XAMPP WordPress | Cara Install WordPress di Local Host

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Saat ini popularitas wordpress sudah tidak diragukan lagi. Ada banyak yang menggunakan wordpress sebagai media menulis. Namun, memang tidak semua wordpress dapat langsung digunakan. Ada wordpress yang lebih dahulu harus diinstal di localhost. Proses instalasi tersebut dibantu dengan XAMPP WordPress.

Bagi yang ingin menginstal wordpress ini sebaiknya lebih dahulu mengenal lebih lanjut seputar XAMPP. Selengkapnya mengenai XAMPP WordPress akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.

Apa Itu XAMPP WordPress?

Mungkin istilah XAMPP WordPress masih kurang familiar bagi sebagian orang. Padahal sebenarnya XAMPP dan wordpress memiliki banyak kegunaan. Selain itu kedua perangkat lunak ini sebenarnya sering tanpa sadar kita gunakan.

Kali ini yang pertama akan dibahas adalah mengenai XAMPP. Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya. Apa itu XAMPP dan seperti apa bentuk XAMPP. Jadi sebenarnya XAMPP merupakan sebuah perangkat lunak yang dikembangkan oleh Apache Friends. Perangkat lunak yang satu ini hadri 6 tahun lalu, tepatnya pada tanggal 18 Juli 2013.

XAMPP hadir sebagai perangkat lunak open source yang dapat dijalankan di lintas sistem operasi. Kehadiran XAMPP ini diharapkan dapat menjadi terobosan baru untuk beragam kebutuhan.

Ada hal menarik yang sebenarnya hadir di XAMPP. Hal menarik tersebut adalah nama XAMPP yang memiliki arti tersendiri disetiap katanya. Inilah penjelasan lengkapnya.

  • X pada tulisan XAMPP memiliki arti bahwa mereka dapat dijalankan di berbagai sistem operasi yang ada. Mulai dari Linux, windows sampai dengan Solaris.
  • Selanjutnya ada huruf A. Kehadiran huruf yang satu ini rupanya memiliki arti Apache. Jadi Apache sendiri awalnya merupakan sebuah web server. Dari Apache ini nantinya user dapat menemukan halaman website sesuai dengan coding PHP yang telah ia masukkan ke dalamnya.
  • Huruf M yang ada selanjutnya memiliki arti MySQL. Apa itu MySQL? Dapat dikatakan jika MySQL merupakan sejenis server database. Hadirnya MySQL ini akan memudahkan pihak pengguna untuk melakukan perubahan pada database yang ada.
  • Ada dua P yang terdapat pada kata XAMPP. Untuk P yang pertama ini memiliki arti PHP. Bahasa pemrograman web yang satu ini memang sudah cukup banyak digemari. Tak heran jika kemudian XAMPP memutuskan untuk memasukkan bahasa pemrograman ini ke dalam aplikasinya. Lalu untuk P yang kedua? Rupanya arti P yang kedua adalah Perl. Jenis bahasa pemrograman ini dipercaya mampu mengakomodir beragam kebutuhan bahasa pemrograman.

Lalu bagaimana dengan WordPress? Sebenarnya wordpress sendiri adalah sebuah aplikasi yang juga berbasis open source. Aplikasi yang satu ini biasa digunakan untuk menulis. Ada beberapa prosedur yang harus dilakukan untuk dapat menggunakan wordpress.

Sponsor Link

Beragam Kegunaan XAMPP

Setelah memahami lebih lanjut tentang XAMPP WordPress, kali ini akan dibahas seputar kegunaan XAMPP. Jadi tidak hanya ada satu kegunaan dari XAMPP. Apa saja fungsi dari XAMPP? Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

Menguji Website yang Dikembangkan

Dalam XAMPP terdapat fitur bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk mengembangkan website. Hal ini bukan tanpa alasan. Kehadiran dari bahasa pemrograman ini dapat sekaligus membantu pihak pengembang untuk menguji website yang dimilikinya.

Melalui XAMPP pengembang dapat melihat bagaimana tampilan website dari browser. Dari sana dapat dilihat apakah nantinya website membutuhkan perbaikan atau tidak. Apalagi mengingat seringkali tampilan di dalam browser berbeda dengan tampilan ketika ada di aplikasi untuk menbangun website seperrti adobe dreamweaver, notepad ++ dan masih banyak lagi.

Manajemen Database

Tadi telah disebutkan bahwa di XAMPP terdapat server database MySQL. Jenis server database yang satu ini akan membantu untuk melakukan manajemen database, utamanya untuk website yang menggunakan database.

Menggunakan MySQL untuk melakukan manajemen database dinilai lebih mudah jika dibandingkan harus menggunakan cara manual. Pasalnya tampilan yang hadir dari XAMPP dinilai lebih mudah dipahami, jika dibanding harus melakukan edit database secara manual.

Sudah ada tombol atau komponen untuk menambah database, menghapus, bahkan melakukan edit untuk masing-masing kategori database. Selain itu pengguna juga dapat mendefinisikan jenis database yang akan dimasukkannya.

Menjadi Server yang Berdiri Sendiri

Secara umum sebenarnya fungsi dari XAMPP adalah sebagai sebuah server yang dapat berdiri sendiri atau yang biasa dikenal dengan localhost. Hal ini yang kemudian membuat pengembangan website menjadi lebih mudah. Pasalnya pengguna tinggal memasukkan website yang dikembangkannya ke dalam localhost untuk kemudian dipanggil kembali nantinya.

Adanya server yang berdiri sendiri ini didukung oleh komponen-komponen yang ada dalam XAMPP. Mulai dari MySQL, PHP sampai dengan Perl yang akan turut memperlihatkan bagaimana tampilan dari website yang sedang dikembangkan tersebut.

Bagaimana Cara Install WordPress pada Local Host?

Salah satu jenis perangkat lunak yang dapat dikembangkan dengan bantuan XAMPP adalah wordpress. Namun, untuk menghadirkan wordpress ke dalam XAMPP harus lebih dahulu melalui beberapa langkah. Berikut adalah langkah-langkahnya.

Menyiapkan File XAMPP dan WordPress

Sebelum melangkah lebih jauh harus lebih dahulu dilakukan persiapan pertama dalam menginstall wordpress. Persiapan yang dimaksud adalah mengunduh file XAMPP WordPress. Pertama install dan unduh dahulu file XAMPP. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya XAMPP termasuk perangkat lunak open source sehingga dapat dengan mudah di download.

Selanjutnya jangan lupa untuk mendownload file wordpress yang terbaru. Untuk file wordpress yang terbaru dapat diakses melalui wordpress.org. Di sana pengguna wordpress dapat mengunduh jenis wordpress terbaru yang nantinya akan diinstall.

Menuju ke Htdocs

Salah satu komponen yang ada di dalam XAMPP adalah htdocs. Komponen yang satu ini memiliki fungsi sebagai tempat meletakan berkas-berkas yang nantinya akan dijalankan oleh XAMPP. Hal ini juga berlaku untuk wordpress yang akan diinstall kali ini.

File wordpress yang sudah di download kemudian dimasukkan ke dalam folder htdocs. Dimana dapat menemukan file htdocs? Untuk menemukan file ini buka di bagian data C kemudian cari folder XAMPP. Di folder XAMPP tersebut akan dapat ditemukan rangkaian folder lain termasuk juga htdocs. Jika sudah menemukan folder htdocs selanjutnya copy file wordpress ke dalam folder tersebut.

Lakukan Penentuan WordPress Directory

Kebanyakan file wordpress yang baru diunduh masih berbentuk compress. Untuk itu jangan lupa mengekstrak lebih dahulu file yang ada di dalam folder htdocs. Nantinya hasil ekstrak awal akan memiliki nama ‘wordpress’. Pihak pengguna dapat mengganti nama tersebut sesuai dengan keinginan.

Ingat apabila nama berubah nantinya berarti saat mengakses wordpress melalui localhost alamatnya juga berubah. Jadi pengguna tidak memasukkan nama wordpress lagi yang merupakan nama awal, melainkan memasukkan nama yang sudah diganti tersebut.

Coba Akses WordPress

Jika lagkah-langkah di atas sudah dijalankan yang seharusnya dilakukan kemudian adalah mulai mengakses wordpress. Untuk mengakses wordpress ini cukup mudah, yaitu melalui browser. Tapi, sebelum mengakses melalui browser jangan lupa aktifkan lebih dahulu fitur XAMPP wordpress ya.

Ketika akan mengakses wordpress pada bagian alamat yang biasa diisi untuk alamat website isikan sesuai dengan nama yang tadi diberikan. Format aksesnya adalah sebagai berikut http://localhost/(namafolder). Kalau nama folder wordpress masih berupa nama ‘wordpress’ berarti untuk mengaksesnya digunakan alamat http://localhost/wordpress. Ketika nama folder sudah diganti dengan yang lain maka ganti wordpress dengan nama folder yang baru tersebut.

Pengaturan WordPress

Saat mengakses wordpress menggunakan browser, pengguna akan diberikan beberapa tampilan awal yang dapat digunakan untuk mengatur wordpress lebih lanjut.

Tampilan pertama hadir dari pemilihan bahasa. Pengguna akan diminta untuk memilih bahasa yang akan digunakan saat mengakses wordpress nanti. Kalau sudah memilih bahasa yang sesuai kemudian tekan tombol Let’s Go.

Selanjutnya pengguna akan diminta memasukkan database, username serta password yang sebelumnya telah lebih dahulu dibuat. Pada kolom database host lebih baik diisi dengan tulisan ‘localhost’ saja. Jika semua sudah terisi dengan benar selanjutnya yang klik tombol run the install.

Isi Data Admin dan Website

Ketika tombol run the install ditekan maka pengguna akan diajak masuk ke halaman selanjutnya yang harus diisi. Halaman ini berisi tentang data-data yang nantinya digunakan untuk admin serta nama website.

Adapun beberapa data yang diisi meliputi judul website, username, password, sampai dengan alamat email serta komponen privasi. Isi sesuai dengan kebutuhan dari pengguna. Selanjutnya yang terakhir tinggal klik Install WordPress maka otomatis wordpress akan diinstal.

Untuk mencoba akses koneksi pengguna dapat lebih dahulu melakukan login setelah menginstall wordpress. Masukkan username serta password yang tadi dibuat kemudian klik login. Ini akan membawa pengguna nantinya ke dalam halaman dashboard awal dari wordpress.

Sponsor Link

Cara Membuat Database Untuk WordPress

Dalam instalasi wordpress ada tahapan yang meminta pengguna untuk memasukkan informasi seputar database. Sebenarnya database lebih dahulu harus dibuat ketika proses instalasi akan dilakukan. Bagaimana tahap-tahap membuat database? Selengkapnya akan dibahas di bawah ini.

Masuk PHPMyAdmin

Hal yang pertama harus dilakukan adalah mengakses PHPMyAdmin. Cara untuk mengakses halaman ini pun cukup mudah. Pertama pengguna harus lebih dahulu membuka browser, kemudian ketikkan alamat localhost/phpmyadmin.

Nanti setelah alamat tersebut diketikkan akan muncul tampilan halaman utama pada bagian phpmyadmin.

Membuat Database

Ada beberapa menu yang hadir di dalam halaman utama ini. Untuk membuat database pengguna harus mengakses menu Database. Pada menu tersebut ada opsi ‘create’. Pilih opsi tersebut untuk membuat database baru. Masukkan nama database pada kolom yang tersedia kemudian klik create.

Menambah Nama User

Jika database baru sudah dibuat, maka yang selanjutnya harus dilakukan adalah membuat user untuk database yang baru. Pertama masuk pada halaman database yang telah dibuat tersebut. Nantinya akan hadir beberapa menu yang dapat dipilih.

Pada bagian sebelah kiri ada beberapa pilihan nama database. Klik untuk masuk ke dalam database yang telah dibuat tadi. Kemudian pilih menu privileges. Pada menu tersebut klik add user. Ketika add user di klik akan muncul form yang digunakan untuk membuat user baru.

Ada beberapa kolom yang harus diisi pada pembuatan user ini. Untuk kolom yang pertama adalah username. Pada bagian kolom ini isi sesuai dengan username yang diinginkan. Selanjutnya masuk pada kolom host. Di kolom ini jangan lupa lebih dahulu pilih use text field di bagian opsi sebelum kolom yang harus diisikan.

Untuk bagian host isikan dengan localhost. Kemudian pengguna akan diminta memasukkan password sebanyak dua kali. Setelah memasukkan password jangan lupa checklist pada grant all privileges on database.

Selanjutnya scroll sampai ke bagian bawah halaman. Nantinya akan ditemukan opsi Global Privileges. Ini berisi tentang hak akses yang telah diberikan untuk user. Fungsinya adalah untuk mengelola keseluruhan database. Kemudian klik check all dan klik lagi tombol add user yang ada di bagian bawah.

Jika semua proses sudah dilalui maka database telah berhasil dibuat. Untuk default user pada aplikasi XAMPP memiliki nama root serta tanpa password.

Cara Menggunakan WordPress

Jika instalasi XAMPP wordpress sekaligus pembuatan database sudah dapat dilakukan dengan baik, selanjutnya yang harus dipahami adalah terkait dengan penggunaan wordpress. Ada beberapa hal yang harus dimengerti pengguna baru dari perangkat lunak yang satu ini, berikut beberapa di antaranya.

Login WordPress

Ketika masuk ke dalam wordpres pengguna lebih dahulu harus melakukan login. Masukkan username dan password yang telah diisikan dalam proses instalasi sebelumnya. Setelah proses login dilakukan pengguna akan langsung dibawa ke halaman dashboard awal.

Halaman Awal WordPress

Pada halaman ini ada banyak menu yang dapat dipilih. Mulai dari membuat post baru, menambahkan media, mengatur halaman sampai dengan mengubah tampilan pada wordpress. Pilih yang dirasa perlu digunakan.

Jika ingin membuat post baru misalkan, pengguna tinggal masuk ke halaman post. Di sana ada kolom-kolom yang dapat diisi dengan konten pengguna.

Mengubah Tampilan WordPress

Rupanya tampilan dari wordpress juga dapat diubah lho. Pengguna dapat mengubah tampilan sesuai dengan kebutuhannya. Untuk mengganti tema yang ada pada wordpress juga cukup mudah. Apalagi mengingat ada banyak tema gratis maupun berbayar yang tersedia.

Ketika akan mengganti tema pengguna harus masuk lebih dahulu ke halaman Appearance. Ketika halaman tersebut di sorot atau di klik akan tampil beberapa pilihan untuk mengubah halaman website. Mulai dari untuk mengubah tema sampai dengan background halaman.

Untuk yang ingin melakukan perubahan keseluruhan tanpa ribet sebaiknya lakukan pengubahan pada tema. Klik opsi tema yang terdapat di bagian atas dari menu appearance. Setelah tema di klik maka akan muncul tampilan untuk pengaturan halaman tema.

Pada bagian tengah atas ada tombol add new. Nanti akan muncul dua pilihan cara menginstal tema. Untuk cara yang pertama adalah dengan manual. Jadi pengguna harus lebih dahulu mendownload tema kemudian melakukan instalasi manual lewat tombol upload theme.

Sedangkan cara yang kedua dapat dilakukan langsung dari bagian dashboard wordpress. Pilih kategori tema yang diinginkan atau dapat juga langsung mengetikkan judul tema yang dicari. Saat ingin memastikan hasil tampilan dari tema tersebut klik tombol preview.

Untuk selanjutnya jika sudah memilih tema yang sesuai maka klik install. Guna mengaktifkan tema tersebut pengguna tinggal menekan tombol active maka halaman utama akan tampil dengan tema pilihan tersebut.

Sponsor Link

Menambahkan Plugin

Salah satu kelebihan dari wordpress adalah memiliki berbagai macam plugin dengan kegunaannya masing-masing. Berbagai plugin ini tersedia baik secara gratis maupun berbayar.

Pengguna harus mengakses menu plugin lebih dahulu ketika akan menambahkan plugin. Kemudian klik add new. Nantinya akan ditampilkan berbagai macam plugin yang dapat digunakan. Pilih yang dirasa paling sesuai dengan kebutuhan.

Ada banyak hal lain yang sebenarnya dapat ditemukan di wordpress. Apalagi wordpress memberikan kemudahan akses baik secara online maupun offline. Untuk mengakses wordpress offline jangan lupa lebih dahulu memahami proses instalasi XAMPP WordPress agar perangkat lunak satu ini dapat berjalan dengan lancar pada localhost.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan Website? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website, kami juga memiliki kemampuan dalam mengelola website dan meningkatkan strategi SEO serta konten pemasaran sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan setiap permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol