Website Mesin Pencari Selain Google yang Banyak Digunakan

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Reputasi Google sebagai website mesin pencari paling banyak diakses di seluruh dunia memang tidak terbantahkan. Namun, bukan berarti tidak ada alternatif situs pencarian lain dengan kualitas setara Google. Daftar tools pencarian di bawah ini dapat menjadi opsi untuk Anda apabila server Google sedang down akibat terlalu banyak diakses.

Baidu

Situs pencarian lain yang dapat Anda jadikan alternatif Google adalah Baidu. Dari namanya saja, mudah mengidentifikasi bahwa website pencarian ini berasal dari negeri Tiongkok. Baidu sendiri berasal dari perusahaan induk dengan nama yang sama, didirikan pada tahun 2000 silam, sedangkan untuk tools pencarian baru beroperasi sejak 2009.

Mesin pencari Baidu awalnya beroperasi untuk penduduk lokal Cina saja dan memfokuskan hasil berbahasa Mandarin. Namun seiring globalisasi teknologi Tiongkok, tools Baidu kini dapat diakses oleh semua pengguna internet di berbagai belahan dunia. Pengaturannya dapat dikostumisasikan menggunakan bahasa pengguna. Hasil pencarian halaman di Baidu pun sudah diperlengkap.

Anda bisa mengaksesnya langsung dari perangkat browser yang dimiliki pada PC ataupun ponsel pintar melalui aplikasi browser bawaan di situs www.baidu.com. Atau bila ingin lebih mudah, Anda tinggal mengunduh dan melakukan instalasi aplikasi browser di bawah naungan Baidu, yaitu DU Browser. Situs pencarian utamanya sudah diatur menggunakan Baidu.

Sponsor Link

Bing

Microsoft sebagai salah satu raksasa IT dunia pun tidak ingin kalah dalam menyediakan situs pencarian alternatif dari Google. Dengan alamat website www.bing.com, Microsoft memperkenalkan Bing yang diluncurkan secara resmi pada tahun 2009 silam setelah ketiga search engine pendahulunya: MSN Search, Windows Live Search, dan Live Search, gagal di pasaran.

Pada masa awal peluncurannya, Microsoft sempat bekerja sama dengan Yahoo di mana tampilan antar muka Bing menampilkan nama kompetitornya tersebut. Namun, pada medio 2011, kerja sama tersebut dihentikan dan Bing melakukan restrukturisasi dengan menggunakan metode pengindeksan Tiger untuk penggalian data website yang lebih baik, terutama berdasar kelengkapannya.

Saat ini, Bing telah menjadi salah satu website mesin pencari favorit yang bersaing ketat dengan Google dan Yahoo di pasar dunia. Dari tampilan jendela Bing saja sudah sangat atraktif dengan latar belakang gambar yang berubah tiap hari, berasal dari seluruh dunia. Selain itu juga ringan dijalankan pada perangkat.

Yahoo

Kompetitor terkuat dari Google di industri mesin pencari adalah Yahoo. Tidak hanya Yahoo Search, namun Yahoo yang resmi beroperasi pada tahun 1995 ini juga menyediakan layanan yang hampir menyerupai Google, membuat skala persaingan mereka melebar. Contohnya Yahoo Mail! melawan Google Mail atau Yahoo Live! Yang berkompetisi dengan Google Hangouts.

Dari segi tampilan antar muka mesin pencari, Yahoo mempertahankan konsep sederhana sebagaimana Google. Hal tersebut membuat pencarian internet oleh pengguna berjalan lebih cepat dan kompatibel dengan banyak perangkat. Terutama perangkat yang telah lama dirilis di mana dari segi spesifikasi pun tidak terlalu gahar. Hal tersebut tentu memudahkan para pengguna internet.

Di Indonesia sendiri, beberapa waktu terakhir, sejak Google Search menerapkan sistematika rumit dalam pengunduhan gambar internet, membuat Yahoo menjadi pilihan yang lebih relevan. Yahoo memilih tidak mengikuti jejak Google dalam penerapan kebijakan tersebut guna mengakomodasi kebutuhan penggunanya yang bergerak di bidang industri kreatif dan menjadikan gambar internet sebagai source utama.

Yandex

Mesin pencari yang satu ini mungkin masih terdengar asing di telinga para pengguna internet di seluruh dunia. Padahal, situs ini telah diluncurkan sejak 1997 silam oleh perusahaan IT asal Rusia. Hanya saja, pengembangan dan proses distribusi secara internasional memang lambat meski dari segi kelengkapan fitur tidak kalah dari Google.

Seperti Yahoo dan Google, Yandex juga memiliki layanan e-mail sendiri yang ringan saat dioperasikan. Cocok sebagai alternatif Google Mail yang belakangan terlalu lambat dan Yahoo Mail yang agak rumit. Seluruh layanan Yandex terkumpul dalam satu tampilan antar muka yang dinamis dan ringan, memudahkan pengguna mendapatkan berbagai layanan dalam satu jendela.

Selain mesin pencari dan e-mail, Yandex juga menyediakan Yandex Translate yang akurasinya bersaing ketat dengan Google Translate. Saat ini, Yandex dapat diakses secara realtime lewat alamat website yandex.com atau diunduh untuk PC maupun ponsel pintar yang berbasis Android dan iOS. Seluruh layanan Yandex dapat diakses secara gratis.

Website Mesin Pencari Naver

Sebagaimana Tiongkok yang lebih senang menggunakan produk dalam negeri, Korea Selatan pun memiliki kecenderungan yang sama. Termasuk dalam mengakses mesin pencari lokal, yaitu Naver. Situs pencarian ini hanya memiliki opsi bahasa Korea dengan alfabet Hangul. Jadi, pengguna internasional yang tidak menguasainya tidak akan dapat mengoperasikan Naver.

Saat ini, Naver menjadi mesin pencarian nomor satu di negeri ginseng karena masyarakatnya enggan mengakses situs pencarian global yang salah satunya dipengaruhi faktor kendala bahasa. Dirilis tahun 1999, Naver memiliki layanan ranks yang mirip dengan Google, memudahkan pengguna mengakses artikel dengan rating tertinggi sekaligus topik terpanas dalam negeri.

Fitur lain yang menjadi unggulan Naver selain mesin pencari adalah layanan microblogging di mana fansite selebritis berkumpul dan mengunggah update terbaru tentang idola mereka. Tidak hanya penggemar lokal Korea, namun fans dari luar Korea yang cukup fasih berbahasa Korea pun aktif dalam fansite untuk kemudian menyebarkan informasi pada penggemar internasional.

Meski puas dengan konsistensi masyarakat Korea, bukan berarti Naver tidak berusaha melakukan ekspansi bisnis. Naver merilis Naver versi Jepang untuk merebut hati pasar negeri sakura tersebut. Naver juga bekerja sama dengan Line untuk mempublikasikan Naver Webtoon yang menyediakan komik-komik digital penulis Korea Selatan secara global.

Ask

Situs mesin pencari selain Google selanjutnya adalah Ask atau yang lebih populer dengan platform Ask.com di mana website tersebut diluncurkan pada tahun 1996. Perjalanan Ask sebagai search engine cukup berliku karena selain sulit berkompetisi dengan Google dan Yahoo, Ask juga ditinggalkan oleh kreatornya sendiri beberapa tahun setelah dirilis.

Hal tersebut menyebabkan sulitnya pengembangan lebih lanjut Ask hingga pada akhirnya terabaikan pada tahun 2010. Sempat vakum cukup lama, akhirnya Ask kembali dengan format mesin pencarian baru, yaitu tools pencari dengan sistem tanya jawab dengan pengguna. Strategi ini cukup berhasil karena user bisa menemukan berbagai jawaban pertanyaan secara akurat.

Pada 2014, Ask kemudian melebarkan sayapnya dengan mengakuisisi platform tanya jawab populer yang kala itu sedang sangat diminati, yaitu Ask.fm, dan menjadikannya sebagai perusahaan cabang. Tampilan antar muka Ask.com sangat sederhana namun menjadikannya nyaman diakses, serta menampilkan hasil pencarian yang lengkap dengan cakupan yang luas.

Sponsor Link

Dogpile

Situs yang beralamat di www.dogpile.com ini memiliki konsep yang berbeda dengan website pencari lainnya. Dogpile menggunakan sistem pencarian meta data, di mana hasil yang ditampilkan merupakan arsip yang dimiliki oleh website mesin pencari lainnya seperti Google, Yahoo, Bing dan lain-lain. Apakah yang dimaksud meta data tersebut?

Meta data adalah informasi terstruktur tentang sebuah file digital, bisa berupa gambar, video, maupun audio. Dengan menerapkan pencarian berbasis meta data pada situsnya, Dogpile dapat mengumpulkan hasil pencarian yang lebih lengkap karena merupakan kumpulan dari arsip beberapa website sekaligus. Bahkan, Dogpile dapat menampilkan arsip yang telah diblokir pada situs aslinya.

Dogpile menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Tampilan websitenya unik dengan latar belakang anak anjing berikut kandangnya. Meski menggunakan antar muka seperti demikian, tapi Dogpile dapat digunakan secara nyaman tanpa risiko crash atau lambat. Sebab, perusahaan penyedia situs sudah mengatur ukuran halaman agar terkompresi dengan baik.

DuckDuckGo (DDG)

Biasanya, ketika Anda mengakses mesin pencari di internet, akan tertinggal jejak. Bukan riwayat penjelajahan pada perangkat yang Anda gunakan, melainkan pada server situs bersangkutan. Hal tersebut yang kemudian membuat data pribadi Anda dapat diretas atau dilacak dengan mudah. Terutama pada situs-situs populer seperti Google. Celah tersebutlah yang dimanfaatkan DuckDuckGo.

Situs ini didasarkan pada sebuah permainan anak populer: Duck Duck Goose. Berkantor pusat di Pennsylvania, Amerika, DuckDuckGo memiliki URL duckduckgo.com dan resmi diluncurkan sejak 2008 silam. DDG mengonsepkan diri sebagai mesin pencari yang melindungi privasi pengguna dengan tidak meninggalkan jejak alamat IP maupun data login pengguna.

Dibandingkan dengan menampilkan hasil pencarian sebanyak mungkin, DuckDuckGo memilih memaksimalkan tingkat relevansi materi situs terkait dengan kata kunci yang diketikkan pengguna. Sebab itu, DDG memiliki hasil yang lebih efisien dibandingkan dengan situs-situs pencarian lain seperti Google, Yahoo, dan Bing. Tidak mengherankan bila popularitas DDG terus meningkat.

Kepopuleran DuckDuckGo tersebut akhirnya membuat banyak situs pencarian terkenal lainnya tertarik untuk bekerja sama. Saat ini, Yahoo dan Bing bahkan telah berpartner dengan DDG. Tidak hanya diakses melalui aplikasi browser pada perangkat, DuckDuckGo juga tersedia dalam bentuk aplikasi yang dapat Anda unduh secara gratis untuk pengguna iOS dan Android.

AOL

Memiliki alamat situs di AOL.com, kantor provider website ini berlokasi di New York. Di antara deretan website mesin pencari di atas, AOL tergolong sebagai yang termuda karena baru diluncurkan pada 2009. Pada awalnya, AOL merupakan perusahaan independen, sebelum akhirnya dibeli oleh Verizon pada tahun 2015 lalu.

Proses pengakuisisian tersebut membuat AOL bertumbuh lebih cepat mengingat Verizon merupakan penyedia layanan seluler terbesar di Amerika. Selain sebagai mesin pencari global, AOL pun melebarkan sayap di bidang video marketing, advertising, dan gaming, bekerja sama dengan rekanan yang juga berada di bawah payung Verizon sebagai perusahaan induk.

Pada tampilan mesin pencari, pengguna akan disuguhkan dengan berita-berita internasional dari berbagai sektor, mulai politik, ekonomi, keuangan, hingga game. Semua konten tersaji dalam bahasa Inggris. Bila ingin mencari informasi yang dibutuhkan, cukup mengetikkan kata kunci di kolom pencarian. Anda akan mendapatkan deretan situs yang menyajikan konten sesuai kata kunci.

Cara Kerja Mesin Pencari

Anda mungkin penasaran bukan dengan cara kerja search engine hingga dapat menghasilkan data-data hanya berdasarkan kata kunci yang diketikkan? Ada tiga tahapan yang dilalui sebuah website pencarian untuk menampilkan hasil tersebut, yaitu.

Penjelajahan (Crawling)

Tahap pertama yang akan dilalui oleh mesin pencari adalah menelusuri atau menjelajahi berbagai macam arsip yang tersimpan dalam world wide web. Proses ini disebut juga crawling atau penjelajahan. Mesin pencari kemudian mengklasifikasinya pada website melalui konten yang paling kredibel. Dari sana, penjelajahan dilanjutkan pada jaringan bagian dalam website.

Pengindeksan (Indexing)

Setelah melalui proses crawling, mesin pencari akan menampilkan data-data yang tersaring dalam database raksasa. Arsip di dalam sini merupakan hasil pencarian acak di mana setiap data memiliki relevansi dengan kata kunci terkait. Jadi, data yang tersimpan di dalam database ini mencapai puluhan juta data untuk kemudian disortir dalam tahap rangking.

Peringkat (Rangking)

Proses terakhir mesin pencarian sebelum menampilkan data sesuai dengan kata kunci yang dicari oleh pengguna adalah rangking atau pemberian peringkat. Website mesin pencari akan mengatur peringkat dari situs-situs dalam database agar ditampilkan secara teratur pada halaman muka. Peringkat tersebut disesuaikand dengan materi konten, jumlah kata, dan beberapa faktor lain.

Alasan Google Mulai Kehilangan Peminat

Meskipun masih menjadi situs pencari dengan jumlah pengguna serta lalu lintas terpadat, namun tidak dapat dipungkiri fakta bahwa Google Search mulai dijadikan sebagai opsi kedua. Hal itu terjadi atas beberapa alasan yang dikemukakan oleh para pengguna aktif internet, yaitu.

  • Google Search mulai sering mengalami kelambatan dalam mengunggah hasil pencarian yang dibutuhkan pengguna. Fenomena tersebut terjadi akibat terlalu padatnya lalu lintas server Google dari seluruh dunia. Terutama pada peak hour.
  • Google tidak lagi menyertakan opsi penyimpanan gambar ke perangkat dengan resolusi asli secara otomatis. Hal ini tentu menyulitkan pengguna karena harus membuka website terlebih dahulu jika ingin menyimpan gambar, itu pun dalam bentuk file yang sudah terkonversi.
  • Urutan peringkat dalam pencarian Google saat ini kurang kredibel. Banyak sekali konten tidak berkualitas yang muncul dalam pencarian. Hal tersebut tentu menjengkelkan pengguna website mesin pencari yang membutuhkan informasi valid.
  • Hasil pencarian Google Search saat ini terlalu dikekang oleh regulasi, terutama pemerintah Amerika. Hal tersebut berpengaruh pada ketidaklengkapan konten sesuai kebutuhan pengguna.
  • Jejak pengakses Google lebih mudah terdeteksi dalam server. Hal ini tentu memengaruhi privasi pengguna. Ditambah lagi Google tidak menyediakan opsi incognito sebagaimana mesin pencari lain untuk keamanan dan kerahasiaan pengguna.
Sponsor Link

Tips Menggunakan Mesin Pencarian yang Aman

Mesin pencari biasanya digunakan untuk berbagai keperluan. Selain mencari informasi, dipakai pula untuk melakukan transaksi keuangan secara online atau bertukar file digital. Sebab itulah, memilih website pencarian yang kredibel menjadi hal yang penting. Tips berikut ini dapat Anda terapkan saat menggunakan search engine untuk aktivitas daring.

  • Pilih opsi incognito browsing. Riwayat penjelajahan Anda tidak akan terdeteksi, termasuk kode keamanan yang dimasukkan saat beraktivitas dalam situs tersebut.
  • Bila situs pencari Anda tidak menyediakan fitur incognito, Anda harus rajin menghapus riwayat penjelajahan agar data-data penting tidak disalahgunakan oknum tidak bertanggung jawab.
  • Aktifkan fitur adblocker karena banyak website iklan pada halaman yang hendak Anda akses dari mesin pencari dan berujung mencuri data pribadi yang tersimpan dalam database situs.

Ternyata, banyak sekali bukan website mesin pencari alternatif Google yang dapat Anda gunakan? Jadi, Anda tidak perlu lagi khawatir bila Google Search mengalami kelambatan, tidak dapat diakses sama sekali, atau gagal mengakomodasi informasi yang Anda butuhkan. Sebab, Anda bisa mengatasinya melalui penggunaan mesin pencari lain yang tidak kalah kredibel.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan Website? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website, kami juga memiliki kemampuan dalam mengelola website dan meningkatkan strategi SEO serta konten pemasaran sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan setiap permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol