Media Bisnis Online | by APPKEY

Pemasaran SEO Bagaimana Meningkatkan Keyword SEO dengan Long Tail Keyword?

Bagaimana Meningkatkan Keyword SEO dengan Long Tail Keyword?

-

Tahukah Anda, bahwa long tail keyword adalah elemen terpenting dalam keyword SEO research? Long tail keyword terbukti mendatangkan lebih banyak calon pembeli serius ke website Anda.

Selama ini, mayoritas tips keyword SEO menyarankan pemakaian short tail keyword dengan volume tinggi. Tujuannya tak lain agar web Anda lebih cepat masuk ranking 10 besar Google.

Cara tersebut memang ampuh, tapi, sebagian besar pengunjung situs jalur short tail keyword tidak pasti mau berbelanja. Calon pembeli sungguhan justru datang dari kelompok yang melakukan penelusuran memakai long tail keyword.

Yuk pelajari selengkapnya manfaat long tail keyword dan cara tepat menggunakannya dalam keyword SEO research berikut ini, selamat membaca!

Apa Itu Long Tail Keyword SEO?

keyword seo..

Ketika menyelami dunia keyword SEO research, Anda akan menemukan 2 jenis kata kunci populer: short tail keyword dan long tail keyword. Keduanya bersifat saling melengkapi dan sering digunakan dalam strategi SEO penulisan artikel.

Long tail keyword adalah kata kunci yang panjang dan bersifat spesifik atau rinci. Biasanya, ukuran long tail keyword adalah 3 sampai 5 kata. Kata kunci ini sangat berbeda dari “short tail” yang ringkas (1-2 kata) dan bersifat umum.

Ciri khas lain dari long tail keyword adalah berbentuk seperti pertanyaan. Misalnya “Berapa harga konsultasi dokter online”, “Apa beda reseller dan dropshipper”,  “Bagaimana cara promosi online shop yang menarik”, dan sejenisnya.

Selama ini, long tail keyword adalah elemen yang dipandang “tidak menguntungkan” bagi riset keyword SEO. Memang jika dibandingkan dari segi volume penelusuran, contoh long tail keyword cenderung lebih sedikit jumlah volumenya daripada short tail.

Ketika short tail bisa menembus ratusan atau puluhan ribu search sebulan, maka contoh long tail rata-rata hanya dicari belasan sampai ratusan kali saja. Itulah alasan orang-orang cenderung memakai short tail.

Namun jangan salah, long tail keyword justru mendatangkan lebih banyak keuntungan bagi website bisnis online.

Keuntungan Menggunakan Long Tail Keyword SEO

Masih banyak orang tidak tahu apa saja keuntungan long tail keyword untuk keberlangsungan bisnis online. Jika digunakan dengan benar, long tail keyword bisa mendatangkan keuntungan lebih banyak pada bisnis online Anda.

Manfaat pemakaian contoh long tail keyword adalah:

Baca juga : Keyword adalah : Tips Riset Keyword yang Baik untuk SEO

1. Mewakili 90% Penelusuran Google

90% contoh long tail keyword diambil langsung dari daftar penelusuran agregat Google. Jadi, peluang artikel ditemukan masyarakat jauh lebih besar kalau Anda menggunakan keyword long tail.

Sistem Google mengumpulkan semua pertanyaan spesifik yang pernah ditelusuri masyarakat, lalu menjadikannya sebagai kata kunci long tail. Google question dan search recommendation juga lebih sering menampilkan kumpulan contoh long tail keyword. Anda bisa menemukan search recommendation di bagian bawah halaman pertama Google.

Google selalu memilih dan menampilkan keyword long tail yang paling sesuai dengan topik penelusuran. Tujuannya supaya pengguna bisa menemukan lebih banyak informasi yang relevan.

2. Mendatangkan Calon Konsumen Serius

Bagaimana kita tahu apakah seseorang menelusuri keyword pendek atau panjang? Banyak pakar SEO sudah mempelajari pola-pola khusus penelusuran Google masyarakat dengan keyword.

Terdapat perbedaan besar antara pengguna short tail dan long tail keyword.  Orang-orang yang mencari info dengan short tail cenderung awam, tidak tahu informasi apapun seputar topik. Mereka memakai short tail keyword dengan harapan menemukan informasi awal, umum atau definisi seputar masalah.

Dengan kata lain, pengguna short tail keyword kebanyakan masih mencari informasi bisnis Anda, seperti produk apa yang dijual, berapa harganya, dan lain-lain. Pun karena baru mengenal informasi, maka orang-orang ini masih dalam tahap “melihat-lihat” dan tidak membeli produk Anda.

Sedangkan user pemakai long tail keyword sudah memiliki wawasan awal terkait masalah. Mereka kini lebih fokus mencari solusi atas masalah. Pengguna keyword long tail lebih fokus mencari keunggulan atau khasiat produk, sehingga kepastian berbelanja jauh lebih tinggi.

Artikel terkait  Cara Mengoptimalkan Google Bisnisku dan Mempercepat Penjualan

3. Meningkatkan Penjualan Produk

Poin ini masih berhubungan dengan penjelasan sebelumnya. Orang-orang yang datang ke website Anda untuk menemukan solusi permasalahan otomatis bisa menjadi calon pembeli serius. Tentunya hal ini lebih menguntungkan ketimbang menerima banyak pengunjung yang hanya melihat-lihat isi website saja.

Agar bisnis terus berjalan, Anda harus bisa memikirkan strategi mengubah “traffic” menjadi “konversi”. Nah, memakai long tail keyword SEO research bisa menjadi solusinya!

4. Mempermudah Pembuatan Konten

Long tail keyword SEO research bisa membantu Anda saat membuat konten website. Tidak perlu pusing memikirkan konten informasi apa yang dibutuhkan pembaca. Cukup lihat rekomendasi “Orang-Orang Juga Menelusuri” atau “Orang-Orang Juga Bertanya” pada halaman Google, karena itulah topik yang sering ditelusuri masyarakat.

Anda juga bisa langsung menggunakan pertanyaan-pertanyaan rekomendasi Google sebagai kata kunci dalam tulisan. Pastikan informasi artikel Anda detil dan mampu menjawab pertanyaan pembaca agar mereka puas. Penawaran produk atau jasa sebaiknya diselipkan di akhir artikel supaya tidak mengganggu info utama.

5. Kompetisi Lebih Rendah

Volume keyword tidak hanya menunjukkan seberapa sering kata kunci dicari dalam sebulan di Google. Poin ini juga memperlihatkan seberapa banyak orang memakai kata kunci tersebut di artikel mereka (tingkat kompetisi kata kunci).

Semakin besar volume keyword, itu berarti semakin sulit juga kompetisi keyword pada artikel Anda. Sebab ada banyak orang menggunakan keyword sejenis di tulisan mereka. Alhasil jumlah pesaing Anda makin besar dan luas.

Long tail keyword memiliki volume dan kompetisi yang rendah. Maka dari itu akan lebih gampang bagi Anda untuk tampil menjadi artikel di ranking 1 Google.

Contoh Long Tail Keyword Berdasar Topik

Apa saja contoh long tail keyword? Ada banyak contoh long tail keyword yang bisa dibuat sesuai topik utama artikel Anda.

Untuk memperjelas, beberapa contoh long tail keyword adalah:

  1. Topik utama: bisnis online
  • Bisnis online apa yang cocok untuk pemula
  • Bisnis apa yang cepat laku
  • Bisnis online tanpa modal untuk pelajar
  • Peluang bisnis online di masa pandemi
  1. Topik utama: investasi online
  • Investasi apa yang bagus untuk pemula
  • Investasi online yang aman
  • Investasi online untuk pemula
  • Investasi online modal kecil
  1. Topik utama: online shop
  • Aplikasi online shop apa saja
  • Apa yang dimaksud dengan online shop
  • Online shop terbesar di Indonesia
  • Online shop termurah

Ingat, pilih dan gunakan long keyword yang paling pas dengan topik artikel, supaya konsumen mudah menemukan tulisan Anda.

5 Cara Melakukan Long Keyword SEO Research

Kalau Anda masih bingung bagaimana cara mencari long tail keyword, tidak perlu cemas! Kami punya 5 cara mudah dan gratis melakukan long keyword SEO research:

1. Susun Pertanyaan Terkait Topik

Mayoritas long tail keyword berupa pertanyaan yang spesifik terhadap suatu hal. Jadi cobalah untuk memosisikan diri sebagai pembaca ketika menulis artikel dengan long tail keywords.

Tanyakan pada diri Anda sendiri: kata kunci seperti apa yang kira-kira akan Anda gunakan untuk menemukan sebuah topik spesifik?

Anda juga dapat mengacu pada sistem 5W + 1H dalam penyusunan kata kunci panjang. Komponen tersebut antara lain: what (apa), why (mengapa), when (kapan), where (dimana), who (siapa), dan how (bagaimana). Contohnya:

  • What: Apa saja ketentuan gratis ongkir ecommerce
  • Why: Mengapa SEO penting bagi bisnis online
  • When: Olshop yang buka 24 jam
  • Where: Rekomendasi toko kelontong murah terdekat
  • Who: Ide bisnis online shop tanpa modal untuk pelajar
  • How: Bagaimana cara agar online shop cepat laku

2. Gunakan Long Tail Keyword Tool dari Google

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, sistem Google mengumpulkan beragam pertanyaan serta kata kunci pengguna mereka sebagai daftar long keyword. Anda bisa menemukan beragam keyword gratis, short maupun long tail, langsung dari halaman Google.

Perhatikan menu-menu khusus seperti “Penelusuran Terkait”, “Orang Lain Juga Menelusuri” dan “Orang Juga Bertanya” dari halaman Google Anda. Silahkan gunakan keyword yang ada pada tulisan sesuai kebutuhan.

Sayangnya, keyword yang ditampilkan Google ini tidak memuat keterangan spesifik seperti jumlah volume penelusurannya per bulan. Jadi masih ada peluang salah pilih long tail keyword dengan volume nol.

3. Pakai Long Tail Keyword Tool Gratis

Jika rekomendasi Google dirasa belum membantu riset kata kunci SEO, coba gunakan long tail keyword tool yang tersedia gratis di internet. Ada banyak long tail keyword tool yang dapat digunakan seperti Ubersuggest, MOZ, SEMRush, Keyword Tool IO, Google Keyword Planner, dan lain-lain.

Setiap layanan riset SEO keyword free (gratis) mungkin terbatas atau tidak sebagus versi premium. Namun hasil riset dengan tool gratis cukup membantu merekomendasikan keyword short atau long tail beserta volumenya.

Artikel terkait  Memahami Cara Kerja Google dan Menyajikan Konten yang Berkualitas Tinggi untuk Pengguna

4. Cari Inspirasi dari Sosial Media atau Forum Online

Dewasa ini, sosial media dan forum online menjadi tempat terbaik menemukan informasi selain Google. Maka dari itu, tak heran banyak orang menulis artikel dengan topik atau keyword yang sedang viral di sosmed.

Forum-forum diskusi seperti Quora, Facebook, Twitter dan Kaskus bisa menjadi ladang terbaik untuk menemukan kata kunci spesifik. Kata kunci menarik bisa tersebar pada menu trending topik, browser penelusuran atau hashtag postingan. Anda hanya perlu mengumpulkan dan memakainya saja!

5. Pakai Data-Data dari Website Anda

Terakhir, list long tail keyword bisa didapat dari data-data web bisnis Anda sendiri. Anda bisa memanfaatkan data dari CMS (content management system) untuk mengetahui keyword-keyword penelusuran yang diklik pengunjung. Banyak jenis CMS juga turut menghadirkan fitur analisis konten yang bisa membantu dalam pengelolaan konten.

Itulah pembahasan seputar long tail keyword SEO research. Memadukan long tail dan short tail keyword pada artikel dapat Anda lakukan mulai dari sekarang untuk menjaring sebanyak mungkin konsumen potensial. Selamat mencoba!

Butuh lebih banyak artikel tips sukses bisns online gratis? Sekarang semuanya tersedia di MARKEY. Yuk follow https://markey.id/ atau download MARKEY APP di Playstore dan AppStore, banyak artikel inspiratif tengah menanti Anda.

Sampai bertemu lagi!

 


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing


- Advertisement -

Mau posting artikel iklan?

Yuk klik dan ikuti ketentuan layanan dari kami, dapatkan penawaran paket dengan harga terbaik!

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

Startup Repair Adalah? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Startup repair adalah salah satu jenis problem yang sering ditemukan pada PC, hal ini menyebabkan PC sering gagal booting. Saat...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Facebook Ads Adalah : Panduan Utama Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

11 Aplikasi Desain Jersey Terbaik Untuk Android

Anda sedang mencari inspirasi bisnis? Mengapa tidak mencoba merintis bisnis jersey tim sepak bola kenamaan saja? Bisnis fashion atau baju...

Pemasaran Internasional Adalah ? | Fungsi, Tujuan & Contoh

Salah satu topik bahasan wajib dalam dunia bisnis dan ekonomi adalah pemasaran. Kita memang tidak akan pernah terlepas dari...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya