R programming | Sejarah, Pengertian dan Fungsinya

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

R programming adalah sistem perangkat lunak yang dirancang secara khusus untuk mengerjakan semua hal yang berkaitan dengan statistik. R hampir sama dengan program S atau yang sering kita sebut dengan software SPSS. R merupakan satu kesatuan software yang terintegrasi dengan beberapa fasilitas untuk manipulasi, perhitungan, dan penampilan grafik yang handal.

R berbasis pada bahasa pemrograman S yang dikembangkan oleh AT&T Bell Laboratories yang sekarang menjadi Lucent Technologies pada akhir tahun ’70 an. R ini adalah versi gratis dari bahasa S yaitu software (berbayar) yang sejenis yaitu S-PLUS yang banyak digunakan para peneliti dan akademisi dalam melakukan kegiatan ilmiahnya.

Selain itu juga digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan data scientist untuk mengolah dan menganalisis data di perusahaan tersebut sebagai dasar pengambilan kebijakan proses bisnis.

Bagi seseorang yang masih terbilang awam, tentu saja masih belum mengenal, mengerti, bahkan mengetahui tentang apa itu R programming beserta dengan fungsi dan juga peranan R programming. Bahkan mungkin merasa aneh dengan R.

Nah, berikut ini Anda akan mengetahui mengenai Apa itu R, fungsi, sejarah, perkembangan, fitur-fitur, kelebihan dan kekurangan, dan cara mengunduh software R untuk digunakan dalam data science.

Apa Itu R Programming dan Fungsinya?

Seperti yang sudah kita paparkan sebelumnya, bahwa bahasa pemrograman ini merupakan bahasa komputer yang hampir sama dengan S yang dirancang sebagai bahasa pemrograman komputer yang sebenarnya. bahasa pemrograman R adalah perangkat lunak (software) yang diciptakan untuk menguji, mengolah, dan menganalisis data statistika, grafik, data science, dll.

Melalui R programming atau bahasa pemrograman R kita dapat menambah fungsi tambahan sesuai dengan yang kita inginkan. Melalui bahasa pemrograman R ini kita dapat mengolah data dengan mudah dan gratis. Selain itu, bahasa pemrograman R menyediakan bermacam-macam teknik statistika yaitu diantaranya adalah: pemodelan linier dan non linier, analisis deret waktu, statistik klasik, dll.

R programming adalah bahasa fungsional dimana inti bahasa yang 1 menggunakan bentuk standar notasi aljabar, yang memungkinkan perhitungan numerik seperti 1+2 atau 2̂  ̂10. Selain itu juga tersedia fasilitas perhitungan dengan menggunakan fungsi. Sehingga dengan beberapa fitur tersebut, R menjadi alat yang tangguh bagi statistikawan, ahli ekonomi, dan peneliti dalam membantu risetnya, karena R dibangun dengan model dan teori statistik terdepan dan menggunakan standar tertinggi bagi analisis data. Bahkan R hampir dapat digunakan untuk berbagai bidang, diantaranya kalkulasi biasa (kalkulator), statistik, geografi, ekonomi, hingga pemrograman komputer.

Bahasa pemrograman R juga memiliki format dokumentasi yang lengkap di semua bidang yaitu dalam berbagai format maupun dalam bentuk cetakan, sehingga bahasa pemrograman R disebut juga bahasa pemrograman yang memiliki format LaTeX.

Nah, mungkin banyak orang yang ingin mengetahui fungsi serta peranan dari R dalam dunia statistik terutama bagi peneliti, akademisi, dan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan program untuk mengolah data scientist. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa Bahasa pemrograman R berfungsi untuk mengerjakan semua hal yang berkaitan dengan statistik.

R hampir sama dengan S dimana secara fungsi dan sintaks/tata bahasa sama-sama menggunakan bahasa S, namun tidak identik. Bahasa pemrograman seperti R ini telah menjadi pilihan utama bagi para peneliti maupun praktisi di bidang data science untuk mengolah dan menganalisis data baik untuk kepentingan penelitian maupun bisnis. Oleh karena itu, bagi seorang pemula di bidang data science, bahasa pemrograman R sangat recomended untuk dikuasai.

Fungsi R diantaranya digunakan untuk riset dan akademis, karena software R sangat cocok untuk riset, baik secara statistik, ekonomi, komputasi numerik, dan pemrograman komputer. Karena didukung oleh banyak tenaga ahli di bidangnya masing-masing, R layak digunakan sebagai perangkat lunak yang dijadikan acuan bagi berbagai kalangan, diantaranya dikalangan akademik (dosen, mahasiswa).

Selain itu, R mempunyai fitur yang lengkap dan handal serta faktor tanggung jawab moral dan legal/hukum tidak perlu dipertanyakan dan tidak perlu dikhawatirkan dalam penggunaannya, karena dapat diperoleh secara gratis.

Berikut adalah beberapa contoh yang diperoleh dari R sebagai acuan implementasi pada.

  1. Pemodelan matematis (seperti software MATLAB) dalam membentuk perspektif, cocok digunakan pada jurusan arsitek, teknik sipil, mesin, dan ilmu komputer.
  2. Pencitraan dan analisis kontur, cocok digunakan pada jurusan geografi dan sejenisnya.
  3. Proses analisis data statistik, dengan tampilan grafik plot yang customized dan grafik fungsi densitas yang dapat dipraktekkan dengan histogram. Cocok digunakan di bidang statistika, ekonomi, dan lain-lain sejenisnya.
Sponsor Link

Sejarah Terbentuknya R Programming

R berbasis pada bahasa pemrograman S yang dikembangkan oleh AT&T Bell Laboratories yang sekarang menjadi Lucent Technologies pada akhir tahun ’70 an. R ini adalah versi gratis dari bahasa S yaitu software (berbayar) yang sejenis yaitu S-PLUS yang banyak digunakan para peneliti dan akademisi dalam melakukan kegiatan ilmiahnya.

Pada awalnya, versi pertama bahasa pemrograman R dibuat oleh Ross Ihaka dan Robert Gentleman dari Universitas Auckland. Nama R berasal dari huruf pertama nama depan kedua orang tersebut. Mereka adalah statistikawan asal Selandia Baru, sedangkan R kini dikembangkan oleh tim inti.

Tim inti (core team) terdiri dari ahli statistik, ahli komputer & pemrograman, geografi, dan ekonomi dari institusi yang berbeda dari seluruh dunia yang membuat software yang handal dengan biaya yang sangat murah dan dapat diunduh secara cuma-cuma dan digunakan dengan berlisensi pada GNU General Public License.

Diambil dari kutipan yang dicetuskan dalam sebuah penghargaan yaitu Association for Computing Machinery Software dari pernyataan John Chamber 1998 yang berbunyi bahwa bahasa pemrograman software S telah “merubah orang dalam memanipulasi, visualisasi, dan menganalisis data untuk selamanya”.

Bahasa pemrograman R dibuat sejalan dengan ide yang ada pada bahasa pemrograman S dan program statistik lainnya, sehingga secara fungsi dan sintaks/tata bahasa sama-sama menggunakan bahasa S, namun tidak identik. bahasa pemrograman R dapat digabungkan dengan software lainnya diantaranya adalah program statistik, manipulasi, perhitungan dan penampilan grafik lainnya, seperti SPSS, Microsoft Excell dengan menyediakan fasilitas import dan eksport data. Selain itu, R dapat melakukan import file software lainnya seperti SAS, Minitab, Stat, Systat, dan EpInfo.

Perkembangan R Programming

Berdasarkan publikasi yang dirilis IEEE Spectrum Ranks Languages pada tahun 2017, R berhasil masuk ke dalam 10 bahasa pemrograman terpopuler. bahasa pemrograman R menempati posisi yang cukup tinggi yaitu berada pada posisi ke-6 di atas bahasa pemrograman Javascript dan PHP yang berturut-turut berada pada posisi ke-7 dan ke-8. Sampai saat ini yaitu sampai tulisan ini dibuat versi bahasa pemrograman R yang terbaru adalah R.2.4.1.

Salah satu pertimbangan yang membuat bahasa pemrograman R masuk ke dalam deretan pemrograman terpopuler adalah semakin banyak yang menggunakan R pada paper-paper penelitian akademik. Jadi, R programming sudah tidak diragukan lagi yaitu sudah terbukti bahwa R programming sangat populer digunakan oleh para peneliti di bidang statistik maupun data science.

Selain itu, bahasa pemrograman R juga dikembangkan secara open source sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma. Dan yang tidak kalah penting adalah R telah memiliki komunitas pengguna yang luas, sehingga permasalahan apapun yang akan kita temui selama proses belajar, jawabannya hampir bisa dipastikan sudah tersedia di website stackoverflow.

Sponsor Link

Fitur-Fitur R Programming dan Kelebihannya

R mempunyai karakteristik yang membedakan dengan software lainnya, yaitu selalu dimulai dengan prompt “<” pada console-nya.

Untuk mempelajari R programming kalian harus mempelajari terlebih dahulu fitur-fitur dibawah ini.

1. Basic Math

Basic math pada R programming yaitu operasi dasar seperti tambah, kurang, kali, bagi, sqrt, dan mod.

2. Variables

Variabel adalah tempat untuk menyimpan sebuah value. X <- 10 itu artinya X mengandung nilai 10.

3. Data Types

Tipe data di R ada numeric, character, dates, logical (Boolean).

4. Vectors

Vectors adalah sekumpulan elemen untuk tipe data yang sama misalkan: V <- c (1,2,3,4,5,6) itu artinya variabel V mengandung nilai 1,2,3,4,5,6.

5. Function

Kita dapat membuat fungsi sendiri di R. Fungsi ini memudahkan kita jika memiliki serangkaian proses dan mengembalikan nilai.

6. Data Frame

Data frame ini seperti tabel di excel, yaitu terdapat nama kolom dan diikuti dengan isi dibawahnya.

7. List

List ini seperti kontainer yang memuat data yang berbeda. Misalnya terdapat index A,B,C di list operasi. Nah, index A di list operasi ini bisa diisi matrix.

8. Matrices

Matrix, seperti yang dipelajari di SMA. Matrix berisi index kolom dan row, hampir mirip dengan data frame namun representasinya dan rulesnya berbeda.

9. Arrays

Array ini jarang dibahas orang, jika matrik 2 dimensi, array ini 3 dimensi.

10. Conditional Statement

Hal ini yang lumayan penting, sering digunakan karena nilai input yang bervariasi.

Lalu apa saja kelebihan-kelebihan dari R dibanding software lainnya selain gratis? Oleh karena itu, inilah beberapa kelebihan yang dimiliki R yang perlu Anda ketahui dan mengerti. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Sintaksnya mudah dipelajari dengan banyak fungsi-fungsi statistik yang terpasang.
  2. Efektif dalam pengelolaan data dan fasilitas penyimpanan. Ukuran file yang disimpan jauh lebih kecil dibanding software lainnya.
  3. Lengkap dalam perhitungan array.
  4. Lengkap dan terdiri dari koleksi tools statistik yang terintegrasi untuk analisis data, diantaranya, mulai dari statistik deskriptif, fungsi probabilitas, berbagai macam uji statistik, hingga time series.
  5. Tampilan grafik yang menarik dan fleksibel maupun customized.
  6. Dapat dikembangkan sesuai keperluan dan kebutuhan yaitu bersifat terbuka, dimana setiap orang dapat menambahkan fitur-fitur tambahan dalam bentuk paket ke dalam software R.
  7.  R merupakan salah satu jenis bahasa pemrograman komputer, Bagi para programmer yang sering membuat program akan mudah menyesuaikan dan mempelajari bahasa ini.
  8. Bagi sebagian pengguna GUI dengan sistem menu, R juga menyediakan banyak GUI yang berbasiskan sistem menu, antara lain R Studio, Tinn-R, R Commander, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  9. Penggunaan R tidak dibatasi, bahkan dapat digunakan untuk tujuan-tujuan komersial.

Adapun hal penting lainnya yang harus Anda ketahui tentang R programing adalah bersifat multiplatform, yaitu dapat diinstall dan digunakan baik pada sistem operasi Windows, UNIX/LINUX maupun pada Macintosh. Selain itu R juga didukung oleh komunitas yang secara aktif saling berinteraksi satu sama lain melalui internet dan didukung oleh manual help yang menyatu pada software R.

Disamping kelebihan-kelebihan pada fitur yang telah disebutkan, R juga memiliki kekurangan yaitu, R tidak menyediakan dukungan komersial, walaupun hal itu dapat diatasi dengan mengikuti mailing list R, yang banyak membantu kita menghadapi masalah tertentu.

Oleh karena sejatinya R merupakan bahasa pemrograman maka diperlukan waktu untuk membiasakan dengan sintaks-sintaksnya, yang untuk sebagian orang mungkin merupakan hal yang menakutkan. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena Anda dapat menggunakan GUI yang berbasiskan sistem menu dan hal itu sangat membantu.

Sponsor Link

Cara Mengunduh/Menginstal Software R

Bagaimana cara mengunduh software R? Kita dapat mengunduh software R secara gratis, di Indonesia kita dapat mengunduh software ini melalui server milik BPPT atau LIPI, biasanya pada saat kita mengunduh R, kita diminta untuk memilih nama-nama negara terdekat sebagai server mirror. Agar pengunduhan lebih cepat Anda dapat memilih Indonesia jika Anda tinggal di Indonesia atau memilih negara-negara terdekat di sekitarnya.

Nah, setelah kita sedikit mengenal bahasa pemrograman R, langkah berikutnya adalah menginstall system environment R dan R studio sebagai IDE untuk mempermudah kita saat koding nanti. Berikut adalah langkah-langkah instalasi R.

  1. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah buka halaman mirror web R CRAN di Indonesia pada link https://repo.bppt.go.id/cran/bin/windows/base/
  2. Kemudian, klik link Download R3. *.* for Windows (Asumsi menggunakan OS Windows), dan pastikan proses mengunduh selesai.
  3. Setelah itu kita install file yang sudah terdownload pada langkah ke-2 di PC/Laptop sesuai dengan versi OS yang dimiliki (64 bit atau 32 bit).
  4.  Jika proses instalasi telah selesai dengan benar, ikon R akan muncul pada desktop.

Setelah selesai menginstal system environment R, selanjutnya kita perlu menginstall R Studio sebagai IDE. R Studio memang dirancang khusus dan berfungsi untuk memudahkan kita dalam proses coding dan project management nanti.

Oleh karena itu, sangat disarankan menginstall aplikasi ini sebelum memulai mempelajari menggunakan R itu sendiri. Sejumlah fitur yang dimiliki Rstudio antara lain adalah code completion, syntax highlighting, smart indentation, dsb.

Lalu bagaimana cara menginstall R Studio? Berikut ini adalah tahapan yang harus kalian lakukan.

  1. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah buka halaman download R Studio pada link  https://www.rstudio.com/products/rstudio/download/
  2. Selanjutnya tekan tombol download pada kolom RStudio Desktop FREE. Kemudian tampilan akan diarahkan pada bagian halaman Installers for Supported Platforms.
  3. Klik link bertuliskan R Studio 1.*.***Windows Vista/7/8/10 (asumsi menggunakan OS Windows), lalu Anda dapat melakukan proses download.
  4. Langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah menginstall file yang terdownload di PC/Laptop. Pilih opsi default untuk setiap tahapan instalasi. Jika proses instalasi yang telah Anda lakukan sudah selesai dengan benar, ikon R Studio akan muncul pada desktop ataupun toolbar.

Yap, akhirnya system environment kita sudah siap digunakan untuk mempelajari data science menggunakan bahasa pemrograman R dan aplikasi R Studio.

Nah, itulah beberapa penjelasan yang perlu untuk Anda ketahui tentang apa itu R programming, fungsi, peranan, sejarah, perkembangan, fitur-fitur, kelebihan, kekurangan, dan cara mengunduh R Programming.

Untuk itu, sebelum Anda mempelajari tentang beberapa hal dalam R programming, maka Anda pahami terlebih dahulu bagian-bagian dan kegunaan R programming.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan Website? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website, kami juga memiliki kemampuan dalam mengelola website dan meningkatkan strategi SEO serta konten pemasaran sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan setiap permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol