Cara Jual Beli Online yang Praktis di Internet

Sponsor Link

 

Internet mengalami perkembangan begitu pesat, tidak hanya menjadi media untuk berkomunikasi, namun lebih lanjut bahkan menjadi media jual beli. Tak terhitung banyaknya transaksi jual beli online yang berlangsung setiap hari. Namun, sebenarnya bagaimana cara jual beli online yang praktis?

Tentu ini menjadi pertanyaan bagi banyak orang yang baru memasuki dunia jual beli online atau justru masih bingung melakukan jual beli online. Kali ini tak perlu khawatir lagi, karena seputar cara jual beli online praktis akan dibahas di sini.

Bagaimana Melakukan Jual Beli Online Praktis di Internet?

Lebih dahulu harus dipahami jika ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk jual beli online di internet. Secara spesifik cara melakukan jual beli online tergantung dengan media jual beli tersebut. Namun, secara umum ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melakukan jual beli online secara praktis.

Cara-cara jual beli online yang praktis ini dapat diterapkan oleh banyak pihak yang ingin melakukan jual beli online. Yuk simak beragam caranya di sini.

 

Jasa Pembuatan Aplikasi

Melalui Mekanisme yang Disediakan Platform Jual Beli Online

Saat ini hadir beragam platform jual beli online di internet. Beragam platform tersebut hadir untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya yang ingin melakukan jual beli secara online.

Produk yang dijual pun beragam. Mulai dari produk milik tempat jual beli itu sendiri maupun produk yang berasal dari pihak ketiga.

Bagaimana melakukan pembelian melalui platform jual beli online?

Inilah cara umum yang digunakan untuk melakukan pembelian melalui platform jual beli online.

  • Pertama masuk ke halaman platform jual beli online tersebut.
  • Biasanya pengunjung akan dihadapkan dengan banyak barang yang ditawarkan. Mulai dari penawaran dengan diskon hingga penawaran gratis ongkos kirim. Pilih barang yang dirasa paling sesuai dengan keinginan.
  • Setelah memilih barang yang sesuai, klik tombol beli atau pesan yang biasanya ada dalam platform tersebut.
  • Umumnya barang yang telah dibeli atau dipesan akan masuk kebagian keranjang yang isinya adalah daftar belanjaan pengunjung.
  • Selanjutnya jika ingin membeli barang tersebut buka bagian keranjang dan klik bayar.
  • Maka pengunjung akan dihadapkan pada prosedur pembayaran sesuai dengan yang diminta oleh pihak platform jual beli tersebut.
  • Informasi yang biasanya dibutuhkan adalah mulai dari alamat, nomor telepon yang bisa dihubungi hingga jenis pengiriman yang dipilih.
  • Terakhir jika sudah mengisi semua yang diperlukan tinggal lakukan pembayaran sesuai dengan pilihan pembayaran.
  • Lakukan pembayaran hingga ke digit terakhir yang diminta, karena umumnya digit terakhir tersebut adalah kode yang dibutuhkan untuk mengetahui transaksi mana yang dibayarkan.

Itulah cara membeli barang praktis melalui platform jual beli online.

Sekarang saatnya membahas bagaimana cara menjual barang melalui platform jual beli online tersebut. Caranya juga cukup mudah, sesuai dengan platform tersebut. Inilah cara-caranya.

  • Pertama biasanya sebelum membuka ‘toko’ dalam platform tersebut harus lebih dahulu mendaftar pada platform.
  • Setelah mendaftar, maka akan muncul tahapan yang perlu dilakukan untuk dapat mulai membuka toko.
  • Ikuti tahapan-tahapan yang diminta tersebut.
  • Kemudian jika semua tahapan telah dipenuhi, nanti pemilik toko dapat mulai mengupload barang yang akan dijualnya.
  • Perhatikan kriteria yang diperlukan dalam mengupload barang. Mulai dari minimal dan maksimal deskripsi hingga kriteria foto. Jangan lupa perhatikan juga stok barang yang biasanya diminta untuk dilengkapi.

Lewat Perjanjian Antara Penjual dan Pembeli

Selain melakukan jual beli melalui platform jual beli online yang ada, ternyata masih ada cara yang dapat dilakukan untuk jual beli secara online. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan perjanjian antara pembeli dan penjual.

Ini biasanya berlaku untuk penjualan dan pembelian yang tidak melalui platform online tertentu. Memang caranya relatif lebih mudah, namun harus dipahami jika risiko yang dimiliki untuk cara pembelian dan penjualan ini juga cukup besar.

Lalu bagaimana cara melakukan pembelian dan penjualan melalui metode ini? Inilah tahapan umum yang biasa dilakukan.

  • Pertama harus dilakukan kontak antara penjual dan pembeli yang akan melakukan transaksi. Kontak ini untuk melakukan tahapan selanjutnya yang akan ditempuh dalam transaksi jual beli.
  • Selanjutnya pastikan jika kedua belah pihak baik penjual maupun pembeli merupakan pihak yang terpercaya. Sertakan bukti-bukti yang menunjukkan jika kedua pihak yang melakukan transaksi memang terpercaya.
  • Lalu jika sudah dipastikan kalau kedua belah pihak adalah pihak yang terpercaya, mulailah pilih metode transaksi yang disepakati.
  • Kemudian saat kedua belah pihak sudah sepakat maka jual beli pun dapat dilakukan.

Ragam Media Jual Beli Online di Internet

Harus dipahami jika cara jual beli online sebenarnya juga tergantung dengan media jual beli yang digunakan. Ada beberapa media jual beli yang dapat ditemukan di internet. Berbagai media jual beli ini penting untuk dipahami.

Pasalnya setiap media jual beli memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yuk simak ada media jual beli apa saja yang hadir di internet.

Media Sosial

Salah satu media yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi jual beli secara online adalah media sosial. Saat ini hadir beragam platform media sosial yang juga sekaligus dapat menjadi media menawarkan atau membeli barang.

Salah satu media sosial yang paling banyak digunakan untuk melakukan transaksi adalah instagram. Kita tentu banyak menjumpai toko online yang ada di instagram. Semuanya hadir dengan produk yang berbeda-beda.

Banyak juga yang melakukan transaksi melalui akun instagram. Ini menjadi bukti bagaimana kemudian instagram bertransformasi menjadi salah satu media sosial yang memiliki peran besar dalam dunia jual beli online.

Selain instagram, jual beli juga biasanya dilakukan melalui WhatsApp. Umumnya penjual akan menawarkan produk yang dimilikinya melalui fitur status WhatsApp. Meski memang harus diakui jika transaksi menggunakan whatsapp memiliki pasar yang terbatas.

Media sosial lain yang biasa digunakan adalah facebook. Untuk media sosial yang satu ini memang sudah tidak diragukan lagi terkait perannya dalam dunia jual beli online. Ada banyak orang yang meraup keuntungan banyak dari penjualan melalui media sosial facebook.

E-commerce

Selain menggunakan media sosial, rupanya masih ada media lain yang dapat digunakan melakukan jual beli secara online. Media yang dimaksud adalah e-commerce.

Jual beli online melalui e-commerce memang lebih disukai banyak orang. Pasalnya cara jual beli online lewat e-commerce dinilai lebih mudah dan juga lebih aman. Namun sebenarnya apa itu e-commerce?

Harus dipahami jika e-commerce adalah toko website yang menjual produk miliknya sendiri. Jadi dapat dikatakan jika ia hanya menjual produk-produk yang dihasilkannya sendiri.

Biasanya website e-commerce ini dibuat oleh perusahaan yang memiliki produk yang sudah memiliki nama besar. Meski ada juga brand-brand baru yang menawarkan produknya melalui website e-commerce.

Hadirnya e-commerce ini akan lebih memudahkan pelanggan. Apalagi ini juga dapat membuat transaksi yang dilakukan menjadi lebih mudah. Selain itu e-commerce juga dianggap lebih praktis jika dibandingkan harus membeli dengan media lainnya.

Marketplace

Selama ini istilah marketplace dan e-commerce kerap kali disamakan satu sama lain. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Kalau pada e-commerce produk yang ditawarkan adalah produk milik website itu sendiri, maka berbeda halnya dengan marketplace.

Di sini marketplace hadir sebagai salah satu media yang mempertemukan antara penjual dengan pembeli. Konsepnya hampir sama seperti pasar tradisional hanya saja dalam bentuk online.

Jadi penjual dipersilahkan menawarkan produknya di marketplace ini. Tentunya setiap marketplace memiliki peraturan berbeda-beda untuk para penjual.

Konsep marketplace ini juga menjadi konsep yang disukai pembeli. Alasannya hampir sama dengan pada e-commerce. Dimana adanya marketplace dinilai membuat transaksi lebih aman.

Di sisi lain kehadiran marketplace memberikan ‘banyak pilihan’ baru bagi pembeli. Jika selama ini pembeli hanya memiliki sedikit referensi produk, maka lewat marketplace ini hadir lebih banyak referensi produk yang dapat dipilih oleh calon pembeli.

Pedoman Aman Melakukan Jual Beli di Internet

Selama ini banyak yang takut melakukan transaksi di internet karena dinilai kurang aman. Apalagi di tengah maraknya kasus penipuan yang menimpa penjual maupun pembeli. Tentu ini membuat banyak pihak menjadi was-was.

Sebenarnya transaksi di internet tidak semenyeramkan yang banyak orang gambarkan. Kehadiran transaksi yang aman bukan tidak mungkin diwujudkan. Hanya saja harus dipahami pedoman-pedoman aman untuk melakukan transaksi jual beli di internet.

Sponsor Link

Pastikan Bertransaksi Dengan Pihak yang Terpercaya

Pertama yang harus diperhatikan adalah pihak-pihak yang melakukan transaksi tersebut haruslah pihak yang terpercaya. Jangan sampai justru transaksi dilakukan dengan pihak yang dirasa tidak dapat menunjukkan bukti kuat sebagai pembeli maupun penjual yang terpercaya.

Pastikan jika pihak yang melakukan transaksi ini adalah pihak terpercaya melalui banyak cara. Mulai dari melihat dokumen yang mendukung hingga track record dari pihak-pihak tersebut.

Cari Track Record Pihak Penjual Maupun Pembeli

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, masalah track record adalah hal penting yang harus diperhatikan. Pastikan jika pihak pembeli maupun penjual memiliki track record yang baik.

Untuk transaksi menggunakan media sosial dapat memastikan testimoni dari pembeli yang biasanya hadir di kolom komentar. Hal yang sama juga dapat dilakukan untuk pembeli yang dirasa kurang meyakinkan.

Pastikan profil dari pembeli tersebut. Apalagi untuk pembeli yang melakukan transaksi dalam jumlah banyak. Lebih baik jika menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti marketplace ketika akan melakukan transaksi.

Cek Kembali Data yang Masuk

Selama ini banyak penjual maupun pembeli yang tertipu dengan data palsu yang diberikan pihak penjual maupun pembeli. Seperti halnya pembeli yang menunjukkan data bukti transfer palsu atau dokumen yang telah dikirimkan.

Sebaiknya cek kembali bukti transfer dan juga dokumen yang telah dikirimkan. Hal ini untuk mencegah penjual mengalami kerugian karena ternyata bukti transfer dan profil pembeli ternyata palsu.

Pembeli juga sebaiknya melakukan cek yang sama untuk penjual produk yang akan dibelinya. Pastikan jika produk-produk yang dijual memiliki kualitas sesuai dengan yang ditawarkannya.

Selain itu jangan lupa untuk memastikan jika penjual merupakan penjual terpercaya. Inilah pentingnya menggunakan rekening bersama untuk memastikan uang tak akan sampai pada pihak penjual ketika barang tidak sampai pada pembeli.

Jangan Ragu Menggunakan Rekening Bersama

Pembahasan mengenai rekening bersama sempat disinggung di postingan sebelumnya. Harus dipahami jika rekening bersama ini penting untuk digunakan. Pasalnya ini membuat pihak pembeli maupun penjual merasa aman.

Ada banyak jasa yang menawarkan rekening bersama sebagai perantara. Selain menggunakan jasa rekening bersama dapat juga menggunakan marketplace yang biasanya sekaligus menyediakan rekening bersama dan fitur track barang.

Tentunya kehadiran pihak ketiga sebagai rekening bersama maupun perantara track barang ini penting. Transaksi yang aman antara penjual dan pembeli dapat hadir dengan adanya rekening bersama ini.

Perhatikan Keaslian Barang

Bagi yang membeli barang dengan embel-embel ‘asli’ wajib untuk memperhatikan keaslian barang yang ada. Simak ciri-ciri yang dapat membedakan barang asli maupun palsu.

Kalau kondisi memungkinkan, tak ada salahnya untuk memilih opsi COD yang dapat membuat pembeli dapat mengetahui keaslian barang secara langsung. Pasalnya saat ini ada banyak yang menawarkan barang dengan ‘cap’ asli namun ternyata justru barang palsu yang ditawarkan.

Inilah yang membuat pembeli sebaiknya berhati-hati saat membeli barang dengan embel-embel asli. Apalagi jika barang tersebut ditawarkan dengan harga yang sangat miring dan tak masuk akal.

Apa yang Tak Boleh Dilakukan Dalam Melakukan Jual Beli di Internet?

Ternyata ada banyak cara jual beli online yang aman, baik bagi penjual maupun pembeli. Selain cara jual beli aman di internet seperti di atas, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat melakukan jual beli online di internet. Ada cara-cara apa saja? Inilah beberapa di antaranya.

Mengirimkan Data Diri dengan Sembarangan

Masalah keamanan data diri seringkali diabaikan oleh banyak pihak. Padahal ini menjadi celah berbahaya yang harus diwaspadai pihak pemilik data diri tersebut.

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan baik pihak penjual maupun pembeli adalah mengirimkan data diri secara asal atau sembarangan. Padahal data diri tersebut berpotensi untuk dimanfaatkan pihak penipu untuk menipu pihak lain.

Sebaiknya hindari untuk mengirimkan data diri secara online. Jika memang ada pihak yang merasa kurang percaya akan lebih baik jika menggunakan aplikasi pihak ketiga. Ini akan lebih aman jika dibandingkan harus mengirimkan data diri secara online.

Tidak Mengecek Lebih Dahulu Bukti Transaksi

Baik bagi penjual maupun pembeli sebaiknya lebih dahulu mengecek data transaksi yang dikirimkan. Untuk pembeli misalkan cek lebih dahulu resi yang dikirimkan pihak penjual. Pastikan apakah resi tersebut merupakan resi asli atau tidak.

Lalu bagaimana dengan pihak penjual?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebaiknya cek masalah bukti transfer yang dikirimkan oleh pihak pembeli. Pastikan bukti transfer tersebut asli. Saat ini ada banyak kasus pembeli yang mengirimkan bukti transfer palsu untuk menipu pihak penjual.

Sponsor Link

Melakukan Transaksi Dalam Jumlah Besar Melalui Media yang Tak Terpercaya

Terakhir jangan melakukan transaksi dalam jumlah besar melalui media yang tak terpercaya. Ini berlaku bagi yang ingin melakukan pembelian barang elektronik atau barang-barang lain yang memiliki risiko besar.

Sebaiknya pilih media transaksi yang dirasa cukup aman untuk penjual maupun pembeli. Apalagi untuk pembelian dalam jumlah banyak. Jangan sampai kerugian diperoleh hanya karena mengabaikan masalah keamanan dari media yang dijadikan tempat transaksi.

Itulah beberapa cara jual beli online yang harus dipahami baik oleh penjual maupun pembeli. Mulai dari cara praktis melakukan jual beli hingga hal-hal yang harus dihindari selama melakukan jual beli.

Melakukan jual beli online memang memiliki beberapa risiko baik untuk penjual maupun pembelinya. Namun, bukan berarti risiko-risiko tersebut tidak dapat diminimalisir. Justru ada banyak cara jual beli online secara aman yang dapat dimanfaatkan untuk membuat transaksi menjadi lebih aman.

Apakah Anda memiliki masalah dalam menjalankan bisnis online? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jasa Pembuatan Website

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol