GDPR Adalah? Regulasi Umum Perlindungan Data

Tahukah Anda, bahwa saat Anda melakukan browsing di internet, menjelajahi dari satu website ke website lain, Anda pasti akan meninggalkan jejak? Tentunya jejak dalam hal tujuan dan aktivitas Anda dalam menggunakan teknologi, sementara penggunaan teknologi itu sendiri sama sekali tidak akan mencederai Anda. Saat Anda menjelajahi web, melakukan transaksi online, baik melalui Personal Computer (PC) atau pun ponsel, ada dua kemungkinan yang terjadi pada Anda.

Pertama, Anda dapat menciptakan pelanggaran, dikarenakan bagaimana Anda menggunakan teknologi dan sejauh mana teknologi itu Anda pergunakan. Dan yang kedua adalah pemberian atau pembagian informasi data pribadi, dan hal ini hampir selalu terjadi. Dan jika sudah berbicara dengan informasi data pribadi, maka erat sekali kaitannya dengan upaya perlindungan data pribadi.

Saat ini, dimana teknologi berkembang pesat dengan drastisnya, maka tentunya aktivitas Anda di internet akan semakin meningkat juga. Dan hal ini tentunya akan sangat mempengaruhi skala pengumpulan dan pembagian informasi berupa data pribadi secara signifikan. Oleh karena itu, upaya dalam hal perlindungan data pribadi perlu diperhatikan. Tetapi, upaya ini tentunya bukan diperhatikan oleh Anda, tetapi orang-orang atau institusi yang berwenang untuk mengurus hal ini.

Dan bukan Anda saja yang akan terpengaruh mengenai perlindungan informasi dan data pribadi ini, tetapi juga perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang swasta atau pun otoritas publik. Tetapi untuk perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang swasta atau pun otoritas publik, memanfaatkan informasi pribadi Anda melalui jejak yang Anda tinggalkan, yaitu melalui tujuan dan aktivitas Anda di dunia maya.

Pengertian GDPR

gdpr-1

GDPR adalah regulasi atau peraturan yang mengatur perlindungan data informasi dan data pribadi, baik itu di dalam maupun di luar Uni Eropa. GDPR adalah regulasi mengenai perlindungan data terbaru yang langsung diadopsi oleh Uni Eropa, dan diterapkan untuk seluruh perusahaan di dunia yang berfungsi untuk mengolah, menyimpan sekaligus memproses informasi data penduduk di 28 negara yang semuanya tergabung dalam Uni Eropa.

Lalu, hal apa saja yang GDPR dapat kontrol? GDPR mengontrol hal-hal seperti informasi dasar, data web, data kesehatan dan genetik, biometrik, data etnis dan ras, dan banyak hal lainnya. Sebagai contoh, informasi dasar yang dikontrol oleh GDPR adalah nama, alamat dan nomor ID, sementara data web yang menjadi ruang lingkup GDPR adalah lokasi, alamat IP, cookie dan RFID. Sebenarnya, GDPR adalah aturan yang berlaku untuk seluruh perusahaan, tetapi akan lebih ditekankan lagi untuk perusahaan yang memiliki sekaligus memproses informasi dan data pribadi konsumen dengan skala yang lebih besar, seperti perusahaan teknologi, marketer dan para broker data yang menghubungkan perusahaan-perusahaan tersebut.

Konsep GDPR

gdpr-2

Mengingat betapa pentingnya GDPR ini, konsep GDPR ini sudah diterapkan sejak tahun 1995, yaitu melalui instrumen regulasi atau hukum perlindungan data yaitu Direktif 95/46//EC atau Direktif Perlindungan Data (DPD95). GDPR adalah regulasi yang bergerak dalam hal perlindungan data pribadi, dan direktif ini pun dikeluarkan untuk melindungi hak dan kebebasan individu yang berhubungan dengan pemrosesan data pribadi.

Di dalamnya terkandung, prinsip-prinsip dasar yang kuat, yang bertujuan untuk melindungi hak asasi sekaligus kebebasan secara individual, dan juga termasuk privasi dan data pribadi. Oleh karena itu, dikarenakan sudah diberlakukan sejak lama, maka GDPR adalah sesuatu yang crucial dan menjadi perhatian di kalangan masyarakat Uni Eropa sejak dulu.

Dalam pemaparan sebelumnya, hukum perlindungan informasi dan data pribadi dari Uni Eropa, sudah seperti standar global untuk seluruh perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. Di samping itu, dikarenakan perkembangan teknologi dan globalisasi yang pesat, mengharuskan Uni Eropa untuk meninjau terus menerus sekaligus memodernisasi peraturan terkait perlindungan data pribadi ini. Oleh karena itu, GDPR adalah hasil dari peninjauan ini dan pada tanggal 25 Januari 2012, Komisi Eropa mengusulkan adanya reformasi dalam hal perlindungan data pribadi. Dan reformasi tersebut dalam bentuk usulan.

Bentuk Perlindungan GDPR

gdpr-3
Dua elemen utama dalam usulan untuk dibentuk

nya GDPR adalah, pertama, rancangan peraturan yang berkaitan dengan perlindungan data atau GDPR, dan yang kedua adalah, rancangan yang bersifat direktif, dan berhubungan dengan pemrosesan data pribadi dalam sebuah sistem peradilan pidana. Dan akhirnya, pada tanggal 8 April 2016, barulah diusung konsep GDPR, menggantikan Direktif Perlindungan Data tahun 1995.

Adapun paket perlindungan data UE yang terbaru yang dapat Anda ketahui adalah:

  1. Regulasi (EU) 2016/679 yaitu untuk memperkuat hak asasi di era digital sekaligus untuk memperlancar bisnis, dengan cara menyederhanakan regulasi bagi perusahaan-perusahaan di digital single market. GDPR diberlakukan untuk siapapun yang ingin memproses atau mengendalikan proses data pribadi. Karena itu perusahaan-perusahaan teknologi, marketer dan para broker data, tentunya akan terpengaruh oleh GDPR.
  2. Direktif (EU) 2016/680, berfungsi untuk memberikan perlindungan terhadap hak asasi dalam hal perlindungan data, setiap kali data pribadi Anda dipergunakan oleh otoritas penegak hukum pidana. Hal ini sangat berguna dalam hal penegakan hukum, untuk melindungi data pribadi dari korban tindak pidana, saksi sekaligus tersangka tindak kejahatan. Semua orang-orang ini dilindungi dan berfungsi untuk mempermudah kerja sama lintas negara untuk memerangi kejahatan sekaligus terorisme. Regulasi ini berfungsi untuk melindungi data pribadi orang-orang tersebut ketika sedang diproses oleh pihak berwenang untuk tujuan pencegahan, penyelidikan, pendeteksian atau dalam hal penuntutan pelanggaran pidana atau untuk eksekusi hukum pidana.
  3. Peraturan-peraturan lainnya dalam hal perlindungan data pribadi, sekaligus pihak-pihak keamanan yang memiliki kewenangan untuk menegakkan hukum.

Tetapi, tahukah Anda, dalam hal regulasi, GDPR sangatlah berbeda dengan direktif. Apa perbedaannya? GDPR dapat secara otomatis berlaku di negara-negara Uni Eropa, tanpa perlu dilakukan penyusunan direktif atau peraturan untuk pelaksanaan untuk negara anggota.

GDPR berorientasi kepada kepastian hukum yang lebih besar sekaligus menghilangkan potensi masalah terhadap aliran data pribadi. Adapun, beberapa perubahan utama yang terdapat dalam GDPR adalah peningkatan dalam ruang lingkup yang bersifat teritorial, syarat untuk penyimpanan data yang bersifat teritorial, peningkatan penalti, penunjukan untuk Petugas Perlindungan Data, dan banyak hal lainnya.

Demikian informasi-informasi penting yang berhubungan dengan perlindungan data pribadi. Informasi-informasi ini berguna untuk memberikan pemahaman pada Anda bahwa saat Anda melakukan kegiatan browsing, melakukan transaksi shopping online, menjelajahi dunia maya dari satu web ke web lainnya, maka Anda sudah meninggalkan jejak melalui aktivitas-aktivitas dan tujuan-tujuan Anda dalam dunia maya. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, sebab GDPR sudah melindungi seluruh informasi dan data-data pribadi Anda.

Apakah Anda memiliki masalah dalam menjalankan bisnis online? | PT APPKEY
Tidak hanya mengembangkan sistem website dan aplikasi, kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Tentang Kami
Pengenalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami

 

Jika Anda menyukai artikel ini
Acungkan jempol