Media Bisnis Online | by APPKEY

Blog Bisnis Pengertian Follow Up dan Bagaimana Itu Berpengaruh Terhadap Perkembangan...

Pengertian Follow Up dan Bagaimana Itu Berpengaruh Terhadap Perkembangan Dan Kemajuan Bisnis Anda

-

Banyak cara dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem manajemen bisnis dari suatu perusahaan. Menerapkan sistem manajemen yang baik tentunya penting untuk dilakukan semua perusahaan agar bisa bertahan di tengah arus persaingan dagang. Sudahkah perusahaan Anda memiliki sistem manajemen yang baik? Apakah perusahaan Anda justru masih dalam tahap trial and error kebijakan manajemen?

Menentukan sistem manajemen perusahaan yang terbaik bisa menjadi sesuatu yang sulit lantaran ada banyak aspek yang harus diperhatikan. Salah satu aspek tersebut adalah follow up. Follow up adalah sebuah bentuk kegiatan dalam proses manajemen bisnis yang memiliki peranan penting dalam keberlangsungan perusahaan.

Selain itu, follow up adalah sebuah cara yang bisa membantu Anda untuk memantau perkembangan perusahaan, memastikan laju pemasaran, hingga bentuk penanganan pertama jika terjadi masalah dalam bisnis. Ingin tahu lebih lanjut seputar arti follow up beserta kegunaannya untuk perusahaan?

Tunggu apa lagi, yuk cari tahu jawabannya di artikel edisi kali ini. Selamat membaca!

Apa Itu Follow Up dalam Bisnis?

follow-up-2

Istilah follow up mungkin sudah cukup sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya untuk ranah bisnis, kata ini sering digunakan secara umum dalam banyak aspek kegiatan. Secara harfiah, artinya follow up adalah istilah bahasa Inggris yang berarti tindak lanjut.

Maka dapat disimpulkan bahwa artinya follow up adalah kegiatan yang ditujukan untuk menindaklanjuti sebuah aktivitas tertentu. Follow-up sering dilakukan pasca perilisan atau presentasi produk ke calon konsumen, mengingat kebiasaan mereka yang jarang langsung membeli produk dalam sekali pandang. Alhasil, arti follow-up ialah langkah strategis yang sangat diperlukan untuk memperoleh tanggapan konsumen atau meyakinkan mereka agar mau membeli produk Anda.

Ada beraneka ragam bentuk follow-up. Beberapa contoh aktivitas follow-up yang sering dilakukan perusahaan yakni: memberi kabar kepada pelanggan via e-mail, menelepon klien untuk menanyakan respon terhadap pelayanan, hingga mengadakan rapat lanjutan terkait permasalahan yang belum selesai.

Ingin tahu lebih mendetail terkait bentuk serta strategi follow up yang bisa diterapkan dalam bisnis? Yuk lanjutkan membaca ke bagian selanjutnya!

Artikel terkait  Pengertian & Manfaat Lingkungan Bisnis Bagi Perusahaan

 

4 Strategi Follow-Up Terjitu untuk Perusahaan

Setelah memahami artinya follow up, kini waktunya memahami bentuk dan strategi terjitu melaksanakan kegiatan ini. Sebagian orang berpikir melakukan follow-up pelanggan merupakan hal yang sulit. Nyatanya, banyak cara sederhana sekaligus efektif untuk melakukan follow-up. Apa sajakah?

Bentuk tindak lanjut dapat dilakukan secara langsung, seperti direct mail, e-mail marketing, dan telemarketing via telepon. Bahkan kecanggihan sosial media saat ini bisa Anda terapkan untuk melakukan follow-up melalui WhatsApp Business, LINE Official, Facebook Business, dan lain-lain.

Ada 4 strategi follow-up pelanggan yang bisa Anda terapkan guna mendapatkan hasil terbaik untuk perusahaan:

Membuat Jadwal yang Tepat

Melakukan follow-up ganda kepada pelanggan adalah kesalahan fatal yang harus dihindari. Follow-up ganda yakni adanya lebih dari satu orang yang mengirimkan informasi serupa kepada pelanggan yang sama. Bisa dibayangkan betapa jengkelnya pelanggan Anda jika terus-terusan mendapat pesan yang sama.

Untuk menghindari kesalahan ini, Anda harus membuat jadwal follow-up yang tepat. Buatlah susunan matang berisikan waktu, pekerja yang bertugas memfollow-up, hingga isi konten yang harus dipromosikan. Sebaiknya, jangan pula melakukan tindak lanjut terlalu sering agar konsumen tidak merasa terganggu.

Membuat Skala Prioritas

Setelah membuat jadwal, strategi berikutnya adalah membuat skala prioritas topik tindak lanjut menggunakan data-data CRM dan CLV yang dimiliki perusahaan. Cara ini umumnya diterapkan pada sistem tindak lanjut menggunakan e-mail. Saat membuat skala prioritas, cari tahu masalah paling mendesak yang perlu untuk ditindaklanjuti.

Menggunakan CLV

Menyambung bagian sebelumnya, lakukan follow-up berdasarkan CLV (Customer Lifetime Value). Menindaklanjuti CLV yang berkualitas dapat membantu perusahaan untuk memperoleh penjualan. Proses analisis CLV juga penting untuk dilakukan sebab bisa membantu bisnis melihat prospek penjualan di masa depan sekaligus mengidentifikasi sumber pendapatan untuk jangka waktu yang panjang.

Menerapkan CRM

Selain CLV ada pula CRM atau Sistem Hubungan Pelanggan. Menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan tentunya akan memudahkan perusahaan untuk menindaklanjuti promosi serta penjualan.

Artikel terkait  Waralaba Adalah | Jenis-Jenis Waralaba

 

5 Makna dan Arti Follow Up dalam Bisnis

follow-up-1

Apakah sampai di sini Anda sudah memahami makna penting dari kegiatan tindak lanjut? Perusahaan yang tidak melakukan follow-up kepada pelanggannya memiliki peluang lebih besar untuk direbut posisinya oleh para kompetitor yang rutin melakukan follow-up.

Ibaratnya Anda sudah “melepas” konsumen dengan tidak melakukan follow-up pasca promosi. Alhasil konsumen Anda tadi kini dapat didekati oleh pedagang lain yang lebih rajin melakukan follow-up memastikan mereka menyukai produk yang ditawarkan. Jika konsumen Anda beralih ke lapak pesaing, maka Anda jelas sudah merugi.

Ilustrasi di atas seringkali menjadi alasan bagi para pengelola perusahaan untuk menerapkan sistem follow-up. Semakin rajin perusahaan memfollow-up konsumen dan mempertahankan mereka dengan baik, maka besar kemungkinan perusahaan akan tetap memperoleh pemasukan.

Namun makna follow-up tak hanya sebatas itu saja. Ada lebih banyak makna dan arti follow up untuk perusahaan yang harus Anda pahami, yakni:

Menambah Pemasukan Perusahaan

Rajin memfollow-up konsumen ataupun mitra bisnis akan menjadikan lebih banyak orang yang merasa tertarik dengan produk ataupun servis yang ditawarkan. Bertambahnya jumlah konsumen tentunya akan meningkatkan omset perusahaan.

Memastikan Pelanggan Selalu Update dengan Info Terkini

Manfaat aktivitas tindak lanjut berikutnya adalah memastikan pelanggan setia Anda selalu terupdate dengan informasti terkini. Anda bebas menentukan hendak menginfokan hal baru terkait produk atau servis yang ditawarkan ke konsumen, seperti informasi produk baru, tips dan trik bermanfaat, testimonial pelanggan, dan sebagainya. Konsumen yang merasa tertarik dengan informasi baru dari Anda bisa memutuskan untuk mencoba membeli produk.

Menjadi Bentuk Pengingat ke Konsumen

Tujuan utama follow-up adalah mengingatkan konsumen akan produk yang pernah ditawarkan sebelumnya. Saat pertama kali menawarkan produk, konsumen bisa jadi masih berada dalam tahap menimbang-nimbang. Dengan mencoba menindaklanjuti konsumen, Anda dapat memberikan penjelasan produk yang lebih mendalam sehingga konsumen bisa memberikan tanggapan dengan pasti.

Membangun Bisnis untuk Jangka Panjang

Follow-up juga dapat digunakan untuk membangun bisnis jangka panjang. Saat menghubungi konsumen secara berkala, maka tidak langsung Anda telah membangun hubungan baik dengan konsumen. Hubungan baik inilah yang nantinya akan menjadi fondasi utama untuk keberlangsungan jangka panjang perusahaan.

Sering-sering mengontak pelanggan setia perusahaan akan mempertahankan mereka untuk tetap menggunakan layanan Anda. Rasa nyaman yang muncul dalam benak konsumen karena merasa diperhatikan adalah salah satu kunci dari kesuksesan bisnis Anda.

Artikel terkait  Mengetahui Lebih Jelas Tentang Bisnis Ritel | Penting Untuk Kemajuan Usaha Anda

Membina Hubungan yang Baik dengan Pelanggan Baru

Tak hanya dengan para pelanggan setia yang sudah Anda kenal lama saja, sistem follow-up pun bisa digunakan untuk membangun hubungan baik dengan calon ataupun konsumen baru. Jangan berpikir bahwa melakukan tugas marketing berarti membujuk konsumen untuk membeli produk.

Ubah pola pikir tersebut, dan mulailah memahami bahwa konsumen Anda ingin mengenal perusahaan dengan baik sebelum memutuskan hendak berbelanja atau tidak. Membangun hubungan baik dengan calon ataupun konsumen baru akan mempermudah Anda saat menawarkan produk baru di masa yang akan datang. Selain itu untuk timbal baliknya, Anda akan memperoleh kepercayaan dari para pelanggan.

Demikianlah pembahasan kali ini terkait sistem follow-up dalam manajemen bisnis. Lakukanlah follow-up secara santai dan ramah, selayaknya berkomunikasi dengan sahabat. Semoga artikel ini mampu menambah wawasan Anda, ya! Jangan lupa untuk mengecek artikel menarik plus informatif lainnya dari kami.

[business-about]

Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Jenis-Jenis Perusahaan Jasa di Indonesia

Perusahaan dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan komoditi yang dipromosikan ke masyarakat, yaitu barang dan jasa. Perusahaan produk sudah jelas...

14 Aplikasi Desain Taman Untuk Pemula (Gratis)

Anda adalah salah seorang yang ingin memiliki rumah dengan desain taman yang menarik maka sangat cocok sekali beberapa informasi...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Teknologi Jaringan Tanpa Kabel Disebut ? | Pengertian & Ulasannya

Belakangan ini kita sering mendengar perusahaan-perusahaan gadget yang menawarkan aneka produk nirkabel untuk lebih memudahkan aneka pekerjaan masyarakat. Biasanya, kita...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya