Pengertian E-Learning (Kelebihan dan Kekurangan)

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Apa itu e-Learning?

e-Learning (e-Learning) adalah bentuk pembelajaran yang terkomputerisasi dimana pembelajarannya menggunakan komputer, tablet, smartphone, serta menggunakan Internet. Terutama mengacu pada pembelajaran menggunakan sistem manajemen pembelajaran (* LMS: Learning Management System).

Sebagai salah satu bentuk “Pendidikan Nyata”, di mana pengajar berkumpul di suatu tempat kemudian memberikan pendidikan secara langsung kepada siswanya. Seperti contohnya belajar di sekolah maupun di tempat latihan/ les, serta organisasi pengembangan sumber daya manusia. e-Learning merupakan proses pembelajaran yang memanfaatkan perangkat seperti personal komputer, tablet, smartphone dan lain- lain yang terhubung ke Internet dan proses belajarnya menggunakan jaringan (internet). Sistem ini adalah gaya belajar yang memiliki pemahaman untuk menerima pendidikan kapan saja, di mana saja, sebanyak apapun juga tanpa harus terbatas pada ruang dan waktu.

Sistem pembelajaran ini akan banyak digunakan dalam berbagai layanan pendidikan seperti lembaga pendidikan termasuk universitas, sekolah tambahan / kursus/ les dan sekolah akuisisi sertifikasi.

Pada generasi muda, ada kecenderungan untuk menggunakan smartphone dan tablet daripada personal computer. Maka dari itu, e-Learning yang ditujukan untuk generasi muda yang mendapat pembelajaran di sekolah maupun pra-sekolah lebih maju dengan penggunaan smartphone, dan tren ini akan berdampak besar pada pelatihan kerja di perusahaan.

Sekarang ini sangat diperlukan pembelajaran dengan personal komputer yang diletakkan di atas meja. Namun, karena penggunaan smartphone dan tablet yang praktis yang dapat dibawa kemana saja, membuat kita mampu untuk menerima pelajaran serta melakukan latihan secara fleksibel. Sistem ini juga memungkinkan untuk mewujudkan pendidikan tentang tata krama, pembagian kerja secara real-time, memberikan pendidikan kepada staf baru secara langsung di “tempat bekerja” daripada harus melakukan di tempat pelatihan di mana personal komputer berada.

Melalui fakta-fakta ini, e-Learning bisa dipastikan menjadi system pembelajaran yang lebih mengesankan dan efisien daripada gaya pembelajaran tradisional. Sistem pembelajaran ini mentransfer pengetahuan ataupun pendidikan langsung kepada siswa di manapun mereka berada. Demikianlah e-Learning kini telah mencapai tahap baru dalam bidang pendidikan.

 


Sponsor Link

Sejarah e-Learning

Jalan menuju e-Learning

“Instruktur dan siswa harus berada di tempat yang sama untuk waktu yang lama, semua informasi kemajuan siswa dll. perlu dievaluasi oleh manusia” menjadi alasan mengapa sistem pembelajaran kolektif konvensional sering bermasalah dalam hal waktu dan biaya. Meskipun sistem lama ini sudah memiliki video pembelajaran atau materi digital lainnya, tapi tidak bisa dikatakan memiliki manfaat belajar yang tinggi, karena informasi hanya akan disampaikan secara sepihak  tanpa adanya interaksi langsung dari siswa (tipe non-interaktif).

Sistem yang menyajikan isi pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman setiap siswa sesuai dengan situasi yang disebut CAI (Computer Aided Instruction), telah dimulai Amerika Serikat yang kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Pembelajaran menggunakan CD-ROM

Berdasarkan gagasan di atas, di mulailah pembelajaran menggunakan CD-ROM sebagai bahan ajar, yang disebut CBT (Pelatihan Berbasis Komputer). Pembelajaran ini menggunakan konten interaktif yang menggunakan multimedia seperti film dan suara di mana secara efektif memanfaatkan karakteristik CD-ROM kapasitas besar yang efektif digunakan.

Namun, faktanya system ini juga memiliki beberapa masalah seperti  “biaya untuk membuat CD-ROM yang besar, Setelah didistribusikan konten CD tidak bisa dirubah, sulit untuk mengetahui dan mengevaluasi kemajuan setiap individu sekaligus”.

Menuju pembelajaran menggunakan internet

Seiring dengan perkembangan Internet dan penyebaran jaringan di dalam perusahaan, WBT (Pelatihan Berbasis Web) belakangan ini berkembang semakin cepat.

Dalam sistem pembelajaran e-Learning CBT, informasi kemajuan siswa disimpan di setiap terminal (komputer klien). Namun, dalam WBT proses pembelajaran dikelola sekaligus di dalam server menggunakan Internet.

Selain itu, dengan menyimpan materi pembelajaran sendiri di server dan mendistribusikannya langsung ke komputer pembelajar, akan dapat mengurangi biaya distribusi media seperti CD-ROM.

Karena program ini juga dapat dikelola secara terpusat di server, peserta didik selalu dapat mengambil bahan ajar terbaru dengan hanya mengakses file di server bahkan jika malfungsi terjadi.

Ini memungkinkan pembuat untuk melakukan perawatan yang lebih fleksibel.

Selain itu, keuntungan sebagai peserta adalah dapat mengambil waktu luang mereka sendiri selama mereka terhubung ke jaringan dan mempelajari materi ajar terbaru sesuai dengan kemajuan mereka.

Pendidikan online semacam ini sekarang sering disebut sebagai e-Learning dan telah membawa perubahan besar dalam gaya pendidikan kolektif.

Belajar kapan saja dan di mana saja menggunakan perangkat seluler

Sejak abad ke-21, perangkat digital telah berevolusi menjadi perangkat yang lebih terdiversifikasi dan lebih personal.

iPhone

iPad

Android

Terminal seluler seperti smartphone dan tablet yang diwakili oleh ponsel serta tablet tersebut, menjadi lebih dikenal dan memfokuskan perhatiannya sebagai pembelajaran real time di manapun dan kapanpun. Hal ini biasa disebut dengan pembelajaran seluler atau e-learning dan multi device support.

Perangkat seluler mengalami perkembangan pesat, dan hal itu seiring dengan kemajuan perangkat keras, seperti pada perkembangan kinerjanya.

Oleh karena itu, secara teknis sulit untuk memberikan materi ajar setara pada sejumlah perangkat, seperti personal komputer, PC tablet, smartphone, dan telepon seluler yang memiliki kecepatan komunikasi serta ukuran layar yang berbeda, selain itu  sedang dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana cara mengoptimalkan setiap perangkat untuk dapat mempertahankan manfaat pendidikan.

Jaringan sosial yang menghubungkan para pembelajar

Bukan hanya distribusi bahan pembelajaran, mereka juga mulai mengambil cara yang menggabungkan timeline, blog, SNS dan lain-lain.

Tidak hanya komunikasi satu arah seperti “Produksi (Distributor) → Peserta” tetapi juga gaya komunikasi yang memungkinkan setiap siswa untuk saling mendukung hal ini sangat diharapkan agar efektif untuk meningkatkan dan mempertahankan rencana pembelajaran dan motivasi untuk belajar.

Apa itu blended learning?

Ini adalah metode pendidikan yang menggabungkan banyak individu, benda, bentuk pembelajaran, dll. Hal inilah yang disebut pembelajaran terpadu.

e-Learning sendiri tidak bisa menjadi kebijakan terbaik di semua lingkungan. Dengan menggabungkan dan mendukung pelajaran tatap muka tradisional, kelas yang diikuti oleh siswa, efek sinergis dari efek pendidikan dapat diciptakan.

Memilih metode terbaik dengan tidakan terbaik adalah titik penting dari

e-Learning di masa depan.

e-Learning dalam pelatihan perusahaan

Ada banyak elemen yang mendukung manajemen, tetapi pendidikan sumber daya manusia adalah salah satu yang paling berharga untuk sebuah manajemen perusahaan.

e-Learning cenderung dikaitkan dengan sekolah dan pre-school , tetapi juga merupakan kata kunci yang penting bagi perusahaan untuk sukses dalam berbisnis.

Untuk mewujudkan pelatihan yang murah dan berkualitas untuk karyawan perusahaan, hanya metode konvensional yang tidak dapat mengikuti kecepatan perkembangan zaman.

Dalam e-Learning / ICT Education, untuk memanfaatkan perangkat digital secara efektif, kuantifikasi pembelajaran dapat dilakukan secara fleksibel. Oleh karena itu, ini sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan dari seluruh karyawan perusahaan.

Oleh karena itu, Pendidikan multilateral termasuk e-Learning sangat diperlukan untuk mempertimbangkan lingkungan pengguna dan pekerjaan.

 


Sponsor Link

Keuntungan dan keunggulan e-Learning

3-1. e-Learning dari sudut pandang pembelajaran

Berikut ini adalah daftar kelebihan dan  kekurangan  dari metode pembelajaran yang dilihat dari sudut pandang peserta didik / siswa.

 

e-Learning  tipe ketidaksesuaian dengan permintaan
manfaat Anda dapat belajar di tempat kerja atau di rumah.

Anda dapat belajar dengan kecepatan Anda sendiri.

Umpan balik seperti status kemajuan dan hasil tes dapat

segera dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil, metode pembelajaran yang optimal dipilih

dan dipelajari secara efektif.

Mudah dimengerti dengan adanya gerakan di layar seperti penjelasan operasi.

Dapat  memperdalam tingkat pemahaman pembelajaran dengan adanya

dengan suara dan gambar bergerak.

Kekurangan Belajar dengan keterampilan praktis seperti olahraga tidak bisa dilakukan.
Umumnya, tidak mungkin untuk berkomunikasi dengan dosen secara langsung.

 

 

Mobile-Learning tipe ketidaksesuaian dengan permintaan.
Manfaat Anda dapat belajar dengan mudah kapan saja.

(Selain itu, memiliki manfaat yang sama dengan  e-Learning.

Namun, ada beberapa batasan seperti pemutaran film)

Kerugian Layar belajarnya kecil.

Pembatasan seperti input karakter kemungkinan besar akan terjadi.

 

 

DVD  tipe ketidaksesuaian dengan permintaan.
Manfaat Anda dapat belajar dengan kecepatan Anda sendiri.

Mudah dimengerti melalui  gerakan di layar seperti penjelasan sistem

operasi.

Dengan adanya penjelasan  melalui suara, Anda dapat memperdalam

tingkat pemahaman dalam pembelajaran lebih lanjut.

Kerugian Hanya dapat dipelajari di tempat yang memiliki alat pemutar video dan DVD.

Anda tidak dapat melakukan interaksi dengan pengajar.

 

Buku teks tipe ketidaksesuaian dengan permintaan.
Kelebihan Anda dapat belajar dengan mudah kapan saja.

Anda dapat belajar dengan kecepatan Anda sendiri.

Kekurangan Karena hanya terdiri dari huruf dan gambar, media ini jadi sulit untuk dipahami.ami

 

Kelas jarak jauh melaui televisi penyesuaian secara langsung
Manfaat Anda dapat belajar di tempat kerja atau di rumah.
Kerugian Anda perlu menginstal peralatan untuk kendali jarak jauh satu per satu.

Waktu untuk belajar telah ditetapkan.

 

Pelatihan pelajaran tatap muka penyesuaian secara langsung.
manfaat Orang-orang dapat mempelajari konten yang

terperinci secara langsung.

kerugian Anda harus pergi ke tempat yang sudah ditentukan.

Waktu untuk belajar telah ditetapkan.

e-Learning dari sudut pandang yang ingin dipelajari.

Berikut adalah daftar manfaat / kerugian dari metode pembelajaran seperti yang terlihat dari pengajar, instruktur, guru perusahaan dan sekolah.

e-Learning  tipe ketidaksesuaian dengan permintaan.
manfaat Karena manajemen kemajuan semua peserta didik diproses secara otomatis, pemeriksaan dan agregasi dapat dilakukan dengan cepat dan secara kolektif.

Karena bahan ajar dan program disimpan di server, modifikasi cepat dan mudah.

Memunginkinkan untuk secara serentak menyediakan bahan ajar terbaru untuk semua peserta didik.

Biaya setelah pengenalan dapat dikurangi.

Kerugian Dibandingkan dengan buku dan sejenisnya, dibutuhkan kerja dan biaya untuk menghasilkan bahan pembelajaran, selain itu juga membutuhkan

teknologi untuk menciptakannya.

Diperlukan  sistem  pengajaran peyampaian materi(LMS)  / manajemen history.

 

 

Mobile-Learning  tipe ketidaksesuaian dengan permintaan
manfaat Sama dengan manfaat dari e-Learning.
 kerugian Sama dengan kerugian dari e-Learning.

 

DVD  tipe ketidaksesuaian dengan permintaan.
 manfaat Anda dapat menggunakan video yang diambil karena  hal itu

berfungsi sebagai bahan ajar.

Tidak perlu membangun sistem.

kerugian Status kemajuan belajar tidak dapat diketahui.

Tidak mungkin mengkompilasi hasil belajar.

Shooting diperlukan.

Biayanya pers dan biaya distribusi.

Sulit untuk memperbaiki jika ada masalah dengan isi.

 

Buku teks tipe ketidaksesuaian dengan permintaan.
 manfaat Dibandingkan dengan bahan ajar komputer, anda tidak

membutuhkan keterampilan yang diperlukan untuk menghasilkan bahan ajar.

kerugian Status kemajuan belajar tidak diketahui.

Tidak mungkin mengkompilasi hasil belajar.

 

Kelas jarak jauh melalui televisi. penyesuain secara langsung.
manfaat Anda dapat melakukan pelajaran pada interval yang

sama dengan kelas tatap muka.

 kerugian Untuk pengajaran langsung dengan orang-ke-orang, anda dapat memahami tingkat penguasaan peserta didik secara rinci.

 

Pelatihan pelajaran tatap muka penyesuaian secara langsung.
manfaat Untuk mengajar langsung dengan orang-ke-orang, anda dapat memahami tingkat penguasaan peserta didik secara rinci.
manfaat Dibutuhkan waktu dan biaya bagi semua individu untuk

menanggapi kemajuan pembelajaran,

Jadwal yang sama untuk semua instruktur dan peserta didik,

Sulit menyesuaikan karena perlu berkumpul di tempat yang sama.

Sulit untuk menjaga konten kelas tetap konstan dengan

kualitas yang sama.

Total hasil pembelajaran membutuhkan waktu dan tenaga.

Apa yang diperlukan untuk implementasi e-Learning

4-1. Sistem manajemen pembelajaran

Dalam memperkenalkan e-Learning, tidaklah efisien untuk membuat program manajemen untuk setiap bahan ajar karena data pada situasi pembelajaran juga bervariasi.

Oleh karena itu, jika Anda menggabungkan sistem manajemen pembelajaran (LMS: Learning Management System) di server sebagai platform terpadu seperti perangkat lunak yang menjalankannya, Anda dapat menyatukan lingkungan belajar.

Ada dua fungsi utama LMS.

1.Manajemen peserta didik dan bahan ajar

2.Manajemen kemajuan pembelajar

Beberapa contoh dari Manajemen peserta didik dan bahan ajar misalnya,

-mendidtribusikan bahan ajar manajemen dari awal bulan depan.

-Menberikan kesempatan mengikuti kuliah bisnis hanya untuk karyawan baru dan kandidat kerja

Hal ini juga memiliki peran menugaskan (mencocokkan) bahan ajar dan peserta didik yang akan diambil.

“Manajemen kemajuan pelajar” memungkinkan administrator untuk secara komprehensif memahami bahan ajar mana yang diselesaikan oleh peserta didik, berapa banyak poin tes diperoleh dan apakah mereka lulus atau tidak.

4-2. Materi pembelajaran

Materi pembelajaran (konten pembelajaran, bahan ajar) penting sebagai lingkungan (infrastruktur) untuk mengoperasikan e-Learning. Bahkan jika sistem yang mahal diperkenalkan, jika tidak ada bahan ajar yang bermanfaat, maka hal itu tidak bisa dibilang baik

Materi pembelajaran umumnya dibuat dengan perangkat lunak pengeditan yang disebut dengan alat authoring.

Adobe Captivate adalah sebuah aplikasi yang dapat membuat materi ajar, dapat menyimpan gerakan di desktop dan mudah membuat pertanyaan ujian tanpa pengetahuan pemrograman.

Ini juga bisa menjadi output sebagai bahan ajar e-Learning yang terkait dengan LMS.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan untuk bahan ajar dengan menggunakan HTML (HTML 5) terbaru yang digunakan saat menjelaskan beranda dan CSS 3, CSS terbaru yang mendefinisikan tata letak desain beranda juga meningkat.

Perubahan telah berevolusi sehingga ekspresi yang sulit dengan versi sebelumnya dari HTML 4 dan CSS 2 dapat dibuat secara singkat dengan menggunakan standar terbaru.

 


4-3. SCORM (standar untuk kesamaan e-Learning)

Materi LMS dan e-Learning, keduanya adalah standar dunia e-Learning yang disebut SCORM (Sharable Content Object Reference Model).

SCORM dapat dibandingkan dengan standar DVD atau Blu-ray untuk pemutaran video. Karena ada standar tetap seperti DVD dan Blu-ray, film dan drama dapat dinikmati tanpa masalah. Jika Anda membuat ini di luar standar, Anda tidak bisa memainkannya, jadi tidak ada yang bisa melihatnya.

Sebagai produser, jika Anda membuat media yang sesuai dengan standar, akan ada manfaat bahwa banyak orang dapat membelinya.

4-4. Dukungan untuk peserta didik

Meskipun semua item yang dijelaskan sejauh ini adalah kata kunci penting, dalam beberapa tahun terakhir penekanannya adalah pada keberadaan pengajar, atau orang-orang yang mendukung pembelajar yang disebut tutor.

Penasihat pembelajaran: Terutama melakukan pengawasan total peserta didik

Tutor: Menjawab pertanyaan tentang isi materi ajar

Untuk pembelajaran berkelanjutan melalui e-Learning, penting untuk menjaga motivasi individu tetap tinggi.

Namun, sulit untuk membuat semua bahan ajar dengan sempurna, ada permasalahan di mana ada penjelasan atau item yang sebagian orang tidak bisa mengerti.

Jika Anda tidak dapat menyelesaikannya, akan sulit bagi Anda untuk melanjutkan sebagai motivasi untuk belajar dan memahami.

Untuk mencegah situasi seperti itu, penting akan keberadaan orang yang dapat menjawab pertanyaan dari pembelajar atau mendorong pembelajar.  Kita dapat memanfaatkan e-mail, papan buletin, konferensi internet, dll untuk membuat komunikasi yang optimal.

 

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol