IT Adalah ? | Perbedaan ICT, IoT, dan Teknologi IT

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

IT adalah hal yang seperti apa? Tahukah Anda bagaimana IT diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita? IT dikenal sebagai sesuatu hal yang dekat dengan keberadaan fungsi-fungsi pada sebuah produk seperti misalnya yang terdapat pada smartphone, komputer, teknologi AI, dsb.

Namun, IT telah mendarah daging dalam kehidupan kita lebih dari yang telah diperkirakan selama ini dan hal tersebut menjadi sebuah hal yang tidak dapat dipisahkan. Berikut ini akan dijelaskan melalui ilustrasi mengenai bagaimana IT diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita dan bagaimana bentuk dari IT itu sendiri.

IT Adalah?

IT adalah kepanjangan dari Information Technology. IT memiliki arti yang lazim digunakan dalam teknologi informasi pada komputer maupun smartphone. IT tidak hanya sebuah kata yang merujuk pada komputer namun memiliki arti yang luas seperti sistem keamanan dan bagaimana sebuah informasi diproses.
 


Sponsor Link

Penggunaan Istilah Terkait IT yang Akhir-Akhir Ini menjadi Topik Pembicaraan.

Terdapat beberapa istilah seperti ICT dan IoT yang sering dianggap sama dengan istilah IT. Berikut ini akan dipaparkan mengenai perbedaan ICT dan IoT.

Apa itu ICT?

ICT adalah kepanjangan dari Information and Communication Technology. ICT hampir memiliki arti yang sama dengan IT namun, ICT tidak hanya merujuk pada teknologi informasi, tetapi lebih menekankan pada istilah ‘komunikasi’ untuk membagikan informasi dan teknologi.

Apa itu IoT?

IoT merupakan singkatan dari Internet of Things yang menunjukkan bagaimana segala sesuatu di sekitar Anda terhubung dengan internet. Sampai saat ini, hanya komputer dan smartphone yang dapat terhubung dengan internet.

Namun, saat ini semua hal yang ada di sekitar kita seperti televisi, AC, lemari es, dsb telah terhubung ke internet. Semua hal dapat melakukan ‘komunikasi’ satu sama lain, dan bahkan kita mampu mengenali, mengukur maupun mengendalikan sesuatu dari kejauhan.

Contoh Penggunaan IT

IT adalah penerapan di berbagai berbagai bidang dan memberikan pengaruh yang besar dalam kehidupan kita. Pada halaman ini akan dijelaskan metode penerapan IT dan bagaimana sebenarnya penerapan IT pada masing-masing bidang seperti pada bidang kesehatan, transportasi, pertanian, dan kendaraan.

Penerapan IT dalam bidang kendaraan bermobil.

Sistem mengemudi secara otomatis merupakan salah satu contoh yang paling populer dalam penerapan IT pada industri otomotif.

Meskipun sistem teknologi pengemudi otomatis ini sedang dalam tahap pengembangan, diperkirakan akan terealisasi dalam kurun waktu yang dekat di masa mendatang. Ada banyak pabrik otomotif yang telah melakukan test-drive terhadap sistem pengemudi otomatis ini, dan ini merupakan sebuah sistem yang rencananya ingin segera dikembangkan oleh pihak terkait.

Beberapa mobil telah dilengkapi dengan fungsi Auto Brake System (rem otomatis) yang dapat dikatakan sebagai tahap awal sistem mengemudi otomatis dan Pro-Pilot Park yang merupakan sistem parkir secara otomatis hanya dengan mengoperasikan satu tombol. Dengan penerapan teknologi seperti ini dalam bidang otomotif, diharapkan perkembangan dalam bidang ini terus mengalami peningkatan.

Penerapan IT dalam bidang transportasi.

Salah satu penerapan IT adalah penggunaan kartu IC (Integrated Circuit) dalam bidang transportasi yang mana kartu tersebut ditempelkan pada gerbang masuk saat menaiki bus atau kereta.

Dengan penggunaan kartu IC, kita tidak lagi perlu mengeluarkan waktu dan tenaga setiap kali membeli tiket dan kita dapat menggunakan transportasi dengan lancar. Selain itu, selain pada sistem transportasi umum, kartu IC juga dapat digunakan di berbagai jenis toko untuk menyelesaikan pembayaran dengan mudah.

Selain itu, pemanfaatan IT juga memungkinkan kita untuk dapat memahami informasi tentang transportasi menggunakan situs website.

Terutama informasi mengenai kedatangan bus yang lambat akibat adanya kemacetan atau situasi lalu lintas lainnya. Kita dapat mengetahui dengan tepat secara real-time berapa menit kemudian bus akan tiba dengan menggunakan website. Penggunaan transportasi umum menjadi lebih nyaman dengan penerapan IT.

Penerapan IT dalam bidang pertanian.

IT juga bahkan telah berkembang dalam bidang pertanian yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh kita.

Penerapan IT dalam bidang pertanian biasanya digunakan sebagai tujuan untuk penghematan tenaga kerja, melakukan produksi dalam skala besar, dan peningkatan kualitas dengan menggunakan teknologi robot dan sebagainya.

Saat ini menurunnya jumlah tenaga kerja dalam bidang pertanian masih menjadi permasalahan, kemudian lahirlah sistem canggih dalam bidang pertanian untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja dalam bidang tersebut.

Dengan demikian, pekerjaan dalam bidang pertanian menjadi lebih efisien dan dapat diselesaikan meskipun dengan jumlah tenaga kerja yang sedikit.

Misalnya, beberapa waktu lalu penggunaan pestisida dilakukan dengan menggunakan tangan manusia, namun, saat ini dengan menggunakan drones yang dilengkapi dengan teknologi AI untuk menyemprotkan pestisida dari atas ke ladang dan juga menyemprotkan pestisida ke serangga yang hinggap pada tanaman secara otomatis.

Dengan menggunakan drone, tanaman dengan jumlah residu pestisida yang sedikit kemungkinan dapat dihasilkan tanpa memerlukan tenaga manusia.

Penerapan IT dalam bidang kesehatan.

Di bidang kesehatan/medis, IT diterapkan dalam bentuk perawatan medis (telemedis) jarak jauh untuk pasien yang sangat terbebani untuk pergi dari rumah ke klinik. Perawatan medis (telemedis) dapat dilakukan dengan memeriksa pasien menggunakan fitur video chat melalui komputer atau smartphone.

Perawatan jarak jauh ini mungkin hanya terbatas dalam hal pemeriksaan ulang, akan tetapi, perawatan medis dengan mudah dapat dilakukan dan dapat mengurangi beban lansia atau penderita cacat serta orang yang jarak rumahnya jauh dari rumah sakit.

Selain itu, saat ini tengah menyebarluas mengenai IoMT (Internet of Medical Things) dalam bidang medis. IoMT merupakan sistem IT untuk alat perawatan medis dan healthcare yang terhubung dengan internet, serta teknologi untuk analisis dan pengumpulan data secara real-time.

Dengan teknologi ini, data pasien dapat dikumpulkan dengan menggunakan alat perawatan medis, dan data tersebut dapat langsung terkirim secara otomatis ke pihak medis (seperti rumah sakit, klinik, dsb). Dengan demikian, petugas medis atau dokter dapat melakukan monitoring terhadap status pasien dan mendiagnosis penyakit secara akurat.
 


Sponsor Link

 Teknisi IT yang mendukung pengembangan sistem IT.

Telah dipaparkan sebelumnya mengenai contoh-contoh penerapan IT dalam kehidupan sehari-hari. Berikutnya, akan dijelaskan mengenai pekerjaan sebagai teknisi di bidang IT yang memiliki peran penting dalam pengembangan sistem IT. Teknisi IT adalah orang-orang yang secara umum berkaitan dalam mengembangkan teknologi IT.

System Engineer (SE) dan programmer merupakan salah satu teknisi di bidang IT.

IT digunakan di berbagai macam bidang seperti yang sebelumnya telah dipaparkan.

Selain itu, banyak perusahaan yang berfokus pada pengembangan dalam teknologi IoT atau AI (kecerdasan buatan), sehingga diperkirakan permintaan terhadap teknisi IT akan terus meningkat mulai dari sekarang.

Teknisi IT tidak hanya harus berprofesi sebagai seseorang yang memiliki spesialisai tinggi dan beriorientasi pada bidang sains, namun, teknisi IT juga harus memiliki kemampuan dalam bidang humaniora. Misalnya, kemampuan berkomunikasi untuk membuat sistem yang diinginkan oleh klien dengan baik dan kemampuan dalam menyampaikan dengan baik apa yang ingin dibuat oleh klien menjadi sangat dibutuhkan.

Dengan demikian, orang yang bergelut di bidang sosial sejak awal juga dapat memperoleh kesempatan menjadi teknisi IT untuk mendapatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mengembangkan IT.

Cara memperoleh pengetahuan sebagai teknisi IT.

Bidang yang melakukan penerapan teknologi IT semakin meningkat dan kebutuhan akan pengetahuan untuk masing-masing bidang menjadi diperlukan.

Pengetahuan tersebut mungkin dapat dipelajari secara otodidak, namun terdapat beberapa kerugian jika melakukannya secara ototidak seperti misalnya perlu waktu yang lama untuk memahami hal-hal yang tidak dipahami dan tidak bisa bertanya kepada siapapun.

Selain itu, harus menunggu datangnya motivasi dari sendiri ketika ingin mempelajarinya sendiri. Terutama dalam hal pemrograman, akan menjadi sangat sulit ketika kita tidak dapat mengimplementasikan kode dengan tepat dan kesulitan dalam membedakan pengaturan-pengaturan kecil.

Oleh karena itu, bagi mereka yang bersungguh-sungguh ingin memiliki pengetahuan sebagai seorang teknisi IT, disarankan agar menambah pengetahuan tentang IT dengan bersekolah di jurusan IT.

Anda juga dapat mempelajari kemampuan terkini yang dapat diterapkan dalam situasi langsung, dan juga mempelajari cara pengoperasian setelah sistem dikembangkan. Salah satu hal penting dalam mengembangkan sistem adalah keberlangsungan program.

Setelah mempelajari pemrograman, hal tersebut bukanlah sebuah akhir, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara melakukan maintenance secara berkala. Anda dapat mempelajari lebih banyak tentang alur dan pengoperasian pengembangan sistem yang sulit dipelajari dengan otodidak.

Simpulan.

Pada kesempatan ini, telah dijelaskan mengenai istilah-istilah yang berhubungan dengan IT dan contoh penerapan IT dalam kehidupan sehari-hari.

IT telah diterapkan di banyak bidang diluar perkiraan kita dan bidang yang akan menerapkan IT juga akan terus berkembang. Oleh karena itu, memiliki kemampuan dalam bidang IT akan menjadi pengaruh besar di masa mendatang.

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol