.

 

C++

Bahasa C++ ditemukan oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1970. Bahasa C++ ini sangat berguna untuk media pembelajaran pemrograman algoritma karena memiliki kemampuan dalam manajemen memori.

Selain itu bahasa koding C++ memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengeksekusi kode, maupun aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa ini dengan optimal. Para pengguna aplikasi bentukan dari C++ adalah perusahaan besar untuk kebutuhan kode yang kritis pada kecepatan dan sumber daya yang digunakan.

Bahasa koding C++ berkembang dari bahasa C dimana keduanya memiliki syntax yang mirip. Dalam menyelesaikan masalah, kedua bahasa ini sangat berbeda. Untuk bahasa C++ menyelesaikan masalah pada objek yang dibagi dalam kelas-kelas, sedangkan untuk bahasa C membagi masalah ke dalam sub masalah yang lebih kecil ini disebut dengan bahasa koding procedural.

Bahasa C++ disebut dengan Object Oriented Programming. Semula bahasa ini dikembangkan untuk bahasa koding dari Unix. Namun bahasa koding ini saat ini telah menjadi versi yang dominan.

Bahasa koding C++ diformulasikan untuk kegiatan pemrograman termasuk pemrograman performa tinggi dengan skala yang besar. Bahasa C++ disebut juga dengan typing static sehingga untuk pengecekan type dilakukan kompilasi dan tidak dilakukan saat eksekusi.

Artikel terkait  Belajar Pemrograman Dasar (Struktur Dasar)

Ruby

Yukihiro Matsumoto dari Jepang merupakan pengembang bahasa Ruby. Bahasa Ruby merupakan bahasa koding yang open source, produktif dan pemahamannya mudah. Sesuai dengan lambangnya, bahasa ini memiliki kode yang elegan, mudah dibaca dan ditulis.

Fungsi bahasa koding Ruby adalah untuk mengembangkan GUI, web dan untuk membuat aplikasi web. Situs web terkenal yang dikembangkan dengan bahasa koding ini adalah Twitter, Groupon, Airbnb, Hulu.

Bahasa Ruby sangat populer di kalangan programmer karena sangat mudah. Syntax Ruby sering digunakan oleh para pengguna bahasa lain seperti Python, Perl, atau Java.

Selain mudah serta memiliki library yang lengkap, bahasa Ruby memiliki komunitas yang cukup besar. Komunitas ini bisa digunakan sebagai sumber belajar. Pembahasan mengenai koding ini seringkali dibahas di situs koding social yaitu GitHub.

Swift

Bahasa koding Swift dikembangkan oleh Perusahaan Apple Inc. Bahasa ini dikembangkan khusus untuk mengembangkan aplikasi untuk platform produksi Apple Inc. Sayangnya, penggunaan bahasa koding ini terbatas untuk OS buatan Apple seperti Mac, iOS dan platform lainnya. Aplikasi yang dikembangkan ini sebagian besar dikomersilkan dan harganya pun mahal.

Salah satu keunggulannya dibandingkan dengan Python ataupun Objective-C adalah kemampuan algoritma pencariannya. Selain itu, syntax pada Swift lebih mudah dibaca dan dipahami karena ketersediaan API lebih banyak sehingga mempermudah programmer dalam mengembangkan aplikasi.

Pada Swift, penulisan perintah tidak perlu lagi untuk menyebutkan tipe data, dan tidak perlu menuliskan tanda semicolon pada baris akhir, sedangkan pada bahasa lain seperti Objective-C harus menuliskan tanda semicolon pada tiap baris akhir karena jika hal ini tidak dilakukan maka akan terjadi error.

Bagi Anda yang masih pemula dan ingin mempelajari tentang pemrograman, bahasa Swift pantas dicoba karena bahasa koding ini tidak serumit bahasa Objective-C. Bahasa ini diklaim sebagai bahasa koding tercepat bahkan jika dibandingkan dengan Java ataupun Python.

Kinerja aplikasi yang dikembangkan dengan Swift terbukti lebih cepat. Sifat bahasa ini yang open source membuat bahasa koding ini melibatkan banyak pihak untuk ikut mengembangkannya.

Keunggulan lain yang ditunjukkan Swift adalah keamanan yang terjamin dan memiliki manajemen memori yang sangat bagus sehingga masalah yang dikhawatirkan oleh programmer tentang manajemen memori menjadi teratasi.

Manajemen memori sendiri memiliki arti mekanisme mengatur memori pada sistem DOS, yang mempengaruhi data yang akan diproses dan diletakkan pada antrian. Pada sistem kerja bahasa Swift, manajemen memori tidak perlu dikhawatirkan sehingga keamanan data yang diproses tidak akan menjadi hambatan.

Kepopuleran Swift tak perlu diragukan lagi karena sangat diminati di seluruh dunia. Oleh sebab itu, permintaan pasar untuk mencari pengembang bahasa koding ini sangat tinggi karena tergolong sebagai bahasa yang masih baru dan belum banyak programmer yang bisa akrab dengannya.

Artikel terkait  5 Rekomendasi Aplikasi Belajar Coding Untuk Pemula

Typescript

Hal yang baru lagi di dunia koding selain Swift adalah bahasa Typescript. Bahasa Typescript merupakan bahasa koding yang dikembangkan oleh Perusahaan Microsoft. Typescript dikembangkan pertama kali pada tahun 2012, hingga akhirnya bahasa Typescript terus dikembangkan tiap tahunnya.

Bahasa ini dirancang khusus untuk mengembangkan aplikasi yang besar dan bertranskompilasi ke Javascript. Bahasa Typescript merupakan superset sintaks dari Javascript yang merupakan program yang valid. Contoh aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan TypeScript adalah aplikasi pada Windows 8.

ActionScript

Bahasa koding ke sepuluh adalah Action Script. Bahasa ini dibuat berdasar pada ECMAScript. Sama seperti bahasa koding yang telah disebutkan di atas, bahasa koding ini banyak digunakan untuk mengembangkan software ataupun situs web yang menggunakan Adobe Flash Player.

Bahasa Action Script pertama dikembangkan oleh Perusahaan Macromedia dan saat ini pengembangannya dilanjut oleh Adobe karena telah membeli Macromedia di tahun 2005. Actionscript memiliki fungsi untuk mengontrol navigasi dari animasi yang dibuat dengan menggunakan Actionscript ini, sehingga animasi bisa berhenti dari satu frame ke frame yang lain berdasarkan kehendak user.

Selain sebagai pengontrol navigasi dan menciptakan animasi, bahasa ini juga dapat digunakan sebagai penyampai informasi yang diterimanya dari user untuk dikirimkan ke server dan diolah. Kemampuannya sebagai penyampai informasi membuat bahasa ini bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Flash.

Menyambung dari fungsi sebagai pengontrol informasi, Actionscript bisa berinteraksi dengan server sehingga mendapatkan data yang digunakan untuk update informasi yang akan ditampilkan kepada user.

Pada dasarnya, Action Script digunakan untuk mempermudah menciptakan aplikasi ataupun animasi. Semakin rumit animasi Flash, maka semakin banyak memakan frame. Untuk itu digunakan Action Script untuk mengurangi penggunaan frame pada animasi.

Demikian pembahasan tentang 10 bahasa pemograman yang populer di Indonesia. Jika Anda tertarik di bidang IT dan ingin mendalaminya tidak ada salahnya untuk mempelajari salah satu dari kesepuluh bahasa koding di atas.

Inti dalam belajar sesuatu adalah jangan gunakan pengetahuanmu untuk hal-hal yang merugikan banyak pihak. Contohnya membuat aplikasi dengan tujuan untuk melakukan kejahatan. Semoga artikel di atas bermanfaat bagi kita semua.


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Paket Aplikasi Android dan iOS

Pasang iklan

- Advertisement -

Mau posting artikel iklan?

Yuk klik dan ikuti ketentuan layanan dari kami, dapatkan penawaran paket dengan harga terbaik!

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

11 Aplikasi Desain Jersey Android Terbaik yang bisa Anda coba!

Anda sedang mencari inspirasi bisnis? Mengapa tidak mencoba merintis bisnis jersey tim sepak bola kenamaan saja? Mari mencobanya dengan...

Startup Repair Adalah? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Startup repair adalah salah satu jenis problem yang sering ditemukan pada PC, hal ini menyebabkan PC sering gagal booting. Saat...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Seperti apa contoh-contoh iklan penawaran yang menarik konsumen? Buat Anda yang sering bingung menyusun kata-kata iklan penawaran, jangan lewatkan...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

HOST ID dan NETWORK ID | Pengertian dan Contohnya

Perangkat komputer yang biasa kita gunakan sehari-hari, ternyata memiliki jaringan yang rumit dan juga kompleks. Sebab, hingga saat ini...

Cara Cepat Belajar IT Secara Otodidak untuk Pemula

Belajar IT atau coding bisa dibilang hal yang tidak mudah apalagi bagi pemula. Karenanya memang butuh beberapa tahun untuk...

Standar Biaya Pembuatan Aplikasi Android dan IOS

Hal yang membedakan standar biaya pembuatan aplikasi Appkey adalah perangkat yang dibutuhkan dan support aplikasi untuk keperluan development. Seperti...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya