10 Bahasa yang Mudah Dipelajari dan Dipahami

 

Bahasa merupakan sebuah alat penting yang digunakan agar tersampaikannya sebuah pesan atau informasi, serta merupakan suatu alat penting yang digunakan dalam berkomunikasi.

Bukan hanya setiap negara, setiap wilayah bahkan daerah yang berbeda memiliki beraneka dan ragam bahasanya masing-masing. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan ras, suku dan budaya, sehingga membuat bahasa di dunia ada banyak sekali.

Sebagai orang Indonesia, kita bukan hanya dituntut untuk bisa berbahasa formal menggunakan bahasa Indonesia, karena dalam suatu kondisi serta keadaan tertentu setidaknya kita harus fasih dalam bahasa asing, minimal berbahasa bahasa Inggris.

Apakah untuk kamu, bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang mudah dipelajari? Pada dasarnya, belajar bahasa Inggris jauh lebih mudah dibandingkan dengan belajar bahasa Indonesia. Alasannya adalah, bahasa Indonesia memiliki kosakata yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan bahasa Inggris.

Namun bagi warga asing, belajar bahasa Indonesia merupakan hal yang sulit, karena mereka harus bisa menghafalkan banyak kosakata. Jadi, apalagi yang membuat belajar bahasa Inggris menjadi sulit untuk Kamu? Apakah pengucapan vocab dan grammar-nya? Awal mula pengucapan tentu akan terasa kaku bagi lidah kita, namun jika kamu ingin belajar serius pasti tidak akan merasa kesulitan dalam mempelajarinya.

Bahasa Inggris memang sudah dinobatkan sebagai bahasa internasional. Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk enggan belajar bahasa asing lainnya. Pasalnya, banyak pendapat yang mengatakan bahwa, jika kamu sudah fasih berbahasa inggris, maka kamu pun tidak akan merasa kesulitan dalam mempelajari bahasa asing lainnya terutama bahasa yang mudah dipelajari. Akan tetapi, semua itu tetap harus diimbangi dengan ketekunan dan juga kerja keras.

Tentunya pasti bangga, jika kamu bisa menguasai lebih dari 3 bahkan 5 bahasa asing sekaligus. Dengan begitu, kamu tak lagi merasa kebingungan apabila hendak bepergian ke luar negeri dan berinteraksi langsung dengan penduduk asli yang ada di sana.

Berikut Ini Ada 10 Bahasa yang Mudah Dipelajari dan Dipahami Untuk Kamu Coba!

1. Bahasa Afrika

Afrika atau Africaans merupakan bahasa yang masih satu rumpun dengan bahasa Inggris, karena sama-sama digolongkan sebagai bahasa West Germanic.

Bahasa Afrika memiliki hal yang menarik, karena memiliki struktur yang cukup logis dan tidak berubah-ubah, sehingga tidak akan membuat kepala menjadi pusing ketika mempelajarinya. Terlebih lagi penggunaan kata hingga kalimatnya juga dinilai cukup sederhana. Nah, apakah tertarik untuk belajar bahasa Afrika?

2. Bahasa Prancis

Fakta menarik dari bahasa Prancis, yakni bahasa ini ternyata telah banyak dipengaruhi oleh bahasa Inggris modern sekitar abad ke-11. Mungkin itulah yang menjadi penyebabnya, saat kamu sedang belajar bahasa Prancis, maka rasanya nanti akan mirip ketika sedang belajar bahasa Inggris.

Selain itu, kosakata dalam bahasa Prancis hampir sama dengan yang ada dalam bahasa Inggris sehingga mudah untuk dipelajari. Untuk kelebihan lainnya, bahasa Prancis lebih mudah dipahami dan akan terdengar lebih akrab.

3. Bahasa Spanyol

Keunikan utama yang terdapat di dalam bahasa Spanyol membuatnya menjadi salah satu bahasa yang mudah dipelajari saat ini. Sebab, keunikan tersebut terdapat dalam bunyi bahasanya. Dimana bunyi setiap kata diucapkan menggunakan vokal yang sama, sebagaimana kata tersebut tertulis. Dengan kata lain, menulis dan membaca bahasa Spanyol merupakan hal yang sederhana.

Selain itu, penghafalannya akan lebih mudah dilakukan oleh orang-orang yang telah menguasai bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan bahasa Spanyol hanya terdiri dari sekitar sepuluh bunyi vokal dan tidak ada ejaan yang sulit kecuali huruf “ñ”. Dilihat dari statusnya, kamu memang harus belajar bahasa Spanyol, karena bahasa yang satu ini termasuk bahasa resmi yang ada di 3 benua.

4. Bahasa Belanda

Keberadaan dari bahasa Belanda dengan bahasa Inggris dinilai hampir mirip. Hal ini disebabkan karena bahasa Belanda memiliki teknik pelafalan yang hampir sama dengan bahasa Inggris.

Bukan hanya itu saja, alasan lain yang menjadikannya sebagai salah satu bahasa yang mudah dipelajari adalah, bahasa Belanda cukup banyak mengadopsi kata yang berasal dari bahasa Prancis. Hanya saja, pelafalan dari bahasa Belanda lebih mengikuti penekanan suku kata seperti ketika berbicara dalam bahasa inggris.

5. Bahasa Norwegia

Bahasa Norwegia dikategorikan sebagai bahasa yang memiliki susunan kata yang tidak begitu rumit. Pasalnya, antara bahasa Norwegia dengan bahasa Inggris, keduanya sama-sama memiliki penggunaan kata hingga susunan kalimat yang sama. Selain itu, kata khusus yang digunakan di dalam bahasa Norwegia memiliki bentuk yang lebih sederhana.

6. Bahasa Portugis

Dilihat dari tata bahasanya, bahasa Portugis dinilai mempunyai kesamaan rumpun dengan bahasa Latin. Bentuk dari bahasa Portugis sederhana dan lebih menarik, karena setiap kalimat yang diucapkan dengan intonasi seperti hendak bertanya. Dengan kata lain, intonasi pada bagian terakhir memang selalu dinaikkan, sehingga menjadi enak untuk didengar.

7. Bahasa Swedia

Jika dipelajari secara keseluruhan, ternyata ada banyak susunan kata di dalam Bahasa Swedia yang sama dengan kata-kata yang terdapat di dalam bahasa Inggris.

Selain itu, pola pembentukan kalimatnya juga serupa yang ada di dalam bahasa Inggris, karena memang sama-sama terdiri dari Subjek-Predikat-Objek dan perubahan kata kerjanya juga mengikuti pola serta aturan yang sama seperti yang ada di dalam bahasa Inggris.

8. Bahasa Italia

Sesuai dengan julukan negaranya, bahasa Italia terkenal sebagai bahasa yang romantis. Bahasa Italia ini masih berasal satu rumpun dengan bahasa Latin, sehingga masih dianggap memiliki banyak kesamaan dengan bahasa Inggris.

Di dalam bahasa Italia hanya mengenal kurang lebih sekitar 21 huruf. Yang mana pengucapannya lebih berirama dan lebih mudah untuk dipahami.

9. Bahasa Esperanto

Masih merasa asing dengan jenis bahasa asing yang satu ini? Bahasa Esperanto ini merupakan salah satu bahasa yang mudah dipelajari, karena bahasanya digunakan sebagai bahasa internasional tanpa batas geografis. Ya bisa dikatakan bahwa, bahasa Esperanto ini adalah bahasa gaul internasional alias bahasa gaul yang mendunia.

Walaupun bukan salah satu bahasa resmi milik negara mana pun, namun kehadiran dari bahasa Esperanto ini telah diakui oleh UNESCO dan Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis. Hal ini disebabkan karena keberadaanya dianggap sebagai bahasa netral yang digunakan lintas negara maupun politik.

10. Bahasa Frisia

Bahasa ini merupakan jenis bahasa sehari-hari yang sering digunakan oleh masyarakat Friesland (sebuah pulau yang ada di Belanda). Kabarnya, bahasa ini telah digunakan oleh lebih dari 500 orang di Belanda.

Dalam latar belakangnya, bahasa Frisian kuno dan bahasa Inggris kuno pernah bersatu, sehingga masing-masing diantaranya masih memiliki beberapa kesamaan hingga sekarang.

Dari ke-10 bahasa yang mudah dipelajari tersebut, manakah yang akan kamu jadikan prioritas utama untuk dipelajari? Meskipun mudah, namun dalam mempelajari setiap bahasa pasti memiliki tingkat kesulitannya masing-masing. Itulah mengapa, kamu harus semangat, rajin dan tekun dalam belajar.

Setelah mengetahui 10 bahasa asing yang mudah untuk dipelajari, apakah kamu tidak ingin mengetahui tentang bahasa asing yang masuk dalam kategori ‘sulit dipelajari’? Pasti penasaran, bukan?

10 Bahasa Asing yang Sulit Dipelajari

1. Bahasa Estonia

Tidak banyak orang yang tertarik untuk mempelajari bahasa Estonia. Hal tersebut dikarenakan, bahasa ini hanya digunakan di dalam negara Estonia saja.

Walaupun banyak yang mengatakan bahwa bahasa Estonia lebih sederhana dibandingkan dengan bahasa Finnis, namun tetap saja banyak orang asing yang kesulitan dalam mempelajarinya. Pasalnya, ada beberapa kata yang memiliki pengucapan sama namun memiliki arti yang berbeda.

2. Bahasa Hindi

Hindi merupakan bahasa resmi utama yang digunakan oleh masyarakat India. Selain Hindi, negara India juga memiliki bahasa resmi kedua, yakni bahasa Inggris. Oleh karena itu, tak heran apabila dalam beberapa bahasa Hindi mengadopsi kata-kata di dalam bahasa Inggris.

Tingkat kesulitan dalam belajar bahasa Hindi adalah, terdapat tata bahasa yang cukup sulit. Tata cara tersebut sama halnya ketika kita belajar bahasa Jawa, karena ketika berbicara kepada orang yang lebih tua, kita harus menggunakan bahasa Jawa tahapan sopan (kromo inggil). Demikian pula yang terjadi dengan bahasa Hindi, karena ada tata cara bahasa sesuai gender / usia, sehingga kamu harus bisa membedakannya dengan tepat.

3. Bahasa Finnish

Dari sederetan bahasa yang sulit dipelajari tadi, bahasa Finnish memang bisa dikatakan lebih sulit dan juga rumit dari sebelumnya. Hal ini disebabkan karena bahasa Finnish mempunyai karakter spesial yang terdapat pada huruf ä dan huruf ö.

Bukan hanya itu saja, di dalam bahasa Finnish juga terdapat kata yang begitu panjang yang sulit untuk dibaca maupun diucapkan.

4. Bahasa Thailand

Alasan mengapa bahasa Thailand menjadi salah satu bahasa yang sulit adalah, di dalamnya terdapat 46 kata yang memiliki 5 jenis intonasi nada yang berbeda, yakni: tinggi, sedang, rendah, menurun dan menaik. Terlebih lagi, ada beberapa kalimat dengan pengucapan sama, namun memiliki arti yang berbeda (tergantung situasi percakapan).

Tak hanya itu saja, menulis hurufnya pun sangatlah rumit, sehingga orang-orang yang mempelajarinya sebagian besar hanya belajar pengucapan dan kosakatanya saja.

5. Bahasa Hungarian

Apabila kamu sudah terbiasa berbicara dalam bahasa Inggris, maka sudah dapat dipastikan bahwa nantinya kamu akan merasa sangat kesulitan dalam mempelajari bahasa Hungarian. Mengapa demikian?

Hal ini disebabkan karena bahasa Hungarian memiliki pengucapan huruf “S” yang berbunyi “Sz”. Terlebih lagi, di dalam bahasa Hungarian terdapat 3 jenis huruf vocal, yaitu vokal campuran, vokal depan dan juga vokal belakang. Yang mana, pengucapan masing-masing diantaranya pun tidaklah mudah.

6. Bahasa Yunani

Pada dasarnya, telah dijelaskan oleh para ahli bahasa, bahwa sekitar 30% kosakata yang terdapat di dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa klasik Yunani (bahasa Yunani Kuno).

Namun, persamaan tersebut hanya terdapat dalam teknikal katanya saja. Contoh: Air (Bahasa Inggris), Aeer (Bahasa Yunani) yang artinya adalah ‘udara’.

Lantas, di manakah kesulitannya? Sekilas pengucapannya memang sama mudahnya dari beberapa bahasa yang mudah dipelajari di atas. Akan tetapi, bahasa Yunani mempunyai karakter gender yang berbeda. Yakni ada jenis bahasa yang dikhususkan penggunaannya untuk berbicara dengan perempuan, laki-laki hingga netral. Jadi, kamu harus benar-benar bisa membedakan setiap gender bahasa Yunani tersebut.

7. Bahasa Korea

Meskipun digolongkan sebagai salah satu bahasa asing yang sulit dipelajari, namun faktanya sejak adanya kepopuleran musik aliran K-Pop (Korean-Pop) di Tanah Air, membuat banyak masyarakat Indonesia yang merasa tertarik untuk mempelajarinya.

Bahasa Korea memiliki 19 kata konsonan dan 21 kata vokal, sehingga setiap kata memiliki pengucapan yang berbeda. Hal tersebut difungsikan sebagai penghormatan apabila berbicara kepada orang yang lebih tua. Selain itu, bahasa Korea juga memiliki tata cara bahasa yang lebih kompleks.

8. Bahasa Jepang / Japanese

Bahasa Jepang mempunyai 3 karakter huruf yang berbeda, diantaranya meliputi: Hiragana, Katakana, dan Kanji. Hiragana dan Katakana masing-masing memiliki jumlah 46 karakter huruf.

Baik Hiragana maupun Katakana, juga mempunyai pengucapan nada sebanyak 102. Sementara untuk Kanji, Kanji merupakan karakter huruf Jepang yang diambil dari huruf China, namun jumlah karakter dalam huruf Kanji hanya terdapat sekitar 2.000 lebih karakter huruf saja.

Selain memiliki karakter bahasa yang berbeda, bahasa Jepang juga memiliki pengucapan yang berbeda-beda (dilafalkan sesuai dengan suasana hati). Terlebih lagi jika mempelajarinya lebih lanjut, maka akan ada banyak karakter huruf, pola kalimat hingga kosakata yang harus dihafalkan.

9. Bahasa Arab

Mayoritas bangsa Indonesia adalah pemeluk agama Islam, sehingga sedari kecil banyak dari masyarakat Indonesia yang mengenal dasar-dasar dari bahasa Arab.

Salah satunya adalah karakter huruf Hijaiyah, sehingga banyak juga masyarakat Indonesia yang beranggapan bahwa bahasa Arab / Arabic bukanlah jenis bahasa yang terlalu sulit untuk dipelajari dan ada sebagian yang berpendapat bahwa bahasa Arab juga termasuk dalam daftar bahasa yang mudah dipelajari.

Kendati demikian, tidak semua orang yang beragama Islam di Indonesia dapat menguasai bahasa Arab. Hal ini disebabkan karena tingkat kesulitan dan kerumitan dalam mempelajarinya.

Terdapat sekitar 13 tata bahasa di dalam aturan Bahasa Arab / Arabic yang sering digunakan di dalam percakapan umum. Tak hanya itu saja, penulisan bahasa Arab dimulai dari kiri ke kanan. Belum lagi, setiap penulisan harus diperhatikan dengan baik, karena kurang penulisan satu saja, maka artinya pun akan menjadi berbeda. Hal tersebut juga berlaku pada pengucapannya.

10. Bahasa China / Mandarin

Bahasa Chinese / China atau yang lebih sering disebut sebagai bahasa Mandarin dianggap sebagai bahasa asing tersulit nomor satu di dunia.

Kesulitan tersebut terdapat pada pelajaran pengucapan intonasi dalam setiap katanya. Sebab, intonasi yang terdapat di dalam bahasa Mandarin terbagi dalam 5 bagian, yaitu:

  • First Note, pengucapan intonasi untuk nada tinggi.
  • Second Note, pengucapan intonasi untuk nada meninggi atau semakin meningkat.
  • Third Note, pengucapan intonasi untuk nada menurun kemudian tiba-tiba meninggi.
  • Neutral Note, pengucapan intonasi untuk nada datar dan diam perlahan.

Tak berhenti sampai di situ saja, kesulitan lain dalam mempelajari bahasa Mandarin adalah, kamu harus bisa menguasai 3.500 karakter kata dari jumlah total 80.000 karakter kata yang ada. Dengan menguasai 3.500 karakter kata, setidaknya kamu bisa melakukan percakapan normal dengan orang lain.

Dari bahasa yang mudah dipelajari hingga yang paling sulit dipelajari, satu per satu sudah disebutkan dan dijelaskan di artikel ini. Hal yang sebenarnya penting adalah bukan tergantung tingkat kesulitan bahasa yang Anda pelajari, melainkan seperti apa kesungguhan Anda dalam mempelajarinya.

Namun yang jelas, Anda harus memilih beberapa bahasa yang memang harus dipelajari sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai memforsir atau memaksakan otak untuk bekerja terlalu keras dalam belajar serta menghafalkan ribuan kata sekaligus.

Sebab, untuk mempelajari satu bahasa asing saja membutuhkan waktu setidaknya sampai beberapa bulan bahkan tahun hingga fasih, kemudian barulah kamu bisa mulai mempersiapkan diri untuk mempelajari bahasa asing yang lainnya.

Tell Us What You Think
0Like0Love0Haha0Wow0Sad0Angry