Startup Repair Adalah ? Penyebab dan Cara Mengatasinya

 

Saat ini laptop menjadi alat yang memiliki peran begitu penting. Hampir semua orang menggunakan laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya atau untuk mengerjakan tugas kuliah. Dengan perannya yang begitu penting ini, maka akan sangat wajar jika Anda akan merasa panik jika menemukan laptop Anda bermasalah.

Startup repair adalah salah satu jenis problem yang sering ditemukan pada PC, hal ini menyebabkan PC sering gagal booting. Tapi jika Anda menemukan kasus seperti ini pada PC Anda, maka tidak perlu panik. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa membaca ulasannya di artikel ini.

Yang Dimaksud dengan Startup Repair Adalah ?

Sebelum kita membahas penyebab dari startup repair dan bagaimana cara mengatasinya, kita perlu berkenalan dulu dengan startup repair. Jika kita sudah mengenal startup repair lebih dekat, maka kita tidak akan merasa panik apabila menyalakan PC atau laptop, tapi yang muncul adalah startup repair, bukan tampilan Windows.

Startup repair adalah fitur yang disediakan oleh Windows. Fitur ini berperan memperbaiki Windows jika mengalami kerusakan pada sistemnya. Kerusakan sistem ini bisa jadi merupakan kerusakan pada file-file yang ada di PC kita. Tanda kerusakan sistem windows ditandai dengan PC kita mengalami gagal booting.

Nah, startup repair adalah sistem yang terdapat pada PC Anda yang berperan untuk recovery tool. Jika PC Anda mengalami gagal booting, maka startup repair akan memperbaiki kerusakannya. Startup repair akan mencari file-file yang rusak dan memperbaikinya. Namun jika yang rusak adalah hardware dari PC Anda, maka startup repair tidak bisa memperbaiki, PC Anda harus ditangani oleh teknisi pada kasus tersebut.

Sebagai pengetahuan tambahan untuk Anda, startup repair merupakan recovery tool yang dimiliki oleh Windows 7. Jadi, jika PC Anda menggunakan Windows selain Windows 7, maka Anda tidak akan menemukan startup repair. Misalnya saja pada Windows 8 ada tool untuk memperbaiki sistemnya sendiri, yaitu automatic repair Windows 8.

Pada saat PC kita mengalami gagal booting, maka startup repair diharapkan untuk memperbaiki file-file yang rusak atau hilang, jadi masalah yang bisa dihadapi oleh startup repair adalah masalah pada file-sistem. Dan startup repair tidak mampu mengatasi permasalah yang muncul karena kesalahan instalasi atau kerusakan hardware. Startup repair pun tidak bisa memunculkan kembali data-data kita yang hilang.

Sponsor Link

Yang Menjadi Penyebab PC Mengalami Startup Repair Adalah ?

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, startup repair adalah tool pada Windows 7 yang bertugas untuk recovery tool. Tapi mungkin Anda masih penasaran, sebenarnya apa penyebab PC atau laptop kita mengeluarkan tampilan startup repair.

Secara umum kita mungkin tahu bahwa PC akan mengalami startup repair jika PC kita mengalami masalah atau kerusakan di sistemnya. Tapi sebenarnya apa saja penyebab kerusakan-kerusakan pada sistem PC, sehingga startup repair merasa perlu untuk memperbaikinya?

File-File Windows di PC Ada yang Rusak

Jika kita meng-instal Windows, entah itu Windows 7, Windows 8, Windows XP ataupun Windows 10, maka secara otomatis proses instalasi itu akan menghasilkan ribuan file pada Windows Anda. Jika Anda ingin mengetahui file-file apa saja yang tersimpan, maka Anda bisa melihatnya di local disk C.

Dan perlu Anda tahu, bahwa file-file yang tersimpan di local disk C itu rentan rusak, bisa karena virus atau faktor lainnya. Oleh karena itu Windows menyediakan tool untuk memperbaiki diri sendiri secara otomatis.

Namun Anda pun perlu tahu bahwa masing-masing jenis Windows memiliki karakteristik file-nya masing-masing, sehingga alat dan cara untuk memperbaiki sistem Windowsnya berbeda-beda. Nah, startup repair adalah tool yang memperbaiki jika ada file-file pada Windows 7 yang rusak.

Penyebab Startup Repair Adalah PC atau Laptop Sering Mati Mendadak

Saat bekerja dengan PC atau laptop, mungkin Anda sering mengalami PC atau laptop mati mendadak. Entah itu karena kehabisan baterai atau karena mati listrik dan Anda tidak menggunakan baterai penyimpanan energi pada PC atau laptop. Kejadian PC atau laptop yang sering mati mendadak ini bisa menyebabkan file-file tertentu pada Windows rusak.

Bila file-file pada Windows rusak, maka kemungkinan akan terjadi dua hal, pertama PC atau laptop bisa berada pada safe mode dan yang kedua akan muncul startup repair di tampilan PC atau laptop Anda.

Pada kondisi kerusakan yang masih normal dan startup repair bisa memperbaiki kerusakan secara otomatis, maka yang perlu kita lakukan adalah menunggu sampai PC atau laptop kita kembali normal. Proses menunggu itu bisa memakan waktu 10 hingga 15 menit, tergantung kerusakan yang terjadi.

Nah, agar PC atau laptop Anda terhindar dari kerusakan yang lebih fatal lagi, maka Anda perlu memperhatikan kesehatan baterai laptop Anda. Pastikan baterai tidak benar-benar kosong. Jika baterai tinggal 20% lagi, maka Anda harus segera mengisi baterainya lagi. Dengan begitu laptop Anda terhindar dari kejadian mati mendadak.

Tapi, jika Anda tidak memungkinkan untuk mengisi baterai, karena kesibukan atau karena sedang berada di luar rumah atau kantor, maka sebaiknya Anda matikan laptop Anda sesuai dengan aturan mematikan laptop yang benar. Dengan melakukan cara seperti ini, maka baterai laptop Anda akan awet, dan laptop Anda akan terhindar dari kerusakan.

Letak File pada Windows Berubah

Letak file-file Windows terdapat pada local disk C, Anda jangan sekali-kali untuk memindahkannya ke tempat lain, menduplikasi atau mengubah-ubah foldernya. Mengapa tidak boleh kita lakukan?

Ini dikarenakan perpindahan file Windows akan menyebabkan kerusakan pada file tersebut, demikian juga ketika Anda menghapus salah satu file Windows. Jika file Windows ada yang rusak, maka sistem Windows tidak akan berjalan dengan normal.

Sekarang Anda sudah tahu, kan? Apa saja yang menyebabkan laptop atau PC Anda mengalami startup repair. Intinya jagalah keaslian file hasil instalasi dari Windows Anda dan jagalah laptop Anda agar tidak sering mati mendadak. Namun jika Windows di laptop Anda sudah terlanjur rusak dan tidak bisa diperbaiki oleh startup repair, maka Anda perlu melakukan instalasi Windows yang baru.

Mengatasi Startup Repair Gagal Booting

Kita perlu mengingat kembali bahwa startup repair adalah tool recovery pada Windows 7 yang berfungsi untuk memperbaiki sistem Windows. Namun, pada saat proses memperbaiki, startup repair tidak selalu berhasil, kadang kala startup repair mengalami yang namanya gagal booting.

Gagal booting adalah kondisi di mana halaman Windows tidak bisa ditampilkan, sehingga kita tidak bisa mengoperasikan PC atau laptop kita. Lalu, apa yang harus kita lakukan jika startup repair gagal booting?

Biasanya jika laptop mengalami gagal booting, maka di layar Anda akan tampil tulisan “Startup repair has tried several times but still cannot determine the cause of the problem”.

Mematikan dan Menghidupkan Laptop Kembali

Saat startup repair mengalami gagal booting, maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mematikan dan menghidupkan kembali laptop Anda. Cara ini bisa bekerja efektif jika permasalahan gagal booting hanya berupa kesalahan sesaat atau bisa dibilang kebetulan saja.

Bagaimana kita bisa tahu kalau gagal booting yang terjadi karena kesalahan sesaat? Ini hanya bisa kita temukan jawabannya setelah kita mencoba mematikan laptop dan menghidupkannya kembali. Untuk sederhananya Anda cukup melakukan proses restart pada laptop Anda.

Tapi pertanyaannya, bagaimana cara mematikan laptop jika mengalami gagal booting? Karena pada saat gagal booting kita tidak bisa masuk ke menu shut down pada Windows. Nah, jika mengalami gagal booting dan Anda ingin mematikan laptop Anda, maka Anda bisa melakukan tahap-tahap seperti dibawah ini.

Cara Mematikan Laptop Jika Mengalami Gagal Booting

Mematikan Laptop Melalui Tombol Power

Pada kondisi darurat, misalnya saja laptop kita mengalami gagal booting, maka kita bisa mematikan laptop melalui tombol power. Untuk mematikan laptop Anda hanya perlu menekan tombol power cukup lama. Jika Anda menekan hanya sekali, maka bisa dipastikan laptop Anda akan tetap menyala.

Diamkan Laptop

Sama seperti halnya manusia, jika laptop kelelahan atau mengalami fungsi yang tidak normal, maka sebaiknya didiamkan terlebih dahulu.

Oleh karena itu, setelah kita berhasil mematikan laptop jika mengalami gagal booting, maka langkah selanjutnya adalah mendiamkannya kurang lebih 10 hingga 15 menit. Hingga laptop bisa merecovery diri dan bisa menjalankan fungsi seperti biasa.

Sponsor Link

Menyalakan Laptop Kembali

Saat proses gagal booting, dan Anda memutuskan untuk mematikan dan menunggu recovery, pastinya Anda penasaran dan ingin melihat hasil perbaikannya.

Nah, Anda hanya boleh menghidupkannya kembali jika 10 menit sudah berlalu. Caranya menghidupkannya sama pada kondisi komputer normal, yaitu dengan menekan tombol power.

Kondisi Laptop Saat Dihidupkan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, jika startup repair gagal booting karena kebetulan maka saat Anda menghidupkan kembali, laptop akan berfungsi secara normal. Namun jika laptop tetap dalam kondisi gagal booting, maka Anda perlu melakukan tindakan selanjutnya.

Melakukan Proses Perbaikan Menggunakan Last Known Good Configuration (LKGC)

Cara lain yang bisa Anda lakukan jika startup repair di laptop Anda mengalami gagal booting adalah dengan menjalankan Last Known Good Configuration (LKGC). Bagaimana cara menjalankan LKGC ini? Pertama yang bisa Anda lakukan adalah mematikan laptop Anda kemudian menghidupkannya kembali. Jika laptop sudah menyala, maka masuklah ke Advance Option menu.

Apabila Anda menggunakan Windows selain Windows 7, maka Anda bisa mempelajari terlebih dahulu apa startup setting yang disediakan. Nah, jika Anda sudah masuk ke dalam startup setting, maka langkah selanjutnya adalah memilih opsi repair yang tersedia di menu tersebut.

Apabila Anda sudah masuk Advance option menu, maka Anda bisa memilih menu Last Known Good Configuration. Bacalah keterangan yang akan dimunculkan oleh LKGC. Setelah menjalankan LKGC, maka laptop Anda akan melakukan proses booting secara mandiri. Jika proses booting berhasil, maka laptop Anda akan berjalan normal seperti biasa.

Mengatasi Startup Repair Gagal Booting Melalui System Restore

Jika beberapa cara sebelumnya tidak mampu mengatasi startup repair yang gagal booting, maka Anda perlu mencoba mengatasinya melalui system restore. Lalu bagaimana cara menggunakan system restore untuk mengatasi gagal booting?

Apabila startup repair mengalami gagal booting, maka di layar laptop Anda akan muncul pesan yang mengarahkan untuk memilih “send” atau “don’t send”. Jika ada pilihan seperti ini, maka pilihan yang harus dipilih adalah “don’t send”. Ketika Anda memilih “don’t send”, maka kembali akan muncul tiga pilihan, dan pilihan yang harus dipilih adalah view diagnostic and repair.

History diagnosis dan proses repair yang telah dilakukan Windows akan muncul di layar laptop Anda setelah memilih opsi view diagnostic and repair. Langkah selanjutnya Anda perlu memeriksa apakah ada masalah pada Windows dengan men-scroll hasil history diagnosis dan proses repair. Jika tidak ada masalah maka Anda bisa menutup menu tersebut dan keluar dari menu view diagnostic and repair details.

Jika Anda sudah keluar dari menu tersebut, maka disarankan bagi Anda memilih view advance option for system recovery and support, lalu jalankan sistem ini. Setelah Anda menjalankannya maka akan muncul notifikasi, anda bisa menekan tombol next, mengisi password, lalu menekan tombol ok.

Apabila Anda sudah menekan tombol ok, maka nanti akan muncul system restore yang bisa Anda klik. Jika proses restoring telah selesai, maka langkah terakhir yang perlu Anda lakukan adalah mematikan dan menghidupkan laptop Anda. Dan Anda akan menyaksikan bahwa Windows pada laptop Anda kembali normal.

Sponsor Link

Windows Error Recovery

Kegagalan startup repair melakukan booting pada Windows menyebabkan munculnya Windows Error Recovery di layar laptop Anda. Nah, sebenarnya apa yang menyebabkan Windows Error Recovery ini?

Ada tiga hal yang bisa menyebabkan Windows Error Recovery

Pertama, jika hardware pada laptop kita mengalami perubahan.

Kedua, karena kita melakukan proses shutdown yang tidak benar.

Ketiga, karena proses eror lainnya.

Saat laptop kita mengalami gagal booting seperti ini, maka Windows Error Recovery memberikan pilihan kepada kita, mau masuk ke opsi startup repair yang akan memperbaiki secara otomatis atau ke menu booting Windows secara normal.

Tapi, apa yang bisa kita lakukan jika gagal booting, namun layar error recovery tidak muncul di laptop kita? Nah, jika kejadian ini terjadi, maka kita bisa memanggilnya secara manual. Caranya dengan mematikan laptop kita, lalu menghidupkannya kembali sambil menekan tombol F8 di keyboard Anda.

Setelah cara di atas Anda lakukan, maka nanti di layar laptop akan muncul Advance Boot Option, jika sudah muncul pilihlah opsi repair your computer dan tekan enter. Apabila cara-cara di atas sudah dilakukan, namun opsi ini tidak muncul, maka saat Anda meng-instal Windows, opsi ini tidak ikut ter-instal.

Kalau opsi repair your computer muncul di laptop Anda, maka opsi ini akan memunculkan pilihan untuk melakukan startup repair kembali, dan jika kembali gagal maka biasanya Anda akan disarankan masuk dan menjalankan system restore. Cara untuk menjalankannya sudah dijelaskan sebelumnya.

Demikianlah beberapa pilihan cara ketika Anda mengalami startup repair yang gagal booting. Nah, karena startup repair adalah tool yang berguna hanya untuk memperbaiki sistem Windows, jadi jika Anda sudah melakukan beberapa cara tersebut.

Namun, laptop Anda tetap tidak berfungsi normal, maka Anda bisa meng-instal ulang Windows Anda dan melakukan proses pengecekan terhadap kondisi hardware apakah masih dalam keadaan baik atau tidak. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Apakah Anda memiliki masalah dalam menjalankan bisnis online? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Tell Us What You Think
0Like0Love0Haha0Wow0Sad0Angry