Materi Pemrograman Komputer dan Algoritma Dasar

Jasa Pembuatan Website

 

Materi pemrograman adalah suatu materi yang harus dipelajari jika ingin menguasai berbagai ilmu tentang komputer, terutama software. Jadi, pemrograman dapat dikatakan sebagai rangkaian prosedur untuk menulis, mengetes, memperbaiki kesalahan dan melakukan pengelolaan atau pemeliharaan terhadap perintah-perintah.

Perintah yang dimaksud adalah kode ataupun script yang ada pada program dalam komputer.

Konsep Dasar dalam Materi Pemrograman

Dalam materi pemrograman, ada beberapa konsep dasar yang penting dan harus diketahui. Konsep-konsep tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

Sponsor Link

Originating

Yang dimaksud dengan originating adalah proses pengumpulan data dalam bentuk catatan. Jadi, proses input akan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dulu, karena langkah-langkah untuk memprogram suatu komputer hanyalah input, proses dan output, belum ada tahapan originating.

Selanjutnya, konsep terus berkembang dan konsep originating pun muncul yang kemudian menuju ke tahapan input, baru processing dan output. Setelah output ini ada juga tahapan yang disebut distribution.

Input

Pada dasarnya, konsep dasar dalam memprogram sebuah komputer ada tiga tahapan. Tahapan pertama adalah input. Tahapan kedua adalah proses. Sedangkan tahapan ketiga adalah output. Input adalah proses yang dilakukan untuk memasukkan data-data ke dalam komputer.

Lalu, apakah perangkat yang digunakan untuk melakukan proses input ini? Anda dapat menyiapkan mouse dan keyboard maupun tools lain untuk mendukung proses ini agar dapat dilakukan dengan lancar.

Processing

Sesuai dengan namanya, tahapan ini merupakan sebuah proses dimana data yang dimasukkan dihitung, dibandingkan, diurutkan dan diklasifikasikan berdasarkan kelompok tertentu. Jadi, data yang sudah terklasifikasi akan dapat langsung disimpan dalam storage.

Output

Pada materi pemrograman, selain input dikenal juga istilah output. Sesuai dengan istilah ini, maka output adalah keluaran dari input yang telah melewati proses panjang. Informasi yang keluar akan dikemas dalam perangkat keras baik audio maupun visual.

Output tersebut kemudian dapat dirasakan oleh indra kita melalui perangkat seperti speaker, monitor dan lain sebagainya. Media yang ada dalam perangkat komputer sangat penting untuk menentukan bagaimana output dapat dialokasikan dengan tepat dan baik.

Distribution

Dalam konsep yang baru, proses yang terjadi pada pemrograman tidak hanya diawali dari input menuju ke proses hingga menghasilkan output. Namun, ada juga originating dan distribution. Seperti namanya, distribution ini merupakan suatu proses dimana ada penyebaran informasi kepada pihak-pihak tertentu.

Storage

Storage secara kata benda dapat diartikan sebagai “penyimpanan”. Namun, ada juga tahapan pemrograman yang dinamakan storage yaitu ketika ada proses perekaman terhadap hasil dari olahan input. Pada tahapan-tahapan selanjutnya, data yang ada di storage akan diproses kembali.

Bahasa Pemrograman

Seperti halnya dalam prosedur lain, ada juga beberapa hal yang penting tentang bahasa pemrograman dalam materi yang satu ini. Misalnya adalah kategori bahasa pemrograman. Ada bahasa pemrograman yang berada di tingkatan tinggi maupun rendah. Semuanya tentu memberikan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Bahasa pemrograman tingkat rendah dapat dikerjakan oleh mesin karena pengoperasiannya yang cukup mudah. Karena bahasa pemrograman yang berada di tingkatan rendah memang hanya dipahami oleh mesin tersebut. Lebih mudah lagi, bahasa standar untuk perakitan banyak dikenal dengan istilah atau nama assembler.

Sementara itu untuk bahasa pemrograman dalam tingkatan yang lebih tinggi memiliki jenis yang lebih banyak lagi. Karena bahasa ini punya kompleksitas yang tinggi hingga cukup dapat mendekati kemampuan bahasa manusia. Apabila Anda berlaku sebagai pengguna komputer maka akan membutuhkan bantuan compiler. Compiler di sini berfungsi untuk melakukan perintah dari mesin.

Dalam mempelajari materi pemrograman, bahasa pemrograman memang sangat penting sehingga jenis-jenisnya juga harus diketahui. Karena dengan mengetahui jenisnya, maka Anda akan dapat memaksimalkan proses belajar dan mengelola program secara maksimal. Terutama ketika pengelolaan program dilakukan secara berkelanjutan.

Lalu, apa saja jenis bahasa pemrograman itu? Sebenarnya, ada banyak jenis dari bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mungkin saja sudah sering Anda dengar. Masing-masing bahasa pemrograman mempunyai plus dan minusnya sendiri-sendiri.

Bukan hanya itu, popularitas bahasa pemrograman di mata pengguna juga sangat variatif yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa jenis bahasa pemrograman yang populer.

Java

Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang umum sehingga sering digunakan. Banyak sekali orang pernah membaca tulisan java ini baik itu mereka yang sudah paham dengan dunia komputer maupun mereka yang sangat awam dengan dunia komputer.

Java sendiri memiliki simbol yang cukup familiar bagi masyarakat karena memang sering dijumpai pada berbagai macam produk, meskipun mungkin mereka tidak begitu memperhatikan keberadaan logo ini pada berbagai produk yang ada.

Logo java terdiri dari kombinasi dua warna yakni merah dan juga biru muda. Tulisan java nya berwarna merah sama seperti sebagian simbolnya yang berwarna merah.

Salah satu yang membuatnya menjadi popular adalah karena bahasa pemrograman ini bisa diterapkan pada berbagai platform dan juga bermacam-macam OS. Tentunya kondisi ini membuat Java mudah sekali untuk digunakan pada berbagai aktivitas pemrograman computer.

Di Indonesia sendiri masyarakatnya sudah banyak sekali yang telah memiliki smartphone Android untuk keperluan komunikasinya. Nah, aplikasi-aplikasi yang kita gunakan pada smartphone Android tersebut sebagian besar dibuat  menggunakan bahasa pemrograman Java.

Meskit saat ini memang pihak google sebagai perusahaan raksasa di bidang telekomunikasi telah resmi mendukung C++. Hal tersebut tidak bisa menggeser java sebagai primadonna bahasa pemrograman karena memiliki library yang cukup lengkap sehingga para programer banyak yang menyenanginya.

Pascal

Bagi masyarakat khususnya yang menggeluti bidang IT bahasa pemrograman Pascal tentunya tidak seterkenal java. Hal ini bisa diketahui dengan banyaknya orang yang tidak menguasai bahasa pemrograman Pascal.

Tentunya dengan tidak familiarnya bahasa pemrograman ini maka akan menjadikan tidak banyak juga penggunaannya. Sehingga kebutuhan programmer yang memahami bahasa pemrograman Pascal juga tidak banyak.

Pada lowongan pekerjaan pun sangat jarang dijumpai yang membutuhkan orang dengan keterampilan bahasa pemrograman Pascal. Tidak populernya Pascal untuk bahasa pemrograman tentu bukan karena kualitasnya yang jelek, bahkan Pascal memiliki kualitas yang bagus.

Pascal jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain di kelasnya termasuk mumpuni sehingga tidak meragukan dari sisi kualitas. Hal ini menjadikan alasan tidak digunakannya Pascal bukan karena kualitasnya yang buruk. Alasan lain yang menjadikannya tidak sering digunakan, diantaranya adalah karena kurangnya sisi marketing.

Dukungan industri yang kurang dan juga tidak maksimalnya pemasaran membuat Pascal kalah populer dibandingkan dengan lainnya. Kelebihan Pascal adalah cocok untuk dipelajari di sekolahan atau kampus.

Hal ini dikarenakan Pascal sangat cocok untuk digunakan pada saat mempelajari algoritma serta pemrograman dasar komputer. Orang yang telah berhasil mempelajari Pascal maka bisa melanjutkannya dengan java, PHP, c++ dan bahasa pemrograman lainnya.

C++

Bahasa pemrograman lainnya adalah C++ yang merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman C. C++ yang memiliki logo dari kombinasi warna putih dan biru merupakan bahasa pemrograman dengan orientasi pada objek.

C++ sendiri memiliki persamaan dengan C, tetapi juga ada perbedaan dalam menyelesaikan masalah dalam pemrograman. Ada banyak kemiripan memang diantara C++ dan C seperti dalam penulisan sintaks-sintaksnya. Ada hal-hal yang disempurnakan dari C yang merupakan versi sebelumnya.

PHP

Logo bahasa pemrograman PHP memiliki kombinasi warna biru dan hitam yang terlihat sederhana. Bahasa pemrograman PHP ini termasuk yang sering digunakan oleh banyak orang sehingga cukup banyak penggunanya. PHP memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan html dan juga css.

Html dan juga css digunakan jika ingin memfokuskan pada tampilan web aplikasi. Penggunaan bahasa pemrograman PHP ini bisa untuk menghidupkan berbagai tampilan-tampilan yang telah dibuat oleh html. Kombinasi html dengan PHP akan menjadikan aplikasi web semakin sempurna dalam hal penampilan dan fungsi.

Ada berbagai hal yang bisa dikerjakan dengan menggunakan PHP diantaranya adalah memberikan perintah pada tombol-tombol. Penginputan isian dan masih banyak hal yang lainnya bisa dikerjakan oleh PHP.

Komunitas PHP di Indonesia termasuk banyak jumlahnya dan bisa dijumpai di berbagai grup di media sosial seperti facebook dengan jumlah anggota yang banyak.

Sponsor Link

Materi Pemrograman Tahap Perancangan

Ada beberapa hal yang perlu dipahami ketika merancang suatu program. Misalnya saja flowchart, algoritma, dan pseudocode. Setelah itu, barulah ada penulisan program, perilisan, debug serta maintenance. Berikut adalah pengertian dari beberapa hal penting tersebut.

Algoritma

Yang dimaksud dengan algoritma adalah suatu penjabaran dari step demi step pengerjaan suatu program komputer. Jadi, algoritma tersebut dijabarkan dalam kalimat yang sederhana serta cenderung pendek.

Flowchart

Flowchart adalah diagram alir yang berbentuk suatu bagan dengan menggunakan simbol-simbol tertentu dengan urutan proses secara detail dalam suatu program. Bagi orang yang ingin merancang flowchart tidak ada rumus yang mutlak harus digunakan sehingga bisa lebih mengalir.

Flowchart sendiri merupakan hasil pemikiran yang diperoleh dengan menganalisa permasalahan dalam komputer. Pada flowchart sendiri memiliki tiga tahapan yang disebut dengan input, proses dan juga output. Hasil yang akan diperoleh dengan menggunakan tahapan tersebut bervariasi antara satu dengan lainnya.

Pseudocode

Pseudocode merupakan kode yang digunakan untuk menulis algoritma dengan cara tidak terikat pada aturan bahasa pemrograman tertentu. Bentuknya sendiri memiliki kemiripan dengan algoritma dan sedikit saja perbedaannya. Programmer pada saat menggunakannya diharuskan bisa menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan pengkodeannya.

Algoritma Dasar dalam Pemrograman Komputer

Ada beberapa hal yang perlu diketahui pada algoritma dasar materi pemrograman komputer. Terdapat ciri-ciri yang harus dipakai untuk menyelesaikan masalah, terutama jika berhubungan dengan algoritma. Ciri-ciri tersebut antara lain:

  • Algoritma harus dapat digunakan secara efektif
  • Step by stepnya harus diberi definisi tanpa tingkat ambiguitas
  • Algoritma harus dihentikan ketika melangkah untuk beberapa step
  • Algoritma harus memiliki komponen berjumlah nol berupa keluaran maupun masukan

Jadi, algoritma dasar dari bidang komputer dapat berkaitan dengan komputasi numerik untuk membantu proses lebih cepat dan efisien. Yang mengeksekusi langkah algoritma yang diberikan manusia adalah komputer itu sendiri. Dengan demikian, algoritma berfungsi untuk menjembatani perintah dari manusia terhadap mesin.

Perintah atau instruksi yang diberikan kepada mesin harus dirumuskan untuk menentukan bagaimana penyelesaiannya. Terutama dalam mengintegrasikan instruksi terhadap algoritma.

Apa hubungannya kumpulan instruksi tersebut? Ternyata, kumpulan instruksi dari berbagai algoritma yang dibuat manusia untuk mesin inilah yang kemudian disebut sebagai program.

Bahasa pemrograman merupakan bagian dari program yang berfungsi untuk membuat manusia dapat menginstruksi mesin, dalam hal ini adalah komputer. Seperti yang dijelaskan di atas, ada banyak bahasa pemrograman baik yang rendah maupun tinggi.

Dalam menerjemahkan bahasa pemrograman, ada metode yang dapat dilakukan. Berikut adalah langkah-langkah dalam menerjemahkan bahasa pemrograman. Yang pertama adalah interpreter atau melakukan penerjemahan setiap baris.

Sedangkan ada metode compiler, dimana penerjemahan dilakukan secara komprehensif. Misalnya untuk bahasa Pascal dan C yang harus diselesaikan dengan metode compiler.

Materi pemrograman sangat erat hubungannya dengan proses memahami tentang programming dan bahasa pemrograman. Bahkan, salah satu kompetensi yang perlu diketahui adalah bagaimana caranya untuk membedakan antara keduanya. Karena tentu ada perbedaan mendasar yang membuat kegiatan lanjutannya juga berbeda.

Ketika akan mempelajari tentang programming, maka diperlukan pemahaman tentang metode pemecahan masalah. Karena proses belajar ini juga harus dituangkan dalam notasi, maka pembelajar harus benar-benar membuat hasilnya mudah dipahami serta dibaca.

Berbeda halnya jika membicarakan tentang bahasa pemrograman, dimana fokusnya diterapkan pada pemakaian bahasa, instruksi, tata bahasa serta bagaimana pengoperasian metode compiler. Algoritma harus ditulis dalam tiga bagian penting, antara lain sebagai berikut.

Judul Algoritma

Seperti namanya, judul algoritma merupakan sebuah penjelasan singkat tentang algoritma. Karena judul adalah suatu “wajah” dari program kedepannya, maka harus ada gambaran tentang spesifikasinya dalam kata-kata deskriptif yang representatif.

Deklarasi

Deklarasi adalah bagian yang digunakan untuk memberikan pengertian tentang nama program. Misalnya bagaimana nama tipe, prosedur, tetapan serta perubahan dan fungsinya.

Deskripsi

Deskripsi merupakan bagian yang memuat step by step untuk menyelesaikan sebuah masalah. Jadi, deskripsi ini dapat dikatakan sebagai solusi dengan memakai notasi sebagai penjelasannya.

Contoh Penulisan Notasi Algoritma

Terdapat beberapa aturan dalam penulisan algoritma, misalnya tidak dipengaruhi oleh spesifikasi dari bahasa pemrograman. Selain itu, penulisan Juga tidak dipengaruhi bagaimana tingkat kemampuan mesin atau komputer dalam menerjemahkannya.

Namun, notasi algoritma harus dapat diterjemahkan menjadi bahasa pemrograman. Berikut adalah beberapa contohnya.

Algoritma Narasi

Misalnya saja adalah algoritma Kelulusan_sw

Persoalan: terdapat nama-nama siswa yang masuk ke dalam data. Apabila siswa memiliki nilai minimal 70 atau lebih maka dapat dinyatakan lulus. Sedangkan apabila tidak mencapai 70 maka dinyatakan tidak lulus. Maka algoritmanya yaitu:

baca nama dan nilai siswa.

jika nilai >= 70 maka

keterangan = lulus

tetapi jika <70

keterangan = tidak lulus.

tulis nama dan keterangan

Sponsor Link

Penulisan Algoritma Pseudo Code

Misalnya adalah algoritma Kelulusan_sw dan persoalannya adalah seperti persoalan sebelumnya di penulisan algoritma narasi di atas.

Dengan demikian, deklarasi yang dijabarkan sesuai dengan tipe data di atas yaitu:

Nama = string

Nilai = integer

Keterangan = string

Jadi, bisa ditulis bahwa algoritmanya adalah:

read (nama, nilai)

if nilai >= 70 then

keterangan = ‘lulus’

else

keterangan = ‘tidak lulus’

write(nama, keterangan)

Itulah beberapa materi tentang pemrograman dasar, terutama tentang algoritma dasar. Dalam mempelajari tentang pemrograman, tentu terdapat banyak keutamaan ketika mengetahui tentang algoritma secara utuh. Karena algoritma merupakan jembatan dari perintah manusia terhadap mesin, atau dalam hal ini adalah komputer.

Kesimpulannya, untuk mempelajari tentang materi pemrograman, maka Anda harus mengetahui dasar-dasar algoritma terlebih dahulu. Oleh karena itu, maka materi tentang bagaimana algoritma yang ada dalam sebuah program maupun perintah yang dapat dieksekusi oleh mesin atau komputer juga harus dipelajari secara seksama.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan aplikasi? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada pengembangan aplikasi, kami juga memiliki kemampuan dalam memperbaiki bug maupun eror pada aplikasi yang sedang dikembangkan sehingga dapat membantu menyelesaikan permalasahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol