Desain Grafis Adalah ? | Informasi Tentang Desain Grafis

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Apakah Anda termasuk salah satu individu yang tertarik dengan ilmu desain grafis? Jika iya, kemungkinan besar ini merupakan salah satu hal baru bagi Anda. Maka dari itu ketahuilah berbagai pengetahuan mengenai desain grafis itu sendiri.

Kalau begitu, mari dimulai dari pengertian desain grafis!

Pengertian Desain Grafis Adalah ?

Apa definisi dari desain grafis? Desain grafis adalah salah satu wujud seni yang ditorehkan dengan tujuan yang digunakan untuk memecahkan sebuah masalah komunikasi lewat beberapa kombinasi elemen hingga berbentuk seperti pola, warna, garis dan semacamnya.

Proses visualisasi yang diciptakan diharapkan bisa dijadikan sebagai sarana pemberian informasi maupun pesan secara lebih jelas dan juga efektif, hingga mampu mengajak manusia untuk mempersepsikan akan sebuah hal tertentu.

Uniknya, di dalam ilmu desain grafis, sebuah tulisan pun akan dianggap sebagai gambar. Hal ini dikarenakan tulisan berupa huruf maupun angka, dianggap sebagai bentuk abstraksi yang mewakili simbol-simbol yang bisa dibunyikan.

Setelah mengetahui pengertian desain grafis secara umum, apakah Anda sudah memahami, mengenai apa saja yang menjadi kewajiban dari seorang desainer grafis?

Sponsor Link

Kewajiban Seorang Desainer Grafis Adalah ?

Pada dasarnya, seorang desainer grafis diharuskan untuk memiliki tujuan terpenting, yakni berperan sebagai pihak yang memecahkan masalah atau yang sering disebut dengan problem solver.

Lalu, bagaimana caranya untuk membuat orang lain bisa mengerti tentang pesan yang ingin disampaikan mengenai bentuk visualisasi yang telah dibuat?

Hal tersebut pastinya tidak akan mudah untuk dilakukan, karena setiap desainer grafis harus memiliki keterampilan visual dan juga kemampuan kognitif, sehingga mereka dapat menyampaikan pesan yang telah divisualisasikan dengan tepat dan juga mudah dimengerti oleh orang lain.

Sama halnya dengan seorang manusia yang selalu berprinsip ketika menjalani kehidupannya, begitu pula seorang desainer grafis, karena ada beberapa prinsip yang harus selalu dijalankan sebagai kewajiban.

Desain grafis adalah salah satu ilmu sekaligus visualisasi seni yang begitu luar biasa. Jadi tak heran, di saat seorang desain grafis hendak membuat karya-karya yang begitu luar biasa, maka prinsip-prinsipnya harus selalu dipegang teguh sebagai kewajibannya.

Prinsip-prinsip dari Desain Grafis Adalah ?

  • Seorang desainer grafis harus memiliki sifat yang komunikatif, mengingat bahwa desain-desain yang dihasilkan haruslah difungsikan sebagai sarana komunikasi yang mudah dimengerti oleh semua orang.
  • Prinsip yang kedua adalah kesederhanaan. Seorang desainer grafis harus mampu membuat desain yang sederhana, karena hal ini akan memudahkan pembaca untuk memahami maksud yang ingin disampaikan. Dengan cara yang sederhana itulah, setiap desain grafis terus dituntut untuk melakukan pekerjaannya dengan baik.
  • Berikutnya adalah prinsip keseimbangan, karena secara visualisasi akan lebih baik jika sebuah desain grafis memiliki dua keseimbangan, yakni berupa keseimbangan formal maupun kesimbangan informal. Keseimbangan formal merupakan wujud dari konsistensi dalam pemilihan elemen-elemen desain yang sering digunakan. Sedangkan, keseimbangan informal berupa desain yang sengaja meninggalkan kesan fleksibel dan dinamis.
  • Yang keempat merupakan prinsip kesatuan, yakni sebuah isi pokok dari komposisi desain yang telah dibuat, sehingga mampu membentuk sebuah kesatuan dan terlihat utuh.
  • Selanjutnya adalah prinsip penekanan atau aksentuasi, yang mengharuskan sebuah desain harus bisa menarik perhatian setiap orang yang melihatnya. Setelahnya, desain tersebut juga harus mudah dimengerti, sehingga orang-orang yang melihatnya menjadi paham, tertarik sekaligus tergerak untuk membagikan informasi yang dimaksud kepada orang lain.
  • Seorang desain grafis harus memahami sebuah prinsip irama. Sebab, setiap karya seni harus dilengkapi dengan unsur-unsur pendukung, sehingga tidak sekedar indah dipandang mata saja, tetapi juga harus berirama.
  • Prinsip yang terakhir adalah proporsi, karena untuk memperoleh hasil karya desain yang seimbang diperlukan sebuah perbandingan, agar segala sesuatunya menjadi tepat.

Sama halnya dengan karya seni lainnya, desain grafis adalah salah satu karya yang indah dan akan selalu diapresiasi dengan baik. Namun, semua itu baru akan terwujud apabila seorang desain grafis yang menciptakannya juga memperhatikan pemakaian unsur-unsur di dalamnya.

Unsur-Unsur di dalam Desain Grafis Grafis Adalah ?

Dalam hasil karya desain grafis mengenal dan menggunakan enam unsur penting, yakni berupa garis, bentuk, tekstur, ruang, ukuran dan juga pemilihan warna yang digunakan.

Garis

Garis merupakan unsur dasar yang selalu digunakan oleh setiap desain grafis, karena tanpa adanya garis maka unsur desain antara yang satu dengan yang lain tidak bisa terhubung dengan baik, sehingga akan sulit untuk dipahami oleh orang-orang yang melihatnya.

Bentuk

Unsur yang kedua adalah bentuk, karena sebuah karya desain grafis memang selalu menggambarkan pola sebuah bentuk, mulai dari bentuk-bentuk umum seperti lingkaran, persegi, segitiga dan lain sebagainya.

Tekstur

Baik desain grafis 2D maupun 3D harus selalu dilengkapi dengan tekstur. Yang mana, tekstur merupakan sebuah tampilan nampak dari luar dari bentuk yang telah digambar, sehingga tekstur tersebut bisa dirasakan atau dilihat oleh orang lain.

Ruang

Untuk memperindah sebuah karya desain grafis, maka yang diperlukan adalah ruang. Coba bayangkan apabila sebuah desain grafis tidak memiliki jarak / ruang antara bentuk satu dengan yang lain, pasti hal ini akan terasa membingungkan karena setiap bentuk yang digambarkan saling menempel.

Ukuran

Penting untuk mempertimbangkan ukuran, apakah hendak membuat objek dengan ukuran kecil, besar ataupun yang dominan? Jika ingin menegaskan ada salah satu objek yang lebih penting daripada keberadaan objek yang lain, maka buatlah dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan objek pendukungnya.

Warna

Desain grafis adalah sebuah karya-karya yang selalu kita lihat setiap hari. Agar orang lain tidak menjadi bosan untuk melihatnya, maka harus dilengkapi dengan unsur warna. Pemilihan warna juga harus dilakukan dengan tepat, karena hal tersebut juga akan mempengaruhi kesan orang yang melihatnya.

Semakin merasa tertarik dengan desain grafis? Dan, apakah Anda masih merasa kebingungan mengenai apa saja yang perlu untuk dipelajari?

Sponsor Link

Hal-hal yang Perlu Dipelajari Tentang Ilmu Desain Grafis Adalah ?

Ilmu Design Fundamentals

Jika benar-benar berniat untuk mempelajari ilmu desain grafis, maka Anda perlu mempelajari tentang design fundamentals. Tujuannya adalah, agar Anda mengetahui tentang dasar-dasar dari desain grafis, mulai dari mempelajari setiap elemen unsur desainnya yang terdiri dari : titik, garis, bentuk, ruang, tekstur dan juga warna.

Kemudian, Anda pun juga harus memahami tentang setiap prinsip yang selalu diterapkan ketika membuat karya desain grafis.

Ilmu Fotografi

Desain grafis adalah salah satu ilmu yang dianggap mudah, padahal untuk membuat sebuah karya desain grafis tidaklah mudah untuk dilakukan. Nah, salah satu cara yang dapat dilakukan agar mahir dalam bidang ini, maka Anda juga harus belajar mengenai ilmu fotografi.

Melalui teknis-teknis di dalam ilmu fotografi, Anda akan memiliki pemahaman terhadap medium komunikasi visual melalui praktek langsung di lapangan, yakni dengan cara berlatih beberapa teknik di dalam fotografi, seperti pencahayan, komposisi dan montage.

Ilmu Creative Drawing

Yang namanya belajar desain grafis pasti tidak akan lepas dengan kegiatan menggambar, sehingga juga sangat diperlukan untuk belajar creative drawing. Dari sini, nantinya Anda bukan hanya bisa menggambar saja, tetapi juga dituntut untuk mampu menghasilkan gambar-gambar yang unik, kreatif dan juga menarik.

Dari ilmu creative drawing, Anda harus mempelajari cara menggambar light and shadow, space and proportion, construction of form, perspektif, figur hingga teknik mengarsir.

Ilmu Tipografi

Dengan mempelajari ilmu topografi, maka seorang desain grafis akan belajar keterampilan dasar yang berhubungan dengan pemahaman desain detail visual yang nantinya bisa langsung dirasakan oleh audiens.

Ilmu Art dan Design History

Yang tak boleh sampai ketinggalan untuk dipelajari adalah, teknik penguasaan dan belajar setiap prosesnya. Semua ini bisa terwujud setelah Anda mempelajari tentang Art & Design History, sehingga setiap teknik hingga sejarah desain dapat Anda ketahui dengan sangat baik dan lebih detail.

Ilmu Single Page Design

Sebagai pengenalan awal, seorang desainer grafis akan memulainya dari metode digital publishing. Dari sini Anda dapat mengenal setiap prinsip, unsur, elemen hingga setiap komposisi yang diperlukan di dalam desain grafis. Anda juga akan berlatih untuk menciptakan dan mengaplikasikan sebuah karya yang difungsikan sebagai solusi desain yang utuh dan terpadu.

Ilmu Dekstop Publishing

Desain grafis adalah ilmu seni yang begitu rumit, sehingga Anda jangan sampai lupa untuk mempelajari desktop publishing. Dari sini Anda akan belajar untuk mengaplikasikan software, mengenal setiap fitur hingga mampu mencetaknya dalam komposisi yang sempurna.

Ilmu Communication & Presentation

Ahli dalam berkomunikasi dan mempresentasikan suatu hal dalam bentuk sebuah karya desain grafis juga harus dikuasai oleh setiap desain grafis. Untuk bisa mempelajarinya, Anda harus mengetahui bagaimana cara untuk menyampaikan setiap pendapat, ide, pesan hingga gagasan menjadi lebih efektif.

Ilmu User Interface (UI) Design

Yang terakhir, Anda harus belajar untuk membuat desain interface digital dengan menggunakan prinsip-prinsip desain dan juga topografi. Proses dapat menambah kemampuan Anda untuk menyerasikan fungsi dari setiap komponen, teknis hingga elemen visual yang digunakan. Namun, semua itu juga dapat diadaptasikan dengan setiap kebutuhan yang diperlukan oleh seorang desain grafis.

Jangan khawatir, apabila Anda merasa benar-benar serius untuk mempelajari seni desain grafis hingga menjadi seorang desainer grafis profesional, maka ke-9 ilmu dapat Anda pelajari di bangku kuliah, terutama pada semester 1 dan 2 jurusan desain grafis.

Setelah berpikir bahwa ternyata begitu rumit dan sulit untuk mempelajari seni desain grafis, pasti di sisi lain Anda pun menjadi penasaran, mengenai keuntungan apa saja yang dapat diperoleh ketika sudah menjadi seorang desain grafis.

Keuntungan Menjadi Seorang Desainer Grafis

Dapat Mengekspresikan Kreativitas yang Dimiliki

Sebagai orang yang memiliki pekerjaan sebagai desain grafis, tentu saja Anda menjadi lebih leluasa dan menjadi lebih bebas untuk mengekspresikan segala kreatifitas yang dimiliki.

Semisal, ketika Anda tengah merasa gelisah akan kondisi politik di Indonesia saat ini, maka Anda pun dapat membuat kritikan membangun melalui karya desain yang dibuat.

Bisa Membuka dan Menjalankan Studio Milik Sendiri

Dengan kemampuan desain grafis yang Anda miliki, maka Anda pun berpeluang besar untuk bisa memiliki dan menjalankan studio desain sendiri. Yang terpenting adalah niat, apabila Anda memiliki niat demikian, maka tidak sulit untuk melakukannya.

Namun, yang terpenting jangan lupa untuk selalu mengembangkan skill dan pengalaman desain yang sudah dimiliki saat ini.

Dapat Bekerja Dimana Saja

Seorang desainer grafis tak melulu harus terpaku untuk bekerja full time di kantor, karena hal tersebut justru dapat menghilangkan bahkan merusak kreativitas yang Anda miliki.

Sebab, seorang desainer grafis memang selalu dituntut untuk selalu mengembangkan kreativitas mereka. Yang mana, hal tersebut bisa dilakukan dengan cara mencari sumber inspirasi sebanyak-banyaknya.

Memiliki Potensi Bekerja Freelance

Walaupun ilmu yang rumit, namun tidak dapat dipungkiri bahwa desain grafis adalah ilmu yang menguntungkan. Salah satu keuntungannya, Anda memiliki potensi atau peluang besar untuk bekerja freelance.

Apalagi saat ini, memang ada banyak sekali website-website terkenal yang membutuhkan desainer grafis profesional yang mampu bekerja secara freelance.

Dapat Dipelajari Secara Otodidak

Siapa bilang ilmu dan kemampuan desain grafis hanya bisa dipelajari secara formal saja? Dengan rajin berlatih dan mempelajarinya sendiri, maka siapa pun bisa menjadi seorang desainer grafis dengan karya-karya yang begitu keren.

Hanya Memerlukan Kreativitas dan Modal Software Desain

Jika ingin memiliki pekerjaan sebagai seorang desainer grafis freelance, modal yang diperlukan hanyalah software desain dan juga kreatifitas yang Anda miliki. Namun, pasti Anda tahu bahwa pekerjaan untuk membuat desain grafis membutuhkan perangkat komputer yang memadai dan dapat difungsikan dengan baik.

Bisa Dijadikan Sebagai Pekerjaan Tetap

Untuk meningkat tingkat penjualan produk, perusahaan-perusahaan besar pasti akan berpikir untuk memasang iklan, yakni dengan cara memperkerjakan seorang desainer grafis yang ahli, kreatif, pintar, profesional dan juga berpengalaman. Apalagi, biaya sekali untuk pembuatan iklan juga tidaklah murah, sehingga profesi dan meniti karir sebagai seorang desainer grafis bisa menjadi pekerjaan tetap dengan penghasilan tinggi.

Proses Marketing Menjadi Lebih Mudah

Di saat, Anda telah memutuskan untuk berkarir dan membuka jasa desainer grafis freelance, maka pastinya Anda sudah mengetahui bagaimana cara memasarkan bisnis yang Anda jalani tersebut.

Sebab, semakin sering Anda membuat contoh desain di dalam website bisnis Anda, kemungkinan besar akan semakin banyak orang yang tertarik dengan desain-desain yang Anda buat.

Sponsor Link

Dapat Menjadi Bisnis Jangka Panjang

Setiap harinya pasti ada banyak pihak yang memerlukan jasa dari seorang desainer grafis profesional. Yang mana, setiap permintaan mereka pastilah berbeda. Namun, yang nantinya job yang paling sering Anda dapatkan adalah, mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pemasaran hingga pembuatan iklan.

Nah, semakin banyak orang yang menggunakan jasa yang Anda miliki, maka usaha Anda pun akan menjadi semakin terkenal dan Anda pun akan menjadi pihak yang paling dicari oleh perusahaan-perusahaan besar. Mengingat bahwa sekarang ini adalah era digital, maka pekerjaan sebagai seorang desainer grafis dapat menjadi sebuah bisnis jangka panjang yang benar-benar menguntungkan.

Desain grafis adalah ilmu seni yang benar-benar fleksibel. Sebab, untuk bisa menjadi seorang ahli desain, Anda tidak dituntut untuk berkuliah atau dengan menempuh pendidikan formal. Apabila hanya tertarik untuk menjadi seorang desainer grafis freelance, maka Anda bisa mempelajari setiap teknik dan ilmunya secara otodidak. Namun, jika Anda menginginkan suatu pencapaian yang lebih, semisal ingin menjadi seorang desainer grafis yang terkenal di dunia, maka Anda tetap harus berkuliah sebagai wujud formalitas.

Apakah Anda memiliki masalah dalam menjalankan bisnis online? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol