Pengetahuan Dasar dan Kebijakan Tentang Internet Marketing

Pemasaran dan periklanan yang dilakukan melalui atau menggunakan media online atau internet sering disebut dengan internet marketing. Melalui internet marketing, pesan-pesan promosi suatu produk atau jasa dapat disebarkan kepada konsumen.

Saat ini merupakan era dimana informasi yang awalnya diperoleh dari televisi dan koran sudah dapat diperoleh melalui internet. Banyak wirausaha maupun pebisnis yang mulai melirik internet marketing karena kepentingan beriklan melalui internet sangat tinggi.

 

Daftar Isi “ Pengetahuan Dasar dan Kebijakan Tentang Internet Marketing ”

・Sejarah Internet Marketing
・Apa itu internet marketing?
・Pentingnya Internet Marketing
・Menarik Minat Pelanggan Melalui Internet Marketing
・Cara Mengurangi Penarikan, Menambah Tingkat Kunjungan dan Konversi Pengunjung

Sejarah Internet Marketing

Sejarah tentang internet marketing dimulai lebih sejak 20 tahun yang lalu. Iklan banner yang dibuat oleh perusahaan telepon terbesar di Amerika yang bernama AT&T pada tahun 1994 dalam sebuah majalah online menjadi titik awal berkembangnya internet marketing.

Tetapi, sebagian besar orang harus mengakses website dengan memasukan alamat website yang tertulis di majalah karena saat itu belum ada mesin pencari seperti Yahoo! dan Google. Sejarah internet marketing yang seperti saat ini dimulai sejak pertengahan tahun 1990 saat dibentuknya mesin pencari.

Mesin pencari saat itu disebut dengan ‘mesin pencari jenis direktori’, dimana pemilik website harus mendaftarkan websitenya agar bisa terlihat saat dicari menggunakan mesin pencari tersebut. Tetapi, pada tahun 1998, Google mengumumkan ‘mesin pencari jenis robot’ yang secara otomatis dapat mencari dan menampilkan hasil pencarian situs yang relevan di internet. Hal itu menyebabkan munculnya metode internet marketing yang bernama SEO (Search Engine Optimization), yaitu metode untuk menampilkan sebuah website pada bagian atas hasil pencarian.

Selain itu, pada tahun 2002 Google dan Yahoo! menciptakan layanan periklanan bernama listing ads dengan menggunakan mesin pencari. Hal ini juga dikenal sebagai “ periklanan berbasis pencarian ” yang menyediakan tampilan hasil pencarian dan produk drta layanan yang terkait dengan kata kunci pada pencarian.

Saat memasuki tahun 2000, situs online shop seperti Rakuten Ichiba dan Amazon mulai terkenal, selain itu pemakaian blog dan majalah email secara pribadi juga semakin meningkat, hal itu menyebabkan pemasangan iklan pada media pribadi dan affiliation ads (iklan afiliasi) untuk mengundang pelanggan mengakses situs online shop juga mulai banyak digunakan. Kalau dilihat dari sudut pandang internet marketing, media untuk menarik minat pelanggan pun menjadi semakin luas.

Lalu pada tahun 2007 lahirlah ‘sesuatu’ yang menyebabkan perubahan revolusioner cara berpikir tentang internet marketing. ‘Sesuatu’ tersebut adalah “ iPhone ” yang merupakan pelopor dari ponsel pintar (smartphone). Kemudian pemakaian smartphone di seluruh dunia pun meningkat. Cara masyarakat untuk mendapatkan informasi dan berkomunikasi pun berubah seiring dengan munculnya sosial media seperti Twitter dan Facebook (keduanya mulai digunakan oleh publik pada tahun 2006) bersamaan dengan iPhone.

Internet marketing berkembang dengan sangat pesat setelah ditemukan cara-cara baru untuk menarik minat pelanggan, seperti membuat akun perusahaan atau merek sendiri di media sosial untuk membentuk ikatan dengan user lain (pelanggan) dan juga menyediakan aplikasi untuk ponsel pintar.

Sementara itu, pada awal tahun 2000 mulai dibentuk alat untuk menentukan langkah-langkah dan mengukur pengaruh internet marketing seperti alat untuk menganalisis akses, LPO (Landing Page Optimization), dan EFO (Entry Form Optimization). Berikut akan dijelaskan lebih rinci mengenai teknologi internet marketing.

Apa itu internet marketing?

Secara sederhana, internet marketing merupakan kegiatan menarik minat pelanggan agar membeli produk atau layanan yang dijual melalui website toko online atau layanan website lainnya. “ Kegiatan periklanan ” untuk menarik minat pelanggan seperti iklan televisi atau iklan majalah dan “ kegiatan berjualan ” untuk menawarkan produk atau layanan kepada pelanggan yang datang, semuanya dilakukan dalam bentuk online.

Pada dasarnya “ marketing ” adalah kegiatan yang dilakukan untuk menjual produk atau layanan sebanyak-banyaknya. Mulanya pelanggan perlu mengetahui produk atau layanan yang tersedia dan tempat pembeliannya, setelah itu kita perlu menarik minat pelanggan dengan menyesuaikan produk atau layanan sesuai selera dan gaya hidup mereka.

Setelah melakukan langkah tersebut, tujuan utama internet marketing adalah membuat pelanggan berpikir “ Aku ingin membeli produk atau layanan ini! ” dan membeli produk atau layanan tersebut. Internet marketing ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas periklanan dan penjualan pada website.

Periklanan pada website atau layanan website lainnya dilakukan dengan metode mesin pencari, listing ads, affiliate ads, dan iklan melalui sosial media. Hal yang perlu diperhatikan adalah jika cara memilih iklan atau cara pengetikan iklan salah, periklanan tidak akan berjalan sesuai dengan keinginan kita. Selain itu, walaupun kita berhasil mengundang pelanggan untuk mengunjungi website, mungkin saja pelanggan tidak tertarik dengan produk atau layanan yang tersedia. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui “ Cara Menyebarkan Informasi ” di website atau “ Cara Membujuk ” pelanggan agar dapat menemukan informasi yang diingankannya dalam website. Dengan memikirkan hal-hal tersebut, internet marketing dapat dilakukan untuk bisnis maupun pemasaran.

Hal yang sulit dilakukan dalam internet marketing adalah memastikan dengan rincian data seperti berapa tingkat keberhasilan masing-masing iklan dalam menarik minat pelanggan dan siapa dan berapa banyak orang yang telah melihat halaman-halaman tersebut. Selain itu seberapa sering dan berapa banyak orang yang telah melihat halaman-halaman tersebut. Kualitas periklanan dan penjualan dapat ditingkatkan dengan melakukan perbaikan pada cara membujuk pelanggan dan cara memperlihatkan informasi berdasarkan hasil data yang telah didapat.

Dapat dikatakan bahwa internet marketing adalah kegiatan untuk meningkatkan penjualan pada suatu website.

Pentingnya Internet Marketing

Bisnis belanja online (online shopping), BtoC (business to consumen) dan E-Commerce telah meramaikan pasar serta diperkirakan akan meningkat secara terus menerus. Karena kebutuhan untuk belanja secara online dapat meringkan beban ketika berbelanja banyak diperkirakan akan terus meningkat.

Meningkatnya pemakaian ponsel pintar (smartphone) dan media sosial, membuat generasi saat ini menyadari kemudahan berbelanja online yang memudahkan pelanggan mendapatkan barang yang stoknya telah habis di toko dan mudah mendapatkan barang yang hanya dapat dibeli di tempat yang jauh, hal inilah yang akan memperluas pasar. Website seperti online shop dan layanan website lainnya, memiliki potensi yang besar di masa depan.

Tetapi, meningkatnya pemakaian belanja melalui internet juga menyebabkan persaingan sengit antara online shop yang jumlahnya juga semakin meningkat. Bagaimana caranya agar pelanggan dapat menemukan iklan perusahaan kita dari sekian banyak iklan yang beredar? Lalu bagaimana agar pelanggan lama mengunjungi website kita dan menemukan produk atau layanan yang mereka inginkan. Dan yang terakhir, bagaimana caranya agar pelanggan mau membeli produk atau layanan tersebut. Berdasarkan analisis tentang kunjungan pelanggan, tugas internet marketing semakin diperlukan untuk mengatur pelanggan agar mendapatkan layanan sesuai keinginan mereka seperti halnya yang telah disebutkan sebelumnya.

Menarik Minat Pelanggan Melalui Internet Marketing

Hal paling pertama yang perlu dilakukan dalam internet marketing adalah menarik minat pelanggan untuk mengunjungi website sebuah perusahaan atau online shop. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa cara untuk menarik perhatian pelanggan.

SEO (Search Engine Optimization)

SEO (Search Engine Optimization) merupakan cara menarik perhatian pelanggan yang dilakukan ketika seorang pelanggan mencari kata kunci yang terkait dengan produk atau layanan dari perusahaan/online shop tertentu melalui mesin pencari, hal tersebut akan mendorong peningkatan jumlah akses ke halaman situs perusahaan/online shop tersebut sehingga akan menempatkan mereka pada posisi paling atas mesin pencarian. Agar dapat ditampilkan pada halaman awal, perlu dilakukan analisis terhadap aturan mesin pencari dan perlu mengatur kata kunci yang digunakan pada halaman website.

Listing Advertisement

Listing Ads merupakan metode penempatan iklan melalui teks di ruang iklan yang ditampilkan pada halaman hasil pencarian mesin pencari. Karena dapat menampilkan iklan yang sesuai dengan kata kunci hasil pencarian, hasil akses yang diterima dapat memiliki jumlah yang sama seperti menggunakan metode SEO atau lebih dari itu. Urutan hasil pencarian kata kunci ditentukan dengan cara pelelangan lalu diurutkan dari harga yang paling tinggi.

Affiliate Advertising

Afiliasi memiliki arti yang sama dengan ‘kerja sama’. Affiliate Ads merupakan metode menarik minat pelanggan yang dilakukan dengan menampilkan iklan pada blog atau majalah email yang bersedia untuk diajak bekerja sama. Sebagian besar dari blog atau majalah email akan mendapatkan bayaran sesuai dengan hasil periklanan tersebut. Contohnya adalah jumlah pelanggan yang berkunjung untuk bertanya mengenai produk atau melakukan transaksi melalui iklan pada blog atau majalah email tersebut.

Advertising Network (Ad Network)

Ad Network adalah layanan yang dapat mengirimkan iklan ke beberapa media iklan internet. Dengan menggunakan layanan jaringan iklan, kita tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menaruh iklan satu per satu di setiap website dan tidak perlu mencari website yang bagus untuk menaruh iklan. Karena iklan langsung dikirim dan ditampilkan di banyak tempat, dapat diperkirakan bahwa jumlah akses akan terus bertambah.

 

Iklan Media Sosial

Iklan media sosial adalah metode yang dilakukan dengan menaruh iklan pada sosial media seperti Twitter atau Facebook. Kita dapat menentukan target iklan pengguna internet berdasarkan usia, wilayah, atau minat.

 

Retargeting Ads

Retargeting Ads merupakan metode menampilkan iklan secara berturut-turut berdasarkan halaman website yang pernah dikunjungi oleh pengguna internet tersebut. Metode ini juga disebut “ iklan pelacakan ”. Pengguna internet yang pernah mengunjungi website kita kemungkinan tinggi memiliki ketertarikan dengan produk atau layanan yang ditampilkan, oleh karena itu kita perlu melakukan pendekatan berkali-kali.

Email Marketing

Tidak hanya mengirimkan majalah email begitu saja, metode ini juga mengirim dengan memperkirakan waktu dan isi berdasarkan riwayat pemakaian pengguna internet tersebut. Contohnya dengan mengirimkan sekali lagi informasi tentang produk yang ingin dibeli oleh pengguna internet itu saat mengunjungi website.

Langkah Menggunakan Media Sosial

Metode ini dilakukan dengan membentuk akun resmi media sosial perusahaan atau merek sendiri untuk berhubungan dengan pengguna internet lainnya dan mengajaknya untuk mengakses website kita.

 

 

Fase untuk menarik pelanggan dapat dibagi menjadi ‘pengetahuan’ → ‘ketertarikan’ → ‘pertimbangan’ → ‘pembelian’ masing-masing produk atau layanan yang tersedia.

Contohnya, pertama-tama kita bisa menggunakan jaringan iklan atau iklan media sosial agar pengguna internet dapat mengetahui produk dan layanan yang tersedia untuk memenuhi fase pertama yaitu ‘pengetahuan’. Lalu, setelah pengguna internet mengetahui produk atau layanan yang tersedia, kita perlu membuat mereka tertarik untuk memenuhi fase kedua yaitu ‘ketertarikan’. Metode SEO atau Listing Ads dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut. Berikutnya, kita perlu untuk membuat pengguna internet memilih produk atau layanan kita setelah tertarik dan membandingkan dengan produk atau layanan perusahaan lain untuk memenuhi fase ketiga yaitu ‘pertimbangan’ dan fase keempat yaitu ‘pembelian’. Email Marketing atau Retargeting Ads juga perlu dilakukan untuk mendorong pelanggan agar membeli produk atau layanan yang tersedia. Internet marketing akan berjalan sukses dengan melakukan langkah-langkah sesuai dengan fase yang telah disebutkan tadi.

 

Cara Mengurangi Penarikan, Menambah Tingkat Kunjungan dan Konversi Pengunjung

Ada beberapa pengunjung yang datang melalui iklan dan hasil pencarian tetapi langsung mengklik tombol ‘kembali’ tanpa membaca informasi yang sudah ada. Ini disebut dengan ‘langsung kembali’ dan persentase pengunjung yang langsung kembali disebut dengan ‘tingkat langsung kembali’.

Penyebab pengunjung langsung kembali walaupun baru saja sampai mungkin saja karena isi dari halaman yang dikunjungi tidak memiliki daya tarik yang cukup. Metode LPO (optimasi halaman awal) perlu dilakukan agar pengunjung yang mau berdiam lama di website kita bertambah.

LPO dilakukan untuk meningkatkan daya tarik dari halaman awal (disebut landing page dalam istilah internet marketing) yang dikunjungi oleh pengguna internet pada website kita. Penyebab pengunjung langsung kembali dari landing page kemungkinan karena mereka tidak berhasil menemukan halaman yang dicari dan tidak mendapatkan informasi yang lebih detail setelah berkunjung melalui iklan atau hasil pencarian. Jika setelah melakukan analisis akses pada website dan diketahui banyak pengunjung yang langsung kembali, kita perlu mencari tahu penyebabnya dan melakukan perbaikan.

Selain pengunjung yang langsung kembali, ada juga pengunjung yang hanya mengakses beberapa halaman dan langsung kembali tanpa mengakses halaman selanjutnya. Ini bukan hanya disebabkan oleh isi dari halaman tersebut, tetapi juga dapat disebabkan oleh tombol ‘selanjutnya’ yang susah untuk ditemukan. Jika jumlah rata-rata halaman yang diakses setiap satu kali kunjungan atau ‘tingkat migrasi kunjungan dalam website’ rendah, kita perlu mempertimbangkan apakah tempat untuk mengklik tombol ‘kembali’ dan ‘selanjutnya’ dapat dicari dengan mudah atau apakah isi dan desain untuk setiap halaman sudah menarik atau tidak.

Selain ‘tingkat langsung kembali’ di halaman awal, ‘tingkat migrasi kunjungan’ di pertengahan, hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah ‘tingkat konversi’. Konversi berarti pengalihan, hal yang dimaksud dalam internet marketing adalah bagaimana cara agar pengunjung melakukan sesuatu pada website sesuai harapan perusahaan.

Misalnya, kita harus membuat pengunjung benar-benar berbelanja jika kita membuat website dengan tujuan agar pengunjung ‘mau berbelanja’ dan membuatnya benar-benar mendaftar jika tujuannya ‘agar semuanya mendaftar’, inilah yang disebut konversi. Rasio konversi adalah persentase jumlah orang yang dialihkan ke jumlah total pengunjung. Pada umumnya keberhasilan konversi ditentukan dari jumlah pengunjung yang berbelanja atau pengunjung yang mengisi formulir untuk mendaftar menjadi anggota, tetapi ada juga kasus dimana pengunjung tidak sampai mengisi formulir pendaftaran karena tidak tahu cara mengisi dan pembagian yang terlalu banyak. Di saat inilah kita perlu mempertimbangkan metode yang disebut EFO (optimasi formulir masuk). Waktu yang diperlukan untuk mengisi formulir pendaftaran dapat dikurangi dan dibuat agar menjadi lebih mudah dengan menggunakan metode terdebut.

Hal ini memungkinkan pengunjung untuk memasukkan formulir tanpa merasa kesulitan, tingkat konversi akan meningkat dan akan lebih mudah untuk mencapai tujuan awal dari pengoperasian website.

Tell Us What You Think
0Like0Love0Haha0Wow0Sad1Angry

0 Comments

Leave a comment