Sistem Pengelolaan Manajemen Sumber Daya Manusia

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Sebagai seseorang yang terjun di bidang bisnis tertentu, maka hal yang patut diperhatikan adalah permasalahan operasional yang di dalamnya memuat beberapa macam jenis bagian pekerjaan yang tentunya dikerjakan oleh tenaga manusia yang bekerja kepada pemilik perusahaan atau yang biasa kita sebut sebagai karyawan.

Ya, karyawan merupakan salah satu bagian satu kesatuan yang mampu mendongkrak bisnis yang tengah Anda tekuni. Sebab, tanpa adanya karyawan-karyawan yang handal di bidang bisnis yang tengah Anda tekuni, maka perusahaan yang Anda pimpin akan berjalan secara stagnan atau tidak ada kemajuan yang berarti.

Oleh karena itu, dengan adanya tata cara pengelolaan manajemen sumber daya manusia yang efektif dan efisien akan membantu Anda dalam hal seleksi, pemanfaatan, dan kondusifitas tempat kerja para karyawan-karyawan Anda.

Memang, butuh keahlian khusus dalam hal penanganan manajemenisasi sumber daya manusia agar membentuk suasana dan pengefektifan para sumber daya manusia di dalam sebuah perusahaan yang berbasis di bidang bisnis tertentu. Semisal, perusahaan milik Anda bergerak di bidang tour and travel, maka Anda wajib merekrut sumber daya manusia yang memiliki passion di bidang pariwisata, ticketing, dan perencanaan tour and travel. Sebab, Anda akan kesulitan dalam mengatur dan mengontrol seorang karyawan yang tidak memiliki basic dan passion di bidang bisnis yang tengah Anda tekuni tersebut.

Oleh karena itu, sangat disarankan bagi Anda pemilik perusahaan berkembang yang ingin mencoba mengelola manajemen sumber daya manusia agar lebih efisien dan efektif, maka rekrutlah beberapa sumber daya manusia yang memiliki basic dan passion sesuai dengan bidang pekerjaan yang nantinya akan Anda percayakan.

Adakah Kesulitan dalam Mengelola Manajemen Sumber Daya Manusia?

Banyak orang yang bertanya tentang adakah kesulitan dalam mengelola sumber daya manusia di dalam sebuah perusahaan bidang bisnis tertentu. Jawabannya adalah memang ada beberapa kesulitan kesulitan yang tentunya akan dihadapi dalam tata pengelolaan manajemenisasi sumber daya manusia di dalam suatu perusahaan tertentu.

Nah, tentu saja terdapat beberapa kemungkinan kesulitan yang akan dihadapi dari masalah pengelolaan sumber daya manusia. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

Sponsor Link

1. Karyawan yang Kurang Berkompeten

Masalah yang pertama muncul dari pengelolaan manajemen sumber daya manusia yang pertama adalah masalah sumber daya manusia dalam hal ini adalah karyawan perusahaan yang memiliki tingkat kompetensi yang kurang akibat ia tidak memiliki basic serta passion di bagian bidang bisnis suatu perusahaan tertentu sehingga hal ini akan menimbulkan masalah seperti tidak seimbangnya operasional kerja perusahaan akibat salah satu karyawan yang tidak mampu mengerjakan bidang pekerjaannya. Maka dari itu, perusahaan diminta lebih selektif dalam urusan perekrutan karyawan baru sehingga tidak menimbulkan masalah dalam operasional bisnis yang tengah ditekuninya.

2. Adanya Konfilik Horizontal Antar Karyawan

Terkadang, masalah konflik horizontal antar karyawan ini menjadi penyebab utama ketidakproduktifan para karyawan dalam bekerja. Sebab, dengan adanya konflik horizontal ini maka rasa kerja sama antar karyawan semakin berkurang dan target penjualan serta produksi. Oleh karena itu, sebagai manajer yang bertugas dalam mengelola sumber daya manusia pada suatu perusahaan tertentu, maka Anda wajib dapat menengahi serta memberikan solusi ketika tengah terjadi konflik horizontal yang melibatkan para karyawan.

3. Adanya Sistem Kerja yang Tidak Sesuai

Selain konflik horizontal antar karyawan, penyebab lain yang menjadi alasan dari ketidakproduktifan dari para karyawan dalam bekerja adalah adanya sistem kerja yang tidak sesuai dengan aturan UU Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Ya, sebagai perusahaan yang patuh dan taat terhadap hukum ketenagakerjaan, tentunya wajib memperhatikan segala hak dan kebutuhan para karyawan seperti uang gaji intensif bulanan, uang lembur, pemberian jatah libur atau cuti di luara hari libur nasional, jenjang karir, hingga pemberian jaminan kesehatan kerja.

Oleh karena itu, jikalau perusahaan tidak memenuhi hal hal yang  menjadi kewajiban dan hak para karyawan tidak dipenuhi, maka tentunya akan berakibat pada konflik vertikal antara karyawan dengan pemilik perusahaan dan tentunya manajemen sumber daya manusia di perusahaan tersebut dapat dinilai gagal memiliki peran di perusahaan tersebut.

4. Adanya Disrkiminasi atau Perlakuan Khusus dalam Satu Perusahaan

Nah, kesulitan yang terakhir dalam mengelola manajemen sumber daya manusia adalah adanya sikap diskriminasi atau adanya perlakuan khusus dalam satu perusahaan yang mana adanya perlakuan istimewa dari salah satu karyawan yang nantinya akan berdampak pada ketidakpuasan dari karyawan karyawan lainnya. Sebab, adanya sifat diskriminatif ini menimbulkan adanya sikap penggolongan penggolongan antar karyawan yang mana akan berdampak pada menurunnya kinerja dari segala sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan tersebut.

Untuk menanggulanginya, tentu saja selaku manajer HRD yang mengelola sumber daya manusia dalam satu perusahaan wajib memiliki etos kerja yang profesional, bersikap adil, jujur, serta tidak mengistimewakan salah satu karyawan tertentu.

Mengapa dalam Sebuah Perusahaan Wajib Memiliki Manajemen Sumber Daya Manusia?

Setiap perusahaan yang bergerak di bidang bisnis apapun, pastinya wajib mempercayakan seseorang selaku kepala HRD guna mengelola dan mengelola sumber daya manusia yang bekerja di perusahaan tersebut guna mengakomodir, memberi intruksi, mengontrol, dan mengawasi para karyawan karyawan dalam melakukan sebuah pekerjaan yang telah dibebankan pada-karyawan tersebut sehingga karyawan tersebut dapat bekerja sesuai target perusahaan dan juga memenuhi hak-hak karyawan sesuai dengan undang undang ketenagakerjaan dan buruh yang berlaku di Indonesia ini.

Nah, tanpa adanya seseorang yang berkompeten untuk mengelola dan pandai dalam urusan manajemen sumber daya manusia ini, pastinya akan ada dampak bagi sebuah perusahaan tersebut mulai dari tidak tercapaiya target penjualan dan produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan karena kualitas sumber daya manusia rendah, kemudian adanya karyawan yang berpotensi menyebabkan kegaduhan atau kericuhan dalam bekerja, hingga penerimaan karyawan yang terlalu tergesa-gesa sehingga akan banyak karyawan yang tidak memiliki basic serta passion yang memadai dalam operasional perusahaan.

Untuk itu, setiap perusahaan setidaknya memiliki kepala HRD yang sangat paham akan alur dari manajemenisasi sumber daya manusia dalam suatu perusahaan tertentu. Pastikan bahwa seseorang yang akan menjabat sebagai kepala HRD yang mengurusi dalam pengelolaan manajemen sumber daya manusia sebuah perusahaan tersebut telah memiliki pengalaman dalam bidang pekerjaan tersebut.

Sebab, apabila seorang kepala HRD dari perusahaan tersebut justru tidak memiliki pengalaman di bidang manajemen sumber daya manusia, maka tentunya akan berdampak pula pada perusahaan tersebut, semisal kepala HRD tidak mampu menyelesaikan konflik antar karyawan, tidak cakap kepada para karyawan, gagalnya sistem operasional dalam perusahaan yang melibatkan para karyawan, hingga tidak mampu menyeleksi para karyawan baru yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Oleh karena itu, kepala HRD wajib memiliki jiwa profesionalitas tinggi, memiliki basic dan passion di bidang pengelolaan sumber daya manusia, dan mampu mengendalikan situasi dan kondisi yang tengah tertekan.

Sponsor Link

Apa Fungsi Kepala HRD dalam Sistem Pengelolaan Manajemen Sumber Daya Manusia pada Sebuah Perusahaan?

Bagi sebuah perusahaan besar yang tentunya membidangi bidang bisnis yang terbilang membutuhkan sumber daya manusia yang cukup banyak, maka dibutuhkan seseorang yang bertugas sebagai kepala HRD dalam sistem pengelolaan manajemen sumber daya manusia guna mengawasi, memberikan pengarahan, hingga pengelolaan sumber daya manusia yang bekerja pada perusahaan terkait.

Namun, tak hanya itu saja fungsi dan peran dari kepala HRD dalam perusahaan terkait, namun juga terdapat beberapa peran dan fungsi lain dari kepala HRD dalam sebuah perusahaan yang patut untuk Anda ketahui. Oleh karena itu, inilah beberapa fungsi serta peran dari kepala HRD di dalam sebuah perusahaan bisnis tertentu. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

1. Menyeleksi dan Merekrut Para Calon Karyawan Baru

Tugas pokok dari seorang kepala HRD pada sebuah perusahaan yang pertama adalah turut andil dalam meyeleksi dan memutuskan untuk merekrut karyawan baru yang telah mengajukan lamaran pekerjaan sebagai calon karyawan baru dari sebuah perusahaan. Guna mendapatkan karyawan yang memiliki kompetensi dan telah berpengalaman di bidagnya, maka seorang kepala HRD wajib menginterview dan memberikan serangakaian tes sehingga nantinya kepala HRD akan tahu calon karyawan baru tersebut memiliki basic skill yang dibutuhkan oleh perusahaan atau tidak.

2. Memberikan Pelatihan dan Penyesuaian Tempat Kerja Bagi Karyawan Baru

Sebagai kepala HRD dalam sebuah perusahaan, tentu saja tidak hanya turut andil dalam memutuskan perekrutan karyawan baru. Namun, sewajarnya juga memberikan pelatihan pelatihan kerja serta memberikan masa orientasi atau masa penyesuaian diri bagi karyawan baru tentang tempat dan bidang kerja yang nanti akan dibidangi oleh karyawan baru tersebut.

Tujuannya adalah agar sebagai karyawan baru dapat dengan mudah menyesuaikan diri, mengerti dan mengetahui tugas yang diberikan, hingga memperkenalkan diri dan menyesuaikan diri dengan para karyawan yang telah lama bekerja di perusahaan tersebut sehingga mengurangi adanya konflik horizontal antar karyawan.

3. Memelihara Serta Menjaga Kondusifitas Perusahaan

Salah satu konflik yang menimbulkan efek yang cukup besar bagi perusahaan adalah konflik vertikal yang mana para karyawan merasa tidak puas dan melakukan perlawanan pada pemilik perusahaan. Oleh karena itu, sebagai kepala HRD wajib mengelola dan memanajemen sumber daya manusia suatu perusahaan dengan cara memelihara dan menjaga kondusifitas perusahaan sehingga tidak timbul suatu konflik.

Caranya adalah dengan menerima kritik dan masukan dari para karyawan yang mana nantinya akan disampaikan kepada pemilik perusahaan. Jadi, kepala HRD berperan sebagai jembatan dari suatu kritikan atau masukan kepada pemilik perusahaan.

4. Menjaga Kondusifitas Antar Karyawan

Nah, dalam mengelola dan memanajemen sumber daya manusia juga wajib memperhatikan kondusifitas antar karyawan-karyawan di dalam sebuah perusahaan. Ya, menjaga kondusifitas antar karyawan dalam sebuah perusahaan ini sangat penting karena apabila adanya sebuah konflik horizontal antar karyawan dan tidak segera ditangani dan adanya jalan keluar atau solusi, maka tentunya akan berdampak pada terganggunya operasional perusahaan sehingga target penjualan dan barang produksi akan terganggu.

Untuk itu, perlu adanya penengah dalam sebuah konflik horizontal dari sebuah perusahaan yakni kepala HRD perusahaan untuk mencarikan solusi yang tepat bagi sumber daya manusia perusahaan yang tengah berkonflik.

5. Mengembangkan Basic Skill dari Para Karyawan

Sebagai kepala HRD yang telah berpengalaman dan juga ahli di bidangnya, tentunya wajib memiliki basic skill untuk memotivasi para karyawan dalam sebuah perusahaan untuk mengembangkan kemampuannnya agar tetap dan lebih berkontribusi bagi perusahaan.

Nah, selain dengan memberikan motivasi-motivasi agar para karyawan lebih berkembang dan berkontribusi bagi perusahaan, kepala HRD juga wajib memberikan pelatihan pelatihan kerja agar para karyawan tidak hanya paham penjelasan tentang tempat kerja terkait, namun juga menerapkan sebuah penjelasan dari tempat kerja terkait.

Untuk itu, sangat lah penting mengembangkan basic skill para karyawan dalam sebuah perusahaan tersebut sehingga kepala HRD tidak dianggap gagal dalam mengelola dan mengelola sumber daya manusia pada sebuah instansi perusahaan terkait.

Nah, itulah beberapa tugas fungsi pokok (tupoksi) dari seorang kepala HRD pada suatu perusahaan tertentu. Sebagai perusahaan yang terbilang cukup maju dan berkembang di bidang bisnis serta memiliki banyak karyawan untuk pengoperasionalan perusahaan, maka peran dari kepala HRD ini sangat wajib dimiliki sebab, kepala HRD-lah yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk mengkondisikan para karyawan sebagai sumber daya manusia yang kompeten untuk menjalankan roda bisnis perusahaan tersebut.

Maka dari itu, sebagai pengelola manajemen sumber daya manusia seharunya berperan dalam 5 tugas fungsi pokok yang telah ditunjuk oleh pemilik perusahaan.

Sponsor Link

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia

Nah, sebagai seorang kepala HRD dalam suatu perusahaan tentunya wajib mengerti dan mengetahui tentang beberapa sistem sistem manajemen sumber daya manusia yang harus diterapkan dalam perusahaan tersebut. Untuk itu, inilah beberapa sistem-sistem manajemen sumber daya manusia yang perlu untuk Anda ketahui diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Sistem Ilmu Perilaku

Nah, sistem manajemen sumber daya manusia yang pertama adalah sebuah sistem ilmu perilaku yang mana sistem ini memang mengandalkan kemampuan kepala HRD untuk menggunakan ilmu psikologi dalam guna mengembangkan kemampuan dan memotivasi para karyawan agar lebih bergairah dalam bekerja. Sistem ini lebih mendekati para karyawan secara personal dan mengajak berbicara para karyawannya.

2. Sistem Finansial Perusahaan

Sistem finansial perusahaan ini juga menjadi salah satu “senjata ampuh” untuk memotivasi para karyawan-karyawan dalam suatu perusahaan agar ia mampu mengembangkan diri dan juga memberikan kontribusi lebih kepada perusahaan. Ya, sistem finansial perusahaan ini berupa memberikan bonus intensif kerja, memberikan tiket liburan bersama atau gathering business, hingga memberikan asuransi kecelakaan kerja sehingga para karyawan akan lebih bersemangat dalam menjalani aktifitas pekerjaan sehari hari tentunya.

3. Sistem Hukum Manajerial

Sebagai seorang kepala HRD, tentunya wajib dan mampu mengendalikan konflik yang terdapat dalam perusahaan. Entah konflik vertikal (karyawan dengan pemilik perusahaan) ataupun konflik horizontal (karyawan dengan karyawan). Nah, guna mencari dan memberikan solusi jitu, maka sebagai kepala HRD harus memiliki ketegasan dalam memberikan hukuman atau sanksi bagi beberapa karyawan selaku sumber daya manusia dalam perusahaan yang telah melakukan kesalahan secara adil, jujur, dan transparan tentunya.

Nah, itulah beberapa jenis sistem-sistem manajemen sumber daya manusia yang perlu untuk Anda ketahui. Memang, dalam memanajemen sumber daya manusia di dalam suatu perusahaan adalah seorang kepala HRD dan tentunya sebagai kepala HRD wajib mengerti situasi ataupun kondisi para karyawan dan tentunya mengambil langkah langkah sesuai dengan sistem dan tugas dan fungsi pokok sebagai kepala HRD yang menangani pengelolaan sumber daya manusia di dalam perusahaan terkait.

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol