Bahasa Pemograman Paling Populer dan Mulai Banyak Digunakan

 

Bahasa pemograman sudah tidak asing lagi di dunia IT. Bahasa koding atau pemrograman sendiri merupakan perintah atau instruksi untuk memerintah komputer yang terdiri dari himpunan syntax yang biasanya terdiri dari baris bentuk biner agar mudah dimengerti oleh komputer.

Bagi Anda yang sudah terjun di dunia IT pasti sudah tidak asing lagi dengan sistem kerja bahasa pemograman.

Memahami bahasa pemograman sangatlah penting terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan komputer. Tanpa bahasa koding, komputer tidak akan berjalan karena komputer bisa mengolah informasi dari bahasa koding yang diinput. Lantas, sebenarnya apa fungsi bahasa koding sendiri?

Fungsi Bahasa Pemograman

Dari pengertian bahasa pemograman sebenarnya sudah sangat jelas fungsinya bahwa fungsi bahasa koding adalah memerintahkan komputer untuk mengolah data yang kita kehendaki. Produk dari bahasa pemograman meliputi program ataupun aplikasi.

Aplikasi dibentuk tidak dengan mudah melainkan berdasarkan pengetahuan dan kreativitas pengembang aplikasi yang berkomunikasi dengan mesin. komunikasi antara pengembang dan mesin ini dilakukan dengan menggunakan bahasa koding.

Bahasa yang diketikkan atau diinput pada mesin inilah yang akan diolah dan dapat menghasilkan suatu fungsi. Kegiatan ini disebut koding atau pemograman.

Bahasa koding tidak hanya berfungsi untuk mengolah computer namun juga memediasi dalam menghasilkan suatu produk (aplikasi atau web). Perkembangan bahasa koding di seluruh dunia sangat pesat, bahasa yang sering kita dengar seperti C, C++, Python, Cobol, PHP dan masih banyak lainnya

Aplikasi yang dihasilkan dari pemanfaatan bahasa koding misalnya antivirus, aplikasi mobile, aplikasi game, hingga yang paling berbahaya adalah aplikasi hacking.

Sponsor Link

Tingkatan Bahasa Pemograman

Bahasa koding atau pemrograman dibagi menjadi 3 tingkat yaitu rendah, tengah dan tinggi. Bahasa tingkat rendah biasanya berisi tentang instruksi dengan menggunakan bahasa biner. Kode ini akan diterjemahkan tanpa melalui kompilasi.

Bahasa koding tingkat menengah merupakan bahasa koding yang instruksinya berupa mnemonic code. Bahasa koding ini masih memiliki banyak kekurangan jika dibandingkan dengan bahasa koding tingkat tinggi. Bahasa atau perintah yang diberikan perlu diterjemahkan kedalam bahasa Assembler (bahasa mesin) terlebih dahulu untuk bisa diolah.

Tingkatan tertinggi bahasa koding adalah high level programming language atau bahasa tingkat tinggi. Bahasa ini jauh lebih modern daripada kedua bahasa di bawahnya karena instruksi yang disampaikan sangat mudah untuk dipahami manusia. Biasanya menggunakan bahasa Matematika atau bahasa Inggris.

Contoh bahasa koding tingkat tinggi adalah C, Java, PHP, Python, Swift dan JavaScript. Bahasa koding di berbagai tahun semakin banyak peminat untuk dipelajari sehingga membuat diantaranya popular karena sangat diminati oleh para programmer. Beberapa di bawah ini adalah bahasa pemograman populer di Indonesia.

PHP

PHP yang merupakan singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor, bahasa koding yang sangat populer digunakan di Indonesia. Bahasa koding ini banyak digunakan selain gratis, bahasa koding ini dibuat memang untuk mengembangkan website agar lebih dinamis.

Bahasa koding ini pertama dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf. Selain itu, bahasa koding ini yang paling mudah dipelajari karena himpunan sintaks yang sederhana. Contoh pengaplikasian PHP dalam website-website terkenal yaitu Digg, WordPress, Facebook, Wikipedia, Joomla dan blogger.

Bahasa koding ini disebut sebagai server side membuat PHP bisa diproses dengan menggunakan komputer server. Jika dibandingkan dengan client side seperti Javascript sungguh berbeda karena JavaScript bisa diproses pada browser.

Fungsi bahasa koding ini yang digunakan untuk pengembangan web berfungsi untuk menyesuaikan tampilan konten dari web. Bahasa koding ini bersifat open source karena bisa dikembangkan oleh siapa saja dan juga gratis.

C#

C Sharp atau biasa ditulis C# merupakan bahasa koding yang dikembangkan oleh Microsoft untuk kerangka NET Framework. Bahasa koding ini dipengaruhi oleh bahasa koding lain seperti Java, Delphi dan masih banyak lagi.

Bahasa koding ini terus dikembangkan menjadi lebih kuat untuk kepentingan pembuatan aplikasi, web maupun untuk software untuk PC. C Sharp dapat dijalankan di berbagai operating system yaitu Linux, Mac, Android, iOS). Selain itu C# merupakan gabungan dari C dan C++ yang kebanyakan digunakan untuk mengembangkan aplikasi dengan menggunakan OS windows.

C

Bahasa C ini sering disebut induk dari berbagai bahasa koding. Bahasa ini termasuk bahasa koding yang tertua karena dikembangkan mulai dari tahun 1970 oleh Dennis Ritchie. Sebelum bahasa koding ini lahir, ada bahasa koding lain yang disebut bahasa B. Bahasa koding B akhirnya tumbang karena tidak mampu untuk memanfaatkan fitur PDP seri terbaru dan akhirnya Dennis Ritchie berusaha keras untuk membuat bahasa koding baru yang dikenal sebagai bahasa C yang kepopuleranya bertahan hingga saat ini.

Bahasa C pertama dijalankan pada OS Unix dan memberikan pengaruh yang sangat besar. Sebagian besar kernel di OS Unix tersedia menggunakan bahasa C. Perkembangan bahasa C meningkat secara signifikan dan saat ini digunakan sebagai kurikulum di berbagai sekolahan.

Di Indonesia, bahasa C sangat populer terutama digunakan pada sebagian perguruan tinggi khusus jurusan IT sebagai dasar bahasa koding sebelum mempelajari bahasa yang lain.

Bahasa koding yang berhasil dikembangkan dari bahasa C misalnya C++, C#, Java, Objective-C,dan lain sebagainya. Namun terkadang saat ini bahasa C masih sering digunakan untuk pembelajaran siswa untuk mengembangkan sebuah software untuk berbagai OS (Windows, Linux, Mac dll). Fungsi umum bahasa C untuk pemrograman sistem dan jaringan.

Java

Bahasa koding ini sangat ramah untuk digunakan di berbagai platform yang ada di mobile maupun di PC. Nama ini diambil dari pengembang bahasa ini yang sangat menyukai kopi tubruk dari Pulau Jawa.

Bahasa koding ini bersifat client side yaitu pemrosesan data bisa dilakukan oleh client yang dijalankan menggunakan web browser. Contohnya adalah Mozilla Firefox atau Google Chrome.

Java merupakan bahasa pemograman yang sangat populer hingga tahun 2019 ini, selain bisa dijalankan pada bermacam-macam OS, bahasa Java hampir sama dengan bahasa C++ yang termasuk bahasa yang berorientasi objek. Programmer juga dirasakan lebih mudah dalam mempelajari dan menggunakannya.

Library yang dimiliki Java sangat lengkap dan ini mempermudah programmer dalam mencari data-data yang dibutuhkan.Aplikasi yang banyak dikembangkan di Android juga menggunakan bahasa Java. Java banyak menggunakan kode yang ada pada bahasa C dan C++.

Python

Bahasa Python merupakan bahasa koding yang dikembangkan oleh Guido van Rossum. Bahasa koding seperti Python merupakan bahasa pemograman yang mudah dipelajari, pasalnya bahasa koding ini menggunakan bahasa Inggris yang mudah untuk dimengerti.

Bahasa koding ini biasanya digunakan para programmer untuk mengembangkan aplikasi. Pengguna python sendiri adalah para developer aplikasi seperti Aplikasi Hacking, Command Line, Apbile Mobile dan masih banyak aplikasi lain yang dikembangkan dengan menggunakan Python ini.

Struktur syntax yang sangat rapi membuat Python mudah dan cepat dipahami. Untuk Anda yang pemula di bidang IT dan ingin belajar koding mungkin inilah bahasa pemograman yang cocok untuk Anda.

Jika Anda ingin mempelajari bahasa pemograman ini cukup siapkan bahan yang diperlukan yaitu Python dan Teks Editor (program untuk menulis kode). Lebih mudah lagi bahasa koding ini digunakan pada OS Linux dan tidak perlu install karena Linux sudah memfasilitasi pengguna dengan bahasa koding ini.

Sponsor Link

C++

Bahasa C++ ditemukan oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1970. Bahasa C++ ini sangat berguna untuk media pembelajaran pemrograman algoritma karena memiliki kemampuan dalam menangani managing memory.

Selain itu bahasa koding C++ memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengeksekusi kode, maupun aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa ini dapat berjalan optimal. Para pengguna aplikasi bentukan dari C++ adalah perusahaan besar untuk kebutuhan kode yang kritis pada kecepatan dan sumber daya yang digunakan.

Bahasa koding C++ berkembang dari bahasa C dimana keduanya memiliki syntax yang mirip. Dalam menyelesaikan masalah dari kedua bahasa ini berbeda. Untuk bahasa C++ menyelesaikan masalah pada objek yang dibagi dalam kelas-kelas, sedangkan untuk bahasa C membagi masalah ke dalam sub masalah yang lebih kecil ini disebut dengan bahasa koding procedural.

Bahasa C++ disebut dengan Object Oriented Programming. Semula bahasa ini dikembangkan untuk bahasa koding dari Unix. Namun bahasa koding ini saat ini telah menjadi versi yang dominan.

Bahasa koding C++ diformulasikan untuk kegiatan pemrograman termasuk pemrograman performa tinggi dengan skala yang besar. Bahasa C++ disebut juga dengan typing static sehingga untuk pengecekan type dilakukan kompilasi dan tidak dilakukan saat eksekusi.

Ruby

Yukihiro Matsumoto dari Jepang merupakan pengembang bahasa Ruby. Bahasa Ruby merupakan bahasa koding yang open source, produktif dan pemahamannya mudah. Sesuai dengan lambangnya batu ruby, bahasa ini memiliki kode yang elegan, mudah dibaca dan ditulis.

Fungsi bahasa koding Ruby adalah untuk mengembangkan GUI, web dan untuk membuat aplikasi web. Situs web terkenal yang dikembangkan dengan bahasa koding ini adalah Twitter, Groupon, Airbnb, Hulu.

Bahasa Ruby sangat populer di kalangan programmer karena sangat mudah. Syntax Ruby sering digunakan oleh para pengguna bahasa lain seperti Python, Perl, atau Java.

Selain mudah serta memiliki library yang lengkap, bahasa Ruby memiliki komunitas yang cukup besar. Komunitas ini bisa digunakan sebagai sumber belajar. Pembahasan mengenai koding ini seringkali dibahas di situs koding social yaitu GitHub.

Swift

Bahasa koding Swift dikembangkan oleh Perusahaan Apple Inc. Bahasa ini dikembangkan khusus untuk mengembangkan aplikasi untuk platform produksi Apple Inc. Sayangnya, penggunaan bahasa koding ini terbatas untuk OS buatan Apple seperti Mac, iOS dan platform lainnya. Aplikasi yang dikembangkan ini sebagian besar dikomersilkan dan harganya pun mahal.

Salah satu keunggulan dibandingkan dengan Python ataupun Objective-C adalah kemampuan algoritma pencariannya. Selain itu syntax pada Swift lebih mudah dibaca dan dipahami karena ketersediaan API lebih banyak sehingga mempermudah programmer dalam mengembangkan aplikasi.

Pada Swift penulisan perintah tidak perlu lagi untuk menyebutkan tipe data, juga tidak perlu menuliskan tanda semicolon pada baris akhir, sedangkan pada bahasa lain seperti Objective-C harus menuliskan tanda semicolon pada tiap baris akhir karena jika hal ini tidak dilakukan maka akan terjadi error.

Bagi Anda yang masih pemula dan ingin mempelajari tentang pemrograman, bahasa Swift pantas dicoba karena bahasa koding ini tidak serumit bahasa Objective-C. Bahasa ini diklaim sebagai bahasa koding tercepat bahkan jika dibandingkan dengan Java ataupun Python.

Kinerja aplikasi yang dikembangkan dengan Swift terbukti lebih cepat dank arena sifat bahasa ini yang open source. Membuat bahasa koding ini melibatkan banyak pihak untuk ikut mengembangkannya.

Keunggulan lain yang ditunjukkan Swift adalah keamanan yang terjamin dan memiliki manage memori yang sangat bagus sehingga masalah yang dikhawatirkan oleh programmer tentang manage memori menjadi teratasi.

Manajemen memori sendiri memiliki arti mekanisme mengatur memori pada sistem DOS, yang mempengaruhi data yang akan diproses dan diletakkan pada antrian. Pada sistem kerja bahasa Swift, manajemen memori tidak perlu dikhawatirkan sehingga keamanan data yang diproses tidak akan menjadi hambatan.

Kepopuleran Swift tak perlu diragukan lagi karena sangat diminati di seluruh dunia. Oleh sebab itu permintaan pasar untuk mencari pengembang bahasa koding ini sangat tinggi karena tergolong sebagai bahasa yang masih baru dan belum banyak programmer yang bisa akrab dengannya.

Typescript

Hal yang baru lagi di dunia koding selain Swift adalah bahasa Typescript. Bahasa Typescript merupakan bahasa koding yang dikembangkan oleh Perusahaan Microsoft. Type script dikembangkan pertama kali pada tahun 2012, hingga akhirnya bahasa Typescript terus dikembangkan pada tiap tahunnya.

Bahasa ini dirancang khusus untuk mengembangkan aplikasi yang besar dan bertrans kompilasi ke Javascript. Bahasa Typescript merupakan superset sintaks dari Javascript yang merupakan program yang valid. Aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan Type Script contohnya aplikasi pada Windows 8.

Sponsor Link

ActionScript

Bahasa koding ke sepuluh adalah Action Script. Bahasa ini dibuat berdasar pada ECMAScript. Sama seperti bahasa koding yang telah disebutkan di atas, bahasa koding ini banyak digunakan untuk mengembangkan software ataupun situs web yang menggunakan Adobe Flash Player.

Bahasa Action Script pertama dikembangkan oleh Perusahaan Macromedia dan saat ini pengembangannya dilanjut oleh Adobe karena telah membeli Macromedia di tahun 2005.

Actionscript memiliki fungsi yaitu untuk mengontrol navigasi dari animasi yang dibuat dengan menggunakan Actionscript ini sehingga animasi bisa berhenti dari satu frame ke frame yang lain berdasarkan kehendak user.

Selain sebagai pengontrol navigasi dan menciptakan animasi, bisa digunakan sebagai penyampai informasi yang diterimanya dari user untuk dikirimkan ke server dan diolah. Kemampuannya sebagai penyampai informasi membuat bahasa ini bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Flash.

Menyambung dari fungsi sebagai pengontrol informasi, Actionscript bisa berinteraksi dengan server sehingga mendapatkan data yang digunakan untuk update informasi yang akan ditampilkan kepada user.

Pada dasarnya Action Script digunakan untuk mempermudah menciptakan aplikasi ataupun Animasi. Semakin rumit animasi Flash maka semakin banyak memakan frame. Untuk itu digunakan Action Script untuk mengurangi penggunaan frame pada animasi.

Demikian pembahasan tentang 10 bahasa koding yang populer di Indonesia. Jika Anda tertarik di bidang IT dan ingin mendalaminya tidak ada salahnya untuk mengembangkan salah satu dari kesepuluh bahasa koding di atas.

Inti dalam belajar sesuatu adalah jangan gunakan pengetahuanmu untuk hal-hal yang merugikan banyak pihak. Contohnya membuat aplikasi dengan tujuan untuk melakukan kejahatan. Semoga artikel di atas bermanfaat bagi kita semua.

Apakah Anda memiliki masalah dalam menjalankan bisnis online? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Tell Us What You Think
0Like0Love0Haha0Wow0Sad0Angry