Tutorial Membuat Aplikasi Android Dengan Mudah

Ingin mengoptimalkan bisnis Anda dengan adanya aplikasi OS Android? Mudah sekali, karena dalam sajian informasi kali ini akan disampaikan mengenai tutorial membuat aplikasi Android. Agar mampu menghasilkan aplikasi Android profesional dan berkualitas tinggi, memang dibutuhkan skill dan kemampuan tinggi untuk itu, terutama dalam hal bahasa pemrograman.

Namun, walaupun saat ini Anda belum memiliki kemampuan yang cukup untuk membuat aplikasi Android sendiri, setidaknya Anda bisa mulai belajar dari sekarang. Pasalnya, sebelum menjadi programmer dengan skill mumpuni, pada dasarnya mereka juga berasal dari pemula yang kemudian sering belajar hingga menjadi profesional.

Baik pemula sekalipun sebenarnya bisa mencoba untuk membuat aplikasi sendiri, terlebih lagi terdapat alat atau tools berupa software maupun website yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi tanpa menggunakan bahasa pemrograman (coding).

Namun, bagi Anda yang memiliki dasar-dasar bahasa pemrograman, maka Anda bisa memilih untuk menggunakan tools pembuat aplikasi profesional yang direkomendasikan di sini, yakni software atau aplikasi bernama “Android Studio”. Berikut penjelasan dan tutorial selengkapnya.

Persiapan Tutorial Membuat Aplikasi Android

ANDROID2

Tutorial membuat aplikasi Android berikut bisa Anda pelajari dengan mudah. Sebelum mulai membuat aplikasi, ada beberapa alat yang harus Anda siapkan, antara lain berikut ini.

Menginstal Aplikasi JDK

Dikarenakan tutorial kali ini mengharuskan Anda untuk menggunakan tool “Android Studio”, maka sebelum menggunakannya Anda harus menginstal aplikasi JDK terlebih dahulu. Apa itu JDK?

JDK merupakan kepanjangan dari Java Development Kit, yakni berupa software yang dapat digunakan sebagai kompilasi dari bahasa pemrograman Java ke bahasa pemrograman bytecode. Oleh karena itu, di sini Anda diharuskan untuk mengunduh dan mengatur JDK terlebih dahulu.

Menginstal Aplikasi Android Studio

Selanjutnya, setelah Anda selesai menginstal aplikasi JDK, tentu saja Anda harus segera menginstal alat tempur utamanya, yakni “Android Studio”. Android Studio adalah aplikasi berbasis Integrated Development Environment (IDE) yang difungsikan khusus untuk membuat aplikasi berbasis Android.

Tak hanya itu saja, Android Studio juga dapat digunakan sebagai editor kode IntelliJ dan developer tools dengan kelengkapan fitur yang lebih banyak serta lebih lengkap dibandingkan dengan tool pembuatan aplikasi Android lainnya.

Tutorial Membuat Aplikasi Android dengan Mudah

Sesudah mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan, berikut ini akan dijabarkan mengenai tutorial membuat aplikasi Android dengan mudah, yakni dengan menggunakan aplikasi Android Studio.

Membuat Interface dan Struktur Project

Apabila saat ini merupakan pengalaman pertama Anda untuk membuat aplikasi Android melalui IDE Android Studio, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah klik ‘Start a New Android Studio Project’ untuk membuat aplikasi pertama Anda.

Kemudian, Anda bisa melanjutkan dengan membuat interface (tampilan antarmuka) dan struktur project aplikasi yang hendak dibuat.

Buat Linear Layout

Linear Layout adalah sekelompok tampilan yang bisa memberikan tampilan sejajar dalam satu arah, yakni dalam bentuk vertikal maupun horizontal. Melalui Linear Layout ini, maka Anda bisa dengan mudah untuk mengatur arah tampilan aplikasi sesuai dengan keinginan Anda.

Buat Relative Layout

Relative Layout merupakan salah satu tampilan yang berasal dari grup struktur code, yakni dapat difungsikan untuk mengatur komponen-komponen di dalamnya atau yang dibungkus secara relatif.

Contohnya seperti ini :

<RelativeLayout xmlns:android=“https://markey.id/tutorial-membuat-aplikasi-android/”

android:id=”@+id/activity_main”

android:layout_width=”match_parent”

android:layout_height=”match_parent”

android:background=”#dce0e8″>

Mengenali Splash Screen

Splash screen merupakan suatu tampilan awal yang akan muncul ketika pertama kali Anda membuka sebuah aplikasi, contohnya ketika membuka aplikasi Facebook dan lain sebagainya.

Namun, sebelum menggunakan splash screen, Anda harus belajar tutorial membuat aplikasi Android dengan layout splash screen, yakni dengan menggunakan Code XML.

Mengenali User Interface Dashboard Menu

Tampilan user interface dashboard menu merupakan sebutan untuk tampilan menu utama yang menarik dan bagus, sehingga mampu membuat para user (pengguna) merasa tertarik untuk mengakses dan berlama-lama menjalankan aplikasi Android yang Anda buat.

Mengenal Webview dengan Progress Bar

Dengan adanya Android Webview yang merupakan sebuah sistem yang berasal dari Google Chrome, maka memungkinkan Anda untuk menampilkan konten-konten web yang sudah ada.

Contohnya, ketika Anda menginginkan sebuah aplikasi Android yang dapat langsung digunakan untuk mengakses web, maka Anda bisa mengakses web dari aplikasi tersebut dengan mudah, tanpa harus membuka browser terlebih dahulu.

Mengenali Custom Font

Sebenarnya, sistem Android sudah menyediakan font bawaan, sehingga Anda bisa langsung mempelajarinya. Namun jika Anda menginginkan font terbaik dan lebih menarik untuk aplikasi Android Anda, maka Anda bisa membuat font secara kustom.

Walaupun tutorial membuat aplikasi Android dengan menggunakan Android Studio terlihat mudah untuk diterapkan, namun dalam pelaksanaanya Anda perlu menggunakan beberapa jenis bahasa pemrograman dengan kode-kode yang tepat, sehingga hal tersebut merupakan pekerjaan yang cukup rumit.

Sebab, terjadi kesalahan sedikit saja dalam melakukan coding (penulisan bahasa pemrograman), maka aplikasi Anda akan mengalami gagal / error bahkan tidak bisa dijalankan, sehingga Anda pun harus melakukan banyak proses perbaikan hingga harus melakukan proses pembuatan dari awal.

Alternatif lain, Anda bisa belajar mencoba membuat aplikasi Android pertama Anda dengan menggunakan tool tanpa coding, sehingga pekerjaan Anda dalam membuat aplikasi Android akan semakin dimudahkan.

Tutorial Membuat Aplikasi Android Tanpa Coding

images-pp

Untuk bisa menerapkan tutorial membuat aplikasi Android dengan mudah tanpa coding, Anda bisa memilih salah satu tool pembuat aplikasi Android online yang ada di bawah ini.

Appery.io

Sebagai situs website yang menawarkan fitur pembuatan dan pengembangan aplikasi mobile enterprise dengan Back End Service yang terintegrasi dengan baik dan kaya akan kehadiran plugin API untuk menyederhanakan integrasi dengan Cloud Service serta sistem enterprise, maka nama Apprey.io cukup dipertimbangkan sebagai tool pembuat aplikasi Android untuk para pemula.

Dengan web apps Appery.io Anda dapat menggabungkan pengembangan visual dengan menggunakan kemampuan dari JavaScript, sehingga Anda mampu menghasilkan aplikasi Android yang dapat diakses dengan cepat.

AppMachine

Tool berupa website pembuat aplikasi Android selanjutnya adalah AppMachine, yakni sebuah situs yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android maupun aplikasi iOS dengan User Interface profesional.

Siapa pun dapat membuat aplikasi dengan AppMachine, karena di dalamnya sudah disediakan fitur-fitur drag and drop serta dikombinasikan bersama berbagai macam building block yang memiliki banyak sekali fitur seperti foto, video, informasi dan lain sebagainya.

Namun sayangnya, untuk penggunaan AppMachine ini cukuplah mahal, karena untuk membeli paket yang paling murah, Anda harus mengeluarkan biaya sekitar $19 dengan penggunaan yang terbatas, karena memang hanya bisa digunakan untuk membuat aplikasi HTML5 saja.

AppMakr

Tutorial membuat aplikasi Android tanpa coding berikutnya bisa Anda lakukan dengan menggunakan AppMakr, yakni sebuah platform yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi Android, aplikasi iOS dan aplikasi seluler HTML 5 dengan mudah, karena tak perlu menggunakan bahasa pemrograman tertentu untuk bisa menggunakannya.

Appy Pie

Sama halnya dengan situs pembuat aplikasi Android tanpa coding lainnya, Appy Pie merupakan salah satu tool rekomendasi untuk para pemula, bahkan yang belum memiliki skill coding sekalipun. Di dalamnya telah disediakan fitur drag and drop di halaman website Appy Pie untuk memudahkan Anda dalam membuat aplikasi Android yang diinginkan.

Setelah berhasil membuat aplikasi tersebut, Anda bisa langsung menerbitkan aplikasi untuk dirilis pada Play Store, Google Play dan lainnya. Appy Pie ini ternyata bukan hanya dapat digunakan untuk membuat aplikasi Android saja, melainkan juga dapat digunakan untuk membuat aplikasi iOS bahkan untuk Windows, Kindle dan platform Blackberry sekalipun.

Menariknya lagi, Appy Pie bukan hanya menyediakan fitur pembuatan aplikasi saja, karena di dalamnya juga telah disediakan fitur yang dapat digunakan untuk membuat mobile game. Sangat menarik, kan?

Walaupun Appy Pie menyediakan paket gratis untuk pemula, namun penggunaannya sangatlah terbatas, karena hanya bisa digunakan untuk membuat aplikasi untuk HTML5. Sementara untuk layanan paket berbayar, biayanya pun cenderung mahal, bahkan sangat fantastis untuk pemilihan paket Platinum dan Gold.

Good Barber

Yang masuk sebagai urutan list terakhir tool pembuat aplikasi Android tanpa coding adalah Good Barber. Sebagai platform Android Builder, Good Barber menyediakan banyak pilihan tema yang menarik. Yang mana, tema-tema tersebut dapat dipilih sesuai dengan keinginan Anda guna untuk mempercantik tampilan aplikasi Anda. Kendati demikian, semua yang ada pada Good Barber tidak bisa digunakan secara gratis, karena Anda harus membeli paket dengan nominal yang telah ditawarkan di dalamnya.

Sejatinya, apabila memilih tutorial membuat aplikasi Android tanpa coding Anda memang akan diberikan banyak kemudahan dalam membuatnya. Namun, dari pemakaian tools di atas, Anda hanya bisa membuat aplikasi Android dengan kualitas yang sederhana.

Terlebih lagi, Anda harus mengeluarkan budget agar bisa menggunakan tools pembuat aplikasi tanpa coding tersebut dengan lebih leluasa. Sebab, walaupun telah disediakan paket gratisan, namun penggunanya sangatlah terbatas, sehingga hasilnya pun juga pasti akan kurang memuaskan.

Nah, dari keduanya, lantas apa yang akan Anda pilih? Apakah ingin buat aplikasi Android dengan Android Studio? Ataukah lebih memilih untuk menggunakan tool pembuat aplikasi Android tanpa coding?

Tutorial Membuat Aplikasi Android | Kelebihan dan Kekurangan

ANDROID1

Agar menjadi lebih yakin terhadap pilihan Anda saat ini, maka di sini akan dijabarkan mengenai kelebihan dan kekurangan aplikasi yang menerapkan tutorial membuat aplikasi Android pada Aplikasi Studio dengan tutorial buat aplikasi Android dengan tool tanpa coding.

Kelebihan Membuat Aplikasi Android dengan Android Studio

Adapun kelebihan pembuatan aplikasi Android dengan berbekal aplikasi Android Studio adalah sebagai berikut.

  • Tool Android Studio dapat digunakan secara offline dan dapat diakses secara gratis.
  • Dapat menghasilkan aplikasi profesional dengan kualitas tinggi.
  • Aplikasi yang dibuat memiliki tampilan desain yang profesional, menarik dan responsif.
  • Aplikasi yang dibuat memungkinkan memiliki kelengkapan fitur yang lebih kompleks.
  • Aplikasi Android Anda dapat memiliki sistem keamanan tinggi.
  • Dikarenakan mampu menghasilkan aplikasi berkualitas terbaik, maka aplikasi tersebut akan memiliki banyak pengguna.

Kekurangan Membuat Aplikasi Android dengan Android Studio

Adapun kekurangan pembuatan aplikasi Android dengan berbekal aplikasi Android Studio adalah sebagai berikut.

  • Aplikasi hanya bisa dibuat dengan menggunakan jenis, penempatan dan penulisan bahasa pemrograman yang sesuai.
  • Android Studio hanya bisa digunakan oleh orang-orang yang memiliki basic kemampuan dan pengetahuan tentang bahasa pemrograman.

Kelebihan Membuat Aplikasi Android dengan Tools Tanpa Coding

Adapun kelebihan pembuatan aplikasi Android dengan berbekal tools tanpa coding adalah sebagai berikut.

  • Dapat digunakan tanpa menggunakan kemampuan bahasa pemrograman apapun.
  • Cocok digunakan oleh para pemula.
  • Dapat digunakan untuk membuat aplikasi multi-device, baik Android maupun iOS.

Kekurangan Membuat Aplikasi Android dengan Tools Tanpa Coding

Adapun kelebihan pembuatan aplikasi Android dengan berbekal tools tanpa coding adalah sebagai berikut.

  • Memiliki fitur paket gratis yang hanya bisa digunakan secara terbatas.
  • Biaya pembuatan aplikasi cenderung mahal.
  • Hanya mampu menghasilkan aplikasi dengan kualitas yang sederhana.
  • Hanya mampu menghasilkan aplikasi dengan tampilan desain yang monoton (kurang menarik), sehingga sering kali membuat para user merasa bosan dan malas untuk mengaksesnya.
  • Tidak memungkinkan untuk dilengkapi dengan fitur-fitur yang kompleks.
  • Aplikasi yang dihasilkan cenderung memiliki sistem keamanan yang rendah dan memiliki banyak bug.

Masing-masing dari keduanya, memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Nah, berdasarkan dari kacamata penilaian Anda, manakah yang lebih baik? Dan, cara mana yang akan Anda pilih?

Untuk bisa membuktikannya sendiri, jika memungkinkan, maka buatlah percobaan sendiri, yakni dengan membuat dua aplikasi Android sekaligus. Salah satu diantaranya adalah aplikasi Android yang dihasilkan dari aplikasi Android Studio dan satunya lagi, buatlah menggunakan tool pembuat aplikasi Android tanpa coding. Dari sana, Anda bisa melakukan pembuktian sendiri, mengenai kualitas aplikasi yang dapat dihasilkan nanti.

Untuk urusan pembuatan aplikasi profesional dengan tujuan yang benar-benar serius, Anda memang tidak boleh melakukannya dengan coba-coba. Namun, apabila Anda hendak mempelajari tentang kemampuan untuk menjadi programmer profesional, maka setidaknya mulai sekarang Anda harus mempelajari beberapa bahasa pemrograman yang paling sering digunakan untuk coding dalam pembuatan aplikasi profesional dan berkualitas tinggi.

Pada dasarnya, untuk mencapai level yang lebih tinggi, Anda harus mampu memulainya dari level yang paling dasar. Jadi, untuk bisa menjadi programmer bahkan seorang developer application profesional, maka Anda tidak boleh malas dalam mempelajari tentang ilmu basic bahasa pemrograman.

Apakah tidak diperbolehkan untuk praktek langsung dengan menerapkan tutorial membuat aplikasi tanpa coding? Sebenarnya tidak ada larangan tegas untuk itu. Akan tetapi, sistem pembuatan aplikasi dengan berbekal tools tanpa coding, hanya untuk memudahkan pekerjaan Anda saja.

Pasalnya, tool tersebut hanya memberikan hasil aplikasi dengan berkiblat dari beberapa aplikasi profesional yang sudah dibuat sebelumnya melalui fitur drag and drop. Maksudnya adalah, dengan adanya fitur tersebut, Anda hanya tinggal mengambil dan meletakkan apa yang ingin dijiplak pada aplikasi yang telah dijadikan kiblat tersebut, kemudian Anda diharuskan untuk melakukan beberapa modifikasi agar aplikasi yang dibuat tampak murni hasil buatan Anda sendiri.

Memang tidak ada larangan dalam membuat aplikasi Android Anda dengan menggunakan tools tanpa coding. Namun, ketika Anda terus memanfaatkan tools tersebut, lantas kapan Anda bisa mulai untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki? Belum lagi ada beberapa konsekuensi yang harus dirasakan setelah berhasil membuat aplikasi Android dengan menggunakan tools tanpa coding, terutama dalam hal keamanannya.

Pelajari dan pahami lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tool sebelum Anda memutuskan untuk mengembangkan sistem aplikasi Anda. Selamat mencoba!

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan aplikasi? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada pengembangan aplikasi, kami juga memiliki kemampuan dalam memperbaiki bug maupun eror pada aplikasi yang sedang dikembangkan sehingga dapat membantu menyelesaikan permalasahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol