Jaringan Adalah ? Sejarah, Cara Kerja dan Klasifikasi

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol

Jaringan adalah dua perangkat komputer atau lebih yang saling terhubung satu sama lain. Hal ini bertujuan agar dapat dicapai tujuannya yang mana setiap detail dari jaringan dapat memberi dan menerima layanan. Komputer yang menerima layanan disebut juga client sedangkan yang memberikan layanan bisa disebut service.

Desain antara komputer client dan komputer service dapat disebut dengan sistem client server, dan sampai sekarang masih tetap digunakan pada nyaris seluruh aplikasi atau software jaringan komputer. Mekanisme pada sistem jaringan adalah 2 buah komputer yang tentu mempunyai kartu jaringan, yang mana kartu jaringan inilah yang akan dihubungkan dengan kabel atau nirkabel untuk mentransmisi data. Tersedianya software sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.

Nah, di atas adalah mekanisme dan proses terjadinya jaringan komputer yang sederhana. Apabila Anda ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas jangkauannya, tentu saja membutuhkan mekanisme yang lebih kompleks. Beberapa kebutuhan media/peralatan tambahan pada jaringan adalah Hub, Switch, Router, Bridge dan Gateway. Peralatan-peralatan tersebut digunakan untuk interkoneksi.

Di dalam tulisan ini akan dibahas secara rinci tentang jaringan, cara kerjanya dan detail-detail yang lainnya. Yuk, langsung saja disimak.

Sejarah Perkembangan Jaringan Komputer

Jaringan komputer sejak ditemukan mengalami sejarah perkembangan dari waktu ke waktu. Hal ini mutlak diperlukan sebagai jalan untuk menyempurnakan mekanisme jaringan komputer yang dapat kita manfaatkan saat ini. Di bawah ini perkembangan jaringan komputer dari tahun ke tahun.

Sponsor Link

Tahun 1940

Sejarah lahirnya jaringan komputer bersamaan dengan konsep jaringan komputer yang digarap oleh grup riset Universitas Harvard yang dipimpin oleh Howard Aiken. Konsep jaringan komputer ini digagas pada tahun 1940-an di Amerika bersamaan dengan rencana diciptakannya komputer yang pertama kali yaitu Model I tepatnya di Laboratorium Bell.

Awalnya, proyek tersebut hanya ingin menciptakan sebuah komputer yang bisa digunakan bersama. Agar komputer mampu mengeksekusi beberapa proses sekaligus tanpa banyak menghabiskan waktu, maka dibuatlah proses beruntun (Batch Processing). Hal ini yang membuat program bisa dijalankan dalam komputer dengan menggunakan metode antrian.

Tahun 1950

Ketika jenis komputer mengalami perkembangan hingga menjadi super komputer, hal ini mengharuskan sebuah komputer dapat melayani beberapa terminal sekaligus. Oleh karena itu, pada tahun 1950-an telah ditemukan konsep distribusi proses berbasis waktu atau dikenal juga sebagai TSS (Time Sharing System). Dengan demikian bentuk jaringan komputer yang pertama dapat diaplikasikan.

Mekanisme pada sistem TSS ini adalah beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer dan perangkat komputer satunya terhubung ke suatu jaringan (host) komputer. Pada sistem TSS inilah pertama kalinya teknologi komputer dipadukan dengan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang secara mandiri.

Tahun 1969

Pada tahun 1969, U.S Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) yang merupakan departemen milik Amerika melakukan sebuah riset yang tujuan utamanya adalah menghubungkan sejumlah komputer agar bisa membentuk jaringan organik. Pada saat itu proyek ini dinamakan dengan ARPANET yang mana NET adalah kependekan dari network atau jaringan.

Proyek ARPANET terhitung sukses karena pada tahun 1970 sudah ada lebih dari 10 komputer yang saling terhubung satu sama lain. Hal ini memungkinkan untuk saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Namun, dikarenakan beban kerja yang semakin berat serta ditambah dengan mahalnya perangkat komputer besar, maka mulailah diberlakukan proses distribusi.

Dalam proses distribusi (Distributed Processing) sejumlah host komputer mengerjakan sebuah jaringan yang besar secara paralel, yang mana bertujuan untuk melayani beberapa terminal yang tersambung di host komputer secara seri. Dalam proses ini, mutlak dibutuhkan perpaduan yang harmonis antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi. Hal ini karena selain harus mendistribusikan proses, host komputer juga melayani terminal-terminal yang berada dalam satu perintah dari komputer server atau pusat.

Tahun 1972

Pada tahun ini, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan surat elektronik atau email, yang mana telah dimulai pada tahun sebelumnya untuk ARPANET. Program ini langsung menjadi populer karena sangat mudah digunakan. Pada tahun ini juga dikenalkan ikon @ yang artinya ‘at’ atau ‘pada’ dan merupakan lambang penting.

Tahun 1973

Pada tahun ini, ARPANET mulai menyebarluaskan jaringan komputer yang mereka kembangkan ke luar Amerika Serikat, pada saat itu yang menjadi komputer pertama menjadi anggota jaringan ARPANET adalah komputer di Universitas London.

Pada tahun yang sama juga dua ahli komputer yang bernama Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan ide yang lebih besar yang menjadi awal dikembangkannya International Network atau Internet. Mereka mempublikasikan ide ini pertama kali di Universitas Sussex.

Tahun 1976

Pada tahun ini, tepatnya tanggal 26 Maret terjadi hal bersejarah dalam dunia jaringan komputer dimana Ratu Inggris mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern, dan pada tahun 1977 sudah ada lebih dari 100 komputer yang bergabung membentuk sebuah jaringan komputer di ARPANET.

Tahun 1979 dan 1981

Pada tahun 1979, 3 orang ahli komputer yaitu Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin menciptakan USENET (User Network) yang merupakan newsgroup pertama. Sedangkan, setahun sebelumnya France Telecom merilis telepon televisi pertama, yang mana dengan perangkat ini orang bisa saling menelepon dan berhubungan dengan video link.

Tahun 1982

Pada tahun ini, jaringan mengalami perkembangan yaitu dibentuknya sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau kita kenal sebagai Internet Protocol (IP). Hal ini untuk mengatasi bertambahnya komputer yang membentuk jaringan yang pasti akan membutuhkan protokol resmi. Protokol resmi ini nantinya dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan.

Di Eropa sendiri ada inisiatif serupa yang mana pada saat itu muncul sebuah jaringan serupa yang bernama EUNET. Jaringan ini meliputi 4 negara Eropa yaitu Inggris, Belanda, Swedia dan Denmark. Selain itu jaringan EUNET ini juga menyediakan jasa surat elektronik (email) dan newsgroup USENET.

Tahun 1984

Pada tahun 1984 diperkenalkanlah sistem penamaan Domain atau kita sering mendengarnya DNS (Domain System Name). Hal ini bertujuan untuk menyeragamkan alamat pada jaringan komputer yang ada. Pada saat itu tercatat jumlah komputer yang terhubung dengan jaringan yang ada sudah lebih dari 1.000 komputer. Sedangkan, pada tahun 1987 sudah lebih dari 10.000 komputer yang tersambung pada jaringan.

Tahun 1988

Jaringan komputer terus mengalami perkembangan, buktinya pada tahun 1988 diperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat yang diciptakan oleh Jarkko Oikarinen warga negara Finlandia. Dengan IRC, 2 orang bahkan lebih pengguna komputer dapat saling berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan atau chatting. Hal ini dipastikan menjadi penyebab melonjaknya jumlah komputer yang terhubung pada jaringan, tercatat hingga lebih dari 100.000 perangkat membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1990-1994

Pada tahun ini terjadi sejarah besar dalam dunia jaringan komputer dimana Tim Berners Lee merancang sebuah program penyunting dan penjelajah, yaitu sebuah program yang dapat menjelajahi komputer satu dengan yang lainnya dengan membentuk sebuah jaringan.

Sekarang program ini biasa kita kenal dengan WWW atau World Wide Web.
Pada tahun 1992 sudah ada lebih dari 1 juta komputer yang membentuk sebuah jaringan dan saling tersambung. Pada tahun 1992 juga mulai muncul istilah surfing atau menjelajah.

Surfing internet semakin banyak daya jelajahnya karena pada tahun 1994 website-website internet tercatat telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman. Pada situs ini juga pertama kalinya muncul istilah virtual shopping atau e-retail yang artinya berbelanja melalui internet. Selain itu juga pada tahun 1992 Yahoo! dan Netscape Navigator 1.0 didirikan.

Sponsor Link

Cara Kerja Jaringan Adalah ?

Komponen utama yang wajib ada pada suatu jaringan adalah sender, protokol, media transmisi dan receiver, dengan adanya komponen ini setiap komputer bisa saling terhubung dan membetuk sebuah jaringan. Mekanisme atau cara kerja jaringan adalah sender (pengirim data informasi) mengirim sinyal menuju receiver (penerima data informasi) melewati protokol. Protokol inilah yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Setelah itu, di protokol kedua sinyal analog diubah lagi menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver.

Klasifikasi Jaringan Komputer

Jaringan komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan geografisnya, fungsi, topologi, sumber distribusi informasi dan berdasarkan media transmisi data. Simak ulasan di bawah ini untuk lebih lengkapnya.

Yang pertama adalah klasifikasi jaringan berdasarkan geografisnya yang dapat dibagi menjadi 3 yaitu; LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network).

LAN (Local Area Network)

LAN (Local Area Network) atau dalam bahasa Indonesia artinya jaringan wilayah lokal adalah jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah yang kecil saja, semisal sekolah, kampus, gedung, rumah dan kantor. Mayoritas LAN menggunakan teknologi yang berbasis pada IEEE 802.3 Ethernet yang menggunakan perangkat Switch. Teknologi ini mempunyai kecepatan transfer data dari 10, 100, dan 1000 Mbit per detik. Selain teknologi Ethernet, LAN juga menggunakan teknologi 802.11b atau yang dikenal sebagai teknologi WiFi atau Hotspot.

Dalam jaringan LAN (Local Area Network), setiap komputer mempunyai daya komputasi sendiri, selain itu setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang terdapat di LAN (Local Area Network) dengan hak akses tertentu yang sudah diatur. Seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna lain dengan aplikasi tertentu yang sesuai.

WAN (Wide Area Network)

WAN (Wide Area Network) atau jaringan area luas adalah jaringan komputer yang penggunaannya dapat mencakup daerah yang sangat luas semisal jaringan komputer antar wilayah, kota bahkan negara. Jaringan komputer ini membutuhkan router dan saluran komunikasi publik agar bisa mencakup wilayah yang sangat luas.

WAN digunakan untuk menghubungkan antar jaringan area luas, sehingga pengguna komputer di jaringan area luas tertentu dapat tersambung dengan pengguna jaringan lokal di sisi yang lain.

MAN (Metropolitan Area Network)

MAN (Metropolitan Area Network) atau jaringan wilayah metropolitan adalah jaringan komputer dalam suatu kota yang memiliki kecepatan yang tinggi. Jaringan ini dapat menghubungkan berbagai lokasi di kota seperti pemerintahan, perkantoran dan kampus.

Jaringan MAN (Metropolitan Area Network) merupakan gabungan antara beberapa jaringan LAN/jaringan area lokal serta dapat menjangkau antara 10 km sampai 50 km.

Jaringan MAN (Metropolitan Area Network) sangat tepat untuk membangun jaringan antara kantor atau instansi yang berada dalam satu kota dengan kantor pusat yang masih berada dalam jangkauan.

Klasifikasi berikutnya adalah berdasarkan fungsinya yang terbagi menjadi jaringan klien-server dan jaringan ujung ke ujung. Detailnya adalah sebagai berikut.

Klien Server (Client Server)

Jaringan klien server (client-server) adalah jaringan yang menggunakan satu komputer sebagai server (pelayan) yang melayani komputer lainnya yang dinamakan klien. Dengan menggunakan jaringan ini mengharuskan permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus melewati komputer server.

Komputer server yang mengalami permintaan layanan yang banyak bisa disiapkan lebih dari satu komputer untuk membagi tugas, seperti misalnya file-server, print-server dan database server dan seterusnya.

Ujung ke Ujung (Peer-to-Peer)

Jaringan ujung ke ujung (peer-to-peer) adalah jaringan yang dimana komputer-komputer saling mendukung agar setiap komputer dapat meminta pemakaian sumberdaya secara bersamaan dari komputer yang lain. Selain meminta pemakaian sumberdaya, juga harus bisa melayani permintaan dari komputer yang lainnya. Model ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah perangkat komputer maksimal 25 buah. Apabila komputer terlalu banyak malah akan menyebabkan komunikasi yang rumit dan macet.

Sedangkan klasifikasi berdasarkan topologi dapat dibagi menjadi beberapa macam topologi berikut ini, di antaranya.

Topologi Bus

Jaringan komputer yang menggunakan jaringan topologi bus hanya menggunakan satu kabel yang linier untuk menghubungkannya. Instalasi jaringan ini sangat simpel dan murah dan maksimal terdiri dari 17 komputer.

Topologi Bintang

Topologi bintang adalah topologi yang berbentuk jaringan yang merupakan konvergensi dan node tengah ke setiap node atau pengguna, bentuknya kalau digambar memang mirip dengan bintang. Sedangkan biaya pembuatannya termasuk berbiaya menengah.

Topologi Cincin

Topologi cincin berarti jaringannya berbentuk seperti sebuah cincin, yang mana rangkaiannya saling terhubung antara satu titik dengan titik yang lain yang melingkar.

Topologi Mesh

Topologi mesh atau topologi jala adalah dimana setiap komputer yang berada pada satu jaringan dapat terhubung dengan jaringan yang lain secara langsung. Hal ini mengakibatkan setiap perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat yang dituju.

Topologi Pohon

Topologi ini merupakan kolaborasi antara topologi bintang dan topologi bus dimana topologi bintang disambungkan ke topologi bus yang berfungsi sebagai tulang punggung. Artinya, komputer-komputer disambungkan ke Hub, kemudian Hub lain disambungkan sebagai tulang punggung.

Topologi Linier

Topologi linier atau runtut adalah topologi bus yang beruntun, dimana satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan komputer. Komputer ini telah disambungkan dengan penyambung-T yang ujungnya harus diakhiri dengan terminator (pemutus).

Sedangkan klasifikasi berdasarkan distribusi sumber data dapat dibagi menjadi jaringan terpusat dan jaringan terdistribusi. Yang dimaksud dengan jaringan terpusat ialah jaringan yang menggunakan dua jenis komputer baik berupa pelayan maupun juga klien. Biasanya komputer klien dipergunakan untuk perantara pengaksesan segala data informasi yang didapat dari sumber komputer pelayan tersebut. Sedangkan jaringan terdistribusi adalah gabungan dari beberapa jaringan terpusat yang tentu membutuhkan lebih dari satu komputer untuk membentuk sistem jaringan tertentu.

Dan yang terakhir yang akan dibahas pada jaringan adalah klasifikasi jaringan berdasarkan media transmisi datanya yang dibedakan menjadi jaringan nirkabel dan jaringan berkabel. Jaringan Berkabel adalah jaringan yang membutuhkan kabel untuk mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer sedangkan jaringan nirkabel adalah jaringan yang tidak memerlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer. Jaringan nirkabel juga bisa disebut Wi-Fi.

Demikianlah ulasan ringkas dan lengkap tentang pengertian jaringan adalah, cara kerjanya, sejarah dan klasifikasinya. Semoga tulisan ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk menambah wawasan kita dalam dunia jaringan komputer tentunya.

Apakah Anda khawatir terhadap perencanaan bisnis online Anda? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Sponsor Link

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol