Media Bisnis Online | by APPKEY

Pemasaran Marketing strategy Apa Itu Social Media Scoring? Berikut Tips Social Media...

Apa Itu Social Media Scoring? Berikut Tips Social Media Marketing Strategi!

-

Social media scoring adalah tahapan terpenting di social media marketing strategi. Sudahkah Anda melakukannya?

Anda wajib mengecek performa akun sosial media bisnis Anda secara berkala guna memastikan promosi berjalan dengan lancar dan maksimal. Nah, proses mengecek kualitas sosmed itulah yang dikenal sebagai social media scoring.

Lalu bagaimana cara melakukan social media scoring yang benar? Yuk simak tutorial dan rekomendasi aplikasi social media score checker terlengkap di artikel tips olshop pemula berikut ini!

Pengertian Social Media Scoring

social-media-marketing-strategi

Apa itu sosial media skoring? Dalam social media marketing strategi, skoring sosmed adalah nilai dampak akun sosmed terhadap masyarakat atau pengikut sosmed. Nilai tersebut umumnya direpresentasikan dalam bentuk angka mulai dari 1 (sangat buruk) hingga 100 (sangat baik).

Mengetahui skor sosmed olshop adalah hal yang penting. Sebab, dari penilaian ini jugalah Anda bisa memperoleh gambaran keberhasilan social media marketing strategi yang diaplikasikan. Maka dari itu, jangan lewatkan materi sosmed skoring saat belajar social media marketing strategi.

Untuk level pemula, Anda tidak perlu belajar social media marketing scoring yang rumit-rumit. Cukup kuasai cara menilai 4 poin dasar scoring sosmed saja: awareness, conversion, engagement dan customer. Keempat unsur tersebut pun bisa Anda temukan dan hitung nilainya untuk semua sosmed.

1. Awareness

Awareness artinya pengetahuan atau kesadaran konsumen terhadap brand Anda. Tujuan penilaian awareness ada dua:

  • Menghitung jumlah followers akun sosmed Anda saat ini.
  • Mengetahui jumlah potensi followers/audiens baru yang bisa Anda peroleh.

Metrik scoring yang patut disimak untuk menilai awareness:

  • Audience growth rate: metrik jumlah pertumbuhan jumlah audiens.
  • Brand awareness: metrik pengetahuan masyarakat terhadap brand (mengukur kesuksesan branding).
  • Potential reach: metrik yang berisi angka perkiraan potensial post dan akun sosmed Anda dijangkau oleh lebih banyak masyarakat.
  • SsoV (Social Share of Voice): jumlah postingan dibagikan dan dibicarakan oleh masyarakat.
  • Post reach: metrik kemampuan postingan menyebar di dunia maya (jumlah pembaca, daerah asal pembaca, dan lain-lain).

2. Conversion

Saat belajar social media marketing strategi, Anda pasti akan sering bertemu dengan istilah conversion (konversi). Conversion adalah unsur keaktifan interaksi yang diperoleh akun sosial media bisnis Anda.

Biasanya semakin besar jumlah engagement, maka akan semakin baik pula kualitas dari akun sosmed bisnis tersebut. Begitupun sebaliknya.

Metrik scoring yang patut disimak untuk menilai conversion:

  • CTR (click through rate): jumlah orang yang mengklik postingan sosmed Anda.
  • Conversion rate: metrik jumlah konversi secara keseluruhan.
  • Bounce rate: jumlah orang-orang yang langsung pergi meninggalkan profil sosmed Anda setelah tiba berkunjung.
  • Conversation rate: tingkat komunikasi yang terjadi antara Anda dan konsumen.
  • Social media conversion rate: tingkat konversi yang mampu diciptakan oleh akun sosmed bisnis Anda.
  • CPC (cost per click): perhitungan biaya iklan online sosmed berdasarkan jumlah audiens yang mengklik iklan tersebut.
  • CPM (cost per thousand impressions): biaya iklan online sosmed berdasarkan jumlah tontonan atau view terhadap iklan.

Artikel terkait  Standar Influencer Marketing Terbaru dan Pekerjaan Sampingan Menggunakan Media Sosial

3. Engagement

Selanjutnya adalah engagement yang memperlihatkan bagaimana masyarakat menanggapi konten-konten sosmed Anda. Engagement memang sekilas tampak mirip dengan conversion. Tapi jangan sampai tertukar, ya!

Untuk memperjelas, inilah perbedaan keduanya:

  • Engagement: berfokus pada perilaku audiens (seperti cara mereka menanggapi konten).
  • Conversion: lebih fokus pada dampak interaksi terhadap sosmed Anda.

Metrik scoring yang patut disimak untuk menilai engagement:

  • Amplification rate: jumlah orang-orang (followers) yang membagikan ulang postingan Anda ke timeline, grup chat atau laman profil milik mereka pribadi.
  • Applause rate: kisaran rata-rata likes atau “suka” yang postingan Anda peroleh di sosial media.
  • Virality rate: jumlah orang-orang baru (non-followers) berinteraksi dengan postingan Anda.
  • Average engagement rate: perhitungan rata-rata engagement yang diperoleh oleh akun sosmed olshop Anda.

4. Customer

Terakhir adalah elemen customer. Berbeda dengan 3 poin terdahulu, di sini kita hanya akan benar-benar berfokus menilai para konsumen olshop kita.

Kategori customer menilai segala bentuk pemikiran, penilaian, opini dan perasaan konsumen terhadap brand Anda. Hasilnya kita akan mengetahui tingkat kepuasan konsumen kepada bisnis.

Metrik scoring yang patut disimak untuk menilai customer:

  • NPS (net promoter score): nilai loyalitas konsumen terhadap bisnis.
  • Customer testimonial: metrik yang berisi penilaian atau testimoni konsumen (mulai dari jumlah pembeli yang memberi testimoni, hingga isi testimoni itu sendiri).
  • CSI atau Csat score (customer satisfaction score): persentasi konsumen yang puas atau gembira menurut survei kepuasan pelayanan.

4 Aplikasi Social Media Score Checker

Menghitung skor sosial media memang mustahil dilakukan secara manual. Apalagi jika ada banyak aspek yang harus kita perhatikan dari setiap sosial media.

Untuk itu, lebih baik coba gunakan 4 aplikasi social media score checker berikut ini demi mempermudah pekerjaan:

1. My Web Career

Aplikasi My Web Career bisa digunakan untuk mengukur nilai performa banyak jenis sosial media sekaligus. Mulai dari Facebook, Twitter, Quora, LinkedIn, hingga penelusuran Google secara umum, semua bisa dilakukan dalam 1 aplikasi!

Perhitungan skor didapat dari perhitungan beberapa aspek:

  • Jumlah followers akun sosmed Anda.
  • Nilai rata-rata performa sosial media Anda.
  • Tingkat kualitas dan keandalan koneksi.
  • Kekuatan koneksi atau jaringan sosial media.

Aplikasi social media score checker ini juga menyediakan fitur lengkap untuk memantau kinerja setiap profil sosmed. Semua data terangkum dalam fitur “My Data” dan “My Network”, disajikan pula dalam bentuk grafik visual model pie yang sangat mudah dipahami bahkan oleh masyarakat awam.

Lebih kerennya lagi, jika Anda mengoneksikan My Web Career ke LinkedIn, Anda bisa melihat perusahaan dan industri yang terhubung dengan para followers Anda. Jadi Anda bisa melebarkan sayap bisnis ke perusahaan-perusahaan tersebut. Memang banyak orang menggunakan My Web Career untuk memperbesar jaringan dan koneksi bisnis mereka.

2. Klout

Selanjutnya ada aplikasi social media score checker Klout. Aplikasi ini sangat direkomendasikan untuk menghitung nilai performa sosmed bisnis, khususnya Twitter.

Klout hadir dalam berbagai versi; mulai dari aplikasi desktop, website, hingga ekstensi browser (Chrome dan Mozilla). Klout akan menghitung semua data yang dimiliki oleh akun Twitter bisnis Anda dan melampirkan hasilnya secara langsung ke Anda. Jadi Anda tidak perlu lagi repot mengalkulasi data secara manual.

Keunggulan utama Klout adalah tampilan hasil laporan datanya yang sangat simpel. Anda bisa menelaah hasil analisis dalam dua bentuk: grafik dan diagram simpel lengkap dengan penjelasan skor.

Fitur unggulan dari Klout adalah perbandingan skor dengan pengguna lain (akun Twitter bisnis kompetitor). Fitur ini banyak sekali dimanfaatkan oleh pebisnis online seluruh dunia.

Untuk melakukannya, Anda hanya perlu menginstal Klout versi ekstensi browser dan mengunjungi profil-profil bisnis lain di Twitter. Dari sana Anda sudah bisa membandingkan skor performa sosmed mereka dengan milik Anda. Mudah, bukan?

Artikel terkait  Mengapa Anda Membutuhkan Digital Marketing? Manfaat dan Panduan Lengkapnya

3. Crowdbooster

Tidak hanya bisa digunakan untuk menilai performa sosmed, aplikasi Crowdbooster juga bisa menentukan kapan postingan Anda memperoleh interaksi terbanyak di dunia maya. Jadi Anda tidak perlu melakukan uji coba “trial dan error” memposting konten di waktu yang salah.

Fitur rekomendasi waktu postingan ini sangat bermanfaat untuk memaksimalkan jangkauan postingan Anda di kalangan warganet. Anda juga tetap bisa melakukan analisis performa postingan dan akun sosmed setelahnya memakai fitur-fitur yang disediakan.

Crowdbooster sangat direkomendasikan jika Anda ingin memperluas jangkauan audiens dengan social media marketing strategi konten saja. Semua fitur aplikasi ini pun bisa digunakan secara gratis!

4. TwentyFeet

Terakhir, ada aplikasi social media score checker untuk Facebook dan Twitter dalam 1 paket lengkap. Silahkan lakukan pengecekan performa sosmed bisnis FB atau Twitter page dengan rentang waktu semaunya (bebas kustom): hari ini, minggu lalu, bulan lalu, atau bahkan 6 bulan lalu!

Seperti yang kita tahu, Facebook dan Twitter adalah dua platform terbesar untuk bisnis online. Inilah mengapa banyak orang tertarik mempromosikan usaha di FB atau Twitter.

Kabar gembiranya, TwentyFeet siap membantu mempermudah pengelolaan olshop Anda di Facebook dan Twitter. Cukup login ke 1 akun TwentyFeet, sisanya Anda sudah bisa memantau akun-akun olshop FB dan Twitter Anda secara bersamaan.

Anda juga bisa menerima laporan analisis mingguan atau bulanan secara otomatis via email. Semua laporan tersebut sudah mencakup data-data lengkap:

  • Interaksi dan engagement.
  • Jumlah followers.
  • Lead, klik dan bounce rate.
  • Unfollowers, dan lain-lain.

4 Cara Simpel Meningkatkan Nilai Sosial Media Anda

Setelah mengetahui apa itu social media marketing strategi scoring, kini tibalah kita pada tips terpenting: belajar social media marketing untuk meningkatkan nilai performa sosmed.

Ada banyak sekali cara sederhana untuk meningkatkan nilai profil sosmed bisnis Anda. Beberapa di antaranya adalah:

1. Atur Postingan Konten dengan Jadwal

Kesalahan banyak olshop adalah tidak membuat jadwal posting konten secara teratur. Kebanyakan olshop rajin memposting konten pada awal olshop dibuat saja. Lama-kelamaan, mereka pun mulai jarang mengunggah konten.

Padahal, konsistensi memposting konten bisnis (baik itu artikel, video, atau foto) ke sosmed sangat penting demi menjaga minat konsumen terhadap toko Anda. Akun olshop yang jarang memposting dijamin akan memiliki nilai dan kualitas yang buruk di mata konsumen.

Jangan lupa juga untuk menentukan jumlah postingan yang sebaiknya diunggah dalam jadwal, semisal 1 sampai 3 postingan per hari di jam-jam tertentu. Cara ini akan membantu Anda agar bisa menyiapkan konten dengan lebih baik, matang dan tak keteteran.

2. Pelajari Target Audiens

Sekadar rajin memposting konten saja tidak cukup. Anda juga perlu mempelajari target audiens akun bisnis Anda supaya postingan lebih terarah tujuan dan sasarannya.

Pastinya Anda sendiri tidak akan mengklik konten yang dirasa tidak relevan dengan kebutuhan, bukan? Nah, konsumen Anda pun menganut prinsip yang sama.

Jadi, usahakan untuk mempelajari terlebih dahulu siapa konsumen Anda, konten seperti apa yang mereka senangi dan kapan waktu terbaik untuk menayangkannya.

3. Posting di Waktu Ramai

Selalu usahakan memposting konten baru di waktu teramai orang-orang menggunakan sosmed. Waktu ini juga dikenal sebagai “peak usage time”.

Cari tahu kapan mayoritas followers Anda sedang online dalam sehari. Kemudian, posting konten di jam tersebut untuk memperoleh lebih banyak view.

4. Rajin Membalas Komentar Audiens

Jangan lupa untuk rajin-rajin membalas komentar audiens yang ditinggalkan di postingan sosmed Anda. Cara ini akan meningkatkan nilai engagement sekaligus image bisnis di mata masyarakat.

Akun bisnis yang rajin berinteraksi dengan pembeli dianggap sebagai akun yang ramah, hangat dan selalu mau mendengarkan keluh kesah masyarakat. Dampaknya akan ada lebih banyak orang merekomendasikan usaha Anda ke rekan-rekannya.

Tidak perlu menggunakan banyak strategi saat membalas interaksi audiens. Mulai saja dari hal-hal sederhana seperti membalas komentar, pesan DM dan menanggapi pertanyaan-pertanyaan masyarakat sebaik mungkin. Tidak ada salahnya juga untuk meninggalkan komentar di postingan milik audiens yang masih berkaitan dengan produk/jasa Anda.

Bagaimana, tidak sulit bukan untuk meningkatkan skor kualitas profil olshop Anda. Jadi tunggu apa lagi, segera lakukan social media scoring dari sekarang dan tingkatkan nilainya!

Itulah dia ulasan tips olshop pemula kali ini seputar cara mengecek dan mengukur kualitas sosial media olshop Anda! Semoga penjelasan tips olshop pemula di atas dapat membantu memaksimalkan perkembangan bisnis Anda, ya.

Butuh lebih banyak lagi trik dan tips olshop pemula yang simpel tapi efektif? Yuk follow website MARKEY di https://markey.id/ dan dapatkan ratusan artikel tips bisnis online gratis setiap hari! Bisa juga download MARKEY app di Google Play dan Apple Store untuk kenyamanan membaca yang lebih baik.

Sampai bertemu lagi di artikel berikutnya!

 


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing


Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang IT, Bisnis, Ekonomi, Berita Domestik dan Global langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

7 Jenis Font Paling Sering Digunakan Oleh Para Profesional Dalam Desain Grafis

Anda seorang desainer grafis? Atau, Anda baru hendak terjun kedalam dunia desain grafis? Pekerjaan membuat desain, meski terlihat mudah,...

10 Contoh Iklan Penawaran Jasa dan Produk Paling Menarik!

Jika Anda pernah mengeluarkan produk atau layanan baru, Anda tahu betapa sulitnya mengeluarkan kata. Anda mungkin melakukan iklan penawaran...

Startup Repair Adalah? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Startup repair adalah salah satu jenis problem yang sering ditemukan pada PC, hal ini menyebabkan PC sering gagal booting. Saat...

7 Prinsip Desain Grafis yang Perlu Kamu Ketahui & Pelajari

Pernahkah Anda melihat sebuah film animasi atau sebuah gambar dengan desain grafis yang cantik, estetik dan menarik? Pernahkah Anda...

25 Tempat Jual Beli Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Dewasa ini, berkembangnya teknologi di Indonesia memunculkan beragam startup e-commerce berkonsep tempat jual beli online yang menjual produk lengkap...

Facebook Ads dan Panduan Utamanya Untuk Bisnis Anda

Hampir semua orang pernah mengakses Facebook dan dari hasil pengumpulan survey, jumlah pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2018...

Cara Mengedit Aplikasi Android Dengan Apk Editor

Pernahkah Anda berpikir untuk mengedit aplikasi Android? Jika pernah, ada banyak sekali pilihan aplikasi untuk mengedit aplikasi Android yang...

5 Aspek Pemasaran Dalam Kewirausahaan

Aspek pemasaran dalam kewirausahaan adalah aspek-aspek yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memulai sebuah usaha. Nantinya aspek pemasaran tersebut...

11 Aplikasi Desain Jersey Terbaik Untuk Android

Anda sedang mencari inspirasi bisnis? Mengapa tidak mencoba merintis bisnis jersey tim sepak bola kenamaan saja? Bisnis fashion atau baju...

Pemasaran Internasional Adalah ? | Fungsi, Tujuan & Contoh

Salah satu topik bahasan wajib dalam dunia bisnis dan ekonomi adalah pemasaran. Kita memang tidak akan pernah terlepas dari...

Website

WordPress

Maintenance

Server / Hosting

Domain

Front end

Backend

Laravel

Web programming

Teknologi web

Biaya pembuatan website

Aplikasi

Aplikasi Game

Aplikasi Android

Aplikasi iOS

Mobile Programming

Cross-platform

Biaya pembuatan aplikasi

Desain

Design Web

Design App

Design UI

Designer tools

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya