Bisnis Online di Indonesia | Berkembang Pesat

Sponsor Link

 

Bisnis online merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Sebagai salah satu contohnya, anak usia sekolah dasar saat ini sudah bisa memesan layanan antar jemput sekolah secara online melalui smartphone mereka, ataupun bahkan membuat video untuk diunggah di situs berbagi video seperti youtube. Hal ini membuktikan bahwa perkembangan bisnis online di Indonesia sudah semakin pesat saja.

Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi internet dan perangkat untuk mengaksesnya, para pelaku bisnis mulai dari bisnis kecil, menengah hingga besar kini sudah mulai merambah dunia online seperti usaha perdagangan, transportasi bahkan hingga pertanian. Jadi selain memiliki toko offline, rata-rata mereka sudah mempertegas kehadirannya di dunia online.

Di Indonesia terdapat beberapa jenis bisnis online yang mengalami perkembangan sangat pesat yang selain bisa mendapatkan penghasilan yang tidak main-main, bahkan bisa memberikan kontribusi dalam membangun perekonomian masyarakat Indonesia. Adapun beberapa jenis bisnis online tersebut bisa Anda simak pada urain di bawah ini.

Bentuk dan Perkembangan Bisnis Online di Indonesia

Berbicara tentang perkembangan bisnis online di Indonesia, sebagian besar dari kita pasti berfikir bahwa yang namanya bisnis online itu adalah melakukan bisnis e-commerce, alias menjual dan membeli barang secara online. Pemikiran itu memang tidak salah, namun tahukah Anda? Bahwa bisnis online ini ternyata bisa dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan cara penyediaan layanan dari bisnis online tersebut.

Hal ini bisa kita lihat dari beberapa bisnis online besar di Indonesia yang mengalami perkembangan sangat pesat seperti Forum Jual Beli Kaskus, Tokopedia, Lazada, OLX dan lain sebagainya yang meski tidak begitu jelas, ternyata memiliki bentuk layanan yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya.

Secara umum bisnis online di Indonesia secara garis besar dapat dibedakan menjadi lima bentuk atau jenis yang berbeda. Dan bila Anda yang memang aktif dalam bidang bisnis online atau mungkin hanya ingin mengetahui lebih jauh tentang prospek bisnis online yang sedang ngetrend ini, saya harap informasi ini akan berguna bagi Anda. Berikut adalah lima bentuk dan perkembangan bisnis online di Indonesia yang bisa Anda jadikan referensi jika ingin mencoba peluang bisnis ini.

 

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Marketplace C2C (Customer to Customer)

Marketplace costumer to customer (C2C) adalah model bisnis, dimana pelanggan dapat berdagang satu sama lain, biasanya, dalam lingkungan online. Dua implementasi pasar C2C adalah lelang dan iklan baris.

Pemasaran C2C telah meningkat popularitasnya dengan kedatangan internet dan perusahaan-perusahaan seperti eBay, Etsy, dan Craigslist. Pemilik bisnis C2C ini selain menyediakan tempat (platform), ia juga menyediakan jasa pembayaran online untuk setiap transaksi antar pengguna tersebut.

Pembayaran yang masuk pada saat transaksi biasanya akan ditampung di rekening pihak ketiga atau yang disebut sebagai layanan Escrow.

Dalam hal ini rekening pihak ketiga atau Escrow ini berperan sebagai penghubung antara penjual, pembeli dan pihak penyedia platform e-commerce. Biasanya setelah pembeli memutuskan untuk membeli produk dari seorang pedagang, maka ia harus melakukan pembayaran dengan metode pembayaran yang tersedia, dana yang telah dibayarkan akan masuk ke rekening Escrow dan ditampung untuk sementara sampai dengan barang yang dibeli diterima oleh pembeli baru kemudian Escrow akan memberikan dana tersebut ke pihak penjual. Kemudian sebagai komisinya, pihak e-commerce juga akan menerima komisi atas layanan yang disediakannya yang biasanya disebut sebagai “biaya layanan”.

Escrow juga dikenal sebagai rekening Bersama (rekber) pada forum jual beli seperti KASKUS. Bagi pembeli, tentu saja hal ini sangat aman, karena jika barang yang Anda beli tidak sampai, Anda bisa mengajukan klaim pengembalian dana ke pihak e-commerce tersebut.

Pelaku bisnis online di Indonesia yang menggunakan bentuk bisnis ini antara lain adalah Tokopedia dan Shopee. Dan seperti yang saya sebutkan diatas tadi, keuntungan oleh perusahaan-perusahaan tersebut didapatkan dari komisi penyediaan jasa Escrow. Jika Anda ingin berbisnis secara online, mendaftar sebagai penjual di Tokopedia bisa menjadi pilihan yang baik.

Daftar Iklan Baris atau yang juga dikenal dengan Classifieds

Bentuk perkembangan bisnis online di Indonesia yang kedua adalah bisnis online dengan iklan baris atau sering dikenal dengan Classifieds. Dalam dunia kemungkinan digital tanpa batas, iklan baris memiliki begitu banyak hal yang ditawarkan.

Mereka membantu bisnis maupun individu untuk mengiklankan produk atau layanan mereka. Bukankah sangat penting bagi bisnis untuk memperluas basis audiens mereka? Sebab, basis pelanggan yang luas sangat penting untuk pertumbuhan dan kesuksesan bisnis.

Pasar iklan baris adalah platform umum untuk semua jenis bisnis untuk dengan mudah mendaftarkan produk dan layanan mereka, untuk meningkatkan jangkauan yang sama. Data menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata per pengguna Internet di segmen “Iklan Baris” adalah US $ 6,74 pada tahun 2018. Faktanya, orang dewasa daring yang menggunakan iklan baris telah dua kali lipat sejak 2005. Semua fakta dan angka ini menunjukkan kemungkinan iklan baris sebagai bisnis.

Pasar iklan baris cukup sederhana dalam hal model bisnis. Mayoritas bisnis yang diklasifikasikan menyediakan layanan inti mereka tanpa biaya. Penjual dapat membuat daftar produk mereka secara gratis, sedangkan pengguna dapat memilih dan membelinya dengan mudah. Sekarang, dari mana pendapatan itu berasal?

Iklan yang Disponsori atau Iklan Pentalan Ini menggambarkan pendapatan utama bisnis iklan baris. Penjual atau bisnis dapat meningkatkan visibilitas mereka dengan membayar sejumlah uang tertentu. Portal menghasilkan sebagian besar pendapatan mereka melalui ini.

Peluang Iklan– Pilihan lain yang mungkin adalah memanfaatkan Google Adsense. Satu dapat menempatkan iklan Google di platform mereka, mereka ditempatkan di halaman rumah serta halaman produk. Untuk setiap produk baru yang ditambahkan, ia mendapat halaman baru. Jadi, pada akhirnya, pendapatan akan meningkat.

Iklan Banner Berbayar– Meskipun memungkinkan pengguna memposting iklan baris gratis, tawarkan opsi tambahan bagi mereka untuk membayar dan menampilkan produk atau layanan mereka sebagai iklan banner yang menarik.

Pay Per View– Ini adalah cara pendekatan yang sangat asli dan berfokus pada hasil. Pelanggan hanya akan membayar jika iklan mereka dilihat. Ini dan itu, ia memasukkan risiko yang relatif rendah juga.

Pay Per Lead– Ini adalah model bisnis yang lebih spesifik dan bertarget. Bisnis akan menghasilkan uang hanya jika iklan dikonversi menjadi penjualan. Dengan kata lain, pelanggan potensial adalah sumber pendapatan.

Perusahaan penyedia layanan bisnis online di Indonesia yang menggunakan bentuk bisnis ini di antaranya adalah Berniaga dan OLX. Jika dilihat dari waktu didirikannya, saat ini OLX menjadi perusahaan jual beli online (e-commerce) terlama yang ada di Indonesia dan tetap eksis hingga detik ini.

Selain kedua situs jual beli online tersebut, FJB (forum jual beli) Kaskus pada intinya juga menggunakan bentuk bisnis online ini karena selama proses transaksi, pihak Kaskus sendiri tidak mengharuskan para penjual atau pembeli untuk menggunakan layanan transaksi apapun yang disediakan di system Kaskus.

Dalam sistem payment pun, para pengguna Forum Jual Beli Kaskus lebih banyak yang menggunakan metode cash on delivery. Secara umum tipe bisnis online ini lebih banyak digunakan oleh para pengguna yang ingin menjual barang bekas pakai atau yang barang yang jumlahnya terbatas.

Sponsor Link

Shopping Mall

Perkembangan bisnis online di Indonesia juga merambah perusahaan yang berupa pusat perbelanjaan atau yang sering kita kenal sebagai shopping mall. Jika biasanya kita mengunjungi bentuk fisiknya untuk berbelanja, setelah kehadiran internet dan perkembangan perangkat ponsel pintar, shopping mall ini juga memperkuat kehadiran mereka di internet dengan membuat toko online nya dengan logika yang sama dengan mall offline yang ada.

Mal Online – juga dikenal sebagai Mal Belanja virtual – adalah mitra berbasis internet dari Mal Belanja yang ada secara fisik. Mereka dapat didefinisikan sebagai kumpulan beberapa Toko Online dalam situs web yang sama. Toko-toko yang berbeda tercantum dalam direktori atau indeks.

Beberapa Mal Online berfungsi sebagai bentuk Web Hosting. Itu berarti bahwa setiap operator toko online mentransfer file toko mereka ke halaman web Mall untuk menyajikan penawaran online mereka. Selain itu, mereka membayar biaya bulanan ke utilitas pembuat Mall Online untuk menggunakan salah satu Server Web Mall. Mal Online Lain memberi operator toko online kemungkinan untuk menyatakan hyperlink situs web toko mereka sendiri, bahkan jika mereka sebenarnya di hosting oleh server lain.

Jenis bisnis online Shopping Mall, semua proses serta layanan yang diberikannya kurang lebih sama saja dengan jenis bisnis Marketplace C2C. Yang menjadi pembeda di antara keduanya adalah para penjual yang tergabung pada system e-niaga tersebut.

Penjual yang bisa masuk menjadi penjual di e-niaga ini hanyalah penjual dengan brand besar yang namanya telah banyak dikenal di pasar lokal ataupun pasar internasional.

Dan untuk bergabung pun perusahaan membutuhkan proses verifikasi yang lumayan rumit. Kemudian masalah keuntungan, pihak penyedia system ecommerce akan menarik margin dari penjual dengan brand besar yang tergabung tersebut. Dengan begitu pendapatan yang diperoleh pun bisa lebih besar. Sampai saat ini, di Indonesia jenis bisnis ini telah diterapkan oleh perusahaan Blibli.com.

BLIBLI

Promo Tiket & Voucher : Extra Disc. 10% (kode voucher : AC-TIVO)

Toko Online B2C (Business to Consumer)

Istilah bisnis-ke-konsumen (B2C) mengacu pada proses penjualan produk dan layanan langsung antara konsumen yang merupakan pengguna akhir dari produk atau layanannya. Sebagian besar perusahaan yang menjual langsung ke konsumen dapat disebut sebagai perusahaan B2C.

B2C menjadi sangat populer selama booming dotcom pada akhir 1990-an ketika itu terutama digunakan untuk merujuk ke pengecer online yang menjual produk dan layanan kepada konsumen melalui Internet. Sebagai model bisnis, bisnis-ke-konsumen berbeda secara signifikan dari model bisnis-ke-bisnis, yang mengacu pada perdagangan antara dua atau lebih bisnis.

Jika dilihat dari perkembangan bisnis online di Indonesia, bentuk bisnis ini bisa dibilang sebagai salah satu bentuk bisnis online yang paling berkembang, namun demikian dalam pengembangan bentuk bisnis ini tentu saja tidak mudah. Selain diperlukan modal awal yang sangat besar, ketersediaan pasokan barang dagangan serta sistem penjualan dan management semuanya harus ditangani sendiri oleh pihak penyedia e-commerce.

Beberapa perusahaan bisnis online yang menerapkan jenis bisnis ini antara lain adalah Lazada, Bhineka, dan Berry Benka. Seperti halnya perusahaan lainnya, Lazada juga memiliki sistem layaknya e-commerce C2C yang dapat menerima penjual mandiri yang memiliki barang dagangan yang cukup banyak dan ketersediaannya terjamin.

Sosial Media Online Shop

Karena internet telah begitu berkembang selama sekitar sepuluh tahun terakhir, e-commerce juga berevolusi, berubah bentuk, dan melahirkan banyak cabang. Salah satu cabang dari revolusi e-commerce besar adalah perdagangan online melalui social media, dan perkembangan bisnis online di Indonesia pun mengarah ke media social.

Bisa dibilang ini adalah peluang besar bagi pengecer. Seperti halnya media sosial menaikkan level bidang pemasaran, perdagangan sosial memberi merek baik besar maupun kecil sebuah cara baru untuk memanfaatkan jangkauan media sosial yang mereka peroleh dengan susah payah. Dan sebuah laporan terbaru dari Gartner L2 menemukan bahwa 66% merek terkenal di dunia telah mencoba menerapkan perdagangan melalui media sosial pada beberapa tahun terakhir ini.

Saat ini media sosial yang menjadi lahan utama dari perkembangan bisnis online di Indonesia masih didominasi oleh Facebook, namun dengan adanya pergeseran tren sosial media yang terjadi belakangan ini juga telah memunculkan platform media sosial baru seperti Instagram dan juga Twitter.

Bisnis online di Indonesia yang menggunakan bentuk bisnis ini sangat banyak sekali. Bahkan para ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan juga mendapatkan keuntungan dari jenis bisnis ini. Hal ini karena banyaknya konsumen yang berasal dari sosial media tersebut dan juga kemudahan dalam penggunaanya.

Sponsor Link

Lalu bagaimana kondisi perkembangan bisnis online di Indonesia?

Jika dilihat dari jumlah penduduknya, Indonesia adalah pasar dengan pertumbuhan bisnis online yang sangat berpotensi dari tahun ke tahun. Sejak beberapa tahun yang lalu yaitu tahun 2014, Euromonitor telah mencatat, bahwa aktivitas penjualan online di negara kita ini sudah mencapai 1,1 miliar Dolar Amerika. Data dari sensus yang diadakan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) juga menyebutkan bahwa, industri bisnis online di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mengalami peningkatan hingga 17% dengan keseluruhan jumlah usaha bisnis online mencapai nilai 26,2 juta unit.

Kemudian pada tahun 2018 lalu, bisnis online di Indonesia terlihat mengalami kemajuan yang sangat pesat, dan diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan berkembangnya jumlah pengusaha dan pelaku UMKM di tanah air.

Selain data-data tersebut, potensi tinggi industri bisnis online di Indonesia juga dipengaruhi oleh gaya hidup terutama belanja secara online masyarakat, terutama yang dilakoni oleh anak-anak muda generasi milenial. Menurut Millennial Report Indonesia pada tahun 2019 ini, generasi milenial ini sangat kritis dalam mencari perbandingan harga, kelebihan, program promosi dan kualitas produk yang dijual di beberapa situs jual beli online sebelum melakukan pembelian sebuah barang. Para generasi milenial ini juga tidak ragu untuk merekomendasikan toko favorit mereka kepada teman-teman, kerabat mereka bahkan kepada orang tidak dikenal.

Sejak sekitar tahun 2015 lalu toko online di Indonesia mengalami perkembangan hingga 500%. Dari riset yang dilakukan oleh Google dan dalam laporan e-Conomy SEA tahun 2018 lalu juga memperlihatkan bahwa pemasukan dari ekonomi digital Indonesia pada tahun ini mencapai 27 miliar Dolar Amerika atau sekitar Rp 391 triliun. Jumlah tersebut membuat transaksi ekonomi digital negara kita ini berada pada peringkat pertama di kawasan Asia Tenggara dengan kontribusi yang diberikan sebesar 49 persen.

Namun demikian, produk yang berasal Indonesia yang dijual di platform bisnis online masih berada di bawah sepuluh persen. Hal ini menjadi tantangan kita bersama agar membuat digital ekonomi dan bisnis online di sini tidak hanya besar karena negara kita bagus sebagai market saja.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah telah berupaya memberi dukungan terhadap kemajuan bisnis online antara lain seperti yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (RoadMap e-Commerce). Ini bertujuan untuk mendorong percepatan dan perkembangan sistem perdagangan nasional yang berbasis elektronik (e-niaga), startup, perkembangan usaha termasuk percepatan logistik.

Pihak Asosiasi E-commerce Indonesia idea, juga turut mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan industri e-niaga yang sehat di Indonesia, dengan harapan menjadi salah satu penggerak utama untuk ekonomi digital di tanah air.

Demikianlah ulasan tentang bentuk bisnis online dan kondisi perkembangannya di tanah air. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jasa Pembuatan Website

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol