Komunikasi Bisnis : Pengertian, Unsur-Unsur, Tujuan & Fungsi

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Dalam kehidupan sehari-hari, pada saat menjalankan aktivitas kita semua pasti sering melakukan komunikasi, baik melakukan komunikasi secara langsung maupun melalui perantara media teknologi, seperti Handphone, chatting, lewat media sosial dan lain sebagainya. Selain dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi pun diperlukan dalam kegiatan berbisnis, sehingga namanya pun dikenal dengan sebutan komunikasi bisnis.

Namun, apakah Anda sendiri sudah memahami sebenarnya apa pengertian komunikasi dalam berbisnis? Agar lebih paham, di sini akan didefinisikan mengenai hal tersebut secara tuntas.

Pengertian Komunikasi Bisnis

Apa definisi dari komunikasi bisnis? Pengertiannya memiliki arti sebagai aktivitas sekaligus media yang digunakan untuk pertukaran informasi, instruksi, gagasan dan pendapat yang disampaikan dengan cara personal maupun impersonal lewat simbol atau sinyal tertentu, sehingga menjadi mudah dipahami dan diterima oleh antar pihak yang tengah saling berkomunikasi.

Tak jauh berbeda dengan aktivitas berkomunikasi sehari-hari, karena komunikasi dalam berbisnis juga akan terjadi secara terus-menerus. Yang mana, komunikasi tersebut dilakukan secara verbal maupun nonverbal dengan tujuan guna untuk membantu suatu proses pengambilan keputusan ketika tengah berbisnis.

Itu tadi hanyalah pengertian atau definisi komunikasi dalam berbisnis secara umum, karena pada perjumpaan kali ini juga akan dirujukan mengenai pengertian komunikasi dalam bisnis berdasarkan pendapat para ahli.

Sponsor Link

Pengertian Komunikasi Bisnis Menurut Pakarnya

Pendapat Philip Colter

Pendapat yang pertama hadir dari seseorang yang bernama Philip Colter, dia menjelaskan bahwa komunikasi dalam berbisnis merupakan sebuah kegiatan antar manusia yang bertujuan untuk memenuhi setiap kebutuhan informasi yang ingin diketahui. Yang mana hal ini dilakukan melalui proses pertukaran antar pihak yang berkomunikasi.

Pendapat William Albig

Lain orang, maka lain pula pendapat yang diutarakannya. William Albig mengungkapkan bahwa pengertian dari komunikasi bisnis adalah suatu tindakan pertukaran informasi, pendapat, gagasan maupun instruksi yang memiliki target-target tertentu yang akan disajikan baik secara impersonal maupun secara personal lewat sinyal atau simbol.

Pendapat Djoko Purwanto

Pendapat selanjutnya datang dari Djoko Purwanto. Menurutnya, arti dari komunikasi dalam berbisnis merupakan sebuah komunikasi yang sudah pasti selalu digunakan dalam dunia berbisnis, baik secara verbal maupun nonverbal dengan tujuan untuk mencapai cita-cita perusahaan di masa yang akan datang.

Pendapat Rosenblatt

Seseorang bernama Rosenblatt mendefinisikan bahwa sebuah komunikasi dalam berbisnis merupakan suatu kegiatan / aktivitas pertukaran informasi, pendapat, ide, instruksi dan lain sebagainya yang disampaikan secara personal maupun non-personal dengan tujuan demi mencapai hal-hal yang berhubungan dengan target perusahaan.

Pendapat Katz

Pendapat yang terakhir datang dari Katz, yang menurutnya arti dari suatu komunikasi dalam berbisnis adalah sebuah bentuk pertukaran ide, konsep dan juga pesan yang memiliki hubungan terkait pencapaian sejumlah target-target komersil dari perusahaan yang bersangkutan.

Nah, dari kelima pendapat para ahli tersebut, pasti Anda sudah menjadi lebih memahami mengenai definisi atau pengertian dari komunikasi dalam berbisnis. Akan tetapi, bukan hanya pengertiannya saja yang harus Anda pahami, karena masih ada unsur-unsur, tujuan, jenis hingga bentuk dalam komunikasi berbisnis yang juga harus Anda mengerti.

Unsur-Unsur di dalam Komunikasi Bisnis

Pada dasarnya, setiap aktivitas komunikasi yang dilakukan dalam kegiatan bisnis selalu memiliki unsur-unsur tertentu. Adapun diantaranya, adalah sebagai berikut ini.

  • Sebuah komunikasi bisnis harus memiliki tujuan pasti, sehingga pihak-pihak yang terlibat di dalamnya bisa saling bertukar informasi, ide hingga pesan yang bersifat penting dan berhubungan dengan target yang hendak dicapai oleh perusahaan.
  • Berikutnya, sebuah aktivitas komunikasi harus dilakukan dengan adanya pertukaran, sehingga kegiatan ini harus dilakukan minimal oleh dua orang, yakni seorang komunikator dan seorang komunikan.
  • Hal-hal yang dibahas harus berisikan tentang opini, gagasan, informasi dan instruksi. Beberapa poin tersebut merupakan isi pesan dalam komunikasi. Yang mana, bentuknya dapat berbagai macam, tergantung seperti apa kondisi dan tujuannya.
  • Memanfaatkan dengan baik adanya saluran personal maupun impersonal, sehingga komunikasi dapat terjadi secara langsung maupun jarak jauh dengan menggunakan media khusus yang dapat digunakan untuk berkomunikasi.
  • Apabila komunikasi dilakukan melalui proses pengiriman pesan, maka penting untuk menggunakan sinyal, simbol atau lambang agar informasi yang dimaksudkan mudah diterima oleh penerimanya.
  • Sebuah komunikasi yang dilakukan dalam kegiatan bisnis harus difungsikan untuk mencapai target atau tujuan. Yang mana, semua itu telah ditetapkan dari awal oleh pihak manajemen perusahaan.

Ketika sudah mengetahui unsur-unsur yang terdapat di dalam komunikasi dalam kegiatan bisnis, setidaknya Anda pun mulai memiliki pandangan ketika diminta untuk memimpin sebuah rapat, meeting maupun pertemuan yang bertujuan untuk membahas target-target perusahaan yang ingin diraih di masa depan.

Bukan hanya memiliki beberapa unsur penting saja, karena pada intinya sebuah komunikasi selalu dilakukan dengan tujuan tertentu. Lantas, apa saja tujuan dari komunikasi yang dilakukan dalam bisnis? Ayo ketahui selengkapnya!

Tujuan Komunikasi Bisnis

Secara keseluruhan, terdapat tiga tujuan utama komunikasi bisnis, yang diantaranya adalah : Informing (Menyampaikan Informasi), Persuading (Melakukan Persuasi), Melakukan Kolaborasi / Kerjasama (Collaborating).  Ketiga tujuan utama tersebut, akan dijelaskan di bawah ini:

Informing (Menyampaikan Informasi)

Informasi yang harus disampaikan atau yang diberikan haruslah berhubungan dengan aktivitas dan tujuan bisnis. Aktivitas penyampaian informasi tersebut harus dilakukan dengan pihak yang bersangkutan. Semisal, ada seorang manajer marketing yang ditugaskan untuk meningkatkan produk penjualan, sehingga cara komunikasi berbisnis yang harus dia tempuh kepada masyarakat salah satunya bisa dilakukan dengan memasang iklan di berbagai media online maupun offline.

Namun yang juga perlu digaris bawahi di sini adalah, setiap media memiliki kelebihan dan juga kekurangan masing-masing, sehingga proses penyampaian informasi tersebut juga menjadi faktor penentu dari keberhasilan iklan yang telah dipasang.

Persuading (Melakukan Persuasi)

Apa itu persuasi? Persuasi merupakan salah satu cara berkomunikasi yang biasanya digunakan untuk membujuk, mempegaruhi dan menyakinkan orang lain, terutama kepada para customers atau pelanggan. Persuasi sering dilakukan dalam melakukan kegiatan pemasaran, agar orang lain dapat terpengaruh untuk membeli suatu produk yang ditawarkan.

Collaborating (Melakukan Kolaborasi)

Kolaborasi yang dimaksudkan disini merupakan sebuah bentuk kerjasama, kompromi maupun interaksi terhadap setiap pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung, yang nantinya mereka akan menerima setiap manfaat hingga akibat yang ditimbulkan. Namun, apabila komunikasi selalu berjalan dengan baik dan lancar, maka proses kerjasama dalam berbisnis pun dapat berjalan dengan lancar hingga sesuai harapan kedua belah pihak yang bersangkutan.

Selain memiliki tujuan, setiap komunikasi yang dilakukan dalam kegiatan bisnis juga memiliki fungsi. Dari beberapa fungsi tersebut, kita dapat mengetahui seberapa pentingnya sebuah kegiatan atau aktivitas dalam komunikasi bisnis.

Fungsi Komunikasi Bisnis

Pada umumnya, terdapat empat fungsi komunikasi di dalam kegiatan bisnis, diantaranya meliputi : fungsi Informatif, Regulatory, Persuasif dan Integratif. Mungkin Anda merasa asing dengan keempat fungsi tersebut? Berikut ini adalah penjabarannya!

Fungsi Informatif

Fungsi yang pertama adalah informatif, yakni sebuah fungsi yang sering digunakan oleh para manajer hingga para karyawan untuk melaksanakan dan menjalankan setiap tugas mereka dengan lebih efisien. Beberapa hal yang diperlukan dalam fungsi informatif adalah sebagai berikut :

  • Standar kerja
  • Laba dan penghasilan perusahaan
  • Sosio emotional perusahaan secara keseluruhan

Fungsi Regulatory

Yang dimaksud sebagai fungsi regulatory yakni, ketika komunikasi difungsikan sebagai alat untuk mengatur dan mengendalikan jalannya sebuah organisasi. Oleh karena itu, fungsi komunikasi regulatory ini biasanya berbentuk perintah maupun laporan-laporan penting

Fungsi Persuasif

Komunikasi dengan fungsi persuasive akan berlangsung ketika terjadi hubungan komunikasi antar karyawan. Yang mana tujuan dari komunikasi dari jenis ini, adalah untuk menerima dan saling bertukar pendapat kepada orang lain.

Fungsi Integratif

Komunikasi dengan fungsi Integratif biasanya dilakukan agar perusahaan dapat terus beroperasi secara terpadu, lancar dan utuh. Yang mana, komunikasi dilakukan dengan cara melakukan koordinasi dengan baik terhadap setiap pihak yang bersangkutan.

Komunikasi bisnis bukan hanya memiliki peran / fungsi yang berbeda, karena ketika menjalankan komunikasi di dalam kegiatan bisnis juga memiliki bentuk yang berbeda. Yang mana, semua itu bisa disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada.

Sponsor Link

Bentuk Komunikasi Bisnis

Bentuk komunikasi di dunia bisnis dibagi menjadi dua, yakni bentuk verbal dan juga non-verbal.

Komunikasi Verbal

Komunikasi verbal merupakan sebuah bentuk kegiatan / aktivitas komunikasi yang dijalankan secara lisan maupun secara tulisan. Yang mana, bentuk komunikasi verbal memiliki dua jenis, yakni komunikasi verbal aktif dan juga komunikasi verbal pasif.

  • Berbicara langsung dan membuat tulisan merupakan jenis verbal aktif.
  • Mendengarkan orang yang berbicara / mendengarkan dan menulis apa yang didengarkan merupakan verbal pasif.

Komunikasi Non-Verbal

Komunikasi non-verbal adalah sebuah kegiatan atau aktivitas komunikasi yang disampaikan tanpa menggunakan kata-kata, yakni hanya terdiri dari simbol-simbol, warna, sandi, ekspresi wajah dan juga gerakan tubuh.

Sebuah komunikasi dalam kegiatan bisnis merupakan salah satu faktor terpenting untuk tujuan keberhasilan yang hendak dicapai oleh perusahaan. Dengan menggunakan komunikasi yang baik, maka para pebisnis tidak akan kesulitan untuk menjual setiap produk mereka. Terlebih lagi, mereka pun juga bisa terhindar dari adanya kesalahpahaman antar kedua belah pihak yang sebelumnya telah menjalin kerjasama.

Itulah mengapa, seseorang yang hendak bekerja dan hendak terjun di dunia bisnis, harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Apalagi ada dua jenis komunikasi bisnis yang harus dikuasai oleh seorang pebisnis.

Jenis-Jenis Komunikasi Bisnis

Komunikasi Horizontal

Komunikasi horizontal adalah cara berkomunikasi yang bertujuan untuk menjalin sebuah hubungan baik antara atasan yang setingkat. Hal ini biasanya akan diwujudkan dengan cara melakukan pertemuan secara rutin dan berkala, sehingga masing-masing pihak dapat saling mengenal serta berkomunikasi dengan baik.

Komunikasi Vertikal

Bentuk komunikasi vertikal merupakan proses penyampaian informasi yang dilakukan oleh atasan ke bawahannya dan sebaliknya. Contohnya adalah, setiap pegawai harus memberikan laporan rutin kepada atasan, agar atasan dapat melakukan koordinasi dengan baik dan lancar sesuai dengan target tujuan perusahaan yang dikelola.

Sejauh ini pasti sudah dapat disimpulkan bahwa keberadaan dari komunikasi dalam berbisnis merupakan suatu hal yang memang sangatlah penting. Terlebih lagi, hal ini memang harus selalu diterapkan oleh setiap pihak yang terkait dalam dunia bisnis, baik itu atasan maupun bawahan. Untuk itu, penting juga untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi keberhasilan dari dilakukannya komunikasi bisnis.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Komunikasi Bisnis

Faktor Persepsi

Faktor persepsi merupakan kemampuan seorang komunikator (orang yang menyampaikan informasi) harus bisa memprediksi bahwa apa yang disampaikan akan mudah diterima dan dimengerti oleh para komunikan (orang yang mendengar / menerima informasi).

Faktor Kredibilitas

Dalam setiap melakukan komunikasi dalam berbisnis, setiap komunikator harus mampu meyakinkan setiap komunikan, agar tercipta kepercayaan dengan baik antar keduanya.

Faktor Kecocokan

Jika kedua belah pihak terjalin suatu kecocokan, maka untuk kedepannya tidak akan ada halangan maupun kesulitan dalam menjalin hubungan kerjasama yang baik dan juga menyenangkan. Dengan demikian, kedua belah pihak pun akan selalu merasa nyaman dan saling percaya.

Faktor Ketepatan

Sebelum berkomunikasi kepada orang lain, seorang komunikator harus memiliki kerangka pikiran dengan sangat baik, sehingga apa yang dia sampaikan nanti bisa berjalan dengan baik, tepat dan sesuai dengan rencana awal.

Faktor Pengendalian

Seseorang yang berkomunikasi harus pandai mengendalikan diri dengan baik, karena pada dasarnya komunikasi merupakan proses umpan balik yang berupa tanggapan, gagasan maupun ide terhadap lawan bicara. Pengendalian diri harus dilakukan dengan baik, agar kita mampu menghargai pendapatan, ide maupun tanggapan dari pihak lain.

Untuk melakukan sebuah komunikasi haruslah memenuhi syarat-syarat tertentu, sehingga itulah yang membedakan antara tindakan berkomunikasi sehari-hari dengan melakukan komunikasi dalam dunia bisnis.

Sponsor Link

Syarat Untuk Melakukan Komunikasi Bisnis

  • Harus dilakukan minimal oleh dua orang (komunikator dan komunikan).
  • Harus menyampaikan sebuah informasi, gagasan, pesan, ide, instruksi yang berhubungan dengan bisnis atau perusahaan.
  • Komunikasi bisa berwujud langsung maupun secara jarak jauh (menggunakan media komunikasi : surat, email, telepon, dll).
  • Harus disampaikan dengan baik, formal, sopan, jelas dan mudah untuk dimengerti.
  • Harus disampaikan dengan menggunakan bahasa, simbol, sandi maupun lambang yang dimengerti oleh pihak komunikan.

Dari semua jabaran terlengkap mengenai komunikasi bisnis, maka Anda pasti akan setuju bahwa untuk melakukan komunikasi dalam kegiatan bisnis tidaklah mudah untuk dilakukan, karena ada banyak hal yang perlu diperhatikan.

Pada awalnya, mungkin banyak orang yang mengira bahwa menjadi komunikator bisnis merupakan hal yang sangat mudah. Namun faktanya tidaklah sesederhana itu, karena melakukan komunikasi kepada mereka-mereka yang sama-sama memiliki peran penting di dalam sebuah perusahaan bukanlah hal yang bisa dianggap sepele.

Belum lagi, ketika Anda diminta untuk melakukan presentasi dalam melakukan komunikasi secara langsung di hadapan banyak orang, karena itu bukan hanya memerlukan ketepatan yang akurat. Sebab, diperlukan juga sebuah kesiapan untuk dapat percaya diri sekaligus untuk menyakinkan banyak orang.

Di luar sana, ada beberapa orang yang memang memiliki bakat untuk bisa selalu berbicara dan berkomunikasi dengan sangat baik. Namun, beberapa orang lagi merasa sulit untuk melakukannya, apalagi jika diminta untuk memimpin rapat / acara penting dengan berkomunikasi untuk urusan bisnis kepada banyak orang.

Akan tetapi, semua itu bisa diatasi dengan terus-menerus berlatih agar mampu tampil percaya diri dan dapat mempengaruhi banyak orang agar mereka merasa tertarik dengan hal-hal yang telah Anda sampaikan sebelumnya.

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol