Pengertian Hingga Tahapan Studi Kelayakan Bisnis

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Ada banyak orang yang sukses berkiprah di dunia bisnis. Walaupun demikian, menjalankan sebuah bisnis memang tidak mudah seperti kelihatannya. Sebab, kegiatan bisnis perlu melibatkan banyak pihak dengan ketentuan dan kepentingan yang berbeda-beda, sehingga dalam melakukannya memerlukan banyak sekali pertimbangan agar mencapai keputusan yang dianggap paling tepat. Dalam berbisnis juga perlu dilakukan studi kelayakan bisnis, sehingga Anda bisa menjadi semakin yakin dan terarah ketika memutuskan untuk berwirausaha.

Akan tetapi, untuk melakukan studi ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Perlu dilibatkan banyak tim yang terdiri dari tenaga ahli, sehingga hasilnya nanti dapat diketahui dengan jelas, apakah bisnis yang hendak Anda jalankan nanti layak atau pantas untuk dipilih?

Namun dari sini, apakah Anda sudah memahami informasi yang berkaitan studi tentang kelayakan bisnis?

Pengertian Dari Studi Kelayakan Bisnis

Daripada hanya menebak-nebak pengertiannya, maka di sini akan dijelaskan dengan jelas dan lebih spesifik. Studi kelayakan bisnis merupakan sebuah penelitian yang dilakukan menyangkut berbagai macam aspek, yakni : pemasaran, teknologi, ilmu sosial ekonomi, budaya, hukum, teknis hingga manajemen keuangan.

Setiap aspek tersebut digunakan sebagai dasar penelitian studi kelayakan. Kemudian, hasil yang diperoleh akan digunakan untuk mengambil keputusan, apakah bisnis / proyek yang dimaksudkan dapat dikerjakan atau harus ditunda maupun dibatalkan (tidak dilaksanakan).

Mungkin Anda merasa kebingungan, sebenarnya apa hubungan dan kaitannya beberapa aspek tersebut dengan studi kepantasan bisnis yang akan dilakukan? Berikut ini juga akan disertakan mengenai penjelasannya.

Penjelasan Mengenai Aspek-aspek Penelitian

Aspek Hukum

Yang pertama adalah aspek hukum, yakni hal-hal yang menyangkut semua legalitas perencanaan bisnis yang akan dilakukan. Yang mana, diantaranya meliputi :

  • Perizinan Lokasi
  • Pengurusan akte pendirian perusahaan dari pihak notaris, bisa PT, CV atau berbentuk badan hukum yang lain
  • Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Mengurus Surat tanda rekanan dari Pemda setempat
  • Mengurus Surat izin tempat usaha dari Pemda setempat
  • Mengurus SIUP setempat

Aspek Sosial Ekonomi & Budaya

Sponsor Link

Yang juga perlu diperhatikan dalam melakukan studi kelayakan bisnis salah satunya adalah aspek sosial ekonomi dan budaya. Aspek yang satu ini mampu memberikan dampak kepada masyarakat setempat akibat adanya kegiatan usaha yang akan dilakukan, diantaranya seperti :

  • Dilihat dari segi sosial, yang menjadi bahan pertimbangan adalah : apakah bisnis / usaha yang hendak dijalankan bisa semakin ramai? Apakah kegiatan lalu lintas dapat semakin lancar? Kemudian aspek sosial ini juga digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya jalur komunikasi, sarana penerangan listrik dan lain sebagainya. Yang terpenting, juga difungsikan untuk mengetahui, apakah proyek bisnis yang akan dilakukan bisa disebut layak, apabila dibandingkan dengan keinginan para investor dan pihak lain yang terkait?
  • Dari sisi ekonomi dapat dilakukan penelitian mengenai seberapa besar penghasilan / pendapatan per kapita penduduk setempat? Apakah dengan adanya proyek usaha yang akan didirikan tersebut dapat menambah atau bahkan mengurangi pendapatan mereka? Ketahui pula berapa kisaran upah rata-tata tenaga (UMR) mereka?
  • Dari sudut aspek budaya, Anda bisa mengetahui seperti apa hubungan bisnis yang akan dijalankan terhadap kebiasaan, adat hingga kehidupan masyarakat setempat?

Aspek Pasar dan Pemasarannya

Proses penelitian kelayakan bisnis dengan aspek pasar dan pemasaran ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar peluang pasar yang nantinya akan dihasilkan oleh usaha yang hendak dibangun, sehingga pertimbangannya harus menyangkut konsep dasar sebagai berikut :

  • Pastikan Anda memiliki jumlah konsumen yang banyak dan berpotensial, yakni para konsumen yang hanya memiliki hasrat atau memiliki minat yang besar untuk membeli.
  • Ketahui daya hingga kemampuan beli konsumen Anda, sehingga Anda bisa mengetahui seperti apa kecenderungan dari permintaan pasar
  • Pertimbangkan mengenai strategi apa yang akan digunakan guna meraih peluang dan potensi yang lebih besar.

Aspek Teknis dan Teknologi

Ketika melakukan studi kelayakan bisnis, jangan lupa untuk memperhatikan aspek teknis dan teknologi yang ada, yakni yang berkaitan tentang  pemilihan tempat / lokasi usaha, pemilihan alat dan perlengkapan yang akan digunakan, pemilihan teknologi yang sesuai, hingga pemilihan layout.

Aspek Manajemen

Baik yang hendak membangun bisnis dalam skala besar maupun kecil, tetap harus dikembangkan dengan aspek manajemen yang mumpuni. Gunanya adalah untuk mendukung kelancaran sistem pembangunan dan juga operasional bisnis.

Aspek Keuangan

Yang terakhir adalah aspek keuangan, yakni bagian yang berhubungan dengan sumber dana yang akan digunakan sebagai biaya modal. Kemudian akan dilangsungkan proyeksi pengembalian sumber dana modal tersebut menjadi penghasilan dan keuntungan yang akan didapatkan.

Bagi siapa saja yang akan terjun dalam dunia bisnis, apalagi itu dalam skala besar, maka wajib rasanya untuk melakukan pengujian studi tentang kelayakan bisnis yang hendak dijalankan. Tapi, bukan hanya pengertiannya dan aspek-aspek nya saja yang harus diketahui, karena ada dua jenis atau bagian berdasarkan dari orientasinya, diantaranya adalah :

  • Orientasi Laba, studi yang mementingkan pendapatan berupa keuntungan dalam nilai ekonomisnya, sehingga pihak terkait pasti akan melakukan penelitian agar bisnis yang hendak dijalani mendapatkan banyak keuntungan.
  • Orientasi Tidak Laba, sebaliknya karena studi ini memang tidak menitik beratkan tentang keuntungan atau laba yang didapatkan. Sebab, pelaksanaannya dilakukan tanpa memikirkan hal yang menyangkut keuntungan ekonomis.

Dari sini terlihat jelas bahwasanya melakukan setiap proses dari studi kelayakan bisnis memang tidak mudah untuk dijalankan. Bukan hanya ada banyak hal yang harus diperhatikan, namun juga harus dilaksanakan sesuai dengan tahapan-tahapannya, agar hasil yang diperoleh pun menjadi signifikan dan juga lebih akurat.

Tahapan-tahapan Dalam Proses Studi Tentang Kelayakan Bisnis

Perumusan Ide

Tahapan pertama yang harus dilaksanakan adalah, dapatkan ide sebanyak-banyaknya yang berhubungan dengan produk yang sekiranya akan laris manis di pasaran, dapatkan ide yang sekiranya akan menguntungkan proses penelitian yang akan dilakukan, pilihlah ide-ide yang nantinya bisa memberikan banyak keuntungan lebih bagi bisnis yang hendak dijalankan. Perumusan ide harus dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut ini:

  • Pastikan Anda memilih ide-ide yang sesuai dengan kata hati
  • Proses perumusan ide hingga proses pengambilan keputusan harus melibatkan berbagai hal yang bersifat teknis
  • Dalam memilih ide, Anda harus merasa yakin bahwa ide yang dipilih mampu menghasilkan banyak keuntungan

Proses Penelitian

Ketika Anda sudah berhasil memilih dan memutuskan beberapa ide terkait, maka proses dan tahap penelitian harus segera dilakukan. Yang mana setiap tahap penelitian harus mencakup beberapa proses meliputi : proses pengumpulan data, proses pengolahan data, proses analisis (melakukan interpretasi hasil pengolahan data), membuat hasil kesimpulan akhir dan membuat hasil laporannya.

Proses Evaluasi

Evaluasi merupakan suatu tahapan perbandingan antara satu hingga lebih dari standar atau kriteria yang sebelumnya telah ditentukan.  Biasanya memang bersifat kualitatif dan kuantitatif, kemudian juga terdiri dari tiga jenis, yakni :

  1. Tahap evaluasi usaha / proyek akan segera didirikan
  2. Tahap evaluasi proyek usaha yang akan dibangun
  3. Tahap evaluasi bisnis yang telah diterapkan secara rutin

Biasanya, yang dijadikan sebagai objek pembanding adalah, antara seluruh biaya yang akan digunakan membangun bisnis dan juga manfaat atau benefit yang diperkirakan dapat dihasilkan setelah menjalankan bisnis tersebut.

Proses Pengurutan Usulan Yang Layak

Sebelum membangun dan mendirikan bisnis, biasanya terdapat banyak usulan. Jadi proses pengurutan usulan yang layak ini juga perlu dimasukkan ke dalam tahap berlangsungnya studi kelayakan bisnis yang dilakukan. Ketika Anda merasa bahwa ada lebih dari satu usulan yang dianggap layak, maka harus dilakukan pemilihan, yakni pilih usulan yang memang memiliki skor tertinggi berdasarkan dari kriteria penilaiannya.

Proses Perencanaan Pelaksanaan

Dari beberapa tahapan di atas akan terbentuk sebuah perencanaan. Oleh karena itu mantapkan lagi dengan melakukan proses perencanaan pelaksanaan, yakni dengan menentukan jenis pekerjaan, kualifikasi jumlah tenaga yang direncanakan, ketersediaan dana yang dibutuhkan, kesiapan manajemen serta sumber daya dan bagian penting lainnya yang akan direncanakan untuk digunakan.

Proses Pelaksanaan

Tahapan terakhir dari studi kelayakan bisnis adalah proses pelaksanaan, yakni dengan melakukan proses realisasi, mulai dari proses pembangunan hingga manajemen proyek. Setelah proyek bisnis telah dikerjakan, maka langkah selanjutnya adalah menerapkan sistem operasional bisnis secara rutin. Hal ini dilakukan dengan bekerja secara efektif agar meningkatkan keuntungan / laba perusahaan, menghasilkan kajian evaluasi bisnis dari setiap fungsi yang telah dijalankan.

Pada dasarnya, proses dari studi kelayakan tentang bisnis ini bisa dibilang hampir sama dengan penelitian jenis lain. Sebab, hasil dari penelitian ini berupa dokumentasi lengkap berbentuk berkas tertulis. Yang mana, isinya memperlihatkan seperti apa rencana bisnis yang benar-benar memiliki nilai positif terhadap aspek-aspek yang telah diteliti, sehingga dapat dinyatakan sebagai proyek bisnis yang layak dan juga pantas untuk dilaksanakan.

Bukan hanya itu saja, penelitian ini harus dijalankan berdasarkan etika yang baik dan benar, yakni dengan menggunakan tata cara yang mengacu standar moral dan norma pribadi, sehingga tidak seorang pun boleh merasa dirugikan atas proses pengujian kelayakan bisnis ini.

Ada beberapa etika yang harus dipatuh, yang mana jenis dan penjelasannya akan dijabarkan di sini:

Etika Dalam Melakukan Studi Kelayakan Bisnis

Etika Peneliti Terhadap Responden

Ketika seorang peneliti tengah melakukan proses pengumpulan data dari berbagai responden, yang harus dilakukan adalah, tidak boleh ada satupun responden yang merasa dirugikan akan hal ini, baik itu secara mental maupun fisik.

Etika Peneliti Terhadap Klien

Seperti yang sudah diketahui, dalam melakukan studi kelayakan bisnis ada banyak hal pertimbangan yang perlu dilakukan, terutama ketika menjalin kepercayaan terhadap para klien. Sebab, para klien yang bersangkutan juga memiliki hak atas penelitian yang dilakukan.

Etika Peneliti Terhadap Asisten

Walaupun tugas dari seorang asisten peneliti adalah membantu tugas seorang peneliti, namun peneliti tidak boleh memerintahkan asistennya untuk melakukan kegiatan wawancara yang membahayakan.

Etika Klien

Para klien tidak diperkenankan mengubah data, menghilangkan hasil analisis hingga mengartikan data hasil studi kelayakan bisnis yang dilakukan oleh peneliti. Jika hal tersebut terjadi, maka profesi peneliti bisa terancam dan hancur.

Dari semua ini pasti Anda akan berpikir bahwa semuanya memang serba rumit dan juga ribet. Akan tetapi apa yang dilakukan ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan bisnis atau proyek usaha yang akan Anda jalani. Apa saja manfaatnya?

Manfaat Dari Dilakukannya Studi Kelayakan Bisnis

Menguntungkan Pihak Investor

Sebelum menanamkan modalnya di Perusahaan yang hendak Anda bangun, para investor pastinya akan mempelajari terlebih dahulu mengenai laporan studi tentang kelayakan bisnis yang telah dibuat. Sebab, para investor memang mempunyai kepentingan secara langsung mengenai keuntungan yang akan mereka peroleh dan juga jaminan modal yang nantinya akan mereka tanamkan.

Menguntungkan Pihak Kreditor

Dengan melihat penelitian tentang studi kepantasan usaha yang telah Anda buat, maka sebelum memberikan jaminan kredit, pihak bank dapat mengkajinya secara langsung, sehingga pihak bank dapat mempertimbangkan bonafiditas dan tersedianya agunan yang dimiliki oleh perusahaan Anda.

Menguntungkan Pihak Manajemen Perusahaan

Hasil penelitian studi kelayakan bisnis yang sudah diperoleh dapat digunakan oleh pihak manajemen perusahaan untuk mengetahui berbagai informasi yang dibutuhkan, mulai dari berapa dana yang dibutuhkan, seperti apa rencana pendanaan dari investor dan kreditor hingga berapa jumlah anggaran dialokasikan dari modal sendiri.

Menguntungkan Pihak Pemerintah dan Masyarakat

Dengan bekal hasil studi kelayakan usaha yang dimiliki, perusahaan dapat berdiri dan dijalankan dengan baik karena memang memperhatikan setiap kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga perusahaan Anda bisa diprioritaskan hingga kemungkinan besar akan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Menguntungkan Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi

Dari setiap hasil penelitian studi kelayakan usaha yang dilakukan harus dianalisis setiap manfaat hingga biaya yang diperoleh, sehingga bisa berguna sekali terhadap proyek perekonomian nasional. Yang mana, semua itu digunakan untuk tercapainya tujuan pembangunan ekonomi yang selama ini diimpikan.

Setelah mengetahui manfaat dari dilakukannya studi tentang kelayakan bisnis, mungkin Anda tak akan berpikir dua kali dalam pelaksanaanya. Sebab manfaat dan tujuannya memang sangat berguna sekali bagi perusahaan yang hendak Anda dirikan.

Manfaatnya sudah Anda ketahui secara jelas, maka sekarang giliran untuk mengetahui seperti apa tujuannya.

Tujuan Studi Tentang Kelayakan Bisnis

Pada umumnya, tujuan dari dilakukannya studi kelayakan tentang bisnis ini adalah untuk terhindar dari resiko kegagalan dan dari berbagai kegiatan yang tidak menguntungkan. Selain itu, juga masih ada beberapa tujuan lain yang tak kalah penting untuk diketahui.

Untuk Menghindari Resiko Kerugian

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tujuan utama dari dilakukannya studi kelayakan bisnis adalah, untuk menghindari dan meminimalisir resiko kerugian yang tak terkendali. Dengan penelitian yang dilakukan, dapat diketahui kondisi masa yang sebelumnya tidak dapat diprediksi, sehingga tidak perlu dilakukan banyak analisis studi kelayakan untuk memperkecil resiko yang ada.

Untuk Memudahkan Proses Perencanaan

Dengan adanya hasil analisis berupa beberapa prediksi, maka hal tersebut dapat digunakan untuk mempermudah proses perencanaan. Yang mana, perencanaan tersebut meliputi: waktu pelaksanaan, lokasi, cara pelaksanaan, jumlah modal yang akan digunakan, jumlah keuntungan hingga sistem pengawasannya.

Untuk Memudahkan Pelaksanaan Pekerjaan

Dari studi kelayakan yang dihasilkan, maka dapat memudahkan proses pelaksanaan pekerjaan, karena segalanya akan tersusun dengan baik, sehingga setiap pihak yang bersangkutan akan bekerja dengan memiliki pedoman dan menjadi tetap fokus terhadap apa yang direncanakan serta terhadap apa saja yang ingin dicapai.

Untuk Memudahkan Proses Pengawasan

Jika segala pelaksanaannya dilakukan dengan baik dan sesuai dengan harapan, maka sistem pengawasannya pun akan dijalankan dengan lebih mudah dan akan sesuai dengan apa yang telah direncanakan selama ini.

Untuk Memudahkan Proses Pengendalian

Studi kelayakan yang dilakukan dapat digunakan sebagai salah satu bagian antisipasi apabila terjadi penyimpangan, sehingga dapat lebih mudah diperbaiki dan dapat lebih terkendali dengan baik.

Meskipun untuk melakukan studi kelayakan bisnis ini harus dilakukan dengan tahapan yang lama dan panjang, namun manfaat yang diperoleh dapat dirasakan oleh berbagai pihak, terutama bagi mereka yang memiliki kepentingan terhadap proyek usaha yang dijalankan.

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol