Pemasaran Internal : Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya

Sponsor Link

 

Dalam dunia bisnis, pihak-pihak yang terlibat di dalamnya harus mengetahui dan mengerti mengenai strategi pemasaran. Dengan demikian, setiap pihak yang terlibat dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Namun, sebagai salah satu orang yang hendak berkutat di dalam dunia bisnis, jenis pemasaran apa yang akan Anda pilih? Apakah jenis pemasaran internal, eksternal ataukah pemasaran interaktif?

Agar bisa menentukan pilihan Anda dengan cermat, satu per satu akan diulas tuntas mengenai pengertian dari jenis-jenis pemasaran tersebut. Namun sebelumnya, apakah Anda sudah mengerti mengenai pengertian dari pemasaran?

Pengertian Pemasaran Menurut Ahlinya

Definisi dari ‘pemasaran’ ada dalam beberapa versi, yakni sesuai dari pendapat para ahli. Adapun diantaranya adalah:

 

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Pendapat Kotler

Pengertian pemasaran menurut Kotler didefinisikan sebagai seni dan ilmu pengetahuan yang digunakan untuk menentukan target pasar serta digunakan untuk mencari pelanggan.

Selain itu, pemasaran juga digunakan untuk menambah dan mempertahankan semua yang telah dicapai oleh perusahaan, dengan cara menjalin komunikasi dengan baik dengan para pelanggan.

Pendapat American Marketing Association

Menurut persatuan dari American Marketing Association, pemasaran merupakan sebuah proses perencanaan dan proses pelaksanaan dari suatu konsep yang sebelumnya telah dibangun oleh perusahaan.

Yang mana konsep tersebut, berupa: konsep penentuan harga, konsep pendistribusian hingga konsep promosi. Setiap konsep tersebut harus diperhitungkan secara matang, agar dapat memuaskan para customers.

Dari kedua pendapat tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian pemasaran adalah sebuah fungsi bisnis yang diperlukan untuk mengidentifikasi setiap kebutuhan dan keinginan para pelanggan yang belum terpenuhi.

Selain itu metode pemasaran yang tepat juga diperlukan untuk mengukur potensi dan minat pelanggan agar perusahaan yang bersangkutan bisa menghasilkan profit sesuai harapan.

Sebenarnya, point pembahasan kali ini akan berfokus kepada pemasaran internal. Namun, sebelum membahasnya, alangkah lebih baik Anda mengetahui lebih lanjut mengenai definisi pemasaran secara umum, supaya benar-benar bisa memahami sepenuhnya.

Pengertian Pemasaran Secara Umum

Pengertian pemasaran secara umum diartikan sebagai sebuah aktivitas yang biasa dilakukan oleh perusahaan maupun organisasi modern agar tetap bertahan dan meraih kesuksesan dalam berbisnis.

Untuk itu, setiap perusahaan maupun organisasi harus mengetahui betul siapa saja yang akan menjadi target pasarnya. Selain itu, juga harus mengetahui beberapa hal penting lainnya, seperti cara untuk menarik sumber daya yang ada, mengubah sumber daya tersebut menjadi jasa maupun produk dan harus memiliki ide serta cara-cara efektif agar masyarakat bisa menjadi pelanggan tetap.

Intinya, metode pemasaran digunakan untuk meningkatkan transaksi pertukaran maupun transaksi jual beli, dengan cara menawarkan produk atau jasa kepada para customer agar perusahaan maupun organisasi yang dibangun selama ini bisa mencapai target tujuannya di masa depan.

Bukan hanya itu saja, karena pemasaran juga dianggap sebagai sebuah kegiatan penelitian yang meliputi kegiatan analisis, perencanaan hingga kegiatan perencanaan produk dan jasa. Sebab, jika metode pemasaran direncanakan secara matang, pasti dapat menghasilkan sebuah strategi pemasaran yang nantinya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Definisi lengkap tentang pemasaran sudah Anda ketahui, berikutnya akan dibahas mengenai jenis-jenis pemasaran beserta penjelasan lengkapnya.

Jenis-Jenis Pemasaran

Ada tiga jenis pemasaran yang biasa digunakan oleh para pebisnis di Indonesia hingga para pebisnis mancanegara. Yang mana, diantaranya meliputi:

Pemasaran Internal

Pemasaran internal atau yang juga sering disebut sebagai internal marketing merupakan jenis pemasaran yang sering dilakukan agar perusahaan memiliki reputasi yang baik.

Internal marketing merupakan segala sesuatunya yang dibutuhkan untuk berbagai keperluan di dalam perusahaan, mulai dari cara untuk mensejahterakan karyawan, cara untuk mencapai tujuan perusahaan hingga cara membenahi perusahaan agar menjadi lebih baik lagi. Di sisi lain, internal marketing juga sangat diperlukan untuk citra merek (brand image) produk maupun jasa yang dihasilkan.

Pemasaran Interaktif

Yang kedua adalah pemasaran interaktif yang didefinisikan sebagai kemampuan interaksi dari setiap karyawan kepada para pelanggan. Dalam melakukan interaksi tersebut, para karyawan harus memiliki keterampilan dan kinerja yang profesional untuk melayani setiap pelanggan.

Dengan demikian, para pelanggan pun akan mendapatkan apa yang dicari dan mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Dalam pelaksanaanya, para karyawan harus bersikap baik, ramah, sopan dan bersahabat kepada para pelanggan. Selain itu, juga harus selalu bersikap sabar saat menghadapi pelanggan yang banyak maunya.

Pemasaran Eksternal

Pemasaran eksternal merupakan sebuah tugas dari manajer dan organisasi pemasaran perusahaan yang harus dijalankan. Tujuan dilakukannya pemasaran eksternal, adalah untuk memahami setiap kebutuhan perusahaan, menciptakan produk maupun layanan jasa, dan dapat mengupayakan terjadinya transaksi pembelian antar pihak perusahaan dengan para pelanggan.

Dari ketiganya, tentu Anda bisa memahami apa bedanya pemasaran internal dengan jenis pemasaran lainnya. Sebab, secara garis besar internal marketing adalah suatu pemahaman konsep teori hingga praktik pemasaran dari perusahaan kepada para karyawannya. Dengan demikian, pihak perusahaan dapat menghasilkan tenaga kerja yang baik.

Latihan tersebut dimulai ketika karyawan harus bisa bersikap baik dengan cara berinteraksi dengan karyawan lainnya. Dalam hal ini, biasanya pihak perusahaan akan melakukan pembinaan kepada setiap karyawan mereka, terutama kepada karyawan yang baru bergabung. Sementara hasilnya, tergantung pada kemampuan masing-masing karyawan, karena di sini para karyawan akan dilatih untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan pelayanan yang terbaik.

Sponsor Link

Dasar-Dasar Pemasaran Internal

Dalam pelaksanaan internal marketing memiliki dasar-dasar yang harus dipenuhi. Yang mana semua itu sudah termasuk bagian terpenting dari setiap perusahaan. Adapun diantaranya, mencakup beberapa hal, sebagai berikut ini:

Dalam konteks perusahaan, internal marketing mencakup:

Kesiapan

Dasar pertama yang harus dipenuhi adalah kesiapan. Setiap karyawan harus memiliki kesiapan dalam melaksanakan pekerjaan mereka masing-masing, yakni sesuai dengan aspek penting dari jenis job yang harus dipenuhi. Contohnya, ketika hendak bekerja sebagai supir, tentu harus memiliki SIM dan memiliki kemampuan mengemudi yang baik.

Kepedulian

Mereka yang hendak belajar dan menerapkan internal marketing harus memiliki sikap peduli yang tinggi, yakni terhadap sesama karyawan dan juga kepada pelanggan. Sebab, salah satu kunci sukses dari perusahaan adalah kepedulian. Kepedulian dapat diterapkan dalam banyak, seperti : merasa senang ketika perusahaan meraih prestasi besar.

Hal ini dikarenakan, semakin tinggi rasa kepedulian yang dimiliki oleh setiap karyawan terhadap sesama karyawan, terhadap perusahaan hingga terhadap pelanggan, maka semakin besar pula nilai pengabdiannya terhadap perusahaan.

Pelayanan

Berikutnya adalah pelayanan, yakni setiap karyawan harus mampu memberikan pelayanan dalam memberikan informasi yang sistematis dan memadai agar mampu menarik minat masyarakat untuk menjadi pelanggan tetap.

Apabila perusahaan mampu memberikan pelayanan yang memuaskan dengan menghasilkan karyawan-karyawan yang informatif, baik, ramah dan bersahabat, maka strategi tersebut sangatlah efektif sebagai jangka panjang. Sebab, jika konsumen selalu mendapatkan pelayanan yang baik, maka mereka pun tidak akan enggan untuk datang dan melakukan transaksi pembelian kembali.

Mengapa Setiap Perusahaan Memerlukan Pemasaran Internal ?

Setiap karyawan dalam setiap perusahaan, terutama perusahaan yang menawarkan jasa, harus memiliki personil utama di garis depan, yakni beberapa karyawan maupun tim yang ditunjuk untuk menjalin komunikasi dengan para customer. Pasalnya, peran mereka memiliki peran langsung terhadap kepuasan para pelanggan.

Nah dalam pelaksanaanya tersebut, internal marketing diperkenalkan dan diterapkan sesuai dengan dasar-dasar yang terdapat di dalamnya (kesiapan, kepedulian & pelayanan).

Namun, sebelum melakukan proses pelaksanaannya, perusahaan terkait harus melakukan riset pasar, melakukan aktivitas segmentasi yang tepat, melakukan segmentasi pasar yang menarik minat customers hingga untuk mempertahankan dan membuat setiap karyawan bertindak sesuai dengan cara yang diinginkan oleh manajemen perusahaan.

Dengan demikian, setiap perusahaan memerlukan strategi internal marketing yang baik. Semakin mampu menciptakan karyawan yang berdedikasi tinggi terhadap perusahaan, maka mereka pun akan menjalankan setiap rencana yang diterapkan agar perusahaan yang dijadikan sebagai tempat bekerja memiliki prestasi yang baik dan dapat meraih setiap tujuannya.

Sebab, pada dasarnya untuk membangun dan meningkatkan kepercayaan dengan para pelanggan, semuanya berawal dari kualitas pelayanan yang diberikan oleh setiap karyawan yang telah diberikan mandat langsung oleh pihak perusahaan.

Tujuan Pelaksanaan Pemasaran Internal

Pelaksanaan internal marketing bukan hanya dilakukan semata-mata untuk kepentingan perusahaan saja, melainkan terdapat tujuan lain yang tak kalah pentingnya. Adapun tujuan dari dilaksanakannya pemasaran internal adalah:

  • Agar memiliki anggota staf karyawan yang sesuai sebagai customer service, manager hingga sebagai posisi lain yang bekerja untuk meningkatkan hubungan baik antar perusahaan dengan para pelanggan.
  • Untuk mengembangkan kemampuan para pegawai agar sadar akan arti dan pentingnya seorang pelanggan.
  • Untuk memotivasi setiap karyawan agar menunjukan loyalitas dan dedikasinya secara penuh terhadap perusahaan.
  • Untuk menciptakan tenaga kerja yang rajin, disiplin dan memiliki sikap serta moral yang baik.
  • Untuk menciptakan para pekerja yang bertanggung jawab dan memiliki komitmen terhadap pelayanan kepada setiap pelanggan.
  • Untuk mengembangkan karyawan agar memenuhi setiap proses layanan yang terbaik dan mampu memenuhi kepuasan para pelanggan.
  • Untuk mempertahankan dan mengapresiasi para karyawan yang produktif dan loyal terhadap perusahaan.
  • Sebagai layanan penyampaian informasi penting seperti yang telah dijanjikan atau sesuai dengan layanan promosi yang diterapkan oleh perusahaan.
  • Untuk meningkatkan kepuasaan pelanggan dan sekaligus untuk meningkatkan penghasilan perusahaan.

Semua tujuan tersebut tentu dicapai dengan kerja keras, sehingga untuk mencapainya perusahaan harus menciptakan lingkungan internal yang membuat para karyawan merasa nyaman dan aman ketika bekerja. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan fasilitas yang menunjang kelancaran pekerjaan mereka, fasilitas yang membuat mereka nyaman dalam bekerja hingga mengadakan kegiatan fungsional yang menarik untuk dilakukan.

Bagi perusahaan pemula atau bisnis yang baru saja dirintis, dalam pelaksanaan pemasaran internal merupakan kegiatan yang tidak mudah untuk dilakukan. Padahal, internal marketing tersebut merupakan kegiatan yang menarik, yakni sebuah tindakan yang dilakukan untuk mengembangkan, memotivasi dan juga mempertahankan karyawan-karyawan yang berkualitas.

Apabila perusahaan telah mampu menciptakan karyawan-karyawan yang berkualitas, loyal dan mengabdi sepenuh hati kepada perusahaan, maka tidak sulit untuk menghasilkan pelayanan terbaik, sehingga tidak sulit juga untuk mendapatkan hati dan kepercayaan dari para pelanggan.

Selain itu, internal marketing juga dianggap sebagai sebuah metode, alat sekaligus teknik yang dapat membantu manajemen perusahaan dalam mengatasi adanya resistensi yang ingin diubah. Pelaksanaan dari internal marketing ini akan melibatkan banyak pihak, terutama seluruh karyawan. Yang mana, setiap karyawan harus mampu menyusun strategi dan rencana kegiatan yang hendak dijalankan dalam pekerjaan mereka.

Kunci Keberhasilan Pemasaran Internal

Dikarenakan pemasaran internal merupakan salah satu bagian dari metode dan strategi penting bagi setiap perusahaan, maka kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan seorang diri. Sebab, ada beberapa hal yang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan internal marketing ini, yakni:

  • Hubungan baik antar anggota tim, hubungan baik antara sesama karyawan, hubungan baik antar tim dan hubungan baik antara karyawan dan atasan.
  • Pihak perusahaan harus percaya bahwa setiap karyawannya mampu menjalankan kewajiban dan tanggung jawab mereka dengan sebaik mungkin.
  • Selalu komunikatif terhadap para karyawan sekaligus kepada para pelanggan.
  • Perusahaan harus bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan setiap karyawan ketika sedang bekerja.
  • Perusahaan harus selalu memotivasi setiap karyawan agar selalu bersemangat dan kompeten dalam menjalankan setiap tugas yang telah diberikan.
  • Perusahaan harus mampu memberikan apresiasi kepada karyawan berprestasi, agar karyawan lain bersemangat untuk mengukir prestasi yang lebih baik lagi.
Sponsor Link

Manfaat Pemasaran Internal

Jika sebuah perusahaan mampu menerapkan pemasaran internal dengan baik, maka perusahaan tersebut akan memperoleh manfaat dari kerja keras yang telah dilakukannya. Adapun manfaat yang dihasilkan, adalah sebagai berikut ini:

  • Perusahaan memiliki para karyawan yang berkualitas, produktif dan berkontribusi penuh terhadap perusahaan.
  • Perusahaan berhasil memiliki para karyawan yang menjadikan tempat kerjanya sebagai rumah kedua mereka, karena saking nyamannya dalam bekerja.
  • Perusahaan mampu menjalin hubungan kekeluargaan yang baik antar karyawan.
  • Perusahaan mampu mendapatkan banyak pelanggan dalam kurun waktu yang terbilang singkat.
  • Perusahaan mampu menjalin dan mempertahankan kepercayaan pelanggan dengan lebih mudah.
  • Perusahaan mampu mencapai setiap tujuannya, sehingga dapat berhasil sebagai perusahaan besar di masa depan.

Walaupun dalam pelaksanaan pemasaran internal segalanya nampak mudah, namun dalam prakteknya tidaklah demikian. Sebab dalam pelaksanaanya bukan hanya membutuhkan waktu yang lama, melainkan juga memerlukan kerja keras dan perlu menjalankan berbagai strategi agar benar-benar berhasil serta memberikan hasil yang sesuai dengan harapan.

Semua itu disebabkan, karena memang tidak mudah untuk menyatukan visi misi perusahaan dengan visi dan misi setiap karyawan, yang notabenenya merupakan orang lain. Terlebih lagi, setiap karyawan memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda, sehingga perusahaan harus jeli dalam melihatnya, agar bisa menyatukan beberapa karyawan menjadi satu tim sebagai sekumpulan karyawan yang dianggap memiliki kemampuan yang berpotensi untuk memajukan perusahaan.

Dalam penerapan dan pelaksanaan pemasaran internal, pihak penanggung jawab perusahaan tidak bisa langsung memaksakan kehendak agar setiap karyawan dapat mengabdi dan memiliki loyalitas penuh terhadap perusahaan.

Ketika perusahaan mampu memenuhi setiap kebutuhan karyawan, yakni membuat mereka merasa nyaman dalam bekerja walau berada di dalam tekanan untuk memenuhi target, maka dengan sendirinya mereka akan menunjukkan loyalitasnya sepenuh hati, tanpa adanya paksaan sedikitpun dari pihak manapun.

Sebab, bertanggung jawab dan memimpin banyak orang (para karyawan) tidaklah mudah. Walaupun memiliki kuasa tertinggi, namun setiap orang tidak boleh melakukan semua hal sesuka hati.

Begitu pula ketika hendak mencetak para karyawan yang berkualitas dan yang berkontribusi penuh terhadap perusahaan, karena semua itu perlu dilakukan dengan metode dan strategi internal marketing yang benar-benar sesuai. Semoga informasi yang ada pada artikel ini dapat bermanfaat, terima kasih atas kunjungannya.

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol