Tips & Trik Belajar Bahasa Pemrograman Untuk Pemula

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Belajar bahasa pemrograman untuk pemula sejatinya sangat mudah. Mengikuti perkembangan teknologi yang kian pesat, menjadi penting untuk setiap lapisan masyarakat memiliki pengetahuan dasar tentang bahasa pemrograman atau yang lebih populer dengan istilah bahasa komputer. Untuk itu, pada artikel kali ini akan dikupas secara mendetail mengenai istilah pemrograman komputer tingkat dasar.

Memahami Deskripsi Bahasa Pemrograman Sebelum Belajar Bahasa Pemrograman

Pengertian sederhana dari bahasa pemrograman adalah instruksi yang diinput oleh pengguna untuk memberi perintah pada perangkat PC dalam waktu singkat. Instruksi tersebut merupakan kombinasi dari aturan semantik dan sintaks guna mendeskripsikan program komputer. Semula, bahasa pemrograman ini hanya diketahui para programmer untuk membuat kerja mereka menjadi lebih efisien.

Namun, saat ini instruksi pemrograman telah tersebar luas dan dapat dipelajari secara terbuka. Bahasa pemrograman memungkinkan seorang pengguna perangkat PC untuk menentukan target pengolahan data secara akurat, penyimpanan atau pemindahan file, hingga penanganan cepat bila terjadi situasi darurat pada komputer. Untuk langkah awal, sebaiknya mempelajari dulu bahasa pemrograman untuk pemula.

Sponsor Link

Pembagian Bahasa Pemrograman

Instruksi komputer terdiri dari empat komponen berbeda. Untuk dapat mempelajari tentang bahasa pemrograman, pengetahuan dasar ini wajib dipahami terlebih dahulu oleh para pemula.

Komponen pertama adalah bahasa mesin di mana pengguna mengetikan perintah dengan menggunakan kode biner atau angka. Instruksi ini diproses dengan cepat oleh komputer dibandingkan komponen bahasa pemrograman lain.

Kedua, yaitu bahasa rakitan. Instruksi yang diberikan berupa deretan alfabet yang diketik kapital. Namun, jajaran huruf tersebut bukan tanpa arti, karena sebenarnya merupakan akronim dari program-program yang terdapat pada PC.

Contohnya kode CMP yang berarti Command Prompt. Mengetikkan kode ini biasanya bertujuan untuk mempercepat program dalam menjalankan fitur-fitur setelan Windows.

Lebih lanjut belajar bahasa pemrograman, pada komponen ketiga, instruksi yang diketikkan berupa simbol-simbol disebut bahasa tingkat menengah. Simbol-simbol tersebut sebenarnya merupakan interpretasi dari bahasa Inggris yang dikonversi secara simbolik. Sedangkan yang terakhir merupakan bahasa tingkat tinggi di mana instruksi diketik dalam bahasa internasional tersebut. Namun, untuk pengaplikasiannya, PC harus sudah terinstall program interpreter.

Cara Mudah Mempelajari Bahasa Pemrograman

Bila tertarik mempelajari lebih jauh tentang instruksi pemrograman komputer, maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Belajar otodidak merupakan langkah utama yang dapat ditempuh. Bisa dengan cara mengunduh panduan bahasa pemrograman. Di internet banyak beredar esai lengkap tentang bahasa pemrograman level dasar. Siapapun dapat mengunduh dan mengakses file tersebut dengan mudah.

Jika merasa masih bingung dengan instruksi pemrograman yang diuraikan di internet, maka alternatif lain adalah dengan mencari bantuan pembimbing. Tidak perlu mengikuti kursus atau lembaga formal, bisa dengan meminta tolong kepada orang-orang terdekat atau kenalan yang cukup lihai dalam bahasa pemrograman komputer. Minta tolong pada mereka untuk melatih secara intensif.

Terakhir, untuk menjadi lebih mahir dalam mempelajari bahasa pemrograman, caranya adalah dengan rutin mempraktekkan ilmu yang telah didapatkan dari buku panduan atau bimbingan orang lain sebelumnya. Dengan rajin berlatih, maka berbagai macam instruksi pemrograman akan otomatis lekat pada ingatan sehingga lambat laun menjadi hafal di luar kepala.

Macam-Macam Bahasa Program Terpopuler

Bahasa pemrograman memang terus berkembang dengan munculnya bahasa-bahasa baru dari berbagai developer. Namun, ada sebelas bahasa program yang paling populer dan wajib diketahui oleh para programmer. Beberapa di antaranya menjadi materi wajib dalam belajar bahasa pemrograman.

Visual Basic

Instruksi pemrograman yang satu ini merupakan kode perintah program yang dikembangkan langsung oleh pencipta Windows, yaitu Microsoft. Mempertimbangkan fakta bahwa visual basic merupakan produk langsung dari raksasa teknologi tersebut, maka kode-kode yang dirilis pun memiliki kombinasi sederhana namun efektif dalam mengeksekusi berbagai program Windows. Visual Basic juga sangat mudah dipelajari.

Visual Basic diperkenalkan dan dapat diakses secara bebas melalui website resmi yang dikelola oleh Microsoft. Mayoritas kode dari Visual Basic berupa deretan alfabet yang membentuk kosakata Bahasa Inggris. Sebab itulah dalam penggunaannya membutuhkan program interpreter. Namun, karena tampak sederhana, banyak yang kemudian meremehkan bahasa pemrograman besutan Microsoft ini.

Padahal, para programmer kelas dunia pun tetap mengaplikasikan instruksi pemrograman Visual Basic karena mudah, cepat, dan efisien. Jadi, para pemula tidak perlu malu untuk mempelajari bahasa pemrograman tingkat paling dasar yang satu ini. Sebab, tanpa menguasainya, cukup sulit untuk dapat menjadi programmer handal.

Python

Secara teknis, Python yang memiliki simbol perusahaan berupa dua ular berbeda warna ini termasuk dalam komponen bahasa pemrograman tingkat tinggi. Namun, sintaks yang disertakan sangat sederhana sehingga pengaplikasiannya mudah dimengerti bahkan oleh para pemula. Penggunaan Python umumnya terfokus pada pembuatan halaman website atau aplikasi. Salah satu contohnya adalah jejaring sosial Instagram.

Bagi yang tertarik untuk belajar bahasa pemrograman Python dapat mengunjungi website resmi developer tersebut. Namun, bila kurang menguasai Bahasa Inggris yang menjadi pemandu utama pada website terkait, maka dapat bergabung dengan grup resmi Python Indonesia yang menyajikan berbagai metode pembelajaran pemrograman sederhana serta informasi terkini terkait pengembangan developer dalam bahasa.

Ruby

Developer dengan ikon berlian merah ini memiliki status yang sama dengan Python, yakni merupakan bahasa pemrograman open source. Kode instruksinya bahkan lebih sederhana tetapi memiliki akurasi dan efektifitas yang sama. Keduanya terus saling mengejar posisi dalam daftar sepuluh bahasa pemrograman terbaik. Orientasi dari bahasa program yang satu ini lebih tertuju pada objek.

Ruby pertama kali dirilis di Jepang pada tahun 1995 oleh Yukihiro Matsumoto. Ia mendukung banyak sistem operasi populer seperti Windows, Linux, Symbian, dan lain sebagainya. Kode-kode pemrograman dapat dipelajari secara manual maupun turut dikembangkan oleh pihak manapun pada website resminya. Pada tahun 2007, Ruby memecahkan rekor dengan menjalin kerja sama dengan MacOS besutan Apple.

PHP

Istilah yang satu ini sering diplesetkan oleh kaum milenial. Sedikit dari mereka yang menyadari bahwa PHP sebenarnya merupakan salah satu kode pemrograman populer. Bahasa program ini didesain untuk fokus pada pembuatan alamat website di mana menghasilkan situs yang atraktif dan dinamis. Contoh situs yang mengaplikasikan bahasa PHP adalah WordPress dan Blogspot.

Meski telah dibuat sejak 1995 oleh Rasmus Lerdorf, namun tidak dirilis secara resmi dan hanya dipasarkan dalam versi beta. Baru pada tahun 2008, versi resmi dari PHP diluncurkan. Namun hal ini membuat pengembangan serta popularitasnya agak ketinggalan dibandingkan dengan para kompetitornya. Meski demikian, pengaplikasian gratis dan pengkodean sederhana membuatnya tetap memiliki penggemar setia.

Sponsor Link

Java

Mendengar tentang bahasa pemrograman Java mungkin membuat teringat akan format aplikasi permainan mobile zaman dahulu ketika sistem operasi ponsel pintar belum diperkenalkan.

Meski demikian, sejak dulu Java menyediakan bahasa pemrograman untuk perangkat lain, termasuk komputer. Java didirikan oleh James Gosling, seorang penikmat kopi khas Jawa, Indonesia, yang kemudian memilih nama tersebut sebagai bahasa pemrograman besutannya.

Hal yang membuat para programmer memilih bahasa pemrograman yang satu ini adalah karena kode instruksi yang sederhana namun Java dapat dioperasikan pada banyak platform berbeda.

Selain itu, Java juga memiliki arsip perpustakaan lengkap bagi para programmer dari berbagai level, mulai pemula hingga profesional. Belajar bahasa pemrograman yang satu ini tidak akan merugikan.

Terlebih, berbagai aplikasi perangkat berbasis Android yang tengah menjadi primadona selama beberapa tahun belakangan juga dibuat dengan menggunakan aplikasi bahasa pemrograman Java.

Sebab itu, mau tidak mau, bila berniat untuk menjadi pengembang aplikasi yang sesuai dengan tuntutan zaman, harus menguasai instruksi pemrograman satu ini.

Java Script

Aplikasi browser populer seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox yang hampir selalu ter-install pada unit PC di seluruh dunia tersebut menggunakan bahasa pemrograman Java Script.

Lisensinya saat ini dipegang oleh Mozilla Foundation; developer yang sama dengan Mozilla Firefox. Banyak yang mempertanyakan hubungan antara Java Script dengan bahasa Java.

Keduanya memang memiliki ikatan yang cukup kuat meski tidak diciptakan oleh developer yang sama. Setelah perilisan Java yang berfokus pada pembuatan aplikasi-aplikasi lintas sistem operasi, sebuah kelompok kreatif kemudian mengotak-atik format Java sehingga kemudian menemukan formula pemrograman Java Script yang condong pada program skrip. Format tersebutlah yang ditawarkan pada developer resmi saat ini.

Action Script

Mereka yang biasa melakukan aktivitas coding pasti sudah tidak asing dengan bahasa pemrograman yang satu ini. Platform Adobe Flash Player merupakan hasil dari pengembangan kode program ini.

Action Script memiliki tingkatan lebih sulit meskipun masih termasuk dalam bahasa pemrograman dasar. Didesain oleh Gary Grossman pada 1998, sang kreator terinspirasi dari bahasa Java dan Java Script.

C

Pelopor dari bahasa pemrograman, itulah deskripsi yang tepat untuk bahasa C. Tahun 1972, Dennis Ritchie menjadi sosok yang memperkenalkan leluhur dari bahasa pemrograman ini. Pada awalnya, C dirancang untuk keperluan teknologi telekomunikasi telepon.

Namun, seiring waktu, C berkembang ke ranah sistem jaringan komputer. C adalah dasar dari seluruh bahasa pemrograman populer masa kini.

Tidak mengherankan bila mereka yang menempuh pendidikan programmer akan belajar bahasa pemrograman ini terlebih dahulu sebelum mempelajari yang lain.

Sebab, bila tidak memahami C, maka programmer tidak akan berhasil memahami kode program lain. Saat ini, C juga telah melebarkan sayap dengan digunakan untuk pengembangan aplikasi.

C++

Sebelum C dikembangkan secara resmi, sebenarnya versi beta C++ sudah lebih dulu dibuat pada awal tahun 1970-an. Namun, karena versi C lebih diminati, akhirnya pengembangan C++ pun terbengkalai. Sampai kemudian pada tahun 1980-an, Bjarne Stroustrup mengambil alih proyek dan mengembangkannya.

C++ lantas menjadi bahasa pemrograman yang memiliki orientasi terhadap objek pertama sebelum kemunculan Action Script.

C++ kini berfungsi sebagai bahasa program untuk coding level pemula hingga menengah. Sehingga bagi programmer yang baru belajar, bahasa C++ dirasa lebih aman serta mudah untuk dipahami. Sayangnya, tidak banyak yang merekomendasikan C++ dikarenakan popularitasnya yang kalah dibandingkan para kompetitor.

C# atau C Sharp

Bahasa C# atau C Sharp merupakan hasil pengembangan lebih lanjut dari C dan C++. Developer yang mengembangkannya adalah Microsoft. Selain untuk mematahkan pandangan remeh terhadap Visual Basic, C Sharp juga dikembangkan untuk mengakomodasi kebutuhan kerangka .NET sebagai program pendukung multimedia Windows.

Objective C

Eksklusifitas iOS serta tingkat keamanannya yang tinggi tidak lain berkat jasa dari bahasa program Objective C. Bahasa ini dikembangkan secara eksklusif oleh Apple, pemegang merek dagang sistem operasi iOS berikut perangkatnya.

Sehingga, agak sulit untuk mempelajari bahasa ini sebab Apple sangat dikenal dengan privatisasinya. Namun, beberapa kebocoran terjadi sehingga Objective C mulai terbuka untuk publik.

Profesi yang Membutuhkan Keterampilan Pemrograman

Dengan semakin berkembangnya teknologi kreatif saat ini, ada banyak peluang profesi yang membutuhkan keterampilan dalam bahasa pemrograman. Sehingga, mau tidak mau, belajar bahasa pemograman menjadi sebuah tuntutan zaman. Berikut profesi yang dapat digeluti dengan bekal ketrampilan tersebut.

Sponsor Link

Programmer

Profesi yang satu ini memiliki peluang yang tinggi berkat perkembangan teknologi yang kian pesat dari masa ke masa. Seringkali programmer disamakan dengan teknisi IT, padahal kedua profesi tersebut berbeda.

Programmer memiliki job deskripsi sebagai perancang dan penyusun bahasa pemrograman hingga menjadi suatu produk komersil. Profesi inilah yang menghasilkan aplikasi-aplikasi pada perangkat pintar Anda.

Karena pekerjaannya adalah mengolah bahasa pemrograman, otomatis seorang programmer wajib untuk memahami secara menyeluruh tentang bahasa pemrograman serta dapat mengaplikasikannya dengan baik.

Proses itulah yang dikenal dengan istilah coding. Penghasilan dari menjadi seorang programmer sangatlah menjanjikan. Terlebih jika mendapatkan klien lembaga atau perusahaan berskala besar.

Teknisi IT

Mereka yang memperbaiki perangkat PC, baik hardware, software, maupun server jaringan, itulah yang disebut sebagai teknisi IT. Untuk dapat memperbaiki komponen lunak PC, mereka harus menguasai bahasa pemrograman pemula hingga tingkat lanjut dengan baik. Bila tidak, maka kerusakan perangkat berpotensi semakin parah. Untuk pelaku profesi ini dapat bekerja pada perusahaan maupun membuka jasa perseorangan.

Developer

Profesi developer biasanya berkaitan erat dengan programmer, sebab umumnya mereka menjalin kerja sama sebagai sebuah tim di mana programmer bertugas membuat sebuah produk sedangkan developer yang memastikan kelayakan serta menganalisa potensi kegagalannya. Untuk dapat melakukan tugasnya, tentu developer harus memiliki ketrampilan bahasa pemrograman yang mumpuni.

Tugas developer lebih banyak dibandingkan programmer. Mereka juga bertugas menawarkan dan melakukan peninjauan produk secara berkala, lalu mengatur manajemen perusahaan atau tim secara keseluruhan.

Termasuk tanggung jawab dengan klien jika muncul ketidakpuasan terhadap produk. Sebab itu, menjadi wajar bila profesi developer memiliki penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan programmer.

Desainer UI

User Interface atau UI memerlukan kemampuan pengolahan bahasa pemrograman yang cukup. Tugas dari desainer UI ini adalah memastikan desain tampilan produk yang diterima oleh konsumen memiliki keseimbangan dan stabilitas, baik dari pemilihan warna maupun tata letaknya. Gaji desainer UI ini cukup tinggi. Mereka juga bebas memilih bekerja sebagai karyawan tetap atau pekerja lepas.

Jasa SEO

Menjadi penyedia jasa SEO meliputi banyak tawaran layanan, salah satunya pembuatan website untuk klien. Dalam membuat website tersebut, otomatis diperlukan kemampuan penyusunan bahasa pemrograman.

Profesi ini merupakan ladang bisnis yang sangat menggiurkan karena penghasilan yang didapat sangat besar dengan modal relatif minim, ditambah jumlah klien yang terus bertambah.

Melalui ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa belajar bahasa pemrograman tidak akan sia-sia. Selain menambah pengetahuan serta memiliki ketrampilan baru, pengalaman tersebut dapat pula memberikan kesempatan untuk menjadi pelaku bisnis ekonomi kreatif yang dapat menciptakan lapangan kerja sendiri tanpa perlu bergantung pada orang lain.

Apakah Anda memiliki masalah dalam menjalankan bisnis online? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol