3 Jenis Bisnis Sampingan dan 3 Alasan untuk Meraih Penghasilan Tinggi pada Bisnis Sampingan

 

Pertama-tama, apa perbedaan bisnis sampingan dengan bisnis utama?

Pada umumnya, bisnis utama mengacu pada perusahaan milik sendiri sedangkan bisnis sampingan memiliki kesan yaitu memperoleh pendapatan berupa di waktu luang. Namun, kedua hal tersebut bukan merupakan perbedaan mendasar dari bisnis utama dan bisnis sampingan.

Mengapa kebanyakan orang bekerja kepada perusahaan dan bekerja sebagai pekerja kantoran? Hal itu karena orang bekerja mengumpulkan uang hanya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Bisnis utama merupakan upaya untuk mencapai tujuan dalam menghasilkan uang. Sama halnya dengan bisnis sampingan yang juga merupakan upaya untuk menghasilkan uang, tetapi cara untuk mendapatkan uangnyalah yang berbeda.

Dalam bisnis utama, uang dihasilkan dengan bekerja sebagai buruh. Bekerja sebagai buruh adalah cara untuk mendapatkan uang atau gaji sebagai pertimbangan untuk menyediakan tenaga kerja sendiri. Gaji dibayarkan setiap bulan dengan melakukan pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan.

Gaji yang dibayarkan oleh perusahaan ditentukan berdasarkan waktu, sehingga dengan kata lain dapat dikatakan bahwa ‘tenaga kerja = waktu’. Pekerjaan paruh waktu dengan upah per jam yaitu Rp. 20.000, menghasilkan uang dengan menyediakan tenaga kerja Rp. 20.000 per jam. Upah per jam dari pekerja kantoran bergai Rp. 50 juta ialah sekisar Rp. 26.000 per jam, maka menghasilkan uang dengan menyediakan tenaga kerja Rp. 26.000 per jam. Baik itu karyawan tetap, sementara, maupun paruh waktu merupakan pekerja yang bekerja sebagai tenaga kerja buruh.

Disisi lain, dalam bisnis sampingan tidak hanya bekerja, keuntungan dapat diperoleh melalui usaha maupun investasi.

Pada bisnis sampingan, keuntungan dapat diperoleh melalui berbagai cara, seperti dapat bekerja paruh waktu, membuat online shopping, maupun investasi saham.

Perbedaan besar antara bisnis utama dengan bisnis sampingan adalah apakah Anda memiliki penguasaan terhadap diri sendiri. Dalam kasus bisnis utama, Anda harus melakukan pekerjaan yang sudah ditetapkan sesuai waktu dan tempat yang juga sudah ditetapkan. Berbeda dengan bisnis sampingan yang tidak terikat oleh waktu maupun tempat dan tentu saja Anda dapat mengelola bisnis sendiri maupun berinvestasi meskipun jika sedang bekerja. Selain itu, pendapatan dari bisnis utama dikelola oleh manajer, namun tidak ada batasan maksimum ketika mengelola bisnis sampingan karena dikelola oleh pribadi.
 


Sponsor Link

Mengapa Harus Memulai Bisnis Sampingan?

Mengapa harus memulai bisnis sampingan? Itu karena masa-masa bekerja untuk satu perusahaan sudah berakhir. Dahulu, internet masih belum ada dan jumlah pekerjaan pun masih sangat terbatas. Meskipun tidak puas dengan pekerjaan yang ditawarkan oleh relasi maupun sahabat, Anda tetap perlu menahan diri dan terus bekerja. Namun, beberapa akhir ini telah menjadi era dimana pekerjaan dari berbagai belahan dunia dapat dikerjakan di rumah melalui sebuah komputer.

Masa-masa kestabilan pelayanan dalam perusahaan telah berakhir. Di masa mendatang, akan tiba saatnya orang-orang mulai terlepas dari ketergantungan pada perusahaan dan menngunakan kemampuan sendiri untuk menghasilkan uang secara pribadi.

Alasan 1     : Meningkatkan penghasilan

Bekerja dengan cara apapun, jika hanya mengandalkan bisnis utama, penghasilan tidak dapat meningkat. Hal tersebut karena gaji pekerja ditentukan dari upah per jam. Terdapat batas waktu seseorang dapat bekerja dalam sehari sehingga tidak dapat dihindari batas gaji juga perlu ditentukan. Meskipun terjamin bahwa gaji akan dibayar secara stabil, dan karena gaji meningkat per tahun, dibutuhkan waktu yang lama seperti 10 atau 20 tahun untuk memperoleh penghasilan yang tinggi setelah masuk perusahaan.

Dengan cara ini, jika hanya melakukan bisnis utama tidak akan meningkatkan penghasilan yang besar, namun pendapatan akan meningkat ketika melakukan bisnis  sampingan. Karena bekerja untuk mendapatkan penghasilan adalah yang utama, maka pekerjaan sampingan harus dilakukan dengan benar.

Alasan 2     : Menggunakan kemampuan sendiri untuk memperoleh keuntungan

Dengan melakukan bisnis sampingan, Anda dapat memperoleh kemampuan untuk menghasilkan uang dengan kekuatan sendiri tanpa membawa nama perusahaan seperti bisnis utama. Keterampilan menghasilkan uang tidak dapat diperoleh kecuali dengan berbisnis sendiri. Dan jika Anda tidak dapat menghasilkan uang dengan usaha sendiri, dan tidak ada upaya untuk menghasilkan uang selain dengan bekerja, maka mau tidak mau, Anda harus bergantung pada perusahaan di sisa hidup Anda.

Tidak. Mungkin ada beberapa yang dapat berkembang di sebuah perusahaan, namun kemampuan yang didapatkannya dari perusahaan tersebut hanya sebatar kemampuan dalam melakukan bisnis di perusahaan tersebut saja. Ketika melakukan bisnis sendiri, Anda akan mampu menumbuhkan kemampuan untuk melihat hal-hal dari berbagai sudut pandang, baik itu dari sudut pandang pengusaha, karyawan, maupun konsumen. Jadi, Anda dapat memahami dengan jelas siapa yang untung dan siapa yang rugi. Dan untuk mendapatkan uang, Anda perlu membuat mekanisme yang akan diperoleh untuk diri Anda sendiri.

Alasan 3     : Bebas dari ketergantugan terhadap perusahaan

Karyawan mengutarakan bahwa mereka digaji berdasarkan tenaga dan waktu yang mereka sediakan untuk perusahaan. Dapat dikatakan bahwa seseorang melakukan bisnis untuk mendapatkan gaji tetap dengan menjual tenaga dan waktunya kepada perusahaan. Namun, ‘stabilitas’ bisnis tersebut tentu memiliki syarat yaitu perusahaan harus terus bertahan. Jika kinerja afiliasi perusahaan memburuk, ada kemungkinan akan berhenti beroperasi atau bangkrut. Dan pada nyatanya, Sharp yang merupakan perusahaan besar Jepang, dibeli oleh NARUMI dari Taiwan dan pengurangan sejumlah besar karyawan dilakukan. Selain itu, CK yang merupakan toko serba ada yang juga populer di Indonesia, pada tahun 2018 induk perusahaan mengalami kebangkrutan dan seluruh toko CK di Jepang ditutup. Bahkan perusahaan besar sekalipun, tidak akan dapat mempertahankan pekerjaannya seumur hidup.

Mengandalkan perusahaan sama halnya dengan digenggamnya kendali kehidupan sendiri oleh gaji yang diterima dari perusahaan. Terdapat beberapa resiko yaitu tidak dapat menggunakan waktu dengan bebas, risiko mental seperti harus menjaga hubungan yang baik dengan orang lain dan bekerja di tempat yang tidak disukai. Anda tidak dapat memilih sendiri kapan, di mana, dengan siapa Anda ingin bekerja.
 


 Jenis Bisnis Sampingan

Disebutkan bahwa terdapat 3 cara untuk memperoleh keuntungan, yaitu bekerja, berbisnis, dan berinvestasi. Menurut Anda, manakah cara yang akan Anda pilih? Pertama-tama, jika Anda memilih bekerja, tentunya Anda harus memilih pekerjaan yang membayar Anda dengan harga yang tinggi.

Lalu, bisnis seperti apa yang sebaiknya dipilih untuk memperoleh keuntungan yang stabil setelah menahan resiko?

3-1. Bisnis Sampingan Seperti ‘Pekerjaan Paruh Waktu’ yang Paling Populer

Ketika berpikir untuk melakukan bisnis sampingan sambil bekerja sebagai pegawai kantoran, hal umum yang berhubungan dengan hal tersebut adalah ‘pekerjaan paruh waktu’. Bekerja paruh waktu adalah bekerja pada waktu malam hingga pagi, setelah selesai bekerja sebagai pekerja kantoran.

3-1-1. Manfaat Kerja Paruh Waktu

Kebanyakan pada pekerjaan paruh waktu upah dibayarkan per jam. Dengan kata lain, dapat menerima upah sesuai lamanya waktu bekerja. Jadi, manfaat terbesar dari pekerjaan paruh waktu adalah pendapatannya yang mudah diprediksi.

Hal ini merupakan salah satu karakter yang tidak terdapat dalam dua pekerjaan sampingan lainnya yang dijelaskan selanjutnya.

3-1-2. Kerugian Pekerjaan Paruh Waktu

Jika Anda mencari lowongan pekerjaan, Anda dapat melihat bahwa terdapat batasan maksimal dalam memberikan upah per jam. Selain itu, terdapat juga batasan waktu selama apa Anda dapat bekerja. Ini menjadi kekurangan dari bekerja paruh waktu karena terdapat batasan maksimal karena ‘waktu X upah per jam = pendapatan’.


Poin dari Kerja Paruh Waktu

Pekerjaan paruh waktu adalah memberikan waktu Anda sendiri kepada orang lain. Dengan kata lain, “waktu X upah per jam = pendapatan”.

Meskipun mudah untuk memprediksi pendapatan, sulit untuk mendapatkan uang berjumlah besar karena dibatasi oleh waktu dan upah per jam.

3-2. ‘Investasi’ Tidak Hanya Bagi Orang Kaya

Jenis bisnis sampingan yang kedua adalah investasi. Investasi memiliki berbagai macam definisi. Namun, perlu banyak waktu untuk menjelaskan dengan jelas definisi investasi tersebut sehingga dalam artikel berikut hanya akan dijelaskan secara singkat.

Investasi berarti mengeluarkan uang, dan membuat uang tersebut bekerja untuk Anda. Ada berbagai macam investasi seperti investasi properti, investasi saham, investasi berjangka, FX, dll.

Berapa banyak hasil yang diperoleh ditentukan berdasarkan waktu dan jumlah uang yang dikeluarkan dan jenis serta tingkat resiko dari investasi (pengembalian terhadap sejumlah setoran disebut sebagai ‘hasil’ dalam investasi).

3-2-1. Manfaat Investasi

Investasi adalah fitur terbesar yang memudahkan Anda memperoleh uang dengan jumlah besar. Karena sebagai fitur investasi, ‘leverage’ dapat diimplementasikan berdasarkan pada masing-masing aturan setiap investasi. Kata ‘leverage’ mungkin jarang didengar, tapi singkatnya adalah ‘daya ungkit’. Misalnya dalam 5 kali kasus leverage, Rp. 500 juta dapat diinvestasikan dengan modal Rp. 100 juta.

Dalam kasus FX, seseorang dapat menerapkan leverage hingga 25 kali. Dengan kata lain, dengan modal Rp. 4 juta dapat digerakan menjadi Rp. 100 juta.

Ini merupakan fitur investasi yang dapat menggerakkan uang melebihi dari dana sendiri, semakin besar uang, semakin mudah memperoleh hasil (return) yang besar

 3-2-2. Kerugian Investasi

Kerugian dari berinvestasi adalah jika Anda mencoba untuk menghasilkan uang, dan sebagai akibatnya Anda cenderung kehilangan uang dibandingkan dengan melakukan bisnis sampingan lainnya.

Pernahkah Anda mendengar cerita bahwa Anda pernah bekerja paruh waktu namun terasa seperti tidak punya uang sepeserpun? Cerita tersebut mungkin terjadi dalam dunia investasi.

Sebaliknya, sebagai hasil dari investasi leverage dan investasi properti dan lainnya, mungkin yang masih tersisa hanyalah hutang.

Untuk mengimplementasikan manfaat dari investasi, perlu menghidupkan kembali fitur ‘’dengan mudah memperoleh uang yang banyak’’, hanya ada 1 pilihan diantaranya menyiapkan lebih banyak dana atau meningkatkan leverage. Khususnya, diperlukan perhatian yang cermat ketika menerapkan leverage yang besar. Itu karena meningkatkan leverage berarti meningkatkan juga resiko yang dapat terjadi.

Jangan lupa bahwa meskipun Anda hanya memiliki modal Rp. 100 juta, Anda dapat kehilangan hingga Rp. 200 juta jika Anda berinvestasi dengan leverage dua kali lipat dari yang Anda lakukan dengan uang Rp. 200 juta.

Selain itu, dalam investasi saham atau FX, berapa banyak dana yang diinvestasikan akan berubah tergantung pada jumlah yang dimasukkan ke dalam rekening perusahaan saham. Pada akhirnya, skala dana awal akan menjadi kunci untuk pendapatan yang akan diperoleh sesudahnya.

Poin dari Investasi :

Investasi adalah mengeluarkan uang Anda dan membuat uang Anda bekerja.

Bergantung pada cara Anda berinvestasi, Anda dapat menginvestasikan lebih banyak uang daripada leverage yang didanai sendiri.

Artinya ‘modal x return (hasil) x leverage = pendapatan’.

Sekalipun modal kecil, terdapat kemungkinan memperoleh penghasilan besar jika menerapkan leverage yang tinggi, tetapi pada saat yang sama resikonya juga menjadi besar, jadi Anda harus berhati-hati.

3-3. Bisnis Sampingan Online

Ketika mendengar kata bisnis sampingan online, terbayang hal yang sulit seperti ‘manajemen perusahaan’, bukan? Untuk alasan ini, beberapa orang mungkin merasa bahwa mereka tidak perlu memikirkan bisnis karena menurut mereka hanya membutuhkan sedikit penghasilan sebagai pekerjaan sampingan untuk diri mereka sendiri.

Karena perkembangan internet, berbagai model pekerjaan telah berkembang di era modern ini. Bisnis sampingan online adalah salah satunya, dan dalam beberapa tahun terakhir ini tidak jarang bagi mereka yang mencari nafkah dengan bisnis sampingan online.

Karena pengguna internet menyebarluas di seluruh dunia, penghasilan yang tinggi dapat memperoleh jika berhasil dalam bisnis sampingan online. Karena ada banyak kejadian dimana pendapatan bulanan melebihi Rp. 100 juta dalam beberapa bulan, bukanlah mimpi lagi untuk meraih pendapatan bulanan sebesar Rp. 100 juta dalam waktu sekitar setengah tahun tergantung pada usaha yang dijalankan.

Melihat hal tersebut, cobalah untuk mempertimbangkan sebuah bisnis! Apa itu bisnis? Di sini, untuk membandingkannya dengan pekerjaan paruh waktu, bisnis didefinisikan sebagai ‘pekerjaan yang upah per jamnya tidak ditetapkan’. Oleh karena itu, bila dikatakan dengan kata lain bisnis itu lebih beragam daripada investasi.

Misalnya, menggambar ilustrasi dan menulis kalimat atau bisnis yang tidak menerima upah per jam, seperti mengembangkan situs web, menjalankan blog, dan menghasilkan biaya iklan juga merupakan bisnis. Sering mendengar cerita bahwa ‘berbagai macam pekerjaan sedang berkembang’, tetapi sekarang benar-benar terdapat banyak jenis pekerjaan yang beragam.

Dalam hal tersebut, terdapat jenis pekerjaan yang Anda minati dan ada juga pekerjaan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki saat ini. Untuk melakukan pekerjaan seperti itu sebagai bisnis, merupakan urutan ketiga dari bisnis sampingan. Banyak kasus yang telah terjadi dimana seseorang akan bekerja sebagai pemilik bisnis pribadi di rumah.

Selanjutnya, akan dipaparkan mengenai manfaat dan kerugian apabila memulai bisnis sampingan.

3-3-1. Manfaat Bisnis

Sebelumnya telah disebutkan bahwa ‘terdapat banyak jenis pekerjaan yang beragam’, beberapa dari pekerjaan tersebut mungkin sesuai dengan keterampilan yang Anda miliki sebelumnya.

Jika Anda memiliki kemampuan tinggi melebihi harapan dan dibutuhkan oleh banyak orang, ada kemungkinan Anda dapat memperoleh penghasilan yang besar. Berbeda dengan pekerjaan paruh waktu yang kebanyakan memutuskan sendiri gaji per jamnya untuk diri sendiri.

Anda mungkin dapat memperoleh keuntungan lebih besar dengan melakukan hal-hal yang Anda sukai. Hal itu adalah keunggulan dari bisnis.

Ambang batas yang rendah
Bisa dikerjakan di rumah
Bisa dilakukan kapan saja
Bisa menghasilkan uang sendiri
Tidak memerlukan modal
Resikonya kecil
Ramah keluarga
Menjadi pendapatan yang tak terduga

3-3-2. Kerugian Bisnis

Namun, ada satu hal yang perlu Anda perhatikan. Hal tersebut adalah ada keterampilan yang dapat menghasilkan uang dan keterampilan yang tidak dapat menghasilkan uang. Bahkan jika memiliki minat yang kuat dan bahkan mengeluarkan uang untuk menguasai sebuah keterampilan, perlu dipertimbangkan kembali apakah ada manfaatnya atau tidak bagi orang lain.

Jadi, bahkan jika Anda bersikeras bahwa Anda memiliki keterampilan yang luar biasa, penghasilan akan sulit diperoleh jika hanya sedikit orang yang merasa keterampilan tersebut berharga.

Misalnya, bahkan jika memiliki keterampilan seperti tinju, sedangkan tinju bukan sesuatu yang bisa dimakan. Jika tidak menjadi juara dunia, tidak akan mendapat pemasukan yang memuaskan. Dengan cara ini, ada keterampilan yang menghasilkan uang dan keterampilan yang tidak menghasilkan uang sehingga terdapat perbedaan pendapatan.

Dan juga, jika tidak memiliki keterampilan yang dapat ditawarkan kepada orang lain saat ini, maka harus mempertimbangkan bahwa ketika memulai bisnis sendiri, akan sulit untuk mendapatkan penghasilan.

Situs poin, monitor angket, dll dapat dibuat untuk menghasilkan uang pada hari Anda melakukan registrasi, tetapi membutuhkan beberapa waktu sebelum bisnis internet seperti afiliasi dapat diperoleh.

Untuk alasan tertentu, perlu untuk terus bekerja selama 3 hingga 6 bulan sebelum mulai menghasilkan keuntungan. Dengan kata lain, masa-masa Anda tidak memperoleh penghasilan dalam jangka waktu yang lama dan akan jatuh ke dalam situasi seperti berikut.

Tidak dapat mempertahankan motivasi diri

Anda akan menjadi gelisah apakah akan berhasil memperoleh keuntungan, dan hanya akan berfokus pada bagaimana cara memperoleh penghasilan.

Anda akan menilai bisnis sampingan online tidak bisa menghasilkan uang dan kemudian Anda menyerah.

Sebenarnya ini adalah situasi nyata dimana banyak orang berhenti di tengah jalan karena faktor-faktor tersebut.
 


Rangkuman

Pada kesempatan ini, telah dipaparkan mengenai bisnis sampingan untuk pekerja kantoran yang secara garis besar dibagi menjadi tiga jenis. Pada akhirnya, mana yang akan dipilih itu tergantung pada diri sendiri. Mungkin ada yang sesuai untuk Anda saat ini dan ada juga yang tidak sesuai, dan ada juga pertimbangan-pertimbangan seperti apa yang harus dipilih ketika memikirkan 10 atau 20 tahun yang mendatang.

Selain itu, terdapat pilihan seperti mencoba pelan-pelan atau berhenti. Disarankan untuk pertama-tama mencoba mulai dari hal kecil, seperti mencoba mendapat pekerjaan paruh waktu, mencoba menginvestasikan sebagian dari uang Anda sendiri, dan mencoba mencari tahu apakah memungkinkan untuk melakukan bisnis atau tidak.

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.
Tentang Aplikasi Tentang Website
Pengenalan Perusahaan Kontak Kami
Sponsor Link
Tell Us What You Think
0Like0Love0Haha0Wow0Sad0Angry