Cara Membuat Aplikasi di Play Store yang Mudah

 

Negara Indonesia merupakan salah satu pangsa pasar potensial bagi produsen produsen gadget untuk pemasaran. Ya, tercatat lebih dari 1000 jenis dan model gadget terjual setiap harinya dan rata rata jenis gadget entah itu smartphone ataupun tablet yang menggunakan sistem berbasis Android yang paling laku di pasaran.

Maka, tak heran jika di Indonesia banyak sekali jenis smartphone ataupun tablet berbasis Android seperti Samsung, Oppo, Xiaomi, Asus, dan gadget berbasis Android lainnya ini lebih banyak terjual dibandingkan dengan gadget yang menggunakan sistem operasi lainnya seperti sistem operasi iOS milik gadget besutan Apple, Inc.

Apa Kelebihan Sistem Operasi Android Dibandingkan dengan Sistem Operasi Gadget Lainnya?

Mengapa orang Indonesia lebih memilih menggunakan gadget dengan sistem operasi Android dibandingkan dengan gadget yang menggunakan basis sistem operasi lainnya seperti iOS milik Apple, Inc? Sebab, gadget dengan sistem operasi Android ini memiliki berbagai kelebihan kelebihan yang tentunya tidak dimiliki oleh sistem operasi lainnya.

Maka dari itu, inilah beberapa kelebihan kelebihan dari sistem operasi Android dibandingkan dengan sistem operasi lainnya. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  1. Memiliki desain grafis yang lebih stylish serta mampu mendownload serta menginstall aneka ragam jenis aplikasi melalui aplikasi bawaan yakni Google Play Store.
  2. Memiliki sifat open source dalam artian memberikan ruang bagi para developer application atau pengembang sebuah aplikasi berbasis Android untuk membuat hingga mengembangkan aplikasi aplikasi canggih agar dapat digunakan oleh para pengguna gadget berbasis sistem Android. Untuk cara membuat aplikasi di playstore, nantinya akan kami bahas lebih lanjut.
  3. Pengguna gadget berbasis sistem operasi Android ini lebih leluasa dalam memilih jenis aplikasi apakah yang akan diinstall pada gadget miliknya.
  4. Pada sistem operasi Android, terdapat beberapa jenis jenis aplikasi mulai dari aplikasi game hingga aplikasi editing foto tentunya Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun karena beberapa aplikasi pada sistem Android ini dapat Anda unduh secara gratis atau tidak berbayar. Anda cukup download melalui aplikasi bawaan dari sistem operasi Android yakni Google Play store.
  5. Para developer application atau pengembang aplikasi tentunya lebih sering mengupdate atau memperbarui aplikasi yang dikembangkannya sehingga para pengguna gadget berbasis Android dapat dengan mudah untuk mengupdate aplikasi yang diinginkannya.
  6. Nah, untuk gadget yang menggunakan sistem operasi Android ini tentunya dapat memodifikasi ROM gadget. Namun, dengan satu syarat yakni memiliki ruang kosong ROM internal yang cukup untuk modifikasi ROM gadget milik Anda.
  7. Hampir semua jenis gadget yang masuk ke Indonesia ini semua menggunakan basis sistem operasi jenis Android. Seperti Samsung, Oppo, Xiaomi, dan lain sebagainya. Berbeda dengan sistem operasi kompetitor yakni iOS yang mana sistem operasi tersebut hanya digunakan oleh produk dari Apple, Inc seperti iPhone, Macbook, iPad, dan produk Apple, Inc lain sebagainya.

Nah, itulah beberapa kelebihan kelebihan dari sebuah gadget yang menggunakan sistem operasi jenis Android yang perlu untuk Anda ketahui.

Meskipun memiliki banyak kelebihan yang cukup membuat nyaman para penggunanya, akan tetapi sistem operasi berbasis Android ini juga memiliki beberapa kekurangan kekurangan yang tentunya perlu juga untuk Anda ketahui agar Anda dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan smartphone berbasis Android agar smartphone Android Anda tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan kerusakan fatal.

Maka dari itu, ini lah beberapa kekurangan kekurangan dari sistem operasi Android yang perlu untuk Anda ketahui semua. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  1. Jenis gadget yang menggunakan basis sistem operasi Android ini memang terkesan bergantung dengan koneksi internet. Sebab, beberapa jenis aplikasi yang telah Anda download melalui Google Play service ini membutuhkan koneksi data jelajah internet sehingga dapat dikatakan bahwa gadget yang menggunakan sistem operasi Android ini sangat bergantung pada jaringan data internet.
  2. Untuk kelemahan kedua dari gadget berbasis sistem operasi Android adalah sangat boros baterai tentunya. Mengapa demikian? Sebab, dalam menjalankan beberapa jenis aplikasi aplikasi yang telah berhasil terinstall pada gadget bersistem operasi Android ini membutuhkan jaringan data internet yang mana akan mempengaruhi performa baterai gadget sehingga akan banyak daya baterai yang terkuras. Untuk itu, gunakanlah gadget berbasis sistem Android milik Anda secara optimal sebelum gadget Anda kehabisan daya baterai.
  3. Untuk kelemahan yang terakhir dari gadget berbasis sistem operasi Android adalah banyaknya iklan atau pop up yang muncul dari sebuah aplikasi Android yang telah ter-install pada gadget milik Anda. Untuk menanggulangi masalah banyaknya iklan yang muncul pada aplikasi aplikasi terinstall pada gadget milik Anda adalah dengan mendownload aplikasi yang dapat memblok iklan pada aplikasi.

Nah, itulah 3 kelemahan utama dari sebuah gadget berbasis sistem operasi Android. Jadi, selain memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh sistem operasi lainnya, Android juga memiliki kelemahan yang tentunya wajib untuk Anda perhatikan agar ponsel pintar milik Anda tidak mengalami kerusakan.

Sponsor Link

Siapa Sajakah yang Dapat Menjadi Seorang Developer Application atau Pengembang Aplikasi pada Sistem Operasi Android Melalui Google Play?

Memang tidak ada aturan resmi dan baku terkait siapa saja yang ingin menjadi developer application atau pengembang aplikasi sistem Android melalui Google Play ini. Syarat utamanya pastinya adalah mengerti tentang tutorial serta cara membuat aplikasi di playstore yang memang terkenal rumit namun tentu saja dari aplikasi yang Anda kembangkan nantinya akan ada fee yang juga terbilang lumayan bilamana aplikasi yang Anda buat laris di-download para pengguna gadget berbasis sistem operasi Android ini.

Tak heran jika sangat banyak sekali para developer developer yang berlomba lomba untuk menciptakan sebuah software aplikasi mobile gadget yang menarik dan tentu banyak di download para user atau pengguna.

Jadi, semua orang yang memang memiliki kompetensi di bidang pembuatan aplikasi berbasis Android lah yang dapat menjadi seorang developer application atau pengembang aplikasi pada sistem operasi Android melalui Google Play.

Akan tetapi, sebelum membuat aplikasi sistem operasi melalui Google Play, akan lebih baik untuk Anda mencoba mengerti sekaligus mengetahui tentang tutorial dan cara membuat aplikasi di playstore sehingga nantinya aplikasi yang telah terdaftar dan muncul pada Google Play dapat digunakan dan berfungsi dengan baik sesuai dengan yang Anda harapkan tentunya.

Sebagai seorang pengembang aplikasi tentunya wajib memiliki keahlian sebagai programmer yang mengerti tentang bahasa pemrograman aplikasi berbasis sistem operasi Android. Sebab jika Anda masih belum paham tentang dasar pembuatan aplikasi berbasis sistem operasi Android, maka nantinya aplikasi yang telah Anda kembangkan tidak akan dapat digunakan secara sempurna.

Tutorial dan Cara Membuat Aplikasi di Playstore

Anda ingin menjadi seorang developer application atau pengembang aplikasi pada sistem operasi Android melalui Google Play? Nah, bilamana Anda berminat untuk menjadi seorang pengembang aplikasi Android melalui Google Play, maka Anda perlu untuk menyimak tentang tutorial serta tata cara membuat aplikasi di Playstore agar Anda dapat mengembangkan ide dan kreasi pembuatan aplikasi yang mudah dan gampang untuk dijalankan para user atau pengguna.

Maka dari itu, bagi Anda yang berminat menjadi seorang pengembang aplikasi Android melalui Google Playstore, inilah beberapa langkah atau cara membuat aplikasi di playstore yang perlu untuk Anda ketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Pilih Jenis Pemrograman dalam Pembuatan Aplikasi Android

Langkah yang pertama adalah memilih jenis pemrograman dalam pembuatan aplikasi Android. Anda dapat memilih menggunakan pemrograman seperti Java, C++, C#, Kotlin, Javascript, dan masih banyak lainnya. Pastikan Anda menggunakan PC Desktop atau laptop dalam membuat koding program pada saat pengembangan aplikasi yang tengah Anda buat.

Menggunakan Aplikasi Android untuk Menciptakan Aplikasi Android Lainnya

Bilamana Anda masih belum paham tentang bahasa pemrograman, maka Anda dapat menggunakan aplikasi Android untuk menciptakan aplikasi Android lainnya. Terdapat 2 jenis aplikasi Android bagi Anda yang ingin mengerti tentang tata cara membuat aplikasi di playstore.

Yang pertama adalah dengan menggunakan aplikasi Android studio. Aplikasi Android studio ini merupakan aplikasi Android yang telah mendapat “restu”dari Google untuk dijadikan sebagai aplikasi pengembang aplikasi Android baru lainnya.

Dalam aplikasi Android studio ini, nantinya Anda akan dapat bereksperimen dan bereksplorasi dalam pembuatan aplikasi karena Android studio ini terdapat kode editor pintar, instant run, emulator yang cukup cepat, dan beberapa fitur fitur terbaru lainnya.

Selain aplikasi Android studio, untuk menciptakan aplikasi Android yang kedua adalah dengan menggunakan aplikasi IDE Eclipse. Aplikasi IDE Eclipse merupakan aplikasi pertama yang dahulu digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android sebelum munculnya Android studio.

Aplikasi IDE Eclips ini memang lebih rumit dan lebih sulit untuk digunakan dibandingkan dengan aplikasi Android studio. Sebab, sebelum Anda mengembangkan sebuah aplikasi baru, maka Anda wajib menginstall terlebih dahulu beberapa bahan bahan seperti:

  • Install Java JDK.
  • Install Android Development Tools (ADT) Eclipse.
  • Membuat Terlebih Dahulu Android virtual Device.
  • Install aplikasi pendukung lain sebagainya.

Nah, itulah 2 cara menciptakan aplikasi Android dengan menggunakan aplikasi Android pendukung cara membuat aplikasi di playstore.

Akan tetapi, bilamana Anda tidak mengerti dan paham tentang aplikasi Android studio ataupun IDE Eclipse, maka Anda dapat menggunakan cara lain dalam tata cara membuat aplikasi di playstore dengan menggunakan AppsGeyser.

Dengan menggunakan AppsGeyser yang mana mengembangkan aplikasi Android tanpa menggunakan bahasa pemrograman. Bagaimana Caranya? Caranya pun juga sangat mudah yakni.

Langsung masuk ke halaman web browser PC Desktop ataupun laptop dan tulis nama situs website yakni www.appgeyser.com.

  1. Klik create now for free.
  2. Pilih jenis background website yang Anda inginkan.
  3. Kemudian, isikan alamat url website sesuai dengan keinginan Anda dan kemudian klik Go jika telah selesai mengisi alamat url website yang Anda gunakan. Lalu, refresh preview bagi Anda yang ingin melihat ulang aplikasi Android yang telah berhasil Anda ciptakan.
  4. Setelah yakin dengan aplikasi yang telah Anda buat, maka klik next untuk ke tahap selanjutnya.
  5. Tahap selanjutnya ini Anda diarahkan ke halaman yang mana Anda wajib mengisi nama app, deskripsi app, dan ikon app. Setelah selesai mengisi semua, maka langkah selanjutnya adalah klik next dan creat untuk menuju ke tahap selanjutnya.
  6. Nah, pada tahap terakhir ini, nantinya Anda diwajibkan untuk login ke halaman situs website dan kemudian app yang telah berhasil Anda kembangkan dapat Anda download. Akan tetapi, dengan menggunakan AppsGeyser dalam membuat aplikasi Android baru ini tidak sesempurna dengan menggunakan Android studio dan juga IDE Eclipse.
Sponsor Link

Setelah Berhasil Menciptakan Aplikasi, Bagaimana Cara Mengunggah Ke Google Play Store?

Banyak para developer application atau pengembang aplikasi Android yang masih bingung tentang cara mengunggah aplikasi yang berhasil dikembangkannya ke Google Play Store.

Memang, para developer atau pengembang tidak hanya diwajibkan mengerti tentang tutorial dan juga tata cara membuat aplikasi di playstore saja, namun juga wajib mengetahui tentang tata cara mengunggah aplikasi yang berhasil dikembangkannya ke Google Play Store.

Oleh karena itu, bagi Anda yang masih belum mengerti sekaligus mengetahui tentang tata cara mengunggah aplikasi yang berhasil Anda kembangkan ke Google Play Store, maka ini lah langkah langkah mudah dalam Mengupload aplikasi yang berhasil dikembangkan melalui Google Play Store. Diantaranya adalah sebagai berikut ini.

1. Sign Up dan Login ke Akun Google Play Developer Console

Langkah pertama adalah mengunjungi situs akun Google Play Developer Console yakni di https://play.google.com/apps/publish/signup/. Pastikan Anda telah memiliki akun gmail untuk proses mendaftar dan masuk ke halaman akun.

2. Melengkapi Data Diri dan Persyaratan Dari Google Play Developer Console

Nah, langkah yang kedua adalah dengan melengkapi data diri dan juga persyaratan persyaratan dari Google Play Developer Console. Setelah data diri dan persyaratan telah terpenuhi, silahkan Anda klik centang pada kolom penerimaan persyaratan dari Google Play.

Pastikan Anda telah memberikan tanda centang pada kolom penerimaan persyaratan ini, karena jika Anda lupa Anda tidak dapat melangkah ke tahap selanjutnya.

3. Lakukan Pembayaran ke Pihak Google Play Developer Console

Tahap selanjutnya ini adalah tahap melakukan pembayaran ke pihak Google Play Developer Console. Ya, pada tahap ini Anda diwajibkan untuk membayar sejumlah uang ke pihak Google Play sebagai biaya pendaftaran diri yang mana Anda akan dikenakan biaya sekitar 25 dolar Amerika untuk sekali mendaftar dan berlaku seumur hidup.

Anda dapat membayar dengan menggunakan kartu kredit maupun kartu debit yang berlaku. Jika Anda telah menyelesaikan proses pembayaran dan perlengkapan informasi, maka Anda dapat klik selesai dan akun Google Play Developer Console telah berhasil dibuat.

Nah, dalam hal ini Anda hanya perlu membayar satu kali saja untuk satu akun dan nantinya Anda akan mendapatkan banyak benefit jikalau aplikasi yang Anda kembangkan mendapat respons positif dari para user.

Sponsor Link

4. Masuk ke Halaman Dashboard

Setelah Anda berhasil login ke halaman utama dari Google Play Developer Console, Anda akan diarahkan ke halaman dashboard.

5. Proses Create Application

Nah, tahap selanjutnya adalah mengupload aplikasi yang telah Anda buat ke dalam Google Play. Caranya adalah dengan masuk ke halaman create application yang mana Anda wajib mengisi nama aplikasi, deskripsi aplikasi, dan lain sebagainya.

Jika Anda telah mengisi hal yang wajib untuk diisi dalam kolom tersebut, maka Anda dapat mengupload aplikasi yang telah Anda buat sebelumnya. Kemudian save draft dan nantinya akan direview oleh pihak Google Play Developer Console sehingga apabila aplikasi yang Anda buat telah layak untuk ditampilkan maka aplikasi yang telah Anda buat akan tampil di halaman Google Play.

Nah, itulah beberapa tutorial singkat mengenai cara membuat aplikasi di playstore yang perlu untuk Anda pahami. Pastikan bahwa Anda telah memahami koding koding dari aplikasi pengembang serta tata cara mengunggah aplikasi yang telah berhasil Anda buat ke dalam layanan Google Play.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan aplikasi? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada pengembangan aplikasi, kami juga memiliki kemampuan dalam memperbaiki bug maupun eror pada aplikasi yang sedang dikembangkan sehingga dapat membantu menyelesaikan permalasahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Tell Us What You Think
0Like0Love0Haha0Wow0Sad0Angry