Contoh Strategi Pemasaran Produk yang Efektif dan Efisien

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Bagi produsen maupun penjual produk baru, memahami tentang contoh strategi pemasaran produk yang efektif dan efisien sangatlah penting. Sebab, hal tersebut dapat membantu meningkatkan penjualan produk, di mana secara otomatis memperbesar persentase laba yang didapatkan. Apa sebenarnya strategi pemasaran, fungsi, konsep, contoh dan manfaatnya itu? Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian Sederhana Strategi Pemasaran

Secara sederhana, definisi dari strategi pemasaran adalah suatu metode terencana untuk menawarkan barang maupun jasa untuk meningkatkan presentase penjualan atau peminat.

Taktik yang dipilih dalam pemasaran produk dapat menggunakan metode konvensional maupun metode improvisasi yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Kedua cara tersebut sama-sama termasuk dalam strategi pemasaran.

Sponsor Link

Deskripsi Strategi Pemasaran Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami tentang strategi pemasaran sehingga dapat mengaplikasikannya dengan lebih baik, berikut adalah pengertian strategi pemasaran berdasarkan pandangan para ahli :

Stanton

Maksud dari strategi pemasaran adalah sebuah sistem yang mencakup korelasi dan tujuan guna menentukan harga produk dan jasa untuk keperluan penawaran serta distribusi. Dengan menerapkan strategi pemasaran yang benar, diharapkan hal tersebut dapat menghasilkan kepuasan dari sisi pelanggan.

Kotler dan Amstrong

Definisi strategi pemasaran yaitu logika dalam marketing produk atau jasa di mana badan usaha terkait diharapkan untuk memiliki nilai serta menghasilkan keuntungan signifikan melalui hubungan baik dengan pihak konsumen.

Tjiptono

Strategi pemasaran merupakan sebuah rancangan fundamental yang bertujuan untuk mencapai target badan usaha berikut bersaing dengan para kompetitor dalam bidang dan target pasar yang sama.

Kurtz

Pengertian strategi pemasaran yakni seluruh program pemasaran sebuah badan usaha untuk memenuhi selera target pasar. Termasuk di dalamnya adalah produksi, penentuan harga yang terjangkau, distribusi, dan penawaran pada pasar.

Philip Kotler

Deskripsi tepat dari strategi pemasaran adalah pola pikir produsen, penjual, atau penawar tentang cara untuk mencapai tujuan promosi. Mindset tersebut mencakup informasi target pasar, dana promosi, dan metode distribusi produk maupun jasa dari badan usaha terkait.

Fungsi Strategi Pemasaran Produk dan Jasa

Sebelum membahas tentang contoh strategi pemasaran produk, pihak penjual atau produsen harus memahami fungsi dari strategi pemasaran terlebih dahulu. Mengapa demikian? Karena dengan memahami kegunaan dari rancangan taktik promosi, Anda dapat memahami arti pentingnya strategi tersebut. Adapun fungsi-fungsi dari strategi pemasaran adalah sebagai berikut :

Memberi Sudut Pandang Lebih Baik Terhadap Masa Depan Perusahaan

Fungsi pertama dari strategi pemasaran adalah membantu individu maupun kelompok selaku penjual atau produsen untuk memiliki pandangan lebih positif terkait masa depan badan usaha terkait.

Melalui taktik promosi yang tepat, perusahaan dapat mengikuti ritme target pasar yang membantu kelancaran, stabilitas, dan perkembangan dalam jangka panjang.

Koordinasi Menyangkut Promosi Lebih Efektif

Dengan adanya strategi pemasaran yang terstruktur, bagi Anda yang bekerja dalam bentuk tim untuk keperluan pemasaran produk atau jasa perusahaan, koordinasi menjadi efektif serta efisien. Hal tersebut akan membantu kinerja tim lebih maksimal sehingga target yang ditentukan pun lebih mudah dicapai.

Perumusan Tujuan atau Target Menjadi Lebih Mudah

Selanjutnya, fungsi dari taktik promosi, termasuk contoh strategi pemasaran produk adalah kemudahan badan usaha untuk merumuskan tujuan atau target yang ingin dicapai. Tujuan tersebut dapat berlaku untuk pencapaian jangka pendek maupun jangka panjang.

Peningkatan Kualitas Promosi Perusahaan

Melalui metode pemasaran yang terkonsep dengan baik, maka kualitas dari teknik promosi badan usaha terkait otomatis meningkat. Hal itu berdampak langsung secara positif terhadap kenaikan persentase penjualan produk dan jasa. Sebagai efek domino, keuntungan yang didapatkan perusahaan pun turut meroket.

Tujuan Strategi Pemasaran Untuk Perusahaan

Ada empat poin tujuan dari strategi pemasaran tersebut, yaitu :

  1. Meningkatkan kualitas manajemen pemasaran perusahaan, baik melalui kerja sama tim yang kompak maupun penyatuan suara menyangkut promosi produk dan jasa.
  2. Menjadi tolak ukur pencapaian promosi produk maupun jasa dengan perbandingan standar yang telah ditentukan sebelumnya.
  3. Sebagai acuan logis dalam pengambilan keputusan menyangkut kebutuhan marketing
  4. Untuk melatih adaptasi perusahaan secara bertahap apabila terjadi perubahan menyangkut standarisasi promosi yang bergantung pada permintaan pasar.

Macam-Macam Konsep dari Strategi Pemasaran

Dalam memilih contoh strategi pemasaran produk yang tepat, Anda perlu mengetahui lebih dulu perihal lima konsep dalam strategi pemasaran. Maksud dari konsep adalah langkah-langkah dalam penyusunan strategi pemasaran. Adapun konsep-konsep yang dimaksud yaitu.

Klasifikasi atau Segmentasi Pasar

Konsep pertama dari strategi pemasaran adalah pemilahan atau pembagian kategori dari target konsumen atau klien. Pasar memiliki sifat sebagai populasi yang heterogen atau bermacam-macam. Sebab itu, untuk merumuskan strategi pemasaran yang tepat, Anda perlu mengklasifikan heterogenitas tersebut menjadi satuan-satuan berbeda dengan karakteristik yang homogen.

Penempatan dalam Pasar / Market Positioning

Setelah mengklasifikasikan pasar dalam satuan homogen, konsep selanjutnya yang harus diterapkan yakni penempatan posisi dalam pasar. Anda harus memilih segmen yang paling menjanjikan dari hasil pengkategorian sebelumnya supaya strategi pemasaran yang disusun menjadi efektif. Hal ini diperlukan karena sulit, bahkan mustahil untuk menguasai seluruh segmen yang ada di pasar.

Taktik Menembus Pasar / Market Entry Strategy

Setelah menentukan segmen pilihan, Anda harus mencari cara untuk masuk atau menembus target pasar tersebut. Ada beberapa metode yang bisa dipilih, seperti kerja sama atau membeli perusahaan lain dengan bidang sama dan telah memiliki pelanggan tetap namun tersangkut kendala operasional. Cara tersebut relatif lebih mudah karena sekaligus mengurangi kompetitor.

Kombinasi Strategi Promosi / Marketing Mix Strategy

Maksud dari konsep kombinasi strategi promosi adalah penimbangan variabel yang berperan terhadap minat segmen pasar. Dengan ketepatan perhitungan atas variabel-variabel terkait, maka kualitas dari strategi pemasaran yang dibuat akan lebih baik. Variabel yang dimaksud antara lain adalah kualitas produk atau jasa, harga atau tarif, lokasi pemasaran, proses promosi dan lain-lain.

Strategi Waktu / Timing Strategy

Pemilihan waktu yang tepat untuk mengeksekusi strategi pemasaran yang telah dibuat termasuk dalam konsep yang perlu mendapat perhatian khusus. Jika waktu yang dipilih tepat, maka kesuksesan strategi penjualan dengan mudah diraih. Namun jika gagal, berdampak pada kerugian yang signifikan. Contohnya, hindari promosi bersamaan dengan kompetitor yang telah memiliki nama.

Sponsor Link

Contoh Strategi Pemasaran Produk yang Efektif dan Efisien

Setelah memahami tentang definisi, fungsi, tujuan, dan konsep strategi pemasaran, pembahasan selanjutnya adalah tentang contoh strategi pemasaran produk yang jitu. Khususnya untuk produk makanan dan minuman. Produk kuliner sendiri relatif lebih mudah mendapatkan tempat di pasar dibandingkan produk lainnya. Meski demikian, memilih strategi pemasaran yang tepat memiliki pengaruh yang besar.

Beberapa contoh strategi pemasaran di bawah ini cocok diterapkan bagi Anda yang ingin memasarkan produk, antara lain berikut ini.

Promosi Melalui Media Sosial

Media sosial saat ini memiliki pengaruh yang besar dalam segala aspek kehidupan. Termasuk untuk penjualan sebuah produk. Sebab itulah, jejaring sosial merupakan media strategi pemasaran utama yang memberikan dampak faktual. Anda bisa memanfaatkan akun sosial media pribadi atau membuat akun baru untuk keperluan promosi produk yang dimiliki.

Sebagai produk baru, membangun karakter melalui jejaring media sosial relatif ampuh. Caranya adalah dengan mengunggah gambar-gambar produk yang Anda tawarkan dengan angle artistik. Tampilan yang menarik dan estetik sangat mudah menarik minat konsumen. Rangsang minat target konsumen melalui unggahan-unggahan produk Anda yang membangkitkan selera.

Dengan memanfaatkan sosial media, Anda tidak hanya membangun image untuk produk, namun juga memperluas skala promosi tanpa perlu menghabiskan dana yang besar untuk pemasaran. Untuk dapat mencapai tujuan dari strategi pemasaran melalui sosial media, pastikan akun Anda terbuka untuk publik atau tidak terkunci agar lebih mudah diakses calon konsumen.

Membagikan Produk Secara Gratis

Ide ini mungkin agak membuat Anda ragu. Hal tersebut wajar, terutama bagi yang baru merintis usaha. Sebab, Anda sudah mengeluarkan biaya cukup besar untuk produksi, kemudian modal yang dikeluarkan belum kembali tapi justru harus membagikan makanan dan minuman tersebut secara cuma-cuma. Namun, keampuhan strategi promosi yang satu ini telah terbukti.

Anggaplah Anda membagikan sampel produk secara gratis agar calon konsumen merasa yakin atas kualitasnya. Strategi ini memanfaatkan psikologis konsumen yang malas mengeluarkan biaya untuk mencoba sebuah produk baru. Dengan Anda berani membuktikan rasa dan kualitas produk tersebut, calon konsumen yang merasa puas otomatis akan membeli.

Partnership / Kerjasama / Paid Promote

Menjalin kerja sama merupakan contoh strategi pemasaran produk yang saat ini banyak dipilih oleh para pengusaha. Kerja sama yang cukup menguntungkan saat ini adalah partnership atau paid promote dengan influencer dengan jumlah subscriber Youtube atau followers Instagram yang besar. Tetapi, Anda perlu selektif memilih rekanan dalam bentuk strategi pemasaran ini.

Jangan sekadar memilih partner berdasarkan jumlah subscriber atau followers, sebab banyak dari mereka yang terkena star syndrome sehingga mematok tarif tinggi tanpa hasil yang nyata. Perhatikan unggahan dan feedback dari para pengikut dan pelanggan akun. Persentase imbal balik yang positif menunjukkan influencer tersebut layak untuk dipilih sebagai rekanan.

Diskon Soft Opening

Jika Anda merasa strategi pemasaran berupa pembagian produk secara gratis dan partnership dengan influencer terlalu menguras anggaran promosi, Anda dapat memilih pemberian diskon sebagai alternatif. Anda bisa memilih waktu soft opening untuk menerapkannya. Diskon bisa berupa potongan harga atau gratis satu item sesuai dengan produk yang anda jual.

Pastikan kalkulasi atau perhitungan untuk diskon tepat, sehingga tidak menyedot anggaran terlalu besar. Jika memungkinkan, buat modal utama dapat kembali pada saat soft opening sehingga produksi produk untuk hari selanjutnya tidak terkendala akibat tidak tersedianya dana. Sebab itulah Anda memerlukan perhitungan yang rinci untuk strategi pemasaran melalui diskon.

Terlibat Kegiatan Amal / Sponsorship

Sebuah produk baru, untuk dapat survive membutuhkan kesan yang kuat pada target konsumen. Salah satu strategi pemasaran yang efektif untuk aspek tersebut adalah melalui keterlibatan dengan acara amal. Anda dapat memposisikan diri sebagai sponsor yang menyuplai konsumsi acara dengan produksi Anda.

Langkah tersebut akan berimbas secara positif dari sudut pandang target pasar bahwa perusahaan Anda memiliki kepedulian sosial. Opini tersebut kemudian akan mendorong calon konsumen untuk mencoba produk milik Anda. Teknik ini termasuk dalam ilmu psikologis konsumen dengan cara merangsang ketertarikan yang berasal dari empati.

Penempatan Produk di Tempat Strategis

Bila Anda memiliki gerai sendiri, penempatan produk di sudut yang strategis merupakan contoh strategi pemasaran produk yang cukup efektif. Tempatkan produk produksi Anda pada titik yang mudah terlihat dan dijangkau oleh konsumen. Dengan demikian, ketika segmen pasar masuk ke dalam gerai, mereka otomatis tertarik untuk membeli.

Namun, bila Anda hanya memproduksi dan melakukan distribusi sedangkan penjualan dilakukan pihak ketiga dengan sistem penitipan barang, Anda harus bernegosiasi agar mendapat spot display tersebut. Biasanya, Anda akan diharuskan membayar biaya tambahan oleh pihak toko. Biaya tersebut sebanding bila gerai tersebut ramai pengunjung dan total penjualan produk Anda besar.

Mempertahankan Loyalitas Pelanggan Lama

Strategi pemasaran tidak hanya berfokus pada cara untuk menarik konsumen baru saja. Penting pula untuk mempertahankan pelanggan lama yang sudah loyal menggunakan produk Anda. Sebab itu, strategi untuk membuat mereka tetap berlangganan juga perlu diperhitungkan. Salah satu karakter pelanggan yang loyal adalah keinginan untuk mendapatkan apresiasi dari penjual atau produsen.

Anda dapat menunjukkan apresiasi tersebut dengan cara memberikan bonus khusus berupa potongan harga yang besar atau item 100% gratis. Tindakan sederhana tersebut cukup berarti bagi pelanggan lama. Mereka akan merasa mendapatkan perhatian dan tidak sia-sia bertahan dalam menggunakan produk terkait. Sehingga mereka pun tidak akan berpindah ke kompetitor.

Aktif Mengikuti Acara Festival atau Bazaar

Strategi pemasaran selanjutnya yang dapat Anda terapkan adalah dengan aktif berpartisipasi dalam acara-acara festival dan bazaar. Karena produk yang Anda tawarkan adalah kuliner, pilih event khusus tema tersebut. Pada kegiatan seperti itu biasanya Anda akan berhadapan langsung dengan para kompetitor. Namun, jangan lantas menghindar akibat alasan tersebut.

Justru harus menjadikan kesempatan itu untuk mengadu langsung rasa dan kualitas produk Anda. Dengan demikian, Anda dapat mengamati secara langsung respon pasar terhadap produk terkait. Jika hasil akhir tidak sesuai ekspektasi, maka Anda harus tanggap menganalisa untuk melakukan perbaikan produk sesegera mungkin sehingga efek negatifnya tidak berkelanjutan.

Sponsor Link

Promosi Konvensional Melalui Poster dan Selebaran

Meskipun strategi promosi yang satu ini dianggap sudah ketinggalan zaman, faktanya metode pemasaran konvensional masih cukup menarik minat konsumen. Caranya adalah dengan menempelkan poster dan membagikan selebaran tentang produk yang ditawarkan. Taktik ini terbukti efektif bagi target pasar non-milenial yang tidak menggunakan sosial media dan gagap teknologi.

Namun, tidak dapat dipungkiri memang bahwa anggaran yang diperlukan untuk promosi secara konvensional seperti ini lebih besar karena mencetak pamflet dan selebaran menyedot dana yang tidak sedikit. Sebab itu, jika memilih metode pemasaran tersebut harus memastikan informasi diterima dengan tepat oleh target konsumen agar anggaran tidak terbuang percuma.

Di antara banyaknya contoh strategi pemasaran produk diatas, Anda dapat memilah sendiri mana metode terbaik untuk produk produksi Anda. Tentunya dengan menimbang kelebihan dan kekurangan metode masing-masing berikut efektivitasnya terhadap produk yang Anda pasarkan. Dengan demikian, strategi pemasaran akan tepat sasaran dan memberikan hasil sesuai harapan.

Apakah Anda memiliki masalah dalam pekerjaan Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada penyediaan konten-konten tentang SEO, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol