Bahasa Java | Belajar dari Dasar hingga Mahir Untuk Pemula

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Membicarakan tentang bahasa Java akan sedikit rancu. Bagi para penggemar teknologi, mungkin akan langsung mengorelasikannya dengan bahasa pemrograman. Namun, untuk kalangan awam, akan salah menginterpretasikannya sebagai bahasa daerah Jawa. Apakah Anda mengetahui apa itu bahasa pemrograman Java berikut kelebihan dan fungsinya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian dan Sejarah Bahasa Pemrograman Java

Secara sederhana, Java merupakan bahasa program tingkat dasar yang wajib dipahami oleh mereka yang menggemari atau bergelut di bidang IT.

Sementara, secara teknis, Java adalah bahasa pemrograman yang memiliki orientasi terhadap objek. Dengan kata lain, menguasai pemrograman Java memungkinkan untuk Anda menciptakan aplikasi berbagai platform.

Pencipta dari Java sendiri bernama James Gosling. Kala itu, pada awal 1990-an, Gosling bernaung di bawah perusahaan Sun Microsystems. Java sendiri diramu menggunakan pakem bahasa pemrograman C dan C++. Namun, Gosling berusaha meminimalisir sintaksisnya agar terbaca oleh berbagai mesin Java Virtual Machine (JVM) dan dijalankan.

Gosling, sejak semula telah menetapkan pedoman Java dengan prinsip ‘write once, operate everywhere’ atau ‘tulis sekali, jalankan di mana pun’.

Sebab itulah, Bapak Java tersebut membuat bahasa pemrograman tersebut memiliki independensi minimal. Sehingga kemudian dapat terbaca dan beroperasi dengan cepat pada aneka platrform PC maupun telepon seluler.

Versi resmi pertama dari Java dirilis tahun 1996 dan terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi dunia. Namun, perlu diketahui bahwa pada setiap penerapan bahasa Java, terdapat paket standar yang menjadi elemen wajib pemrograman menggunakan bahasa tersebut, yaitu:

  • lang : elemen-elemen dasar Java.
  • io : input dan output berkas atau dokumen.
  • util : pelengkap struktural data dan penanggalan.
  • net : pengadaan jaringan TCP / IP.
  • awt : pengaturan antar muka (UI) untuk pengguna.
  • Appalet : berkaitan dengan antar muka versi website.
Sponsor Link

Fungsi Java dalam Pembuatan Aplikasi

Selanjutnya, dari segi fungsi untuk membuat sebuah aplikasi, Java memiliki kegunaan sebagai berikut :

Bahasa Pemrograman Sederhana

Menggunakan dasar C++ dengan penyederhanaan sintaks, bisa dipastikan bahwa Java merupakan bahasa pemrograman sederhana.

Sehingga, ketika diterapkan dalam pembuatan aplikasi, Java memiliki tingkat kesulitan maupun kerumitan yang relatif rendah. Dengan demikian, aplikasi dapat dibuat lebih cepat serta lebih mudah untuk dijalankan.

Fokus Pada Objek

Fokus dari bahasa pemrograman Java adalah objek. Sehingga, ketika bertemu dengan satu kelompok objek yang serupa, aplikasi dengan pemrograman Java dapat berkomunikasi satu sama lain.

Pengamanan Berlapis

Bahasa pemrograman Java membutuhkan keamanan bertingkat ketika diterapkan dalam pembuatan aplikasi. Minimal patch keamanan Java mencapai tiga rangkap. Sehingga, keamanan atau security level aplikasi berbasis Java relatif tinggi. Hal ini kemudian akan mengurangi risiko penyalahgunaan oknum tidak bertanggung jawab.

Perluasan Platform

Salah satu fungsi utama dari pemrograman Java adalah generalisasi platform. Maksudnya, penerapan bahasa pemrograman tersebut membuatnya bisa memperluas kompatibilitas platform di mana aplikasi terkait dapat dijalankan. Sehingga, satu kali penyusunan, aplikasi dapat digunakan untuk bermacam platform sekaligus dengan sedikit modifikasi tanpa perlu menuliskan sejak awal.

Exception Handling

Pemrograman Java memiliki fungsi exception handling yang biasa disebut juga proses penyortiran. Di sini, kesalahan kode program akan terdeteksi lebih dini. Sistem kemudian otomatis menguncinya untuk diperbaiki, tanpa merusak struktur pemrograman yang telah dibuat secara keseluruhan. Dengan kata lain, pencegahan strukturisasi ulang.

Dukungan Native Method

Bahasa Java mendukung native method atau bahasa asal. Jadi, pemrogram yang kurang menguasai penyusunan dasar Java kemudian dapat membuat strukturalnya menggunakan bahasa pemrograman lain, seperti C atau C++.

Kemudian programer dapat dengan mudah mengonversinya ke Java. Sehingga, proses pembuatan aplikasi dapat berjalan lebih cepat.

Garbage Collector

Pemrograman aplikasi dengan menggunakan Java membuatnya memiliki fungsi garbage collector atau pengumpul sampah secara otomatis. Sampah tersebut merupakan kumpulan kesalahan dari strukturisasi pemrograman Java.

Fungsi tersebut akan mengamankan memori keseluruhan aplikasi agar tidak terbebani. Sekaligus pula memudahkan programer untuk mengoreksi program tanpa perlu melakukan penyuntingan dan pembuangan sampah manual.

Daftar Pustaka Lengkap

Fungsi selanjutnya dari bahasa pemrograman Java adalah koleksi daftar pustaka yang lengkap. Hal ini memudahkan programer untuk membuat struktural aplikasi sesuai dengan keinginan tanpa takut kekurangan bahan sumber.

Graphical User Interface

Fungsi yang diusung bahasa pemrograman Java ini memungkinkan aplikasi menjadi lebih user friendly. Tidak banyak bahasa program lain yang menawarkan fungsi tersebut. Jikapun ada, biasanya merupakan kode program tingkat tinggi sehingga penerapannya pun lebih rumit.

Penyempurna C++

Meskipun merupakan versi penyintaksan sederhana dari C++, tidak berarti Java berada di bawah bahasa pemrograman tersebut. Justru, Java merupakan penyempurna dari C++ yang menawarkan lebih banyak keleluasaan terhadap programer dalam menciptakan aplikasi.

Padahal, penyusunan program Java tidak terlalu rumit, namun menawarkan kontrol lebih dibandingkan C++.

Sistem Operasi yang Mendukung Bahasa Pemrograman Java

Sebagaimana telah sedikit disinggung di atas, bahwa bahasa Java dapat diaplikasikan untuk berbagai platform atau sistem operasi dari perangkat PC maupun telepon seluler. Apa saja sistem operasi yang didukung oleh Java hingga saat ini?

Windows

Mayoritas PC di seluruh dunia, kecuali besutan perusahaan Apple, semuanya menggunakan sistem operasi Windows dari Microsoft. Tentu saja hal itu membuat Windows user sebagai pasar yang kuat untuk sebuah bahasa pemrograman. Hal itu tidak luput dari pengamatan pemilik lisensi Java. Sejak pengembangan awal, Java telah didesain kompatibel dengan OS tersebut.

iOS

Meski tidak memiliki pangsa pasar yang luas seperti Windows, namun iOS yang merupakan OS eksklusif Apple memiliki penggemar yang loyal terhadap produk mereka. Sebab itulah, Java juga berusaha keras membujuk pihak Apple untuk memberikan lisensi agar aplikasi berbasis bahasa pemrograman tersebut dapat diterapkan pada seluruh perangkat dengan OS iOS.

Linux

Perangkat bersistem operasi Linux memang sangat terbatas. Padahal, OS untuk PC ini memiliki kebebasan source yang lebih luas dibandingkan Windows, apalagi iOS. Masalahnya adalah strukturnya terlalu rumit sehingga penggunanya pun rata-rata dari kalangan terbatas yang cukup paham IT, seperti programer. Meski begitu, Java juga support OS yang satu ini.

Android

Memasuki sistem operasi ponsel pintar masa kini, Java pun tidak ingin melewatkan momen. Semula, selama beberapa tahun awal operasional Android, Java kesulitan merancang pemrograman supaya kompatibel dengan sistem operasi yang mendobrak stigma sistem operasi pintar tersebut. Namun berkat kegigihannya, Java telah sukses diterapkan pada berbagai perangkat Android saat ini.

Windows Mobile

Walaupun produksi OS Windows untuk perangkat seluler telah dihentikan, justru Java lebih dulu kompatibel dengan OS ini dibandingkan OS lain ponsel pintar. Hal tersebut tidak terlepas dari kompatibilitas bahasa Java dengan OS Windows versi PC selama puluhan tahun. Sehingga, konversi pada versi Windows Mobile pun tidak terlalu sulit.

Blackberry OS

Walaupun Blackberry telah kehilangan masa kejayaannya, namun tidak lantas membuatnya ditinggalkan oleh pemrograman Java. Hingga saat ini, Java masih sangat kompatibel dengan semua perangkat bersistem operasi Blackberry.

Tingkat keamanan Java yang tinggi membuatnya mudah menaklukkan pihak Blackberry untuk bekerja sama sejak OS tersebut mewabah pada tahun 2000-an.

Symbian OS

Pernah menjadi primadona, Symbian merupakan partner sistem operasi yang turut membangun nama besar bahasa pemrograman Java. Ketika ponsel-ponsel dengan OS Symbian menjadi tren, Java selalu menjadi basis dari aplikasi yang disematkan. Hingga saat ini, bahasa pemrograman tersebut masih bisa digunakan untuk OS Symbian yang masih berjalan pada ponsel-ponsel lawas.

Jika sistem operasi di atas telah lama dan masih mendukung pengoperasian aplikasi berbasis bahasa Java, tidak lantas membuat developernya berpuas hati.

Saat ini, Sun Mycrosystem tengah mengupayakan kerja sama dengan OS baru yang digadang akan melemahkan dominasi raksasa sistem operasi saat ini, seperti Tizen, Mozilla OS, Aliyun OS dan lain-lain.

Teknik Penerapan Bahasa Java

Secara teknis, bahasa pemrograman Java dapat diaplikasikan dengan dua cara, yaitu:

Teknik Interpretasi

Metode pertama adalah dengan metode interpretasi. Jadi, pemrograman yang telah disusun sedemikian rupa harus diterjemahkan dahulu ke bahasa yang dipahami oleh perangkat. Proses inilah yang disebut interpretasi atau penerjemahan. Bahasa mesin sendiri disebut juga bahasa biner. Setelah melewati proses tersebut, barulah program Java itu dapat dieksekusi.

Teknik Kompilasi

Teknik lain dari pengaplikasian bahasa pemrograman Java adalah kompilasi. Tanpa melalui proses penerjemahan terlebih dahulu, program yang telah disusun langsung dieksekusi.

Sekilas, metode kompilasi tampak lebih efisien dan efektif dibandingkan teknik interpretasi. Memang, dari segi waktu dan proses lebih hemat dan praktis metode kompilasi.

Namun, dari sisi kompatibilitas, teknik interpretasi lebih disarankan. Jika Anda langsung mengeksekusi program tanpa melalui penerjemahan biner, program tersebut menjadi bersifat dependen atau bergantung.

Maksudnya, program yang telah jadi melalui teknik kompilasi kemudian tidak terbaca oleh platform lain. Contohnya, jika Anda membuatnya di perangkat Linux, program menjadi tidak terbaca pada perangkat Windows. Dampaknya, bila Anda ingin mengaplikasikan program Java ke platform lain, Anda harus melakukan penyusunan ulang dari awal.

Sponsor Link

Lapisan Keamanan Bahasa Pemrograman Java

Telah sedikit disinggung tentang keamanan bahasa pemrograman Java yang berlapis. Adapun lapisan-lapisan bahasa program tersebut adalah sebagai berikut.

  • Bytecode Verifier : lapis pertama pengaman pada bahasa pemrograman Java ini memungkinkan bytecode terbaca dan dianalisa secara menyeluruh. Jika aturan-aturan dasar terpenuhi, baru program dapat dijalankan.
  • Class Louder : lapisan ini membantu proses interpretasi bahasa pemrograman dengan runtime interpreter.
  • Security Management : lapisan terakhir ini berkaitan dengan izin apakah program mendapatkan akses ke sumber lain dari perangkat sehingga memastikan tidak ada data yang tersentuh secara ilegal.

Cara Sederhana Pembuatan Program Java

Bagi programer yang ingin menggunakan bahasa Java ke dalam program ataupun aplikasi buatannya, maka terdapat prosedur sederhana yang harus dilalui. Yaitu, membuat Hello World. Sebenarnya, bahasa pemrograman apa pun membutuhkan Hello World. Namun, untuk Java, penerapannya agak sedikit lebih rumit. Tetapi jika mempertimbangkan manfaatnya hal itu bukan masalah.

Contoh kode program sederhana Java adalah:

public class HelloWorld {
 
    public static void main(String[] args) {
        System.out.println(“Hello World…”);
    }
}

Keterangan:

  • Public memiliki arti bahwa komponen seperti objek dan method dapat diakses dari class
  • Class merupakan kata kunci pembuatan class
  • Static mengarah pada petunjuk bahwa method program tidak memerlukan instansiasi.
  • Void adalah perintah agar method tidak melakukan tindakan imbal balik kosong.
  • out.println() adalah kata kunci perintah impor method otomatis.

Sebagai catatan, nama class dengan fail harus sama. Bila tidak, program yang telah disusun akan menolak untuk dijalankan. Atau, dalam beberapa kasus, program sukses dieksekusi namun setelah beberapa saat penggunaan sering mengalami crashing.

Kelebihan dan Kekurangan Bahasa Pemrograman Java

Bersaing ketat dengan HTTP, C, dan C++ sebagai bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan di dunia, bahasa program Java memiliki keunggulan yang tidak tersaingi kompetitor. Apa saja kelebihan dari bahasa pemrograman yang satu ini?

  • Java mudah dikembangkan. Bahkan pemula yang baru mempelajari bahasa pemrograman pun tidak sulit untuk mengembangkannya. Khususnya untuk aplikasi. Java saat ini menjadi bahasa program utama untuk dijadikan basis pengembangan oleh para developer dan programer.
  • Java bersifat multiplatform. Sekali lagi, hal ini adalah daya saing utama dari Java. Kompatibilitasnya dengan berbagai platform atau sifat tidak mengeksklusifkan diri sangatlah jarang dimiliki bahasa pemrograman lain. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi developer sehingga tidak perlu menulis sebuah program yang sama berulang kali untuk penyesuaian dengan platform
  • Bahasa Java mudah dalam penyusunan script-nya. Pedoman untuk pembuatan program maupun aplikasi berbasis Java lebih mudah dipelajari, dimengerti, serta dieksekusi. Sehingga tidak memerlukan skill tinggi untuk penerapannya.
  • Usability atau kegunaan Java sangat besar ketika diterapkan pada program dan aplikasi. Sebab itu, sedikit sekali presentase kekecewaan yang muncul bila menggunakan bahasa pemrograman ini.
  • Java bersifat dinamis. Artinya, bahasa pemrograman ini terus mengikuti perkembangan zaman, terutama dari sektor teknologi. Pihak developer sendiri secara konsisten mengembangkan kompatibilitasnya sehingga tidak tersaingi oleh kompetitor dan memperluas jangkauan platform. Karena itu, Java tidak pernah berada pada posisi ketinggalan zaman.
  • Bahasa pemrograman Java menghasilkan interface atau tampilan program dan aplikasi yang apik. Sangat user friendly atau mudah untuk dijalankan. Kemudahan ini akan membuat target user dari program maupun aplikasi lebih mudah tertarik sesuai harapan developer bersangkutan.

Namun, dengan sederet keunggulan di atas, apakah membuat Java tidak memiliki celah atau kekurangan? Tentu saja tidak. Java tetap memiliki beberapa kelemahan, antara lain:

  • Konsumsi memori yang tinggi. Penggunaan program atau aplikasi berbasis Java telah dikenal menghabiskan space pada perangkat operasi. Tentunya hal ini akan berdampak negatif dari beban kerja perangkat yang menjadi lebih berat. Jika tidak terjadi hal demikian, disarankan RAM dan memori internal mencukupi. Terutama untuk aplikasi di ponsel pintar.
  • Aplikasi atau program berbasis Java mudah didekomplikasi atau istilah teknisnya adalah oprek. Jadi, pengguna dapat mengotak-atiknya kemudian me-restrukturisasi sesuai keinginan. Hal ini dapat berimbas buruk jika kemudian aplikasi yang diotak-atik bertujuan untuk transaksi keuangan meskipun dari Java sendiri telah memasang patch keamanan tiga lapis.
Sponsor Link

Java Masih Menjadi Bahasa Pemrograman Andal

Setelah memahami tentang pengertian, fungsi, hingga kelebihan dan kekurangan bahasa Java, dapat disimpulkan bahwa bahasa pemrograman tersebut masih sangat andal.

Melalui pengalaman selama lebih dari satu dekade, Java telah membuktikan pengaruhnya yang kuat pada berbagai platform sistem operasi yang membuatnya sulit digulingkan oleh para pesaing.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan aplikasi? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada pengembangan aplikasi, kami juga memiliki kemampuan dalam memperbaiki bug maupun eror pada aplikasi yang sedang dikembangkan sehingga dapat membantu menyelesaikan permalasahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol