Strategi Marketing: Strategi Psycho dalam Marketing

Jasa Pembuatan Aplikasi

 

Hallo para bisnisman khususnya marketing. Senang rasanya pada kesempatan kali ini saya bisa berbagi tentang informasi yang semoga bermanfaat untuk Anda yang sedang membacanya. Dan, topik utama pada pembahasan ini adalah strategi marketing. Banyak sekali diluar sana orang-orang yang menganggap dirinya adalah seorang marketing handal namun kenyataannya, dia adalah marketing yang tidak disukai customer dan tidak pandai jualan tentunya. Tapi, ternyata banyak orang-orang yang tidak membranding dirinya sebagai marketing, namun customer sangat menyukainya.

Dan entah kenapa dia bisa menjual banyak produk walaupun dia sendiri sebenarnya tidak ingin menjual produk tersebut. Keren ya strategi marketing yang dilakukan orang tipe ini? Entah jenis strategi marketing macam apa yang dia gunakan yang jelas dia disukai banyak orang dan banyak orang pula yang rela melakukan apa yang diinginkan marketing type ini termasuk membeli produknya. Naah, penasaran kan bagaimana ia melakukannya? Tenang saja karena saya akan memaparkan strategi marketing tersebut secara gamblang pada artikel ini. Oke, langsung saja simak informasi selengkapnya tentang jenis strategi marketing yang bernama “psycho marketing” berikut ini ya.

Jadilah orang baik

Strategi marketing yang pertama yang tentunya harus Anda kuasai terlebih dahulu adalah jangan pernah membranding diri Anda sebagai marketing tapi branding lah diri Anda sebagai orang baik. Anda tau, kenapa banyak marketing yang penjualan produknya sedikit? Itu karena link atau customer mereka sedikit. Customer sedikit adalah akibat dari kenalan atau teman yang sedikit. Dan, kenalan atau teman yang sedikit adalah akibat dari kurang baiknya kita sebagai makhluk sosial.

Maka dari itu jadilah orang baik dan produksi terus temanmu. Semakin banyak teman, maka semakin banyak customer. Semakin banyak customer, maka semakin banyak pula peluang terjualnya produk yang Anda tawarkan. Dan rahasia terbesarnya adalah teruslah menjadi orang baik, bukan karena orang lain baik kepada kita, tapi karena kita memang benar-benar orang baik. Tak perlu belajar strategi marketing digital dulu deh. Perbaiki dulu sikap kita kepada orang lain karena itu adalah salah satu teori marketing yang handal. Jika teori marketing menjadi orang baik ini sudah Anda kuasai, baru lah Anda lengkapi senjata marketing mu dengan strategi marketing digital. Oke, jangan lupa. Jadilah orang baik bukan karena orang lain baik kepada kita tapi karena kita memang benar-benar orang baik.

Yakini prasangka baik

Sponsor Link

Strategi marketing yang kedua yang harus Anda kuasai setelah strategi marketing yang pertama adalah meyakini prasangka baik. Banyak marketing yang gagal menjual produk. Mungkin beberapa di antara penyebabnya adalah penampilan yang kurang bersih, gaya bicara yang meragukan, dan alasan klasik lainnya. Tapi tahukah Anda alasan utama kenapa marketing itu gagal menjual produknya? Yaps. Marketing itu gagal menjual produknya karena dia meyakini prasangka buruknya. Dia berprasangka bahwa customer tidak akan mau membeli produknya. Dan prasangka itu ia yakini sampai akhirnya apa yang ia yakini itu terjadi.

Customer benar-benar tidak ingin membeli produk karena prasangka buruk yang diyakini si marketing. Loh kok bisa begitu? Ya tentu saja. Hukum hidup itu adalah hukum kepercayaan. Apa yang kita yakini adalah apa yang akan kita jumpai dan sebesar apa keyakinan kita, maka sebesar itulah yang akan kita dapatkan. Jika keyakinan kita begitu besar pada kegagalan, maka kegagalan lah yang akan kita jumpai. Sebaliknya, jika keyakinan kita besar pada keberhasilan, maka keberhasilan yang akan kita jumpai.

Namun ingat, sebesar apa keyakinan kita maka sebesar itulah yang akan kita dapatkan. Masih bingung dengan penjelasan barusan? Jadi gini analoginya. Jika Anda ingin menikmati secangkir kopi panas, tapi Anda berprasangka buruk bahwa kopi panas itu beracun, akan membuat gigi kuning, atau Anda khawatir bibir Anda akan panas jika meminum kopi itu, kira-kira Anda berhasil menikmati kopi panas tidak? Tidak kan. Tapi jika Anda meyakini bahwa kopi itu tidak mengapa dikonsumsi jika tidak berlebihan, kopi membuat ketenangan pikiran, dan kopi adalah minuman nikmat yang tidak akan berdosa jika kita mengkonsumsinya, pasti kita berhasil menikmati kopi itu. Nah begitu juga dengan menarik customer. Yakini lah prasangka baik mu dengan cara berpikir positif meyakini bahwa customer mau membeli produk mu. Oke, jangan dulu belajar strategi marketing era internet deh. Belajar strategi marketing berprasangka baik dulu baru deh setelah itu Anda persenjatai lagi ilmu marketing Anda dengan strategi marketing era internet. Ingat, hukum hidup adalah hukum kepercayaan. Apa yang kita yakini adalah apa yang akan kita jumpai dan sebesar apa keyakinan kita maka sebesar itulah yang akan kita dapatkan.

Memiliki etika, etiket dan estetika

Anda pasti sudah paham dengan etika, etiket dan estetika. Tapi barangkali ada yang belum tau, jadi tidak apa-apa ya kalau saya jelaskan.

Etika adalah aturan-aturan yang sudah disepakati oleh seseorang atau sekelompok orang. Dalam marketing, etika adalah bagaimana kita mentaati ATURAN yang telah kita SEPAKATI sendiri. Seperti berpakaian rapi, berbicara dengan bahasa yang baik, serta bersikap hangat.

Etiket adalah aturan-aturan yang sudah dibuat seseorang atau sekelompok orang yang mengajak orang lain untuk mematuhi aturan tersebut jika sedang berada di kawasannya. Dalam marketing, etiketnya adalah ketika kita sudah dapat customer maka jangan kecewakan customer kita. Jangan jual barang yang tidak sesuai dengan apa yang kita janjikan. Customer pasti kabur jika kita lakukan itu. Tepat waktu juga merupakan bagian dari etiket. Kalau bisa sih datang lebih awal saat membuat janji dengan klien. Kalau kita ngaret, pasti klien kapok berbisnis dengan kita.

Estetika adalah keindahan atau nilai plus yang ada pada diri kita sebagai marketing. Untuk mendapatkan estetika, jadilah marketing yang mempesona. Jadi lah marketing yang punya power dengan banyak mendapat kepercayaan dari customer, dan jadilah marketing yang diburu customer bukan marketing yang ngejar-ngejar customer padahal customernya udah nolak. Berpower lah sedikit. Jarang terlalu memperlihatkan kalau kita butuh customer. Kalau customer tidak mau yasudah. Yakinlah bahwa beberapa hari yang akan datang customer itu akan jadi customer yang mendongkrak penjualan anda.

Perbaiki niat kita

Percayalah. Niat yang buruk akan membawa kita kepada hasil yang buruk pula. Manusia akan memetik apa yang ia tanam. Tanyakan pada diri kita sendiri apa niat kita menjadi marketing? Apakah untuk menjadi orang yang kaya raya agar bisa pamer pada orang lain? Apakah niat kita menjadi marketing agar bisa memainkan harga, korupsi diskon yang seharusnya dijadikan hak customer? Atau, niat kita menjadi marketing untuk membantu customer menemukan barang yang dicarinya? Menyenangkan customer dengan pelayanan yang baik dan jujur misalnya?

Nah, kalau Anda merasa niat Anda sudah baik, lanjutkanlah marketing Anda. Karena pastinya niat yang baik akan membawa kita kepada kebaikan pula. Tapi jika niat Anda buruk, yaaaaa alangkah baiknya jika Anda memperbaiki niat terlebih dahulu. Ingat, semua berawal dari niat.

Kuasai sosial media

Setelah Anda sudah kuasai step by step sebelumnya, baru deh Anda coba strategi internet marketing. Meluaskan market melalui promosi di sosial media seperti instagram, facebook, atau youtube. Jika promosi Anda baik, berestetika, dan tidak menyinggung pihak lain, pasti netizen akan simpati kepada Anda. Belum lagi warga netizennya sebagian adalah teman dunia nyata yang telah banyak Anda produksi, waaaah makin banyak tentunya MLM Anda di dunia maya.

Mulai lah membuat iklan dengan menggunakan foto yang memang layak di upload yang dipoles dengan tulisan berestetika. Dan yang terpenting tidak menyinggung orang lain. Atau buatlah video Anda yang sedang melakukan presentasi mengenai produk yang Anda tawarkan. Dalam video yang Anda buat, sapalah para calon customermu. Beri tahu calon customer mu tentang keunggulan produk yang Anda tawarkan tanpa menjatuhkan nama baik produk lain.

Gunakan bahasa yang tidak mengandung intimidasi atau pemaksaan. Dan di penghujung video, berterimakasihlah pada orang-orang yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk melihat iklan promosi buatanmu. Strategi internet marketing memang perlu, tapi sebelumnya ubah dulu mental Anda dengan step by step yang sudah dipaparkan di atas.

Sponsor Link

Customer adalah MLM

Tahukah Anda, bahwa pada dasarnya berperilaku baik kepada semua orang sama dengan berperilaku baik pada semua customer. Berperilaku baik kepada semua customer sama saja merekrut mereka menjadi MLM anda tanpa mereka sadari. Sederhananya, mereka akan membantu memasarkan atau menjual produk Anda hanya karena satu tips yaitu menjadi orang baik kepada siapapun. Bayangkan bila di keluargamu ada lima orang dan lima orang itu adalah orang-orang yang Anda perlakukan secara baik. Sadar tidak sadar, mereka pasti akan menceritakan kepada orang lain tentang kebaikan Anda.

Saat menceritakan kebaikan atau hal positif tentang Anda, mereka pasti akan menceritakan produk yang sedang Anda jual karena menjual produk juga hal positif bagi seseorang. Terlebih, jika produk yang dijual itu bermanfaat bagi banyak orang. Nah kebayangkan dari keluarga jadi customer, dari customer jadi MLM alias multi level marketing produkmu.

Dan itu baru dari luang lingkup keluarga loh. Belum lagi lingkungan kampus, lingkungan sosial, lingkungan olahraga, lingkungan organisasi dan lingkungan lainnya yang telah Anda masuki sebagai orang baik-baik. Jika sudah ada beberapa lingkungan yang Anda masuki dan jumlah orang dari lingkungan itu mencapai seratus orang saja, maka seratus orang itu akan menjadi MLM Anda yang akan selalu setia menceritakan kebaikan dan semua hal positif dari Anda kepada orang lain (termasuk menceritakan produk yang Anda tawarkan). Kebayangkan bagaimana pesatnya kemajuan penjualan mu. Wah siap-siap deh selalu sedia stock barang dagangan hehehe.

Berikanlah lebih dari apa yang orang lain harapkan

Mungkin Anda sudah sering mendengar teori strategi marketing yang mengatakan bahwa customer adalah raja. Yaps, memang begitu lah seharusnya. Perlakukan lah customer sebagai seorang raja TAPI tidak melanggar etika. Maksudnya apa? Jika customer meminta mu melakukan hal-hal yang merugikan mu seperti menjadikannya selingkuhan untuk meningkatkan penjualan, atau bersedia melakukan hal-hal negatif untuk melayaninya misalnya.

Yang dimaksud bahwa customer adalah raja itu memperlakukan customer lebih dari apa yang diharapkan DALAM KONTEKS KEPUASAN SAAT MEMBELI PRODUK MU. Berikanlah customer diskon jika tidak merugikan mu, walaupun diskon itu membuat keuntungan mu berkurang. Senyumlah pada customer walaupun muka customer itu tidak enak dilihat. Mukanya persis orang yang kalah judi misalnya. Dan, jelaskan lah sedetil dan sejujur mungkin jika customer bertanya mengenai produk yang Anda tawarkan tersebut. Nah, begitulah maksud dari teori strategi marketing yang mengatakan bahwa customer adalah raja. Ingat ya, jangan mau melakukan hal-hal negatif untuk customer.

Action

Strategi marketing yang terakhir adalah statement yang sangat saya sukai. Karena statement ini berhasil merubah saya menjadi orang yang tadinya bukan siapa-siapa menjadi seseorang yang mulai diakui kelebihannya. Dan, tentu masih banyak orang hebat lainnya yang sukses dengan statement ini.

Action adalah lima huruf yang menjadi salah satu kunci terpenting agar kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Pertanyaan saya, jika Anda punya masalah terus Anda juga sudah punya solusinya, tapi Anda tidak action terhadap solusi-solusi yang Anda buat. Kira-kira selesai tidak masalah mu?

Kalau Anda punya keinginan, kemudian Anda sudah memikirkan solusi untuk mencapai keinginan tersebut TAPI Anda tidak action terhadap solusi-solusi yang Anda buat. Kira-kita tercapai tidak keinginan mu itu? Saya tidak perlu bantu jawab karena saya percaya kalau Anda tau jawabannya. Tapi kalau Anda memaksa, yaaaaa saya mau deh bantu menjawabnya hehehehe. Kenapa ada orang yang tidak mendapatkan pekerjaan? Karena dia tidak memulainya dengan cara mencari pekerjaan, melamar kerja secara online maupun blusukan. Kenapa ada orang yang lambat menikah? Karena dia tidak memulainya dengan cara berkenalan dengan lawan jenis, menyampaikan maksud, menjalin komitmen dan menikah. Kenapa ada orang yang kurang pintar? Karena dia tidak memulainya dengan cara belajar, membaca buku, searching google atau bertanya kepada orang yang lebih tau. Kenapa ada marketing yang produknya tidak laku? Karena dia tidak memulainya dengan cara menawarkan produk, menjual produknya lewat internet atau menawarkan produknya pada keluarga dan saudara.

LALU KENAPA UNTUK MEMULAI ITU SUSAH BANGET? Jawabannya adalah KARENA TERLALU BANYAK PERTIMBANGAN DI OTAK YANG DIDOMINASI OLEH PIKIRAN-PIKIRAN NEGATIF. Jadi untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, ternyata kita harus memulainya. Mulailah dari diri kita sendiri dan dengan diri kita sendiri. Jangan hanya baca artikel saja. Action dong. Action!!

Nah, seperti itulah strategi marketing yang bernama “psycho marketing” yang saya rangkum khusus untuk Anda yang sedang belajar strategi marketing. Yang jelas, jangan sampai menjadi seorang marketing hebat, membuat kita jadi lupa akan kebaikan. Semoga strategi marketing yang saya tulis ini bisa bermanfaat untuk Anda yang membacanya sampai selesai. Jangan lupa share informasi ini ke media sosial Anda seperti instagram, facebook, dan twitter. Atau jadikan informasi ini sebagai bahan obrolan bersama teman-teman Anda ya. Oke, selamat berbisnis dan tetap konsisten untuk menjadi marketing yang baik ya.

Apakah Anda memiliki masalah dalam pekerjaan Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada penyediaan konten-konten tentang SEO, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol