Domain TLD | Pengertian, Macam-Macam & Kegunaannya

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Bagi mereka-mereka yang memiliki profesi sebagai webmaster, mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya domain. Diantara jenis domain yang ada, jenis yang paling banyak digunakan adalah domain TLD (Top Level Domain).

Sebelum membahasnya, apakah kamu sudah mengerti pengertian dari domain?

Pengertian Domain

Domain Name System (DNS) merupakan nama belakang yang digunakan dalam sebuah situs website di internet, seperti Facebook.com, Google.com dan lain sebagainya. Nah nama (com) itulah yang disebut atau yang dikenal sebagai domain.

Sponsor Link

Tingkatan Domain

Domain sendiri terbagi dalam beberapa tingkatan, diantaranya yaitu:

Domain RLD (Root Level Domain)

Seperti namanya root domain merupakan akar domain, yakin merupakan domain dari top level hirarki yang disimbolkan dalam tanda baca titik “(.)”.

Domain TLD (Top Level Domain)

Domain TLD adalah jenis domain yang akan kita bahas di sini, yakni ekstensi domain yang digunakan untuk nama yang paling akhir seperti : .com, .org, .id, .net dan lain sebagainya.

Domain SLD (Second Level Domain)

Penempatan dari Second Level Domain digunakan sebelum domain TLD, karena penggunaan Second Level Domain diperuntukan bagi para organisasi yang telah mendaftarkankan sebuah nama domain dalam sebuah proses registrasi menjadi sebuah domain, seperti Google.com. Yang nama nama domainnya terdiri dari second level domain (Google) dan top level domain (.com).

Hostname

Apakah hostname juga termasuk dalam jenis domain? Sebenarnya bukan, karena hostname merupakan nama komputer yang digunakan sebagai nama domain. Apabila sebuah nama domain disandingkan dengan hostname, maka hasilnya akan menjadi Fully Qualified Domain Name (FQDN) dalam setiap komputer. Contohnya adalah : fileserver.wikipedia.net, maka fileserver adalah hostname, wikipedia adalah nama domain dan .com adalah top level domain.

Sesudah mengetahui jenis-jenis domain, tentu akan menjadi lebih mudah dalam membedakan sekaligus dalam membaca domain. Namun, yang dijadikan sebagai pokok pembahasaan saat ini adalah mengenai domain TLD, sehingga di sini akan dijabarkan informasi selengkapnya.

Sebelumnya, telah dijabarkan sedikit pengertian mengenai Top Level Domain (TLD). Agar lebih memahaminya, berikut ini juga akan dijabarkan pengertian secara lebih rinci:

Pengertian Domain TLD (Top Level Domain)

TLD atau Top Level Domain merupakan sebuah istilah rujukan huruf-huruf terakhir setelah tanda titik “(.)” dalam sebuah nama domain. Contohnya seperti : Google.com, maka yang menjadi TLD adalah “(com)”. Tidak masalah apabila ditulis dengan huruf kecil maupun kapital, karena keduanya masih bisa terbaca oleh internet.

Berdasarkan jenisnya Top Level Domain terbagi menjadi tiga macam. Apa saja itu?

Macam-macam Domain TLD (Top Level Domain)

Global Top Level Domains (gTLD)

Global Top Level Domain biasanya terdiri dari 3 huruf atau lebih. Siapapun dapat menggunakan gTLD dengan bebas, kecuali untuk domain .gov (Government) dan .mil (militer), karena kedua domain tersebut hanya boleh digunakan oleh pemerintahan dan militer Amerika Serikat saja.

Global TLD terbagi lagi menjadi dua bagian, yakni sponsored TLD (sTLD) dan unsponsored top-level domains (uTLD). sTLD digunakan oleh portal website organisasi, perusahaan, asosiasi, instansi pemerintah dan individu dalam bidang tertentu yang telah tersponsori, seperti : .museum, .coop, .aero dan lainnya. Sementara untuk uTLD digunakan sebagai ekstensi yang tidak mempunyai hubungan dengan sponsorisasi maupun gTLD, seperti .name, .pro, .info, .biz dan yang lainnya.

Country Code Top Level Domain (ccTLD)

Jenis domain TLD yang kedua adalah Country code top-level domains (ccTLD). Yang nama domain jenis ini digunakan khusus oleh negara-negara tertentu, seperti .id untuk penggunaan domain website di negara Indonesia.

Infrastructure Top Level Domain (iTLD)

Jenis Top Level Domain yang satu ini masih terasa asing bagi sebagian orang yang ada  Indonesia. Sebab, penggunaanya hanya dikhususkan untuk sebuah proyek infrastruktur saja. Hanya ada 2 jenis iTLD yang terdaftar, yakni .root dan juga .arpa.

Dari sini pasti sudah dapat membedakan dengan jelas, mana saja jenis-jenis domain TLD yang memang yang tidak boleh untuk digunakan.

Namun, sejauh ini apakah Anda sudah bisa memilih domain apa yang akan digunakan untuk website yang telah Anda buat? Agar tidak kebingungan, berikut ini akan diberikan daftar sekaligus kegunaan domain yang paling banyak digunakan oleh webmaster yang ada di Indonesia.

Daftar Nama Domain TLD dan Kegunaanya

Global Top Level Domain (gTLD)

Domain .com

Merupakan varian domain yang paling banyak digunakan oleh website komersial.

Domain .co

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website korporasi.

Domain .net

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website yang berbasis teknologi jaringan.

Domain .org

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website organisasi nirlaba.

Domain .info

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website yang menyampaikan berbagai macam informasi.

Domain .biz

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website bisnis.

Domain .pro

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website profesi / pekerjaan tertentu.

Domain .jobs

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website SDM (Sumber Daya Manusia).

Domain .travel

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website industry wisata.

Domain .name

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website nama perorangan.

Domain .museum

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website sebuah museum.

Domain .coop

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website koperasi.

Domain .int

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website Internasional.

Domain .tv

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website stasiun televisi.

Domain .aero

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website industri pesawat terbang.

Domain .arpa

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website Address and Routing Parameter Area.

Domain TLD Untuk Website di Amerika Serikat

Domain .mil (militer)

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website eksklusif untuk militer di Amerika Serikat.

Domain .edu (pendidikan)

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website eksklusif untuk departemen pendidikan di Amerika Serikat (pada prakteknya juga banyak digunakan di Indonesia).

Domain .gov (pemerintah)

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website eksklusif untuk pemerintahan di Amerika Serikat.

Sponsor Link

Domain TLD di Negara Indonesia

Domain .co.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website perusahaan atau lembaga komersial di Indonesia.

Domain .go.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website organisasi pemerintahan di Indonesia.

Domain .ac.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website lembaga akademi di Indonesia, seperti Perguruan tinggi, Universitas, Akademi dan Sekolah Tinggi.

Domain .sch.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website khusus lembaga sekolah di Indonesia.

Domain .mil.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website Militer di Indonesia.

Domain .or.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website organisasi nirlaba di Indonesia.

Domain .web.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website badan informal maupun pribadi yang merupakan warga Indonesia.

Domain .my.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website badan informal maupun individu yang merupakan warga Indonesia.

Domain .net.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website organisasi / situs ranah publik di Indonesia.

Domain .war.net.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website warnet (warung internet) di Indonesia.

Domain .desa.id

Merupakan varian domain yang digunakan oleh website desa di Indonesia.

Dari sederetan daftar domain TLD tersebut, Anda harus benar-benar menemukan varian domain yang paling tepat untuk situs website yang Anda miliki.

Fungsi Domain TLD Secara Umum

Keberadaan dan penggunaan dari domain bukanlah tanpa alasan. Untuk itu, ketahui pula fungsi domain secara umum:

  • Untuk menggantikan alamat IP server dalam komputer agar dapat diakses dengan lebih mudah oleh para penggunanya.
  • Dijadikan sebagai identitas / brand bisnis dari jajaran situs website bisnis maupun komersial.
  • Dijadikan sebagai identitas agar nama website lebih mudah diingat.

Pada era digital seperti sekarang ini, pemasaran online atau marketing digital sudah menjadi hal yang sangat penting. Itulah mengapa, setiap pemilik atau pengelola website harus memilih jenis domain yang mampu memberikan keuntungan sendiri dalam bisnis mereka.

Alangkah lebih baik, jika memilih domain yang unik, singkat dan mudah diingat oleh banyak orang. Agar dapat memilih domain yang tepat, memang dianjurkan untuk melakukan riset terlebih dahulu, karena keberadaan domain juga memberikan pengaruh dalam bisnis digital Anda.

Adakah ada domain TLD yang ditawarkan secara cuma-cuma alias gratis?

Tentu saja ada, tetapi jenis domain yang ditawarkan bukanlah domain yang populer. Selain itu, jangka waktu pemakaiannya pun hanya dalam hitungan bulan saja. Bukannya lebih baik memilih domain yang tepat, populer dan terbaik untuk jangka waktu pemakaian selama setahun?

Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan saat ini adalah : “Apakah Anda sudah mengetahui cara untuk membeli domain?”

Tata Cara Untuk Membeli Domain TLD

Untuk bisa membeli domain, Anda dapat memesannya langsung di layanan penyedia pembelian domain (tempat registrasi domain). Sekarang ini, ada banyak sekali perusahaan penyedia layanan jasa pembelian domain yang sekaligus juga membuka jasa sebagai tempat penyewaan web hosting.

Untuk pembelian domain dan penyewaan web hosting, Anda bisa melakukannya di tempat yang sama maupun di tempat yang terpisah. Mengenai proses pembayarannya, Anda bisa melakukan transaksi melalui credit card maupun dengan menggunakan paypal.

Ada banyak tempat yang menyediakan layanan jasa pembelian domain dan penyewaan web hosting. Jadi, pilihlah tempat yang menawarkan kualitas terbaik namun dengan harga yang benar-benar terjangkau.

Berikut ini adalah tata cara pembelian domain.

Melakukan Registrasi

Setelah menemukan tempat layanan jasa pembelian domain, maka lakukan pendaftaran pembelian domain terlebih dahulu untuk website yang Anda miliki.

Lakukan Pengecekan Nama Domain

Sebelum memilih sebuah nama domain tertentu, pasti Anda telah memiliki rencana tertentu untuk nama domain yang hendak dibeli. Namun terkadang, nama yang telah Anda rencanakan tersebut sudah digunakan oleh situs website lainnya, sehingga Anda harus melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Cara mengeceknya bisa Anda lakukan dengan memilih nama domain TLD yang sudah Anda rencanakan, kemudian pilihlah tombol “cek ketersedian”. Tunggu hingga muncul hasilnya, apabila domain tersebut telah digunakan oleh situs website yang lain, maka Anda harus melakukan perubahan konsep nama website.

Lakukan Proses Pembelian

Jika nama domain yang telah Anda rencanakan belum dimiliki oleh situs website lain, maka lanjutkan pada step berikutnya, yakni dengan melakukan proses pembelian. Untuk melakukan konfirmasi pembelian, klik tombol beli / buy.

Melakukan Proses Konfigurasi Domain

Proses konfigurasi domain diperlukan untuk menghubungkan domain yang telah dibeli dengan server website yang Anda miliki. Dalam hal ini, ketika Anda membeli domain dan memesan web hosting di satu tempat yang sama, maka Anda tidak perlu lagi melakukan perubahan pada name server nya.

Namun, jika Anda membeli domain dan memesan web hosting di tempat yang berbeda, maka Anda perlu untuk mengubah nameserver dan menyesuaikannya dengan server hosting sebelumnya. Kemudian, jangan sampai lupa untuk memilih tombol perbarui keranjang Anda.

Langkah Penyelesaian Pesanan

Untuk menyelesaikan pesanan, Anda harus melakukan login di dalam layanan penyedia domain terlebih dahulu. Apabila belum memiliki akun atau belum terdaftar, maka Anda akan diminta untuk mengisi data pribadi secara lengkap dan benar.

Setelahnya, barulah Anda dapat melakukan proses pembayaran dengan cara memilih metode pembayaran, yakni melalui transfer bank, paypal maupun dengan menggunakan kartu kredit. Ketika selesai melakukan pembayaran, jangan lupa untuk mencentang persetujuan dan pilihlah “selesai memesan”.

Lakukan Konfirmasi Pembayaran

Jika sudah melakukan pembayaran, maka lakukan konfirmasinya. Setelah proses konfirmasi pembayaran dilakukan, maka pihak pengelola akan memeriksanya. Kemudian, barulah domain yang telah Anda beli diaktifkan oleh pihak yang bersangkutan.

Bagaimana? Mudah sekali kan? Apalagi tata cara pembeliannya tidak ribet dan tidak memakan waktu yang lama, sehingga untuk para pemula sekalipun pun tetap bisa melakukan pembelian dengan lancar.

Kurang lebihnya, tata cara pembelian domain TLD seperti itu. Pasalnya, setiap layanan penyedia jasa pembelian domain dan web hosting memiliki tata cara yang sedikit berbeda. Kendati demikian, Anda pasti tetap dapat menyesuaikannya dengan baik.

Apakah Sebuah Situs Website Harus Menggunakan Domain TLD?

Sebenarnya membeli dan menggunakan domain bukanlah sebuah keharusan. Pasalnya, dalam pembuatan website, server telah menyediakan nama domain bawaannya, yakni berupa wordpress.com maupun blogspot.com.

Namun, agar Anda memiliki situs website yang mudah dikenal dan dapat diakses oleh banyak orang, maka Anda perlu untuk memiliki domain yang khusus, yakni sebuah domain yang turut mendeskripsikan isi konten di dalam situs website kepunyaan Anda.

Di saat situs website Anda hadir dengan nama domain yang lebih singkat, mudah diingat dan mudah dikenali, maka akan semakin banyak orang yang mengunjungi dan semakin banyak pula orang yang berlangganan dengan website Anda.

Sponsor Link

Mengapa Harus Memilih Domain TLD Dibandingkan Dengan Jenis Domain Lainnya?

Sebab, penggunaan Top Level Domain dapat dipakai secara global (secara umum) dan nama-nama dari Top Level Domain juga lebih dikenal oleh masyarakat luas, sekalipun oleh orang awam yang belum mengerti mengenai seluk-beluk mengenai pentingnya penggunaan domain.

Jadi yang terpenting adalah, buat dan pilihlah nama domain yang singkat namun tetap menarik. Tujuannya, agar website yang Anda miliki semakin dikenal oleh masyarakat luas, sehingga semakin banyak saja pengunjung dan semakin meningkat pula jumlah followersnya. Dengan demikian, Anda pun tak akan merasa dirugikan, karena setelah membeli domain dan hosting, dapat dipastikan Anda akan mendapatkan income lebih dari website yang dimiliki.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan Website? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website, kami juga memiliki kemampuan dalam mengelola website dan meningkatkan strategi SEO serta konten pemasaran sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan setiap permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol