Media Bisnis Online | by APPKEY

PemasaranSEOCTR Adalah : Rahasia Dibalik Klik dan Tayangan Konten

CTR Adalah : Rahasia Dibalik Klik dan Tayangan Konten

-

Last Updated on October 3, 2023 by appkey

Apakah kamu pernah berusaha menghitung CTR (Click through rate) atau rasio klik-tayang? Di ranah pemasaran online, CTR adalah elemen yang super penting, bukan hanya bagi mereka yang beriklan tapi juga untuk para content creator. Jadi, buat kedua belah pihak, memahami bagaimana cara menghitung dan mengoptimalkan rasio klik-tayang ini adalah kunci.

Sebagai seorang pengiklan, tugas utama adalah menciptakan iklan yang bisa meraih CTR yang tinggi. Sementara itu, content creator perlu memastikan iklan tersebut ditempatkan dengan cara yang paling efektif.

Dari perspektif content creator, rasio klik-tayang menjadi tolak ukur dalam pendapatan dan mempertahankan hubungan dengan pengiklan. Jika kamu tidak memberikan hasil klik yang optimal, pengiklan mungkin akan berpikir dua kali untuk berkolaborasi lagi. Jadi, penting buat kamu untuk benar-benar paham maksud di balik ini.

Lewat tulisan ini, kami berharap bisa memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana meningkatkan CTR di platform yang kamu punya. Tapi sebelum kita masuk lebih dalam, yuk pahami dulu apa sih yang dimaksud dengan rasio klik-tayang. Dilansir dari adpushup.com, mari simak pembahasan selengkapnya!

CTR Adalah ?

click through rate CTR adalah
Photo by Justin Morgan on Unsplash

Sederhananya, rasio klik-tayang atau CTR adalah perbandingan antara jumlah tayangan dan klik. Dari sekian kali iklan atau hasil pencarianmu muncul di layar pengunjung, berapa kali mereka memutuskan untuk mengkliknya.

Secara matematis, rasio ini dihitung dengan cara: 

CTR = Jumlah klik / Jumlah eksposur 

CTR% = Jumlah klik * 100 / Jumlah eksposur

Misalnya, iklan di situsmu dilihat oleh 100 orang. Jika 5 dari mereka mengklik, maka CTR adalah 5%. Lebih jauh lagi, dengan Model PPC, semakin tinggi persentase CTR, semakin banyak pula pendapatan yang bisa kamu raih.

Setelah kamu tahu cara menghitungnya, pasti kamu bertanya-tanya, “Sebenarnya, CTR yang bagus itu berapa sih?” Mari kita ulik lebih lanjut.

Bagaimana CTR (Click Through Rate) Adsense yang Baik? 

Rentangnya bisa dari 0,05% sampai 10%. Namun, rata-rata industri periklanan berada di angka 0,10%. Meski begitu, memiliki klik yang tinggi di iklan Adsense tidak selalu berarti pendapatanmu juga bakal tinggi. Banyak faktor lain yang mempengaruhi, salah satunya adalah kualitas klik itu sendiri.

Banyak blogger yang memiliki CTR di kisaran 0,50% sampai 3%. Di angka ini, tidak hanya mereka bisa mendapatkan pendapatan yang lumayan, tapi juga tetap di zona aman. Namun, jika rasio klikmu terlalu tinggi, bisa jadi akun Adsensemu berada dalam bahaya.

Tapi, penting juga untuk memahami faktor-faktor yang bisa mempengaruhi CTR. Mari kita dalami bersama-sama.

Mengapa Penting Mengukur CTR (Click Through Rate)? 

Rasio klik-tayang adalah salah satu indikator utama dalam menilai kualitas. Apa yang pertama kali dilihat Google dari iklanmu? Yup, CTR!

Jika iklanmu memiliki CTR yang baik, artinya banyak pengguna yang merasa iklanmu relevan dengan yang mereka cari. Selain itu, Google juga mempertimbangkan relevansi kata kunci dengan iklanmu. Jadi, memiliki CTR yang baik bukan hanya meningkatkan pendapatanmu, tapi juga reputasimu di mata Google.

Mengapa Membandingkan CTR (Click Through Rate) Itu Rumit?

Kamu mungkin sering bertanya, “Bisakah aku membandingkan CTR-ku dengan blog lain? Atau bisakah aku mengetahui berapa rasio klik-tayang mereka?” Kecuali kamu kenal pemilik blog itu, sulit untuk menemukan jawabannya. Meskipun Google memiliki Kartu Skor Adsense yang disebut-sebut sebagai alat perbandingan, namun tidak sepenuhnya dapat memberikan perbandingan yang tepat dengan blogger lain.

Simpelnya, setiap blog atau website itu unik. Kadang-kadang membandingkan malah bukan solusi yang tepat. Ini dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhi seberapa sering iklan diklik oleh pengunjung. Yuk, kita bahas faktor-faktor utama tersebut:

  1. Niche yang Berbeda: Kamu mungkin kaget, tapi CTR bisa berbeda untuk setiap situs, meski faktor lainnya sama. Misalnya, banyak blogger percaya kalau situs dengan tema produk biasanya punya CTR lebih tinggi. Mereka berpikir ketika seseorang melihat iklan tentang produk yang relevan, kemungkinan mereka akan mengkliknya lebih besar.
  2. Musiman: CTR adalah rasio yang bisa berubah sesuai dengan musim. Beberapa blogger bilang CTR mereka meningkat di akhir pekan, sementara yang lain merasa liburan membuat CTR mereka turun.
  3. Iklan yang Relevan: Sebagai contoh, jika kamu punya blog tentang pulpen, iklan apa yang lebih mungkin diklik: iklan pulpen atau iklan makanan anjing? Tentu saja, yang pertama! Ini menunjukkan pentingnya relevansi iklan dengan konten situs.
  4. Profil Pengunjung: Situs dengan pembaca setia biasanya punya CTR lebih rendah daripada yang punya lalu lintas dari mesin pencari. Mengapa? Karena pembaca setia biasanya sudah familiar dengan iklan di situsmu.
  5. Desain di Sekitar Iklan: Banyak faktor desain yang bisa mempengaruhi CTR. Sebagai penayang, kamu harus hati-hati dalam merancang situsmu agar iklan terlihat menarik namun tidak mencolok.
  6. Posisi Iklan: Lokasi iklan di situsmu sangat penting. Pastikan iklan mudah dilihat dan diakses oleh pengunjung.
  7. Opsi untuk ‘Klik’: Jika situsmu tidak punya banyak tautan keluar selain iklan Adsense, pengunjung lebih mungkin mengklik iklanmu.
  8. Tipe Perangkat: Menurut penelitian, perangkat seluler menghasilkan lebih banyak klik dibandingkan dengan PC.

Jadi, sebelum kamu merasa cemas atau puas dengan CTR situsmu, ingatlah bahwa banyak faktor yang mempengaruhinya. Sebaiknya, fokuslah pada optimasi situs dan iklanmu sendiri daripada membandingkan dengan yang lain.

Bagaimana Cara Meningkatkan CTR (Click Through Rate)?

Bagaimana kamu bisa meningkatkan CTR (Click through rate / rasio klik-tayang) kamu? Sudah kita ketahui, CTR yang tinggi tentunya akan membantu meningkatkan pendapatanmu. Sebelum melompat ke pendapatan, mari kita bicara soal bagaimana cara meningkatkan CTR:

  1. Konten yang Mengagumkan Konten yang luar biasa itu emas. Daripada menghabiskan waktu membuat situs yang hanya untuk mendapat uang cepat, kenapa tidak fokus pada konten berkualitas? Konten bagus akan membawa lebih banyak pengunjung, dan tentu saja, lebih banyak pendapatan. Dengan konten berkualitas, kamu tidak hanya meningkatkan CTR, tapi juga bisa mendapatkan keuntungan dari SEO yang baik. Dengan demikian, Google bisa menampilkan iklan yang lebih sesuai dengan pembaca blogmu, meningkatkan kemungkinan mereka mengklik iklan tersebut.
  2. Optimalisasi Penempatan Iklan Jangan hanya memasang iklan di sembarang tempat. Coba eksperimen dengan posisi, warna, dan jenis iklan yang berbeda untuk melihat apa yang paling cocok untuk situsmu. Ingat, iklan yang ditempatkan di area yang sama terus-menerus bisa membuat pembaca bosan dan mengabaikannya. Ini disebut “kebutaan spanduk”. Oleh karena itu, ganti posisi iklannya dari waktu ke waktu. Oh ya, dengarkan juga saran dari Google, kadang mereka tahu apa yang terbaik.
  3. Ubah Tampilan Iklan Pernah melihat iklan yang tiba-tiba menarik perhatianmu karena warnanya? Itulah yang harus kamu lakukan. Sesekali ubah warna iklannya, atau bahkan fontnya, agar lebih menonjol.
  4. Kurangi Iklan yang Tak Efektif Jika ada halaman atau postingan di blogmu dengan CTR rendah, pertimbangkan untuk menghapus iklan di sana. Kurangi keramaian dan fokus pada area yang benar-benar memberi hasil.
  5. Kata Kunci yang Pas Pilih kata kunci yang relevan dengan kontenmu. Ingat, pengunjung yang datang dari mesin pencari biasanya memiliki CTR yang lebih tinggi.
click through rate CTR adalah
Photo by Myriam Jessier on Unsplash

Pengertian CTR Dibandingkan Dengan Istilah Lainnya

Dua metrik yang sering dibicarakan adalah Rasio Klik Tayang (CTR) dan Tingkat Konversi. Meskipun keduanya terkait dengan bagaimana situs atau iklan kamu bekerja, mereka memiliki tujuan yang berbeda. CTR adalah rasio yang berfokus pada seberapa efektif iklanmu dalam mendapatkan klik, sedangkan Tingkat Konversi menunjukkan seberapa baik situs atau halaman arahanmu dalam mengubah pengunjung menjadi pelanggan atau prospek.

Perlu diingat, meskipun meningkatkan CTR bisa membantu meningkatkan trafik, belum tentu itu berarti peningkatan dalam penjualan atau prospek. Sebaliknya, dengan meningkatkan tingkat konversi, kamu bisa meningkatkan pendapatan dan keuntungan.

Bagaimana dengan CTR pada PPC (Pay Per Click) vs Organic Search? Ada perbedaan antara CTR untuk pemasaran bayar-per-klik (PPC) dan pencarian organik. Meski cara menghitungnya sama, hasil yang didapat bisa berbeda. Untuk pencarian organik, CTR memberitahu tentang posisi situsmu di hasil pencarian. Sementara untuk PPC, banyak faktor lain yang mempengaruhi, seperti target audiens dan pesan iklanmu. Jadi, pastikan kamu memahami metrik ini dengan baik dan gunakan informasi tersebut untuk strategi pemasaranmu.

Studi Kasus Click Through Rate

Bayangkan saldo bank kamu meningkat setiap bulan berkat pendapatan dari Adsense. Tapi pernahkah kamu berpikir, apa yang mempengaruhi jumlah uang yang kamu dapatkan? Ini terkait dengan berapa banyak orang yang mengunjungi blog kamu, seberapa besar pengiklan membayar dalam niche spesifik kamu, dan seberapa sering pengunjung mengklik iklan yang kamu tampilkan.

Makin besar bayaran dari iklan, makin banyak pengunjung, dan makin sering mereka mengklik, tentu saja makin banyak juga pendapatanmu.

Kita ambil dua situs sebagai contoh; kedua situs ini punya desain yang mirip. Hasil tangkapan layar dari Adsense menunjukkan perbedaan besar dalam CTR keduanya. Situs pertama punya CTR sebesar 23,33% sementara situs kedua hanya 3,95%. Jika kamu lihat lebih dekat, kamu akan melihat bahwa situs pertama mendapatkan 6 kali lebih banyak klik! Fantastis, bukan?

Jadi, apa yang membuatnya begitu berbeda? Kata kunci. Situs pertama fokus pada kata kunci yang mengarah pada keputusan pembelian, sementara situs kedua lebih ke informasi. Meskipun keduanya mungkin mempromosikan produk serupa, relevansi antara konten dan iklan jauh lebih penting.

Intinya:

  • Kamu harus selalu mencoba dan menguji untuk melihat apa yang bekerja terbaik untuk situsmu.
  • CTR adalah jumlah klik yang kamu dapat dibandingkan dengan berapa kali iklanmu muncul.
  • Adsense sebenarnya cukup cerdas dalam menyesuaikan iklan dengan niche situsmu.
  • Desain dan letak iklan bisa sangat mempengaruhi CTR kamu.

Kesimpulan 

Kami harap sekarang kamu lebih paham tentang CTR (Click through rate / rasio klik per tayang) dan cara kerjanya. CTR adalah salah satu hal penting dalam unsur pendapatan melalui Adsense. Kalau kamu punya pertanyaan lain, cek beberapa FAQ di bawah ini.

FAQ:

  1. Apa itu CTR?
    • CTR menunjukkan seberapa sering iklanmu diklik dibandingkan dengan berapa kali iklan tersebut ditampilkan.
  2. Mengapa CTR itu penting?
    • CTR bisa memberi tahu kamu apa yang menarik bagi audiensmu. Jika CTR rendah, mungkin kamu belum menjangkau audiens yang tepat atau pesanmu belum menarik bagi mereka.
  3. Apa keuntungannya memiliki CTR yang tinggi?
    • CTR yang tinggi bisa meningkatkan eksposur iklanmu, meningkatkan peringkat pencarian organikmu, dan tentunya meningkatkan pendapatanmu!

*thumbnail source: <a href=”https://www.freepik.com/free-vector/business-analytics-commerce-metrics-seo-cost-per-acquisition-cpa-model-cost-per-conversion-online-advertising-pricing-model-concept_10780047.htm#query=click%20through%20rate%20CTR%20adsense&position=30&from_view=search&track=ais”>Image by vectorjuice</a> on Freepik

Ingin mendapatkan lebih banyak tips penting tentang pengelolaan bisnis online? Follow MARKEY adalah solusinya! Klik https://markey.id/ atau download MARKEY APP di Play Store maupun AppStore agar tidak ketinggalan info artikel bisnis terbaru setiap hari. Sampai jumpa lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Paket Aplikasi Android dan iOS

Pasang iklan

- Advertisement -

Mau posting artikel iklan?

Yuk klik dan ikuti ketentuan layanan dari kami, dapatkan penawaran paket dengan harga terbaik!

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

11 Aplikasi Desain Jersey Android Terbaik yang bisa Anda coba!

Anda sedang mencari inspirasi bisnis? Mengapa tidak mencoba merintis bisnis jersey tim sepak bola kenamaan saja? Mari mencobanya dengan...

Startup Repair Adalah? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Startup repair adalah salah satu jenis problem yang sering ditemukan pada PC, hal ini menyebabkan PC sering gagal booting. Saat...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Seperti apa contoh-contoh iklan penawaran yang menarik konsumen? Buat Anda yang sering bingung menyusun kata-kata iklan penawaran, jangan lewatkan...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Standar Biaya Pembuatan Aplikasi Android dan IOS

Hal yang membedakan standar biaya pembuatan aplikasi Appkey adalah perangkat yang dibutuhkan dan support aplikasi untuk keperluan development. Seperti...

HOST ID dan NETWORK ID | Pengertian dan Contohnya

Perangkat komputer yang biasa kita gunakan sehari-hari, ternyata memiliki jaringan yang rumit dan juga kompleks. Sebab, hingga saat ini...

Cara Cepat Belajar IT Secara Otodidak untuk Pemula

Belajar IT atau coding bisa dibilang hal yang tidak mudah apalagi bagi pemula. Karenanya memang butuh beberapa tahun untuk...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya