Belajar Jadi Programer Dengan Mudah Secara Otodidak

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Belajar jadi programer bisa Anda lakukan dengan mudah tapi membutuhkan proses yang panjang, asalkan tahu proses awal dan bagaimana teknik belajarnya. Cara berikut ini bisa Anda coba, mulailah pelajari cara ini sekarang!

Belajar Jadi Programer Tahap Pertama: Menentukan Bahasa Pemrograman yang Hendak Anda Pelajari

Sponsor Link

Ketahuilah bahwa bahasa pemrograman yang sedang berkembang akhir-akhir ini sangatlah banyak jenisnya. Namun, perlu Anda ketahui pula bahwa tidak semua bahasa pemrograman harus dipelajari secara bersamaan. Dan jika Anda menginginkan untuk dapat belajar jadi programer dengan mudah, maka tentukan terlebih dahulu bahasa pemrograman apa yang hendak Anda pelajari.

Hal ini bertujuan supaya Anda dapat fokus terhadap satu titik sebelum nantinya Anda mempelajari tahap berikutnya. Dan hal tersebut tentunya memiliki hubungan yang sangat erat dengan bahasa pemrograman mana yang hendak Anda pelajari sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki. Dengan begitu, kemudahan dalam belajar pemrograman akan perlahan-lahan dirasakan.

Nah, lebih disarankan jika Anda merupakan salah satu orang yang baru saja memulai untuk belajar pemrograman, mungkin dapat dilakukan dengan html terlebih dahulu. Dan jika sudah mahir atau sudah dapat menguasai bidang tersebut, Anda dapat melanjutkannya ke tahap berikutnya sehingga dapat menghindari kesalahan langkah dalam belajar pemrograman.

Namun, perlu Anda ingat pula bahwa belajar jadi programmer dalam tahap mempelajari bahasa pemrograman tidak cukup jika hanya dengan mempelajari satu bahasa pemrograman saja. Tetapi memang ada baiknya mempelajari salah satu bahasa terlebih dahulu. Dan jika sudah menguasai satu bahasa pemrograman, maka usahakan tingkatkan untuk bahasa pemrograman lain.

Dengan mempelajari bahasa pemrograman lain yang lebih sulit tingkatannya, maka kemampuan Anda untuk belajar bahasa pemrograman akan semakin meningkat dengan tingkatan yang sesuai perencanaan. Meskipun tahap demi tahap dalam waktu yang dirasa tidak cukup singkat, setidaknya membuahkan hasil untuk menjadi seorang programmer yang handal sesuai harapan.

Menggunakan Modul ataupun Sumber yang Dipercaya Menyediakan Tutorial Lengkap

Memiliki sumber yang tepat sangat disarankan untuk Anda yang hendak belajar jadi programer. Jika Anda menggunakan modul sebagai sumber referensi, maka usahakan modul yang Anda gunakan tersebut lengkap dan tersusun rapi. Hal tersebut dikarenakan supaya mempermudah seseorang termasuk Anda jika hendak belajar bahasa pemrograman.

Karena biasanya, jika Anda menggunakan sumber dalam bentuk modul yang terpisah, malah dikhawatirkan membingungkan bagi siapa saja yang mempelajari modul secara terpisah tersebut. Nah, dengan memegang modul lengkap secara padu, maka diharapkan Anda dapat mengikuti tutorial-tutorial yang dirasa paling mudah untuk dipelajari serta dipahami.

Selain melalui modul, Anda juga dapat mencari sumber lain yang terpercaya jika hendak memburu referensi untuk kegiatan pembelajaran pemrograman Anda. Dan di zaman sekarang ini, dengan mudahnya Anda sudah dapat menemukan sumber-sumber tersebut melalui website sebagai salah satu contohnya.

Belajar Jadi Programer Tahap Lanjutan: Buatlah Suatu Jadwal Pembelajaran Pemrograman Secara Teratur untuk Keseharian Anda

Keteraturan dalam suatu pembelajaran sangat diperlukan supaya lama-kelamaan hal tersebut menjadi suatu kebiasaan. Termasuk juga dalam hal belajar pemrograman ini. Anda juga perlu untuk lebih teratur lagi dan membuat rencana belajar yang direalisasikan secara teratur pula jika ingin menjadi seorang programmer handal.

Lantas, bagaimana cara melakukannya? Dalam hal ini, disarankan untuk Anda meluangkan waktu selama kurang lebih satu sampai dua jam untuk sekedar belajar pemrograman. Dalam waktu yang telah Anda persiapkan tersebut, usahakan fokus pada kegiatan belajar Anda mengenai materi pemrograman yang telah disiapkan sumbernya sebelumnya.

Jangan melibatkan kegiatan lain supaya mempermudah serta mempercepat Anda dalam menyerap materi yang berkaitan dengan pemrograman tersebut. Namun, perlu diperhatikan pula bahwa fokus di sini bukan berarti yang Anda rasakan adalah ketegangan atau pun suasana yang spaneng. Usahakan fokus apapun kegiatan belajar yang Anda lakukan tetap santai atau rileks.

Karena, ketegangan seseorang dalam kegiatan pembelajaran nantinya malah akan menambah stress, dan tentunya semakin menghambat pemahaman seseorang mengenai materi yang sedang dipelajari termasuk materi pemrograman tersebut. Bukannya hal seperti itu jauh dari tujuan Anda? Maka dari itu, tetap fokus namun tidak tegang ya…

Selain itu, terdapat saran lain yang juga dapat Anda terapkan. Supaya jadwal yang Anda rencanakan tersebut terlaksana dengan baik sesuai yang diharapkan, maka Anda dapat menggunakan atau memanfaatkan Google Calendar supaya dapat mengingatkan waktu belajar Anda yaitu dalam rangka belajar pemrograman.

Jika hal tersebut masih kurang karena terdapat beberapa kendala, Anda dapat membuat jadwal manual sendiri dengan memanfaatkan alarm setiap harinya untuk belajar, atau cukup hanya dengan catatan dalam sebuah note yang mudah untuk dijumpai. Dengan demikian, rencana Anda dalam melakukan pembelajaran pemrograman akan terlaksana secara teratur.

Dan usahakan pula, entah sistem jadwal mana yang Anda ambil, pastikan sesuai dengan kenyamanan Anda. Selain itu, usahakan pula mengambil jam-jam belajar pemrograman di luar jam utama Anda dalam beraktivitas sehari-hari. Sehingga, menghindari bentrokan dengan kegiatan utama yang mungkin Anda prioritaskan dari kegiatan belajar pemrograman yang otodidak ini.

Perbanyak Praktik di Samping Teori

Belajar jadi programer tidak cukup hanya dengan menghafal dan menghafal saja. Melainkan harus diterapkan pula dalam suatu kegiatan dalam bentuk praktik secara langsung. Adanya praktik dalam suatu kegiatan pembelajaran juga sangat penting bagi Anda jika hendak mengingat lebih kuat lagi mengenai apa yang sedang Anda pelajari. Termasuk belajar pemrograman kali ini.

Bahkan, praktik yang Anda lakukan juga tidak cukup hanya dengan satu kali saja. Berkali-kali melakukan praktik sangat disarankan pula jika Anda menginginkan pemahaman serta pengalaman yang berkaitan dengan bahasa pemrograman tersebut. Di samping belajar melalui modul, praktik juga harus selalu mengiringi supaya Anda semakin mahir di bidang pemrograman yang ingin Anda kuasai.

Dan jika Anda masih merasa kebingungan atau kurang mengerti bagaimana cara mempraktikkannya, Anda dapat melihat pula melalui website mengenai cara praktikknya, atau mengikuti pembelajaran online di website-website tertentu pula. Informasi tersebut juga dapat Anda peroleh dengan memanfaatkan modul atau sumber yang sudah Anda miliki.

Sponsor Link

Lebih-lebih kita sudah hidup di zaman sekarang ini. Banyak sekali artikel-artikel yang menyediakan tutorial untuk praktik langsung dalam belajar pemrograman yang dapat Anda tiru. Hanya saja, Anda juga perlu memilih dan memilah cara mana yang tepat untuk Anda praktikkan ketika hendak mendalami pemrograman ke jenjang lebih tinggi lagi.

Dan sebenarnya, dalam suatu pembelajaran bahasa pemrograman yang dilakukan oleh seseorang, sangat dicukupkan untuk membaca dan menulis saja. Kenapa demikian? Karena, dengan membaca, Anda dapat memahami kode apa yang dituliskan oleh orang lain. Sedangkan dengan menulis, Anda dapat membuat kode Anda sendiri sehingga keduanya saling berkaitan.

Di samping itu, pembelajaran pokok yang dibahas di sini adalah pembelajaran secara otodidak. Maka, jika Anda hendak menjadi seorang programer otodidak, disarankan pula untuk tidak terlalu banyak menghabiskan waktu dalam pembelajaran teori. Langsung saja Anda melakukan praktik dengan membuat proyek kecil-kecilan sebagai permulaannya.

Sebagai contohnya, jika Anda fokus mempelajari bahasa pemrograman jenis desktop, maka cobalah untuk membuat proyek mengenai pendataan inventaris sebagai salah satu awalannya. Bisa disebut bahwa ini merupakan salah satu program sederhana. Namun, untuk siapa pun yang baru saja belajar seputar pemrograman, maka hal ini akan menjadi suatu yang luar biasa.

Tidak masalah bukan jika Anda melakukan praktik dalam bentuk program yang kecil-kecilan terlebih dahulu. Lagi pula, tujuan yang dilakukan dalam hal ini adalah untuk belajar jadi programmer. Akan tetapi, pastikan tujuan akhirnya merupakan suatu program atau aplikasi yang berjalan sesuai dengan harapan. Sehingga, tujuan yang Anda targetkan sebelumnya juga terealisasi.

Usahakan Jangan Sampai Meniru Bahkan Menerapkannya Secara Sama

Jika Anda sedang dalam suatu proses belajar jadi programer, maka diusahakan jangan copy paste dalam pembelajaran yang sedang Anda lakukan. Tidak copy paste yang dimaksud di sini adalah, usahakan jangan selalu terpaku dengan sumber-sumber yang berasal dari modul atau tutorial yang Anda pelajari. Melainkan, kembangkan saja ide-ide yang Anda miliki dalam pembelajaran.

Kenapa kita tidak boleh terpaku dengan praktik dari sumber-sumber belajar? Karena, jika Anda hanya terpaku dan terus-terusan melakukan copy paste, maka kemampuan Anda juga nantinya hanya akan terpaku dengan sumber maupun tutorial ketika belajar. Sehingga, Anda juga akan sulit untuk mengembangkan kreativitas dalam membuat suatu program.

Dengan mengembangkan ide-ide yang Anda miliki sendiri dalam suatu pembelajaran pemrograman, maka nantinya otak Anda akan lebih mudah menyerap suatu materi pembelajaran. Dan selain itu, tentunya kreativitas yang Anda miliki juga akan semakin meningkat. Jadi, pengetahuan Anda juga tidak akan terbatas dengan hanya mengikuti sumber atau tutorial yang ada.

Meninjau Ulang Karya yang Anda Ciptakan

Meskipun Anda telah berhasil dalam menyelesaikan suatu proyek kecil-kecilan, namun jangan langsung bangga terlebih dahulu. Karena, peninjauan suatu karya yang telah Anda selesaikan tersebut sangat diperlukan dalam kemahiran Anda sebagai programer nantinya. Usahakan cari terlebih dahulu apa saja kekurangan dari karya Anda tersebut.

Jika Anda telah menemukan kekurangan dari proyek yang telah Anda jalani sebelumnya, maka catat atau ingat untuk diperbaiki dalam proyek-proyek yang hendak Anda jalani lagi di waktu berikutnya. Sehingga, pada tahap kali ini, memiliki fungsi yang tidak kalah penting dari tahap-tahap sebelumnya. Terutama dalam proses belajar jadi programer secara otodidak ini.

Karena nantinya, peninjauan akan karya yang telah Anda praktikkan, memiliki peran besar sebagai evaluasi dari karya yang telah berhasil Anda ciptakan. Dan dengan adanya suatu evaluasi dalam pembelajaran, maka perkembangan yang Anda nantikan untuk menjadi seorang programer juga akan semakin meningkat. Hal tersebut diakibatkan oleh kinerja yang tinggi pula.

Lakukan Praktik Lagi

Adanya pembaharuan dalam suatu ilmu, membuat Anda jangan mudah untuk cepat puas dalam belajar suatu pemrograman. Jadi, diperlukan pula praktik lagi dalam suatu pembelajaran yang sedang Anda jalani. Dengan melakukan praktik berkali-kali, diharapkan dapat membuat Anda semakin terbiasa dengan dunia pemrograman dan membuat Anda semakin mahir dalam bidang tersebut.

Selain itu, Anda dapat memanfaatkan hasil peninjauan yang Anda lakukan sebelumnya sebagai bentuk evaluasi, untuk dijadikan perbaikan di praktik berikutnya dalam membentuk suatu proyek. Sehingga, dalam proyek Anda yang baru, pastikan sudah dalam keadaan perbaikan dari kesalahan maupun kekurangan yang ada di proyek sebelumnya.

Sebagai contohnya, jika tadinya Anda menggunakan sistem yang dianggap kurang efektif, maka gunakan sistem yang lebih efektif di proyek yang Anda usahakan berikutnya. Sehingga, selain menambah pengetahuan, dapat pula memunculkan suatu proyek-proyek luar biasa yang Anda rancang sendiri dengan memperbanyak kegiatan berupa praktik pemrograman kali ini.

Mencoba untuk Perbaiki Sendiri

Selanjutnya, disarankan untuk Anda untuk mencoba perbaiki sendiri berbagai macam kesalahan atau debug yang muncul. Hal ini memiliki tujuan supaya Anda tidak kaget dan mampu memperbaiki kesalahan yang muncul dalam program yang nantinya Anda buat. Cukup hanya dengan meneliti kembali dalam membuat suatu program.

Dan setelah itu, yang harus Anda lakukan adalah mencari kesalahan dari program yang Anda buat dan mencari cara untuk mengatasinya. Namun, jangan pula paksakan diri Anda jika menjumpai kata bingung dalam hal ini. Karena, masih terdapat cara maupun upaya lain yang dapat Anda temukan dalam menjalankan maupun melakukan suatu perbaikan.

Apa cara tersebut? Jika Anda sudah benar-benar merasa kebingungan dengan kesalahan proyek yang Anda jalani, maka coba tanyakan dengan orang lain yang mungkin juga mahir di bidang pemrograman. Meskipun kita juga tahu bahwa menemukan suatu solusi sendiri dari masalah yang Anda temui dalam membuat suatu proyek dapat melekat lebih lama di otak.

Tetapi, tidak ada salahnya bukan, jika kita mencari referensi lain sebagai tujuan untuk perbaikan yang lebih. Apa lagi, perbaikan tersebut memiliki tujuan tinggi dalam suatu proses pembelajaran yang sedang dilakukan oleh seseorang termasuk Anda dalam mempelajari pemrograman. Jadi, tetap terus mencari solusi dari kesalahan-kesalahan yang muncul dalam suatu proses belajar Anda.

Sponsor Link

Usahakan Bergabung dengan Komunitas

Belajar jadi programmer yang Anda lakukan sendiri secara otodidak mungkin dirasa kurang asik. Selain minimnya suatu komunikasi, pembelajaran menjadi seorang programmer yang dilakukan seorang diri juga membuat Anda tidak dapat bertukar ilmu. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, maka disarankan untuk Anda supaya bergabung dengan komunitas programming terdekat.

Dan hal tersebut dapat Anda lakukan dengan bergabung di komunitas programming di daerah Anda. Karena, dengan bergabungnya Anda dalam suatu komunitas programming, maka akan membantu Anda dalam menemukan hal-hal baru berkaitan dengan pembelajaran pemrograman supaya lebih dalam lagi.

Lebih-lebih jika Anda bergabung dengan komunitas programming dimana isinya orang-orang yang sudah memiliki pengalaman. Tentunya, Anda dapat belajar banyak dengan orang-orang tersebut yang berperan sebagai programer handal di komunitas Anda. Sehingga, selain dapat menambah jaringan teman, adanya suatu komunitas juga dapat bertukar ilmu dalam proses pembelajaran.

Selain itu, dengan adanya suatu komunitas termasuk terdapatnya programer handal di dalamnya, Anda dapat memiliki kesempatan untuk diajak dalam berkolaborasi membentuk atau menggarap sebuah proyek dengan komunitas Anda tersebut. Sehingga, evaluasi yang nantinya Anda dapatkan serta perbaikan untuk kebaikan juga tidak berasal dari satu pendapat saja.

Simpulan dari Belajar Jadi Programer dengan Mudah Secara Otodidak

Cukup membantu bukan? Menjadi seorang programer secara otodidak memang membutuhkan proses. Namun, dapat dikatakan bahwa belajar jadi programer secara otodidak justru memakan waktu lebih singkat dibandingkan dengan orang yang sedang belajar programer di bangku kuliah. Hal tersebut dikarenakan karena belajar pemrograman secara otodidak dirasa lebih fokus.

Jadi, jika Anda berminat dan tertarik untuk menjadi seorang programer, dapat mencoba cara-cara yang telah dijabarkan di atas. Selamat mencoba dan semoga berhasil…

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan aplikasi? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada pengembangan aplikasi, kami juga memiliki kemampuan dalam memperbaiki bug maupun eror pada aplikasi yang sedang dikembangkan sehingga dapat membantu menyelesaikan permalasahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol