4 Bauran Pemasaran | Pengertian, Komponen dan Konsepnya

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

4 bauran pemasaran termasuk salah satu unsur penting dalam sebuah kegiatan pemasaran. Jika dijelaskan secara sederhana, bauran pemasaran terdiri dari beberapa aktivitas yang saling terkait mulai dari pembuatan sebuah produk hingga produk tersebut ada di tangan konsumen.

Berikut ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai konsep bauran pemasaran.

Pengertian 4 Bauran Pemasaran

4 bauran pemasaran dikenal juga dengan istilah Marketing Mix yang pada dasarnya merupakan kumpulan dari beberapa variabel pemasaran. Tujuan dari diterapkannya bauran pemasaran agar produk yang dibuat oleh perusahaan dapat mencapai target pasar yang tepat.

Untuk pertama kalinya, konsep 4 bauran pemasaran ini diperkenalkan oleh W.Y Stanton pada tahun 1978. Sesuai dengan namanya, tentu saja, 4 bauran pemasaran ini tersusun oleh 4 komponen yang dapat juga disebut sebagai 4 unsur inti dari pemasaran sebuah produk.

Apa saja 4 komponen pembentuk bauran pemasaran tersebut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Sponsor Link

Komponen yang Membentuk 4 Bauran Pemasaran

Komponen dari bauran pemasaran itu juga sering dikenal dengan sebutan 4P, sebab dalam bahasa Inggris, 4 komponen bauran pemasaran semuanya diawali dengan huruf awalan P, yaitu:

Product (Produk)

Produk merupakan segala sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dikonsumsi, baik itu yang sifatnya nyata ataupun yang bersifat tidak berwujud karena dalam bentuk layanan jasa, pengalaman ataupun ide. Produk yang ditawarkan harus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam segmen target tertentu.

Setiap produk pasti memiliki siklus hidup, oleh sebab itu, pihak yang bertanggung jawab terhadap pemasaran produk tersebut harus mampu memahami tentang siklus hidup yang dimiliki oleh produk yang akan dipasarkannya kemudian harus pula dapat menyusun perencanaan yang matang agar proses pemasaran dapat berjalan lancar dan hasilnya pun sesuai dengan ekspektasi.

Seseorang yang berprofesi sebagai pemasar memang harus mampu memahami seluk beluk permasalahan dari sebuah produk yang akan dipasarkannya itu. Dengan cara tersebut maka akan bisa ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahannya.

Ada beberapa aktivitas pemasaran yang memiliki keterkaitan dengan produk, diantaranya seperti

  • Produk Design (fitur dan kualitas)
  • Branding
  • Packaging dan labeling
  • Services (layanan pelengkap, layanan purna jual, service level)
  • Garansi
  • Retur, dan lain sebagainya.

Price (Harga)

Price (harga) adalah nilai yang harus dibayarkan oleh konsumen agar bisa mendapatkan produk yang mereka inginkan. Tentu saja, menentukan harga dari sebuah produk bukan perkara yang mudah, sebab pada dasarnya, harga harus diukur dari nilai yang dirasakan oleh konsumen dari produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Jika Anda tidak mempedulikan pentingnya harga pada sebuah produk, maka konsumen akan lebih memilih untuk membeli produk yang serupa dengan harga yang lebih terjangkau. Harga meliputi beberapa hal berikut yaitu: last price, discount, allowance, payment period, credit terms, and retail price.

Selain itu perlu diketahui, bahwa konsumen bebas memilih sebuah produk yang dibelinya dan tentunya diharapkan produk tersebut sesuai dengan nilai yang dapat dirasakan oleh konsumen.

Maka dari itu, konsumen umumnya tidak akan mau membeli sebuah produk dengan label harga yang lebih tinggi atau lebih rendah dari nilai yang dirasakannya atau yang juga dikenal dengan sebutan perceived value.

Hal tersebut juga memungkinkan sebuah produk dapat diberi harga yang lebih tinggi daripada nilai moneter yang sebenarnya (actual price), jika produk tersebut masih dianggap bisa diterima oleh konsumen.

Maksudnya, apabila konsumen tersebut masih bisa mendapatkan nilai positif dari produk yang dibelinya itu.

Selain dari kualitas produk itu sendiri, penetapan harga juga bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, contohnya seperti value chain cost, mark-up, dan harga produk pesaing. Bukan hanya itu saja, waktu yang dibutuhkan serta usaha yang dilakukan konsumen untuk mendapatkan produk tersebut juga perlu dijadikan bahan pertimbangan saat menetapkan harga.

Ada beberapa kegiatan pemasaran yang memiliki keterkaitan dengan penetapan harga, diantaranya seperti: Price tactic and strategy, Price structure / price setting, Discount (customer), Allowance, rabates (dist. channel), Payment term (credit, cash) dan lain sebagainya.

Place (Tempat)

Place atau tempat dapat diartikan sebagai kegiatan sebuah perusahaan membuat dan memasarkan produk kepada target pasarnya. Keberadaan tempat dalam konsep 4 bauran pemasaran terbilang sangat penting, sebab agar bisa membuat konsumen yang membutuhkan produk tersebut dapat melakukan transaksi jual beli, maka tempatnya harus jelas dan telah diketahui oleh banyak orang.

Seperti diketahui, bahwa sebuah produk akan dapat sampai ke tangan konsumen, tentunya mengalami proses yang cukup panjang, salah satunya adalah proses menentukan tempat yang tepat untuk melakukan distribusi produk (distribution chanel). Selanjutnya membuat produk tersebut memiliki tempat yang mudah dijangkau oleh target pasarnya (availability and visibility).

Proses penempatan produk yang termasuk ke dalam konsep 4 bauran pemasaran ini meliputi beberapa hal, yaitu: bagaimana produk dibawa ke area target pasar, lalu berlanjut dengan proses pemilihan saluran distribusi yang tentunya disesuaikan dengan segmen target pasar yang dikehendaki serta kemudian proses penempatan produk di tempat tersebut.

Ada beberapa kegiatan pemasaran yang memiliki keterkaitan dengan komponen place/penempatan, yaitu:

  • Distribution strategy yang terbagi atas, intensive distribution, selective distribution dan exclusive distribution).
  • Market coverage / area coverage / territory management.
  • Inventory / stock management
  • Transportation, logistic, warehousing
  • Channel management (channel relationship), dan lain sebagainya

Promotion (Promosi)

Promotion adalah cara yang dilakukan sebuah perusahaan untuk memperkenalkan produknya dengan cara mengkomunikasikannya dengan target pasar. Promosi adalah satu-satunya komponen dari 4 bauran pemasaran yang digunakan oleh perusahaan agar dapat mencapai sasaran sesuai dengan yang sudah ditetapkan.

Keputusan mengenai biaya promosi, tentunya perlu disesuaikan dengan rancangan produk yang kemudian nantinya akan didistribusikan ke area target pasar. Sementara itu, untuk variabelnya meliputi sales promotion, advertising, sales force, public relation, and direct marketing.

Advertising

Advertising merupakan bentuk presentasi non personal serta promosi ide, barang atau layanan jasa yang dilakukan oleh sponsor yang ditunjuk dan juga telah mendapat bayaran

Sales promotion

Sales promotion, merupakan insentif jangka pendek yang dilakukan dengan tujuan mendorong keinginan calon konsumen agar tertarik untuk mencoba membeli produk dan layanan jasa.

Public relations and publicity

Public relations and publicity merupakan sebutan untuk berbagai program yang sebelumnya telah mengalami proses perancangan agar bisa mempromosikan ataupun melindungi citra perusahaan serta tentunya produk yang akan dipasarkan tersebut.

Personal selling

Personal selling adalah interaksi langsung yang dilakukan antara satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan melakukan penjualan.

Direct marketing

Direct Marketing bertugas untuk melakukan komunikasi pemasaran secara langsung dengan cara meminta tanggapan kepada pelanggan dan calon konsumen melalui surat, telepon dan berbagai alat penghubung non personal lainnya.

Sponsor Link

Pengembangan dari Konsep 4 Bauran Pemasaran

Setelah mengetahui apa saja komponen dari konsep 4 bauran pemasaran, sebaiknya Anda juga perlu tahu bahwa dari konsep tersebut dapat pula dikembangkan menjadi beberapa aspek lainnya, yaitu dengan menggunakan pendekatan 8P.

Jika Anda belum mengetahui dan masih penasaran terhadap pengembangan dari konsep bauran pemasaran, simak saja ulasan berikut ini:

Promotion and education

Promotion and education merupakan sebuah kegiatan komunikasi dan perancangan strategi yang dilakukan secara intensif.

Cara seperti ini dilakukan dengan tujuan agar tercipta persepsi konsumen yang dipilih perusahaan atas dasar dari layanan spesifik yang memang juga sudah ditetapkan oleh perusahaan pembuat produk tersebut.

Product elements

Product elements merupakan segala macam hal yang memang berkaitan dengan layanan ataupun kinerja yang mampu menciptakan nilai guna untuk konsumen yang membeli produk tersebut.

Process

Process merupakan metode yang dilakukan untuk dapat memperkenalkan produk kepada konsumen.

Cara ini adalah salah satu kunci utama yang bisa menentukan laku atau tidaknya sebuah produk di tengah masyarakat.

Place, cyberspace, and time

Place, cyberspace dan time merupakan keputusan yang diambil oleh manajemen dari suatu perusahaan yang terkait dengan kapan, dimana dan juga bagaimana sebuah perusahaan tersebut memberikan layanan terbaik untuk para konsumen yang menggunakan produk ciptaannya itu.

People

People sering juga disebut sebagai target yang terdiri dari konsumen dan juga karyawan yang memang saling terkait antara proses proses produksi dari sebuah barang ataupun layanan jasa

Price and other user outlays

Hal ini merupakan penjelasan yang terkait dengan pengeluaran dana serta waktu dan usaha yang dilakukan oleh konsumen agar bisa mendapatkan produk yang dijual oleh sebuah perusahaan.

Hal seperti ini biasanya sering dilakukan oleh bagian pemasaran perusahaan dengan cara menawarkan sebuah produk yang baru dirilis.

Physical evidence

Physical evidence adalah beragam perangkat yang diperlukan pada saat penyajian kualitas produk dan layanan yang dilakukan secara nyata

Productivity and quality

Hal ini terkait dengan sejauh mana efisiensi dari berbagai masukan layanan yang kemudian dapat diterapkan pada hasil layanan dari suatu alat yang tentunya membuat produk tersebut bisa bertambah nilai gunanya, serta layanan yang diberikan oleh perusahaan pembuat produk tersebut dapat memuaskan konsumen karena berhasil memenuhi kebutuhan konsumen.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelancaran dari Konsep 4 Bauran Pemasaran

Jenis pasar produk

Tingkat pemanfaatkan alat promosi pada faktor ini terbilang bervariasi, apalagi ada perbedaan antara pasar konsumen dan pasar industri.

Pada pasar konsumen, akan lebih mengutamakan fokusnya pada pemesan serta iklan penjualan secara perorangan serta kaitannya dengan masyarakat.

Sedangkan untuk jenis pasar industri, lebih berfokus pada sektor penjualan yang diawali dari promosi, iklan hingga langsung pada pengguna akhir produk tersebut.

Pemilihan strategi

Faktor yang dapat mempengaruhi kelancaran konsep 4 bauran pemasaran lainnya adalah pemilihan strategi, apakah akan menggunakan strategi dorong atau strategi tarik.

Ada perbedaan mendasar dari kedua strategi tersebut, yang tentunya membuat perusahaan harus memilih salah satunya agar strategi tersebut lebih fokus untuk dijalankan.

Pada strategi dorong berfokus pada pemasaran produk pada individual atau perorangan, sedangkan pada strategi tarik berfokus pada periklanan dan pemasaran kepada konsumen.

Kesiapan tahap pembeli

Alat-alat pemasaran memiliki nilai efektifitas yang berbeda-beda di sejumlah tingkat kesiapan konsumen. Selain itu, publisitas serta periklanan akan memiliki sejumlah peran yang dapat dimanfaatkan untuk bisa membangun kesadaran konsumen.

Siklus kehidupan produk

Tahapan perkenalan produk

Tahap ini membuat pengiklan harus memiliki target tersendiri yang diawali dari tingkat efektifitas biaya yang paling tinggi. Dalam tahapan ini pembuat produk ini harus mampu mempengaruhi calon konsumen untuk membeli yang dipasarkan itu.

Tahapan pertumbuhan produk

Pada tahapan ini, umumnya permintaan terhadap produk yang dijual sudah dipengaruhi lewat cerita dari mulut ke mulut sehingga alat pemasaran pun sudah bisa dikurangi jumlahnya

Tahapan kemampuan produk

Pada tahapan ini, urutan yang diutamakan adalah pemasaran penjualan, periklanan, dan penjualan secara perorangan.

Tahapan penurunan produk

Pada tahapan ini, pemasaran terhadap penjualan produk tetap kuat, namun di sisi lain, publisitas atau periklanan harus dikurangi karena penjualan produk juga harus dikurangi sebab perusahaan perlu merancang inovasi baru pada produk tersebut.

Sponsor Link

Menerapkan Konsep 4 Bauran Pemasaran dalam Strategi Pemasaran

Setelah mengetahui pengertian, komponen dan konsep dari 4 bauran pemasaran, maka Anda juga perlu mengetahui, bagaimana cara terbaik untuk bisa menerapkan konsep tersebut dalam sebuah strategi pemasaran.

Tentu saja, konsep 4P ini bisa memudahkan sebuah perusahaan dalam memutuskan cara menyusun perancangan strategi penjualan produk baru yang sesuai dengan target pasar.

Selain untuk membantu dalam hal memudahkan terciptanya rancangan strategi pemasaran, 4 bauran pemasaran juga bisa dimanfaatkan untuk menguji strategi pemasaran yang sebelumnya sudah pernah dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Berikut ini, akan dijelaskan tentang beberapa langkah yang dapat membantu Anda untuk mendefinisikan serta meningkatkan kualitas dari strategi pemasaran.

  • Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan pengidentifikasian produk ataupun layanan yang akan dianalisa.

Selanjutnya jawab pertanyaan yang terkait dengan konsep 4 bauran pemasaran, misalnya beberapa contoh pertanyaan yang menggunakan awalan “mengapa” dan “bagaimana jika”, seperti contoh berikut ini:

  1. Mengapa calon konsumen dari target pasar Anda membutuhkan fitur tertentu.
  2. Bagaimana jika Anda memberikan penurunan harga sebesar 5 % pada produk tersebut?
  3. Bagaimana jika Anda menawarkan lebih banyak pilihan warna untuk produk tersebut?
  4. Mengapa memilih menjual lewat pedagang grosir daripada dari saluran langsung?
  5. Bagaimana jika Anda lebih meningkatkan PR daripada hanya sebatas mengandalkan iklan online? Dan berbagai pertanyaan lainnya.

Setelah Anda berhasil mendefinisikan konsep dari 4 bauran pemasaran dengan baik, maka saatnya Anda mencoba melakukan testing penawaran secara menyeluruh dari perspektif pelanggan. Caranya adalah dengan mengajukan sejumlah pertanyaan yang terkait langsung dengan konsumen, contohnya seperti berikut ini:

  1. Apa produk tersebut sudah layak dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen?Akankah konsumen bisa dengan mudah, atau apakah konsumen akan mengalami kesulitan dalam mengakses produk tersebut?
  2. Apakah akan ada kesesuaian antara titik penjualan atau saluran dengan tempat dimana konsumen akan berbelanja?
  3. Apakah konsumen akan merasa bahwa harga dari produk tersebut sesuai dengan persepsi mereka terhadap produk tersebut?
  4. Apakah konsumen akan mengenal, memahami hingga tertarik terhadap produk yang dijual itu berkat adanya komunikasi perusahaan yang dilakukan oleh perusahaan?

Lanjutkan berbagai daftar pertanyaan tersebut lengkap dengan jawabannya yang kemudian dapat dilanjutkan dengan perubahan strategi bauran pemasaran hingga Anda merasa cukup mengoptimalkan konsep 4 bauran pemasaran.

Tentunya pengoptimalan konsep bauran pemasaran tersebut harus merujuk pada informasi dan data yang Anda punya.

  • Jangan lupa pula untuk melakukan evaluasi secara berkala, khususnya yang terkait dengan taktik dan strategi konsep 4 bauran pemasaran yang telah dilakukan.

Hal tersebut terkait dengan sejumlah perubahan elemen seiring dengan adanya perkembangan dan pertumbuhan produk dan layanan yang dilakukan oleh perusahaan.

Apakah Anda memiliki masalah dalam pekerjaan Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada penyediaan konten-konten tentang SEO, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol