Teknologi Stem Cell: Fungsinya dalam Pengobatan Modern

Teknologi Stem Cell atau sel puncak menjadi sebuah teknologi terbaru yang bisa dikembangkan oleh para ilmuwan bioteknologi. Teknologi ini digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti stroke, penyakit jantung, diabetes, dan berbagai macam penyakit lainnya. Agar mengenal lebih lanjut tentang teknologi terbaru di bidang medis ini, berikut penjelasan secara lengkapnya.

Pengertian Teknologi Stem Cell

Jenis teknologi stem cell ini merupakan jenis teknologi baru di bidang medis hasil pengembangan ilmuwan bioteknologi. Teknologi ini menjadi harapan dalam kehidupan manusia terhadap berbagai permasalahan kesehatan, terutama penyakit-penyakit berat, yang terjadi pada manusia. Pengembangan pengobatan ini menggunakan stem cell yang memiliki manfaat luar biasa dalam sistem biologis manusia.

Stem Cell merupakan sel yang memiliki tanggung jawab untuk mereproduksi sel-sel baru. Stem cell bisa dikatakan sebagai sel yang belum mengalami diferensiasi, sehingga memiliki potensi untuk berkembang dengan sangat baik. Kemampuannya inilah yang dimanfaatkan oleh para ilmuwan untuk menggantikan berbagai sel yang sudah rusak dalam tubuh manusia.

Pentingnya Teknologi Stem Cell Bagi Kehidupan

Sel-sel dalam tubuh manusia memiliki umur yang semakin tua umurnya, maka kemampuannya akan semakin menurun dan kemudian mati. Beberapa sel yang mati dalam tubuh manusia tidak akan dilakukan reproduksi oleh tubuh karena kemampuan organ tubuh yang juga menurun. Seperti contohnya adalah sel-sel kulit, yang terlihat semakin tua semakin keriput.

Oleh sebab itu lah adanya teknologi yang memanfaatkan stem cell ini menjadi sangat penting dalam kehidupan manusia. Adanya teknologi yang memanfaatkan stem cell, membuat daur hidup sel-sel yang ada dalam tubuh manusia menjadi lebih baik. Kemampuan regenerasi stem cell dapat dimanfaatkan untuk menggantikan beragam sel-sel yang sudah mati dalam tubuh.

Teknologi Stem Cell Berdasarkan Asalnya

Pengembangan teknologi dengan memanfaatkan stem cell ini ada beragam. Berdasarkan asalnya saja, ada 5 stem cell yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan manusia. Mulai dari stem cell Embrionik hingga sel kanker bisa dimanfaatkan menggunakan teknologi terbaru ini. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing stem cell berdasarkan asalnya.

Teknologi Stem Cell Embrionik

Stem Cell Embrionik bisa dibilang sebagai stem cell yang bertanggung jawab pada reproduksi semua sel yang ada dalam tubuh manusia. Oleh sebab itu, Stem Cell Embrionik ini dikenal juga sebagai Stem Cell Awal, karena Stem Cell Embrionik merupakan stem cell yang dimiliki oleh manusia sejak tahap awal perkembangan sekalipun.

Dalam teknologi ini, stem cell yang diambil berasal dari embrio fase blastosit atau fase 5-7 hari setelah terjadi pembuahan. Massa sel bagian dalam pada embrio tersebut itulah yang mengandung Stem Cell Embrionik. Setelah mengalami proses isolasi dan kultur, Stem Cell Embrionik pada akhirnya dapat menjadi beragam sel yang ada pada manusia dewasa.

Teknologi Stem Cell Fetal

Stem Cell Fetal atau Sel Punca Fetal merupakan sebuah sel primitif yang terdapat pada organ janin manusia. Dua jenis Stem Cell Fetal ini adalah Stem Cell Hematopoietik Fetal dan Progenitor Kelenjar Pankreas. Sementara itu, pada otak janin terdapat Stem Cell Neural Fetal yang mampu melakukan diferensiasi menjadi sel neuron dan sel glial.

Janin manusia memang mengandung banyak sekali stem cell pada beberapa bagiannya. Jika Stem Cell Neural Fetal terdapat pada otak janin yang bisa berubah menjadi sel neuron, maka pada darah, plasenta, dan tali pusat pada janin banyak terdapat Stem Cell Hematopoietik Fetal.

Teknologi Stem Cell Dewasa

Stem Cell Dewasa memiliki dua buah karakteristik yang spesial. Masing-masing karakteristik pada Stem Cell Dewasa ini sangat unik dan bisa dimanfaatkan untuk teknologi menggunakan stem cell. Karakteristik yang pertama dari Stem Cell Dewasa ini adalah kemampuan untuk melakukan proliferasi jangka panjang dalam rangka proses regenerasi.

Kemampuan melakukan proliferasi atau pembiakan sel yang sangat cepat dalam rangka proses regenerasi ini yang kemudian dimanfaatkan pada teknologi biomedik saat ini. Karakteristik kedua dari Stem Cell Dewasa adalah kemampuan melakukan diferensiasi dan menghasilkan sel khusus dengan karakteristik morfologi maupun fungsi yang khusus, berbeda satu sama lain.

Teknologi Stem Cell Kanker

Stem Cell kanker ini membuat sel normal mengalami fase inisiasi tumor melalui aktivasi lintasan onkogenik yang berupa tumorigenesis. Namun perbedaannya, Stem Cell Kanker tidak memiliki sifat tumorigenik. Dari data terakhir keberadaan Stem Cell Kanker terdapat pada beberapa jenis kanker seperti kanker otak, kanker payudara, hingga kanker darah atau leukimia.

Stem Cell kanker Pankreas misalnya yang memiliki beberapa kluster diferensiasi seperti CD44, CD24, juga epithelial-specific antigen. Ada semua epithelial-specific antigen yang terdapat pada Stem Cell kanker pankreas kecuali SDF-1 atau CXCR4. Semua kluster diferensiasi yang terdapat pada stem cell tersebut dilakukan untuk melakukan migrasi seperti stem cell pada umumnya.

Stem Cell Benih Embrionik

Stem Cell Benih Embrionik atau Germinal Embrionik merupakan jenis stem cell yang terdapat pada sel-sel benih seperti halnya sel sperma dan sel telur atau ovum. Namun, sel benih embrionik, bersama prekursor sel geminal diploid, ini ada pada saat embrio, sebelum mengalami asosiasi dengan sel lain seperti sel somatik gond.

Ketika sel tersebut sudah mengalami asosiasi dengan sel somatik gond, sel tersebut kemudian berubah menjadi sel germinal. Pada manusia, sel germinal embrionik tergolong ke dalam stem cell yang bermula dari sel germinal primordial. Lebih tepatnya, stem cell dengan sifat pluripotensi ini dari sel germinal promordial janin usia 5-9 minggu.

Aplikasi Teknologi Stem Cell

Pengembangan teknologi yang memanfaatkan stem cell bisa diaplikasikan ke dalam pengobatan medis untuk penyakit-penyakit yang cukup berat, seperti jantung dan diabetes. Sudah banyak sekali rumah sakit yang memanfaatkan teknologi ini sebagai bagian dari terapinya. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang aplikasi dari teknologi yang menggunakan stem cell untuk medis.

Pengobatan Infark Jantung

Teknologi yang memanfaatkan stem cell untuk keperluan medis yang pertama ialah untuk proses pengobatan infark jantung. Pada kondisi ini, stem cell yang digunakan berasal dari stem cell sumsum tulang yang banyak terdapat pada darah perifer. Selain itu, digunakan pula stem cell yang berada dalam jantung dan menuju ke daerah infark.

Stem cell yang dimanfaatkan tersebut kemudian membentuk sel-sel kardiomiosit lalu mengadakan neovaskularisasi dalam upaya menyembuhkan daerah infark pada jantung. Stem cell yang terdapat pada jantung memiliki jumlah yang kurang banyak sehingga diperlukan tambahan stem cell dari sumsum tulang. Hasil penelitian dari metode ini cukup menggembirakan dengan 22 pasiennya berhasil menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

Pengobatan Diabetes Tipe 1

Pengobatan kedua yang bisa memanfaatkan teknologi ini adalah pengobatan pada penyakit diabetes tipe 1. Pada diabetes tipe 1 ini, sel pankreasi yang bertugas untuk mensekresi hormon insulin mengalami kerusakan yang disebabkan oleh berbagai faktor, bisa lingkungan, imunologik, hingga faktor genentik. Akibatnya terjadi penurunan jumlah hormon insulin yang mengakibatkan terjadinya hiperglikemi.

Untuk melakukan pengobatan diabetes tipe 1 ini bisa dengan melakukan transplantasi stem cell sebagai alternatif dari pengobatan konvensional yang banyak menimbulkan efek samping. Teknologi stem cell untuk pengobatan diabetes tipe 1 ini juga menunjukkan hasil yang baik. Namun, tetap perlu penyempurnaan karena teknologi ini masih banyak kendala untuk digunakan.

Apakah Anda memiliki masalah dalam mengelola dan mengembangkan aplikasi? | PT APPKEY
Tidak hanya terbatas pada pengembangan aplikasi, kami juga memiliki kemampuan dalam memperbaiki bug maupun eror pada aplikasi yang sedang dikembangkan sehingga dapat membantu menyelesaikan permalasahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol