fbpx

Cara Membuat E-Commerce untuk mendukung perusahaan

 

■ 4 Cara Membuat E-Commerce

Situs e-commerce (EC) telah banyak digunakan oleh orang-orang untuk menjual produk-produk mereka melalui internet. Baru-baru ini, tidak hanya perusahaan, tetapi e-commerce (EC) juga banyak dimiliki dan dikelola oleh perorangan atau toko yang relatif kecil. Mereka yang belajar tentang cara membuat website atau mereka yang telah mulai bekerja dapat memperluas jangkauan pekerjaan mereka dengan mempelajari keterampilan untuk memulai cara membuat e-commerce. Artikel berikut ini akan memperkenalkan bahasa pemrograman yang diperlukan untuk cara membuat e-commerce dan juga cara mengelola situs tersebut dengan mudah.

Mulai dari situs e-commerce yang dapat dengan mudah dibuat bahkan oleh pemula hingga situs e-commerce yang digunakan oleh perusahaan, apa saja cara membuat e-commerce yang ada di dunia? Cara membuat e-commerce secara garis besar dibagi menjadi 5 metode sebagai berikut.

1) Open Source

2) Package

3) Cloud EC

4) Full Scratch

 

4 metode di atas akan dijelaskan secara rinci di bawah ini.

■Apakah Cara Membuat E-Commerce untuk Perorangan dan Perusahaan Berbeda?

Cara membuat situs e-commerce yang sederhana untuk perorangan dan cara membuat e-commerce skala menengah dan besar untuk perusahaan yang memerlukan anggaran untuk kolaborasi sistem, dan lain-lain memiliki cara pembuatan yang berbeda-beda,

Dibandingkan dengan cara membuat e-commerce sederhana untuk perorangan, cara membuat situs e-commerce untuk perusahaan memiliki pilihan yang lebih banyak karena memerlukan anggaran dan jaringan sistem untuk menyesuaikan dengan alur kerja mereka. Namun, sistem e-commerce yang akan digunakan tergantung pada ukuran perusahaan. Karena berikutnya akan dijelaskan cara membuat setiap metode pembuatan situsnya, pertama-tama Anda perlu memahami bagan tentang seluruh pembagian sistem berdasarkan tahun penjualan perusahaan di bawah ini.

 


Sponsor Link

■ Cara Membuat E-Commerce ‘Open Source’

Berikut akan dijelaskan bagaimana membuat situs e-commerce menggunakan Open Source atau sumber terbuka. Metode dasar penggunaan dari setiap Open Source adalah sebagai berikut. Oleh karena itu, tidak masalah jika Anda membaca langkah ini dengan sekilas dan mengerti secara umum pemahaman yang disampaikan. Berikut ini akan dipaparkan kelima langkah-langkah tersebut.

5 Langkah-Langkah Metode Open Source

Langkah 1      : Menyewa Server

Terdapat juga cara untuk menyiapkan server sendiri, namun hal itu tidak ada manfaatnya sama sekali. Menyewa server untuk menginstal Open Source merupakan pilihan yang umum.

Langkah 2      : Mengunduh Software Open Source

Mengunduh perangkat lunak dari situs resmi Open Source dan dapatkan versi terbaru Open Source.

Langkah 3      : Menginstal Server

  • Daftarkan nama toko dan alamat email pada bagian admin panel.
  • Lakukan pengaturan database.

Langkah 4      : Pengaturan Dasar Situs E-Commerce dan Registrasi Produk

Daftarkan produk dan lakukan pengaturan dasar situs EC seperti membuat nama situs.

Langkah 5      : Membuat Desain Situs E-Commerce

Selanjutnya, masuk ke alur publikasi. Ini tidak memerlukan biaya lisensi karena Open Source, tetapi ada baiknya jika Anda memiliki kemampuan dalam mendesain untuk melakukan penyesuaian dan membuat sistem e-commerce yang sebanding dengan situs e-commerce perusahaan.

Namun, walaupun memiliki kemampuan dalam mendesain, Anda tetap memerlukan waktu untuk dapat mengelolanya, sehingga lebih baik untuk mendesain sambil menjalankan bisnis dengan fungsi standar Open Source terlebih dahulu. Karena akan butuh terlalu banyak waktu untuk mendesain sampai selesai dan Anda akan dapat memahami bagaimana seharusnya situs e-commerce jika mendesain sambil melakukan bisnis.

Jika ada yang memiliki kemampuan desain di dalam perusahaan, sebaiknya juga perlu mempertimbangkan sistem e-commerce Open Source. Karena tidak dikenakan biaya, Anda bebas melakukan kustomisasi pada jaringan sistem maupun desain.

Apa Kekurangan Open Source?

・Perlu melakukan manajemen terhadap server

・Sistem mudah ketinggalan zaman

・Kemungkinan tidak dapat melakukan update jika melakukan penyesuaian

・Masalah ditanggung oleh perusahaan sendiri

 

Kekurangan Open Source disebutkan seperti pada poin-poin di atas. Namun, jika Anda memiliki kemampuan dan ingin membuat perusahaan yang dapat mengelola semuanya termasuk kode program Anda sendiri, itu akan menjadi sistem e-commerce terbaik. Jika Anda tidak memiliki kemampuan, mari pertimbangkan cara lainnya.

Selain itu, pada intinya, Anda perlu berhati-hati ketika melakukan penyesuaian terhadap Open Source karena jika ada masalah, itu adalah tanggung jawab perusahaan Anda sendiri. Tidak seperti metode Package dan Cloud EC yang akan dijelaskan berikutnya, jika Anda melakukan penyesuaian sendiri, itu jelas merupakan tanggung jawab perusahaan Anda.

Saat perusahaan vendor pun menggunakan Open Source, jika terjadi masalah saat melakukan pengembangan sistem, pihak vendor akan menganggap bahwa masalah tersebut berasal dari bagian utama sistem Open Source, sehingga hal tersebut bukan merupakan tanggung jawab mereka. Jika Anda menggunakan jasa vendor untuk sistem Open Source pada e-commerce, periksalah kontrak perjanjian dari jauh-jauh hari sebelumnya konfirmasikan bahwa pihak vendor dapat menangani masalah dalam hal apa pun untuk poin ini.

 


Sponsor Link

■ Cara Membuat E-Commerce dengan ‘Package’

Penyesuaian situs menggunakan metode Package dengan fungsi standar untuk membuat situs e-commerce! Jika perusahaan Anda memiliki penjualan tahunan melebihi sekitar Rp. 1 milyar, Anda juga harus mempertimbangkan untuk menggunakan metode Package. Hal ini dikarenakan penyesuaian yang dilakukan mungkin akan terhubung pada sistem yang lebih rumit dan desainnya pun lebih bebas. Produk paket terbaru sebanding dengan ekstensibilitas full scratch, sehingga perusahaan besar yang memilih Package pun meningkat.

Apa Kekurangan Metode Package?

  • Biaya cukup tinggi (biaya awal: kira-kira beberapa ratus juta)
  • Sistem mudah ketinggalan zaman
  • Biaya tambahan untuk penyesuaian lumayan tinggi (kira-kira puluhan hingga ratusan juta)

 

Memerlukan biaya memang wajar, tetapi Anda tidak dapat menghindari sistem yang kian lama dan ketinggalan zaman. Ketika semakin lama sistem digunakan, penyesuaian tambahan sangat diperlukan, tetapi biayanya tidak murah, dan jika Anda terus melakukan pembaruan dan penyesuaian sistem berulang-ulang, itu akan menjadi sistem yang tidak sempurna.

Hal itu akan menyebabkan kinerja sistem e-commerce menjadi berkurang karena meningkatnya pemrosesan tambahan. Cloud EC adalah satu-satunya cara untuk menjaga sistem agar selalu terbaru dan tetap melakukan penyesuaian dan jaringan sistem setiap saat.

■ Cara Membuat E-Commerce dengan ‘Cloud EC’

Membuat e-commerce dengan Cloud EC dapat meningkatkan kekurangan dengan metode Package. Cloud EC adalah sistem e-commerce yang tidak mudah ketinggalan zaman, dan sistem dapat terhubung dan dilakukan penyesuaian seperti pada metode Package.

Apa Kekurangan Cloud EC?

  • Harganya hampir sama dengan sistem Package
  • Kode program adalah Black Box

 

Karena kekurangan ini, Cloud EC tidak cocok untuk perusahaan yang ingin mengelola semuanya di perusahaan mereka sendiri. Baru-baru ini, perusahaan yang menyediakan layanan Package juga mengembangkan dan merilis Cloud EC terbaru yang membawa momentum dalam industri e-commerce.

Jika Anda mulai menggunakan Cloud EC, sistem secara otomatis pasti akan diperbarui setiap minggu dan memasang fitur-fitur baru, sehingga memiliki manfaat yang besar.

 


■ Cara Membuat E-Commerce dengan ‘Full Scratch’

Membuat situs e-commerce perusahaan dengan metode Full Scratch yang dapat merealisasikan segalanya. Ini adalah metode yang paling mahal, tetapi Full Scratch adalah metode yang sering digunakan oleh perusahaan besar. Karena situs e-commerce dapat dirancang sepenuhnya secara bebas untuk membuat sistem e-commerce sesuai dengan alur kerja perusahaan, jaringan sistem serta desain dan lain-lain.

Apa Kekurangan dari Full Scratch?

  • Biaya sangat besar
  • Sistem mudah ketinggalan zaman
  • Setelah digunakan akan sulit untuk mengganti vendor yang memegang pengembangan sistem (jika sistem e-commerce adalah melalui vendor yang sama dengan sistem utama dan lain-lain)

 

Namun, karena fungsionalitas dan ekstensibilitas metode Package telah meningkat secara drastis dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat mulai tidak mempertimbangkan untuk menggunakan Full Scratch. Selain itu, seperti misalnya pada sebuah toko yang menjual kue beras disebut toko kue beras, e-commerce juga memiliki pengetahuan tentang e-commerce itu sendiri, sehingga mungkin akan beresiko jika mengandalkan vendor untuk sistem e-commerce hanya karena mereka memiliki kemampuan secara teknis.

Sama seperti sistem Package, sistem Full Scratch juga dapat menjadi tua.

Rangkuman

Demikianlah telah dipaparkan mengenai cara membuat e-commerce (EC). Terdapat kelebihan dan kekurangan dari masing-maisng metode, sehingga penting untuk mempertimbangkan sistem mana yang akan digunakan berdasarkan hal tersebut. Apakah sistem tersebut dapat diterima atau tidak baik itu oleh usaha perseorangan maupun perusahaan besar. Atau apakah memiliki kemampuan teknis untuk menjalankan sistem tersebut? Hal tersebut tergantung pada masing-masing individu itu sendiri maupun perusahaan.

Selain itu, semua sistem mudah ketinggalan zaman dan setelah tiga tahun Anda harus mempertimbangkan untuk memperbarui sistem e-commerce. Jika Anda mempertimbangkan situs perusahaan, Cloud EC akan memiliki kelebihan yang sangat bagus.

Tell Us What You Think
0Like0Love0Haha0Wow0Sad0Angry